Anda di halaman 1dari 7

1 .

Sifat larutan dibawah ini menunjukkan sifat koloid, kecuali


a. Dapat mengadsorbsi
b. Menghamburkan berkas cahaya
c. Dapat disaring dengan kertas saring
d. Menunjukkan gerak brown
e. Dapat bermuatan listrik

Jawaban: c
Sifat sifat koloid yaitu:
Efek tydall, Gerak brown, Bermuatan listrik, Adsorbsi, Koagulasi, Koloid pelindung
Adapun koloid dapat disaring menggunakan selaput dialysis.

2. Diberikan proses berikut:


1. Proses terjadinya delta di muara sungai
2. Proses penjernihan air dengan menambahkan tawas
3. Penambahan asam formiat ke dalam lateks
4. Proses pembuatan agar-agar
5. Penambahan lesitin pada susu
Proses yang berhubungan dengan terjadinya koagulasi pada koloid adalah
a. 1, 2, 3, 4 dan 5
b. 1, 2, 3 dan 4
c. 1, 2 dan 3
d. 1 dan 3
e. 4 dan 5

Jawaban : d

Contoh koagulasi yaitu:


Perebusan telur, pecahnya santan ketika dimasak, susu yang basi, penggumpalan
getah laret, pembuatan tahu, pembentukan delta, menghilangkan debu dan lainlain.

3. Suatu contoh air sungai setelah disaring diperoleh filtrat yang tampak jernih.
Filtrat tersebut ternyata menunjukkan efek tyndall. Dari data tersebut dapat
disimpulkan bahwa air sungai
a. Tergolong larutan sejati
b. Tergolong suspensi
c. Tergolong sol
d. Tergolong koloid
e. Mengandung partikel kasar dan partikel koloid

Jawaban : d

4. Diketahui beberapa percobaan:


1. Pengaliran gas SO2 kedalam larutan H2S
2. larutan kalsium asetat dicampur etanol
3. Menambahkan air panas ke dalam larutan FeCl 3
4. Agar-agar dimasukkan air lalu dipanaskan
Dari percobaan di atas yang termasuk proses pembuatan gel
a. 1 dan 2
b. 2 dan 3
c. 3 dan 4
d. 2 dan 4
e. 4 saja

Jawaban: d

5. Diantara kelima pembuatan koloid di bawah ini:

1. 2H2S(g) + SO2(g) 2H2O


2. Agl(s) + Kl(aq) Agl

(l)

+ 3S

(sol)

(sol)

3. 2H3AsO3(aq) + 3H2S

(aq)

As2S3(sol) + 6 H2S

4. FeCl3(aq) + H2O(l) Fe(OH)3(sol) + 3 HCl

(l)

(aq)

5. Agar-agar dan air dimasak


Yang termasuk pembuatan koloid cara peptisasi adalah
a. 1 dan 3
b. 2 dan 4
c. 3 dan 4
d. 2 dan 5
e. 2 saja

Jawaban: d
Contoh pembuatan koloid dengan cara peptisasi yaitu: agar-agar dipeptisasi oleh
air, nitroselulosa oleh aseton, karet oleh bensin, endapan NiS oleh H2S, Agl(s) + Kl(aq)
Agl (sol) dan endapan Al(OH)3 dipeptisasi oleh AlCl3,

6. Dibawah ini berupa contoh pembuatan sol:


1. Agar-agar dalam air
2. 2H2S(g) + SO2(g) 2H2O

(l)

+ 3S

(sol)

