Anda di halaman 1dari 5

BAB II

TINJAUAN TEORI

2.1 Liquefied Petroleum Gases


LPG (Liquefied Petroleum Gases) merupakan produk yang dihasilkan
dari bahan baku gas yang berasal dari sumur gas (Non Associated Gas), atau
sumur minyak yang terikut gas didalamnya dan keluar bersamaan (Associated
Gas) Diproses dengan jalan pemurnian, pencairan dan pemisahan berdasarkan
komponen dari gas itu sendiri.
Bahan baku untuk pembuatan LPG (Liquefied Petroleum Gases) adalah
gas alam ataupun gas hasil refinery. Komponen gas alam tersebut adalah fraksi
ringan dari senyawa hidrokarbon utamanya adalah :Methane, Ethane, Propane,
Iso-Butane, Normal-Butane, Iso-Pentane, Normal-Pentane, Hexane dan
Heptane.
Selain komponen utama tersebut terdapat juga impurities lain yang tidak
dikehendaki seperti air, sulfur, CO2, H2S, Nitrogen, Mercury dan komponen
lainnya.
Dalam proses pembuatan LPG (Liquefied Petroleum Gases) gas ringan
C1 dan C2 dipisahkan melalui puncak kolom De-Ethanizer pada temperature dan
tekanan tertentu.
Kemudian pada kolom berikutnya, yaitu kolom De-Butanizer C3 dan C4
dipisahkan melalui top kolom pada temperatur dan tekanan tertentu pula,

selanjutnya C3 dan C4 diuapkan kemudian dikondensasikan menjadi LPG cair


dan ditampung sebagai produk LPG campuran.
;

LPG Propane yaitu LPG dengan komposisi 97,5% Propane dan

(Max) 2,5% Etane dan Butane.


LPG Butane yaitu LPG dengan komposisi 97,5% Butane dan (Max)

2,5% Propane dan Pentane.


LPG Mixed yaitu LPG dengan komposisi Propane dan Butane antara
60%:40%.

2.2

Proses Pembuatan LPG (Liquified Petroleum Gases)


Proses pengolahan gas mulai feed gas menjadi LPG dan condensate di
PT. Bina Bangun Wibawa Mukti menjadi dua tahap bagian proses, yaitu proses
di SKG ( Stasiun Kompresi Gas ) dan LPG Plant.
Rangakaian pada masing-masing proses SKG Plant dan LPG Plant
adalah sebagai berikut ini :
2.2.1;

SKG ( Stasiun Kompresi Gas )


SKG berperan dalam pemisahan kondensat dan berperan untuk
mengkompresi gas. Dalam proses SKG Plant terdapat banyak proses
dengan didukung peralatan seperti Booster Compressor, Compressor
Discharge Scrubber, Three Phase Separator, Sales Gas Scrubber,
Condensate Preheater, Condensate Separator, Condensate Heater, KO
Drum, 2nd grade Condensate Scrubber, 2nd grade Condensate Tank,
dan 1st grade Condensate Tank.

2.2.2 LPG PLANT

Proses pada LPG Plant sangat difokuskan untuk mengolah feed


dari SKG untuk dapat dijadikan Mixed LPG yang menjadi produk
utama PT. Bina Bangun Wibawa Mukti. Rangkaian prosesnya meliputi
Dehydration System, Separation System, LEF Column Process dan LPG
Column Process. Adapun kegiatannya sebagai berikut :
1; Filter Separator
Filter separator adalah penyaring, untuk membersihkan
vapor dari impurities.
2; Dehydration System
Proses dehydration adalah proses penghilangan water yang
terkandung didalam gas.
Pada proses dehydration System, feed yang masuk dari
Dryer. Gas yang mengandung air (H2o) akan bebas setelah melewati
dryer. Dryer adalah proses Adsorbsi dengan menggunakan media
yaitu Molecular Sieve. Feed yang mengandung air (H 2O) akan
diserap oleh moulcular sieve. Sehingga gas yang keluar sudah
bersih dan bebas dari air (H2O). Proses ini sangat dibutuhkan karena
sebelum gas diturunkan temperaturnya, diharapkan gas sudah bebas
dari air (H2O) untuk menghindari adanya pembekuan/kristalisasi
pada pipe yang disebabkan ikutnya air (H2O) pada saat masuk
refrigeration package.
3; Separation procces

Pada Separation Procces di inginkan akan terpisahnya


kembali fraksi gas dan liquid. Dimana dari proses ini fraksi gas
akan menjadi produk lean gas. Sedangkan komposisi mixed LPG
akan dijadikan sebagai fraksi liquid.
4; Light End Fractionation (LEF) Column Process
Light end fractionation adalah proses pemisahan komponen
fraksi ethane.
Feed yang masuk berupa fraksi liquid yang langsung
menuju kolom De-Ethanizer. Prinsip kerja kolom destilasi adalah
memisahkan fraksi yang akan menjadi top product dan bottom
product.
Pada kolom De-ethanizer fraksi gas yang menjadi top
product ialah rangkaian C1 dan C2 yaitu akan dijual sebagai lean gas.
Sedangkan buttom product pada kolom de-ethanizer yaitu fraksi
liquid yang akan dijadikan bahan untuk Mixed LPG.

5; Liquefied Petroleum Gas (LPG) Column Process


Top product pada De-Buthanizer Column menjadi produk
utama yaitu Mixed LPG. Sedangkan buttom product akan menjadi
Condensate Ex LPG.
6; Oil Heater System
7; LPG Storage

LPG yang keluar akan masuk dan ditampung terlebih dahulu


pada LPG Tank dengan kapasitas 2000 m3 dan LPG Tank dengan
kapasitas 97 m3. LPG akan dipompakan menuju stasiun pengisian.
8; Condensate Storage
Produk Condensate yang ada LPG Plant adalah Condensate
dengan kualitas pemurnian yang jauh lebih baik.Ini adalah
Condensate Ex LPG. Yang diolah dengan proses pemurnian dari
LPG.
9; Loading system
Loading system adalah stasiun pengisian produk dari Plant
Tambun PT. Bina Bangun Wibawa Mukti yang akan langsung
diambil oleh konsumen.
Stasiun pengisian ini dikhususkan untuk penjualan produk
condensate dan LPG. Karena produk Lean gas di alirkan
menggunakan pipa menuju tegal gede.

Beri Nilai