Anda di halaman 1dari 329

TRANS KONTINENTAL

Ready for Tomorrow

Ensuring Sustainability
laporan tahunan
annual report

2013

SANGGAHAN

DISCLAIMER

Laporan tahunan ini berisikan pernyataan-pernyataan kondisi keuangan, hasil operasi, proyeksi, rencana, strategi, kebijakan, serta tujuan Perusahaan, yang
digolongkan sebagai pernyataan ke depan dalam pengertian perundang-undangan yang berlaku, kecuali hal-hal yang bersifat historis. Pernyataan tersebut
bersifat prospektif yang memiliki risiko dan ketidakpastian serta dapat mengakibatkan perkembangan aktual secara material yang berbeda dari yang tertulis
dalam pernyataan-pernyataan tersebut.
Pernyataan prospektif dalam laporan tahunan ini dibuat berdasarkan berbagai asumsi mengenai kondisi terkini dan kondisi mendatang dari Perusahaan
serta lingkungan bisnis dimana Perusahaan menjalankan kegiatan usaha. Perusahaan tidak menjamin bahwa segala tindakan yang telah diambil untuk
memastikan keabsahan dokumen ini akan membawa hasil-hasil tertentu sesuai harapan.
Laporan ini juga memuat kata Perseroan atau Perusahaan dengan huruf P kapital didefinisikan sebagai PT Pertamina Trans Kontinental yang
menjalankan usaha dalam bidang Jasa Pelayaran dan Jasa Maritim. Adakalanya kata Kami digunakan untuk menyebut PT Pertamina Trans Kontinental
secara umum.
This annual report encapsulates statements on financial condition, operational output, projections, plans, strategies, policies, and the Companys objectives,
which are categorized as future statements in terms of the applicable regulations, except historical matters. This statement is a prospective statement
that inherently contains risks and uncertainties and may affect actual development in material matters which is different from what is stated in those said
statements.
This prospective statement in this annual report is prepared based on various assumptions on current and future conditions of the Company, as well as its
business environment where the Company operates. The Company does not guarantee that all actions taken to ensure the validity of this document will
bring certain results as targeted.
This report also contains the word Perseroan or the Company with capital P, which is defined as PT Pertamina Trans Kontinental that operates in
Shipping Services and Maritime Services. At times, the word we is used to simply modify PT Pertamina Trans Kontinental in general.

TRANS KONTINENTAL

Ready for Tomorrow

Ensuring Sustainability
laporan tahunan
annual report

2013

Tentang Laporan Tahunan


About Annual Report

Selamat datang pada laporan tahunan 2013 PT Pertamina

Welcome to 2013 Annual Report of PT PT Pertamina

Trans Kontinental. Tema laporan tahunan ini adalah Turn

Trans Kontinental with the theme of Turn Around. This

Around diperoleh berdasarkan analisis dan kajian yang

annual report presents in-depth analysis and review on

mendalam terhadap bisnis Perusahaan pada tahun 2013

construction business in 2013 and the Companys business

serta prospek keberlanjutan bisnis Perusahaan.

continuity outlook.

Tujuan utama dari laporan tahunan 2013 ini adalah

The primary objective of Annual Report 2013 is enhancing

meningkatkan keterbukaan informasi Perusahaan yang

transparency of the Company within the external and

ditunjukkan dalam lingkup eksternal dan internal serta

internal Company while being a lesson to improve the

pembelajaran

sendiri.

Companys future performance. This Annual Report is a

Laporan Tahunan ini menjadi buku tahunan yang turut

dalam

organisasi

Perusahaan

yearly book that also builds a sense of pride and solidarity

membangun rasa bangga dan solidaritas bagi seluruh

among employees of PT Pertamina Trans Kontinental.

karyawan PT Pertamina Trans Kontinental.


Laporan tahunan ini memberikan gambaran secara

This Annual Report provides a comprehensive and detailed

komprehensif dan detail tentang sumber informasi

picture of the Companys performance achievement

pencapaian kinerja, laporan posisi keuangan, laba rugi,

records, as well as the report of financial position, income

dan arus kas dalam setahun. Laporan ini juga memberikan

and cash flow for the year. This report also elaborates

gambaran tentang tugas, peran, dan fungsi struktural

duties, roles, and structural functions of the Companys

organisasi Perusahaan yang mencerminkan penerapan tata

organization that reflect the implementation of good

kelola perusahaan yang baik.

corporate governance.

Laporan tahunan 2013 bertujuan untuk membangun

This Annual Report will build shared understanding and

pemahaman

dengan

trust in the Company with the provision of accurate,

menyediakan informasi yang tepat, berimbang, dan

dan

kepercayaan

Perusahaan

balanced and relevant information to all employees,

relevan sehingga seluruh karyawan, manajemen, dan

managements, and shareholders. This enables them to gain

para Pemegang Saham dapat memperoleh informasi

appropriate information on the past and future strategies

yang memadai terkait langkah-langkah kebijakan yang

of the Company, challenges encountered during the year

akan dan telah ditempuh, kendala-kendala selama tahun

and its attainment in 2013 as well.

berjalan, serta keberhasilan pencapaian Perusahaan pada


tahun 2013.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Kilas Kinerja
2013

01

Daftar Isi
Table of Contents
Kilas Kinerja 2013
Flashback Performance of 2013

Laporan
Komisaris &
Direksi

26

Ikhtisar Keuangan

Financial Highlights

Grafik Ikhtisar Keuangan

Graphic Finance Highlights

10 Peningkatan Pendapatan

Revenue Increasing

11 Daftar Nama Klien


List of Client

12 Jalinan Kerjasama

Partnership

14 Skor CSI (Customer Satisfaction Index)

Profil
Perusahaan

CSI Score

44

16 Tingkat Kesehatan Perusahaan

15 Hasil Survei 2013



Survey Results 2013


Appraisal of The Companys Sound Performance

17 Key Performance Index


Key Performance Index

18 Jejak Langkah

Analisis dan
Pembahasan
Manajemen

84

Milestone

19 Peristiwa Penting Tahun 2013


Significant Event 2013

23 Wilayah Kerja dan Peta Operasional


Work Area and Operational Map

Laporan Dewan Komisaris dan Direksi


Board of Commissioners and Board of Directors Report
26 Laporan Dewan Komisaris

Tata Kelola
Perusahaan

127

34 Laporan Direksi

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Board of Directors Report

Profil Perusahaan
Company Profile
44 Informasi Perusahaan

Board of Commissioners Report

Corporate Identity

44 Sekilas Perseroan

98 Analisis Dan Pembahasan Kinerja Keuangan

Company in Brief

Analysis And Discussion of Financial Performance

48 Bidang Usaha

103 Tingkat Kesehatan Perusahaan

Business Field

54 Struktur Organisasi

Capacity To Pay Debt And Accounts Receivable


Collectability

104 Struktur Modal Dan Kebijakan Menajemen Atas Struktur


Permodalan

Vision, Mission, and Company Values

58 Profil Dewan Komisaris


Company Group Structure

56 Visi, Misi dan Tata Nilai Perusahaan


Piutang

Organization Structure

56 Struktur Grup Perusahaan

Appraisal of The Companys Sound Performance

104 Kemampuan Membayar Hutang Dan Tingkat Kolektibilitas

Capital Structure of The Company And Management Policy


on Capital Structure

Board of Commissioners Report

60 Profil Direksi

105 Ikatan Material Untuk Investasi Barang Modal

Board of Directors Report

62 Kronologis Pencatatan Saham



105 Informasi Keuangan Yang Mengandung Kejadian Yang


Bersifat Luar Biasa

Subsidiaries

65 Nama dan Alamat Entitas Anak dan/atau Kantor Cabang

Name and Address of Subsidiaries and/or Branch or

Financial Information Containing Extraordinary And Rare


Events

atau Kantor Perwakilan


Impact of Price Changes on Operating Revenue or Net


Revenue

Shareholders Composition

63 Anak Perusahaan

Atau Pendapatan Bersih

Share-Listing Chronology

62 Komposisi Pemegang Saham

Material Ties For The Investment of Capital Goods

105 Dampak Perubahan Harga Terhadap Pendapatan Usaha

106 Peningkatan Atau Penurunan Yang Material Dari Penjualan


Atau Pendapatan Bersih

Representative Office
69 Lembaga Profesi Penunjang Pasar Modal

106 Dampak Perubahan Harga Terhadap Penjualan Atau

Profession Institutions Supporting The Company

Pendapatan Bersih

70 Penghargaan dan Sertifikasi


Award and Certifications

Material Increase or Decrease From Net Sales of Revenue

Impact of Price Changes on Net Sales or Revenue

72 Sumber Daya Manusia

106 Perbandingan Target Dan Realisasi

Human Resources

Comparison Between Target And Realization

80 Pengembangan Usaha

107 Rencana Jangka Panjang Perusahaan

Business Development

Long-Term Corporate Plan

109 Informasi Dan Fakta Material Setelah Tanggal Neraca



Analisis dan Pembahasan Manajemen

Information And Material Fact Subsequent To The Date of


Balance Sheet

Management Discussion and Analysis

109 Kebijakan Dividen

84 Tinjauan Ekonomi

110 Program Kepemilikan Saham Oleh Karyawan dan/atau

Economic Overview

Manajemen Yang Dilaksanakan Perusahaan

86 Tinjauan Operasi Per Segmen


Operational Review Per Segment

Dividend Policies

Share Ownership Program by Employees and/or


Management Conducted by the Company

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

110 Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum

138 Pernyataan Independensi Dewan Komisaris

Realization of Fund Utilization From Public Offering

110 Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi,

138 Direksi

Divestasi, Penggabungan/Peleburan Usaha, Akuisisi Atau

Restrukturisasi Utang/Modal

144 Pedoman Dan Tata Tertib Dewan Komisaris Dan Direksi

Material Information on Investment, Expansion, Divestment,

Restructuring
111 Deposito Yang Dibatasi Penggunaannya

Variety in the Composition of Board of Commissioners and


Board of Directors

145 Assessment Gcg


Gcg Assessment

Information on Material Transaction Containaing Conflict of

147 Assessment Dewan Komisaris Dan Direksi

Interest And Transaction With Affiliate Parties

Berpengaruh Signifikan Terhadap Perusahaan


Company

Assessment on The Board of Commissioners And Directors

150 Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris Dan Direksi


Remuneration Policies of The Board of Commissioners And


Directors

Changes In Regulation That Have Significant Impact on the

112 Kebijakan Akuntansi


Kepentingan Dan Transaksi Dengan Pihak Afiliasi

112 Perubahan Peraturan Perundang-Undangan Yang


Guidelines And Regulations of The Board of Commissioners

144 Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris Dan Direksi

Restricted Time Deposits

112 Informasi Transaksi Material Yang Mengandung Benturan

Board of Directors

And Directors

Merger/ Business Combination, Acquisition or Capital/Debt

Statement of Independency of Board of Commissioners

152 Hubungan Remunerasi Dengan Kinerja Perusahaan


Remuneration And Its Relation To The Companys


Performance

Accounting Policies

113 Aspek Pemasaran

152 Hubungan Afiliasi Dan Benturan Kepentingan

Marketing Aspect

Affiliation And Conflict of Interest

116 Prospek Usaha

154 Komite Audit

Business Outlook

Audit Committee

117 Proyeksi 2014

157 Komite Investasi Dan Risiko Usaha

Projection 2014

Investment And Business Risk Committee

118 Sinergi Pertamina Group

168 Sekretaris Perusahaan

Synergy of Pertamina Group

Corporate Secretary

170 Unit Audit Internal


Internal Audit Unit

Tata Kelola Perusahaan

173 Prosedur Dan Tata Cara Pengadaan Barang

Good Corporate Governance

127 Perkembangan Gcg

174 Akuntan Publik

Gcg Development

Procedures of Goods And Services Procurement


Public Accountant

129 Kebijakan Gcg

175 Manajemen Risiko

Gcg Policy

129 Struktur Tata Kelola Perusahaan

180 Sistem Pengendalian Intern

Corporate Governance Structure

Risk Management
Internal Control Systems

130 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)

182 Kasus Litigasi Dan Perkara Penting

General Meeting of Shareholders (GMS)

Litigation And Legal Cases

135 Informasi Pemegang Saham Dan Pengendali Utama

184 Informasi Sanksi Administratif

Information of Shareholders And Controlling Shareholders

Information on Administrative Sanction

136 Dewan Komisaris

184 Pakta Integritas Perusahaan

Board of Commissioners

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Company Integrity Pact

184 Kepatuhan Pajak

Kesehatan, Keselamatan, Keamanan Kerja, dan

Lingkungan

Compliance With Tax

184 Akses Informasi Dan Data Perusahaan

Health, Safety, and Environment

207 Komitmen HSSE

Access to Corporate Information And Data

186 Kode Etik Dan Tata Nilai Perusahaan

208 Kinerja HSSE 2013

Code of Conduct And Corporate Values

HSSE Commitment

192 Sistem Pelaporan Pelanggaran

209 Pelatihan HSSE

Whistleblowing System

HSSE Performance 2013

192 Kebijakan Anti-Korupsi

210 Penyampaian Kecelakaan dalam Operasional Perusahaan

Anti-Corruption Policies

HSSE Trainings

193 Praktik Bad Corporate Governance

211 Prosedur Penanganan Kecelakaan

Bad Corporate Governance Practices

Report on Accident at Work of the Company


Accident Handling Procedure

212 Pengambilan Langkah-langkah yang dilakukan dalam


Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

penanganan kecelakaan

Corporate Social Responsibility

198 Kebijakan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

216 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kedepan

Corporate Social Responsibilitys Policies

Steps Taken in Accident Handling


Occupational Health and Safety in the Future

200 Visi dan Tujuan CSR Perseroan


Vision and Mission of The Companys CSR

200 Kriteria Penyusunan Program CSR

Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi

Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2013

Criteria of Preparing CSR Program

201 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Bidang Hubungan Kerja

PT Pertamina Trans Kontinental

Statement of Members of Board of Commissioners and Board of

Corporate Social Responsibility in Work Relationship

201 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Bidang Lingkungan

Directors on the Responsibility for the 2013 Annual Report of PT

Pertamina Trans Kontinental

Corporate Social Responsibility in Environment

202 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Bidang


Pengembangan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat

Laporan Keuangan Tahun 2013

Corporate Social Responsibility in Social and Community

Financial Report

Development
203 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Bidang Pendidikan

Referensi Isi Laporan Tahunan dengan Peraturan Otoritas

Jasa Keuangan (OJK)

Corporate Social Responsibility in Education

203 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Bidang Kesehatan

Annual Report Contents Reference To The Financial Services

Authority Regulation

Corporate Social Responsibility in Health

203 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Bidang Infrastruktur


Corporate Social Responsibility in Infrastructure

205 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Pada Masa Mendatang


Corporate Social Responsibility in The Future

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

01
kilas kinerja 2013
2013 flashback performance

Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights
Dalam jutaan Rupiah / In million Rupiah

Laba Rugi / Loss Profit

2013

2012

2011

1.077.550

1.020.896

850.167

Biaya Operasi / Operation Cost

765.358

821.182

692.216

Laba Operasi / Operation Profit

312.192

199.715

157.951

Laba Usaha / Operating Income

150.894

59.761

31.564

Laba Bersih / Net Income

174.382

44.972

41.814

Laba Bersih Per Saham Dasar / Earnings Per Share

251.081

400.294

372.185

Pendapatan Operasi / Operating Revenue*

* Pendapatan usaha brokerage (COA dan Back to Back) dibukukan gross sesuai PSAK, nantinya akan dibukukan secara nett.
* Brokerage of operating revenue (COA and Back to Back) is booked as gross according to PSAK, and it will be booked as nett.

Neraca / Balance Sheet

2013

2012

2011

Aset Lancar / Current Assets

1.162.040

465.192

433.060

Aset Tetap / Fixed Assets

1.016.960

824.078

557.747

32.669

153.858

161.700

2.211.669

1.443.128

1.152.507

Kewajiban Lancar / Current Liabilities

617.017

513.100

554.300

Kewajiban Jangka Panjang / Long Term Liabilities

392.509

484.447

197.598

Jumlah Kewajiban / Total Liabilities

1.009.526

997.547

751.898

Jumlah Ekuitas / Total Equity

1.202.143

445.581

400.609

2013

2012

2011

Aset Lain-Lain / Other Assets


Jumlah Aktiva / Total Assets

Rasio Keuangan / Financial Ratios


R.O.E

15,50

9,28

10,76

R.O.I

9,81

6,07

6,74

Current Ratio

200,34

94,44

80,3

Cash Ratio

124,55

41,02

25,58

Collection Period

hari

86,45

56,59

97,5

Perputaran Persediaan

hari

0,09

1,64

0,74

Total Asset Turn Over

59,40

42,21

83,25

Total Modal Sendiri Terhadap Total Asset

54,35

30,88

34,76

2013

2012

2011

251.081

400.294

372.185

Data Per Saham / Data Per Share


Laba bersih Per Saham Dasar / Earnings Per Share

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Grafik Ikhtisar Keuangan


Graphic Finance Highlights
Pendapatan Operasi

Laba Operasi

Dalam jutaan Rupiah / In million Rupiah

Dalam jutaan Rupiah / In million Rupiah

Operation Income

Operation Profit

+56%

+26%
+6%

+20%

312.192
1.020.896

1.077.550
199.715

850.167
157.951

2011

2012

2013

2011

2012

2013

Laba Bersih

Jumlah Aktiva

Dalam jutaan Rupiah / In million Rupiah

Dalam jutaan Rupiah / In million Rupiah

Net Income

+7%

Total Asset

+288%

+53%

+25%

2.211.669

174.382
1.443.128
1.152.507
41.814

44.972

2011

2012

2013

2011

2012

2013

Aset Lancar

Jumlah Ekuitas

Dalam jutaan Rupiah / In million Rupiah

Dalam jutaan Rupiah / In million Rupiah

Current Assets
+7%

+149%

Total Equity
+11%

+170%

1.162.040

433.060

2011

465.795

2012

2013

1.202.143

400.609

445.581

2011

2012

2013

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Peningkatan Pendapatan
Revenue Increasing
Kapal Milik

Keagenan

Diversifikasi Usaha

Dalam jutaan Rupiah / In million Rupiah

Dalam jutaan Rupiah / In million Rupiah

Dalam jutaan Rupiah / In million Rupiah

Owned Ship

Agency

+64%

Business Diversification

-6%

+42%

281,330

121,985

369,493

114,771

197,836

224,720

2012

2013

2012

2013

Charter & Broker

POS

Dalam jutaan Rupiah / In million Rupiah

Dalam jutaan Rupiah / In million Rupiah

Charter & Broker

POS

-35%

-28%

14,394

461,961

10,412
301,544

2012

10

2013

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

2012

2013

2012

2013

Daftar Nama Klien


List of Client

PT Pertamina Trans Kontinental akan menyediakan jasa

PT Pertamina Trans Kontinental will provide world class

yang berstandar internasional di bidang bisnis Maritim

service in maritime business to the world class client, mostly

kepada seluruh kliennya, yang sebagian besar memproduksi

oil and gas or Contractor Production Sharing company

minyak dan gas ataupun perusahaan gabungan yang

operates in Indonesia, such as:

beroperasi di wilayah Indonesia, seperti dibawah ini:

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

11

Jalinan Kerjasama
Partnership

Perjanjian kerjasama PTK-Pelindo

PTK-Pelindo Partnership agreement

Merupakan kerjasama keempat PTK dengan PT Pelindo

The fourth partnership between PTK and PT Pelindo

IV Bitung. Perjanjian ini berisikan tentang pelayanan jasa

IV Bitung. This agreement outlines LNG ships services

kapal-kapal LNG yang di charter proyek LNG Tangguh di

chartered by LNG Tangguh project in Bitung Port.

Pelabuhan Bitung.
Perjanjian Consortium PTK dengan Tong Yeong Tug

Consortium Agreement between PTK and Tong Yeong

Co. Ltd

Tug Co. Ltd

Kerjasama dalam pengadaan kapal di PT Donggi Senoro

Partnership in the ship procurement with PT Donggi

LNG. rencana kedepan PTK akan bekerja sama dengan Tong

Senoro LNG. For future plans, PTK will cooperate with

Yeong Tug Co. Ltd untuk pelaksanaan operasionalisasi

Tong Yeong Tug Co. Ltd in the implementation of the

proyek PT Donggi Senoro LNG Terminal. Kerja sama ini

project operation of PT Donggi Senoro LNG Terminal. This

menunjukan itikad baik dari kedua perusahaan untuk

cooperation shows good purposes of both companies to

melaksanakan kerjasama dalam penanganan potensi

cultivate partnership in the management of PTKs business

potensi bisnis PTK dalam bidang kapal jasa marine ke

potential in the future.

depan.
Perjanjian Konsorsium PTK dengan PT Karya Bumi

Consortium Agreement between PTK and PT Karya

Lestari dan Gryphon Energy (Asia- Pasific) SDN BHD

Bumi Lestari and Gryphon Energy (Asia-Pacific) SDN


BHD

Merupakan awal bagi PTK untuk masuk dan memulai

The agreement is a start from PTK to enter into and

pengalaman di bidang fasilitas produksi dan penyiapan

develop experience in production facilities and prepare

tempat kegiatan operasi upstream.

a production facilities and prepare site for upstream


operational activities.

Nota Kesepahaman ini diselenggarakan dengan tujuan

This Memorandum of Understanding aims to support

untuk menunjang akselerasi kegiatan usaha kedua belah

accelerated business activities of both parties, implement

pihak, melaksanakan sharing of knowledge, optimalisasi

a sharing-of-knowledge session, and optimize human

sumber

sarana

resources and/or equipment, facilities and infrastructure

dan prasarana yang dikelola oleh kedua belah pihak

daya

manusia

dan/atau

peralatan,

managed by both parties so that mutually beneficial

sehingga dapat terjalin hubungan kerjasama yang saling

cooperation can be created.

menguntungkan.

12

Kerjasama bisnis dengan prinsip saling menguntungkan,

Business cooperation with mutual benefit principles,

yang meliputi Pengadaan dan operasional sarana MOPU

which includes the Procurement and operational means of

(Mobile Offshore Processing Unit), MOPSU (Mobile Offshore

MOPU (Mobile Offshore Processing Unit), MOPSU (Mobile

Processing Storage Unit), Kerjasama dalam bidang Marine

Offshore Storage Processing Unit), Cooperation in the field

Support untuk fasilitas MOPU dan MOPSU. Kerja sama ini

of Marine Support to MOPU facilities and MOPSU. This

pun menunjukan itikad baik dari kedua perusahaan untuk

cooperation also demonstrates good purposes of both

melaksanakan kerjasama dalam penanganan potensi-

companies to cultivate partnership in the management of

potensi bisnis kedepan.

business potentials in the future.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Jalinan Kerjasama
Partnership

Kontrak antara PTK Dengan Shipyard

MoU between PTK and PT Karya Bumi Lestari

PTK bekerja sama dengan PT BATAMEC Shipyard untuk

PTK cooperates with PT BATAMEC Shipyard to build 2 Units

pembangunan 2 Unit Kapal AHTS 5150 HP. Keputusan

of AHTS 5150 HP Ships. The decision of PTK Management

Management PTK membangun kapal AHTS berdasarkan

to build AHTS ship is based on contract of PTK with

kontrak kerja PTK dengan Total untuk Kapal New build di

Total for the New Build Ship in 2015. The ship building

tahun 2015. Pembangunan kapal tersebut diperkirakan

is estimated to complete within 17-20 months after the

membutuhkan

contract signing.

waktu

sekitar

17-20

bulan

setelah

dilaksanakannya penandatanganan kontrak.


Selain itu, Batamec juga memenangkan tender 2 unit

In addition, Batamec also won the tender of 2 unit Harbour

Harbour Tug masing-masing kapasitas 3150 HP yang harus

Tug, each of which has the capacity of 3150 HP that must

diselesaikan selama 14 bulan terhitung mulai tanggal 6

be completed for 14 months, effective from March 6,

Maret 2013.

2013.

Selain dengan Batamec PTK juga telah menandatangani

Aside from Batamec, PTK has also signed the SBC contract

kontrak SBC untuk 3 unit kapal Harbour Tug 3150 HP

for 3 units of Harbour Tug 3150 HP ships for 14 months.

selama 14 bulan.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

13

Skor CSI (Customer Satisfaction Index)


CSI Score

Indeks Kepuasan Pelanggan Tahun 2013


Customer Satisfaction Index 2013
NO

TOTAL

SCORE/BOBOT KINERJA

QUEST

FREQ

FREQ

FREQ

FREQ

FREQ

FREQ

NILAI

20

20

20

19

20

20

20

19

20

10

20

TOTAL

50

192

198

INDEKS
HASIL
SURVEY
(CUSTOMER SATISFACTION INDEX)

14

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

TOTAL

3.96

(BAIK)
(GOOD)

Hasil Survei 2013


Survey Results 2013

Kapal / Ship

Crew

Layanan / Service

Performa kapal = Memuaskan

Performa Crew

= Memuaskan

Layanan Administrasi = Memuaskan

Kebersihan

= Memuaskan

Kinerja Crew

= Memuaskan

Layanan Komunikasi

= Memuaskan

Peralatan

= Cukup

Komunikasi

= Cukup

Bekerjasama

= Memuaskan

Memuaskan

Operasional Memuaskan

dengan PTK

Ship Performance = Satisfactory

Crew Performance = Satisfactory

Administration Service = Satisfactory

Cleanliness

= Satisfactory

Crew Performance = Satisfactory

Communication Service = Satisfactory

Equipment

= Fairly satisfactory

Operational

Cooperation with PTK = Satisfactory

Prosedur HSE

= Memuaskan

HSE Procedure = Satisfactory

= Fairly

Communication Satisfactory

82
80
78
76
74
72
70
68
66
64
Performa
kapal

Kebersihan
kapal

Prosedur
HSE

Ship
Performance

Cleanliness

HSE
Procedure

Performa
Crew

Komunikasi
Operasional

Kinerja
Crew

Crew
Operational
Crew
Performance Communication Performance

Layanan
Adm.

Layanan
Komunikasi

Administration Communication
Service
Service

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

15

Tingkat Kesehatan Perusahaan


Appraisal of The Companys Sound Performance

URAIAN
NILAI KINERJA KEUANGAN (NKK) /
FINANCIAL PERFORMANCE SCORE (NKK
KLASIFIKASI TINGKAT KINERJA KEUANGAN /
Classification of Financial Performance Level
NILAI KINERJA OPERASIONAL (NKO) /
OPERATIONAL PERFORMANCE VALUE
KLASIFIKASI TINGKAT KINERJA OPERASIONAL /
Classification of operational Performance Level

RKAP 2013

AUDITED 2013

AUDITED 2012

65,50

66,00

54,50

SEHAT /
SOUND

SEHAT /
SOUND

SEHAT /
SOUND

17,00

15,00

16,00

TUMBUH TINGGI /
HIGHLY IMPROVED

TUMBUH TINGGI /
HIGHLY IMPROVED

TUMBUH TINGGI /
HIGHLY IMPROVED

9,50

9,50

9,75

TERTIB /
WELL-ORDERED

TERTIB /
WELL-ORDERED

TERTIB /
WELL-ORDERED

92,00

90,50

80,25

NILAI KINERJA ADMINISTRASI (NKA) /


ADMINISTRATION PERFORMANCE VALUE
KLASIFIKASI TINGKAT KINERJA ADMINISTRASI /
Classification of administration Performance Level
Total Nilai Kinerja Perusahaan /
Total Score of Company Performance
Klasifikasi Tingkat Kinerja Perusahaan /
Classification of Company Performance Level

SEHAT /
SOUND

NILAI KINERJA KEUANGAN (NKK)


FINANCIAL PERFORMANCE SCORE (NKK

SEHAT /
SOUND

AA

SEHAT /
SOUND

NILAI KINERJA OPERASIONAL (NKO)


OPERATIONAL PERFORMANCE VALUE

65,50

66,00

54,50

17,00

15,00

16,00

RKAP 2013

AUDITED 2013

AUDITED 2012

RKAP 2013

AUDITED 2013

AUDITED 2012

NILAI KINERJA ADMINISTRASI (NKA)


ADMINISTRATION PERFORMANCE VALUE

16

AA

TOTAL NILAI KINERJA PEUSAHAAN


Total Score of Company Performance

9,50

9.50

9,75

92,00

90,50

80,25

RKAP 2013

AUDITED 2013

AUDITED 2012

RKAP 2013

AUDITED 2013

AUDITED 2012

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

AA

Key Performance Index


Key Performance Index

Periode : Januari - Desember 2013


Kelompok
KPI

Indikator Kerja Utama

Freq
Monitoring

Bobot
(%)

Satuan

REALTARGET
ISASI
RKAP
Jan-Des
2013
2012

Target

Realisasi

KPI 2013

Jan-Des

Base

Stretch

2013

Performance
Thd RKAP
2013

Thd
KPI

Weighted
Performance
(%)

I. Financial
1.

EBIT PTK

Triwulan

20%

IDR Bn

70.691

119.725

128,855

120,00%

120,00%

24,00%

2.

Net Profit Margin PTK

Triwulan

10%

7.72

7.15

6,8

7,00

14,97

120,00%

120,00%

12,00%

3.

Collection Period

Triwulan

15%

# Days

68.93

74.85

60

50

86,45

86,58%

69,40%

10,41%

Triwulan

5%

0.09

0,10

0,09

0,08

0,09

111,11%

100,00%

5,00%

Triwulan

10%

Days

305

344

344

350

331

96,22%

96,22%

9,62%

5%

87,59%

90%

95%

100%

95,87%

106,52%

103,48%

5,17%

5%

90%

90%

100%

97,39%

108,21%

114,78%

5,74%

119.724 123.914

II. Operasional
4.
5.

Individual
Performance
Contract

Transportation Losses
(R2)

Average Commision
Days

6.

Speed Compliance

7.

Pengelolaan Risiko

Triwulan

III. Business development / customers satifiction


8.

Realisasi Investasi
- Program

Triwulan

5%

90%

100%

100%

76%

84,44%

76,00%

3,80%

- Fisik

Triwulan

3%

30%

75%

80%

78%

120,00%

112,00%

3,36%

Triwulan

2%

10%

10%

8%

10%

100,00%

100,00%

2,00%

Triwulan

10%

100

90%

90%

100%

116%

120,00%

120,00%

12,00%

10%

Likert

3.56

3.6

3,6

4,2

3,96

110,00%

112,00%

- Tingkat Pengalihan
Program
9.
10.

Improvement Intiatives
PTK

CSI PTK

Tahunan

Total Bobot:
Boundary
KPIs

TRIR PTK

Triwulan

Ratio

0.47

0,70

120,00%

NOA PTK

Triwulan

# Cases

120,00%

GCG Compliance

Triwulan

93

85

89%

120,00%

Learning Index

Triwulan

50

90

86,67

96,08%

Triwulan

84

80%

82%

120,00%

Tahunan

# Gold

120,00%

Operational

Triwulan

20,00

Triwulan

80

86

120,00%

Tahunan

score

100

105

120,00%

3
4

Metrics
5
6

Follow up Audit
Findings
CIP
Knowledge sharing
(PTK)

Akurasi dan

Kelengkapan Laporan
Keuangan

Doc. Aplikasi PQA


berbasis KKEP

11,20%
104,31%

2
Other

100%

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

17

Jejak Langkah
Milestone

1969

1978

PT Pertamina Trans Kontinental pada awalnya

Pada tahun 1978, Perseroan tidak hanya

berdiri dengan nama PT Pertamina Tongkang

melayani PT Pertamina (Persero), tetapi juga

pada tanggal 9 September 1969 di Jakarta

perusahaan lain dan mengubah orientasi bisnis

sebagai anak perusahaan PT Pertamina

ke arah bisnis komersil.

(Persero).

In 1978, the Company does not only provide

PT Pertamina Trans Kontinental was originally

service to Pertamina, but also other companies

founded under the name PT Pertamina

and change business orientation to commercial

Tongkang on September 9, 1969 in Jakarta, as

business.

PT. Pertaminas subsidiary.

1988

20 0 2

Pada tahun 1988, Perseroan

Saat ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut

menyesuaikan izin usahanya


berdasarkan Peraturan Pemerintah No.
17 tahun 1988.

dengan peraturan baru yang dikeluarkan oleh


SIUPAL B XV-1203/AL.58 pada tanggal 26
Maret 2002 untuk PTK.
Nowadays Directorate General of Sea

In 1988, the company commensurate

Transportations with the new regulation issued

its business license permit based on

SIUPAL B XV-1203/AL.58 dated March 26,

Government Regulation No. 17 year

2002 for PTK.

1988.

2011

2013

Tanggal 29 November 2011, berdasarkan Akta Notaris Dewantari

Sejak tanggal 3 Juli 2013, kepemilikan

Handayani, MPA 012 tanggal 26 Oktober 2011, yang telah

saham berubah menjadi 99,999%

ditandatangani oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Republik

saham milik PT Pertamina (Persero)

Indonesia No. AHU-58581.AH.01.02 tahun 2011 tanggal 29 November

dan 0,001% milik PT Pertamina

2011, nama PT Pertamina Tongkang berubah menjadi PT Pertamina

Training & Consulting.

Trans Kontinental.

Since July 3, 2013, the shares

November 29, 2011 based on the Deed. 012 dated October 26, 2011

ownership changed to a composition

Notary Dewantari Handayani, MPA approved by the Minister of Justice and

of 99.999% owned by PT Pertamina

Human Rights Republic of Indonesia No. AHU-58581.AH.01.02 Year 2011

(Persero) and 0.001% owned by PT

dated November 29, 2011 the name of PT Pertamina Tongkang change

Pertamina Training & Consulting.

into PT Pertamina Trans Kontinental.

18

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Peristiwa Penting Tahun 2013


Significant Event 2013

Januari

Februari

January

February

Pada tanggal 16 Januari 2013 PTK


menandatangani MOU dengan PT
Karya Bumi Lestari untuk pengadaan
dan Operasional sarana MOPU (Mobile
Offshore Processing Storage unit)

Penandatanganan dilakukan oleh


Presdir PTK Ahmad Bambang dengan
Direktur PT Karya Bumi Lestari Jeffry
Soebekti

Tanggal 7 Februari 2013 di Patra


Jasa Anyer dilaksanakan RUPS Anak
Perusahaan PTK. untuk Peteka Karya
Tirta pada tahun 2012 membukukan
laba Rp. 3,1 M

On January 16, 2013, PTK signed


MOU with PT Karya Bumi Lestari for
the procurement and MOPU (Mobile
Offshore Storage Unit) operational
facilities

The signing by PTKs President Director


of Ahmad Bambang with Director of
PT Karya Bumi Lestari, Jeffry Soebekti

On February 7, 2013, GMS of PTKs


subsidiaries were held at Patra Jasa
Anyer. Peteka Karya Tirta recorded
profit of Rp. 3.1 M in 2012

Tanggal 8 Februari 2013 dilaksanakan


RUPS Peteka Karya Gapura tahun 2012
membukukan laba sebesar Rp4,2 M

Sedangkan untuk Peteka Karya


Samudera tahun 2012 membukukan
laba Rp2,9 M

On February 8, 2013, GMS of Peteka


Karya Gapura was held in 2012, where
the Company recorded a profit of 4.2
Billion.

