Anda di halaman 1dari 20

PELABUHAN

(Jurusan Teknik Sipil)


PENDAHULUAN

Kuliah Oleh : Rinaldi, ST.,MT

Definisi dan Pengertian Umum pelabuhan


Harbour : sebagian perairan yang terlindung badai,
aman dan baik/ cocok bagi akomodasi kapal-kapal
untuk berlindung, mengisi bahan bakar, persediaan,
perbaikan dan bongkar muat barang

Port adalah harbour yang terlindung dimana tersedia fasilitas


terminal laut, yang terdiri dari tambatan/ dermaga untuk
bongkar muat barang dan kapal, gudang, transit dan
penumpukan lainnya untuk menyimpan barang dalam jangka
pendek ataupun jangka panjang

Kuliah Oleh : Rinaldi,

Sejarah Perkembangan Pelabuhan

awalnya dibangun di sungai-sungai dan perairan pedalaman,


berkembang secara bertahap pelabuhan dibangun ditepi laut
terbuka seiring dengan perkembangan peradaban manusia.
Peran dan fungsi pelabuhan pada masa tersebut hanya sebagai
tempat aktivitas perdagangan,
fasilitas dan pengelolaannya belum merupakan kelembagaan
yang dikelola secara terstruktur dan terencana
Perkembangan pelabuhan dewasa ini ditandai dengan
perkembangan teknologi kemasan barang dan peralatannya

Kuliah Oleh : Rinaldi,

Peran dan Fungsi Pelabuhan

Peran pelabuhan yang penting dalam sistim


transportasi nasional adalah :

Pintu gerbang kornersial suatu daerah atau negara.


Titik peralihan darat dan laut.
Tempat peralihan moda transportasi laut ke moda
transportasi darat.
Tempat penampungan dan distribusi barang.

Kuliah Oleh : Rinaldi,

Peran dan Fungsi Pelabuhan

Fungsi dasar pelabuhan secara umum dapat


disimpuikan sebagai berikut:

Interface, yaitu pelabuhan menyediakan fasilitas dan


peiayanan untuk memindahkan barang dari kapal ke darat
atau sebaliknya.
Link, yaitu pelabuhan berfungsi sebagai mata rantai
penghubung dalam sistem transportasi
Gateways, yaitu pelabuhan berfungsi sebagai pintu
gerbang perdagangan bagi suatu daerah atau negara.

Kuliah Oleh : Rinaldi,

Peran dan Fungsi Pelabuhan

Dalam perkembangannya, fungsi pelabuhan


mengalami penambahan fungsi yang merupakan
tambahan terhadap fungsi dasarnya, seperti:

Zona industri .
Tempat penimbunan dan distribusi barang dalam sistim
logistik.
Tempat penumpukan barang.

Kuliah Oleh : Rinaldi,

Peran dan Fungsi Pelabuhan

Tujuan dan sasaran utama pelabuhan adalah :

Selaras dan menunjang kebijakan pemerintah terkait.


Menyediakan/ menyelenggarakan tingkat pelayanan yang
optimal untuk daerah terpencil.
Menghasilkan keseluruhan biaya transportasi terendah.
Menghasilkan kemanfaatan sosial-ekonorni yang
maksimum.
Tingkat operasi yang effisien
Laik secara finansial.

Kuliah Oleh : Rinaldi,

Pelabuhan di Indonesia

negara kepulauan dengan 3700 pulau


wilayah pantai sepanjang 80.000 Km, atau dua kali keliling
dunia melalui katulistiwa.
Kegiatan pelayaran sangat diperlukan untung menjalin
hubungan antar pulau, penjagaan wilayah laut, penelitian
kelautan, dan sebagainya

Kuliah Oleh : Rinaldi,

Pelabuhan di Indonesia
Gate Way Port : Tanjung Priok, Tanjung Perak, Belawan,
Ujung Pandang.
Regional Collector Port : Teluk Bayur, Palembang,
Balikpapan, Dumai, Pontianak, Cirebon, Panjang,
Ambon, Kendari, LhokSeumawe, Sorong, Semarang
Trunk Port
Kategori I: Banjarmasin, Samarinda, Cilacap,
Ternate Sibolga, Jayapura, Bengkulu, Batam.
Kategori II : Benoa, Pekanbaru, Jambi, Biak, Parepare, Merauke.
Feeder Port : Pelabuhan Rakyat

Kuliah Oleh : Rinaldi,

Jenis dan Tipe Pelabuhan

Berdasarkan lokasinya, yaitu:


Pelabuhan pesisir
Pelabuhan sungai muara
Pelabuhan danau
Pelabuhan kanal

Kuliah Oleh : Rinaldi,

Jenis dan Tipe Pelabuhan

Berdasarkan Penyelenggaraannya,
Pelabuhan Umum, Penyelenggaraannya dilakukan oleh pemerintah
1.
2.
3.
4.

dan pelaksanaannya dapat dilimpahkan kepada Badan Usaha Milik


Negara (BUMN).
PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I yang berkedudukan di Medan,
PT. Pelabuhan Indonesia II yang berkedudukan di Jakarta,
PT. Pelabuhan Indonesia III yang berkedudukan di Surabaya, dan
PT. Pelabuhan Indonesia IV yang berkedudukan di Ujung Pandang.

