Anda di halaman 1dari 24

BAB.

I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Ditemukannya berbagai kasus dan kelainan seperti
nyeri sendi, gangguan pendengaran, kelumpuhan
hingga kematian pada nelayan peselam tradisional di
berbagai daerah menunjukkan bahwa kegiatan
penyelaman dapat menimbulkan berbagai dampak
negatif dalam bidang kesehatan baik yang bersifat
sementara ataupun menetap. Oleh karena itu
diperlukan pengetahuan mengenai menyelam bagi
nelayan peselam tradisional. Adanya bahan KIE ini
dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan
mengenai penyelaman kepada para nelayan peselam
tradisional.
B. Tujuan
Ditujukan untuk masyarakat pesisir yang sebagian
besar bermata pencaharian sebagai nelayan peselam
tradisional
Umum : meminimalisasi angka kesakitan akibat
penyelaman
Khusus :
1. Menghindari terjadinya penyakit dekompresi
2. Menghindari terjadinya penyakit barotrauma
KIE Kesehatan Penyelaman

3. Menghindari penyakit akibat gas


4. Menghindari
masalah
kesehatan
lingkungan air

akibat

C. Sasaran Penyuluhan
Nelayan peselam tradisional

BAB. II
MATERI KESEHATAN PENYELAMAN
KIE Kesehatan Penyelaman

A. Cara Melakukan Kegiatan Penyelaman


Cara melakukan kegiatan penyelaman bagi peselam
tradisional ada dua macam yaitu tahan nafas dan
menggunakan kompresor :
1. Tahan nafas
Definisi penyelaman tahan nafas :
Peselam yang melakukan kegiatan menyelam
tanpa menggunakan alat.
Biasanya waktu menyelam tidak lama, hanya
beberapa menit.
Kedalaman menyelam kurang dari 10 meter
2. Menggunakan kompresor
(SSBA = Surface
Supply Breathing Apparatus)
Definisi penyelaman dengan kompresor :
Peselam yang menggunakan suplai udara dari
permukaan laut yang bersumber dari
kompresor.
Biasanya waktu menyelam lebih lama bisa
lebih dari 1 jam.
Kedalaman menyelam lebih dari 10 meter

KIE Kesehatan Penyelaman

B. Risiko Yang Sering Timbul Pada Penyelaman


Tahan Nafas
Risiko yang bisa terjadi akibat menyelam dengan
cara tahan nafas antara lain:
1.
2.

Sakit kepala
Pecahnya gendang telinga keluar darah dari
telinga

kalau
menyelam
lagi
bisa
mengakibatkan disorientasi
(pusing berputar,
kehilangan arah tenggelam)
3. Pendengaran berkurang
4. Mimisan di dalam air

KIE Kesehatan Penyelaman

Apa yang dilakukan bila terasa sakit pada telinga, gigi


geligi, dan daerah sekitar wajah, ataupun timbul
mimisan segera naik ke permukaan, meminta
pertolongan ke sarana pelayanan kesehatan
terdekat
Pencegahan
tersebut :

supaya

tidak

terjadi

penyakit

1. Jangan Menyelam bila kondisi badan tidak sehat


2. Tidak boleh minum obat sebelum menyelam
KIE Kesehatan Penyelaman

3. Pada saat turun menyelam (kepala di bawah)


tidak vertikal, namun membentuk sudut.
4. Ketika turun menyelam melakukan penyesuaian
tekanan udara di dalam rongga telinga tengah
dengan tekanan lingkungan di dalam air dengan
cara valsava/ equalisasi dengan cara :
a. Menelan ludah
b. Memencet hidung dan menutup mulut, sambil
meniup sampai terasa udara menekan telinga
(sampai merasakan sensasi klek). Equalisasi
dapat dilakukan berulang.

C. Risiko yang
Kompresor

timbul pada penyelaman dengan

Risiko yang bisa terjadi apabila menyelam dengan


kompresor :
KIE Kesehatan Penyelaman

1. Bisa menimbulkan penyakit Barotrauma


2. Menghirup udara yang tercemar (CO, CO 2, dan
zat lainnya) dapat menimbulkan sakit dada/sesak
nafas hingga menyebabkan tidak sadar.
3. Menyebabkan kekurangan oksigen, karena satu
kompresor digunakan bersama sama.
4. Akibat naik ke permukaan terlalu cepat (melebihi
gelembung
udara
yang
terkecil),
dapat
menimbulkan penyakit dekompresi :
Dekompresi ringan (tipe I) yang ditandai
dengan
gatal-gatal,
nyeri
sendi/otot,
pusing/sakit kepala, muntah
Penyakit Dekompresi Tipe I

Dekompresi berat (tipe II) yang ditandai


dengan kram dari perut turun hingga kaki
sampai mengalami kelumpuhan dan kematian