Meanwhile, Peteka Karya Samudera


recorded a profit of Rp2.9 M in 2012

Kerja sama PTK dengan PT Batamec


Shipyard antara Ahmad Bambang
dengan President & CEO Batamec Aw
Chin Lang terkait kontrak kerja antara
PTK dengan Total EP Indonesia

Februari

February

Cooperation between PTK and


PT Batamec Shipyard, between Ahmad
Bambang and President & CEO of
Batamec Aw Chin Lang pertaining
with work contract between PTK and
Total EP Indonesia

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

19

Peristiwa Penting Tahun 2013


Significant Event 2013

Juli July

Agustus August

Pelaksanaan Keel Laying


pembangunan 2 Kapal AHTS PTK di
Galangan PT Batamec Shipyard-Batam
tanggal 2 Juli 2013

Sertijab Direktur Operasi PTK oleh


Direktur Pemasaran dan Niaga
Pertamina Hanung Budya dari Joni
Harsono kepada Win Pudji Pamularso
pada tanggal 8 Juli 2013

Implementasi sistem ERP (Enterprices


Resources Planing) pada tanggal
1 Agustus 2013 di PTK sebagai
tonggak sejarah kemajuan teknologi
perusahaan

The implementation of Keel Laying of


2 Ships of AHTS PTKs construction
at Galangan of PT Batamec ShipyardBatam on July 2, 2013

Position handover of PTKs Director of


Operations by Director of Marketing
and Commercial of Pertamina, Hanung
Budya from Joni Harsono to Win Pudji
Pamularso on July 8, 2013

Implementation of ERP (Enterprises


Resources Planning) on August 1,
2013 in PTK as the milestone of the
companys technological advance

Pelaksanaan Go LIve My SAP di


PTK bertepatan dengan HUT PTK
9 September 2013 oleh VP IT
Solution Pertamina Bambang Rudi

23-24 September 2013


dilaksanakan CSR Pembagian
200 Kacamata untuk pelajar di
lingkungan Kecamatan Senen

Go Live My SAP Implementation at


PTK, coinciding with the celebration
of PTKs anniversary on September 9,
2013 by VP IT Solution of Pertamina
Bambang Rudi

On September 23-24,
2013, CSR program was
implemented through the
distribution of 200 free
Eyeglasses for students in the
Head Office environment.

September
Pada tanggal 9 September 2013
dilaksanakan perayaan ulang tahun
PTK ke-44 dengan tema Mengabdi,
Berkembang Lebih Baik Demi Kejayaan
Negeri dengan slogan Growing Better
On September 9, 2013, PTK celebrated
its anniversary with the theme To
Devote, to Better Develop for the
Nations Success and the slogan of
Growing Better

20

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Peristiwa Penting Tahun 2013


Significant Event 2013

September
Sinergi antara Pertamina (Persero),PTK
dan Pertamina Bina Medika

Tim Proyek Kendali Mutu SIRIP dari


PTK pada tanggal 24 September 2013
mendapatkan medali emas dalam
ajang CIP Tingkat Direktorat M&T
Pertamina di Hotel Aston Bandung

Tanggal 25 September 2013,


Pemberian bantuan kacamata secara
simbolis oleh Wakil Walikota Jakarta
Pusat kepada pelajar di Kecamatan
Senen

Synergy between Pertamina (Persero),


PTK and Pertamina Bina Medika

Project Team of SIRIP Quality Control


from PTK on September 24, 2013
obtained gold medal in the CIP event
in the Level of Directorate of M&T of
Pertamina at Hotel Aston, Bandung

On 25 September 2013, the


distribution of free eyeglasses
symbolically by the deputy mayor of
Central Jakarta to students in Senen
Villages

Nopember

November

Serah terima jabatan Direktur


Keuangan PTK dari Nasuhi Hidajat
kepada Tenny RA Rusdy pada tanggal
22 Nopember 2013 disaksikan oleh
Direktur Keuangan Pertamina Andri T
Hidayat

Pada tanggal 4 - 7 Nopember 2013


dilakukan orientasi pekerja baru yang
akan menjadi generasi baru insan
PTK,dihadiri oleh Direksi & Manajemen

Penandatanganan perjanjian pembelian dan


pembangunan kapal 2 unit Harbour Tug
3000 HP antara PTK dengan PT Batamec
Shipyard dan 3 unit Harbour Tug 300 HP
antara PTK dengan PT Drydocks World
Pertama pada tanggal 15 Nopember 2013

Position handover of PTKs Director of


Finance from Nushi Hidajat to Tenny
RA Rusdy on November 22, 2013,
witnessed by the Director of Finance of
Pertamina, Andri T Hidayat

On November 4 -7, 2013, the induction


programs to new workers who will
officially become employees of PTK was
attended by Director & Management

Signatories of purchasing and


manufactoring agreement 2 units Harbour
Tug 3000 HP between PTK with PT
Batamec Shipyard and 3 units Harbour
Tug 300 HP between PTK with PT Drydocks
World Pertama on November 15, 2013.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

21

Peristiwa Penting Tahun 2013


Significant Event 2013

Desember

22

December

Tanggal 7 - 8 Desember 2013 PTK


melaksanakan CSR, penanaman 50
ribu mangrove dan bantuan 3 buah
mesin tempel yamaha, 2 buah sampan
serta sarana tangkap nelayan di pulau
Ngenang - Batam.

Tanggal 10 Desember 2013 PTK turut


merayakan HUT Pertamina ke-56
dengan melaksanakan syukuran
bertempat di kantor pusat PTK Kramat
Raya, Jakarta

30 Desember Tim BPKP menyampaikan


hasil asesment GCG PTK tahun 2012
dengan skor 70,108 (cukup baik)

On 7-8 December, PTK implemented


CSR program of 50,000 mangrove
planting and donated 3 Yamaha paste
machine, 2 boats and fishing gear in
Ngenang Island - Batam.

On 10 December 2013, PTK celebrated


Pertaminas 56th Anniversary by
holding thanksgiving in the head office
of PTK at Kramat Raya, Jakarta

On December 30, BPKP Team delivered


PTKs GCG assessment result 2012
with the score of 70.108 (Fair)

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Wilayah Kerja dan Peta Operasional


Work Area and Operational Map

Wilayah kerja Perseroan meliputi wilayah di seluruh Indonesia

The working area of the Company covers an area throughout

yaitu dengan memiliki jaringan di 12 wilayah lokasi kerja

Indonesia, with a network in 12 areas as follows:

sebagai berikut:

BELAWAN

BATAM

TANJUNG PRIOK

SURABAYA

Belawan Medan

Pulau Sambu

Merak

Tuban

Arun Lhok Seumawe

Tarempa

Cirebon

Gresik

Tanjung Uban

Balongan

Telaga Biru

MAKASAR

Situbondo

Bitung

JAMBI

CILACAP

Bau Bau

Jambi dan sekitar

Semarang

PLAJU

BALIKPAPAN

Palembang dan sekitar

Kota Baru

Tanjung Wangi
BONTANG (Kal.Tim)

Kolonodale
Wayame / Ambon

Bontang dan sekitar

DUMAI

Kuala Semboja

SORONG (Papua)

Sei Pakning

Samarinda

Bintuni

Tanjung Santan

Bula (Seram Timur)

Tarakan

Peta Wilayah kerja PT Pertamina Trans Kontinental, sebagai

Map Area of PT Pertamina Trans Kontinental, as follows:

berikut:

MEDAN
DUMAI

BONTAN

BATAM
JAMBI
PLAJU
PALEMBANG

BITUNG
SORONG

BALIKPAPAN

TG. PRIOK

MAKASAR
SURABAYA

AMBON

CILACAP

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

23

02
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
DAN DIREKSI
Board of Commissioners and
Board of Directors Report

Laporan Dewan Komisaris


Board of Commissioners Report

Hanung Budya Yuktyanta


Komisaris Utama / President Commissioners

Pemegang Saham dan Para Pemangku Kepentingan yang

Dear Distinguished Shareholders and Stakeholders,

Terhormat,
Dengan bangga, kami sampaikan laporan tahunan

Through this annual report, we are proud to announce

PT

mengalami

that PT Trans Kontinental managed to post significant

pertumbuhan signifikan sepanjang tahun 2013. Kami

Pertamina

growth in 2013. We continue to create added value for

senantiasa berkarya menciptakan nilai yang berkelanjutan

the sustainability of shipping and maritime industry in

dalam bidang pelayaran dan maritim di Indonesia. Kami

Indonesia. As we realize of this encouraging achievement,

sangat sadar akan pencapaian positif ini, oleh karena

we continue to team-up in yielding maximum performance

itu kami senantiasa solid dalam menghasilkan kinerja

so as to create an enduring long term growth. We also

maksimal untuk pertumbuhan jangka panjang secara

continuously strive to cement the main pillar of the

berkesinambungan. Secara kontinyu, kami juga berupaya

Company in optimizing its resources.

memperkokoh

Trans

Kontinental

kekuatan

utama

yang

Perseroan

mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki.

26

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

dalam

Menurut Dewan Komisaris, strategi utama


yang dicanangkan Direksi yakni Reborn,
Revitalization, & Expansion (RRE) secara
keseluruhan membuat raihan hasil operasional
Perseroan yang memuaskan.
The Board of Commissioners view that the main strategy
announced by the Board of Directors, namely Reborn,
Revitalization & Expansion (RRE) has generally yielded
encouraging results in operations.

Penilaian Terhadap Kinerja Direksi

Appraisal of the Board of Directors


Performance

Pada tahun 2013, Perseroan berhasil meletakan dasar-

In 2013, the Company successfully built foundation for the

dasar penting dalam pertumbuhan bisnis Perseroan

Companys growth in the future. As noted by the Board of

pada masa mendatang. Dewan Komisaris mencatat

Commissioners, the Company has carved a new milestone

bahwa Perseroan telah berhasil mematahkan statistik

that slowdown in performance for the past two years has

kinerja secara historis yang setiap 2 (dua) tahun sekali

come to an end. Thus, the Board of Commissioners would

mengalami penurunan. Oleh karena itu, Dewan Komisaris

like to express our appreciation to the Board of Directors

menyampaikan penghargaan kepada Direksi dan seluruh

and all employees of the Company for the achievement

karyawan Perseroan atas prestasi kerja yang diraih pada

received this year.

tahun ini.
Dengan pencapaian ini, kami yakin Perseroan tidak hanya

With this attainment, we believe that the Company not

mencapai target usaha pada masa mendatang tetapi

only can reach its business target in the future, but also

juga mampu meningkatkan kinerja yang sejalan dengan

enhance its performance according to the Companys

strategi, visi, dan misi Perusahaan.

strategy, vision and mission.

Perseroan sukses mencapai berbagai prestasi kinerja

The Company has successfully achieved numerous

sepanjang tahun berjalan. Menurut Dewan Komisaris,

achievements this year. The Board of Commissioners

strategi utama yang dicanangkan Direksi yakni Reborn,

view that the main strategy announced by the Board of

Revitalization, & Expansion (RRE) secara keseluruhan

Directors, namely Reborn, Revitalization & Expansion (RRE)

membuat

yang

has generally yielded encouraging results in operations.

memuaskan. Dengan sangat bangga, kami menilai bahwa

raihan

hasil

operasional

Perseroan

We are proud to mark a satisfying score for the company

pengelolaan Perseroan oleh Direksi sangat baik.

management by the Board of Directors.

Selain itu, Dewan Komisaris juga menyampaikan apresiasi

In addition, the Board of Commissioners also extends

kepada Direksi Perseroan atas upaya yang dilakukan dalam

appreciation to the Board of Directors for their efforts in

meningkatkan kinerja Perseroan. Berbagai pencapaian

improving the Companys performance. The following is

yang telah berhasil diraih dalam tahun berjalan dapat

our achievements during the year:

disampaikan sebagai berikut:

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

27

Laporan Dewan Komisaris


Board of Commissioners Report

1. Opini Auditor eksternal Perseroan atas Laporan


Keuangan Audited adalah Wajar Tanpa Pengecualian

1. Unqualified opinion from external auditor on the


Companys Financial Report.

diperoleh

2. Total score of 90.50 for the Companys sound

dengan total skor 90,50 lebih tinggi dari skor tahun

performance, which is higher than the previous years

sebelumnya yang mencapai 80,25. Skor tingkat

at 80.25. This current figure is categorized into Sound

kesehatan perusahaan tersebut digolongkan dalam

predicate (AA).

2. Tingkat

kesehatan

perusahaan

yang

predikat Sehat (AA).


3. Perolehan laba bersih Perseroan mencapai Rp174,38

3. The Companys net profit was recorded at Rp174.38

miliar naik 387,76% dibandingkan dengan tahun 2012

billion, up 387.76% compared to that of 2012 at

sebesar Rp44,97 miliar. Jika dibandingkan dengan

Rp44.97 billion. Compared to the RKAP, the net profit

RKAP, laba bersih Perseroan mengalami pertumbuhan

grew by 287.96% from that of RKAP 2013 at Rp60.56

sebesar 287,96% dari RKAP 2013 yang tercatat sebesar

billion.

Rp60,56 miliar.
seluruh

The Board of Commissioners views that such development

perkembangan dan kinerja Perseroan tersebut dapat

and performance of the Company has been well-

dikomunikasikan dengan baik kepada seluruh pemangku

communicated to all stakeholders and gained positive

kepentingan dan mendapatkan respon positif. Hal ini

responses. This will ultimately increase the Companys

tentunya akan meningkatkan citra Perseroan di kalangan

reputation among its business partners, customers and PT

mitra usaha, pelanggan, serta PT Pertamina (Persero).

Pertamina (Persero).

Penerapan Tata Kelola Perusahaan

Good Corporate Governance


Implementation

Dewan Komisaris mendukung penuh upaya untuk

The Board of Commissioners fully supports any effort to

memastikan penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik

ensure the implementation of good corporate governance

(Good Corporate Governance) di seluruh aspek kegiatan

in all aspects of the Companys business activities. In 2013,

usaha Perusahaan. Pada tahun 2013, Perseroan telah

the Company prepared the following guidelines as GCG

menyusun pedoman-pedoman yang merupakan perangkat

tools:

Dalam

pandangan

Dewan

Komisaris,

GCG, meliputi:
Pedoman Code of Conduct

Code of Conduct guidelines

Pedoman Code of Corporate Governance

Code of Corporate Governance guidelines

Pedoman Fungsi Pengendalian Gratifikasi

Gratification Control Function Guidelines

Pedoman Gratifikasi, Penolakan, dan Penerimaan

Gratification, Refusal and Gift Acceptance Guidelines

Hadiah, serta
Pedoman Konflik Kepentingan

28

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Conflict of Interest Guidelines

Laporan Dewan Komisaris


Board of Commissioners Report

Dalam pelaksanaan tugas, Dewan Komisaris dibantu

In implementing duties, the Board of Commissioners is

oleh Komite Audit serta Komite Investasi yang bertugas

assisted by Audit Committee and Investment Committee

memberikan dukungan pengawasan dan administratif

who is responsible for helping the Board in supervising and

untuk memperlancar pelaksanaan tugas-tugas Dewan

managing company administration to expedite the Board

Komisaris.

of Commissioners duty implementation.

Pelaksanaan Tugas Pengawasan dan


Penasehatan Kepada Direksi

Implementation of Supervision and Advice


Supply to the Board of Directors

Kami telah melaksanakan tugas, wewenang, kewajiban,

We have duties, responsibilities and exercised our

dan tanggung jawab sejalan dengan ketentuan anggaran

authorities based on the provisions under the articles of

dasar serta peraturan perundang-undangan yang berlaku

association and the applicable regulation in 2013. The

selama

melakukan

Board of Commissioners performed its oversight function

pengawasan dengan tujuan agar terdapat kesesuaian dan

to ensure the conformance and consistency of the

konsistensi dalam pelaksanaan kegiatan usaha Perseroan

Companys business activities of the Company with the

dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP)

Work Plan and Budget (RKAP), which was approved by the

yang telah disahkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham

General Meeting of Shareholders (GMS) in the beginning

(RUPS) di awal tahun, dan penerapan prinsip Good

of the year, and the implementation of Good Corporate

Corporate Governance (GCG) pada seluruh aktivitas

Governance principles in all activities of the Company.

tahun

2013.

Dewan

Komisaris

organisasi Perseroan.
Pengawasan yang dilakukan Dewan Komisaris terhadap

The supervision by the Board of Commissioners on the

kinerja Direksi ditujukan untuk mengetahui bahwa

Board of Directors performance aims to ensure that the

Perseroan telah menjalankan sistem manajemen risiko dan

Company implements well risk management system and

pengendalian intern dengan baik. Selain itu, kami juga

internal control. In addition, we also continue to ensure

senantiasa menjaga agar pengelolaan Perseroan telah

that the company management is conducted based on the

sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang

applicable regulation.

berlaku.

Penilaian Atas Kinerja Komite-Komite Yang


Berada Di Bawah Dewan Komisaris

Assessment on Performance of Committees


under Board of Commissioners

Dalam rangka melakukan pengawasan secara aktif

In order to conduct a frequent oversight to the Board of

kepada Direksi, termasuk pelaksanaan kebijakan strategis

Directors, including strategic policy implementation and

dan Rencana Kerja dan Anggara Perusahaan (RKAP),

Work Plan and Budget (RKAP), the Board of Commissioners

Dewan Komisaris dibantu Komite Audit serta Komite

is supported by Audit Committee and Risk Management

Manajemen Risiko. Sepanjang tahun 2013, Komite Audit

Committee. During 2013, the Audit Committee and Risk

dan Komite Manajemen Risiko melaksanakan tugasnya

Management Committee performed their duties in reliance

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

29

Laporan Dewan Komisaris


Board of Commissioners Report

sesuai dengan program kerja tahunan. Komite Audit dan

with the annual work program. The Audit Committee and

Komite Manajemen Risiko secara berkala melakukan rapat

Risk Management Committee regularly hold meetings if

yang jika dipandang perlu dihadiri oleh Komisaris, Direksi,

deemed necessary, attended by Board of Commissioners,

Kepala Satuan Pengawas Intern, Sekretaris Perusahaan

Board of Directors, Head of Internal Audit Unit, Corporate

serta Kepala Divisi terkait lainnya maupun dari auditor

Secretary and other relevant Division Head as well as the

eksternal Perseroan.

Companys external auditor.

Komite Audit telah melaksanakan beberapa rapat yang

Audit Committee has conducted several meetings to discuss

membahas berbagai permasalahan strategis dalam rangka

various strategic issues help the Board of Commissioners

membantu pelaksanaan tugas dan tanggung jawab

implement their duties and responsibilities, whereas

Dewan Komisaris. Sedangkan Komite Manajemen Risiko

the Risk Management Committee has compiled several

telah menyusun beberapa konsep rekomendasi Dewan

concepts of Board of Commissioners recommendations

Komisaris terkait beberapa proyek yang ditujukan kepada

in relevance with the projects aimed for the Board of

Direksi.

Directors.

Prospek Usaha

Business Outlook

Kami telah mengetahui rencana prospek usaha yang

We have reviewed business prospect plan prepared by

telah disusun Direksi, beberapa hal terkait tujuan strategis

the Board of Directors. Several points relating with the

jangka panjang yang tercantum dalam visi Perusahaan

long term strategic plan under the Companys vision of

yakni menjadi Perusahaan terkemuka di bidang pelayaran

becoming a world class company in shipping, maritime and

dan maritim kelas dunia, disusun dengan sangat baik.

logistics industry have been well prepared. This business

Prospek usaha tersebut mampu memberikan gambaran

outlook plan provides comprehensive picture of stages

secara menyeluruh tahapan-tahapan yang akan dilakukan

of activity that the Company will undertake, in view of

Perseroan, baik finansial maupun aspek lainnya, guna

financial aspects and others, to reach its noble goal as a

mewujudkan

sustainable company.

cita-cita

mulia

sebagai

perusahaan

berkelanjutan (sustainable company).


Selain

itu,

bagi

mengembangkan

30

Dewan

Komisaris,

prospek

usaha

Direksi

In addition, the Board of Commissioners views that the

mampu

Board of Directors has developed business prospect that

menciptakan sustainable value bagi Pemegang Saham dan

can deliver sustainable value to Shareholders and all

seluruh Pemangku Kepentingan.

Stakeholders.

Dewan Komisaris menilai bahwa masih terdapat ruang

The Board of Commissioners sees that there are many

yang dapat disempurnakan oleh Perseroan, baik dari sisi

areas of improvement for the Company, in light of

proses bisnis, strategis maupun operasional, sehingga

business process, strategy and operation. This provides

Perseroan dapat terus tumbuh dan berkembang pada

room for the Company to grow and develop in the near

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

yang

telah

Laporan Dewan Komisaris


Board of Commissioners Report

masa mendatang dengan menghadapi tantangan dan

term by meeting all challenges and capitalize on every

memanfaatkan peluang yang ada. Dewan Komisaris juga

opportunity ahead. The Board of Commissioners also sees

menilai bahwa skill, kompetensi, pengembangan SDM,

that skills, competency, development of Human Resources

serta kerjasama tim dapat terus ditingkatkan melalui

and teamwork can be upgraded through many trainings

banyaknya kesempatan pelatihan dan pengembangan

and HR development programs. By doing so, the Board of

SDM. Dengan melakukan hal-hal tersebut, Dewan

Commissioners is optimistic that the Company can obtain

Komisaris yakin Perseroan akan mencapai perolehan yang

maximum benefit to increase trust from customers and

maksimal sehingga kepercayaan pelanggan dan mitra

business partners.

kerja akan semakin membaik.


Prospek usaha dan peluang pangsa pasar Perseroan

Business prospects and market share opportunities

yang disusun Direksi telah mencakup kebijakan strategis

prepared by the Board of Directors cover the following

berikut:

strategic policies:

1. Keselarasan Visi dan Misi Perusahaan

1. Conformity with the Companys Vision and Mission

2. Peningkatan kualitas layanan dan kegiatan internal

2. Improvement in quality of service and internal activities

Perseroan yang didukung dengan kualitas sistem

of the Company, supported with quality internal control

pengendalian intern yang memadai. Dewan Komisaris

system. The Board of Commissioners recommends that

menyarankan

manajemen

all levels of the management strengthen and enhance

memperkuat dan meningkatkan sistem pengendalian

the internal control system in line with the increased

intern sejalan dengan kebutuhan peningkatan aktivitas

demand for the Companys service and its increasing

agar

seluruh

jajaran

dan layanan kegiatan bisnis Perseroan.


3. Peningkatan

akuntabilitas

dan

audibilitas,

business activities.
guna

3. Increase in accountability and audibility to positively

memberikan pengaruh pada peningkatan efisiensi

impact on the increase in efficiency and effectiveness

dan efektivitas kegiatan bisnis Perseroan pada masa

of the Companys business activities in the future.

mendatang.

Perubahan Komposisi Dewan Komisaris

Changes in Composition of the Board of


Commissioners

Pada tahun 2013, Perseroan melakukan perubahan anggota

In 2013, the Company replaced one of its members,

Dewan Komisaris yakni bapak Budhi Himawan dengan

namely Mr Budhi Himawan, whose tenure ended on

masa jabatan yang berakhir pada tanggal 28 Juni 2013

June 28, 2013, with Mr Ade Enang Sunarya. This decision

dan digantikan oleh bapak Ade Enang Sunarya terhitung

was effective from the convening of General Meeting of

mulai tanggal keputusan Pemegang Saham untuk jangka

Shareholders where Mr Ade will serve for 1 (one) period, as

waktu 1 (satu) periode sebagaimana dimaksud dalam

stipulated in the Companys Articles of Association or until

Anggaran Dasar Perseroan atau sampai dengan Rapat

the General Meeting of Shareholders decided otherwise.

Umum Pemegang Saham Perseroan memutuskan lain.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

31

Laporan Dewan Komisaris


Board of Commissioners Report

Dengan demikian susunan Dewan Komisaris Perseroan

Thus, the composition of the Board of Commissioners is

sebagai berikut:

as follows:

Komisaris Utama : Hanung Budya Yuktyanta

President Director : Hanung Budya Yuktyanta

Komisaris

: Moch. Yudhie RF

Commissioner

: Moch. Yudhie RF

Komisaris

: Ade Enang Sunarya

Commissioner

: Ade Enang Sunarya

Dewan Komisaris dan Direksi mengucapkan terima kasih

The Board of Commissioners and Directors would like to

serta penghargaan setinggi-tingginya kepada bapak Budhi

express their gratitude and highest appreciation to Mr

Himawan atas curahan pemikiran, dedikasi, dan jasa-jasa

Budhi Himawan for his thoughts, dedication and service to

yang diberikan kepada Perseroan selama menjabat.

the Company during his terms of services.

Apresiasi

Appreciation

Dewan Komisaris senantiasa mengamanatkan kepada

The Board of Commissioners always encourages all levels

seluruh jajaran manajemen agar dapat bekerja sama secara

of management to cooperate and build synergy with

sinergi dengan Stakeholder. Dewan Komisaris juga optimis

Stakeholders. The Board of Commissioners is also optimistic

bahwa Perseroan akan mampu meningkatkan kinerja

that the Company is able to improve their performance

dengan terus menerapkan strategi Direksi dan menerapkan

by continuously carrying out strategies by the Board of

prinsip-prinsip GCG secara konsisten.

Directors and consistently implementing GCG principles.

Dewan Komisaris memberikan apresiasi dan rasa terima

The Board of Commissioners expresses their appreciation

kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan

and gratitude for the support and trust from the

oleh para Pemegang Saham dan pemangku kepentingan

Shareholders and stakeholders of the Company. I would

Perseroan. Apresiasi juga saya sampaikan kepada Direksi

also like to convey my appreciation to the Board of

atas kepemimpinan dengan wawasan yang luas, serta

Directors for managing the Company with great leadership

kepada manajemen dan seluruh pegawai yang telah bekerja

and extensive knowledge, and to the management and

dengan penuh kesungguhan. Dewan Komisaris yakin

all employees for their dedication to work. The Board of

kinerja baik yang tercapai pada 2013 akan mewujudkan

Commissioners remains optimistic that good performance

visi dan misi Perseroan serta memberikan kontribusi yang

in 2013 can help the Company realize its vision and

signifikan bagi pengembangan masyarakat luas.

mission and give significant contribution to develop wider


community.

Hanung Budya Yuktyanta


Komisaris Utama
President Commissioner

32

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Dewan
Komisaris
Board of
Commissioners

Hanung Budya Yuktyanta


Komisaris Utama / President Commissioners
Ade Enang Sunarya
Komisaris / Commissioners
Moch. Yudhie RF
Komisaris / Commissioners

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

33

Laporan Direksi
Board of Directors Report

Ahmad Bambang
Direktur Utama / President Director

34

Pemegang Saham dan Para Pemangku Kepentingan yang


Terhormat,

Dear distinguished Shareholders and Stakeholders,

Tahun 2013 merupakan salah satu tonggak pencapaian


penting kinerja PT Pertamina Trans Kontinental, sekaligus
mengukuhkan posisi Perseroan sebagai salah satu
Perusahaan pelayaran terbaik di Indonesia.

2013 is a new milestone of PT Pertamina Trans Kontinental


that strengthened the Companys position as one of the
best shipping companies in Indonesia.

Keberlanjutan usaha Perseroan selama ini merupakan


anugerah senantiasa disyukuri dan harus dijaga,
karena hanya Perusahaan terbaik yang akan mencetak
pertumbuhan kinerja-kinerja gemilang pada tahun-tahun
mendatang. Hal tersebut sekaligus menjadi momentum
untuk menggali lebih banyak potensi dari Sumber Daya
Manusia, pengalaman serta pengetahuan yang dimiliki
Perseroan. Sejumlah capaian kinerja pada tahun 2013,
telah meningkatkan pertumbuhan bisnis antara lain berasal
dari peningkatan pelanggan baru, pertumbuhan revenue,
serta yang lainnya. Berkat dukungan dari semua pihak,
dapat kami sampaikan bahwa pelaksanaan pengelolaan
dan pengurusan Perusahaan telah berjalan dengan baik.

Business sustainability that the Company has achieved


so far is a blessing that should be well-appreciated and
maintained, as only the best company to post encouraging
growth in the years to come. This becomes an important
momentum for the Company to explore the potential of its
human resources, and also enhance their experience and
knowledge. The Companys business growth improved
this year, thanks to many performance achievement from
among others, increase in new customers, revenue growth,
etc. Coupled with support from many parties, we gladly
inform that the company has been managed successfully.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Laporan Direksi
Board of Directors Report

Dengan kekuatan dan strategi per segmen usaha yang


dimiliki, serta didukung dengan kompetensi SDM,
kualitas penerapan sistem Keselamatan dan Kesehatan
Kerja (K3), serta penggunaan Teknologi Informasi yang
terus diperbarui, Perseroan siap menghadapi segala
tantangan guna tumbuh dan berkembang pada masa
mendatang.
Coupled with strength and strategy within all existing
business segment, competent human resources, and quality
implementation of Occupational Health and Safety and the
latest information technology, the Company is ready to face any
challenges to grow and develop in the future.

Analisis atas Kinerja Perusahaan

Analysis on the Companys Performance

a. Strategi dan Kendala 2013


Strategi pada tahun 2013 dirumuskan dengan mengacu
pada evaluasi perkembangan bisnis pada akhir 2012,
terutama pada kendala bisnis Perusahaan. Secara historis,
data statistik kinerja Perseroan mengalami penurunan
fluktuatif setiap dua tahun. Berdasarkan data tersebut,
pada awal tahun 2013 kami sempat merasakan dampak
historis yang berpotensi pada pengulangan sejarah yang
ditandai dengan penurunan kinerja Perseroan. Indikasi
penurunan tersebut menjadi beberapa kendala alasan
kinerja tahun 2013 turun, sebagai berikut:
Hilangnya pendapatan COA di Balikpapan - Samarinda.
COA yang masih ada, seperti di Dumai Siak dan
Plaju Jambi, akan habis pada bulan Mei dan Juli 2013.
Perseroan terkena black list sehingga tidak dapat
mengikuti lelang di PKK.
Berdasarkan peraturan pengadaan terbaru di PKK,
Perseroan tidak dapat ditunjuk langsung apabila porsi
kepemilikan kapal tidak mayoritas.
Kontribusi pendapatan dari segmen usaha Keagenan
kapal Charter dan Milik tidak dapat dijadikan andalan.
Beban kewajiban membayar angsuran dan bunga
hutang yang tidak mampu ditangani jika tidak
dilakukan perubahan.
Kemampuan ekspansi yang terbatas, termasuk
membiayai investasi 2 AHTS New Building dari Total.

a. Strategies and Challenges 2013


Strategies in 2013 were formulated based on the evaluation
on business development at the end of 2012, primarily on
the business challenges. Within the Companys history, its
performance experienced a fluctuating decrease every two
year. Based on such statistics, at the beginning of 2013,
we are exposed to recurring problematic events that may
lead to consecutive decrease, as reflected in the slowdown
of the Companys performance. The indications of such
slowdown, which causes a decrease in performance are
as follows:
Loss of COA revenue in Balikpapan-Samarinda.
The existing COA, such as in Dumai Siak and Plaju
Jambi, will expire by May and July 2013.
The Company was black-listed, thus it failed to attend
auction in PKK.
Based on the recent procurement procedure in PKK,
the Company cannot be directly appointed if the
Company is not a major ship owner.
Revenue from charter ship and owned ship agency
cannot significantly support the Company.
Obligation to pay credit and payable interest cannot be
fulfilled unless change is made.
Limited ability for expansion, including financing
investment of 2 AHTS New Building from total
companies in similar industry.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

35

Laporan Direksi
Board of Directors Report

Selain indikasi penurunan diatas, Perseroan juga


mengidentifikasi beberapa permasalahan selama tahun
berjalan, sebagai berikut:
Ketidakseimbangan antara kenaikan biaya operasi
dengan kenaikan pendapatan.
Kinerja kapal milik yang jauh dari harapan.
Fokus bisnis yang masih belum terarah.
Kondisi keuangan yang kurang baik akibat beban
hutang jangka pendek/menengah yang terlalu besar
serta ekuitas yang rendah.
Kapasitas, kapabilitas dan budaya kerja SDM yang
masih jauh dari harapan.

Aside from the above declining performance, the Company


also identified a number of problems occurred during the
year:
Imbalance between increase in operational cost and
revenue.
Owned-ship performance that failed to meet expectation.
Unfocused business.
Bad financial crisis due to huge short term and mid
liabilities and low equity.

Melihat hal tersebut, pada tahun 2013, Perseroan


menyusun kebijakan strategis yakni Reborn, Revitalization,
and Expansion (REE) yang terdiri dari 5 (Lima) program
strategis meliputi:
1. Efisiensi secara menyeluruh dan kewajaran.
2. Peningkatan armada dan kinerja kapal milik.

In response to such problems, the Company prepared


a strategic policy namely Reborn, Revitalization and
Expansion (REE) in 2013, which covered 5 (five) strategic
programs such as:
1. Comprehensive efficiency and fairness.
2. Increase in fleet and improvement of owned ship
performance.
3. Business focus on Upstream/Offshore Support Vessel
(OSV), One Stop Shopping Marine Services and
development of business value.
4. Settlement of financial problems (cash flow) and
increase in equity.
5. Improvement of capacity and capability of Human
Resources and work culture of the Company, including
building commitment.

3. Fokus bisnis pada Upstream/Offshore Support Vessel


(OSV), One Stop Shopping Marine Services, dan
pengembangan nilai bisnis.
4. Penyelesaian masalah finansial (cash flow) dan
penambahan equity.
5. Peningkatan kapasitas dan kapabilitas SDM serta
budaya kerja Perusahaan termasuk pembangunan
komitmen.

36

Capacity, capability and work culture of human


resources that was still far from expectation.

Perseroan melakukan efisiensi secara menyeluruh namun


tidak serta merta mengesampingkan aspek kesejahteraan.
Peningkatan kinerja kapal milik dilaksanakan dengan
preventif maintenance. Fokus bisnis juga didiversifikasi
dengan tidak hanya fokus pada keagenan tetapi juga
penyediaan air bersih dan bahan bakar melalui kerja
sama dengan Anak Perusahaan Pertamina lainnya.
Pengembangan nilai bisnis diselenggarakan dengan inisiatif
Perseroan memasuki bisnis sort based, inisiasi pengerukan
pada masa mendatang, serta memanfaatkan seluruh aset
Perseroan secara maksimal.

