Anda di halaman 1dari 6

1.

Dampak positif letak geografis Indonesia terhadap kehidupan penduduk adalah


a. Meningkatnya kegiatan pariwisata
b. Rawan terhadap keamanan
c. Banyak budaya asing masuk yang kurang sesuai dengan budaya Indonesia
d. Banyaknya pencurian sumber daya alam
e. Munculnya culture lag
2. Indonesia yang disebut sebagai negara yang menempati posisi silang. Posisi tersebut
harus dimanfaatkan secara ...
a. Ekonomis dan politik
b. Ekonomis dan geografis
c. Praktis dan geomorfologis
d. Geografis dan geomorfologis
e. Ekonomis dan geomorfologis
3. Batas laut teritorial ditarik dari titik ujung terluar pulau di Indonesia ke arah laut lepas
dengan panjang...
a. 2 mil
b. 10 mil
c. 12 mil
d. 24 mil
e. 200 mil
4. Cara yang harus dilakukan bila dua negara menguasai satu laut yang lebar tidak sampai
24 mil, maka dilakukan....
a. Perundingan secara bilateral
b. Perundingan dibawah mahkamah internasional
c. Perundingan dengan PBB
d. Mediasi oleh Indonesia
e. Klaim atas nama satu negara
5. Jarak zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia yang telah disepakati adalah...
a. 100 mil
b. 150 mil
c. 200 mil
d. 220 mil
e. 250 mil
6. Potensi Indonesia berupa pegunungan api aktif yang tersebar di sebagian wilayah
Indonesia diakibatkan oleh pertemuan lempeng...
a. Eurasia-indoaustralia-antartika
b. Eurasia-filiphina-pasifik
c. Eurasia-indoaustralia-australia
d. Eurasia-eropa-asia
e. Eurasia-hindia-india
7. Batas darat sebelah utara Indonesia adalah berbatsan dengan negara...
a. Australia, Asia, Filipina
b. Australia, Timor Leste, Malaysia
c. Malaysia, Timor Leste, Papua Nugini
d. Papua Nugini, Filipina, Singapura
e. Singapura, Malaysia, Filipina
8. Potensi fisik yang dimiliki negara Indonesia adalah...
a. Letak, luas wilayah, iklim
b. Tanah, hidrologi, penduduk

c. Penduduk, letak, iklim


d. Iklim, jumlah penduduk, hidrologi
e. Budaya, jumlah penduduk, adat istiadat
9. Ketahanan pangan adalah suatu sistem yang terdiri dari subsistem...
a. Produksi, distribusi, konsumsi
b. Produksi, distribusi, ketersediaan
c. Ketersediaan, produsen, konsumen
d. Ketersediaan, produksi, pemasaran
e. Pemasaran, distribusi, penerimaan
10. Faktor yang terkait dengan ketahanan pangan adalah...
a. Konversi lahan pertanian dan perkebunan
b. Keterbatasan pemilik lahan
c. Pola makanan masyarakat yang berubah menjadi gandum dan sagu
d. Lahan di luar pulau Jawa yang termanfaatkan dengan baik
e. Alih fungsi lahan menjadi perumahan
11. Potensi sumber daya alam di Indonesia untuk bahan baku industri kecuali...
a. Sumber daya barang tambang
b. Perikanan
c. Pertenakan
d. Hidrologi
e. Atmosfer
12. Indonesia terdiri atas banyak pulau yang berbeda-beda kesuburan dan kandungan
mineralnya. Perbedaan tanah di pulau Jawa dan Kalimantan antara lain ...
a. Pulau Jawa di lalui pegunungan Sirkum mediterania, sedangkan pulau Kalimantan
di lalui pegunungan sirkum pasifik
b. Pulau Jawa di lalui pegunungan Sirkum pasifik, sedangkan pulau Kalimantan di
lalui pegunungan sirkum mediterania
c. Pulau Jawa banyak terdapat bahan tambang, sedangkan pulau Kalimantan sedikit
terdapat bahan tambang
d. Pulau Jawa tanahnya subur karena banyak gunung api aktif, sedangkan pulau
Kalimantan kurang subur karena tidak terdapat gunung api aktif
e. Pulau Jawa subur dan kaya bahan tambang, sedangkan pulau Kalimantan kurang
subur tetapi miskin bahan tambang
13. Potensi geografis Indonesia untuk energi terbaharukan adalah, kecuali ...
a. Geothermal
b. Biogas
c. Sosiokultural
d. Tanaman jarak
e. Zero karbon
14. Indonesia sebagai negara yang sangat penting dalam Agenda 21 Rio De Janeiro untuk
pelestarian hutan karena ...
a. Hutan di Indonesia umumnya hutan tropis yang lebat
b. Semua jenis hutan di dunia terdapat di Indonesia
c. Hutan di Indonesia sering terjadi kebakaran
d. Banyak hasil hutan di Indonesia yang dieksploitasi
e. Tumbuhan langka terdapat pada hutan di Indonesia
15. Kondisi geografis suatu daerah, ternyata erat hubungannyadengan Kegiatan transportasi
daerah yang bersangkutan, terbukti.
a. Di pulau Jawa transportasi yang menghubungkan antar daerah di dominasi oleh
prasarana angkutan sungai