Penyakit Dekompresi Tipe II


KIE Kesehatan Penyelaman

Pencegahan
tersebut :

supaya

tidak

terjadi

penyakit

1. Naik kepermukaan laut secara perlahan-lahan


( 18 meter permenit)
2. Berhenti selama 3 menit setiap kenaikan 4,6
meter
3. Hindari penyelaman berulang
4. Istirahat satu hari setelah 3 4 hari
5. Hindari minum alkohol baik sebelum dan sesudah
melakukan penyelaman
D. Faktor Yang Mempercepat Terjadinya Penyakit
Dekompresi
Faktor yang mempercepat terjadinya penyakit
dekompresi (faktor predisposisi) :
1. Orang gemuk : karena gas Nitrogen lebih mudah
larut dalam lemak
2. Kelelahan; kurang tidur : Perlu kondisi yang fit
untuk melakukan penyelaman
KIE Kesehatan Penyelaman

3. Minum alkohol sebelum menyelam : karena


alkohol mengakibatkan penekanan syaraf pusat
sehingga akan mengalami ilusi dan halusinasi
4. Menyelam berulang : karena nitrogen dalam
darah
belum
semua
dinetralisir, apabila
melakukan penyelaman ulang maka nitrogren di
dalam darah akan bertambah.
5. Kekurangan cairan tubuh : Karena air laut akan
lebih menyerap cairan tubuh, sehingga dapat
menyebabkan dehidrasi berat
6. Luka pasca operasi : Luka bekas operasi belum
menutup dengan sempurna, sehingga dapat
menyebabkan masuknya udara melalui ruang
yang terbuka
7. Usia (kurang dari 16 tahun dan lebih dari 40
tahun) karena emosional kurang stabil

KIE Kesehatan Penyelaman

E. Faktor Yang Mempercepat Terjadinya Penyakit


Barotrauma
Faktor faktor yang dapat mempercepat terjadinya
penyakit barotrauma :
1. Sinusitis : pembengkakan jaringan yang
menyebabkan penyumbatan saluran ke hidung
2. Gigi berlubang yang ditambal dengan tidak
sempurna akan menyebabkan bertambahnya
tekanan ke dalam rongga gigi yang tidak tertutup
dengan sempurna
3. Flu dan gangguan pernafasan : dapat
menyebabkan terjadinya sumbatan pada saluran
tuba eustachius.
KIE Kesehatan Penyelaman

10

4. Mengidap penyakit paru : penyakit paru-paru


dapat menyebabkan elastisitasnya berkurang.
5. Polip : adanya pertumbuhan jaringan kecil yang
mengakibatkan
tertutupnya
saluran
sinus,
sehingga saluran udara tersumbat.
6. Kotoran telinga yang menyumbat : mengakibatkan
adanya udara yang terperangkap di dalam lubang
telinga.

F. Grafik Penyelaman
1. Diagram penyelaman tunggal
Definisi penyelaman tunggal
KIE Kesehatan Penyelaman

11

a.

Melakukan penyelaman satu kali dalam


masa 12 jam
b.
Melakukan penyelaman berulang dengan
interval waktu penyelaman yang pertama
dengan ke dua kurang dari 10 menit.

T
9

T
S

3
6

3
6

B
T
2. Diagram penyelaman berulang
Definisi penyelaman berulang

Penyelaman yang dilakukan lebih dari 1


kali dalam masa kerja 12 jam dengan interval
waktu penyelaman ke satu ke penyelaman
ST1 RNT
ST
berikutnya lebih
dari 10 menit. 2
I

S
i

ii

KIE Kesehatan Penyelaman


BT
RNT
i

I
I

II

iii

BT

II

III

12

G. Prosedur Yang Baik Saat Turun Menyelam


Dengan Menggunakan Kompresor
Prosedur yang harus dilakukan pada saat turun
menyelam dengan menggunakan kompresor :
1.
2.

Melakukan valsava manuver/ equalisasi


Turun perlahan (60-70 feet/min atau 18-20
meter/menit)
3.
Kedalaman menyelam tidak melebihi 40
meter
4.
Lama menyelam :

Kedalaman 20 meter paling lama waktunya


50 menit

Kedalaman 30 meter paling lama waktunya


25 menit

Kedalaman 40 meter paling lama waktunya


10 menit.
5.
Turun menyelam membentuk sudut (30
45 derajat)
KIE Kesehatan Penyelaman

13

H. Prosedur Yang Baik Saat Naik Ke Permukaan


Dengan Menggunakan Kompresor
Prosedur yang baik saat naik ke permukaan dengan
menggunakan kompresor :
Naik perlahan tidak melebihi gelembung udara
terkecil (60 feet/min atau 18 meter/menit)
Pada penyelaman kedua dan selanjutnya
(penyelaman berulang), di kedalaman 20 feet/ 9
meter dan 10 feet/ 6 meter menjelang permukaan,
melakukan decompresion stop (berhenti untuk
menyesuaikan tekanan) selama 2 3 menit.