The Company yielded a comprehensive efficiency


without taking aside the employees welfare aspect. The
improvement of owned ship performance is conducted by
preventive maintenance. Business focus is also diversified
not only be focusing on agency sector but also on the
supply of clean water and fuel in cooperation with other
Subsidiaries of Pertamina. The business value development
is realized by taking initiatives in entering sort-based
business and dredging in the future, as well as by
capitalizing all assets of the Company optimally.

Keterbatasan ekspansi menjadi satu hambatan, Perseroan


mengantisipasi hal ini dengan melakukan penambahan
modal (equity), cara pengajuan pinjaman dana ke Induk
Perusahaan, dan bekerjasama dengan mitra kerja melalui
penekanan asas simbiosis mutualisme yang saling
menguntungkan.

The limited outreach for expansion is one of the challenges,


which is overcome by increasing equity and proposing loan
to the Holding Company. The Company also cooperates
with business partners to enhance mutually beneficial
cooperation.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Laporan Direksi
Board of Directors Report

Implementasi strategi REE terbukti mampu meningkatkan


pendapatan operasi, laba usaha, laba bersih, bahkan
menekan rasio kenaikan beban secara signifikan. Hingga
Desember 2013 Perseroan meraih pendapatan sebesar
Rp1,077 triliun naik 5,55% dari tahun 2012 sebesar
Rp1,020 triliun.

The implementation of REE strategy has been proven


effective in increasing the operational revenue, operating
profit, net profit and even suppressing the ratio of expense
increase significantly. As of December 2013, the Company
reached revenue of Rp1.077 trillion, up 5.55% from that
of 2012 at Rp1.020 trillion.

b. Perbandingan antara Target dan Realisasi 2013


Dari sisi keuangan, dapat kami sampaikan perbandingan
antara target RKAP 2013 dan realisasi 2013 sebagai
berikut:

b. Comparison between Target and Realization 2013


In view of financial aspect, we may present the comparison
between target of RKAP 2013 and its realization as follows:

Pendapatan
Realisasi pendapatan Perusahaan tahun 2013 sebesar
Rp1,077 triliun, mengalami penurunan sebesar 4,04%
dibandingkan dengan RKAP 2013 sebesar Rp1,122
triliun. Tidak tercapainya target pendapatan dikarenakan
pencapaian pendapatan Kapal Milik, Back to Back Charter
non COA, Keagenan Tanker, Diversifikasi Usaha dan Port
Operation Services masih di bawah target RKAP 2013.

Revenue
The Companys revenue in 2013 stood at Rp1.077 trillion,
a decline of 4.04% compared to that of RKAP 2013 at
Rp1.122 trillion. Such condition was caused by failure in
achieving revenue target of RKAP 2013 for the Owned
Ship, non COA Back to Back Charter, Tanker agency,
Marine Service and Port Services.

Beban Usaha
Realisasi biaya usaha Perusahaan tahun 2013 sebesar
Rp765,36 miliar, mengalami penurunan sebesar 8,65%
dibandingkan dengan RKAP 2013 sebesar Rp837,83 miliar.
Hal ini disebabkan pencapaian realisasi biaya operasi Kapal
Milik, Back to Back, Diversifikasi Usaha dan Port Services
masih di bawah target RKAP 2013.

Operating Expense
The Companys operating expense in 2013 stood at
Rp756.36 billion, a decline of 8.65% compared to that
of RKAP 2013 at Rp837.83 billion. This was because the
operational cost of the Owned ships, Back to Back, and
Marine and Port Services was still under target of RKAP
2013.

Laba usaha
Realisasi laba usaha Perusahaan tahun 2013 sebesar
Rp150,89 miliar berada 26,25% diatas target RKAP 2013
sebesar Rp119,52 miliar. Tercapainya laba usaha karena
pencapaian pendapatan operasi lebih tinggi dibandingkan
pencapaian biaya operasi dan biaya overhead. Pencapaian
pendapatan operasi tahun 2013 sebesar Rp1,077 triliun
(95,96% dari RKAP 2013) sedangkan realisasi biaya operasi
dan biaya overhead sebesar Rp926,66 miliar (92,36% dari
RKAP 2013).

Operating Profit
The Companys operating profit in 2013 was Rp150.89
billion, up 26.25% above the target set in RKAP 2013 at
Rp119.52 billion. The target of net profit was met as the
operational cost was higher than the total of operational
and overhead cost. The operational revenue as of
December 2013 was Rp1.077 trillion (95.96% of the RKAP
2013), while the total operational and overhead cost was
Rp926.66 billion (92.36% of the RKAP 2013).

Laba bersih
Realisasi laba bersih Perusahaan tahun 2013 sebesar
Rp174,38 miliar berada diatas RKAP 2013 sebesar Rp60,56
miliar. Hal ini disebabkan oleh:
1. Efisiensi pada biaya operasi dan biaya overhead,
pencapaian biaya operasi & biaya overhead masih di
bawah target RKAP 2013 yaitu sebesar Rp926,66 miliar

Net Profit
The Companys net profit in 2013 was Rp174.38 billion,
increasing from the RKAP 2013s position at Rp60.56
billion. This was due to:
1. Efficiency in operational and overhead cost. The
revenue of operational and overhead was still under
target set in the RKAP 2013. It stood at Rp926.66 billion
PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL
Laporan Tahunan 2013 Annual Report

37

Laporan Direksi
Board of Directors Report

38

dari Rp1,003 triliun yang ditargetkan (92.36% dari


RKAP 2013).
2. Adanya pendapatan selisih kurs sebesar Rp78,60 miliar.

compared to the target of Rp1.003 trillion (92.36% of


the RKAP 2013)
2. Revenue of exchange rate difference at Rp78.60 billion.

Prospek Usaha

Business Outlook

Pangsa pasar bisnis Perseroan di Indonesia saat ini adalah


sebesar 25,37 %, Perseroan tetap optimis dapat terus
mengembangkan pangsa pasar tersebut sejalan dengan
tujuan strategis jangka panjang seperti yang tertuang
dalam Rencana Jangka Panjang (RJP) Perusahaan. Kami
optimis, prospek usaha kedepan akan terus membaik.
Perseroan berencana untuk terus mengoptimalkan REE
guna membuka peluang dalam meraih pangsa pasar yang
ada dan pertumbuhan bisnis yang cemerlang.

The Companys business market share in Indonesia is


currently at 25,37 %. The Company remained optimistic
that it can develop its market share in line with the long
term strategic plan, as set out in the Long Term Corporate
Plan (RJP). We were upbeat that our business prospect
will continue to improve in the future. The Company has
outlined a plan to continuously optimize REE and create
opportunity to reach market shares and encouraging
business growth.

Di sisi lain, visi Perseroan untuk menjadi Perusahaan


terkemuka di bidang pelayaran, maritim dan logistik kelas
dunia, dilaksanakan dengan mengembalikan ruh Perseroan
untuk reborn ke upstream. Hal tersebut dilakukan guna
menempatkan makna sesungguhnya atas kata Trans
Kontinental yang melekat di Perusahaan. Rencana strategis
dalam mengembangkan bisnis kelas dunia:
Menjalin kerjasama dalam bentuk Joint Venture dengan
Tong Yeong Tug (TYT) Korea.
Secara bertahap memasuki peluang bisnis di project
Donggi Senoro LNG (DSLNG) dan TPF/MOPU WMO.
Resiprocal di Korea Selatan dan pengembangan di
Australia dan Asia Tenggara (Myanmar dan Vietnam).

On the other hand, the Companys vision to become a


world class company in shipping, maritime and logistics
service is reached by revitalizing the Company to reborn in
upstream business. This is done to value the true meaning
of Trans Kontinental that is strongly embodied in the
Company. The strategic plans in developing business to be
a world class company:
Forging cooperation through Joint Venture with Tong
Yeong Tug (TYT) Korea
Gradually taking opportunity to involve in Donggi
Senoro LNG project (DSLNG) and TPF/MOPU WMO.
Reciprocal relationship in South Korea and development
in Australia and the Southeast Asia (Myanmar and
Vietnam).

Kami juga memperkirakan bahwa pada masa mendatang,


tingkat kompetisi yang terjadi baik dalam bisnis Pelayaran,
Maritim, dan Logistik baik di dalam maupun di luar negeri
akan semakin kompetitif. Persaingan yang paling ketat
akan terjadi oleh adanya ekspansi beberapa perusahaan
asing ke Indonesia. Oleh karena itu, Perseroan berinisitif
untuk menerapkan cooperation in competition sebagai
upaya integrasi dengan beberapa perusahaan dalam
negeri dengan fokus bisnis yang sama untuk menguasai
pangsa pasar dalam negeri.

We also predict that the competition in the Shipping,


Maritime and Logistics industry will become tighter, both
in domestic and foreign market. Business expansion from
foreign companies to Indonesia will lead to the tightest
competition within the industry. Thus, the Company
took initiative to implement cooperation in competition
to integrate with several companies in the country with
similar business core so as to dominate domestic market
share.

Dengan kekuatan dan strategi per segmen usaha yang


dimiliki, serta didukung dengan kompetensi Sumber Daya
Manusia (SDM), kualitas penerapan sistem Keselamatan
dan Kesehatan Kerja (K3), serta penggunaan Teknologi

Coupled with strength and strategy within all existing


business segment, competent human resources, and
quality implementation of Occupational Health and Safety
and the latest information technology, the Company is

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Laporan Direksi
Board of Directors Report

Informasi (TI) yang terus diperbarui, Perseroan siap


menghadapi segala tantangan guna tumbuh dan
berkembang pada masa mendatang datang.

ready to face any challenges to grow and develop in the


future.

Penerapan Tata Kelola

Implementation of Good Corporate


Governance

Pada tahun 2013, Perseroan telah mengembangkan


konsep Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate
Governance GCG) yang selaras dengan kebutuhan
industri pelayaran secara berkesinambungan dan konsisten
yang dapat memberikan perlindungan yang memadai
dan perlakuan adil kepada pemegang saham, pemangku
kepentingan, serta pengelolaan Perseroan. Melalui
GCG, Perseroan berupaya untuk menciptakan nilai bagi
perusahaan secara maksimal.

In 2013, the Company has developed good corporate


governance concept consistently and continuously that
was in line with the needs in the shipping industry. The
concept can give proper protection and fair treatment
to shareholders, stakeholders and management of the
Company. Through GCG, the Company strives to deliver
value to the Company maximally.

Salah satu upaya pengembangan GCG adalah dengan


memperkuat kinerja tata kelola dengan melakukan
assessment GCG. Skor GCG yang dicapai Perseroan sebesar
70.108 dengan predikat CUKUP BAIK. SKOR tersebut
menjadi parameter dalam penerapan dan pengembangan
sistem pengendalian internal dan manajemen risiko yang
sejalan dengan bisnis Perseroan. Adapun rekomendasi
yang diberikan dalam proses assessment tersebut menjadi
upaya tolok ukur peningkatan kualitas penerapan GCG
Perusahaan.

One of the efforts to develop GCG is by strengthening


good corporate governance performance by referring to
GCG assessment for the year. The Company obtained
GCG score of 70.108 with FAIR predicate. This has
become parameter in implementing and developing
internal control system and risk management according to
the Companys business. Moreover, the recommendation
given in the assessment process becomes a benchmark to
improve quality of the Companys GCG implementation.

Ketaatan dan kepatuhan terhadap berbagai peraturan


perundang-undangan senantiasa dikedepankan untuk
mendorong Perseroan menjadi Perusahaan pelayaran,
maritim, dan logistik yang taat hukum. Pengelolaan
manajemen risiko juga menjadi bagian yang inheren
dengan kinerja bisnis dan implementasi tata kelola secara
menyeluruh, konsisten, dan berkesinambungan.

Compliance with various regulations is continuously upheld


to drive the Company to become shipping, maritime and
logistics enterprise with integrity. Risk management is also
inherent in business performance and overall, consistent
and continuous implementation of good corporate
governance.

Perseroan optimis dapat mempertahankan pencapaian


kinerja secara berkesinambungan. Perseroan senantiasa
melaksanakan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang
baik (GCG) secara konsisten dan berkesinambungan.
Bagi Perseroan, implementasi GCG bukan hanya sekedar
menggugurkan kewajiban atau pun pemanis organisasi
perusahaan, namun sudah merupakan keniscayaan bagi
Perseroan untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas
pengelolaan Perseroan kepada masyarakat luas.

The Company is optimistic that it can sustain its sustainable


performance achievement. The Company continues
to implement good corporate governance principle
consistently and continuously. For the Company, the GCG
is not implemented merely to fulfill obligation or as a
formula of courtesy within the companys organization. It is
to ensure that the Company can maintain its transparency
and accountability of the Companys management to
wider community.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

39

Laporan Direksi
Board of Directors Report

Perubahan Komposisi Direksi

Changes in the Composition of the Board of


Directors

Pada tahun 2013, Perseroan melakukan perubahan


komposisi Direksi yakni bapak Joni Harsono sebagai
Direktur Operasi Perseroan, digantikan oleh bapak Win
Pudji Pamularso berlaku efektif terhitung mulai tanggal
Keputusan Pemegang Saham secara sirkuler.

In 2013, the Companys composition of the Board of


Directors changed with the replacement of Mr. Joni
Harsono as Director of Operations with Mr. Win Pudji
Pamularso, effective from the date of the Shareholders
circular decision.

Kemudian, bapak Nasuhi Hidayat sebagai Direktur


Keuangan Perseroan, digantikan oleh bapak Tenny R.A.
Rusdy sebagai Direktur Keuangan Perseroan, berlaku
efektif terhitung mulai tanggal Keputusan Pemegang
Saham secara Sirkuler untuk jangka waktu 1 (satu) periode
sebagaimana dimaksud dalam Anggaran Dasar Perseroan
atau sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham
Perseroan memutuskan lain.

This is followed by the appointment of Mr. Tenny R.A.


Rusdy to replace Mr. Nasuhi Hidayat as Director of Finance,
effective from the date of the Shareholders circular
decision in which Mr Tenny will serve for 1 (one) period, as
stipulated in the Companys Articles of Association or until
the General Meeting of Shareholders decides otherwise.

Dengan demikian susunan Direksi Perseroan menjadi :

Thus, the composition of


as follows:
President Director
Director of Operations
Finance Director

Direktur Utama : Ahmad Bambang


Direktur Operasi : Win Pudji Pamularso
Direktur Keuangan : Tenny R.A. Rusdy

: Ahmad Bambang
: Win Pudji Pamularso
: Tenny R.A. Rusdy

Seluruh jajaran manajemen mengucapkan terima kasih,


serta penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi,
komitmen, dan karya yang diberikan oleh bapak Joni
Hasono dan bapak Nasuhi Hidayat selama menjabat di
Perseroan.

All managements express gratitude and the highest


appreciation for the dedication, commitment and
contribution given by Mr Joni Hasono and Nasuhi Hidayat
during his tenure in the Company.

Apresiasi

Appreciation

Direksi menyampaikan apresiasi dan terima kasih


atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh
Pemegang Saham, Manajemen, dan seluruh SDM yang
telah berkontribusi terhadap pencapai Perseroan.

The Board of Directors would like to convey their


appreciation and gratitude for the support and trust
given to the Shareholders, Management and all human
resources who have contributed to yield achievement for
the Company.

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada mitra


usaha, pelanggan, serta para pemangku kepentingan
lainnya atas kepercayaan yang telah diberikan selama
ini. Kami menyadari bahwa dukungan para Pemangku
Kepentingan merupakan elemen penting bagi kesuksesan
dan keberlanjutan bisnis Perseroan.

We also want to thank business partners, customers and


other stakeholders for the trust to us so far. We realize that
support from the Stakeholders is an important element for
the success and business continuity of the Company.

Ahmad Bambang
Direktur Utama / President Direktor

40

the Board of Commissioners is

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Direksi
Board of Directors

Ahmad Bambang
Direktur Utama / President Director
Win Pudji Pamularso
Direktur Operasi / Operation Director
Tenny R A Rusdy
Direktur Keuangan / Finance Director

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

41

03
PROFIL PERUSAHAAN
Company Profile

Informasi Perusahaan
Corporate Identity

Nama Perusahaan
Company Name

PT Pertamina Trans Kontinental

Tanggal Pendirian
Date of Establishment

9 September 1969 dengan nama PT Pertamina Tongkang

Kegiatan Usaha
Line of Business

Jasa Pelayaran, Jasa Maritim, dan Jasa Logistik

Jumlah Kantor Cabang


Total Branch Offices

12 Kantor Cabang

Jumlah Karyawan
Total Employees

561 karyawan

Kepemilikan Saham
Share Ownership

PT Pertamina (Persero): 99,999%

Shipping Services, Maritime Services, and Services logistics

12 Branch Offices

561 employees

PT. Pertamina Training & Consulting: 0,001%


PT Pertamina: 99.999%
PT. Pertamina Training & Consulting: 0.001%

Alamat Kantor
Office Address

Jl. Kramat Raya No. 29


Jakarta Pusat 10450
Tel

: (+6221) 31923005

Faks

: (+6221) 3106804

Email

: ptkpusat@ptk-shipping.com

Website : www.ptk-shipping.com

Sekilas Perseroan
Company in Brief
Pada

awalnya,

PT

Pertamina

Kontinental

PT Pertamina Trans Kontinental (the Company) was initially

(Perseroan) berdiri dengan nama PT Pertamina Tongkang

established with the name of PT Pertamina Tongkang on 09

tanggal 09 September 1969 sebagai anak perusahaan PT

September 1969 as a subsidiary of PT Pertamina (Persero).

Pertamina (Persero). Perseroan merupakan perusahaan

The Company contributes to support the development of

yang diperbantukan dalam pengembangan kegiatan

business lines of PT Pertamina (Persero) with 99.999%

usaha PT Pertamina (Persero) dengan kepemilikan saham

share ownership and the remaining 0.001% shares owned

sebesar 99,999% dan 0,001% dimiliki oleh PT Pertamina

by PT Pertamina Training & Consulting.

Training & Consulting.

44

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Trans

Pada tahun 1974, PT Pertamina Tongkang memperoleh

In 1974, PT Pertamina Tongkang acquired additional vessel

tambahan armada kapal sejenis supply vessel yang

fleets similar to supply vessel type, which was agreed to

disepakati untuk melayani dan memenuhi eksplorasi

serve and meet the exploration of oil and gas offshore

pengeboran minyak dan gas bumi lepas pantai dan juga

drilling and production purposes.

keperluan produksi.
Dengan selesainya program konstruksi untuk depot bahan

In line with the completion of the new fuel depot

bakar yang baru di belahan timur dan tengah wilayah

construction in the middle and eastern regions of

Indonesia, PT Pertamina (Persero) menarik penugasan

Indonesia, PT Pertamina (Persero) withdrew ships and

untuk pendistribusian bahan bakar, meliputi kapal-kapal

crews to distribute fuel. In 1978, PT Pertamina Tongkang

dan crew. Pada Tahun 1978, PT Pertamina Tongkang

revised its business model to become profit oriented in a

mengubah model bisnis menjadi perusahaan yang mencari

sense of serving not only PT Pertamina (Persero) but also

keuntungan atau profit oriented dengan tidak hanya

other companies.

melayani PT Pertamina (Persero) tetapi juga melayani


perusahaan lainnya.
Pada tahun 1988, perusahaan perizinan dari izin bisnis

In 1988, licensing company from business licenses based on

yang berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 17 tahun

Government Regulation No. 17 year 1988 (Re-Structuring

1988 (Penataan Ulang dan Pengusaha dari Transportasi

and Entrepreneur of the Marine Transportation) of a

Laut) dari perusahaan Pelayaran yang spesifik di bidang

Shipping company specialized in Offshore field become

Lepas Pantai menjadi Perusahaan Pelayaran dengan SIUPP

Shipping Company under SIUPP No.3.XXX-256/AL.58.

No.3.XXX-256/AL.58.

Komunikasi

General Directorate of Marine Communication under its

Kelautan dengan peraturan barunya telah mengeluarkan

amended regulation has issued SIUPAL B.XV-1203/AL.58

SIUPAL B.XV-1203/AL.58 pada tanggal 26 Maret 2002

on 26 March 2002 for PTK.

Direktorat

Umum

untuk PTK.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

4545

Sekilas Perseroan
Company in Brief

Pada tahun 2011, Perseroan mengubah nama menjadi PT

In 2011, the Company changed its name to PT Pertamina

Pertamina Trans Kontinental di tahun 2011, sesuai dengan

Trans Kontinental, according to the Deed No. 012 dated

Akta No. 012 tanggal 26 Oktober 2011 Notaris Dewantari

26 October 2011 by Notary Dewantari Handayani, MPA,

Handayani, MPA yang disetujui dengan Keputusan

approved by the Minister of Law and Human Rights of

Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia No: AHU-

the Republic of Indonesia No. AHU-58581.AH.01.02 Year

58581.AH.01.02 Tahun 2011 tanggal 29 Nopember

2011 dated 29November 2011. The Company operates in

2011, dan menyelenggarakan kegiatan usaha di Bidang

Shipping Services, Maritime Services, and Logistics Services

Jasa Pelayaran, Jasa Maritim, dan Jasa Logistik baik di

both inside and outside the country, as well as other related

dalam maupun di luar negeri, serta kegiatan usaha lain

business activities, or supports the Companys business

yang terkait atau menunjang kegiatan usaha Perseroan

activities in the field of Shipping Services, Maritime Services

di bidang Jasa Pelayaran, Jasa Maritim dan Jasa Logistik

and Logistics Services. With this change, the Company is

tersebut. Dengan perubahan ini, Perseroan siap untuk

ready to become the World-Class Shipping Business and

menjadi Perusahaan Bisnis Pelayaran dan Jasa Maritim

Maritime Services Company and continues to provide the

Kelas Dunia serta senantiasa memberikan layanan terbaik

best service to all Stakeholders.

kepada Stakeholder.
Perseroan bergerak dalam bidang Industri Jasa Maritim dan

The Company operates in Maritime Industrial Services

melaksanakan kegiatan usaha yang dapat memberikan

and carries out business activities that can support the

kontribusi terhadap aktifitas PT Pertamina (Persero) dalam

activities of PT Pertamina (Persero) in the normal course

kegiatan usahanya, seperti pengadaan distribusi bahan

of its business, such as procurement of fuel distribution to

bakar ke semua pelabuhan di seluruh wilayah Indonesia

all ports in all parts of Indonesia that can not be reached

yang tidak dapat terjangkau oleh kapal tanker; pengadaan

by tanker vessels; procurement of maritime transportation

transportasi maritim bagi Pertamina Logistik untuk

for Pertamina Logistik for development of projects spread

pengembangan proyek yang tersebar di seluruh wilayah

across Indonesia; and to act as General Agent and Handling

Indonesia; bertindak sebagai General Agent dan Handling

Agent for tankers owned by PT Pertamina for rent.

Agent bagi kapal-kapal tanker milik PT Pertamina (Persero)


yang disewakan.
Selain itu, Perseroan juga fokus pada aktifitas lepas pantai

The Company focuses on the offshore activities by

dengan menyediakan beberapa hal sebagai berikut:

implementing the following functions:

Membantu eksplorasi minyak dan gas bumi di lepas

Helping oil and gas exploration off the coast.

pantai.
Menjadi Handling Agent dari penyewa kapal milik PT
Pertamina (Persero) dan kapal pihak ketiga.

46

Being Handling Agent of tenants renting ships owned


by PT Pertamina (Persero) and those of the third party.

Menjadi Perusahaan Bisnis Pelayaran dan


Jasa Maritim Kelas Dunia

To Become a World Class Shipping Business


and Maritime Service Company

Visi Perseroan untuk menjadi Perusahaan bisnis pelayaran

The Company envisions becoming the world class shipping

dan jasa maritim kelas dunia. Berbagai upaya telah

business and maritime service company, and various efforts

dilakukan, dalam Core Business pengoperasian kapal milik,

have been exerted. In terms of core business in the owned-

Perseroan memiliki varian kapal dengan jenis-jenis seperti

ship operation, the Company possesses ship variants such

Oil Tanker, LPG Carrier, Anchor Handling and Tug Supply,

as Oil Tnakers, LPG Carrier, Anchor Handling and Tug

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Sekilas Perseroan
Company in Brief

Multi Purpose Vessel, Harbour Tug, Tug Boat & Oil Barge,

Supply, Multi Purpose Vessel, Harbour Tug, Tug Boat & Oil

Straight Supply Vessel, Rigid Inflatable Boat, serta SPOB

Barge, Straight Supply Vessel, Rigid Inflatable Boat, and

(Self Propelled Oil Barge). Kapal-kapal tersebut digunakan

SPOB (Self Propelled Oil Barge). Those ships are used to

untuk memenuhi kebutuhan pencharter (PT Pertamina

meet the needs of the charterer (PT Pertamina (Persero),

(Persero), KPS, dll) untuk mendukung kegiatan offshore

KPS, etc) in supporting their offshore and onshore activities.

dan onshore.
Perseroan menyadari bahwa, selain terdapat tantangan

The Company realizes that despite many challenges in

dalam bisnis pelayaran dan jasa maritim, terdapat pula

shipping and maritime service business, there are vast

peluang yang harus dimanfaatkan. Peluang tersebut

opportunities that should be seized. The opportunities

didasari oleh beberapa hal, sebagai berikut:

come from the following strengths, among others:

Perseroan merupakan perusahaan besar dengan

The Company is a large enterprise with wide experience

pengalaman serta pengelolaan eksploitasi kapal,

in management of vessel exploitation, especially OSV

khususnya OSV (Offshore Supply Vessel) dan Jasa

(Offshore Supply Vessel) and Maritime Services for over

Maritim selama lebih dari 40 Tahun.

40 Years.

Jaringan fasilitas kerja tersebar di seluruh wilayah


Indonesia.

Wide network of working facilities that are spread


across the region of Indonesia.

Kekuatan sumber daya dan kinerja keuangan serta

The power resource and financial performance as

kepercayaan dunia perbankan dan lembaga keuangan

well as the confidence of the banking and financial

memungkinkan

institutions allow it to support the Companys growth

untuk

mendukung

Perusahaan

tumbuh melalui investasi untuk peremajaan armada.

through investment in fleet renewal.

Tingkat remunerasi pekerja offshore cukup kompetitif

The offshore workers remuneration is quite competitive

dibandingkan dengan rata-rata perusahaan pelayaran

in comparison with those of the average national

nasional.

shipping company.

Penguasaan lahan-lahan strategis dan sinergi dengan


Pertamina

group,

memungkinkan

Perusahaan

membangun fasilitas kerja baru sebagai simbol

Domination of strategic lands and synergy with


Pertamina group allows the Company to build new
working facility as a symbol of change.

perubahan.
Komitmen kuat manajemen puncak untuk melakukan

A strong commitment of top management to make

perubahan mendasar di berbagai bidang, termasuk

fundamental changes in many fields, including

perubahan budaya korporat.

corporate culture change.

Dorongan lingkungan luar dan lingkungan dalam

Encouragement from external and internal organization

organisasi yang kondusif bagi perjalanan transformasi

that is conducive for the Companys journey of

Perusahaan.

transformation.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

47

Bidang Usaha
Business Field

Kegiatan Usaha

Business Activities

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan Pasal 2 halaman

Based on the Companys Articles of Association, the

5, Perseroan menyelenggarakan kegiatan usaha di Bidang

Company operates in Shipping Service, Maritime Services

Jasa Pelayaran, Jasa Maritim, dan Jasa Logistik baik di

and Logistics Services both inside and outside the country

dalam maupun di luar negeri serta kegiatan usaha lain

as well as other business that relates to or support business

yang terkait atau menunjang kegiatan usaha di bidang

activities in the field of Shipping Services, Maritime Services

Jasa Pelayaran, Jasa Maritim dan Jasa Logistik tersebut.

and Logistics Services.

a. Menyelenggarakan

a. Conducting business in the field of Shipping

usaha

di

bidang

Jasa

Pelayaran:
1) Menjalankan

Services:
usaha-usaha

dalam

bidang

pengangkutan hasil industri pertambangan dan

1) Running business in the field of transportation of


the mining and general industrial products.

umum.
2) Menjalankan kegiatan usaha pengangkutan laut

2) Running a business activity in sea transportation

antar pelabuhan serta jasa penunjangnya baik

between ports and its supporting services for both

dalam maupun luar negeri yang dilakukan secara

inside and outside the country, which is performed

tetap dan teratur dan/atau pelayaran yang tidak

in a permanent and regular manner, and/or

tetap dan tidak teratur dengan menggunakan

temporary or irregular shipping using all kinds of

semua jenis kapal serta jasa penunjangnya.

vessels and supporting services.

3) Menjalankan

usaha

pelayaran/pengangkutan

3)
Running

shipping/transportation

business

khusus peralatan dan kebutuhan pengeboran

focusing on equipment and needs of oil and gas

migas, muatan batubara, muatan cair dan gas serta

drilling, coal cargo, liquid and gas cargo and other

cargo umum lainnya.

general cargo.

4) Menjalankan usaha penunjang bidang pelayaran.

4) Running a supporting shipping business.

5) Menjalankan usaha jasa manajemen kapal/ship

5) Running a vessel/ship management services (ship

management services (ship crewing, ship operator,

crewing, ship operators, ship Maintenance).

ship Maintenance).
6) Menjalankan

usaha

penyewaan

kapal

(ship

6) Running a ship chartering and brokerage.

chartering & brokerage).


7) Menjalankan usaha keagenan kapal (ship agencies).

7) Running ship agencies.

8) Usaha salvage dan penundaan kapal.

8) Salvage business and delays of the ship

9) Jasa pemeliharaan peralatan pelayaran (navigasi)

9)
Shipping

equipment

maintenance

services

(navigation)
b. Menyelenggarakan usaha di bidang Jasa Maritim:
1) Melakukan pembelian dan penjualan alat-alat

b. Conducting business in the Maritime Services:


1) Purchasing and selling equipment of transportation

suku

and/or logistics, including its spare parts, including

cadangnya, termasuk tapi tidak terbatas pada kapal

but not limited to tankers, supply vessels, barges,

tanker, supply vessel, tongkang, kapal tunda dan

tugs and RIG.

transportasi

dan/atau

logistik

termasuk

RIG.
2) Melakukan usaha pengangkutan dan penimbunan
muatan cair, gas, dan General cargo.

48

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

2) Performing

business

in

cargo

hauling

stockpiling of liquid, gas, and general cargo.

and

Bidang Usaha
Business Field

3) Melaksanakan bunker service berupa pengisian

3) Implementing bunker service in the form of

dan/atau pendistribusian BBM untuk kapal baik di

charging and/or distributing fuel for vessels both in

laut maupun di darat.

land and sea.

4) Melakukan jasa pengolahan dan penyediaan air


untuk keperluan kapal dan industri.

4) Providing water supply and processing for vessels


needs and industry.

5) Melaksanakan kegiatan distribusi dan supply bahan


bakar dan air untuk kebutuhan kapal-kapal, depot-

5) Conducting fuel and water supply and distribution


activities for ships, depots, and industries needs.

depot dan industri.


6) Melakukan usaha pembuatan dan perbaikan kapal

6) Conducting ships manufacturing and repairing,

serta penyediaan suku cadang kapal dan alat

as well as providing spareparts of ships and other

transportasi lainnya.
7) Melakukan

jasa

perencanaan,

means of transportations.
pembangunan,

7) Conducting planning, manufacturing, repairing and

perbaikan dan pemeliharaan kapal-kapal, alat-alat

maintenance of ships, floating tools, and offshore

apung dan konstruksi-konstruksi bangunan di lepas

and submerged building constructions along with

pantai dan di bawah air beserta peralatannya.

its tools.

8) Jasa tank cleaning dan pengelolaan limbah (sludge).

8) Tank cleaning and sludge management services.

9) Melakukan usaha jasa bongkar muat barang di

9) Conducting loading and unloading freight in ships.

kapal.
10) Melakukan usaha bidang kepelabuhanan dan
administrasi pelabuhan khusus.

10) Conducting port field activities and specific ports


administration.

11) Jasa pemeliharaan fasilitas pelabuhan.

11) Maintenance service of port facilities.

12) Jasa Recognize Security Organization (RSO).

12) Recognize Security Organization (RSO) service.

13) Survei kelautan mengenai arus dan kedalaman laut

13)
Marine survey on currents and sea depths

(Hydrografi Oceanografi dan Pemetaan/HOP).

(Hydrografi Oceanografi and mapping/HOP).

14) Konstruksi bawah air berupa pemasangan dan

14) Underwater construction in the form of planting

pemeliharaan pipa dan kabel bawah laut dan lain-

and maintaining pipes and underwater cables and

lain.

others.

15) Jasa pengerukan dan reklamasi pantai.

15) Beaches reclamation and dredging service

16) Jasa perawatan pekerjaan minyak dan gas bawah

16) Maintenance service for underwater oil and gas.

air.
17) Jasa penyelaman dan pekerjaan bawah air.
c. Menyelenggarakan usaha Jasa Logistik:
1) Jasa ekspor impor barang dan jasa pengurusan
dokumen ekspor impor (customs clearance).

17) Diving and underwater activities service.


c. Conducting Logistics Service:
1) Export and import of goods services and customs
clearance.

2) Mengadakan usaha dibidang International Freight

2) Conducting

Forwarding, tidak terbatas pada jasa pengangkutan,

Forwarding,

pengiriman, dan pendistribusian barang.

transportation, shipment, and goods distribution

business

in

including

International
but

not

Freight

limited

to

services.
3) Penyewaan alat-alat berat dan atau peralatan kerja
serta produksi.

3) Leasing heavy equipment and or work and


production equipments.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

49

Bidang Usaha
Business Field

4) Melakukan

kegiatan

usaha

4) Conducting

penyimpanan,

business

activities

on

storage,

penyaluran

warehouses, transportation, and various goods

berbagai jenis barang serta usaha lainnya (Logistic

distribution services as awell as other businesses

Base).

(Logistic Base).

pergudangan,

pengangkutan

dan

5) Leasing and building and office maintenance

5) Jasa penyewaan dan pengelolaan gedung dan

services.

perkantoran.

