Anda di halaman 1dari 4

GAYA EKLEKTIK

DEFINISI
Merupakan
Konsep
Desain
Interior yang dimulai pada abad
ke-20 sebagai simbol kekayaan
dan
kemakmuran.
Secara
Estetika,
Konsep
Dekorasi
Eklektik Untuk Trend Interior
Design 2014 fokus terhadap gaya
masa lampau. Konsep Desain
Interior ini banyak digemari
karena
memiliki
kekayaan
budaya, seni dan tradisi yang
bisa dipadukan.

PERKEMBANGAN
Berdasarkan perkembangannya
saat ini konsep desain interior
ekletik dapat dimaknai sebagai
penggabungan dari gaya modern
dengan ciri khas tradisional.
Kombinasi Untuk Trend Interior
Design 2014 yang digunakan
tidak hanya dari satu konsep
daerah saja. Banyak yang bisa
kombinasikan dengan beragam
Konsep Desain Interior yang lain
baik itu Konsep Desain Modern,
Klasik,
Meriterenia
maupun
Minimalis.

Konsep Desain Interior Eklektik


yang
merupakan
Trend
Dekorasi Tahun 2014 bahkan
dapat dikombinasikan dengan
bermacam
konsep,
seperti
Etnik, Desain Interior Modern,
Art Deco, dan Konsep Desain
Interior Lainnya.

Penerapan
Untuk Konsep Desain Interior Eklektik, Anda bisa
memakai kembali barang-barang bekas atau tua,
seperti Meja, Kursi, Almari, Bingkai Cermin Antik
warisan dari nenek dan kakek Anda. Dengan Eclectic
Interior Design Concepts, penggunaan Furniture
dengan Material dan Desain natural juga mampu
dikombinasikan dengan material modern seperti
Material besi atau Metal sehingga mampu
menggantikan Trend Interior Design 2014.
Meskipun memadukan beragam bahan material dan
konsep gaya Desain Interior, penerapan Konsep
Desain Interior Eclectic harus memperhatikan Tata
Letak yang Tepat, Luas ruangan dan Besar Ruangan.
Hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan Dimensi
Ruangan Rumah yang Harmonis.
Continued on page 2

Issue #: [Date]

Dolor Sit Amet

Motif, Pola, dan Warna


Untuk dekorasi interior ruangan bergaya
eklektik sebaiknya anda memastikan berbagai
perabot atau barang-barang yang akan anda
gunakan sebagai pengisi ruangan memiliki
satu skema warna yang hampir sama, bila
warnanya berbeda maka warnanya saling
melengkapi (complementary). Warna-warna
yang menciptakan kesan antik namun modern
adalah coklat, merah marun, warna perunggu,
warna tembaga, dan warna dari alam (kayu,
batu, tanah).

TATA LETAK
Untuk tata letak perabot/furniture eklektik
sebenarnya tidak berbeda dengan bendabenda lainnya. Seperti halnya saat kita
menata art-work didalam rumah kita.
Jumlahnya harus diperhatikan agar tidak
terlalu banyak dan malah menghilangkan nilai
estetikanya. Ukurannya juga dipertimbangkan,
sebisa mungkin perabot/furniture tersebut
menjadi pemanis dan menjadi titik pusat
(vocal point) didalam ruangan.
Sesuaikan bentuk, fungsi perabot/furniture
dengan tema ruangan anda. Penataan
perabot/furniture akan lebih menarik bila anda
menghayati unsur keseimbangan, harmoni,
warna, dan kesatuan dalam ruang. Dari
susunan kelompok kursi misalnya, anda bisa
menciptakan suasana tertentu pada ruang
dengan memilih penataan berkesan resmi,
akrab, santai, atau romantis. Saat ini banyak
dijumpai
aneka
bentuk
desain
perabot/furniture yang inovatif dan nyaman
bila digunakan. Banyaknya pilihan material
diwilayah kita juga memacu kreativitas
desainer dalam membuat perabot/furniture
yang
menarik
desainnya.
Namun
sesungguhnya, hal yang membuat anda betah
di rumah bukanlah perabot/furniture pengisi
ruangan anda, tetapi suasana yang tercipta
lewat tatanannya.

