Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN PERJALANAN

STUDY TOUR DI YOGYAKARTA DAN JATENG

Sebagai Persyaratan Untuk Mengikuti Ujian Akhir Nasional


(UAN)
Tahun Pelajaran 2009 / 2010

Disusun Oleh:
ALVI CHOIRUMAN
HENDRI PRADANA
M. HASN BASRI
CHOIRUL ANWAR

DINAS PENDIDIKAN NASIONAL


SMP NEGERI I BANTARAN
2010
HALAMAN PERSETUJUAN
Laporan Kegiatan Study Tour di Yogyakarta dan Jateng ini disetujui di bantaran
pada tanggal 20 pebruari 2004 oleh :

Wali Kelas III A Pembimbing,

SUJARWO, S.pd NIRMALA HADI, S.pd


NIP. 132 254 634 NIP. 132 200 132

Mengetahui ;
Kepala SMP I Bantaran,

JUNIARI, S.pd
NIP. 131 099 757
KATA PENGANTAR

Puji syukur kani panjatkan kehadirat Allah SWT, semoga


rahmat keselamatan selalu terlimpahkan kepada junjungan kita Nabi
besar Muhammad SAW dan kepada para sahabatnya.
Dengan perasaan yang amat lega kami ucapkan Al-hamdulillah
karena dapat menyelesaikan tugas yang kami emban dari Bapak dan Ibu
Guru kami. Tugas itu adalah berupa buku laporan perjalanan study tour
yang mana pada kali ini yang dituju adalah Yogyakarta dan Jateng.
Pada kesempatan ini kami ingin juga menyampaikan rasa terima
kasih kami yang tidak terhingga, terutama kepada Ibu Kepala Sekolah
yang dalam hal ini adalah Ibu Masning Yuliati. Juga terima kasih kami
ucapkan pada Ibu Nur selaku pembimbing dalam pembuatan buku
laporan perjalanan study tour ini. Selain itu pula, terima kasih kami
ucapkan kepada Bapak Sugeng Widodo selaku pembina OSIS SMP 1
Bantaran, juga Bapak dan Ibu Guru lainnya yang telah terlibat dalam
perjalanan study tour ke Yogyakarta dan Jateng ini.
Akhir kata kami ucapkan semoga buku ini bisa bermanfaat bagi
para pembaca, dan hendaknyalah berguna sebagai pembantu
memberikan wawasan tentang keadaan Yogyakarta dan Jateng yang
telah dikunjungi dalam perjalan study tour tersebut. Dan tidak lupa kami
ucapkan, terima kasih sekali lagi bagi semua pihak yang telah membantu
terciptanya buku laporan perjalanan study tour ini. Sebaliknya kritik dan
saran sangat kami harapkan guna menuju kesempurnaan buku laporan
ini.

Probolinggo, 16 Maret 2010

Penyusun,
DAFTAR ISI
Halaman judul………………………………………………………. i
Halaman Persetujuan………………………………………………... ii
Kata Pengantar……………………………………………………… iii
Daftar Isi………………………………………………..................... iv
BAB 1 : PENDAHULUAN……………………...………………. 1
A. Latar Belakang………………………………………. 1
B. Tujuan Laporan………………………….................... 1
BAB 2 : OBYEK – OBYEK WISATA YANG DITUJU………… 2
A. Musium Dirgantara…………………………………… 2
B. Kraton Yogyakarta……………………………………. 3
C. Candi Borobudur……………………………………… 4
D. Monumen Yogya Kembali……………………………. 5
E. Malioboro……………………………………………… 6
BAB 3 : KESIMPULAN DAN SARAN…………………………… 7
A. Kesimpulan…………………………………………….. 7
B. Saran……………………………………………………. 7
Lampiran: Foto Tempat Wisata Yang Dikunjungi……………………. 8
BAB 1

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pada tahun 2010 tahun ini tepatnya 25 Januari 2010, keluarga


besar SMP 1 Bantaran mengadakan study tour yang merupakan
perjalanan rekreasi tahunan, yang mana perjalanan itu dilaksanakan
bersama semua siswa dan siswi khusus kelas III saja. Hal ini
dimaksudkan untuk memberikan refereshing pada kelas III yang sebentar
lagi akan menghadapi Ujian Akhir Nasional ( UAN ). Sebelum UAN
itulah, maka guru Bahasa Indonesaia memberikan tugas pada siswa yang
dibagi beberapa kelompok. Tugas itu adalah membuat buku laporan dari
seluruh perjalan Study Tour tersebut. Sedangkan tempat-tempat yang
dituju dalam perjalanan itu adalah sebagai berikut.
1. Musium Dirgantara
2. Kraton Yogyakarta
3. Candi Borobudur
4. Monumen Yogya Kembali
5. Malioboro