Bisnis Utama dan Produk Usaha

Core Business and Business Products

a. Penyediaan Kapal

a. Ships Provision

PT Pertamina Trans Kontinental memiliki Core Business

PT Pertamina Trans Kontinental has a Core Business in

dalam armada operasional, dengan tipe kapal:

operational fleets, with the following types of ships:

Oil Tanker

Oil Tanker

LPG Carrier

LPG Carrier

Anchor Handling and Tug Supply

Anchor Handling and Tug Supply

Multi Purpose Vessel

Multi Purpose Vessel

Harbour Tug

Harbour Tug

Tug Boat & Oil Barge

Tug Boat & Oil Barge

Straight Supply Vessel

Straight Supply Vessel

Rigid Inflatable Boat

Rigid Inflatable Boat

SPOB (Self Propeller Oil Barge)

SPOB (Self Propeller Oil Barge)

Fasilitas armada kapal di atas, digunakan untuk memenuhi

The aforementioned ships fleets are utilized in order to

kebutuhan penyewa seperti PT Pertamina (Persero), KKKS,

meet the lessees needs such as PT Pertamina, KKKS, and

dan lainnya untuk mendukung kegiatan lepas pantai dan

others to support the offshore and land activities.

darat.
Charter and Brokerage

Charter and Brokerage


Aktivitas

bisnis

melalui

Charter

and

Brokerage

Business activities through Charter and Brokerage are

dilakukan atas permintaan pelanggan untuk memenuhi

conducted on the ground of the customers demands

kebutuhan jenis kapal yang tidak dimiliki oleh Perseroan.

to meet the need of ships types which are not owned

Charter and Brokerage diselenggarakan dengan cara

by Company. Charter and Brokerage is conducted by

menyewa kapal sesuai dengan permintaan.

renting ships in accordance with demands.

Keagenan Kapal (Shipping Agent)

Shipping Agent

Dalam bidang usaha Shipping Agent, Perseroan

In this business field, the Company provides shipping

menyediakan layanan kapal keagenan sebagai Agen

agent services as General Agent (GA) or Handling

Umum (GA) atau Agen Penanganan (HA) untuk kapal

Agent (HA) for the ships docking in every port in

yang berlabuh di semua pelabuhan di Indonesia.

Indonesia. The Company becomes the HA in every

Perseroan menjadi Agen Penanganan di semua

port in Indonesia and general or particular ports.

pelabuhan di Indonesia serta pelabuhan umum atau

The Companys activities also include Crews Supply,

port tertentu. Kegiatan Perseroan juga mencakup

Bunkers Handling, Water Supply, and other activities

Penyediaan Crew, Penanganan Bunker, Penyediaan

related to Handling Agent.

Air dan kegiatan lain yang berhubungan dengan agen


penanganan.

50

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Bidang Usaha
Business Field

Jasa Shipping Agent yang diberikan Perseroan,

Shipping Agent services provided by the Company

meliputi:

cover:

Menyiapkan formalitas/fasilitas.

Preparing formalities/facilities.

Layanan untuk awak dan kapal.

Services for crews and ships.

Penyelesaian kewajiban keuangan (pencairan).

Financial responsibilities completion (disbursement)

Tugas utama Shipping Agent adalah untuk mewakili

The major duty of Shipping Agent is to represent

pemilik/principal dalam memenuhi persyaratan atau

the owner/principal in meeting the requirements or

kewajiban bagi kapal yang tiba di Indonesia. Tanggung

responsibilities for the ships arriving in Indonesia. The

jawab Perseroan meliputi:

Companys responsibilities cover:

Memastikan

kelancaran

kapal

operasional

di

pelabuhan.

Ensuring that the ships operation is smooth in the


ports.

Menyelesaikan Kewajiban finansial.

Completing financial responsibilities.

Menyampaikan laporan realisasi kunjungan kapal-

Submitting report on the ship visit to ports in

kapal di pelabuhan Indonesia.

Indonesia.

b. Pengelolaan Pelabuhan

b. Port Management

Dalam bidang usaha ini, Perseroan bertindak sebagai

In this business line, the Company serves as the manager

manajer Administrasi Pelabuhan Production Sharing

of Port Administration in Production Sharing Contractors

Contractors (PSC)/Join Basis Operasi (JOB). Ruang lingkup

(PSC)/Joint Operational Base (JOB). The coverage of the

tugas dan tanggung jawab Perseroan di bidang ini meliputi:

Companys duties and responsibilities in this business line is:

Pelaksanaan administrasi pada Layanan Pelabuhan

Conducting administration on Ports Service which

yang meliputi: labuh, tambat, pandu, tunda (di luar

covers: docking, mooring, tugging (besides PT Pelindos

wilayah kerja PT Pelindo) sebagai delegasi PT Pertamina

working area) as the representative of PT Pertamina

(Persero), di mana pekerjaan Perseroan atas nama PT

(Persero), in which the activities conducted by the

Pertamina (Persero).

Company is on behalf of PT Pertamina (Persero).

Membuat Laporan secara periodik kepada pihak terkait

Preparing reports periodically to related parties

penyelesaian pekerjaannya, Perseroan bertanggung

regarding its work completion, The Company is

jawab atas penyelesaiannya kepada PT Pertamina

responsible for its completion to PT Pertamina

(Persero).

(Persero).

Mengurus perizinan.

Handling licenses.

Ruang lingkup pengelolaan administrasi Pelabuhan

Managing the administration management of specific

khusus, dalam hal ini Perseroan hanya mengelola

Ports, in which the Company only manages the specific

pelabuhan khusus KKKS dan JOB.

ports of KKKS and JOB.

Melakukan penagihan jasa pelabuhan kepada Agen.

Billing port service to agents.

Melakukan penyetoran Jasa Pelabuhan kepada PT

Conducting remittance of Port Service to PT Pertamina

Pertamina (Persero) dan Pemerintah.

(Persero) and the Government.

Membuat laporan kegiatan kepelabuhanan kepada

Making reports of port activities to PT Pertamina

PT Pertamina (Persero), BP Migas, Kantor Pelabuhan/

(Persero), Oil and Gas Agency (BP Migas), Port Office/

Administrasi Pelabuhan.

Port Administration.

Membantu

pengurusan

yang

berkaitan

dengan

Administrasi Kepelabuhanan di Pelabuhan Khusus

Assisting

the

management

related

to

Port

Administration in KPS/JOBs Particular Ports.

KKKS dan JOB.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

51

Bidang Usaha
Business Field

c. Bunker Agent

c. Bunker Agent

Bunker Agent merupakan fasilitas yang disediakan

Bunker Agent is a facility provided by the Company for

Perseroan untuk jasa pengiriman bahan bakar minyak

transporting fuel for ships or tankers.

untuk kapal atau tanker.


d. Offshore & Onshore Logistic Base

d. Offshore and Onshore Logistic Base

Perseroan menawarkan jasa pelayanan yang terintegrasi

The Company offers integrated services in Offshore &

dalam Offshore & Onshore Logistic Base, meliputi:

Onshore Logistic Base, such as:

Gudang penyimpanan seluas 45.28 ha

45.28 ha2 storage warehouse

Pengiriman Cargo

Cargo shipping

Jasa Kargo Administrasi

Administrations Cargo service

Perbaikan dan pembersihan kargo dengan fasilitas

Cargos Cleaning and Repairing with complete

facilities.

lengkap
Dukungan Peralatan dan Infrastruktur meliputi:

Equipments and Infrastructures support which covers:

- Lalu lintas Dermaga.

- Ports traffic

- Equipment 50 tons ph crane, 75 tons of American

- Equipments: 50 tons ph crane, 75 tons of American

cranes, 20 tons crane Todano, petty bone, 20 tons

cranes, 20 tons crane Todano, petty bone, 20 tons

carry lift, 3 & 5 tons forklift, 40 feet prime over, 40

carry lift, 3 & 5 tons forklift, 40 feet prime over, 40


feet trailer caps.

feet trailer caps.


Menyediakan layanan pasokan air bersih, pasokan

Providing service of fresh water supply, gas fuel supply


and other services.

bahan bakar gas dan jasa lainnya.


Persewaan gedung kantor yang berlokasi di Jalan Yos

Office building leasing, with offices located in Yos

Sudarso Batu Ampar - Pulau Batam terdiri dari tiga

Sudarso street, Batu Ampar Batam Island. It is a three-

lantai untuk kebutuhan kantor, ber-AC, area parkir,

floor building for office, equipped with air conditioned,

keamanan 24 jam, 50 saluran telepon dan dilengkapi

parking area, 24-hour security service, 50 phone lines,

dengan sistem PABX. Disertakan dengan 350 KVA

and PABXs system with 350 KVAs electrical generator.

Generator Listrik. Lokasi strategis di kargo jalur utama

The location is strategic near major cargos line and

dan pelabuhan Batu Ampar.

Batu Ampars port.


e. Recognized Security Organization (RSO)

e. Recognized Security Organization (RSO)


Perseroan ditunjuk sebagai RSO sejak tahun 2004

The Company has been appointed as RSO since 2004 based

berdasarkan

Jenderal

on Decree of Directorate General of Marine Transportation

Perhubungan Laut No. KL. 93/1/15-04 yang telah

No. KL. 93/1/15-04 which has been renewed until now.

diperbaharui sampai dengan saat ini. Ini merupakan bukti

This is a proof of commitment from RSO Board of Directors

komitmen dari Direksi RSO untuk ikut berpartisipasi dalam

to participate in RSOs code of ISPS in Indonesia.

Surat

Keputusan

Direktur

implementasi ISPS Code di Indonesia.


RSO merupakan konsultan dalam bidang keamanan yang

RSO is a consultant on security field which provides

memberikan saran atau menyediakan bantuan dalam

advices or assistance in ship operation and port facilities,

bidang operasional kapal dan fasilitas pelabuhan, meliputi:

such as:

Melaksanakan kegiatan sertifikasi ISPS Code untuk

Conducting ISPS code certification activities for ships

kapal (ISSC) dan fasilitas pelabuhan (SoCPF).

52

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

(ISSC) and ports facilities (SoCPF).

Melaksanakan/menyelesaikan

penilaian

keamanan

fasilitas pelabuhan (PFSA).


Membantu dalam menyiapkan rencana keamanan
fasilitas pelabuhan (PFSP).

Conducting/completing security assessment of port


facilities (PFSA).
Assisting in preparing the ports facilities security plan
(PFSP).

Sampai dengan saat ini, Perseroan telah melakukan

Until present, the Company has conducted assessment

kegiatan penilaian untuk 28 (dua puluh delapan) Fasilitas

activities for 28 port facilities in Indonesia including port

Pelabuhan di seluruh Indonesia termasuk revisi rencana

facilities revision plan, in addition to evaluating more than

fasilitas pelabuhan dan juga telah melaksanakan penilaian

eleven ships, both tanker or non tanker types.

lebih dari 11 (sebelas) Kapal baik berjenis Tanker maupun


Non-tanker.
f. Hydro-Oceanography dan Pemetaan

f. Hydro-Oceanography and Mapping

Perseroan menawarkan layanan survei dengan staff yang

The Company offers survey service conducted by

berpengalaman dan memiliki sertifikat dari IHO. Aktifitas

experienced and IHO-certificated staffs. The HOP survey

kerja survei HOP meliputi:

work activities covers:

Coast line

Coast line

Seabed to land mapping profile

Seabed to land mapping profile

Seabed contour

Seabed contour

Vertical & horizontal point coordinate

Vertical & horizontal point coordinate

Control point description

Control point description

Precission drawing sheet

Precision drawing sheet

Coast and hinterland situation

Coast and hinterland situation

Navigation supporting facilities

Navigation supporting facilities

Stream and wave constanta

Stream and wave constanta

Seabed sample and type

Seabed sample and type

Bhatimetric survey

Bhatimetric survey

Topographic survey

Topographic survey

Water flow research and water mass movements

Water flow research and water mass movements

Tidal research

Tidal research

Wave research

Wave research

Maritime meteorology research

Maritime meteorology research

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

53

Struktur Organisasi
Organization Structure

PRESIDEN DIRECTOR

Commissioners

Ahmad Bambang

CORPORATE SECRETARY

Nurkasa Siregar

Mgr. Legal & Compliance

Mgr. PR & Administration *)

Gita Dewi A

Vacant

Mgr. Strategic Plan & Busdev

A. Zainullah S

Operation Director

Win Pudji P

Mgr New Building Project

Cecil H Bledoeg

Ship

VP. Fleet

Joko Pramono

Mgr. Technical Tanker*)

Vacant

VP. Operation *)

VP. Marketing

Vacant

Ary Ramadhan

Mgr Vessel
Operation

Febriandi Isril

Mgr. Technical OSV

Bambang Purnomo

Mgr. Marketing I

Firman Syawaldi

Ben Sudirman

Bambang Heriyanto

Catatan:
*) Tanggung jawabnya langsung kepada pejabat tertinggi di fungsi terkait

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Citra Fitria R.L

Mgr. Marine Service

Mgr. Manning

54

Mgr. Marketing
Support

Mgr. Marketing II

Monika Oktaria Y

HEAD OF INTERNAL AUDIT

Musirini

Senior Auditor

Euis Resmawati
Rosdiana Afrianti
Benny S
Mgr. HSSE

J. Olaf Lopung

Deputy Director
Commercial

Finance & HRD Director

Indra Edi S

Tenny R A Rusdy

Mgr. Branch

Afirdal Rivai

Medan

Namlis Siregar

Dumai

A. Khonik

Plaju

Gunardo

Jambi

Harun Arrasyid

Batam

M. Akbar Thaib

Tg Priok

Alektri

Cilacap

M. Husni Thamrin

Surabaya

Hariyanto Akhmad

Balikpapan

Elia Karimati

Bontang

Nofrianto

Makasar

Zailani Syafiri

Sorong

VP. Finance

VP. HR & GA

M. Fajar Shidik

Didik Sudiono

Mgr. Financial
Accounting

Mgr. HR Strategic

Ana Yuliati

Komaruddin

Mgr. Mgt Accounting

Mgr. HR Operation &


General Affair

Anita Yuliana B

Ario Fajariawan

Mgr. Treasury

Mgr. Procurement

Ginik Windaryati

Ali akbar P

Keuangan & SDM/


Umum Cabang

Mgr. Information
Technology

Reza Ilham

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

55

Struktur Grup Perusahaan


Company Group Structure
10 lembar seri A
@ Rp. 1.000.000,-

111.518 lembar seri A


@ Rp. 1.000.000,-

819 lembar seri B
99,999%
111.518 lembar @
seri
A 1.000,-111.518
lembar seri A
Rp.
@ Rp. 1.000.000,-
@ Rp. 1.000.000,-
99,99 %


819 lembar seri B
819 lembar seri B
@ Rp. 1.000,-
@ Rp. 1.000,-
99,99 %

0,01 %
0,001%
10 lembar
seri A
@ Rp. 1.000.000,-

10 lembar seri A
@ Rp. 1.000.000,-

0,01 %

0,01 %

99,99 %

99,99%

99,98%

99,94%

99,97%

PT Peteka Karya

PT Peteka Karya

PT Peteka Karya

PT Peteka Karya

Samudra (PKS)

Gapura (PKG)

Tirta (PKT)

Jala (PKJ)

Visi, Misi, dan Tata Nilai Perusahaan


Vision, Mission, and Company Values

56

Visi

Vision

Menjadi Perusahaan bisnis pelayaran dan jasa maritim

To become the world-class shipping and maritime service

kelas dunia.

business company.

Misi

Mission

Melaksanakan kegiatan bisnis perkapalan dan jasa maritim

Performing shipping and maritime service business in

yang

menghasilkan

accordance with international standards to provide added

nilai tambah bagi perusahaan dengan mengutamakan

values to the Company by prioritizing the satisfaction of

kepuasan pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya.

customers and other stakeholders.

berstandar

international

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

untuk

Tata Nilai

Values

Profesional: mampu mewujudkan dan mengupayakan

Professional: to successfully implement and work

secara optimal dalam melakukan dan memenuhi apa-

optimally to perform with integrity in accordance with the

apa yang telah diucapkan dan dilakukan sesuai peraturan

applicable norms and regulation, in a way that does not

dan norma-norma yang berlaku, dengan cara yang tidak

harm others, so that actions can be accepted by all parties

merugikan pihak-pihak lain, sehingga tindakannya bisa

concerned.

diterima oleh semua unsur yang terkait.


Tanggung jawab: menjalankan tugas yang diembannya

Responsible: to perform tasks in accordance with the

sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku dan

prevailing mechanisms and procedures and are willing to

bersedia menanggung resiko atas kegagalan pelaksanaan

bear the risk of failure of the task and its impact on an

tugas maupun dampaknya tersebut secara pribadi dengan

individual basis by concrete action.

menunjukkan sikap yang nyata.


Kerja sama: mampu membangun komitmen kelompok

Cooperation: to successfully build teamwork commitment

dengan

konsisten

by managing the team to consistently perform the

perusahaan,

operational activities of the company and implement its

mengorganisir

menjalankan

kegiatannya

kelompok

agar

operasional

konsisten menjalankan keputusan kelompok berdasarkan

decision based on the principles of sound business.

prinsip-prinsip bisnis yang sehat.


Integritas: mampu menghindari benturan kepentingan,

Integrity: to successfully avoid conflict of interests,

tidak menoleransi suap, menjunjung tinggi kepercayaan

intolerant to bribery, uphold the trust and be committed

dan berkomitmen kepada kejujuran, dengan berpedoman

to honesty, guided by the principles of good corporate

pada asas-asas tata kelola korporasi yang baik.

governance.

Disiplin: berorientasi pada ketaatan dan kepatuhan

Discipline: oriented to compliance and adherence to

terhadap nilai-nilai dan peraturan yang berlaku dalam

the value and regulations in performing its duties and

menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai insan

responsibilities as a personnel of PT Pertamina Trans

PT Pertamina Trans Kontinental.

Continental.

Direksi dan Dewan Komisaris telah bersama-sama

The Board of Commissioners and Directors have profoundly

membahas dan mengkaji Visi, Misi, dan Tata Nilai

discussed and reviewed Vision, Mission and Corporate

Perusahaan secara mendalam serta berkomitmen dalam

Values and been committed to implementing all of them

melaksanakan ketiga hal tersebut guna menjalankan

to run the Companys business operation. Vision, Mission

kegiatan usaha Perusahaan. Visi, Misi, dan Tata Nilai

and Corporate Values have been approved by the Board

Perusahaan

Direksi

of Directors, ratified based on Decree of the Board of

Keputusan

Diretors of PT Pertamina Trans Kontinental Number : 033/

yang

telah

ditetapkan

mendapatkan
berdasarkan

persetujuan
Surat

Direksi PT Pertamina Trans Kontinental

No. 033/

C0000/2011-S0.

C0000/2011-S0.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

57

Profil Dewan Komisaris


Board of Commissioners Profile

Dasar Hukum Penunjukan Dewan Komisaris


Bapak Hanung Budya Yuktyanta ditunjuk berdasarkan keputusan Pemegang Saham secara sirkuler tahun
2013 PT Pertamina Trans Kontinental sesuai ketentuan Pasal 10 ayat 5 Anggaran Dasar Perseroan tentang
Pergantian Komisaris yang memutuskan:
1. Memberhentikan Bapak Waluyo sebagai Komisaris Utama Perseroan, berlaku efektif terhitung mulai
tanggal Keputusan Pemegang Saham ditandatangani.
2. Mengangkat bapak Hanung Budya Yuktyanta sebagai Komisaris Utama Perseroan, berlaku efektif
terhitung mulai tanggal Keputusan Pemegang Saham ditandatangani untuk jangka waktu 1 (satu)
periode sebagaimana dimaksud dalam Anggaran Dasar Perseroan atau sampai RUPS memutuskan lain.
Moch. Yudhie RF ditunjuk berdasarkan keputusan Pemegang Saham secara sirkuler tahun 2012 PT Pertamina
Trans Kontinental sesuai ketentuan Pasal 10 ayat 5 Anggaran Dasar Perseroan tentang Pergantian Komisaris
yang memutuskan:
1. Memberhentikan Bapak Suhartoko sebagai Komisaris Perseroan, berlaku efektif terhitung mulai tanggal
Keputusan Pemegang Saham ditandatangani.
2. Mengangkat bapak Moch. Yudhie RF sebagai Komisaris Perseroan, berlaku efektif terhitung mulai
tanggal Keputusan Pemegang Saham ditandatangani untuk jangka waktu 1 (satu) periode sebagaimana
dimaksud dalam Anggaran Dasar Perseroan atau sampai RUPS memutuskan lain.

Hanung Budya Yuktyanta


Komisaris Utama

Sedangkan bapak Ade Enang Sunarya ditunjuk sebagai anggota Dewan Komisaris berdasarkan keputusan
Pemegang Saham secara sirkuler tahun 2013 PT Pertamina Trans Kontental sesuai ketentuan Pasal 10 Ayat 5
Anggaran Dasar Perseroan tentang Penggantian Komisaris yang memutuskan:
1. Memberhentikan dengan hormat bapak Budhi Himawan sebagai Komisaris Perseroan, berlaku efektif
terhitung mulai tanggal Keputusan Pemegang Saham secara Sirkuler ini ditandatangani. dan disertai
ucapan terima kasih atas jasa-jasanya terhadap Perseroan.
2. Mengangkat bapak Ade Enang Sunarya sebagai Komisaris Perseroan, berlaku efektif terhitung mulai
tanggal Keputusan Pemegang Saham secara Sirkuler ini ditandatangani, untuk jangka waktu 1 (satu)
periode sebagaimana dimaksud dalam Anggaran Dasar Perseroan atau sampai dengan Rapat Umum
Pemegang Saham Perseroan memutuskan lain.
Dengan demikian susuan Dewan Komisaris Perseroan menjadi :
Komisaris Utama
: Hanung Budya
Komisaris
: Moch. Yudhie RF
Komisaris
: Ade Enang Sunarya

Legal Basis of the Appointment of the Board of Commissioners


Mr. Hanung Budya Yuktyanta was appointed based on Shareholders circular decision 2013 of PT Pertamina
Trans Kontinental and the provisions of Article 10 paragraph 5 of the Companys Articles of Association
concerning the Replacement of Commissioners. The decisions are:
1. Dismissing Mr. Waluyo as the Companys President Commissioner, effective from the signing of the
Shareholders Decision.
2. Appointing Mr. Hanung Budya Yuktyanta as the Companys President Commissioner, effective from the
date of the signing of the Shareholders Decision in which he will serve for 1 (one) period as stipulated in
the Companys Articles of Association or until the GMS decides otherwise.

Ade Enang Sunarya


Komisaris

Mr Hanung Budya Yuktyanta and Moch. Yudhie RF were appointed based on PT Pertamina Trans Kontinentals
GMS circular decision in 2012 according to the provision under Article 10 paragraph 5 of the Companys
Articles of Association on the Replacement of the Comissioner. The decisions were:
1. Dismissing Mr Suhartoko as the Companys Commissioner, effective from the date when the Shareholders
Decision was signed.
2. Appointing Mooch. Yudhie RF as the Companys Commissioner, effective from the date when the
Shareholders decision was signed, and the tenure was 1 (one) period as stipulated in the Companys
Articles of Association or until GMS decided otherwise.
Meanwhile, Mr Ade Enang Sunary was appointed as members of the Board of Commissioners based on
PT Pertamina Trans Kontinentals GMS circular decision in 2013 according to the provision under Article 10
paragraph 5 of the Companys Articles of Association on the Replacement of the Comissioner. The decisions
were:
1. Dismissing Mr Budhi Himawan as the Companys Commissioner, effective from the date when the
Shareholders Decision was signed. The Company expresses gratitude for his service to the Company.
2. Appointing Mr Ade Enang Sunarya as the Companys Commissioner, effective from the date when the
Shareholders decision was signed, and the tenure was 1 (one) period as stipulated in the Companys
Articles of Association or until GMS decided otherwise.
Therefore, the Companys Board of Commissioners composition is:
President Commissioner : Hanung Budya
Commissioner
: Moch. Yudhie RF
Commissioner
: Ade Enang Sunarya

Moch. Yudhie RF
Komisaris

58

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Hanung Budya Yuktyanta | Komisaris Utama


Menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan sejak 3
Januari 2013. Beliau lahir di Demak, 21 Februari 1959,
54 tahun. Beliau meraih gelar Master Degree Engineering
Management dari Universitas Indonesia, dan Queensland
University of Technology, Australia.

President Commissioner
Serving as the Companys President Commissioner since 3
January 2013. He was born in Demak, 21 February 1959,
54 years old. He received Masters degree in Engineering
Management from the University of Indonesia and
Queensland University of Technology, Australia.

Bergabung dengan PT Pertamina (Persero) sejak tahun


1984, dan saat ini menjabat sebagai Direktur Marketing
dan Trading. Beliau menjabat sebagai President Director &
CEO di PT Badak NGL tahun 2010-2012, sebagai Deputy
Director of Marketing tahun 2007-2010, sebagai Deputy
Director of Marketing & Distribution tahun 2006-2007 dan
Deputy Director of Marketing & Business pada bulan AprilOktober 2006.

He joined PT Pertamina (Persero) since 1984 and currently


serves as Director of Marketing and Trading. He served as
President Director & CEO at PT Badak NGL in 2010-2012,
as Deputy Director of Marketing in 2007-2010, as Deputy
Director of Marketing & Distribution in 2006-2007 and
Deputy Director of Marketing & Business in April-October
2006.

Moch. Yudhie RF | Komisaris


Menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak 5 Desember
2012. Lahir di Magelang pada tanggal 7 November 1957,
56 tahun. Meraih gelar Sarjana dalam bidang Ekonomi
Manajemen STIE Jagakarsa pada tahun 1997, dan meraih
gelar Magister manajemen dari IKIP Bojonegoro pada
tahun 1998.

Commissioner
Serving as the Companys Commissioner since 5 December
2012. He was born in Magelang on 7 November 1957, 56
years old. He received a Bachelors degree in Management
Economics from STIE Jagakarsa in 1997 and Masters
degree in Management from IKIP Bojonegoro in 1998.

Beliau juga menjabat sebagai SVP Shipping PT Pertamina


(Persero) sejak tahun 2012. Sebelumnya, beliau
pernah menjabat sebagai Vice President Commercial &
Development PT Pertamina (Persero) tahun 2011-2012,
serta Vice President Charter PT Pertamina (Persero) pada
tahun 2008-2010.

He also served as SVP Shipping of PT Pertamina (Persero)


in 2012. He previously was a Vice President Commercial &
Development of PT Pertamina (Persero) in 2011-2012 and
Vice President Charter of PT Pertamina (Persero) in 20082010.

Ade Enang Sunarya | Komisaris


Menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak 20 Juni 2013.
Beliau lahir di Sumedang, 5 Maret 1959. Beliau meraih
gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi pada tahun 1985 di
Universitas Padjadjaran dan gelar Magister Manajemen
Keuangan dari Univesitas Padjadjaran pada tahun 2004.

Commissioner
Serving as the Companys Commissioner since 20 June
2013. He was born in Sumedang on 5 March 1959. He
received a Bachelors degree in Economics majoring
Accounting in 1985 and a Masters degree in Financial
Management from Padjadjaran University in 2004.

Beliau menjabat sebagai Vice President Finance Business


Support PT Pertamina (Persero) tahun 2011-sekarang,
Direktur Keuangan Pertamedika tahun 2008-2011, serta
Manajer Akuntansi Korporat tahun 2007.

He has been serving as Vice President of Finance Business


Support of PT Pertamina (Persero) since 2011-present,
Finance Director of Pertamedika in 2008-2011, and
Corporate Accounting Manager in 2007.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

59

Profil Direksi
Board of Directors Profile

Dasar Hukum Penunjukan Direksi


Bapak Ahmad Bambang ditunjuk berdasarkan keputusan RUPS secara sirkuler
pada tahun 2012. Sedangkan penunjukan bapak Win Pudji Pamularso ditunjuk
berdasarkan keputusan Pemegang Saham secara sirkuler tahun 2013 sesuai
ketentuan Pasal 10 Ayat 5 Anggaran Dasar Perseroan tentang Penggantian Direktur
Operasi yang berlaku efektif terhitung mulai tanggal keputusan Pemegang Saham
ditandatangani, untuk masa jabatan 1 (satu) periode sebagaimana yang dimaksud
dalam Anggaran Dasar Perseroan atau sampai RUPS Perseroan memutuskan lain.
Bapak Tenny R.A. Rusdy menjabat Direktur Keuangan berdasarkan keputusan
Pemegang Saham secara sirkuler tahun 2013 sesuai ketentuan Pasal 10 Ayat 5
Anggaran Dasar Perseroan tentang Penggantian Direktur Keuangan berlaku efektif

Ahmad Bambang
Direktur Utama

sejak ditandatangani dalam jangka waktu 1 (satu) periode sebagaimana dimaksud


dalam Anggaran Dasar Perseroan atau RUPS Perseroan memutuskan lain.

Legal Basis of the Appointment of the Board of Directors


Mr Ahmad Bambang was appointed based on GMS circular decision in 2012.
Meanwhile, the appointment of Mr Win Pudji Pamularso was appointed based on
GMS circular decision in 2013 according to the provision under Article 10 paragraph
5 of the Companys Articles of Association on the Replacement of Operations
Director which was effective from the date when the decision was signed. The
tenure will be 1 (one) period as stipulated by the Company of until the Companys
GMS decided otherwise.
Meanwhile, Mr Tenny R.A. Rusdy served as Finance Director based on GMS circular
decision in 2013 according to the provision under Article 10 paragraph 5 of the
Companys Articles of Association on the Replacement of the Finance Director
which was effective from the date when the decision was signed. The tenure will be

Win Pudji Pamularso


Direktur Operasi

Tenny R A Rusdy
Direktur Keuangan

60

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

1 (one) period as stipulated by the Company of until the Companys GMS decided
otherwise.

Ahmad Bambang | Direktur Utama


Menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan sejak tanggal
1 Agustus 2012. Lahir di Kediri pada tanggal 05 Juli 1962,
51 tahun. Menyelesaikan pendidikan S1 dalam bidang
Teknologi Informatika di Institut Teknologi Bandung (ITB)
dan S2 dalam bidang Teknik di Universitas Indonesia
(UI), dan Magister Management Industry di Queensland
University of Technology, Brisbane Australia.

President Director
He served as President Director of the Company since
1 August 2012. He was born in Kediri on July 5, 1962,
and is now 51 years old. He received a Bachelors degree
in Information Technology from the Bandung Institute
of Technology (ITB) and a Masters degree in Industrial
Management from University of Indonesia (UI), and
University of Queensland, Brisbane, Australia.

Bergabung dengan PT Pertamina (Persero) sejak tahun


1991. Menjabat sebagai Senior Vice President HRD pada
tahun 2011-2012, Senior Vice President CSS pada tahun
2008-2011, Deputi Direktur Distribusi pada tahun 20072008,

He joined PT Pertamina (Persero) since 1991 and served


as Senior Vice President of HRD since 2011-2012, Senior
Vice President of CSS since 2008-2011, Deputy Director of
Distribution since 2007-2008.

Win Pudji Pamularso | Direktur Operasi


Beliau lahir di Purbalingga, pada tanggal 1 Januari 1961,
52 tahun. Menjabat sebagai Direktur Operasi sejak tanggal
8 Juli 2013. beliau menyelesaikan pendidikan S1 dalam
bidang hukum di Universitas Krisnadwipayana, Jakarta.
Kemudian melanjutkan S2 dalam bidang hukum di
Universitas 17 Agustus 1945, Semarang.

Director of Operations
He was born in Purbalingga on 1 January 1961, 52 years old.
He served as Director of Operations since 8 July 2013. He
obtained a Bachelors degree in law from Krisnadwipayana
University, Jakarta. He pursued his Masters degree in Law
at the 17 Agustus 1945 University, Semarang.

Bergabung dengan PT Pertamina (Persero) sejak tahun


1982 dan sebelumnya menjabat sebagai Manager Marine
Services pada tahun 2010 serta Manajer Jasa Maritim pada
tahun 2008-2010.

He joined PT Pertamina (Persero) since 1982 where he


previously worked as Manager Marine Services in 2010
and Maritime Services Manager in 2008-2010.

Tenny R A Rusdy | Direktur Keuangan


Beliau lahir di Bandung, pada tanggal 18 April 1964, 49
tahun. Menjabat sebagai Direktur Keuangan Perseroan
sejak tanggal 22 November 2013. Beliau menyelesaikan
S1 dalam bidang keuangan di Universitas Padjadjaran
Bandung, serta S2 dalam bidang Keuangan Universitas
Indonesia Jakarta.

Finance Director
He was born in Bandung on 18 April 1964, 49 years old.
He has served as Finance Director of the Company since
22 November 2013. He attended Padjadjaran University,
Bandung and held a Bachelors degree in Finance, while his
Masters degree is from the University of Indonesia, Jakarta.

Bergabung di Pertamina sejak tahun 1990 dan sebelumnya


pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Pertamina
Retail pada tahun 2010-2013 serta Manajer Analisa Bisnis
AP/JV di Direktorat Pemasaran & Niaga pada tahun 20092010.

He joined Pertamina since 1990 where he previously served


as Finance Director of PT Pertamina Retail in 2010-2013
and AP/JV Business Analysis Manager in Directorate of
Marketing & Commercial in 2009-2010.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

61

Kronologis Pencatatan Saham


Share-Listing Chronology

Perseroan belum mencatatkan saham di Bursa Efek

The Company has not listed its shares on the Indonesia

Indonesia (BEI) sehingga informasi mengenai kronologis

Stock Exchange. Thus, such information on this event

pencatatan saham tidak dapat disajikan dalam laporan

cannot be presented in this annual report.

tahunan ini.

Komposisi Pemegang Saham


Shareholders Composition

Saat ini, komposisi kepemilikan saham Perseroan terdiri


dari:

99,999% PT Pertamina (Persero)

PT Pertamina (Persero) sebesar 99,999%


PT Pertamina Training & Consulting sebesar 0,001%

0,001% PT Pertamina Training &


Consulting

To date, the composition of the Companys shareholders


Consists of:
PT Pertamina as 99,999%
PT Pertamina Training & Consulting as 0,001%

693.698
seri
A A
111.518 lembar s111.518
eri
A lembar
lembar
seri
@ Rp1.000.000,@ Rp. 1.000.000,-

@ Rp. 1.000.000,-
819 lembar seri B
111.518 lembar seri A

@ Rp1.000,@ Rp. 1.000.000,-

819 lembar
seri B819
lembar seri B
99,999%

@ Rp. 1.000,- @ Rp. 1.000,-
819 lembar seri B99,99

%
99,99 %
@ Rp. 1.000,-

99,99 %

62

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

10 lembar seri A 10 lembar seri A


@ Rp. 1.000.000,-
@ Rp. 1.000.000,-
10lembar
lembar sseri
A
10
eri A
0,01 %
0,01 %
@ Rp1.000.000,@ Rp. 1.000.000,-
0,001%

0,01 %

Anak Perusahaan
Subsidiaries

Nama / Name

PT PETEKA
KARYA
SAMUDERA

PT PETEKA
KARYA TIRTA

PT PETEKA
KARYA GAPURA

PT PETEKA
KARYA JALA

Tanggal
Pendirian/
Date of
Establishment

Bidang Usaha/
Line of Business

Komposisi
Kepemilikan/
Composition of Share
Ownership

Status
Operasi/
Operating
Status

10 Februari 1986

Menyelenggarakan usaha di bidang Jasa Transportasi


dan Freight forwarding, serta sejak April 2011
kegiatan usaha di tambah dengan kegiatan
badan usaha pelabuhan dan pengusahaan jasa
kepelabuhanan.