3. besi(III) klorida dalam air panas


4. Kawat Emas dialiri listrik tegangan tinggi di dalam mediumnya
Sol yang dihasilkan dengan cara dispersi adalah
a. 1 dan 3

b. 1 dan 4
c. 3 dan 4
d. 2 dan 5
e. 2 saja

Jawaban : d

NO

WARNA
LARUTAN

KEADAAN
SEBELUM
PENYARINGAN

KEADAAN
SESUDAH
PENYARINGAN

LARUTAN DIKENAKAN
CAHAYA

Kuning

Keruh

Keruh

Terjadi penghamburan cahaya

Kuning Coklat

Bening

Bening

Terjadi penghamburan cahaya

Biru

Bening

Bening

Tidak Terjadi penghamburan


cahaya

Putih

Keruh

Keruh

Terjadi penghamburan cahaya

Tidak
berwarna

Bening

Bening

Tidak Terjadi penghamburan


cahaya

7. Dari data di atas yang termasuk dispersi koloid adalah


a. 1 dan 3
b. 1 dan 4
c. 2 dan 3
d. 3 dan 5
e. 4 dan 5

Jawaban: b
koloid memiliki ciri yaitu tidak dapat disaring menggunakan kertas saring biasa,
melainkan harus menggunakan selaput dialysis. Koloid secara sekilas akan terlihat
homogen, padahal sebenarnya tidak. Koloid memiliki sifat efek tydall yaitu dapat
menghamburkan cahaya yang dipantulkan kepadanya.

8. Pembuatan koloid berikut ini yang tidak tergolong cara kondensasi adalah
a. Pembuatan sol belerang dengan mengalirkan gas H 2S ke dalam larutan SO2
b. Pembuatan sol emas dengan mereduksi suatu larutan garam emas
c. Pembuatan sol kanji dengan memanaskan suspensi alumunium
d. Pembuatan sol Fe(OH)3 dengan hidrolisis larutan besi(III) klorida
e. Pembuatan sol As2S3 dengan mereaksikan larutan AsO3 dengan larutan H2S

Jawaban: c
Pembuatan sol kanji dengan memanaskan suspensi alumunium merupakan
pembuatan koloid dengan cara dispersi (mekanik)

9. Al(OH)3 dibuat dengan jalan pemanasan larutan AlCl3 delam air. Pembuatan
koloid dengan cara ini dikenal sebagai
a. Dispersi mekanik
b. peptisasi
c. hidrolisis
d. redoks
e. pengenceran
Jawaban: c

10. Pembuatan koloid berikut ini yang tergolong cara dispersi adalah
a. Pembuatan sol belerang dengan mengalirkan gas H 2S ke dalam larutan SO2

b. Pembuatan sol kanji dengan memanaskan suspensi alumunium


c. Pembuatan sol Fe(OH)3 dengan hidrolisis larutan besi(III) klorida
d. Pembuatan sol emas dengan mereduksi suatu larutan garam emas
e. Pembuatan sol AgCl dengan mereaksikan larutan AgNO 3 dengan larutan NaCl
encer

Jawaban : b

11. Beberapa cara pembuatan koloid sebagai berikut:


1. Busur Bredig
2. Reaksi Redoks
3. Peptisasi
4. Reaksi Hidrolisis
5. Mekanik
Pembuatan koloid yang termasuk cara dispersi adalah....
A. 1, 2, dan 3
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 2 dan 5
E. 1 dan 4
Jawaban: B
Cara Busur Bredig, peptisasi dan mekanik merupakan cara memperkecil
partikel(dispersi). Cara reaksi redoks merupakan cara memperbesar partikel dari
larutan menjadi koloid(kondensasi).
12. Kelompok zat yang tergolong koloid liofil adalah...
A. Karet, sol AgCl, kanji
B. Kapur dalam air, cat, sabun

C. Minyak ikan, detergen, sabun


D. Sabun, karet, sol AgCl
E. Sol Fe(OH), cat, tinta

Jawaban: C
Contoh koloid liofil adalah zat-zat organik(minyak ikan), sabun, detergen.

13. Peristiwa koagulasi dapat ditemukan pada....


A. Pembuatan agar-agar
B. Terjadinya berkas sinar
C. Terjadinya dela di muara sungai
D. Pembuatan Gula tebu
E. Pengobatan diare dengan norit

Jawaban: C
Terbentuknya delta di muara sungai adalah proses koagulasi koloid air sungai
yang dipengaruhi elektrolit dan air laut.