B. Tujuan Laporan
Tujuan pembuatan buku perjalanan Study Tour ini adalah sebagai syarat
untuk mengikuti UAN tahun pelajaran 2009/2010. sedangkan tujuan
yang lain adalah untuk melatih siswa membuat karangan yang berupa
laporan.
Selain itu pula, buku laporan ini dibuat dengan maksud memberikan
penjelasan yang menyeluruh tentang semua apa yang terjadi dalam
pelaksanaan perjalan study tour tersbut, baik dari awal perjalanan
maupun sampai akhir perjalanan sampai seluruh rombongan pulang ke
rumah masing-masing.
BAB II
OBYEK WISATA YANG DITUJU

Candi Prambanan yang terletak di perbatasan antara Daerah Istemewa


Yogyakarta dengan provinsi Jawa Tengah. Candi ini terletak di Desa
Prambanan Kabupaten Sleman (Daerah Istemewa Yogyakarta). Candi ini
merupakan peninggalan sejarah yang bernilai tinggi. Bangunan ini
merupakan bangunan suci agama Syiwa yang dibangun sekitar
pertengahan abad ke-9.
Candi Prambanan dikenal pula dengan nama candi Roro Jonggrang.
Nama Roro Jonggrang muncul dari sebuah legenda. Konon, Roro
Jonggrang ialah putri cantik dan baik budinya. Roro Jonggrang adalah
putri Raja Baka, seorang Raja Prambanan.
Pada satu peperangan, Prabu Baka dikalahkan oleh Raja Pengging.
Pasukan pengging di pimpin oleh Bandung Bandawasa bertemu dengan
Roro Jonggrang namun Roro Jonggrang enggan menjadi istrinya karena
dalam peperangan tersebut Band
A. Musium Dirgantara
Musium Dirgantara dikenal dengan banyaknya Pesawat
Terbang. Musium Dirgantara ini terletak di kota Yogyakarta.
Obyek wisata ini sangat indah Lo, Terdapat Pesawat Terbang
Musium Pesawat Terbang ini sangat luas dan terdapat miniatur
– miniatur yang indah didalam musium.

B. Kraton Yogyakarta
Salah satu jalan yang paling mudah untuk masuk ke kraton
adalah dari pusat kota atau setelah kita berada dijantung kota
Yogyakarta, dimana di sekitar tempat tersebut masih dapat kita temui
bangunan – bangunan kuno dengan gaya arsitektur Eropa. Dan ditempat
ini pulalah di bangun Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949.
Dari situ kita pergi ke selatan melalui gladak Pangurakan
( Gerbang Pangurakan ) sampai di alun – alun utara. Disekitar alun –
alun tersebut terdapat 62 batang pohon beringin dan ditengah alun – alun
terdapat dua batang pohon beringin, sehingga seluruhnya berjumlah 64
batang pohon beringin.
Disekitar alun – alun sebelah barat, utara dan timur diantara
pohon - pohon beringin agak kebelakang terdapat Bangsal Pekapalan,
suatu bangunan empat persegipanjang yang berbentuk joglo. Dahulu
Pekapalan tersebut merupakan tempat untuk para Bupati tinggal
beberapa hari bilamana ada upacara di Kraton.
Dari alun – alun utara jika terus menuju ke selatan, kita akan
sampai di kompleks Pagelaran. Dahulunya pagelaran tersebut beratapkan
anyam – anyaman bambu yang disebut Tratak Rambat. Bangunan
dimana terdapat gerbang – gerbang merupakan tempat menunggu tamu –
tamu untuk menghadap Sri Sultan. Bangunan pagelaran dahulunya
bertiang 63 buah. Kemudian 4 buah diantaranya diganti dengan 8 pilar
besar – besar sebagai tanda bahwa pagelaran tersebut disempurnakan
oleh Sri Sultan Hamengku Buwono VIII.
Diujung sebelah kanan dan kiri pagelaran terdapat 2 buah
bangsal yang disebut bangsal Pamendengan. Bangsal ini dipergunakan
oleh Sri Sultan beserta para pimpinan prajurit untuk untuk menyaksikan
jalannya latihan perang – perangan.
Di kanan kiri barat dan timur bagian pagelaran terdapat 2
bangsal besar, kedua bangsal tersebut dinamakan bangsal Pengapit dan
bangsal Pasewakan. Di bangsal ini dahulu para senopati perang
menerima perintah – perintah Sri Sultan dan menunggu giliran untuk
menyampaikan laporan.
Sebelah barat Pengapit bagian timur terdapat bangsal
Pengrawit. Bangsal ini dipergunakan oleh Sri Sultan untuk melantik
seorang Patih.
Dihalaman belakang pagelaran para pagar tembok sebelah kiri
dan kanan dapat kita saksikan relief – relief perjuangan Pangeran
Mangkubumi, yang kemudian menjadi Sri Sultan Hamengku Bowono I
atau pendiri Kraton Ngayogyakarta. Sedangkan disebelah kanan adalah
rilief perjuangan Sri Sultan Hamengku Buwono IX sejak zaman penjajah
Belanda hingga penyerahan Kedaulatan. Relief – relief tersebut dibuat
pada tahun 1978 untuk kepentingan study wisata.