PTK 9999 Lembar


(99,99%), PKG 1
Lembar (0,01%)

Telah
Beroperasi
sejak 10
February 1986

10 February 1986

Engaged in Transportation and Freight forwarding


business, and since April 2011, the business line was
added by port activities and port service exploitation.

PTK owned 999 shares


(99.99%), PKG owned 1
share (0.01%)

Operating

21 Januari 1988

a. Menyelenggarakan usaha di bidang pengelolaan


dan penyediaan air
- Menjalankan usaha-usaha dalam bidang
pengelolaan dan penyediaan air untuk industri
pelayaran/perkapalan dan industri lainnya
- Menjalankan usaha dalam bidang air kemasan
b. Pengadaan Barang dan Jasa
- Menjalankan usaha dalam bidang perdagangan
bahan kimia cair.

PTK 1691 Lembar


(99,94%), PKS 1 Lembar
(0,06%)

Telah
Beroperasi
sejak 21
Januari 1988

21 January 1988

a. Engaged in water supply and drainage management


- Engaged in water supply and drainage
management for shipping and other industries
- Engaged in bottle water business
b. Goods and service procurement
- Engaged in liquid chemical substance trading

PTK owned 1691 shares


(99.94%), PKS owded 1
share (0.06%)

Operating
since 21
January 1988

20 Januari 1988

Menyelenggarakan usaha dibidang jasa angkutan,


jasa penyediaan tenaga kerja, jasa perdagangan baik
didalam maupun diluar negeri serta kegiatan usaha
lain yang terkait dan/atau menunjang kegiatan usaha
dibidang pelayaran, jasa angkutan dan jasa logistik

PTK 4694 Lembar


(99,98%), PKJ 1 Lembar
(0,02%)

Telah
Beroperasi
sejak 21
Januari 1988

20 January 1988

Engaged in transportation, manpower supply, trading


both inside and outside the country, and other
business activities related to and/or supporting the
business activities in shipping, transporation and
logistics services.

PTK owned 4694 shares


(99.98%), PKJ owned 1
share (0.02%)

Operating
since 21
January 1988

6 November 1991

Menyelengggarakan usaha di bidang jasa dan


perdagangan. Bidang jasa meliputi konstruksi,
pengerukan, pengamanan dan penyelamatan,
salvage, pemeriksaan, perawatan dan perbaikan
air, jasa pekerjaan bawah air, jasa perkapalan, serta
jasa ROV. Dalam bidang perdagangan menjalankan
usaha-usaha di bidang perdagangan, perdangangan
lokal, perdagangan komputer dan alat elektronika,
ekspor-impor perdagangan bahan kimia, ATK, mesih
perkapalan, peralatan listrik, dan bidang perdagangan
lainnya.

PTK 468 Lembar


(99,79%), PKT 1 Lembar
(0,21%)

Telah
Beroperasi
sejak 24
Januari 1992

6 November 1991

Operating in service and trading. For services, the


Company engages in construction, dredging, security
and safety, salvage, checking, maintenance and water
quality improvement, underwater works, shipping and
ROV services. For trading, the Company operates in
local trading, computer and electronics, export and
import of chemical substances trading, ATK, shipping
machine, electricity and other trading services.

PTK owned 468 shares


(99.795), PKT owned 1
share (0.21%)

Operating
since 24
January 1992

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

63

Anak Perusahaan
Subsidiaries

PT Peteka Karya Samudera

PT Peteka Karya Samudera

PT Peteka Karya Samudera adalah anak perusahaan PT

PT Peteka Karya Samudera is a subsidiary of PT Pertamina

Pertamina Trans Kontinental yang mempunyai bidang

Trans Kontinental engaged in loading services, cargo

usaha jasa bongkar muat, penanganan kargo, penyewaan

handling,

lahan tanah, gudang dan dermaga. Kantor pusat berlokasi

headquarter is located in Kabil Pulau Batam with branches

di Kabil Pulau Batam dengan lokasi cabang yang tersebar

spread throughout the branches of PT Pertamina Trans

di seluruh cabang PT Pertamina Trans Kontinental.

Kontinental.

PT Peteka Karya Tirta

PT Peteka Karya Tirta

PT Peteka Karya Tirta merupakan anak perusahaan PT

PT Peteka Karya Tirta is a subsidiary of PT Pertamina Trans

Pertamina Trans Kontinental yang didirikan pada tanggal

Kontinental established on 21 February 1988 which aimed

21 Februari 1988 yang bertujuan untuk memberikan

to contribute a positive input to its head office in managing

kontribusi

positif

kepada

induknya

dengan

land

leasing,

warehouse

and

dock.

Its

tugas

drainage for ships in the public ports and private port of PT

mengelola air kebutuhan kapal-kapal di pelabuhan umum

Pertamina (Persero). As for the industrial companies, the

dan pelabuhan khusus PT Pertamina (Persero). Sedangkan

water is channeled through pipes and tank cars, to process

untuk perusahaan-perusahaan industri disalurkan melalui

raw water into the best quality clean water.

pipa dan mobil tanki mulai dari air baku menjadi air bersih
yang berkualitas.
PT Peteka Karya Gapura

PT Peteka Karya Gapura

PT Peteka Karya Gapura adalah anak perusahaan PT

PT Peteka Karya Gapura is a subsidiary of PT Pertamina

Pertamina Trans Kontinental yang mempunyai bidang

Trans Kontinental having business lines in transportation

pekerjaan meliputi usaha jasa angkutan, penyediaan

service, labor supply and general trading. The transportation

tenaga kerja dan perdagangan umum. Adapun usaha jasa

services business includes the delivery of goods using

angkutan tersebut meliputi kegiatan pengiriman barang

all modes of transportation (Land, Sea and Air). Other

yang menggunakan semua moda transportasi untuk

businesses the Company has include labor supply service

mengangkut barang yang akan dikirim (Darat, Laut dan

for administrative staff work, driver, crew services,

Udara). Usaha lainnya yaitu penyediaan tenaga kerja yang

maintenance services, and so forth. Other activities the

membidangi pekerjaan Staf administrasi, pengemudi,

Company performs are procurement of materials (ship

Layanan awak kapal, Jasa perawatan, dan lain sebagainya.

materials such as spare parts, ship rope, machine tools,

Kegiatan lainnya adalah pengadaan bahan secara umum

Office Stationery, etc)

(Bahan Kapal seperti suku cadang, tali kapal, peralatan


mesin, Alat Tulis Kantor, dll)
PT Peteka Karya Jala

PT Peteka Karya Jala

PT Peteka Karya Jala sudah tidak aktif lagi sejak tahun

PT Peteka Karya Jaya is inactive since 12 June 2009. Effective

12 Juni 2009. Mulai September 2013 perusahaan ini

from September 2013, this company returns to continue

dihidupkan kembali dimulai dengan perpanjangan ijin-

operating by extending the required permits. Operating

ijin yang diperlukan. Menyelengggarakan usaha di bidang

in service and trading. For services, the Company engages

jasa dan perdagangan. Bidang jasa meliputi konstruksi,

in construction, dredging, security and safety, salvage,

pengerukan, pengamanan dan penyelamatan, salvage,

checking, maintenance and water quality improvement,

pemeriksaan, perawatan dan perbaikan air, jasa pekerjaan

underwater works, shipping and ROV services.

bawah air, jasa perkapalan, serta jasa ROV.

64

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Nama dan Alamat Entitas Anak dan/atau


Kantor Cabang atau Kantor Perwakilan
Name and Address of Subsidiaries and/or Branch or
Representative Office
ANAK PERUSAHAAN | SUBSIDIARIES
PT Peteka Karya Gapura (PKG)

PT Peteka Karya Tirta (PKT)

Gedung Pertamina Trans Kontinental

Jl. Raya Anyer Km. 119, Desa Warungkara Ciwandan,

Area Logistik Pertamina

Cilegon Banten

Jl. Yos Sudarso, Sunter Tanjung Priok Jakarta Utara

Phone : (0254) 601146, 601147

Phone : (021) 65307030 31 41

Fax : (0254) 601148

Fax : (021) 6510030

E-mail : pkt_pusat@petekakaryatirta.com

E-mail : pkgpusat@pekage.com

Website : www.petekakaryatirta.com

Website : www.pekage.com
PT Peteka Karya Samudra (PKS)

PT Peteka Karya Jala (PKJ)

Gedung PTK Cabang Batam

Gedung Pertamina Trans Kontinental

Jl. Raya Pelabuhan Kabil - Batam

Area Logistik Pertamina

Phone : (0778) 711543

Jl. Yos Sudarso, Sunter Tanjung Priok Jakarta Utara

Fax : (0778) 711126

Phone : (021) 65307030 - 31

E-mail : admin@pekaes-bup.com

Fax : (021) 6510030

Website : www.pekaes-bup.com

E-mail : pkj@ptk-shipping.com

KANTOR CABANG | BRANCH OFFICES


CABANG MEDAN

CABANG DUMAI

Jl. Minyak No. 1 Lingkungan I

Jl. Sultan Syarif Kasim No.262 - Dumai

Kel. Belawan I, Kec. Medan Belawan

Phone

: (0765) 443981

Medan

Fax

: (0765) 35173

Phone

: (0616) 941096

Email

: ptkdumai@ptk-shipping.com

Fax

: (0616) 94241-45

Email

: ptkbelawan@ptk-shipping.com


SUB CABANG DUMAI

SEI PAKNING

SUB CABANG MEDAN

Gd. Marine Jasra Pertamina (Persero) UPMS II

ARUN

Jl. Jend. Sudirman - Sei Pakning 28761

2nd Floor Marine Offine PT. Arun NGL

Phone

: (0766) 91112

Blang Lancang, Lhoksheumawe NAD

Fax

: (0766) 91112

Phone

: (0645) 654248

Email

: ptkdumai@ptk-shipping.com

Fax

: (0645) 654165

Email

: ptkbelawan@ptk-shipping.com

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

65

Nama dan Alamat Entitas Anak dan/atau Kantor Cabang atau Kantor Perwakilan
Name and Address of Subsidiaries and/or Branch or Representative Office

CABANG MAKASAR

CABANG BATAM

Jl. Ahmad Saleh No. 4

Jl. Raya Pelabuhan Kabil

Kel. Losari, Kec. Ujung Pandang

Batam 29435

Makasar Sulawesi Selatan

Phone

: (0778) 711741 - 42

Phone

: (0411) 873683

Fax

: (0778) 711263

Fax

: (0411) 873683

Email

: ptkbatam@ptk-shipping.com

Email

: ptkmakasar@ptk-shipping.com

SUB CABANG BATAM

SUB CABANG MAKASAR

PULAU SAMBU

BITUNG

Pertamina Pulau sambu RT.01 RW 01

Pertamina UPMS Depot Bitung

Kel. Tanjung Sari Kec Belakang Padang - Batam

Jl. Yos Sudarso No. 1

Bitung Sulawesi Utara

TAREMPA

Phone

: (0438) 21275

Ds. Payamaram RT.07 RW 01

Fax

: (0438) 21275

Kec Palmatak, Kab Kepri

Email

: ptkbitung@ptk-shipping.com

Anabas - Kepri

TANJUNG UBAN

BAU-BAU

Jl. Hang Tuah No.24

Jl. Dayanu Ikhsanuddin Km. 8

Kel Tg Uban Kec. Bintan Utara

Kel. Sulla, Kec. Betoambari

Kab Bintan - Kepri

Bau-Bau , Sulawesi Utara



KOLONODALE

CABANG PLAJU

Jl. Wolter Monginsidi No. 25

Jl. Beringin No. 70 Plaju

Kolonodale - Sulawesi Tengah

Palembang, Sumatera Selatan

Phone : (0518) 21624

Phone

: (0711) 595473, 595376


595475, 595474

Fax

: (0711) 542367, 542377

CABANG JAMBI

Email

: ptkplaju@ptk-shipping.com

Jl. Yos Sudarso No. 36

Kasang, Jambi

SUB CABANG PLAJU

Phone

: (0741) 31623

PANJANG

Fax

: (0741) 7552186

Jl. Jawa No. 5 Pelabuhan Bandar Lampung

Email

: ptkjambi@ptk-shipping.com
GALAM / MUNTOK
Kmp. Sungai daeng No.75 Rt.002/RW.003
Kel. Sungai Daeng Kec Muntok
Kab. Bangka Barat

66

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Nama dan Alamat Entitas Anak dan/atau Kantor Cabang atau Kantor Perwakilan
Name and Address of Subsidiaries and/or Branch or Representative Office

CABANG TANJUNG PRIOK

CABANG BALIKPAPAN

Gedung PT Pertamina Trans Kontinental

Jl. Yos Sudarso No. 1

Area logistic Pertamina

Komp. Pertamina Po Box 432 Balikpapan

Jl. Yos Sudarso No. 23 , Sunter

Phone

: (0542) 734693, 515663

Tanjung Priok, Jakarta Utara

Fax

: (0542) 423766

Phone

: (021) 65307028, 65307026,65307029

Fax

: (021) 65307035

SUB CABANG BALIKPAPAN

Email

: ptkpriok@ptk-shipping.com

KOTA BARU

Gedung PT. Pertamina (Persero) UPMS V

SUB CABANG TANJUNG PRIOK

Jl. Pertamina RT.21

MERAK & TELUK SEMANGKA

Ds. Semayap Kec Pulau Laut Utara

Jl. Yos Sudarso No. M 90-92 Kel Lebak Gede

Kab. Kotabaru - Kalimantan Selatan

Kec Pulo Merak, Kota Cilegon Banten

Phone

: (0518) 21624

Phone : (0254) 571617, 571178

Fax

: (0518) 23156

Fax

: (0254) 571617

KUALA SEMBOJA

CIREBON / BALONGAN

Kuala Semboja RT.003

Jl. Ambon No. 3

Kel. Senipah, Kec. Samboja

Pos Pelabuhan Cirebon 45111

Kab. Kutai Kartanegara - Kalimantan Timur

Phone : (0231) 211691, 428888

Phone

Fax

: (0231) 211691

: ( 0542) 535137


SAMARINDA
Jl. Dr. Sutomo 40 Kel. Sanga-Sanga Dalam

CABANG CILACAP

Kec. Sanga-Sanga Kab. Kutai Kartanegara

Komplek Pertamina PKK RU IV

Kalimantan Timur

Jl. Pasir Besi Area 70

Phone

: ( 0541) 671300

Cilacap Jawa Tengah

Fax

: ( 0541) 671487

Phone

: (0282) 53268 , 531633 Ext. 7967, 7968

Fax

: (0282) 532681

TANJUNG SANTAN
Komp. Chevron Santan Terminal RT.XI

SUB CABANG SEMARANG

Desa Semangko, Kec. Marang Kayu

Mangunharjo RT. 002 RW 003

Kab. Kutai Kartanegara - Kalimantan Timur

Kel. Mangunharjo, Kec. Tugu Semarang

Phone

: ( 0542) 548275

Fax

: ( 0542) 548278


TARAKAN
Jl. Kesuma Bangsa Rt.04 RW.03
Kel. Lingkas Ujung , Kec Tarakan Timur
Tarakan - Kalimantan Timur

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

67

Nama dan Alamat Entitas Anak dan/atau Kantor Cabang atau Kantor Perwakilan
Name and Address of Subsidiaries and/or Branch or Representative Office

CABANG SURABAYA

CABANG BONTANG - KALIMANTAN TIMUR

Jl. Perak Timur 30 Perak Surabaya

Area Pelsus Pertamina PKK

Phone

: ( 031) 3551216,3551210,325355

PT Badak NGL, CO

Fax

: ( 031) 3551213

Bontang Selatan 75342

Email

: ptksurabaya@ptk-shipping.com

Phone

: (0548) 26182, 26165

Fax

: (0548) 551573, 21265

SUB CABANG SURABAYA

Email

: ptkbontang@ptk-shipping.com

TUBAN
Jl. Tanjung Awar- awar No.10 RT.02 RW.01

Dusun Boro, Ds. TasikHarjo Kec. Jenu

CABANG SORONG - PAPUA

Kab Tuban Jatim

Jl. Yos Sudarso No. 78

Komperta Lido Sorong Papua

GRESIK

Phone : (0951) 322294, 329502,329503

Jl. Yos Sudarso No.01 RT. 002 RW.004

Fax

: (0951) 322729

Kel. Bedilan Gresik Jawa Timur

Email

: ptksorong@ptk-shipping.com

Phone

: (031) 3282057

SUB CABANG SORONG

TELAGA BIRU

BINTUNI

Jl. Raya Pelabuhan No. 60 Bangkalan, Madura

Bintuni Babo

Phone

Irian Jaya Barat

: (031) 3071229

SITUBONDO

BULA

Jl. Raya Pelabuhan No. 1

Kantor Wilayah Kerja Pelabuhan Bula

Kalbut, Situbondo

Jl. Lumba lumba Rt. 002/01

Phone

Kel. Bula, Seram Timur

: (0338) 675141


TANJUNG WANGI
Jl. Raya Situbondo No. 8A
Kec. Kalipuro Kab. Banyuwangi
Phone

: (031) 3282057,329112

Fax

: (031) 3299113

68

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Lembaga Profesi Penunjang Perusahaan


Profession Institutions Supporting The Company

Kantor Akuntan Publik | Public Accountant

Sertifikasi | Securities Administration Bureau

Kosasih, Nurdiyaman,Tjahjo & Rekan

PT Lloyds Register Indonesia

Cyber 2 Tower 21th floor Unit F

DEA Tower 1 12 Floor

Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-5

JI. Mega Kuningan Barat IX E4.3 No. 1, Jakarta.

Jakarta 12950, Indonesia

Telp : +6221-576 0884 / +6221-576 0868 (LRQA direct)

Telp : 021-2553 9299

Faks : +6221-576 0889 / +6221-576 0861 (LRQA direct)

Faks : 021-2553 929298

Web : www.lr.org

Web : www.crowehorwath.co.id

Email : jakarta@lr.org /enquiries.id@lrqa.com

Notaris | Notaris

PT Biro Klasifikasi Indonesia

Dewantari Handayani SH, MPA

Jl. Yos Sudarso 38-40 Tanjung Priok, Jakarta

Jl. Ciputat Raya No.1

Telp : +6221-4301017, 4301703, 4300993

Pondok Pinang - Jakarta Selatan

Faks : + 6221-4301702

Telp : +6221-7651859

Web : www.klasifikasiindonesia.com

Faks : +6221-7651859

Email : bkisb@klasifikasiindonesia.com

Kuasa Hukum | Legal Consultant


Kantor Pengacara & Advokat Chaerani Mashudi &
Prabowo
Jl. H.R. Rasuna Said Kav X-2/4 Ged. Palma One Lt 11
Setiabudi, Setia Budi
Jakarta Selatan 12910 DKI Jakarta

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

69

Penghargaan dan Sertifikasi


Awards and Certifications

Penghargaan | Awards

70

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Sertifikasi | Certifications
Sertifikasi ISO 9001:2008

ISO 9001:2008 Certification



Sampai dengan Bulan Desember 2011, telah dilakukan

As of December 2011, the certification process of ISO

proses sertifikasi ISO 9001:2008 di Kantor Pusat dan

9001:2008 at the Head and Branch Office of PTK

Cabang PTK

Sertifikasi ISM (International Safety Management)

ISM (International Safety Management) Code


Certification

Code


PTK telah diberikan sertifikasi ISM Code oleh PT. Biro

PTK has received ISM Code certification form PT. Biro

Klasifikasi Indonesia (BKI) karena telah menerapkan

Klasifikasi Indonesia (BKI) for its international standard

standar internasional manajemen keselamatan dalam

safety management in the ship operation, as well as for

pengoperasian

the efforts of anticipation/management on environmental

kapal

serta

upaya

pengendalian pencemaran lingkungan.

pencegahan/

pollution

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

71

Sumber Daya Manusia


Human Resources

Kesuksesan

Perseroan

dalam

menjalankan

bisnis

Perusahaan, sangat erat kaitannya dengan peran Sumber


Daya Manusia (SDM). SDM memiliki peran penting
dalam menjaga dan meningkatkan kinerja Perseroan.
Oleh karena itu, Perseroan yang senantiasa melakukan
peningkatan kualitas dan kompetensi SDM dalam berbagai
aspek. Perseroan menyadari bahwa kompetensi SDM yang
memadai dan desain organisasi yang sejalan dengan
kegiatan bisnis akan memungkinkan pertumbuhan bisnis

The Companys success in running business stems from


the role of its human resources. Human resources
has significant role in maintaining and improving the
performance of the Company. Therefore, the Company
continues to enhance the quality and competency of its
human resources from various aspects. The Company
realizes that good competency of human resources and
suitable organizational structure that corresponds with
business activities will result in a sustainable business

Perusahaan secara berkelanjutan.

growth.

Profil Sumber Daya Manusia

Human Resources Profile

Jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) Perseroan hingga


akhir tahun 2013, tercatat sebanyak 561 karyawan.
Jumlah ini merupakan sesuai dengan kebutuhan kuantitas
karyawan dalam pengembangan bisnis Perusahaan,
namun tetap mempertimbangkan aspek efisiensi dan

The number of the Companys human resources as per the


end of 2013 was 561 employees and has met the needs
for the number of employees required in the Companys
business development. Yet, such increase does not put
aside the efficiency and performance quality factor.

kualitas kinerja.
Komposisi dan jumlah karyawan Perseroan berdasarkan
jenjang manajemen, pendidikan, usia, serta status secara

based on managerial level, education, age and status are

komparatif dapat dijabarkan sebagai berikut:

comparatively presented as follows:

Komposisi SDM berdasarkan level organisasi

Composition of HR based on organizational level

Divisi / Division
Direksi / Board of Directors

72

The composition and total employees of the Company

PWTT PWT

PWTT

Outsourcing

Outsourcing

(PERSERO) Pusat / Head Office Cabang / Branch Office

Jumlah /
Total

Corporate Secretary

10

17

Internal Audit

HR&GA

30

17

48

Marketing

12

19

SPBD

12

Operation

27

18

45

HSSE

10

10

Fleet

17

18

Finance

24

33

Cabang / Branch

125

119

244

AP

24

24

Laut / Marine

78

78

374

56

119

561

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Sumber Daya Manusia


Human Resources

Komposisi SDM berdasarkan jenjang pendidikan

Composition of HR based on education

SD /
Primary
School

SMP /
Junior
High
School

SMA /
Senior
High
School

PWTT

71

PWT

PWTT (Persero)

PWTT AP lain:

S1 /
Bachelors
degree

S2 /
Masters
degree

S3 /
Doctoral
degree

31

230

13

350

24

24

OUTSOURCING PUSAT /
OUTSOURCING IN HEAD OFFICE

18

31

56

OUTSOURCING CABANG /
OUTSOURCING IN BRANCH OFFICE

61

23

26

119

Jumlah / Total

10

151

62

317

17

561

Pekerja / Workers

Komposisi SDM berdasarkan status outsourcing

Diploma

Jumlah /
Total

Composition of HR based on outsourcing status

Jenis Pekerjaan / Work Type

Jumlah / Total

SEKRETARIS / SECRETARY

HR & GA

16

KEUANGAN / FINANCE

CORPORATE SECRETARY

OPERATION

14

SPBD

MARKETING

Jumlah / Total

56

Komposisi SDM berdasarkan usia

Composition of HR based on age

SD /
Primary
School
20TH

21 - 25

26 - 30

31 - 35

36 - 40

41 - 45

46 - 50

51 - 55

>= 56

Jumlah

PWTT

35

52

40

53

58

55

52

350

PWT

Pekerja / Workers

PWTT (Persero)

PWTT AP lain: / Other PWTT


AP

24

OUTSOURCING PUSAT /
OUTSOURCING IN HEAD
OFFICE

13

15

56

OUTSOURCING CABANG /
OUTSOURCING IN BRANCH
OFFICE

12

34

22

17

15

16

119

Jumlah / Total

31

89

82

71

76

89

70

52

561

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

73

Sumber Daya Manusia


Human Resources

Rekrutmen dan Jenjang Karir

Recruitment and Career Path

Perseroan memberikan peluang seluas-luasnya bagi lulusan

The Company provides wide opportunity for graduates

perguruan tinggi terbaik yang ingin mengembangkan

from reputable universities to develop career with the

karir. Perseroan merekrut karyawan baru secara selektif

Company. Thus, the Company selectively seeks for

untuk mencari SDM yang memiliki potensi dan prestasi

and recruits human resources with great potential and

untuk bergabung di Perseroan.

achievement to be part of us.

Pada tahun 2013, Perseroan telah merekrut karyawan

In 2013, the Company recruited 24 new employees,

sebanyak 24 karyawan, yang terdiri dari 18 karyawan

consisting of 18 temporary employees (PWTT) and 6

merupakan Pekerja Waktu Tidak Tertentu (PWTT) dan

permanent ones (PWT). The newly-recruited employees

sebanyak 6 karyawan merupakan Pekerja Waktu Tertentu

came from various disciplines and universities to meet the

(PWT). Karyawan yang direkrut berasal dari disiplin ilmu dan

operational needs of the Company.

universitas yang beragam sesuai kebutuhan operasional


Perseroan.
Perseroan menyadari betapa pentingnya SDM bagi kinerja

The Company realizes the importance of human resources

operasional, pemasaran, dan keuangan. Perseroan secara

for operational, marketing and financial performance. The

khusus berupaya untuk mencari dan menempatkan orang-

Company focuses on striving to seek for and place the

orang terbaik dan berkualitas sesuai dengan keahlian tiap

best and quality people according to their expertise. The

individu. Perseroan tidak hanya menawarkan pekerjaan

Company does not only offer jobs that are suitable to the

pada bidang keahlian karyawan maupun calon karyawan,

proficiency of both employees and prospective employees,

namun juga kepastian jenjang karir bersama Perseroan.

but also clear career path in the Company.

Pada tahun 2013, program rekrutmen dan pengembangan

In 2013, the recruitment and career development program

karir yang diterapkan oleh Perseroan telah dilaksanakan

has been conducted by the Company in accordance with

sejalan dengan peraturan perusahaan serta lebih terorganisir

the regulation in a more well-organized way. The Company

dan tertata. Perseroan memberikan kesempatan pada

provides fair opportunity to all employees to develop

seluruh karyawan untuk mengembangkan karirnya dalam

career in their respective field based on their capacity

bidang masing-masing berdasarkan kemampuan dan

and competency. One of the efforts to develop career is

kompetensi karyawan. Salah satu upaya bagi karyawan

through evaluation conducted annually.

untuk mengembangkan karirnya dilakukan melalui proses


evaluasi yang dilakukan setiap tahun.

74

Pelatihan dan Pengembangan

Training and Development

Perseroan menyadari bahwa pengelolaan SDM yang optimal

The Company realizes that the optimal management of

merupakan kunci keberhasilan dalam meningkatkan

Human Resources is the key to success in improving the

kinerja Perusahaan. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan

performance of the Company. Therefore, training and

dan pengembangan yang dilakukan Perusahaan guna

development of the Company is necessary in order to

menggali potensi yang ada dan meningkatkan motivasi

explore the potential and increase the motivation to work.

dalam bekerja. Kinerja dan kapabilitas SDM yang baik akan

Performance and HR capabilities will result in optimal

membawa pengaruh pada kinerja bisnis yang optimal dan

business performance and help the Company reach

dapat meraih kesuksesan.

success.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Sumber Daya Manusia


Human Resources

Perseroan senantiasa melakukan perubahan dan perbaikan

The

yang dapat mengantisipasi dinamika tantangan bisnis

improvements that can anticipate the dynamics of the

Perseroan.

Guna

mewujudkan

continues

to

make

changes

and

Perseroan

Companys business challenges. In order to realize the

menjadi Perusahaan kelas dunia, jajaran manajemen telah

Companys vision to be a world class company, the

mempersiapkan SDM yang siap menghadapi dinamika

management has prepared competent human resources

industri pelayaran yang berorientasi profit. Perseroan

who are ready to meet the challenges of profit-oriented

memandang

bahwa

keinginan

Company

sumber

shipping industry. The Company considers knowledge as

daya strategis yang sangat penting sehingga dapat

pengetahuan

sebagai

a vital strategic resource that can be used to compete in

bersaing dalam jangka panjang. Salah satunya dengan

the long run. One of the ways is by optimizing knowledge

mengoptimalkan pengetahuan yang dimiliki karyawan

of the Company and continuously developing its human

dengan mengembangkan SDM yang berkelanjutan.

resources. HR development is also conducted to become a

Pengembangan SDM juga diselenggarakan untuk menjadi

leading, resilient and trusted shipping and maritime service

Perusahaan pelayaran jasa maritim yang unggul, tangguh

company.

dan terpercaya.
Perseroan senantiasa berpegangan pada visi, misi, dan

The Company continues to hold on to the vision, mission,

tata nilai yang harus dipahami oleh seluruh SDM dan

and values that must be understood by all personnel and

mengimplementasikanya di lingkungan kerja. Dengan

implemented in the workplace. Accordingly, the Company

demikian, Perseroan berupaya menciptakan SDM yang

attempts to create human resources with characters that

berkarakter sejalan dengan tata nilai Perseroan seperti

reflect the Companys values such as professionalism,

profesionalisme, tanggung jawab, kerjasama, integritas,

responsibility, cooperation, integrity, and discipline.

dan disiplin.
Perseroan menyelenggarakan seminar dan pelatihan guna

The Company has organized seminars and training to fulfill

mencerminkan persamaan kesempatan kepada seluruh

gap of employees in terms of competency, enhance self of

karyawan, meningkatkan self of belonging, keahlian

belonging, skills, competencies, employees, leadership of

dan kompetensi karyawan, serta pimpinan Perseroan.

the Company, and the implementation of the principles of

Sekaligus sebagai implementasi prinsip-prinsip tata kelola

good corporate governance.

perusahaan yang baik.


Pada tahun 2013, Perseroan telah menyelenggarakan

In 2013, the Company has incurred fund for training and

pelatihan dan seminar dengan total biaya mencapai Rp 1,75

seminars as much as Rp1.75 billion; an increase of 41%

miliar, naik 41% dibandingkan dengan tahun 2012 sebesar

compared to that of 2012 at Rp1.24 billion. The Company

Rp1,24 miliar. Dengan jumlah sebanyak 62 pelatihan dan

has held 62 training and HR development program which

pengembangan SDM, yang mengikutsertakan karyawan

were attended by employees from many levels and

dari berbagai level dan divisi.

divisions.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

75

Sumber Daya Manusia


Human Resources

Pelatihan dan pengembangan SDM yang telah dilakukan

The training and HR development programs were:

antara lain:

No
1

Pelatihan dan

Penyelenggara

Pengembangan SDM
PPH 21 Update2012 - 2013 :

Jumlah
Peserta

Biaya

Esindo Multi Tata

2,000,000

Pertamina Training & Consultant

3,300,000

PT Pertamina Trans Kontinental

37

3,995,000

Beprof

4,400,000

Pertamina Learning Center

Komunika Internusa

8,900,000

Fakultas teknologi UGM

2,850,000

Pertamina Learning Center

PT. Akualita Training Consultant

7,425,000

Perubahan PTKP Sesuai PMK-162/


PMK. 011/2012
2

Get Your Sustainable Sales Throuh


Boosting service Leader

Up-Skilling Performance
Management System

Tata Cara Evaluasi Tender dan


kasus-kasusnya atas pengadaan
barang/jasa

Workshop Examiner & Coach PQA


Berbasis KKEP 2013

Workshop Oil & Gas PTK 007-II/


PTK/I/2011 & TKDN Pedoman
Pelaksanaan Pengadaan Barang dan
Jasa Kontraktor Kontrak Kerja sama

BIMTEK Perpres No. 54 th 2010 dan


sosialisasi Perpres No. 70 th 2012
serta ujian sertifikasi ahli pengadaan
barang/jasa

Basic Business Management


Program (BBMP)

Operator Crane Putar Tetap


(Standard Migas)

10

Fast Rescue Craft Coxswain (FRC)

PT. Samson Tiara

17,335,112

11

PHP Framework with Codelgniter

PT. Brainmatic Cipta Informatika

3,900,000

12

Junior Business Management

Pertamina Learning Center

Menunggu Invoice

Program (JBMP)
13

TOT GCG Champion 2013

Pertamina Learning Center

Menunggu Invoice

14

Penyelenggaraan Pertamina Quality

PT. Pertamina (Persero)

Menunggu Invoice

PT. Pertamina (Persero)

10

Menunggu Invoice

Assessment (PQA) Penyusunan


Dokumen Aplikasi Berbasis KKEP
Tahun 2013
15

Penulisan Risalah dan Presentasi CIP


Anak Perusahaan M&T

76

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Sumber Daya Manusia


Human Resources

No
16

Pelatihan dan

Penyelenggara

Pengembangan SDM
Energizing OrganizationPerformance

Jumlah
Peserta

Biaya

Pertamina Training Center

4,000,000

Through Structured Corporate University


Initiative

17

Seminar Nasional K3 Kebakaran

Management Quality Service

3,500,000

18

Arus Minyak Korporat (AMK)

PT. BIKOMP

25

19

ILO Maritime Labour Convention

Bureau Veritas

Tanpa Biaya

Konsultan Indonesia

3,450,000

Inti Pesan

4,000,000

(MLC 2006)
20

Compensation & Rewards


Management System

21

Indonesia Training & Development


(ITD) Summit 2013 Talent Based
Employee Development

22

Konferensi Masyarakat ISPS Code

PT. Tomo & Son

11,000,000

23

Pemandu Acara (MC) & Protokoler

Ide Utama Consulting

3,400,000

24

Workshop Implementasi Standar

Kementerian Perhubungan Direk-

600,000

Kapal Non Konvensi (Non

torat Jendral Perhubungan Laut

Pertamina Learning Center

Menunggu Invoice

Convention Vessel Standard)


Berbendera Indonesia & Petunjuk
Teknis Pelaksanaannya.
25

Basic Business Management


Program (BBMP)

26

Seminar Nasional 2 Hari Pelabuhan

Yakarisma

3,750,000

27

Senior Business Management

Pertamina Learning Center

Menunggu Invoice

Pertamina Learning Center

Menunggu Invoice

Tanpa Biaya

Pertamina Learning Center

Menunggu Invoice

3,200,000

4,800,000

Program (SBMP)
28

Basic Business Management


Program (BBMP)

29

Upskilling Risk Management Batch II Pertamina


2013 Dit. Pemasaran dan Niaga

30

Junior Business Management


Program (JBMP)

31

Investigasi Security

Bina Pratama (Birama) Security

32

Tata Cara Penjualan Aset

Beprof

Training
Perusahaan BUMN

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

77

Sumber Daya Manusia


Human Resources

Pelatihan dan

No
33

Penyelenggara

Pengembangan SDM
Workshop Peraturan SKK Migas

Jumlah
Peserta

Biaya

Komunika Internusa

8,900,000

Pertamina Training & Consulting

6,600,000

Tentang PTK 007 Revisi-II/


PTK/I/2011-Manajemen TKDN
Pelaksanaan Pengadaan Barang &
Jasa Kontrak Kerjasama (KKKS)
34

Dashboard Design for Data Analysis


Visualization

35

Workshop IFRS - Borrowing Cost

Pertamina

36

BRM + ECDIS

Menunggu Invoice

37

Fast Rescue Craft Coxswain (FRC)

Samson Tiara

18,053,235

38

Basic Business Management

Pertamina Learning Center

Menunggu Invoice

Program (BBMP)
39

CSO - ISPS Code

Adlerindo

7,500,000

40

Workshop Manajemen Sistem Tata

PT Pertamina (Persero) CSS

Tanpa Biaya

International Indonesia Quality,

Indomedia Gemilang Komunika /

7,546,000

Health, Safety, Security,

IndoQHSSE 2013

Pertamina HSE Training Center

PT Pertamina (Persero)

Kerja
41

Environment Conference and


Exhibition (IndoQHSSE 2013)
42

Contractor Safety Management


System (CSMS)

43

Upskilling Performance
Management System (PMS) Anak
Perusahaan PT Pertamina (Persero)

44

Internal Audit ISM Code

Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)

5,500,000

45

Excess Laytime & Demurrage

Pertamina Learning Center

46

Basic Business Management

Pertamina Learning Center

Program (BBMP)

78

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Sumber Daya Manusia


Human Resources

Pelatihan dan

No

Penyelenggara

Pengembangan SDM

Jumlah
Peserta

Biaya

47

In House Training

38

3,500,000

48

Audit Internal ISM Code

PT Biro Klasifikasi Indonesia

20

5,500,000

49

Accident Investigation And Analysis

Dewan Keselamatan dan Kesehatan

Kerja Nasional (DK3N)


50

Java Enterprise

First Computing

51

Mitigating your enterprise risk to

Sinergi Daya Prima

PT Tomo & Son

7,500,000

achieve operasional excellence


52

Temu Nasional Masyarakat ISPS


Code Indonesia

53

Balance scorecard Master Class

GML Performance Consulting

10,450,000

54

DPA ISM Code

PT Biro Klasifikasi Indonesia

7,000,000

55

Indonesia Business Leaders Summit

PT Intipesan Pariwara

3,750,000

Kasanganergi

46

PT Beprof

4,800,000

Pertamina Learning Center

DK3N

12,000,000

Yayasan Pendidikan Internal Audit

5,500,000

FHP Education Law

975,000

PPM Manajemen

5,200,000

2013
56

Wealth Management Talkshow &


Outbond Level Manager Keatas

57

PKWT Dan Tenaga Kerja


Outsourcing

58

ISO 9001 Lead Auditor IRCA


Certified Angkatan II - 2013

59

Ahli Keselamatan dan Kesehatan


Kerja Umum

60

Sertifikasi Qualified Internal


Auditor - Audit Intern Tingkat Dasar I

61

Strategy Pengamanan Dalam


Contract Drafting

62

Manajemen Sumber Daya Manusia

281

216,079,347

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

79

Sumber Daya Manusia


Human Resources

Perseroan juga melakukan pembinaan SDM yang telah

In addition, the Company has also implemented human

dilaksanakan, antara lain:

resources development, such as:

Secara

disiplin

Increasing employee discipline to achieve work

karyawan dalam pencapaian target penyelesaian

intensif

melakukan

peningkatan

completion target work both in quantity and in

pekerjaan baik secara kuantitas maupun secara kualitas.


