Anda di halaman 1dari 23

* PERUBAHAN &

PENGEMBANGAN
ORGANISASI
( MANAJEMEN PERUBAHAN )
* MANAJEMEN RESIKO
PERTEMUAN KE 8

WINDARINI CAHYADIANA, SE

PENGEMBANGAN ORGANISASI :
( Organization Development / OD )
Menurut Robbins ;

Sebuah Metode, yang bertujuan untuk mengubah Sikap /


Perilaku, serta Mengubah Nilai & Keyakinan para karyawan,
sehingga mereka dapat meng-Implementasi-kan Perubahan2
yang dirancang untuk meningkatkan Organisasi mereka.
Menurut Warren G. Bennis ;

JAWABAN thd PERUBAHAN, sehingga


Organisasi menjadi LEBIH BAIK, & mampu
MENYESUAIKAN DIRI dengan berbagai

PERUBAHAN ORGANISASI :
Pergantian situasi / kondisi, dari
yg lama
menjadi baru.

Adalah :

Dgn MERUBAH ELEMEN2 PENTING


ORGANISASI, a.l. :
- Pola Pikir SDM,
- Struktur / Prosedur Organisasi,
- Sumber Daya lainnya yang dipakai

Menurut Rhenald Kasali ( 2007 ) ;

10 Karakteristik Perubahan :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Sifatnya misterius, sulit untuk dipegang.


Perubahan memerlukan aktor pengubah (change makers).
Tidak semua orang dapat diajak melihat perubahan.
Perubahan terjadi setiap saat.
Ada sisi keras dan ada sisi lembut dari perubahan.
Perubahan membutuhkan waktu, biaya & kekuatan.
Diperlukan upaya khusus untuk menyentuh nilai dasar
organisasi.
8. Perubahan banyak diwarnai oleh mitos.
9. Perubahan menimbulkan ekspektasi.
10.Perubahan selalu menakutkan & menimbulkan kepanikan.

JENIS2 PERUBAHAN dlm


ORGANISASI :

1. Mission Changes ( Perubahan Misi )


2. Strategic Changes ( Perubahan Strategi
)

3. Operational Changes (Perubahan


Pelaksanaan)

4. Technological Changes ( Perubahan


Teknologi )

TUJUAN ORGANISASI MELAKUKAN


PERUBAHAN & PENGEMBANGAN :
ANTISIPASI perkembangan jaman / waktu.
ADAPTASI perkembangan IPTEK.
Perubahan / Perkembangan KEHIDUPAN MANUSIA.
AKUNTABILITAS pd Publiknya.
PEMBERDAYAAN Sumber Daya secara maksimal.
DESAKAN INTERNAL
DESAKAN EKSTERNAL

SASARAN ORGANIZATION DEVELOPMENT


( OD INTERNAL
)
EKSTERNAL
EFESIENSI INTERNAL
FOKUS : Input Output
Ukuran :
Produktivitas
Tingkat Keuntungan / Laba
Biaya mendapatkan Hasil & MelakukanPromosi
Sumber Daya yang terbuang / tidak terpakai
maks.

EFEKTIVITAS INTERNAL
FOKUS : Kepuasan Karyawan
Ukuran:

Labour Turn Over


Perilaku Karyawan Hub. Interpersonal
Suasana / Lingk. Kerja Organisasi
Komitmen karyawan

EFESIENSI EKSTERNAL
FOKUS : Kekuatan Organisasi di
lingk. Eksternal
Ukuran :
Besar pasar yang dikuasai
Biaya Perolehan Bahan Baku
Diversifikasi Produk

EFEKTIVITAS EKSTERNAL :
FOKUS : Kepuasan Konstituensi
Ukuran:
Kepuasan Publik Eksternal Organisasi thd
Organisasi
Kualitas Hidup Lingkungan sekitar Organsiasi,
sbg
wujud kepedulian organisasi thd lingk. sekitar

PERSYARATAN KEMAMPUAN, Untuk

Mencapai Sasaran OD :
Kemampuan MENGELOLA Perubahan.
Kemampuan MENGEMBANGKAN Organisasi
Organik.
Kemampuan MENGATASI Konflik yang muncul.
Kemampuan MENERAPKAN Pola
Kepemimpinan yang baik & benar.
Kemampuan MELAKUKAN Perbaikan secara
profesional.

BENTUK2 STRATEGI PERUBAHAN


ORGANISASI :
1. PROAKTIF
MENDAHULUI Perubhn Lingkungan.
2. INTERAKTIF
SESUDAH Perubhn Lingkungan.
3. ADAPTIF
BERSAMAAN dgn Perubhn Lingkungan

PENGHAMBAT
Sikap dan Pola Pikir Negatif
PERUBAHAN
Ancaman thd kekuasaan / kenyamanan /
kebiasaan
Ketakutan akan ketidakpastian
Kemalasan
Keterbatasan pengetahuan organisasi
Pertimbangan Biaya & Manfaat
Alasan menjaga struktur organisasi yang
sudah dianggap stabil

KONSEKWENSI PERUBAHAN
( Consequences of Change )

PERUBAHAN BISA LAMBAT ( EVOLUSI )


PERUBAHAN BISA CEPAT ( REVOLUSI )

a) PERUBAHAN LUAS / TIDAK


b) METODE SOSIALISASI yang DIGUNAKAN
c) BUDAYA ORGANISASI
d) KEMAMPUAN ORGANISASI MELAKUKAN ANALISA
SWOT

PROSES PERUBAHAN

enurut Kurt Lewin )

1. PENCAIRAN (unfreezing )
Menyadari PENTINGNYA PERUBAHAN.

2. PENGUBAHAN (changing )
Mencari, menemukan, mengadopsi, & menyerap nilai2 /
sikap2 yang menuju ke arah yang lebih efektif & efisien.

