Anda di halaman 1dari 35

PRESENTASI

KASUS
DISUSUN OLEH:
FELISITAS

BAKTERIAL VAGINOSIS
PEMBIMBING: DR. RITA YULIANA
INTERNSHIP PROPINSI JAMBI
Kabupaten Batanghari
Jambi, Oktober 2015

IDENTITAS PASIEN

Nama
: Ny. N
Jenis kelamin : Perempuan
Usia
: 36 tahun
Alamat
: Muara Bulian RT.27
Status
: Menikah
Pendidikan : Tamat SMA
Pekerjaan
: Ibu Rumah Tangga
Agama
: Islam

ANAMNESIS
Diperoleh secara autoanamnesis tanggal 1
Agustus 2015

RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG

RIWAYAT PENYAKIT DAHULU


Pasien sering mengalami keputihan sejak 1
tahun yang lalu, namun dibiarkan karena akan
hilang sendiri
Riwayat kencing manis disangkal

KEBIASAAN
Kebiasaan mencuci daerah intim dengan sabun
khusus kewanitaan sejak menikah
Pasien saat ini memakai KB suntik 3 bulan.
Riwayat pemakaian AKDR disangkal
Pasien menjaga higiene dengan rutin
mengganti celana dalam setiap hari
Kebiasaan merokok disangkal
Kebiasaan alkohol disangkal
Kebiasaan minum obat-obatan dan jamu
disangkal

RIWAYAT KELUARGA
Riwayat penyakit serupa dengan
pasien disangkal
Suami pasien tidak pernah
mengalami keluhan seperti gatal
maupun keluar cairan berlebih serta
berbau dari kemaluan
Riwayat kencing manis disangkal

PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan umum : Tampak sakit ringan
Kesadaran : Compos mentis; GCS 15
(E=4;M=6;V=5)
Tanda-tanda vital
Tekanan darah : 120/80 mmHg
Pulsasi
: 80 x/menit (teratur, kuat dan
penuh)
Laju pernafasan : 16 x/ menit
Suhu : 37oC

KEPALA DAN WAJAH


Kepala : Normocephali, deformitas (-), simetris (+),
edema (-)
Mata: Konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-),
pupil isokor diameter3mm/3mm
Telinga : Deformitas (-/-), sekret (-/-), serumen (-/-)
Hidung : Deformitas (-), sekret (-), Septum nasi di
tengah
Mulut : Mukosa oral tidak hiperemis, coated tongue
(-)
Leher : Trakea ditengah, tidak tampak jejas ataupun
lesi kulit lain, KGB tidak teraba

THORAKS-PARU
Inspeksi : Simetris dalam keadaan statis dan dinamis,retraksi sela
iga ()
Palpasi : Gerak nafas teraba simetris, stem fremitus kiri = kanan
Perkusi : Sonor di kedua lapang paru, batas paru-hepar di ICS 5
midklavikularis dextra
Auskultasi : Bunyi nafas vesikular ( +/+), rhonki (-/-), wheezing (-/-)

THORAKS-JANTUNG
Inspeksi : Ictus cordis tidak terlihat
Palpasi : Ictus cordis teraba di ICS V linea midclavikularis
sinistra
Perkusi : Batas atas : ICS II linea parasternalis sinistra
Batas kanan : ICS V linea sternalis dextra
Batas kiri : ICS V linea midklavikularis sinistra
Auskultasi : Bunyi jantung I dan II regular, gallop(-), murmur(-)

PUNGGUNG
Inspeksi : Gerak nafas simetris, tidak tampak deformitas
Palpasi : Gerak nafas simetris, stem fremitus kiri = kanan
Perkusi : Sonor pada punggung kanan dan kiri
Auskultasi: Suara nafas vesikular (+/+), rhonki (-/-),
wheezing (-/-)

ABDOMEN
Inspeksi : Datar, sikatriks (-), pelebaran vena (-), rash (-)
Palpasi : Supel, tidak teraba masa
Perkusi : Timpani diseluruh kuadran
Auskultasi: Bising usus (+) di seluruh kuadran