Peningkatan rasa kebersamaan dari semua anggota
organisasi

dalam

the organization with the goal of achieving success in

memperoleh

business to make profit which in turn will improve the

keuntungan yang pada gilirannya akan meningkatkan

welfare of employees so as to achieve what is expected

kesejahteraan karyawan sehingga dapat tercapai apa

by the management, namely the sense of belonging

yang diharapkan oleh manajemen yaitu peningkatan

toward the Company.

pencapaian

dengan

tujuan

keberhasilan

target

usaha

untuk

quality.
Increasing sense of togetherness of all members of

rasa ikut memiliki perusahaan.


Pemberian tunjangan hari raya, bonus, insentif.

Providing allowances, bonuses, incentives.

Kesejahteraan karyawan program Jamsostek, Asuransi

Employee welfare, such as Social Security program and

Kesehatan.

Health Insurance

Penyusunan daftar gaji karyawan yang sesuai dengan

List of employees salary adjusted to their capability,

kemampuan, latar belakang pendidikan, masa kerja,

academic background, tenure, all of which has been

minimal telah disesuaikan dengan ketentuan Upah

adjusted to provision of local UMP.

Minimum Provinsi (UMP) setempat.

Pengembangan Usaha
Business Development
Pengembangan usaha sangat dibutuhkan guna menghadapi

Business development is crucial to help deal with tight

persaingan bisnis yang semakin ketat serta untuk

business competition and achieve goal as a sustainable

mencapai tujuan sebagai perusahaan yang berkelanjutan.

company. For the Company, business development is

Bagi Perseroan, pengembangan usaha menjadi sebuah

a need to grow and compete with other companies in

kebutuhan agar dapat tumbuh dan berkembang sehingga

similar industry. In addition, business development is also a

dapat bersaing dengan perusahaan lain yang sejenis.

tool for the Company to improve the employees welfare,

Di samping itu, pengembangan usaha juga merupakan

provide job opportunity and maintain business continuity

sarana bagi Perseroan untuk meningkatkan kesejahteraan

of the Company.

pekerja, membuka lapangan kerja, serta mempertahankan


kelangsungan bisnis Perseroan.

80

Landasan utama bagi Perseroan dalam mengembangkan

The main foundation of the Company in developing its

usaha adalah prinsip bahwa pengembangan tersebut

business lies on the principle that the development sould

harus sejalan dengan bisnis inti (core business) Perseroan

be in line with its core business and feasibility study. The

dan didasarkan pada studi kelayakan. Perseroan telah

Company has prepared business development strategy as

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Pengembangan Usaha
Business Development

menyusun

sebagai

a fundamental plan incorporated in the RJPP and RKAP.

dasar rencana yang dituangkan dalan RJPP dan RKAP.

strategi

pengembangan

usaha

This business development has been implemented by the

Pengembangan usaha yang telah dilakukan Perseroan

Company since 2008 and 2013, as described as follows:

sejak tahun 2008 hingga 2013 sebagai berikut:


REALISASI INVESTASI KAPAL & NON KAPAL
(dalam Jutaan IDR)
Kapal
Non Kapal

+64%

291.627

268.238
239.090

69.541
20.328

2.041

2008

20.153 4.256
2009

8.919

3.364

2010

1.710

2011

2012

1.490
2013

Keterangan

Penambahan Kapal

2008

2009

2010

2011

2012

2013

(Audited)

Time Line Schedule New Build Vessel


Vessel

Start From

Month

2 Unit AHTS 5150 HP - TEPI

May

20

5 Unit Harbour Tug 3150 HP - PTM

Nov

13

4 Unit Harbour Tug 4800 HP - DSLNG

Feb

14

2 Mooring Line - DSLNG

Feb

2 Pilot Boat / Passenger Boat - DSLNG

Feb

2013
Semester 1

2014
Semester 2

Semester 1

Semester 2

Disamping usaha-usaha yang telah dijelaskan sebelumnya,

Aside from the aforementioned businesses, the Company

Perseroan

fokus

develops buisness by focusing on upstream sector by not

diupstream tidak hanya menyediakan Diversifikasi Usaha

only providing Business Diversification, but also entering

tetapi juga mulai masuk ke usaha jasa produksi dan

into production service and storage in the large vessel

penyimpanan di atas kapal besar (MOPU/TPF/FSO/FPSO).

(MOPU/TPF/FSO/FPSO).

Perusahaan juga mengembangkan usaha baru melalui

new business through its Subsidiaries in Dredging, Port

Anak Anak Perusahaan di bidang Pengerukan, Badan

Activities, Shore Base, Clean Water Supply, Special Agency

Usaha Pelabuhan (BUP), Shore Base, Penyediaan Air Bersih,

and Warehousing.

mengembangkan

usaha

dengan

The

Company

also

develops

Keagenan Khusus maupun Pergudangan.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

81

04
ANALISIS DAN DISKUSI
MANAJEMEN
Management Discussion and Analysis

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

TINJAUAN EKONOMI
Sejalan

dengan

membaiknya

ECONOMIC OVERVIEW
dunia,

In line with the recovery of the worlds economy, especially

terutama pada awal tahun 2013, perekonomian Indonesia

perekonomian

in the beginning of 2013, the Indonesian economy,

dengan dukungan permintaan domestik yang kuat, tetap

bolstered with strong domestic demand, remains a major

menjadi penyumbang utama pertumbuhan ekonomi

driving force of the economic growth. Indonesias economic

global. Kinerja perekonomian Indonesia pada tahun 2013

performance in 2013 was encouraging. Domestic economic

cukup menggembirakan. Pertumbuhan ekonomi dalam

growth can be maintained at a steady rate, which was

negeri dapat dipertahankan pada tingkat yang stabil, yaitu

5.7%, which was driven by strong domestic demand. This

5,7%, yang banyak ditopang oleh permintaan domestik

is supported by conducive macro-economic conditions and

yang tetap kuat. Hal ini didukung oleh kondisi ekonomi

the financial system which enables household and business

makro dan sistem keuangan yang kondusif sehingga

sector economic to improve its business activities.

memungkinkan sektor rumah tangga dan sektor usaha


melakukan kegiatan ekonominya dengan lebih baik.

84

Berdasarkan data Bank Indonesia, hingga Desember 2013

Based on data from Bank Indonesia, inflation was still in a

inflasi masih berada dalam tren menurun. Inflasi pada

downward trend per December 3013. Inflation at the end

akhir tahun tercatat sebesar 0,55% (mtm), lebih rendah

of the year stood at 0.55 % (mtm), lower than the historical

dibandingkan dengan pola historisnya dalam lima tahun

trend in the past five years. This development was mainly

terakhir. Perkembangan ini terutama dipengaruhi oleh

influenced by the ongoing correction of some economic

masih berlanjutnya koreksi beberapa indikator ekonomi

indicators such as the volatile food inflation that reaches

seperti pada inflasi volatile food yang hanya mencapai

only 0.79 % (mtm). The inflation in December 2013 was

0,79% (mtm). Realisasi inflasi Desember 2013 sebesar

8.38% (yoy), with the overall inflation in 2013 could be

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Bisnis pelayaran, maritim, serta logistik merupakan


bisnis yang menjanjikan dengan perkembangan
perekonomian nasional serta perubahan konsumsi
masyarakat yang senantiasa meningkat. Wilayah
Indonesia yang memiliki lebih dari 17.000 pulau, yang
terpisahkan oleh lautan, merupakan lahan dasar ketiga
bidang bisnis tersebut untuk tumbuh dan berkembang.
Shipping, maritime, and logistics business is a promising business
with good development of the national economy and improved
consumption trend. Indonesian territory which has more than
17,000 islands and separated by ocean constitutes a third major
field of the business line where it can grow and develop.

8,38% (yoy), inflasi keseluruhan tahun 2013 dapat lebih

lower than 8.5%. With the continued downward trend in

rendah dari 8,5%. Dengan masih berlanjutnya tren

inflation, Bank Indonesia projected that the figure might

penurunan inflasi ini, Bank Indonesia memperkirakan

continue to decline to the target of 4.51% in 2014.

inflasi dapat terus menurun menuju kisaran target 4,51%


pada tahun 2014.

Sementara itu, membaiknya neraca perdagangan Indonesia

Meanwhile, the improved Indonesias trade balance by the

hingga akhir tahun 2013 mendukung proses penurunan

end of 2013 supported the reduction in the current account

defisit transaksi berjalan pada masa mendatang. Pada

deficit in the future. In November 2013, the balance of

November 2013, neraca perdagangan surplus sebesar

trade experienced a surplus of 0.78 billion in U.S. dollars,

0,78 miliar dolar AS, lebih tinggi dari surplus pada Oktober

higher than the surplus in October 2013 amounting to

2013 sebesar 0,03 miliar dolar AS. Perbaikan neraca

0.03 billion U.S. dollars. Trade balance improvement was

perdagangan utamanya disebabkan oleh meningkatnya

primarily due to increased non-oil trade surplus amounted

surplus neraca perdagangan nonmigas menjadi sebesar

to 1.97 billion U.S. dollars, from 0.78 billion U.S. dollars in

1,97 miliar dolar AS, dari 0,78 miliar dolar AS pada bulan

October 2013.

Oktober 2013.
Banyak pengamat ekonomi yang berpendapat bahwa

Many economists argue that the Indonesian economy in

kondisi ekonomi Indonesia pada tahun 2013 memasuki

2013 entered a relatively stable phase. This indicates that

fase yang cenderung stabil. Hal ini mengindikasikan bahwa

the national economy is at favorable conditions. Facts and

ekonomi nasional berada pada kondisi yang kondusif. Fakta

data showed that the national economic growth grew with

dan data tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan

a positive trend, thus creating a huge potential market to

ekonomi nasional tumbuh dengan trend yang positif,

be achieved by the company.

sehingga menciptakan pangsa pasar yang potensial yang


harus diraih perusahaan.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

85

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Bisnis pelayaran, maritim, serta logistik merupakan bisnis

Shipping, maritime, and logisitics business is a promising

yang menjanjikan dengan perkembangan perekonomian

business with good development of the national economy

nasional serta perubahan konsumsi masyarakat yang

and improved consumption trend. Indonesian territory

senantiasa meningkat. Wilayah Indonesia yang memiliki

which has more than 17,000 islands and separated by

lebih dari 17.000 pulau, yang terpisahkan oleh lautan,

ocean constitutes a third major field of the business line

merupakan lahan dasar ketiga bidang bisnis tersebut untuk

where it can grow and develop.

tumbuh dan berkembang.


Jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 250 juta jiwa

Total population of over 250 million people is a positive

menjadi nilai positif yang potensial dalam pengembangan

value potential in the development of logistics business

usaha logistik. Ditambah dengan ribuan lembaga dan

development. In addition, the outlook of increasing

perusahaan baik swasta maupun BUMN yang akan

demands for logistics services from thousands of

membutuhkan jasa logistik, hal ini menjadi pangsa pasar

organizations and companies, both private and state-

serta prospek usaha Perseroan yang cemerlang pada masa

owned enterprises, is a market share of the Company,

mendatang.

besides a bright business prospect in the future.

TINJAUAN OPERASI PER SEGMEN

OPERATIONAL OVERVIEW PER SEGMENT

Tabel kegiatan operasional bisnis Tahun 2013

Table of business operational activity in 2013

No

A.

Keterangan /
Description

Satuan /
Unit

RKAP
2013

Audited
2013

Audited
2012

Pencapaian
Terhadap
RKAP 2013 /
Achievement of
RKAP 2013

PRODUKSI / PRODUCTION
KEGIATAN EKSPLOITASI KAPAL MILIK / OWNED SHIP EXPLOITATION ACTIVITIES

1. Operation days Kapal Milik (Hari)


Operation days of Owned Ships (Days)

Hari

7.873

6.845

5.128

86,55%

2. Commission Days Kapal Milik (Hari)


Commission Days of Owned Ships (Days)

Hari

8.343

7.906

5.756

94,77%

PEMASARAN / MARKETING
KEGIATAN KAPAL Back to Back / Back to Back SHIP ACTIVITIES
1. Jumlah Kapal Back to Back
Total Back to Bank Ships

Unit

14

13

155,56%

2. Operation days Back to Back


Operation days of Back to Back Ships

Hari

3.074

3.333

3.734

108,42%

Ribu KL

2.211

1.215

2.516

54,95%

ANGKUTAN COA / COA TRANSPORTATION


1. Jumlah muatan diangkut (Kapal
Milik+Back to Back)
Total loads transported (Owned Ship +
Back to Bank)
2. Persentase kelebihan transportation loss
rata-rata (%)
Percentage of average transportation loss
excess (%)

86

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Satuan /
Unit

RKAP
2013

Audited
2013

Audited
2012

Pencapaian
Terhadap
RKAP 2013 /
Achievement of
RKAP 2013

3. Kasus keterlambatan (kali)


Delay case (times)

4. Penyelesaian BA On-Off Hire/SA (Service


Acceptance)
Completion of BA On-Off Hire/SA

Call

1.474

1.423

1.488

96,54%

Call

432

418

394

96,76%

Call

346

37

10,69%

1. Jumlah Call Adm. Pelabuhan Khusus (Call)


Total Administration Call of Specific Port

Call

5.160

4.623

4.920

89,59%

2. Jumlah lokasi Pelabuhan yang diassess


(Pelabuhan)
Total assessed port location (Port)

Pelabuhan

36

36

36

100,00%

Keterangan /
Description

No

JASA KEAGENAN / AGENCY SERVICE


1. Jumlah Call Keagenan Non Pertamina
(Call)
Total Agency Call of Non Pertamina (Call)
2. Jumlah Call Keagenan Kapal C/M
PERTAMINA (Call)
Total Agency Call of C/M Ship PERTAMINA
(Call)
3. Jumlah Call Keagenan Kapal C/M
PERTAMINA (Call) di Pel. Pertamina
Total Agency Call of C/M PERTAMINA
(Call) in Pertamina Port
ADM. PELSUS, RSO & HOP

Kegiatan Usaha dan Kapasitas per Segmen Usaha

Business Activities and Capacity per Business Segment

Perseroan yang bergerak dalam bisnis jasa pelayaran,

The Company, engaged in shipping, maritime and logistics

maritim, dan logistik memiliki peluang besar dalam pangsa

business service has extensive opportunities in seiaing

pasar bisnis tersebut. Perseroan telah melakukan rencana

those market shares. The Company has planned to

untuk pembelian, perbaikan, dan pemeliharaan kapal baru

purchase, improved and maintained new vessel to better

guna menghadapi bisnis Perseroan pada masa mendatang.

run business in the future. In addition to downstream oil

Selain bisnis angkutan migas (BM dan Gas) hilir dengan

and gas transportation with barge and small ship and

tongkang dan kapal kecil serta charter tugboat/kapal

charter tugboat/supporting vessel of marine service, the

penunjang marine service, bisnis Perseroan pada tahun

Companys business in 2013 also focus on:

2013 juga fokus pada:


1. Shipping Upstream/Offshore Support Vessel

1. Shipping Upstream/Offshore Support Vessel

AHTS/AHT

AHTS/AHT

Harbour Tug

Harbour Tug

Crew Boat

Crew Boat

Accomodation barge/Support Barge

Accomodation barge/Support Barge

FSO

FSO

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

87

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

2. Integrated One Stop Shipping Marine Support

2. Integrated One Stop Shipping Marine Support


Shipping

Konsep Shipping Activity, Port Activity, Marine

Activity,

Port

Activity,

Marine

Admiistration, Agency & Plan & Control Activity di

Admiistration, Agency & Plan & Control Activity

Cilacap, Kotabaru, dan Belawan (pilot project)

Concept in Cilacap, Kotabaru, and Belawan (pilot


project)

Fresh Water melalui Anak Perusahaan

Fresh Water through Subsidiaries

Bahan Bakar Minyak bekerjasama dengan Patra

Petroleum in cooperation with Patra Niaga

Niaga
3. Bisnis dengan Value Added bagi Perseroan

3. Value-added business for the Company

Shore base Batam dan Balikpapan

Shore base Batam and Balikpapan

Air Bersih di Cilegon dan Pelabuhan-pelabuhan

Clean water in Cilegon and Deport Port of


Pertamina

depot Pertamina
Pengerukan

Dredging

Pendayagunaan aset tak terpakai

Utilization of idle asset

Keagenan produk-produk terkait

Related product agency


SHIPPING ACTIVITY

Shipping Upstream / Offshore


Support Vessel
AHTS/AHT
Harbour Tug
Crew Boat
Accomodation Barge/Support Barge
FSO
integrated one stop shipping
marine support
Konsep Shipping Activity, Port Activity,
Marine Administration, Agency Plan &
Control Activity di Cilacap. Kotabaru dan
Belawan (pilot project)
Fresh Water melalui Anak Perusahaan
BBM Kerjasama dengan Patra Niaga
bisnis dengan value added bagi
ptk
Shore base Batam dan Balikpapan
Air bersih di Cilegon dan pelabuhanpelabuhan Depot Pertamina
Pengerukan
Pendayagunaan aset tak terpakai
Keagenan produk-produk terkait

88

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Performance Quantity Control (PQC)


Bunkering
Tanker Programming
Shipping Agent

port ACTIVITY
Safety
Marpol
Radio Station
Kepanduan
Pilot Station
STS/CBM/SPM
Kapal-kapal Sarpel

marine administration
Business Report
Port Adm
Integrated Port Time Responsibilities
and Monitoring

agency

plant & control activity

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

1. Kinerja Kapal Milik

1. Owned-Ship Performance

No
I

II

Keterangan / Description

2013

2014

2015

3
3
3
4
6
0
0
4
0
0
24

3
3
4
4
5
0
0
4
3
0
26

3
3
4
9
7
1
3
4
3
2
39

3
3
6
14
7
1
3
4
3
4
48

4
12
4
0
20
44

4
9
4
1
18
44

4
4
4
0
12
51

2
0
4
0
6
54

Armada Milik
a. Tanker BBM / Fuel Tanker
b. Tanker Gas / Gas Tanker
c. Tug & Barge
d. Harbour Tug
e. AHTS/AHt
f. Working Barge
g. Launch/ Passanger Boat
h. RIB
i. SPOB
j. Lain-lain (Kapal keruk, Mooring Boat) / Others (Dredger, Mooring Boat)
Sub Total
Armada Pihak III / III Parties Fleed
a. Tug & Barge COA
b. Harbour Tug
c. Tanker BBM / Fuel tanker
d. AHTS/AHT
Sub Total
Grand Total

*note: tahun 2014 dan 2015 merupakan rencana

* note: 2014 and 2015 are the Companys projection


on its total vessels

jumlah kapal Perseroan


Perseroan mencatat kinerja kapal milik pada tahun

The Company recorded that in 2013, there were

2013, masih terdapat beberapa kapal yang rugi

several ships suffering from operating loss, particularly

operasional, terutama akibat commissioning days yang

due to low commissioning days, among others: Patra

rendah, antara lain: Patra Tanker 2, Patra Tanker 3, 3

Tanker 2, Patra Tanker 3, 3 SPOB (Musi, Kapuas &

SPOB (Musi, Kapuas & Mahakam), Petrogas 2, TB Patra

Mahakam), Petrogas 2, TB Patra 1203 & RIB 1.2. In

1203 & RIB 1,2. Selain itu, RIB 3 meskipun masih ada

addition, despite operating profit, RIB 3 experienced

laba operasional, namun terus menurun karena off hire

decrease in performance due to off hire from the end

sejak akhir Maret 2013 hingga akhir tahun 2013.

of March 2013 to the end of the year.

SPOB
Mahakam

365

365

363

360

358

356

355

352

351

349

342

339

335

282

247

223

211

173

168

101

83

355

255

350

355

355

350

350

350

355

360

320

350

315

355

320

350

333

350

350

360

RIB 3

RIB 1

365

355

SPOB
Musi

SPOB
Kapuas

Pertogas 2

Patra
Tanker 2

RIB 2

365

355

Gas
Patra 3

365

355

RIB 4

365

355

Peteka
5401

PT 4201

Gas Patra

Patra
Tanker 3

Patra
Tanker 1

365

RKAP 2013

Gas
Patra 2

Real Jan-Des 2013

Peteka
5401

PT 4202

TB1203/
OB2303

TB1203/
OB2303

TB1204/
OB2304

TB1201/
OB2301

PT 3002

PT 3001

T. Celebes

Commission Days Jan-Des 2013

T. Andalas

2012

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

89

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Catatan: Average Commission Days menunjukkan

Notes: Average Commission Days shows the vessel

kinerja maintenance kapal dan hitung berdasarkan

maintenance performance and calculation based

Average Commision Days existing vessels (diluar kapal

on the average commission days of existing vessels

baru - SPOB dan RIB 1 & 2)

(outside new s hips - SPOB and RIP 1 & 2

No

Kapal / Ship

Justifikasi / Justification

Gas Patra

Menjalani beberapa perbaikan, total repair days = 15 hari (repair CPP 2 hari di Feb, repair AC 2 hari di
Maret, repair LO pump ME 2 hari di Mei & repair aux blower 9 hari di September 2013)
Undertook some improvements with total repair days = 15 days (repair of CPP of 2 days in February,
repair of AC for 2 days in March, repair of LO pump of ME for 2 days in May & repair of aux blower
for 9 days in September 2013)

PT 4201

Docking 23 hari dan repair aquamater 4,2 hari di Januari 2013


Docking for 23 days and repair of aquamater of 4.2 days in January 2013

Patra Tanker 2

Repair AE selama 54 hari di Januari-Maret, pemeriksaan sounding pipe cargo 13 hari di April-Mei
2013, melaksanakan dock 45 hari di September s.d 15 Oktober 2013
Repair of AE for 54 days in January-March, the checking of pipe cargo sounding for 13 days in AprilMay 2013, docking for 45 days from September until October 15, 2013.

Petrogas 2

Docking 74 hari (5 April s/d 18 Juni 2013), mengalami kerusakan bowtruster (25 Juli-25 September
2013) sehingga kontrak (PAN) tidak diperpanjang/hilang, sedangkan pasar terbatas
Docking for 74 days (5 April until 18 June), bowtruster damage (25 July-25 September) so that the
contract (PAN) cannot be extended/expired despite the limited market

RIB 3

RIB 1

Kerusakan main engine tmt 25 Maret 2013 sampai dengan saat ini, terkendala ketersediaan spare
part
Damage of main engine effective from 25 March 2013 until present. The barrier is in the availability of
spare parts.
Mengalami kerusakan main engine tmt 9 September 2013 sampai dengan saat ini, terkendala
ketersediaan sparepart
Damage of main engine, effective from 9 September 2013 until present. The barrier is in the
availability of spare part.

SPOB

3 SPOB terlambat beroperasi dikarenakan adanya penyesuaian spec sesuai permintaan pencharter.
SPOB Musi mulai operasi 11 Mei 2013, SPOB Kapuas tmt 12 Juli 2013dan SPOB Mahakam tmt 22
September 2013
Delay in operation in 3 SPOB due to the adjustment of specification according to the demand of the
chartere. SPOB Musi started to operate in May 11 2013, SPOB Kapuas was effective from 12 July
2013 and SPOB Mahakam was effective from 22 September 2013

Dengan jumlah armada sebanyak 26 unit, average


commdays tercatat selama 233, dengan catatan

With 26 units of fleet, the average commdays is


recorded to reach 233, as described as follows:

sebagai berikut:

90

1. Petrogas 2 dari target 273 hari tercatat beroperasi

1. Petrogas 2 from the target of 273 days was

131 hari (48%) karena tmt 5 April s.d 18 Jun

recorded to operate for 131 days (48%), as per 5

melaksanakan dock di Batam. Repair bowthruster

April until 18 June, the vessel will dock to Batam.

25 Jul 2013 dan tmt 29 September telah

Repair of bowthruster in 25 July 2013 has operated

beroperasi

from 29 September.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

2. RIB I dan RIB 2 tidak dianggarkan operasi di RKAP

2. RIB I and RIB 2 did not include in operational budget

2013, tmt 24 Maret kapal beroperasi di RU IV

at RKAP 2013, as of 24 March, the vessel operated

Cilacap. RIB 1, breakdown di Minggu ke 2 Sept

in RU IV Cilacap. RIB 1 experienced breakdown in

karena kerusakan mesin.

the second week dute to disruption in machine.

3. RIB 3, dari target 268 hari tercatat beroperasi

3. RIB 3 operated for 83 days (47%) of the target 268

selama 83 hari (47%) karena mengalami kerusakan

days due to disruption in machine as per 25 March.

mesin tmt 25 Maret. Terkendala ketersediaan

The obstacle was in the availability of sparepart,

sparepart hingga saat ini belum beroperasi.

making this delay in operation.


4. Patra Tanker 2 operated for 172 days (74%) of the

4. Patra Tanker 2 dari target 231 hari tercatat


karena

target of 231 days due to problem in AE 1 and 2

mengalami kendala pada AE 1 dan 2 tgl 13 Jan s.d.

occurred from 13 January to 8 March, & offhire

8 Mar, & 24-28 April offhire permasalahan di cargo

problems in cargo tank and undertook docking in

beroperasi

selama

172

hari

(74%)

24-28 April.

tank, dan melaksanakan docking selama bln Sep.


5. 3 (tiga) unit SPOB (Musi, Mahakam & Kapuas)

5. 3 (three) units of SPOB (Musi, Mahakam & Kapuas)

ditargetkan operasi mulai Jan. 2013, namun

was targeted to start operating from January

melaksanakan

sesuai

2013. However, its specification was adjusted to

kebutuhan pelanggan sehingga mulai beroperasi

customers needs, starting to operate from 1 May

tmt 1 Mei 2013 (Musi), 12 Juli 2013 (Kapuas), 22

2013 (Musi), 12 July 2013 (Kapuas), 22 September

September 2013 (Mahakam)

2013 (Mahakam)

penyesuaian

sepsifikasi

SPOB
Mahakam

365

365

365

363

360

358

356

355

352

349

341

339

334

320

282

247

223

180

173

168

101

83

355

355

250

355

355

355

330

350

350

355

320

350

315

355

360

320

350

333

350

350

360

No

Kapal / Ship

RIB 3

RIB 1

365

355

SPOB
Musi

SPOB
Kapuas

Pertogas 2

Patra
Tanker 2

RIB 2

365

355

Gas
Patra 3

365

355

Peteka
5402

365

RKAP 2013

Gas
Patra 2

Real Jan-Des 2013

Peteka
5401

RIB 4

PT 4201

Gas Patra

Patra
Tanker 3

Patra
Tanker 1

PT 4202

TB1203/
OB2303

TB1203/
OB2303

TB1204/
OB2304

TB1201/
OB2301

PT 3002

PT 3001

T. Celebes

T. Andalas

Opeations Days Jan-Des 2013

Justifikasi / Justification

SPOB Musi,
Mahakam, Kapuas

Penyesuaian spec sesuai permintaan penchaeter


(SPOB Musi baru beroperasi tmt 11 Mei, SPOB Kapuas tmt 12 Juli, dan SPOB Mahakam tmt 22
September)
Adjustment of specification to meet charterers needs
(SPOB Musi operated effective from 11 May, SPOB Kapuas from 12 July adn SPOB Mahakam from 22
September)

Petrogas 2

Habis kontrak tmt 18 November 2013, idle 44 hari


Contract expiry from 18 November 2013, idle for 44 days

RIB IV

Habis kontrak tmt 16 November 2013, idle 45 hari


Contract expiry from 16 Nobember, idle for 45 days

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

91

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

No

Kapal / Ship

Justifikasi / Justification

MT Gas Patra 2

Idle 10 hari di Oktober-November karena habis kontrak & proses penunjukan langsung
Idle condition for 10 days in October-November due to contract expiry and direct appointment

peteka 5401

Idle 2 hari di Oktober karena habis kontrak


Idle condition for 2 days due to contract expiry

2. B2B Non COA

2. B2B Non COA

Kegiatan Back to Back Charter Non COA

Pada tahun 2013, realisasi pencapaian laba Back to

In 2013, the Back to Back Harter profit reached

Back Charter mencapai 108,51% dari RKAP atau

108.51% of the RKAP or Rp30.23 billion from the

Rp30,23 miliar dari Rp27,86 miliar yang ditargetkan.

target of Rp27.86 billion.

Non COA Back to Back Charter Activities

3. B2B COA

3. B2B COA

Kegiatan Back to Back Charter COA

COA Back to Back Charter Activities

Realisasi jumlah muatan BBM yang diangkut hanya

The realization of total transported fuel cargo only

mencapai 54,95% atau sebanyak 1.215 juta KL dari

reached 54.95% or 1.215 million KL from the target of

2.211 juta KL yang ditargetkan. Untuk kapal Back to

2.211 KL million. The Back to Back vessel only carried

Back jumlah muatan yang diangkut hanya mencapai

52.18% cargo or 783.72 thousand KL of the target

52,18% atau 783,72 ribu KL dari 1.502 juta KL yang

1.502 million KL. The failure to meet the target was

ditargetkan, pencapaian di bawah target disebabkan

because there was no new contract for Balikpapan-

belum mendapatkan kontrak baru untuk trayek

Samarinda traject, while the COA cargo of the Owned

Balikpapan-Samarinda

jumlah

Ship only reached 60.81% or 431.41 thousand of KL

muatan COA Kapal Milik hanya mencapai 60,81% atau

from the target of 709.50 thousand of KL. This was

431,41 ribu KL dari 709,50 ribu KL yang ditargetkan

because the cargo previously planned to be carried

karena angkutan yang sebelumnya direncanakan

through 3 voyages a month is only realized by 2

sebanyak 3 voyage sebulan hanya tercapai 2 voyage.

voyages.

sedangkan

untuk

2.516

2.211

1.215
-45%

92

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

-52%

RKAP

Realisasi

Realisasi

2013

2013

2012

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

4. Keagenan

4. Agency

Pendapatan keagenan mencapai 107,83% dari RKAP

The agency revenue reached 107.83% of the RKAP

Desember 2013 dikarenakan pencapaian pendapatan

of December 2013 because the achievement of the

keagenan

125,10%

revenue from general agency increased by 125.10%

(Rp54,67 miliar dari Rp43,71 miliar yang ditargetkan),

(Rp54.67 billion from the target of Rp43.71 billion), the

pendapatan keagenan tanker mencapai Rp60,09 miliar

tanker agency revenue reached Rp60.09 billion from

dari Rp62,73 miliar yang ditargetkan dengan jumlah

the target of Rp62.73 billion with 1423 call or 96.54%

1423 call atau mencapai 96,54% dari target RKAP

of the target set in the RKAP of December 2013.

umum

meningkat

sebesar

Desember 2013.
5. POS

5. POS

Administrasi Pelsus tercapai 56,94% atau sebesar

Special Port Administration reached 56.94% or as

Rp10,41 miliar dari Rp18,29 miliar yang ditargetkan

much as Rp10.41 billion from the target of Rp18.29

dengan jumlah call sebesar 89,59% atau sebanyak

billion with total calls of 89.59% or 4623 call out of

4623 call dari 5160 call yang di targetkan.

5160 call target.