C. Candi Borobudur
Candi Borobudur terletak di Kabupaten Magelang Provinsi
Jawa Tengah. Candi Borobudur dibangun di kaki pegunungan Monoreh.
Candi Borobudur didirikan pada masa pemerintahan raja Samaratungga.
Candi Borobudur dibangun pada tahun 824 Masehi. Candi Borobudul
merupakan peninggalan sejarah yang bernilai tinggi. Bangunan ini
merupakan peninggalan agama budha.
Candi borobudur berbentuk setupa dan dindingnya beruap
relief. Relief adlah pahatan pada dinding candi.relief tersesut
menceritakan kehidupan budha gautama.selain itu,relief tersebut
menceritakan pula kehidupan pada dinasti syailendra abad ke 8 sampai
ke9.
Candi borobudur dibagi menjadi 3 bagian,yaitu bagian
kaki,bagian badan,dan bagian atap.bagian kaki candi borobudur
merupakan dasar candi.bagin kaki ini disebut kamadhatu(unsur tak
berwujud).saat ini relief pada bagian dasar candi tidak bisa dilihat karna
tertutup oleh susunan batu.bangunan diatas dasar candi atau bagian
badan disebut rupadhatu(unsur wujud).bagian atap candi disebut
arupadhatu (unsur nafsu).dibagian diatas ini terdapat stupa induk candi
borobudur.
Pada bagian – bagian candi tersebut terdapat stupa dan patung
budha Gautama.patung budha Gautama berbeda-beda.
D. Monumen Yogya Kembali
Monumen Yogya Kembali merupakan sebuah tempat wisata
dimana bangunan tersebut terdiri dari 3 lantai dan isinya pun juga
berbeda-beda yaitu sebagai berikut.
Lantai I :Terdapat alat-alat yang di gunakan untuk melawan penjajah
seperti:bambu rucing,meriam,granat,dan senapan.Disitu pula terdapat
alat-alat transportasi yang digunakan pada masa perjuangan
seperti:Sepeda Panglima Sudirman,dan Andong.Serta ada alat-alat
komunikasi seperti merpati pos.selain itu di lantai pertama juga terdapat
ruang perpustkaan dan ruang sidang.
Lantai II:Di lantai ke-II terdapat beberapa ruangan yng pada masing-
masing ruangan tersebut terdapat patung-patung yang menceritakan
tentang masa perjuangan para pejuang kita seperti patung yang
menceritakan perjuangan Bung Karno pada waktu memproklamasikan
kemerdekaan bangssa Indonesi,patung yang menceritakan tenteng
pengangkatan Bung Hatta sebagai Wakil Presiden,patung para pahlawan
pada waktu menyerang markas Belanda,patung para pahlawan pada
waktu pengesahan UUD1945,dan lain-lain.
Lantai III : Dilantai ke-III terdapat sebuah papan yang bertuliskan
peresmian Monumen Yogya Kembali yang di resmikan oleh mantan
Presiden Sueharto.Selain itu dinding bagian atas terdapat ukiran tangan
pahlawan yang sedang memegag bambu runcing.
E. Malioboro
Di setiap Kota di Indonesia pasti mempunyai tempat sebagai
pusat perbelanjaan.Begitu juga di Yogyakarta terdapat tempat pusat
perbelanjaan yang banyak dikenal oleh orang yaitu Malioboro.Akan
tetapi perlu kita ketahui bahw di Malioboro lain dari pada yang alin
dengan perbelajaan di kota lain,karna pasar terletak di sepanjang trotoar
yang pangjangnya ± 2 km dan banyak pedagang kaki lima berjualan di
sana.
Selain itu di kanan kiri jalan terdapat pusat pertokoan atau
plasa.Ditempat inilah segala keperluan hidup tesedia,dan tempat ini pula
para rombongan dari SMP Negeri I Bantaran menghabiskan dan
menumpahkanuangnya untuk berbelanja.
Disilah akhir dari segala perjalan kami,dan untuk selanjutnya
kami pulang kembali ke sekolah SMP Negeri I Bantaran dan akhirnya
kembali ke rumah masing-masing.