Anda di halaman 1dari 5

Eksplorasi Konsep Ilmu Sosial

No. Konsep Sejarah

Keterangan

Bukti

1.

Waktu : Kapan
kejadian itu terjadi

Terjadi pada masa


lampau

Asal Mula Huruf Jawa


benar benar terjadi dan
sudah lama terjadinya

2.

Alur : Bagaimana
Maju
atau cara cerita
tersebut dikemas
dengan adanya
urutan atau periode
waktu

3.

Cerita Asal Usul Huruf


Jawa tersusun dengan
periode waktu yang maju
dan tidak kembali kemasa
lampau

Kronologi : Urutan
waktu yang disusun
menjadi suatu
kejadian

Kronologi Kejadian :
Pada suatu hari datanglah seorang pertapa yang masih muda bernama Aji
Saka. Aji Saka disertai kedua abdinya ke Tanah Jawa. Suatu hari dia dan
abdinya datang ke negara Medang tetapi mereka singgah dulu di pegunugan
Kendang. Aji Saka mau pergi ke Medang dan dia menitipkan kerisnya kepada
abdinya Sembada, tak boleh ia berikan kepada siapapun kecuali Aji Saka
sendiri. Aji Saka datang ke negera Medang dan ke datang rumah mbk rondo,
disana ia keheranan karena sepinya warga. Ternyata para warga mengungsi
karena rajanya suka daging manusia. Aji saka meutuskan bertemu sang raja
lewat patih negeri itu. Dia meminta patih agar dia bisa pergi ke istana dan
patih menyetujuinya. Sesamapai di istana Aji Saka menyamar menjadi gadis
kecil yang imut, sang raja pun tergiur dan mau melahap Aji Saka tetapi
sebelum melahap Aji Saka, Aji Saka memegang bibir sang raja dan
merobeknya hingga sang raja mati. Aji Saka punjadi raja, saking sibuknya dia
meminta Dora mengambil kerisnya di pegenungan Kendeng, akhirnya Dora
berangkat ke pegunungan Kendeng dan mau mengambil keris Aji Saka yang
dipegang Sembada. Sesampainya disana Sembada malah mebolak untuk

menyerahkan keris itu ke Dora, Sembada mengingat apa ang dikatakan Aji
Saka, Dora pun tak mau pulang mempertahankan titah rajanya, akhirnya
mereka bertarung hingga tewas. Aji Saka yang cemas pun datang langsung
ke pegunungan Kedeng dan melihat dua abdinya tergeletak di tanah sebagai
mayat.

No.

Konsep Geograf

Keterangan

Bukti

1.

Konsep Tempat :
Lokasi atau
keberadaan suatu
tempat

Paragraf 1 Kalimat 2

Aji Saka disertai 2


abdinya pergi melawat ke
Tanah Jawa

Paragraf 1 Kalimat 3

Ia bersama 2 abdinya
menjelajah masuk kota dan
desa

Paragraf 2 Kalimat 1

Suatu ketika ia bersama


ke 2 abdinya ke negara
Medang, tetapi dalam
perjalanan mereka singgah
terlebih dahulu ke
pegunungan Kedeng

Paragraf 3 Kalimat 2

Samapailah Aji Saka ke


negari Medang

Paragraf 4 Kalimat 1

Aji Saka tiba di desa


terpencil, ......

Paragraf 11 Kalimat 1

mbk Rondo Sengkeran


mengantar Aji Saka
mengahadap Patih

Paragraf 14 Kalimat 2

Lalu diajaklah Aji Saka ke


Istana

Paragraf 16 Kalimat 3

Ikat kepala semakin


melebar, meluas hungga
meliputi desa dan kota,
hutan, gunung, lembah
ngarai

No.
1.

2.

3.

Konsep Bahasa
Dan Sastra

Keeterangan

Bukti

Bahasa Tuan denagn


Abdinya

Ketika Aji Saka


berbicara kepada
Sembada

Sembada ! besok saya


akan ke Medang, dan keris
ajikunini akan kutinggal
disini. Kupercayakan keris
ajiku padamu. Siapapun
datang yang meminta,
jangan kau beri. Bila alu
memerlukan akan saya
ambil sendiri. Ingat itu

Bahasa dengan Orang


Ketika Aji Saka
Aji Saka bertanya Apakah
Asing
berbicara dengan Mbk disini negara Medang ?
Rondo
mbk Rondo menjawab
Betul! Tuan darimana ?
Dan apa maksud Tuan
datang ke tempat ini ?
.........................................
..
Bahasa warga biasa
dengan Patih / Raja
(Penguasa)

Ketika Aji Saka


Hamba tidak gentar
menjawab sang Patih berhadapan dengan sang
baginda! Hamba tetap pada
pendirian semula, yaitu
akan mengabdi pada sang
prabu. Apabila hamba tidak
mati apakah hamba dapat
minta hadiah sebidang
tanah deluas sorban (ikat
kepala) ini ?

No.

Konsep Ekonomi

Keterangan

Bukti

1.

Perekonomian

Paragraf 18

Penduduk yang mengungsi


ke daerah lainmkembali
kerumah rumah masing
masing. Mereka mulai
mengolah sawah dan
ladang. Sungguh menjadi
tempat yang ramai. Di
bawah pemerintahan Aji
Saka, negara Medang
mengalami masa kejayaan.
Rakyat hidup dengan
tentram.

No.

Konsep Sosial
Politik

Keterangan

Bukti

1.

Pemerintah yang
Kacau

Ketidak percayaan /
ketakutan warganya
hingga mereka pergi
dari negara Medang

Raja Medang yang dahulu


suka memakan daging
manusia, sehingga raja
sering meminta Patih
mencarikan manusia
manusia yang segar yang
ingin raja makan

2.

Pemerintah yang Baik

Kepercayaan warga
Negara Medang menjadi
pada Aji Saka selaku negara yang ramai dibawah
raja yang baru yang pemerintahan Aji Saka juga
memipin dengan adil
merupakan Kejayaan
Medang, rakyat / warga

hidup dengan tentram