6. Diversifikasi Usaha

6. Business Diversificatio

Diversifikasi usaha Perseroan terdiri dari:

The Companys business diversification consists of:

- AKK (Awak Krew Kontrak)

- AKK (Contract Crew)

- JAPOM (Jasa Penunjang Operasi Marine)

- JAPOM (Marine Operational Supporting Service)

- Freight Forwarding

- Freight Forwarding

- General Trading

- General Trading

- Cargo Handling/Bongkar Muat

- Cargo Hanlding

- Penjualan Air

- Water Sales

- Sewa Gedung/Kantor

- Building/office lease

Selama tahun 2013, diversifikasi usaha Perseroan meraih

During 2013, the Companys business diversification

pendapatan sebesar Rp281,33 miliar naik 42,20%

contributed a revenue of Rp281,33 billion, increasing by

dibandingkan dengan tahun 2012 sebesar Rp83,49 miliar.

42,20% compared to 2012s position of Rp83,49 billion.

Raihan tersebut masih berada dibawah 7,33% dari target

The achievement was under 7,33% of the target set in

RKAP 2013 sebesar Rp303,59 miliar.

RKAP 2013 at Rp303,59 billion.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

93

94

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Pendapatan dan Biaya


KONTRIBUSI per Segmen usaha
Revenue and Cost per Business Segment

Pendapatan dan Kontribusi per Segmen Bisnis


(Rp Juta)
RKAP 2013
Audited 2013
Audited 2012
-1% +64%
373.751 369.493

-7% +42%

+5% -48%

-15% -12%

+8% -6%

295.815
146.702
173.269
166.146

224.720

Kapal Milik

147.526 154.842

B2B Non COA

303.595

114.771
121.985
106.435

B2B COA

281.330
197.836

-43% -28%
10.413
18.285
14.394

Keagenan

Pos

Div Usaha

Biaya dan Kontribusi per Segmen Bisnis


(Rp Juta)
RKAP 2013
Audited 2013
Audited 2012
-21% +26%
296.346

+15% -44%

-20% -25%
185.673

116.469
154.739
145.408

-5% +42%

268.714

234.595

+30% -9%

219.884 208.972

129.957 149.601
52.929
58.160
40.635

Kapal Milik

B2B Non COA

B2B COA

Kapal Milik
369.493; 34,29%

Diversifikasi Usaha
281.330; 26,11%

POS
10.413; 0,97%

5.596 2.792 6.454

Keagenan

Pos

Div Usaha

Kapal Milik
224.720; 22,01%

Diversifikasi Usaha
197.836; 19,38%

Kontribusi
Pendapatan
Jan-Des
2013

Keagenan Umum
54.672; 5,07%
Keagenan Tanker
60.099; 5,58%

147.442

-50% -57%

Kontribusi
Pendapatan
Jan-Des
2012
POS
14.394; 1,41%
BTB Charter
146.702; 13,61%

COA
154.842; 14,37%

BTB Charter
166.146; 16,27%

Keagenan Umum
74.817; 7,33%
Keagenan Tanker
47.168; 4,62%

COA
295.815; 28,98%

Keterangan:
Revenue Diversifikasi Usaha mencakup kegiatan AP (30%), AKK & Japom (54%), ISPS Code dll

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

95

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Laba dan Kontribusi


per Segmen Usaha

Revenue and Cost per Business Segment


Laba Operasi dan Kontribusi per Segmen Bisnis
(Rp Juta)

RKAP 2013
Audited 2013

+74% +245%

Audited 2012

134.898
-6%

-3%

-14%

61.842

77.405

65.800
+9%

+165%

-70%

39.047
27.861

Kapal Milik

30.233
11.408

B2B Non COA

POS
7.941; 3,98%

Keagenan Umum
32.314; 16,18%

Kontribusi
Laba Operasi
Jan-Des
2012

BTB Charter
11.408; 5,71%

Keagenan

Pos

Keagenan Tanker
31.511; 15,78%

Div Usaha

Diversifikasi Usaha
72.358; 23,18%

POS
7.621; 2,44%

COA
27.100; 13,57%

50.394

-4%

12.689 7.621 7.941

5.240

B2B COA

72.358
-40%

27.100

Kapal Milik
39.047; 19,55%
Diversifikasi Usaha
50.394; 25,23%

63.825

-81%

17.569

+44%

83.712

Keagenan Umum
15.229; 4,88%

Kapal Milik
134.898; 43,21%

Kontribusi
Laba Operasi
Jan-Des
2013

Keagenan Tanker
46.613; 14,93%

BTB Charter
30.233; 9,68%
COA
5.240; 1,68%

96

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Kontribusi per Kelompok


Pelanggan
Contribution per Customer Group

Pertamina Group lain


Pertamina Perkapalan

Pertamina Perkapalan

67%

54%

3%

Kontribusi
Pendapatan

Kontribusi
Pendapatan

2012

2013

Non Pertamina

Non Pertamina

33%

43%

Non Pertamina
Pertamina Perkapalan
Pertamina Perkapalan
Kontribusi
Laba Operasi

42%

68%

28%
Kontribusi
Laba Operasi

2012

2013
Pertamina
Group lain
Non Pertamina

58%

4%

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

97

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

ANALISIS DAN PEMBAHASAN KINERJA


KEUANGAN

ANALYSIS AND DISCUSSION OF FINANCIAL


PERFORMANCE

Laporan Posisi Keuangan

Financial Position Report

Jumlah Aset

Total Assets

Aset lancar naik sebesar 149,47% menjadi Rp1.162 triliun

Current assets increased by 149,47% to Rp1.162 trillion

pada tahun 2013 dari Rp465,79 miliar pada tahun 2012,

in 2013 from Rp465.79 billion in 2012, while non current

sedangkan aset tidak lancar naik 7.40% menjadi Rp1.049

assets increased by 7.40% to Rp1.016 billion in 2013, from

miliar pada tahun 2013 dari Rp977,33 miliar pada tahun

Rp977,33 billion in 2012.

2012.
Jumlah akiva pada tahun 2013 tercatat sebesar Rp2.211

Total assets in 2012 were recorded at Rp2.211 billion,

miliar naik 53,26% dibandingkan dengan tahun 2012

increasing by 53,26% compared to 2012s position at

yang tercatat sebesar Rp1.443 miliar.

Rp1,443 billion.

Jumlah Liabilitas dan Ekuitas

Total Liabilities and Equity

Liabilitas

dari

The short term liability decreased by 17,75% from

Rp492,597 miliar pada tahun 2012 menjadi Rp580.043

jangka

pendek

meningkat

17,75%

Rp492.597 billion in 2012 to Rp580.043 billion in 2013.

miliar pada tahun 2013, hal ini disebabkan belum

This was because receivables from the third parties have

terselesaikannya tagihan-tagihan pihak ketiga. Liabilitas

not been settled yet. Long term liabilities decreased by

jangka panjang menurun 14,95% dari Rp504,950 miliar

14,95% from Rp504.950 billion to Rp429.482 billion. This

menjadi Rp429,482 miliar karena Perseroan melakukan

was because the Company had paid its loan to BCA Bank

pelunasan pinjaman di Bank BCA untuk kapal AHTS

for AHTS Transko Andalas vessel in May 2013 and AHTS

Transko Andalas pada bulan Mei 2013 dan kapal AHTS

Transko Celebes ship in July 2013.

Transko Celebes di bulan Juli 2013.


Jumlah liabilitas Perseroan pada tahun 2013 mencapai

The Companys total liabilities in 2013 reached Rp1,009

Rp1.009 triliun naik 1,20% dari Rp997,55 miliar pada

trillion, an increase of 1.20% from Rp997.55 billion in

tahun 2012.

2012.

Sedangkan jumlah ekuitas Perseroan mencapai Rp1.202

The Companys total equity reached Rp1,202 trillion from

triliun dari Rp445,58 miliar pada tahun 2012 atau

Rp445.58 billion in 2012 or reached 269.79%.

mencapai 269,79%
Tabel Laporan Posisi Keuangan
Neraca

Table of Financial Position Report


2013

2012

2011

Aset / Asset
Aset Lancar : / Current Asset

98

Kas dan Bank / Cash and Bank

722.443

202.088

137.951

Piutang Bersih / Net Receivable

255.216

158.276

227.104

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Neraca

2013

Persediaan / Inventory

2012

2011

260

2.691

1.715

184.121

102.740

66.290

Jumlah Aktiva Lancar / Total Current Assets

1.162.040

465.795

433.060

Aset Tetap / Fixed Assets

1.016.950

824.078

557.747

32.996

153.255

161.700

Jumlah Aktiva Tidak Lancar / Total Non Current Assets

1.049.629

977.333

719.447

JUMLAH AKTIVA / TOTAL ASSETS

2.211.669

1.443.128

1.152.507

Hutang Lancar / Current Payables

580.043

492.596

539.292

Hutang Jangka Panjang / Long Term Payables

392.509

484.447

197.598

36.973

20.503

15.009

1.009.526

997.547

751.898

Modal / Capital

693.709

111.529

111.529

Laba Ditahan / Retained Earnings

334.052

289.080

247.266

Laba (Rugi) Tahun Berjalan / Profit (Loss) for the year

174.382

44.972

41.814

Jumlah Ekuitas / Total Equity

1.202.143

445.581

400.609

JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS / TOTAL LIABILITIES


AND EQUITY

2.211.669

1.443.128

1.152.507

Aset Lancar Lainnya / Other Current Assets

Aktiva tidak Lancar Lainnya / Other Non Current Assets

Kewajiban / Liabilities

Hutang Lain-Lain / Other Payables


Jumlah Kewajiban / Total Liabilities
Ekuitas / Equity

Laporan Laba Rugi

Income Report

Pendapatan Jasa

Service Revenue

Realisasi pendapatan Perseroan tahun 2013 secara gross

The Companys gross revenue in 2013 reached Rp1.077

mencapai Rp1,077 triliun naik 5,55% dari tahun 2012

trillion; an increase of 5.55% from 2012 at Rp1.020 trillion.

sebesar Rp1,020 triliun. Kenaikan Pendapatan Operasi

The increase in operational revenue was contributed by the

ini dikarenakan meningkatnya kegiatan Kapal Milik dan

increase in activities of Owned Ships and Marine Service.

Diversifikasi Usaha.
Beban Jasa

Service Expenses

Beban Operasi Perseroan pada tahun 2013 menurun

The Companys operational expenses in 2013 increased

sebesar 8,47% dari Rp836,22 miliar menjadi Rp765,36

by8.47% from Rp836.22 billion to Rp765.36 billion in

miliar pada tahun 2012. Hal ini disebabkan pencapaian

2012. This was influenced by the realization of Back to

realisasi biaya operasi Back to Back, Keagenan dan Port

Back operational cost, Agency and Port Services that are

Services masih dibawah pencapaian tahun 2012.

still under the achievement of 2012.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

99

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Laba Usaha

Operating Profit

Realisasi laba usaha Perusahaan tahun 2013 sebesar

The operating profit of the Company in 2013 was

Rp150,894 miliar naik 152,52% dibandingkan tahun

Rp150.894 billion, an increase of 152.52% compared to

2012. Kenaikan laba usaha karena pencapaian pendapatan

that of 2012. The increase in operating profit was because

operasi lebih tinggi dibandingkan pencapaian biaya operasi

the operational revenue is higher that the operational

dan biaya overhead. Pencapaian pendapatan operasi tahun

and overhead cost. The operational revenue in 2013 was

2013 sebesar Rp1,077 triliun sedangkan realisasi biaya

recorded at Rp1.077 trillion, and the operational and

operasi dan biaya overhead sebesar Rp926,66 miliar.

overhead cost was Rp926.66 bilion.

Pendapatan (Beban) Lain-lain

Other Revenue (Expense)

Pendapatan atau beban lain-lain tercatat sebesar Rp44,53

The revenue or other expenses was recorded at Rp44.53

miliar pada tahun 2013, naik dibandingkan dengan tahun

billion in 2013, an increase compared to that of 2012 at

2012 sebesar Rp9,78 miliar. Hal ini disebabkan adanya

Rp9.78 billion. This was primarily due to exchange rate

kenaikan pendapatan selisih kurs.

difference revenue.

Laba Bersih

Net Profit

Pada tahun 2013, Perseroan sukses membukukan laba

In 2013, the Company managed to record a net profit at

bersih sebesar Rp174,38 miliar naik 287,96% dari tahun

Rp174.38 billion; an increase of 287.96% from that of

2012 sebesar Rp44,97 miliar.

2012 at Rp44.97 billion.

Laba Bersih Perusahaan / Net Profit of the Company


300

> 300

> 250

250
TRANS KONTINENTAL

200
174,4
Reborn,
Revitalization,
Expansion

150
Pertamina
Tongkang
100

41,8

50

100

Realisasi 2013

Business
Transformation

Decline

29,7

Target RKAP

Business &
Financial
Crisis

24,8

44,97

10,8

2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Tabel Laba Rugi / Table of Income


No

Laba Rugi Konsolidasi / Consolidated Income

Pendapatan Operasi / Operational Revenue

II

2013

2012

1.077.550

1.020.896

Biaya Operasi / Operational Cost

765.358

821.182

III

Laba Operasi / Operational Profit

312.192

199.715

IV

Biaya Overhead / Overhead Cost

161.298

139.954

Laba Usaha / Operating Profit

150.894

59.761

VI

Pend./(Biaya) Lain-Lain / Revenue / Other (Cost)

69.591

9.785

VII

Bunga / Interest

25.145

15.042

VIII

Laba Usaha Sebelum Pajak / Earning Before Tax

195.430

54.503

IX

Pajak / Tax

20.958

9.532

Laba Bersih / Net Profit

174.382

44.972

Laporan Arus Kas

Cashflow Report

Surplus Kegiatan Operasi

Surplus from Operating Activities

Pada tahun 2013, Perseroan mencatat surplus kegiatan

In 2013, the Company recorded surplus from the operating

operasi naik sebesar 68,06% dari Rp84,85 miliar di tahun

activities. The cash increased by 68.06% from Rp84.85

2012 menjadi Rp227,45 miliar.

billion in 2012 to Rp227.45 billion.

Surplus Kegiatan Investasi

Surplus from Investment Activities

Selama tahun 2013, surplus kegiatan investasi turun

In 2013,a cash from investment activities experienced

sebesar 20,55% menjadi Rp75,61 miliar dari Rp367,85

surplus, yet the cash decreased by 20.55%, from Rp367.85

miliar di tahun 2012.

billion in Rp75.61 billion in 2012.

Surplus Kegiatan Pendanaan

Surplus from Financing Activities

Surplus kegiatan pendanaan pada tahun 2013 menjadi

A cash from financing activities in 2013

Rp368,51 miliar naik sebesar 6,16% dari Rp347,14 miliar

a surplus of 6.16%, from Rp347.14 billion in 2012 to

di tahun 2012.

Rp368.51.

experienced

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

101

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Arus Kas

Cash flow
Uraian / Description

2013

2012

2011

Penerimaan dari Kegiatan Operasi / Income from operating activities

1.880.107

1.775.567

1.371.360

Pengeluaran dari Kegiatan Operasi / Expenditure from operating


activities

(1.652.661)

(1.690.712)

(1.401.448)

Surplus Kegiatan Operasi / Surplus from Operating activities

227.445

84.855

(30.008)

Penerimaan dari Kegiatan Investasi / Income from investment activities

14.229

20.813

5.775

Pengeluaran dari Kegiatan Investasi / Expenditure from investment


activities

(89.883)

(388.667)

(112.241)

Surplus Kegiatan Investasi

(75.604)

(367.854)

(106.466)

Penerimaan dari Kegiatan Pendanaan

698.390

455.184

121.806

Pengeluaran dari Kegiatan Pendanaan

(329.876)

(108.048)

(33.484)

Surplus Kegiatan Pendanaan / Surplus from Financing Activities

368.514

347.136

88.323

Surplus (Defisit) Arus Kas / Surplus (Deficit) of Cash Flow

520.356

64.137

(48.231)

Saldo Awal Kas dan Sentara Kas / The beginning balance of cash and
cash equivalent

202.088

137.951

186.182

Saldo Akhir Kas dan Setara Kas / The closing balance of cash and
cash equivalent

722.443

202.088

137.951

Laporan Perubahan Modal

Report on Change in Capital


Saldo Laba / Retained earnings

Uraian / Description

Saldo per 1 Januari 2012/


Retained earnings per 1
January 2012

Modal Saham
Ditempatkan
dan Disetor Penuh
/ Issued and Fully
Paid in Capital

Ditentukan
Penggunaannya /
Appropriated

Belum ditentukan
penggunaanya /
Unappropriated

Jumlah
ekuitas /
Total Equity

111.529

75.943

213.137

400.609

44.972

44.972

258.109

445.581

Jumlah laba komprehensif


tahun berjalan / Total
comprehensive profit for the
year
Saldo per 31 Desember
2012/ Retained earnings per
31 December 2012

111.529

Tambahan Modal di setor

582.180

75.943

582.180

Jumlah laba komprehensif


tahun berjalan / Total
comprehensive profit for the
year
Saldo per 31 Desember
2013/ Retained earnings per
31 December 2013

102

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

693.709

75.943

174.382

174.382

432.491

1.202.143

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

TINGKAT KESEHATAN PERUSAHAAN


I

KINERJA KEUANGAN

APPRAISAL OF THE COMPANYS SOUND


PERFORMANCE
RKAP 2013

AUDITED 2013

AUDITED 2012

Pencapaian

Nilai

Pencapaian

Nilai

Pencapaian

Nilai

Imbalan Kepada Pemegang Saham (ROE)

13,92%

20,00

15.50%

20.00

9,28%

17,00

Imbalan Investasi (ROI)

13,64%

15,00

9.81%

12.00

6,07%

9,00

Operating Profit Margin (OPM)

14,10%

3,00

14.00%

3.00

7,49%

2,00

Net Profit Margin (NPM)

7,15%

3,00

14.97%

3.00

6,10%

3,00

Rasio Kas

32,76%

4,00

124.55%

5.00

41,01%

5,00

Rasio Lancar

130,96%

5,00

200.34%

5.00

94,44%

3,00

Collection Periods (CP)

74,85 hari

2,50

86.45 hari

2.00

56,59 hari

3,00

Perputaran Persediaan/Inventory Turn Over (ITO)

1,10 hari

3,00

0.09 hari

3.00

1,64 hari

3,00

Perputaran Total Assets/Total Asset Turn Over (TATO)

70,41%

3,00

59.40%

3.00

42,21%

2,50

10

Rasio Total Modal Sendiri terhadap Total Asset

33,61%

4,00

54.35%

7.00

30,88%

4,00

11

Time Interest Earned Ratio (TIER)

3,53

3,00

7.64

3.00

5,80

3,00

SUB TOTAL NILAI KINERJA KEUANGAN (NKK)

65,50

66,00

54,50

KLASIFIKASI TINGKAT KINERJA KEUANGAN

SEHAT

SEHAT

SEHAT

II

KINERJA OPERASIONAL

Pertumbuhan Produktivitas, secara kuantitatif

Asset Productivity Growth (ASPG)

Pertumbuhan Daya Saing , secara kuantitatif

RKAP 2013

AUDITED 2013

AUDITED 2012

Pencapaian

Nilai

Pencapaian

Nilai

Pencapaian

Nilai

62,48%

4,00

67.57%

16,54%

Sales Growth (SALG)

41,59%

5,00

5.55%

36,26%

Net Profit Margin Growth (NPMG)

-5,00%

0,00

145.48%

43,86%

Pertumbuhan Efisiensi, secara kuantitatif

Sales to Total Assets Growth (STAG)

32,97%

3,00%

-31.13%

8,82%

Net Profit Growth (NPG)

34,51%

5,00

258.79%

1,12%

NILAI KINERJA OPERASIONAL (NKO)


KLASIFIKASI TINGKAT KINERJA OPERASIONAL

III
1

KINERJA ADMINISTRASI
Laporan Keuangan Perusahaan Bulanan

17,00

15,00

16,00

TUMBUH TINGGI

TUMBUH TINGGI

TUMBUH TINGGI

RKAP 2013

AUDITED 2013

AUDITED 2012

Pencapaian

Nilai

Pencapaian

Nilai

Pencapaian

Nilai

7 hari

2,00

7 hari

2.00

7-9 hari

1,79

Laporan Manajemen Perusahaan Bulanan

13 hari

1,50

13 hari

1.50

11-14 hari

1,96

Laporan Hasil Keuangan Audited

bulan 3

3,00

bulan 3

3.00

bulan 3

3,00

Rancangan RKAP

bulan 6

3,00

bulan 6

3.00

bulan 6

3,00

NILAI KINERJA ADMINISTRASI (NKA)

9,50

9,50

9,75

TERTIB

TERTIB

TERTIB

RKAP 2013

AUDITED 2013

AUDITED 2012

KLASIFIKASI TINGKAT KINERJA ADMINISTRASI

IV

PENILAIAN TINGKAT KINERJA PERUSAHAAN

Kinerja Keuangan

65,50

66,00

54,50

Kinerja Operasional

17,00

15,00

16,00

Kinerja Administrasi

9,50

9.50

9,75

Total Nilai Kinerja Perusahaan


Klasifikasi Tingkat Kinerja Perusahaan

92,00
SEHAT

90,50
AA

SEHAT

80,25
AA

SEHAT

AA

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

103

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

KEMAMPUAN MEMBAYAR HUTANG DAN


TINGKAT KOLEKTIBILITAS PIUTANG

CAPACITY TO PAY DEBT AND ACCOUNTS


RECEIVABLE COLLECTABILITY

Kemampuan Perseroan dalam melunasi seluruh kewajiban

It refers to the ability of the Company to settle all liabilities

yang diukur dengan membandingkan jumlah aset lancar

as measured by comparing the total current assets and

dibandingkan dengan liabilitas lancar. Pada tahun 2013,

current liabilities. In 2013, the ability of the Company was

kemampuan Perseroan tercatat sebesar 2,00 kali. Secara

recorded at 2.00 times. In detail, the calculation of the

rinci, perhitungan kemampuan membayar Perseroan

Companys ability to pay its debt is as follows:

adalah sebagai berikut:


Aset Lancar/Hutang Lancar = 1.162.040 / 580.043

100% = 2.00 kali

Sedangkan tingkat kolektabilitas piutang Perseroan pada

While the level of the Companys accounts receivable

tahun 2013 tercatat selama 86,45 hari. Angka tersebut

collectability in 2013 was 86,45

diperoleh melalui perhitungan sebagai berikut:

obtained through the following calculation:

Piutang Bersih/Total Pendapatan Usaha = 255.216 /

Net Receivable/Total Operating Revenue = 255.216 /

1.077.550 x 365 hari = 86,45 hari.

1.077.550 x 365 days = 86,45 days

STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN DAN


KEBIJAKAN MANAJEMEN ATAS STRUKTUR
MODAL

CAPITAL STRUCTURE OF THE COMPANY


AND MANAGEMENT POLICY ON CAPITAL
STRUCTURE

Struktur Modal

Capital Structure

Struktur modal merupakan perpaduan antara modal sendiri

Capital structure is a combination of equity and liability.

(ekuitas) dan utang (liabilitas). Struktur modal yang optimal

The optimum capital structure will maximize the companys

akan memaksimalkan nilai perusahaan. Kondisi struktur

value. The optimum capital structure is achieved with

modal yang optimal dicapai dengan modal ratarata

minimum Weighted Average Cost of Capital. The increase

tertimbang (WACC) yang minimal. Dengan bertambahnya

in debt will minimize WACC as the cost of debt is lower that

penggunaan utang, akan meminimalkan WACC karena

the cost of equity. The Company sees that the optimization

biaya utang (cost of debt) lebih murah dari biaya modal

of capital structure can be achieved by the combination of

sendiri (cost of equity). Bagi Perseroan, optimalisasi struktur

the utilization of debt and equity.

modal dapat dicapai dengan kompromi perpaduan antara


penggunaan utang dan modal sendiri sehingga diperoleh
kondisi yang optimum.

104

Current Assets/Current Payable = 1.162.040 / 580.043 x

100% = 2,00 kali

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

days. The result was

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Struktur modal Perseroan adalah sebagai berikut:


Uraian / Description

Capital structure of the Company is as follows:


2013

Liabilitas Jangka Pendek / Short term

Persentase
Total Modal /
Percentage of
Total Capital

2012

Persentase
Total Modal /
Percentage of
Total Capital

580.043

26,22%

492.597

34,13%

429.482

19,42%

504.950

34,99%

Jumlah Liabilitas / Total liabilities

1.009.525

46,34%

997.547

69,12%

Jumlah Ekuitas / Total equity

1.202.143

53,66%

445.581

30,87%

2.211.668

100%

1.443.128

100%

liabilities
Liabilitas Jangka Panjang / Long term
liabilities

Jumlah Liabilitas dan Ekuitas / Total


liabilities and equity
Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal

Management Policies on Capital Structure

Pada tahun 2013, tidak terdapat perubahan kebijakan

In 2013, there was no change in management policy on

manajemen atas struktur modal.

capital structure

IKATAN MATERIAL UNTUK INVESTASI


BARANG MODAL

MATERIAL TIES FOR THE INVESTMENT


OF CAPITAL GOODS

Pada tahun 2013, Perseroan tidak memiliki ikatan material

In 2013, the Company did not have material tie for the

untuk perolehan barang modal.

investment of capital goods.

DAMPAK PERUBAHAN HARGA TERHADAP


PENDAPATAN USAHA ATAU PENDAPATAN
BERSIH

IMPACT OF PRICE CHANGES ON OPERATING


REVENUE OR NET REVENUE

Perseroan tidak memiliki dampak perubahan harga

The Company did not have impact of price changes on the

terhadap pendapatan usaha atau pendapatan bersih.

operating revenue or net revenue.

INFORMASI KEUANGAN YANG


MENGANDUNG KEJADIAN YANG BERSIFAT
LUAR BIASA

FINANCIAL INFORMATION CONTAINING


EXTRAORDINARY AND RARE EVENTS

Laporan keuangan Perseroan pada tahun 2013, tidak

The Companys financial statements in 2013 did not have

memiliki informasi keuangan yang mengandung kejadian

financial information containing extraordinary and rare

yang bersifat luar biasa dan jarang terjadi.

events.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

105

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

PENINGKATAN ATAU PENURUNAN YANG


MATERIAL DARI PENJUALAN ATAU
PENDAPATAN BERSIH

MATERIAL INCREASE OR DECREASE FROM


NET SALES OF REVENUE

Perseroan tidak memiliki informasi laporan keuangan yang

The Company did not have information on financial report

mengungkapkan peningkatan atau penurunan material

stating material increase/decrease from the net sales/

dari penjualan/pendapatan bersih, sehingga bahasan

revenue, thus the explanation on either the extent of the

terkait hal tersebut tidak dapat disajikan dalam laporan

price change which can be connected with the number of

tahunan ini.

goods and service provided, and/or the availability of new


products and service cannot be presented in this annual
report.

DAMPAK PERUBAHAN HARGA TERHADAP


PENJUALAN ATAU PENDAPATAN BERSIH

IMPACT OF PRICE CHANGES ON NET SALES


OR REVENUE

Selama tahun 2013, Perseroan tidak memiliki informasi

In 2013, the Company did not have information on price

perubahan harga yang berdampak signifikan terhadap

change that significantly affects net sales or revenue.

penjualan atau pendapatan bersih.

PERBANDINGAN TARGET DAN REALISASI

COMPARISON BETWEEN TARGET AND


REALIZATION

Perseroan merencanakan mendapat laba bersih sebesar

The Company targeted to acquire net profit of Rp60.558

Rp60.558 miliar pada tahun 2013 dengan rencana

billion in 2013 and had a Rp239,09 billion. of investment.

investasi sebesar Rp239,09 miliar. Pengukuran pencapaian

The achievement of financial performance of the Company

kinerja finansial Perseroan menggunakan perbandingan

is assessed by looking at the comparison between

antara realisasi dengan target RKAP 2013.

realization and RKAP 2013 target.

Pendapatan

Revenue

Realisasi Pendapatan Perseroan tahun 2013 tercatat

The Companys revenue realization in 2013 was recorded at

sebesar Rp 1,077 triliun atau mencapai 95,96% dari RKAP

Rp1.077 trillion or reached 95,96% from the RKAP 2013.

2013. Pencapaian dibawah target karena:

This achievement that exceeded the target was due to:

a. Target Operation days hanya mencapai 6.845 hari

a. The Operation dayst target only reached 6,845 days

(86,55%) dari target RKAP 7.873 hari, sehingga

(86.55%) of the RKAP target of 7,873 days. This

pendapatan eksploitasi Kapal Milik masih dibawah

makes the revenue of the Owned Ship exploitation is

target RKAP 2013 yaitu sebesar 98,86% atau Rp

still under the target set in RKAP 2013 at 98.86% or

369,49 miliar dari Rp 373,75 miliar pada RKAP 2013.

Rp369.49 billion from Rp373.75 billion in RKAP 2013.

b. Pendapatan POS hanya mencapai 56,94% atau Rp

b. POS revenue only reached 56.94% or Rp10.41 billion

10,41 miliar dari Rp18,29 miliar dengan jumlah call

from Rp18.29 billion with total calls of 89.59% or

sebesar 89,59% atau sebanyak 4623 call dari 5160 call

4623 calls from the target of 5160 calls.

yang ditargetkan.
c. Pendapatan

Diversifikasi

Usaha

hanya

mencapai

92,67% atau Rp281,33 miliar dari Rp 303,60 miliar


yang ditargetkan.

106

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

c. Marine Service Revenue only reached 92,67% or


Rp281,33 billion from the target of Rp303.60 billion.

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Laba Operasi

Operational Profit

Laba Operasi tercatat sebesar Rp312,19 miliar atau

Operational profit was recorded at Rp312.19 billion or

mencapai 109,53% dari target RKAP 2013 sebesar

reached 109.53% of the RKAP 2013 target at Rp285.04

Rp285,04

pencapaian

billion. This was due to the achievement of operational

pendapatan operasi (95,96% dari RKAP 2013) lebih tinggi

miliar.

Hal

ini

disebabkan

revenue (95.96% from the RKAP 2013) which was higher

dari pencapaian biaya operasi (91,35% dari RKAP 2013)

than the operational cost (91.35% of the RKAP 2013)

Laba Usaha

Operating Profit

Laba Usaha tercatat sebesar Rp150,89 miliar atau mencapai

Operating profit was recorded at Rp150.89 billion or

126,25% dari target RKAP 2013 sebesar Rp119,52 miliar,

increased by 126.25% from the RKAP 2013 target at

karena pencapaian pendapatan operasi lebih tinggi

Rp119.52 billion. This was because the operational revenue

dibandingkan pencapaian biaya operasi & biaya overhead.

was higher than the operational and overhead cost.

Hingga Desember 2013 realisasi pendapatan operasi

As of December 2013, the revenue from operational

tercatat sebesar Rp1,077 triliun (95,96% dari RKAP 2013)

activities was recorded at Rp1.077 trillion (95.96% from

sedangkan realisasi biaya operasi dan biaya overhead

the RKAP 2013), and the operational and overhead cost

tercatat sebesar Rp 926,66 miliar (92,36% dari RKAP

were recorded at Rp926.66 billion (92.36% from the RKAP

2013).

2013).

Laba Bersih

Net Profit

Laba bersih Perseroan tercatat sebesar Rp174,38 miliar

The Companys net profit was posted at Rp174.38 billion

atau mencapai 287,96% dari target RKAP 2013 sebesar

or reached 287.96% from the RKAP 2013 target as much

Rp60,56 miliar.

as Rp60.56 billion.

RENCANA JANGKA PANJANG PERUSAHAAN

LONG TERM CORPORATE PLAN

Rencana Jangka Panjang Perusahaan 2013-2026

Long Term Corporate Plan 2013-2026

Perseroan memiliki visi untuk menjadi Perusahaan Bisnis

The Company has vision to become a world class shipping

Perkapalan dan Jasa Maritim kelas dunia dibagi dalam 3

and maritime service business company, and this vision will

tahapan program Rencana Jangka Panjang Perusahaan

be reached through the following 3 phases of Long Term

yaitu sebagai berikut:

Corporate Plan program:

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

107

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Periode 2013-2016: Membangun landasan yang kokoh di

Period 2013-2016: Building a strong foundation in

Indonesia

Indonesia

Menjadi perusahaan pelayaran terkemuka di Indonesia

Becoming a renowned shipping company in Indonesia

Terbaik dalam kegiatan operasi (operational exellence)

The best in operations (operational excellence)

Role Model untuk keberhasilan transformasi

Role model for the success of transformation

Periode

2017-2022:

Menjadi

perusahaan

pelayaran

Period 2017-2022: Becoming a renowned supphing

terkemuka di kawasan Asia Tenggara

company in Southeast Asia

Perusahaan pelayaran yang terbesar di Asia Tenggara

The largest shipping company in Southeast Asia

Partisipasi internasional yang terus tumbuh

Increasing participation in international level

Meningkatkan kemampuan teknis

Enhancing technical ability

Periode 2022-2026: Menjadi perusahaan pelayaran kelas

Period 2022-2026: Becoming a world class shipping

dunia

company

Setingkat

dalam

kapabilitas

dengan

perusahaan

pelayaran terkemuka

Equal in terms of capability with other renowned


shipping company

Partisipasi internasional yang meningkat

Increasing participation in international level

Termasuk dalam posisi 20 perusahaan pelayaran dunia.

Included in the top 20 of world class shipping company.

Sasaran dan Program Kerja 2013-2016

Target and Work Program 2013-2016

Program dan rencana kerja yang akan dicapai Perseroan

The program and work plan determined by the Company

dalam kurun waktu 4 (empat) tahun ke depan (2013-

for the next 4 years (2013-2016) is as follows:

2016) adalah sebagai berikut:


Sasaran:

Target:

Meningkatkan pangsa pasar captive

Increasing captive market share

Meningkatkan pangsa pasar offshore

Increasing offshore market share

Memperluas pangsa pasar jasa maritim

Expanding maritime market share

Efisiensi di seluruh rantai proses

Efficiency in all chain process

Peningkatan berkelanjutan HSE

Increase in continuous HSE

Peningkatan kompetensi dan capability SDM

Increase in competency and HR capability

Program Kerja:

Work Program:

Menyempurnakan struktur korporasi dan struktur

Improving corporation structure and organization

organisasi sesuai dengan arah pengembangan 14

structure according to the direction of development for

tahun mendatang.

the upcoming 14 years.

Membangun kapasitas dan profesionalisme SDM

Building capacity and professionalism of Human

dengan fokus pada penguatan integritas, kapasitas,

Resources by focusing on the strengthening of integrity,

manajerial,

capacity, managerial and leadership skills to expedite

dan

karakter

kepemimpinan

guna

mempercepat transformasi Perusahaan.


Membangun budaya korporat yang berorientasi

Building corporate culture that orients to performance,

kinerja, daya saing, dan bernuansa bisnis melalui

competitive power and business atmosphere through

penerapan

the implementation of performance management

sistem

manajemen

program pembelajaran.

108

the Companys transformation.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

kinerja

program-

system of learning programs.