b. Kondisi geografis Pulau Kalimantan memiliki banyak sungai-sungai besar, dan


panjang-panjang, sehingga angkutan jalan raya antar propinsi sangat efektif
c. Di wilayah timur Sumatera yang berawa-rawa dan memiliki banyak sungai-sungai
panjang dikembangkan alat angkutanair berupa speedboad dan jet foil.
d. Transportasi yang dikembangkan di Sulawesi sesuai dengankondisi fisiknya yang
dominan menggunakan pelayaran pantai dan feri
e. Di pulau Papua transportasi yang menghubungkan antar daerah di dominasi oleh
prasarana angkutan sungai

Soal Uraian :
1. Tuliskan batas darat dan laut Indonesia, beserta Negara yang berbatasan langsung
dengan Indonesia !
Jawaban :
Utara : Selat Malaka, Laut Cina Selatan, Malaysia, Laut Sulawesi dan Samudera
Pasifik
Timur : Samudera Pasifik dan Papua Nugini
Selatan : Timor Leste, Laut Arafuru (Papua-Australia) dan Samudera Hindia
Barat : Samudera Hindia
2. Apakah yang dimaksud dengan potensi geografis Indonesia?
Jawaban :
Potensi geografis indonesia adalah segala macam potensi atau peluang yang
dihasilkan dari kondisi geografis atau kenampakan lahan yang ada di Indonesia yang
mencakup ssumber daya alam yang dimilikinya
3. Sebutkan wilayah di Indonesia yang berkaitan dengan potensi perkebunannya disertai
dengan hasil dari perkebunannya?
Jawaban :
Kebun teh di Bandung,Jawa Barat
Kebun apel di Malang,Jawa Timur
Penghasil Sayurran di Bandungan,Jawa Tengah
Kebun Kelapa Sawit di Lampung
Kebun Strawberry di Bogor
4. Jelaskan macam-macam kegiatan pemanfaatan lahan di bidang pertanian!
Jawaban :
Bentuk-Bentuk Pertanian Di Indonesia :
Sawah
Sawah adalah suatu bentuk pertanian yang dilakukan di lahan basah dan
memerlukan banyak air baik sawah irigasi, sawah lebak, sawah tadah hujan
maupun sawah pasang surut.
Tegalan
Tegalan adalah suatu daerah dengan lahan kering yang bergantung pada
pengairan air hujan, ditanami tanaman musiman atau tahunan dan terpisah dari
lingkungan dalam sekitar rumah. Lahan tegalan tanahnya sulit untuk dibuat
pengairan irigasi karena permukaan yang tidak rata. Pada saat musim kemarau
lahan tegalan akan kering dan sulit untuk ditubuhi tanaman pertanian.
Pekarangan
Perkarangan adalah suatu lahan yang berada di lingkungan dalam rumah
(biasanya dipagari dan masuk ke wilayah rumah) yang dimanfaatkan /
digunakan untuk ditanami tanaman pertanian.
Ladang Berpindah
Ladang berpindah adalah suatu kegiatan pertanian yang dilakukan di banyak
lahan hasil pembukaan hutan atau semak di mana setelah beberapa kali panen /
ditanami, maka tanah sudah tidak subur sehingga perlu pindah ke lahan lain
yang subur atau lahan yang sudah lama tidak digarap.