EKSTREMITAS:
Akral hangat, capillary refill time
<2 detik
Edema (-)
Motorik dan sensorik baik

STATUS UROLOGIS

Pinggang / CVA
Inspeksi : Tampak simetris, inflamasi(-),
lesi(-), massa(-)
Palpasi : Massa (-/-), nyeri tekan (-/-)
Perkusi : Nyeri ketok CVA (-/-)
Suprapubis
Inspeksi :Massa (-), lesi (-), hiperemis(-)
Palpasi :Distensi VU(-), massa(-), nyeri tekan(-)

STATUS GENITALIA
Genitalia eksterna : tampak eritem di
kedua labia mayor, sekret (-), bau
amis (+)
Genitalia interna : inspekulo tidak
dilakukan

RESUME
Wanita berusia 36 tahun, datang ke Puskesmas Muara
Bulian dengan keluhan mengalami keputihan dan
bertambah banyak sejak dua minggu yang lalu.
Duh cairan vagina berwarna kekuningan bercampur abuabu, sama banyaknya sebelum maupun sesudah
menstruasi, berbau amis terutama setelah berhubungan.
Gatal disekitar kemaluan (+), kemerahan pada sekitar
kemaluan (+), rasa terbakar pada kulit sekitar kemaluan.
Keluhan disuria, nyeri abdomen, dispareunia disangkal
oleh pasien. Keluhan demam, mual, muntah juga
disangkal oleh pasien.

Pada pemeriksaan fisik dalam batas


normal
Pada pemeriksaan genitalia didapatkan:
-Genitalia eksterna : tampak eritem di
kedua labia mayor, sekret (-), bau amis (-)
-Genitalia interna : inspekulo tidak
dilakukan

DIAGNOSIS KERJA

USULAN PEMERIKSAAN
Pemeriksaan tes lakmus untuk pH
Pemeriksaan preparat basah / dengan
mikroskop
Pemeriksaan Whiff test

PENATALAKSANAAN
Metronidazol 2 x 500 mg tab oral selama 7
hari
CTM 3x 2 mg tab oral
Vitamin C 3 x 1 tab
Edukasi pasien untuk menjaga higiene
daerah kewanitaan dan tidak
menggunakan sabun pencuci daerah intim

TINJAUAN PUSTAKA
BAKTERIAL VAGINOSIS

EPIDEMIOLOGI

FAKTOR RESIKO

ETIOLOGI

PATOFISIOLOGI

Pemeriksaan

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Pemeriksaan pH vagina
pH normal vagina 3,8 4,2 (BV ditemukan pH > 4,5)

Whiff test
Positif bila muncul bau amine ketika cairan vaginal
dicampur dengan satu tetes 10 20 % KOH pelepasan
amine dan asam organik

Pemeriksaan Preparat basah


Meneteskan satu atau dua tetes cairan NaCl 0,9 % pada
secret vagina diatas objek glass kemudian ditutup dengan
coverslip.
Mikroskopik clue cell (sel epitel vagina yang diselubungi
dengan bakteri)

CLUE CELL

Nugent Gram Stain


test

DIAGNOSIS KLINIS:
KRITERIA AMSEL
(1)Abnormal gray
discharge
(2)pH > 4.5
(3)Positif amine test
(4)Terdapat clue cells >
20% pada sediaan basah

PENEGAKAN
DIAGNOSIS:
Ditemukan 3
dari 4 gejala

DIAGNOSIS
BANDING

PENATALAKSANAAN
Pengobatan oral: Metronidazole harus
diberikan dalam dosis 2 x 500 mg dua kali
sehari (selama 7 hari)
Pilihan lain : Clindamycin oral 2 x 300 mg
(selama 7 hari)
Pengobatan intravaginal metronidazole
gel (5 hari) dan cream clindamycin (7 hari)

PENCEGAHAN

Komplikasi