Pelabuhan Khusus, Diselenggarakan untuk kepentingan sendiri


guna menunjang kegiatan tertentu. Pelabuhan ini dibangun oleh suatu
perusahaan baik pemerintah maupun swasta, yang berfunsi untuk
pengiriman hasil produksi ke daerah lain.

Kuliah Oleh : Rinaldi,

Jenis dan Tipe Pelabuhan

Berdasarkan kondisi pasang surut perairannya, yaitu :

Tidal Port (pelabuhan yang dipengaruhi pasang-surut air


laut)

Nontidal Port /Open Port (pelabuhan yang tidak


dipengaruhi oleh pasang surut air laut).

Kuliah Oleh : Rinaldi,

Jenis dan Tipe Pelabuhan

Berdasarkan jangkauan aktifitasnya :


World Traffic Port
National Traffic Port
Regional Traflic Port Local.

Kuliah Oleh : Rinaldi,

Tanjung
Medang

Batu
Panjang

Regional Traflic Port Local

Rute Pelayaran
Dalam
Kabupaten Bengkalis
Bengkalis

Sungai
Pakning
Bantar
Teluk
Belitung

Alai

Kuliah Oleh : Rinaldi,

Tanjung
Samak

Selatpanjang

Karakteristik Kapal

Displacement Tonnage, DPL (ukuran isi tolak) adalah volume air


yang dipindahkan kapal dan sama dengan berat kapal.
Displacement Tonnage Loaded : Berat Kapal Maksimum
Displacement Tonnage Light : Berat Kapal tanpa muatan

Deadweight Tonnage, DWT (bobot mati) yaitu berat total muatan dimana
kapal dapat mengangkut dalam keadaan pelayaran optimal (draft
maksimum)

DWT selisih antara Displacement Tonnage Loaded dan Displacement Tonnage Light

Gross Register Tons, GRT (ukuran isi Kotor) adalah volume


keseluruhan ruangan kapal (1 GRT=2.83m3=100 ft3)

Netto Register Tons, GRT (ukuran isi Bersih) adalah ruangan


yang disediakan untuk muatan dan penumpang.
Kuliah Oleh : Rinaldi,

Karakteristik Kapal

Sarat (draft) adalah bagian kapal yang terendam air pada


keadaan muatan maksimum

Kuliah Oleh : Rinaldi,

Karakteristik Kapal
Panjang total (length overall, Loa) adalah panjang
kapal dihitung dari ujung depan sampai ujung
belakang.
Panjang garis air (length between perpendiculars, Lpp)
adalah panjang antara kedua ujung design load water
line.
Lebar kapal (beam) adalah jarak maksimum antara dua
sisi kapal.

Kuliah Oleh : Rinaldi,

Karakteristik Kapal

Loa
Lpp

Kuliah Oleh : Rinaldi,

Sistem Manajemen Pelabuhan

Landlord Port : penyelenggara pelabuhan hanya


menyediakan prasarana pokok pelabuhan (Breakwater, alur
pelayaran, dermaga,lapangan penumpukan dan gudang),
sedangkan peralatan dan kegiatan operasional dilakukan
pihak lain ,
Tool Port : penyelenggara pelabuhan menyediakan prasarana
pokok pelabuhan, dan peralatan bongkar muat, namun
kegiatan operasionalnya dilakukan oleh pihak lain
Operating Port (Service Port) : penyelenggara pelabuhan
menyediakan prasarana pokok, peralatan bongkar muat serta
peralatan lainnya dan juga melakukan kegiatan operasionalnya

Kuliah Oleh : Rinaldi,

Sistem Manajemen Pelabuhan


Kepemilikan & Pengelolaan
Sistem

Landlord Port
Tool Port
Operating Port

Kuliah Oleh : Rinaldi,

Infra
struktur

Ya
Ya
Ya

Super
struktur

Tidak
Ya
Ya

Stevedoring/
Labour

Tidak
Tidak
Ya