KIE Kesehatan Penyelaman

14

I. Cara Penggunaan Kompresor Untuk Mencegah


Terjadinya Penyakit Penyelaman
Cara penggunaan kompresor
terjadinya penyakit penyelaman

untuk

mencegah

1. Disarankan menggunakan filter di ujung selang


gas masuk (inlet) dan gas buang (outlet)
2. Selang gas masuk (inlet) dan gas buang (outlet)
jaraknya jauh
3. Selang outlet ditinggikan dulu posisinya kemudian
baru digunakan menyelam, supaya endapan oli
tidak masuk ke dalam selang
4. Disarankan kompresor memakai pelumas nabati
(minyak jarak), maupun pelumas nabati sintetis

KIE Kesehatan Penyelaman

15

J. Perlengkapan Yang Sebaiknya Digunakan Pada


Saat Menyelam
Perlengkapan yang sebaiknya digunakan pada saat
menyelam :
Memakai pakaian gelap untuk
serangan hewan laut berbahaya

menghindari

Memakai sepatu peselam untuk menghindari


terlukanya telapak kaki jika menginjak karang
Memakai sarung tangan
terlukanya telapak tangan.

untuk

menghindari

Memakai kacamata selam

KIE Kesehatan Penyelaman

16

K. Bahaya Serangan Binatang Laut


Ada beberapa jenis binatang laut berbahaya yang
dapat menimbulkan kesakitan bahkan kematian bagi
peselam. Ada dua golongan binatang laut berbahaya
menurut jenisnya yaitu :
1. Hewan laut menggigit
Binatang laut yang sangat
gigitannya
Ikan Hiu
KIE Kesehatan Penyelaman

berbahaya karena

Ikan Baracuda
17

Belut Laut

Groper

2. Hewan laut berbisa/menyengat


Binatang laut berbahaya karena sengatannya

Ikan pari (Sting Ray)


KIE Kesehatan Penyelaman

Ular laut (Sea Snake)


18

Ikan kalajengking
(Scorpion Fish)

Ubur-ubur
(Jelly fish)

KIE Kesehatan Penyelaman

Bulu babi
(Sea Urchin)

Kerang lonjong
(Cone Shell)

19

L. Pencegahan :
1. Menghindar dari tempat yang terdapat binatang
laut berbahaya tersebut
2. Menggunakan alat pelindung diri (sarung tangan,
sepatu, baju yang tertutup)
M. Pertolongan pertama :
1. Apabila tersengat ubur ubur diberikan cuka
2. Tertusuk bulu babi diberikan amoniak
3. Tersengat ular laut diberikan anti bisa ular (ABU)
N. Pertolongan Pada Kondisi Bahaya Lainnya

KIE Kesehatan Penyelaman

20

1. Tenggelam : Resusitasi Jantung Paru


2. Penyakit dekompresi :
Banyak minum (rehidrasi)
Diberikan analgetik
Diberikan oksigen murni
Rekompresi basah
Untuk hasil maksimal, golden period (periode
waktu
terbaik)
penanganan
dengan
menggunakan chamber < 6 jam
Segera ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat
(Puskesmas, Rumah Sakit, Fasilitas kesehatan)

KIE Kesehatan Penyelaman

21

BAB III
PENUTUP

Laut bukan lagi sekedar jalur transportasi namun sudah


menjadi sumber kesejahteraan masyarakat karena
mengandung sumber daya alam yang potensial bagi
kehidupan bangsa. Pekerjaan di bawah air bukan
merupakan habitat manusia seperti di darat, akan tetapi
KIE Kesehatan Penyelaman

22

menjadi lingkungan matra yang dapat membahayakan


kesehatan bagi yang terpapar.
Media Komunikasi, Informasi, Edukasi ini perlu
disebarluaskan informasinya kepada nelayan peselam
tradisional oleh para tenaga kesehatan baik di
puskesmas maupun kader, sehingga dapat menurunkan
risiko yang ditimbulkan akibat penyelaman.
Demikian media komunikasi, informasi dan edukasi
tentang kesehatan penyelaman. Semoga bermanfaat
bagi kita semua.
Salam Matra

TIM PENYUSUN
Kontributor :
Lintas Program dan Lintas Sektor
dr. Susan H.M, SpKL (Hiperbaric Centre RSAL
Mintoharjo)
dr. Faried Wadjdi (PERDOKLA)
Amir Husein (PB POSSI)
KIE Kesehatan Penyelaman

23

drg. Sarah I.P (Dit. Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga)


drg. Ramadanura (Pusat Promosi Kesehatan)
drg. Ernawati Octavia (Dit. BUK Dasar)
Direktorat Surveilans, Imunisasi, Karantina dan Kes
Matra
dr. H.C. Susanto, MSA, SpKP
Rita Djupuri, BSc, DCN, M. Epid
Imam Syahbandi, SKM, M.Kes
Endah I. P, SKM, M.Kes
Waris Supaidah, SKM, M.Kes
dr. Listiana Azizah
dr. Irma Gusmi Ratih
dr. Mirza Irwanda
Suharto, SKM
Ari Wijayanti, SKM
Editor
Endah I. P, SKM, M.Kes
dr. Irma Gusmi Ratih

KIE Kesehatan Penyelaman

24

Anda mungkin juga menyukai