5. Karena Indonesia memiliki banyak gunung maka, di Indonesia banyak sekali


dijumpai air terjun, diantaranya digunakan sebagai PLTA. Sebutkan daerah mana saja
yang dijumpai PLTA?
Jawaban :
PLTA Angkup - Propins Nangroe Aceh Darussalam
PLTA Cbadak - Propinsi Jawa Barat
PLTA Cirata - Propinsi Jawa Barat
PLTA Garung - Propinsi Jawa Tengah
PLTA Jatiluhur - Propinsi Jawa Barat
PLTA Karangkates - Propinsi Jawa Timur
PLTA Lodaya - Propinsi Jawa Timur
PLTA Maninjau - Propinsi Sumatera Utara
PLTA Paiton - Propinsi Jawa Timur
PLTA Moh. Nor - Propinsi Kalimantan Timur
PLTA Riam Kanan - Propinsi Kalimantan Selatan
PLTA Sadang - Propinsi Sulawesi Selatan
PLTA Saguling - Propinsi Jawa Barat
PLTA Selorejo - Propinsi Jawa Timur
PLTA Sempor - Propinsi Jawa Tengah
PLTA Sengguruh - Propinsi Jawa Timur
PLTA Sentani - Propinsi Papua
PLTA Sigura-gura - Propinsi Sumatera Utara
PLTA Soroako - Propinsi Sulawesi Tenggara
PLTA Tes - Propinsi Bengkulu
PLTA Tonsea - Propinsi Sulawesi Utara
PLTA Tuntang - Propinsi Jawa Tengah
PLTA Wlingi Raya - Propinsi Jawa Timur
PLTA Wonogiri - Propinsi Jawa Tengah.
6. Analisislah potensi geografis terkait dengan pengembangan energi alternatif di
Indonesia!
Jawaban
Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya pertambangan dan gunung
api yang banyak dikarenakan pertemuan lempengnya, panas magma dari gunung api
tersebut dapat dimanfaatkan menjadi sumber alternatif pembangkit listrik maupun
lain-lain, itu merupakan sumber daya yang terbarukan. Selain itu indonesia memiliki
berrmacam tanaman salah satunya jarak yang dapat dimanfaatkan bijinya untuk dapat
menghasilkan minyak.
7. Apa yang di maksud dengan ketahanan pangan?
Jawaban
Ketahanan pangan adalah ketersediaan pangan dan kemampuan seseorang untuk
mengaksesnya. Sebuah rumah tangga dikatakan memiliki ketahanan pangan jika
penghuninya tidak berada dalam kondisi kelaparan atau dihantui ancaman kelaparan.
8. Sebutkan dan jelaskan tiga komponen utama ketahanan pangan menurutWorld Health
Organization!
Jawaban
Ketersediaan pangan adalah kemampuan memiliki sejumlah pangan yang
cukup untuk kebutuhan dasar

Akses pangan adalah kemampuan memiliki sumber daya, secara ekonomi


maupun fisik, untuk mendapatkan bahan pangan bernutrisi.
Pemanfaatan pangan adalah kemampuan dalam memanfaatkan bahan pangan
dengan benar dan tepat secara proporsional
9. Apa saja tantangan untuk mencapai ketahanan pangan?
Jawaban
Degradasi lahan
Pertanian intensif mendorong terjadinya penurunan kesuburan tanah dan
penurunan hasil.Diperkirakan 40% dari lahan pertanian di dunia terdegradasi
ecara serius
Hama dan penyakit
Hama dan penyakit mampu mempengaruhi produksi budi daya tanaman dan
peternakan sehingga memiliki dampak bagi ketersediaan bahan pangan. Contoh
penyakit tanamanUg99, salah satu tipe penyakit karat batang pada gandum dapat
menyebabkan kehilangan hasil pertanian hingga 100%.
Krisis air global
Perebutan lahan
Perubahan iklim
10. Konsep apa yang digunakan indonesia dalam hal ketahanan pangan?
Jawaban
Konsep ketahanan pangan yang dianut Indonesia dapat dilihat dari IndangUndang
(UU) No.7 Tahun 1996 tentang pangan, Pasal 1 Ayat 17 yang menyebutkan bahwa
Ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan rumah tangga (RT) yang
tercermin dari tersediannya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman,
merata, dan terjangkau.
11. Bagaimana upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan di indonesia?
Jawaban
Mengoptimalakan pemanfaatan sumber daya lahan eksisting agar lebih
produktif dan lestari baik secara kuantitas dan kualitas, yaitu dengan
intensifikasi dan peningkatan intensitas tanam, pengembangan inovasi
tekhnologi, dan pengendalian konversi lahan.
Perluasan areal pertanian, seperti ekstensifikasi dengan memanfaatkan lahan
potensial.
Percepatan penyiapan dan pelaksanaan beberapa kebijakan dan regulasi
kelembagaan untuk melindungi lahan pertanian tanaman pangan/sawah.
Wahyunto(2009)