Dengan memilih warna perabot atau barangbarang


yang
senada,
beberapa
perabot/barang-barang
dengan
tema
desain/dekorasi yang beragam tersebut bisa
digabungkan dengan harmonis. Misalnya,
perabotan
bergaya
klasik
oriental
dikombinasikan dengan mebel bergaya
kontemporer. Kedua gaya tersebut samasama mempunyai garis desain yang simple
dan bersih. Ada pula perabot klasik dengan
garis-garis sederhana yang cocok bila
dipadukan dengan perabot modern. Untuk
dekorasi bergaya eklektik minimalis bisa
dijumpai pada ruangan yang menggunakan
perabot secukupnya, misalnya tatanan mebel
yang menampilkan lebih dari satu gaya tetapi
tetap dalam satu warna monokromatis.
Yang paling umum kita temukan adalah
pernak-pernik interior seperti art work, lampu
keramik dan perabot dalam beberapa masa,
dipadu menjadi satu kesatuan yang harmonis.
Misalnya sepeda ontel, mesin jahit antik atau
credensa dan lemari kuno yang tetap terlihat
cantik mengisi interior ruangan dengan konsep
modern tropis atau minimalis. Ingat, konsep
eklektik tidak terpaku pada satu konsep desain
tertentu.

Issue #: [Date]

Dolor Sit Amet

Romantik-Feminim
Jika Anda menginginkan
nuansa yang romantis
sekaligus feminim, gunakan
motif bunga, sulur, atau
tanaman. Untuk kain pelapis
yang digunakan, pilihlah kain
berenda atau kain halus
seperti sutra dan bulu angsa.

ELEMEN GAYA
EKLEKTIK
Gaya eklektik lebih mencerminkan gaya di masa lampau
daripada masa depan. Maka tidak heran kalau di dalam
gaya ini Anda akan menemukan unsur gothic, rococo, dan
victorian.

Sebagai warna dominasi,


gunakan warna pink pastel
kebiruan yang dikombinasikan
dengan warna ungu lavender,
merah stroberi atau turkoise.

Penuh Seni

Gaya eklektik juga sering dijadikan simbol romantisme


dalam dunia arsitektur karena mengandung detail mengenai
cerita sejarah. Gaya yang sering disebut-sebut sebagai
maksimalis ini memiliki 3 elemen pernak-pernik utama, yaitu
eksotik-hippy, romantik-feminim dan penuh seni.

Anda yang mencintai seni dan


ingin menerapkan gaya
eklektik bisa
menggabungkannya dengan
menggunakan furnitur antik
dengan desain yang beraliran
dekonstruksi atau asimetris.
Hiasi dinding dengan
menggantungkan lukisan yang
Guna menghadirkan nuansa yang eksotik sekaligus hippy, gunakan dipan dan lengkapi dengan banta
berseni tinggi.

Eksotik-Hippy

Warna dominan yang bisa Anda pilih adalah warna bumi ala atau motif China yang identik dengan wa
Berikan sedikit tekstur pada
bagian permukaan dinding.
Untuk kain pelapis yang
digunakan, pilihlah karya
patchwork atau seni
menggabungkan beberapa
motif kain atau kain perca
menjadi satu kain yang utuh.

Gaya Eklektik di
Indonesia
"Gaya ini banyak digemari karena Indonesia
memiliki kekayaan budaya, seni dan tradisi, bisa
dipadukan," menurut desainer interior Patricia
Herdita dari RuangkaRya.
Menurut Patrice, paduan yang dituangkan tak
hanya dari satu konsep daerah saja.

Integer tempus. Pellentesque in velit. Ut mauris.


Vivamus vel tellus. Nunc fermentum tortor. Praesent
purus. Donec scelerisque condimentum ante

"Banyak yang memadukannya dengan Bali.


Banyak yang bisa dipadukan, misalnya dari
Sumatera, Kalimantan, dan daerah-daerah lain
berciri khas unik dengan detail menarik,"
ujarnya.