3. PEMANTAPAN (refreezing)
Mentranformasi semua nilai / sikap yang dianut, dengan
dukungan seluruh sumber daya yang dimiliki.

Menurut Clarke ( 1999 )


Dalam melakukan Perubahan, Organisasi perlu
memperhatikan Lingk. Internal & Lingk.
Eksternal ;
STRATEGI yang dibuat Organisasi, PERLU
didukung oleh :
1. Struktur
Kerangka Perubahan yang akan dilakukan.
2. Kultur
Nilai2 yang bisa membawa perubahan.
3. Proses

STRATEGI untuk MENGELOLA


PERUBAHAN ORGANISASI :
1. PIMPINAN MELAKUKAN PENDEKATAN
PERSONAL
2. PIMPINAN MEMBERIKAN MOTIVASI
3. PIMPINAN MENJADI TELADAN PERUBAHAN
Menurut Philip Albon ;
Saat anda memperkenalkan perubahan, tetapi anda sendiri
tidak siap menerima perubahan tsb, maka akan lebih sulit u/
mengubah orang lain, shg pelaksana perubahan harus menjadi
teladan bagi orang2 yang ingin mereka ubah.

PERANAN TEKNOLOGI

dalam

MENUNJANG PERUBAHAN ORGANISASI

Mempermudah & Meringankan


Pelaksanaan
Kegiatan.
Mempercepat Perolehan Hasil.
Memperlancar Arus Informasi &
Distribusi.
Meningkatkan Kualitas Hasil.

SETIAP
PERUBAHAN &
PENGEMBANGAN
ORGANISASI

PENCAPAIAN VISI,
MISI, TUJUAN

MEMUNCULKAN
RESIKO, &
RESIKO
BERPOTENSI
MENIMBULKAN
KERUGIAN

MENGANTISIPASI
BERBAGAI
KEMUNGKINAN

MANAJEMEN
RESIKO

MACAM2 RESIKO :
1. Berdasarkan SIFAT-nya ;
1.1. Resiko TIDAK DISENGAJA
1.2. Resiko DI SENGAJA ( Resiko Spekulatif )
1.3. Resiko DINAMIS
1.4. Resiko STATIS
1.5. Resiko KHUSUS

2. Berdasarkan DAPAT / TIDAK-nya


DIALIHKAN ;
2.1. Resiko yang DAPAT DIALIHKAN ke PIHAK LAIN.

MACAM2 RESIKO :
3. Berdasarkan SUMBER-nya :
3.1. Resiko INTERN
3.2. Resiko EKSTERN

4. Berdasarkan PENYEBAB-nya :
4.1. Resiko Operasional
4.2. Resiko Finansial
4.3. Resiko Strategi

5. Berdasarkan AKIBAT-nya :
5.1. Resiko Murni Mengakibatkan Kerugian.
5.2. Resiko Spekulatif Mengakibatkan Kerugian / Keuntungan.

Jadi ... Pengertian

RESIKO :

Sesuatu yang buruk / tidak diinginkan, baik yg sudah


diperhitungkan / belum diperhitungkan, yang
merupakan akibat dari suatu tindakan / kegiatan.

SUMBER2 RESIKO :
1.Masyarakat
2.Fisik
3.Ekonomi

MANFAAT MANAJEMEN RESIKO :


a)Menghindari semaksimal mungkin biaya2
yang terpaksa harus dikeluarkan.
b)Membantu Manajemen untuk
memutuskan Resiko yang dihadapi, akan
dihindari / diambil.
c)Memaksimalkan keuntungan perusahaan.

LANGKAH2 MANAJEMEN RESIKO :


1. IDENTIFIKASI RESIKO
Metode Identifikasi Resiko ;
1.1. Analisis Data Historis
Menggunakan berbagai informasi & data,
terkait segala sesuatu yg pernah terjadi /
dialami.

1.2. Pengamatan dan Survei


Melakukan pencarian data langsung di
tempat kejadian.

LANGKAH2 MANAJEMEN RESIKO :


2. PENGUKURAN RESIKO
Setiap Resiko yang teridentifikasi, dilakukan
perhitungan & penilaian, mengenai besarnya
probabilitas dan keseriusan resiko.
Bergantung pada PENILAIAN & PENGALAMAN Pimpinan.
Probabilitas Resiko :
- Sangat rendah ( < 10% )
- Rendah ( 10% - 25% )
- Sedang ( 25% - 50% )
- Tinggi ( 50% - 75% )

LANGKAH2 MANAJEMEN RESIKO :


3. PENGENDALIAN RESIKO
Menghindari Resiko.
Mengurangi Keparahan Resiko.
Analisis kerugian.
Pemindahan Resiko ke pihak
lain yg lebih aman.