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

rangka

Implementation of ship management to allow fleet

Fungsi Fleet menuju profit center (Optimalisasi IPMS,

function to become profit center (optimization of IPMS,

Implementasi

Ship

Management

dalam

Integrated Supply Chain & Logistic).


Melaksanakan program CRM dan System Key Account
dan Non Key untuk meningkatkan service level.
Optimalisasi teknologi informasi untuk efisiensi proses
kerja.

Integrated Supply Chain & Logistics).


Implementing CRM, and Key Account and Non Key
Account System to improve service level.
Optimization of information technology for work
process efficiency.

Peremajaan Kapal sesuai kebutuhan pencharter.

Procurement of new ship through the purchase of

Pengadaan kapal baru melalui pembelian under

under construction so as to meet the charterers

Construction, sehingga dapat lebih cepat memenuhi

schedule earlier.

jadwal pencharter.
Alih kelola manajemen keagenan kapal milik dan

Taking over the agency management of owned

Kapal Charter Pertamina Pendirian Anak Perusahaan di

ships and charter ships of Pertamina established by

Singapura untuk pengembangan pasar Jasa Maritim.

Subsidiaries in Singapore for market development of


Maritime Service.

Membangun fungsi HSE sesuai dengan standar operasi

Building HSE function according to the best practices by

terbaik (best practices) dengan melakukan program

conducting self survey program according to shcedlue

self survey secara terjadwal dan men closed out seluruh

and making closeout for all defect lists of all ships.

defect list pada semua kapal.

INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL SETELAH


TANGGAL NERACA

INFORMATION AND MATERIAL FACT


SUBSEQUENT TO THE DATE OF BALANCE
SHEET

Pada tahun 2013, tidak ada kejadian yang berpengaruh

In 2013, there had been no material events or transactions

atau transaksi yang terjadi setelah laporan keuangan

that which occured after the consolidated finance report

konsolidasi telah diaudit.

was audited.

KEBIJAKAN DIVIDEN

DIVIDEND POLICIES

Berdasarkan pasal 18 ayat 1 Anggaran Dasar laba bersih

Based on the Article 18 paragraph 1 of the Articles of

Perseroan dalam suatu tahun buku seperti tercantum dalam

Association of the net profit of the Company in a fiscal

neraca dan perhitungan laba rugi yang telah disahkan oleh

year, as stated in the balance sheet and income calculation

Rapat Umum Pemegang Saham tahunan dan merupakan

approved by the annual General Meeting of Shareholders,

saldo laba positif, dibagi menurut cara penggunaannya

which is also a net profit of the Company, is divided

yang ditentukan oleh RUPS tersebut.

according to the ways of utilization determined by the


GMS.

Sesuai dengan Laporan Keuangan Konsolidasi Tahun

According to the Consolidated Financial Report of Fiscal

Buku 2012 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik

Year 2012 audited by the Public Accounting Firm of

(KAP) Kosasih, Nurdiman, Tjahyo & Rekan, laba Perseroan

Kosasih, Nurdiman, Tjahyo & Partners, the Companys

sebesar Rp44.971.882.748,- Berdasarkan pasal 70 ayat

profit was recorded at Rp44.971.882.748,- Based on

1 jo. Pasal 71 ayat 1 UU No. 40 tahun 2007 dan sesuai

article 70 paragraph 1 juncto. Article 71 paragraph 1 Act

dengan hal tersebut diatas, kami mengusulkan penetapan

No. 40 year 2007, and based on such information, we

penggunaan laba Perseroan tahun buku 2012 tidak

recommended that the Companys profit in the fiscal year


PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL
Laporan Tahunan 2013 Annual Report

109

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

memberikan dividen kepada Pemegang Saham, dengan

2012 was not distributed as dividend to the Shareholders,

pertimbangan:

with the consideration of:

Perusahaan memiliki kewajiban untuk membayar

The Company has obligation to pay the due loan of

angsuran pinjaman yang jatuh tempo tahun 2013

2013 in installments as much as Rp148 billion.

sebesar Rp148 miliar.


Perusahaan merencanakan akan melakukan regenerasi
pekerja dan peremajaan armada.

The Company planned to have a succession planning


for workers and rejuvenate its fleet.

Program Kepemilikan Saham Oleh


Karyawan
Dan/Atau
Manajemen
Yang Dilaksanakan Perusahaan

Share
Ownership
Program
by
Employees
and/or
Management
Conducted by the Company

Saat ini Perseroan belum memiliki program kepemilikan

The Company currently does not have any share ownership

saham oleh karyawan dan atau manajemen. Program ini

program by employees and/or management. This program

akan dibuat apabila Perseroan akan melakukan IPO

will be conducted if the Company launches its IPO as

yang direncanakan pada tahun 2015/2016.

scheduled in 2015/2016.

REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL


PENAWARAN UMUM

REALIZATION OF FUND UTILIZATION FROM


PUBLIC OFFERING

Perseroan belum menjadi Perusahaan Terbuka sehingga

The Company does not a listed company so that information

informasi mengenai realisasi penggunaan dana hasil

on the realization of fund utilization form public offering is

penawaran umum tidak dapat disajikan dalam laporan

not available in this annual report.

tahunan ini.

110

INFORMASI MATERIAL MENGENAI


INVESTASI, EKSPANSI, DIVESTASI,
PENGGABUNGAN/PELEBURAN USAHA,
AKUISISI ATAU RESTRUKTURISASI UTANG/
MODAL

MATERIAL INFORMATION ON INVESTMENT,


EXPANSION, DIVESTMENT, MERGER/
BUSINESS COMBINATION, ACQUISITION OR
CAPITAL/DEBT RESTRUCTURING

Perseroan menginvestasikan beberapa kapal yang menjadi

The Company invested in several ships in an effort to achieve

upaya Perusahaan untuk mencapai target dan membangun

target of the Company and build a strong foundation of

landasan kokoh bisnis pelayaran, sebagai berikut:

shipping business. The investment is described as follows:

Investasi

Investment

Realisasi Investasi pengembangan bisnis dan non bisnis

The realization of investment in business and non-

tahun 2013 hanya mencapai US$21,074,000 dan Rp17,20

business development as of December 2013 reached

miliar (equivalen Rp240,59 miliar) atau sebesar 28,41%

US$21.074.000 and Rp17.20 billion (equal to Rp240.59

dari RKAP 2013 yang terdiri dari investasi Business

billion), or by 28.41% of the RKAP 2013 that consisted

Development sebesar Rp239,09 miliar (28,52% dari RKAP),

of Business Development investment of Rp239.09 billion

jika dibandingkan terhadap Phasing Out 2013 pencapaian

(28.52% of the RKAP). If compared to the Phasing Out

realisasi investasi pengembangan bisnis dan non bisnis

2013, the realization of investment in business and non-

tahun 2013 adalah 82%.

business development in 2013 was 82%.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

1. Rencana pembangunan 2 unit kapal AHTS secara

1. Development plans of 2 AHTS vessels financially

finansial mencapai 100% dari target Phasing Out 2013

reaches 100 % of the target of Phasing Out 2013, yet

namun progress fisik sampai dengan saat ini :

the physical progress was currently:

AHTS 1 (H. 7074) total overall progres fisik sebesar

AHTS 1 (H. 7074) of the total overall physical

28,34% dan kumulatif actual tonase (Hull) sudah

progress was 28.34% and the cumulative actual

selesai 494 ton.

tonnage (Hull) had completed to 494 tons.

AHTS 2 (H. 7075) total overall progres fisik sebesar

AHTS 2 (H. 7075) of the total overall physical

27,86% dan kumulatif actual tonase (Hull) sudah

progress was 27.86%, and the cumulative actual

selesai 454 ton.

tonnage (Hull) had completed to 454 tons.

2. Kapal Harbour Tug 3000 HP sebanyak 5 (lima) unit yang

2. 5 (five) units of Harbour Tug Ship of 3000 HP intended

digunakan untuk Pertamina Marine sudah dalam tahap

to Pertamina Marine had already been in the stage of

Ship Building Contract pada tanggal 15 November

Ship Building Contract on November 15, 2013.

2013.
3. Project Donggi Senoro LNG pada tanggal 27 Desember

3. Donggi Senoro LNG Project on December 27, 2013, the

2013 PTK telah mendapatkan Letter to Proceed dan

Company had obtained Letter to Proceed and was in

dalam tahap finalisasi penunjukan sebagai pelaksana

the stage final stage of appointment as project officer.

kerja.
4. SPOB Crude Oil 5000 KL dalam proses tender dan

4. Crude Oil 5000 KL SPOB was in the tender process and

saat ini dalam tahap klarifikasi dokumen tekhnis dan

was currently in the stage of clarifying technical and

administrasi.

administrative documents.

Investasi non Business Development tercapai sebesar

Non Business Development Investment reached Rp1.49

Rp1,49 miliar dari Rp. 8,56 miliyar (17,40% dari RKAP)

billion from Rp8.56 billion (17.40 % of the RKAP), which

yang meliputi renovasi kantor Cabang Tanjung Priok &

included renovation in Tanjung priok branch office and

renovasi ruang kerja Kantor Pusat PTK.

renovation of working space in the Companys Head Office.

Selama tahun 2013, Perseroan tidak melakukan ekspansi,

In 2013, the Company did not perform expansion,

divestasi, penggabungan/peleburan usaha, akuisisi atau

divestment, merger/business combination, acquisition

restrukturisasi utang/modal sehingga informasi yang

or capital/debt restructuring. Thus, information on such

berkaitan dengan hal tersebut tidak dapat disajikan dalam

matter is not available in this annual report.

laporan tahunan ini.

DEPOSITO YANG DIBATASI


PENGGUNAANNYA

RESTRICTED TIME DEPOSITS

Deposito yang dibatasi penggunaannya adalah sebagai

Restricted time deposits are as follows:

berikut:
Uraian / Description
Rupiah
Dolar Amerika Serikat / US Dollar
Jumlah / Total

2013

2012

303.916.569

115.950.000

149.121.070

303.916.569

265.071.070

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

111

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Akun ini merupakan deposito yang ditempatkan oleh

This account is deposited by Group of PT Bank Mandiri

Group di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang digunakan

(Persero) Tbk used as a guarantee to obtain bank facilities

sebagai jaminan untuk memperoleh fasilitas bank untuk

of the same amount in the bidding tender purposes.

jumlah yang sama dalam penawaran tujuan tender.

INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL YANG


MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN
DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI

INFORMATION ON MATERIAL
TRANSACTION CONTAINAING CONFLICT
OF INTEREST AND TRANSACTION WITH
AFFILIATE PARTIES

Pada tahun 2013, Perseroan telah menjalankan aktivitas

In 2013, the Company has undertaken business activities

bisnis yang tidak mengandung benturan kepentingan dan

that did not contain conflict of interest and affiliate

transaksi afiliasi sehingga informasi mengenai hal tersebut

transaction. As such, information on that matter is not

tidak dapat disajikan dalam laporan tahunan ini.

available in this annual report.

PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANGUNDANGAN YANG BERPENGARUH


SIGNIFIKAN BAGI PERUSAHAAN

CHANGES IN REGULATION THAT HAVE


SIGNIFICANT IMPACT ON THE COMPANY

Perseroan

memiliki

perundang-undangan

informasi
yang

perubahan

peraturan

The Company had information on changes in regulation

berpengaruh

signifikan

that has significant impact on its business activities in 2013.

terhadap aktivitas bisnis selama tahun 2013.

KEBIJAKAN AKUNTANSI

ACCOUNTING POLICIES

Pada tahun 2013, Perseroan telah menerapkan kebijakan

In 2013, the Company implemented accounting policies

akuntansi

Akuntansi

according to the Financial Accounting Standard in Indonesia

Keuangan di Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan

yang

merujuk

pada

Standar

(SAK), comprising of Statement and Interpretation published

dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar

by the Indonesian Financial Accounting Standards Board

Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK)

(DSAK) and Regulations and Guidelines of Presentation

dan Peraturan-peraturan serta Pedoman Penyajian dan

and Disclosure of the Financial Statements. The following

Pengungkapan Laporan Keuangan. Beberapa standar

is several accounting standards that have been revised and

akuntansi yang telah direvisi dan diterbitkan, diterapkan

issued, which were effective from 1 January 2013, both

efektif tanggal 1 Januari 2013, baik secara prospektif

prospectively and retrospectively.

maupun retrospektif, sebagai berikut:

112

Efektif tanggal 1 Januari 2013, Grup menerapkan PSAK No

Effective from January 1, 2013, the Group implemented

60 (Revisi 2012) Instrumen Keuangan : Pengungkapan.

PSAK No 60 (Revised 2012) Financial Instrument:

PSAK ini meliputi perbaikan terutama yang berhubungan

Disclosure. This PSAK covered improvement, particularly

dengan

termasuk

those related to the disclosure of financial asset, including

penghapusan nilai wajar agunan sebagai jaminan dan

the deletion of collateral fair value as a guarantee, and was

tercatat jumlah aset keuangan yang seharusnya dapat

recorded that the total financial assets had been overdue

melewati jatuh tempo atau penurunan nilai yang jangka

or the decreasing value with renegotiated terms. The

pengungkapan

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

aset

keuangan,

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

waktunya telah dinegosiasi ulang. Penerapan PSAK revisi

implementation of revised PSAK did not have significant

ini tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap laporan

impact on the financial report.

keuangan.

ASPEK PEMASARAN

MARKETING ASPECT

Strategi Pemasaran

Marketing Strategy

Pengembangan usaha dilaksanakan dengan menetapkan

Business development is implemented by determining

strategi pemasaran yang dilakukan selama tahap pertama

marketing strategy that has been applied since the first

2013-2016 adalah sebagai berikut:

phase of 2013-2016. The development is:

1. Fokus Pelanggan

1. Customer Focus

Meningkatkan pangsa pasar di semua lini bisnis

Perseroan

dengan

pelanggan

Company by focusing on customers by means of

yaitu meningkatkan tingkat kepuasan pelanggan

increasing customer satisfaction on oil and gas

angkutan migas (Pertamina) dan kapal Offshore

transportation

melalui pengembangan armada transportasi laut,

through the development of sea transportation

pengembangan

dan

berfokus

pada

Increasing market share in all business lines of the

replacement

OSV

melalui

2. Strategic Alliance

Usaha untuk pengembangan pasar dan armada.


Efisiensi seluruh rantai proses guna peningkatan service


level dan competitiveness.

offshore

ships

investment.

2. Strategic Aliansi

3. Operation excelent & Efisiensi biaya operasi

and

fleet, development and replacement of OSV through

investasi.
Kerjasama strategis dengan Pertamina Group & Mitra

(Pertamina)

Strategic alliance with Pertamina Group & Partners for


market and fleet development.

3. Operational excellence & Efficiency of operating cost


Efficiency of all chain processes to increase service lecel


and competitiveness

4. Mengembangkan kepemimpinan dan kapabilitas SDM

4. Developing leadership and HR capability

Menciptakan SDM Onshore dan Offshore yang

Building professional and competent Onshore and

profesional dan kompeten untuk mendukung kinerja

Offshore human resources to suppor the Companys

Perseroan.

performance.

Selain itu, Perseroan juga menerapkan kebijakan Reborn,

In addition, the Company also implements Reborn,

Revitalization & Ekpansion (RRE) yang mencakup 5 (lima)

Revitalization & Expansion (RRE) policies that covers 5 (five)

program strategis meliputi:

strategic programs:

1. Efisiensi secara menyeluruh, lakukan sesuai kewajaran.

1. Thorough efficiency, performance based on fairness.

2. Peningkatan armada & kinerja kapal milik.

2. Performance improvement of fleet and owned ships.

3. Fokus bisnis pada Upstream/Offshore Support Vessel

3. Business focus on Upstream/Offshore Support Vessel

(OSV), One Stop Shopping Marine Services, dan

(OSV), One Stop Shopping Marine Services, and

Pengembangan Bisnis nilai tambah.


4.
Penyelesaian masalah finansial (cash flow) dan
penambahan equity/modal.
5. Peningkatan kapasitas dan kapabilitas SDM serta
budaya kerja perusahaan termasuk pembangunan

Business Development that provides added value.


4. Settlement of financial problems (cash flow) and
increase in equity.
5. Increase in capacity and capability of HR and corporate
culture, including the enhancement of commitment.

komitmen.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

113

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Pangsa Pasar

Market Share

Dari tahun ke tahun, persaingan bisnis pelayaran di

Shipping business competition in Indonesia is increasingly

Indonesia semakin kompetitif. Kompetisi yang terjadi telah

competitive over the years. The competition drives many

memaksa beberapa perusahaan pelayaran dalam negeri

domestic shipping companies to engage in price war that

masuk dalam persaingan harga yang berdampak negatif

adversely affect its business.

terhadap bisnis pelayaran.


Meski demikian, Perseroan tetap mampu meningkatkan

Nevertheless, the Company is able to maintain its business

pertumbuhan bisnis yang telah melampaui RKAP yang

growth, and increase it to surpass the RKAP set forth in

telah ditetapkan pada awal tahun. Hal ini menjadi bukti

the beginning of the year. This proves that the Companys

bahwa penerapan strategi pemasaran Perseroan berjalan

marketing strategy was effective in dealing with many

efektif menghadapi berbagai kendala dan meraih pangsa

challenges and reaching the existing market share. Based

pasar yang ada. Berdasarkan data dan informasi, pangsa

on data and information, the Companys market share in

pasar Perseroan pada tahun 2013 mencapai 25,37%.

2013 was 25,37%.

Perseroan optimis bahwa kinerja Perseroan akan terus

The Company is optimistic that the Companys performance

membaik dengan dukungan perekonomian nasional

will continue to improve, as supported by the rapid growth

diperkirakan

pertumbuhan

of the national economy. With the improved growth

ekonomi yang lebih tinggi ketimbang tahun lalu, Perseroan

compared to the previous years, the Company remains

meyakini bahwa volume pengangkutan barang antarpulau

upbeat that the goods volume of inter-island transportation

akan bertambah.

will continue to increase.

Pangsa pasar dari industri pelayaran akan terus meningkat.

The market share of shipping industry will continue to

Penggunaan jasa angkutan laut diyakini menjadi alternatif

increase. Sea transportation is seen as safe alternative,

tersendiri yang aman, terutama angkutan logistik barang

particularly for transporting large volume of logistics. The

dalam jumlah besar. Perseroan meyakini bahwa, dengan

Company believes that the increase in market share of

peningkatan pangsa pasar pelayaran dengan serta merta

shipping business will be followed by significant increase in

akan meningkatkan pertumbuhan bisnis Perusahaan

business growth. The Company remains optimistic that it

dengan baik. Perseroan juga optimis dapat meraih pangsa

can achieve a greater market share in the future.

tumbuh

pesat.

Dengan

pasar yang lebih besar pada masa mendatang.


Strategi dan Antisipasi Isu-isu Penting Tahun 2013

Strategies and Anticipation of Important Issues in


2013

Perseroan telah mengidentifikasi beberapa masalah dan

The Company has identified numerous problems and

isu penting yang terjadi dalam lingkup bisnis Perusahaan

significant issues within business environment and followed

dan menindaklanjuti permasalahan yang ada guna

up the issue to enhance business performance. The issues

meningkatkan kinerja bisnis. Beberapa isu penting dan

and follow-up actions of the Company are as follows:

tindak lanjut Perseroan sebagai berikut:

114

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

No
1

Isu / Issues

Tindak Lanjut / Follow-up

Penekanan Bisnis Kapal dengan fokus

Armada akan bertambah cepat / banyak

Upstream & Gas

Operasional meningkat pesat

Empashis of Vessel Business with

Kehandalan kapal semakin dituntut meningkat

Upstream & Gas focus

Efisiensi bahan bakar (fuel tracking & monitoring) termasuk


kemungkinan penggunaan gas
The number of fleet will increase
The operation improves
Vessels endurance is expected to improve
Fuel efficiency (fuel tracking & monitoring) including potential gas
utilization

Pengembangan Bisnis Kelas Dunia

Membentuk Joint Venture dengan Tong Yeong Tug (TYT) Korea

(Trans Kontinental) / World Class

Masuk ke setiap peluang bisnis di project Donggi Senoro LNG

Business Development (Trans


Kontinental)

(DSLNG) dan TPF/MOPU WMO


Selanjutnya resiprocal di Korea dan pengembangan di Australia dan
Asia Tenggara (Myanmar & Vietnam)
Establishing joint venture with Koreas Tong Yeong Tug (TYT)
Taking all business opportunities in Donggi Senoro LNG project
(DSLNG) and TPF/MOPU WMO

Pengembangan Bisnis & Usaha Baru /

Keagenan kapal charter dan nantinya semuanya termasuk milik

Development of New Business

Pengerukan, Teknik bawah air, dan nantinya ke docking


Shore based, pergudangan, dan BUP
Perluasan bisnis air ke seluruh wilayah Cabang
Crew Management, trading & freight forwarding
Charter ship agency and the owned ship for the near term
Dregding, underwater engineering and docking for the near term
Shore-based, warehousing, and BUP
Expansion on water supply to all branch office
Crew Management, trading & freight forwarding

Adanya Pergeseran Market ke Non-PKK Dibutuhkan team marketing yang kuat, lincah & professional
(Pertamina Group) dan Non-Pertamina
/ Market shift to Non-PKK (Pertamina
Group) and Non-Pertamina

Dukungan layanan teknis (kehandalan kapal) & administrasi yang


baik (koordinasi & sinergi)
Dukungan finansial yang handal
Requirement for solid, responsive & professional marketing team
Technical service support (vessel endurance) & good administration
(coordination & synergy)
Reliable financial support

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

115

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

No
5

Isu / Issues

Tindak Lanjut / Follow-up

Kesiapan SDM Menjadi Issue Utama /

Gap yang besar antara senior dengan generasi berikutnya

HR Readiness as Main Issue

Kapasitas & kapabilitas yang masih belum memadai


Budaya kerja belum menunjukkan kualitas yg diharapkan
Wide gap between seniors and juniors
Improper capacity & capability
Working culture has not met the expected quality

PROSPEK USAHA

BUSINESS OUTLOOK

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia

Indonesia as the biggest archipelagic state in the world will

memerlukan sektor pelayaran, maritim, dan logistik

be strongly supported by shipping, maritime and logistics

yang

nasional.

sector to enhance its national economy. Therefore, the

Oleh karena itu, potensi bisnis pelayaran, maritim dan

outlook of shipping, maritime and logistics bsiness will

logistik akan mengalami peningkatan seiring dengan

remain increasingly bright in line with domestic economic

tingkat pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang tidak

growth that is not influenced by global economic condition.

terpengaruh kondisi ekonomi global. Hal ini didukung

This will be supported by the enactment of Law No 17 Year

dengan pelaksanaan Undang-undang No 17 Tahun 2008

2008 on Shipping effective from 1 January 2010, which

tentang Pelayaran per 1 Januari 2010 telah memberi

has given positive impact on domestic shipping industry.

dapat

mendukung

perekonomian

dampak positif bagi industri pelayaran dalam negeri.


Volume

signifikan

Domestic transportation volume has significantly increased,

meningkat sehingga prospek industri pelayaran dalam

pengangkutan

domestik

and this allows domestic shipping industry propect to be

negeri semakin cemerlang. Pertumbuhan penduduk juga

more bullish. The population growth is also one determinant

menjadi faktor penentu dalam prospek usaha Perseroan.

that influences the Companys business prospect. If 20%

Jika 20% dari jumlah penduduk negeri ini menggunakan

of this huge population of this country uses goods delivery

jasa pengiriman barang secara reguler, potensi bisnis di

service regularly, the goods delivery business sector is also

sektor ini juga sangat besar sementara jika dilihat secara

potential to grow. Seen thoroughly, there are thousands

kolektif, saat ini ada ratusan ribu bahkan mungkin jutaan

or even millions of institutions and companies, both from

lembaga dan perusahaan, baik swasta maupun negeri

private and public sector, which will need logistics service.

yang membutuhkan jasa logistik.

116

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

secara

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Proyeksi 2014

PROJECTION 2014

PL Challenge Korporasi 2014 (dalam Jutaan IDR)


No

Uraian

2014

RKAP 2014

3/1

3/2

PENDAPATAN OPERASI /
OPERATIONAL REVENUE *)

811,480

924,734

1,006,294

124%

109%

Eksploitasi Kapal milik / Exploitation


of Owned Ships

369,493

446,280

469,800

127%

105%

30,233

21,550

37,448

124%

174%

Netto COA

thd (%)
Audited 2013

Keagenan Tanker / Tanker Agency

5,240

9,971

9,971

190%

100%

60,099

46,074

50,271

84%

109%

Keagenan Umum / General Agency

54,672

90,927

90,927

166%

100%

Port Services

10,412

22,467

10,412

100%

46%

281,330

287,465

337,465

120%

117%

BIAYA OPERASI /
OPERATIONAL COST

(499,288)

(610,817)

(540,140)

108%

88%

Eksploitasi Kapal milik / Exploitation of


Owned Ships

(234,595)

(312,169)

(258,589)

110%

83%

Keagenan Tanker / Tanker Agency

(13,486)

(10,767)

(9,582)

71%

89%

Keagenan Umum / General Agency

(39,444)

(54,751)

(46,538)

118%

85%

(2,792)

(5,709)

(2,373)

85%

42%

(200,654)

(208,791)

(207,223)

103%

99%

(8,318)

(18,629)

(15,835)

190%

85%

LABA OPERASI /
OPERATIONAL PROFIT

312,192

313,918

466,154

149%

148%

Eksploitasi Kapal milik / Exploitation of


Owned Ships

134,898

134,111

211,210

157%

157%

30,233

21,550

37,448

124%

174%

5,240

9,971

9,971

190%

100%

Diversifikasi usaha / Business


Diversification

Port Services
Diversifikasi usaha / Business
Diversification
Biaya Personil Operation / Operational
Personnel Cost
III

RKAP 2014

Performance Challenge 2014

Netto Charter & Brockerage

II

Audited 2013

Challenge

Charter & Brockerage


COA
Keagenan Tanker / Tanker Agency

46,613

35,306

40,688

87%

115%

Keagenan Umum / General Agency

15,229

36,176

44,389

291%

123%

Port Services
Diversifikasi usaha / Business
Diversification

7,621

16,758

8,040

105%

48%

80,676

78,674

130,243

161%

166%

(161,298)

(185,041)

(179,702)

111%

97%

IV

BIAYA OVERHEAD / OVERHEAD


COST

LABA USAHA / OPERATING PROFIT

150,894

128,877

286,452

190%

222%

VI

PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN /


OTHER REVENUE (EXPENSES)

69,591

546

546

1%

100%

VII

LABA USAHA SEBELUM BUNGA


& PAJAK / OPERATING PROFIT
BEFORE INTEREST RATE & TAX

220,485

129,422

286,998

130%

222%

VIII

BUNGA INVESTASI / INVESTMENT


INTEREST RATE

(25,145)

(26,232)

(26,232)

104%

100%

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

117

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

No

Uraian

Performance Challenge 2014

Challenge

Audited 2013

RKAP 2014

thd (%)

2014

Audited 2013

RKAP 2014

3/1

3/2

IX

LABA USAHA SEBELUM PAJAK /


OPERATING PROFIT BEFORE TAX

195,340

103,190

260,765

133%

253%

PAJAK / TAX

(20,958)

(20,638)

(28,405)

135%

138%

XI

Laba Usaha Setelah Bunga &


Pajak / OPERATING PROFIT after
TAX

174,382

82,552

232,360

133%

281%

*) Proyeksi pendapatan untuk brokerage (COA dan Back to Back) hanya dicatat pendapatan bersih (nett) sehingga lebih kecil.

SINERGI PERTAMINA GRUP

SYNERGY OF PERTAMINA GROUP

PT Pertamina (Persero) memberikan instruksi kepada

PT Pertamina (Persero) provides instruction to the Company

Perseroan untuk mengembangkan kegiatan bisnis dalam

to develop business activity in synergy scheme between

skema sinergi antara Pertamina dan Anak Perusahaan

Pertamina and Subsidiaries and among subsidiaries of

serta sesama Anak Perusahaan Pertamina. Skema sinergi

Pertamina. The synergy scheme is prepared based on

tersebut disusun berdasarkan Matriks Keterkaitan Sinergi

Matrix of Synergy Connection of Pertamina Group, as

Pertamina Group sebagai berikut:

described as follows:

Keterkaitan Sinergi PTK - Pertamina Group YTD

Connection of Synergy between PTK - Pertamina

Desember 2013

Group of YTD

Partner
Sinergi
(Pertamina
Group) /
Synergy
Partner
(Pertamina
Group)

Marine
Pertamina
Shipping

118

Pertamina Target Kerja


2013 / Pertamina Working
Target 2013
Program Kerja /
Working Program

Sasaran /
Target

Pengelolaan
Jasa Penunjang
Operasional Marine
(JAPOM)

Jumlah
Cabang

Marine Operational
Supporting Service
Management

Total
Branches

Penyediaan crew
kapal (AKK) sarana
kepelabuhan

Jumlah
Cabang

Ship Crew Provision


(AKK) of Ports
facilities

Total
Branches

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Realisasi YTD Des 2013 /


YTD Dec 2013 Realization

Target
Kinerja/
Performance
Target

Nilai Bisnis
(Juta IDR)
/ Business
Value
(Million
IDR)

Realisasi
Kinerja /
Performance
Realization

Realisasi
Nilai Bisnis
(Juta IDR) /
Realization
of Business
Value
(Million IDR)

108.939

87.278

96.457

65.286

Keterangan/
Description

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Partner
Sinergi
(Pertamina
Group) /
Synergy
Partner
(Pertamina
Group)

Pertamina Target Kerja


2013 / Pertamina Working
Target 2013
Program Kerja /
Working Program

Angkutan BBM
dengan sistim COA

Sasaran /
Target

COA
Jumlah
muatan

Realisasi YTD Des 2013 /


YTD Dec 2013 Realization

Target
Kinerja/
Performance
Target

Nilai Bisnis
(Juta IDR)
/ Business
Value
(Million
IDR)

Realisasi
Kinerja /
Performance
Realization

Realisasi
Nilai Bisnis
(Juta IDR) /
Realization
of Business
Value
(Million IDR)

2.211

113.341

1.215

54.330

Keterangan/
Description

Oil-Based Fuel (BBM)


Distribution by COA
system

COA Load
Capacity

Marine
Pertamina
Shipping
Pengadaan Kapal
Harbour Tug 3200
HP untuk target
kebutuhan Marine
Pertamina

Jumlah Unit

58.590

Procurement of
Harbour Tug 3200
HP Vessel for the
Marine Pertamina
target

Total Unit

Angkutan COA BalikpapanSamarinda telah habis kontrak


tmt Nov 2012
Kontrak COA Back to Back
trayek Dumai-Siak telah habis
kontrak tmt 31 Januari 2013
Persyaratan kepemilikan kapal
COA Back to Back yang sebesar
51% menyebabkan PTK tidak
dapat ditunjuk langsung untuk
pengadaan kapal COA Back to
Back di Marine Pertamina
The contract for transportation
of COA Balikpapan-Samarinda
has expired, effective from Nov
2012
COA Contract Back to Back
Dumai-Siak has expired,
effective from 31 January 2013
The ownership requirements
of 51% of COA Back to
Back caused PTK cannot be
directly appointed for the ship
procurement of COA Back to
Back at Pertamina Marine
Telah dilaksanakan pemilihan
pemenang tender untuk
galangan tmt 16 Oktober
2013, dan telah dilaksanakan
penandatanganan Ship Building
Contract dengan pemenang
Galangan Tender per tanggal
15 November 2013
Saat ini dalam tahap
penyusunan draft kontrak LTTC
antara PTK-Pertamina
Tender Holder Selection for
shipyard effective from October
16, 2013, and Ship Building
Contract Signing with the
winner of Shipyard Tender
dated 15 November 2013
Currently, in the phase of
Compiling draft of LTTC
contract between PTKPertamina

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

119

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Partner
Sinergi
(Pertamina
Group) /
Synergy
Partner
(Pertamina
Group)

Marine
Pertamina
Shipping

Pertamina Target Kerja


2013 / Pertamina Working
Target 2013
Program Kerja /
Working Program

Pengerukan di
Marine Pertamina
Shipping Cilacap,
Plaju, dan Tanjung
Priok

Sasaran /
Target

Volume
(m3)

Target
Kinerja/
Performance
Target

Nilai Bisnis
(Juta IDR)
/ Business
Value
(Million
IDR)

805.148

8.400

Realisasi YTD Des 2013 /


YTD Dec 2013 Realization

Realisasi
Kinerja /
Performance
Realization

Realisasi
Nilai Bisnis
(Juta IDR) /
Realization
of Business
Value
(Million IDR)

Keterangan/
Description

Dredging at
Pertamina Marine
Shipping Cilacap,
Plaju, and Tanjung
Priok

Volume
(m3)

120

Fresh Water Supply


di Tanjung Uban,
Dumai, dan Teluk
Kabung

Volume
(Ton)

Fresh Water Supply


at Tanjung Uban,
Dumai and Teluk
Kabung

Volume
(Ton)

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

119.490

5.521

113.142

5.268

MoU antara PTK-Marine


Pertamina antara lain
mengenai pengerukan sudah
ditandatangani per 19 April
2013
Hasil pertemuan tgl 28 Mei
2013, Pertamina menyetujui
untuk menunjuk PTK sebagai
pelaksana kegiatan pengerukan
di beberapa wilayah Marine
Pertamina dengan catatan
untuk pemilihan partner kerja
agar dilaksanakan pemilihan
langsung setelah beauty contest
Partner KSO telah dipilih dan
tmt 13 September 2013 PTK
telah mendapat penunjukan
untuk pelaksanaan pekerjaan
di Pulau Sambu dari Technical
Service Pertamina dengan
estimasi pelaksanaan kerja di
November 2013
MoU between PTK-Marine
Pertamina among others
regarding dredging has been
signed on 19 April 2013
Meeting Result on 28 May
2013, Pertamina agreed to
appoint PTK as the dredging
executor in several Pertaminas
Marine area provided that the
selection of working partner is
done after beauty contest.
KSO partner has been
selected and effective from
13 September 2013, PTK
has been appointed to start
operating in Sambu Island
from Pertamina Technical
Service with estimation of work
commencement on November
2013

Fresh Water Supply dilaksanakan


oleh AP PTK (PT. Peteka Karya Tirta)

Fresh Water Supply conducted by AP


PTK (PT Peteka Karya Tirta)

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Partner
Sinergi
(Pertamina
Group) /
Synergy
Partner
(Pertamina
Group)

Patra Niaga

Pertamina Target Kerja


2013 / Pertamina Working
Target 2013
Program Kerja /
Working Program

Bunker Services

Sasaran /
Target

Jumlah
Cabang

Realisasi YTD Des 2013 /


YTD Dec 2013 Realization

Nilai Bisnis
(Juta IDR)
/ Business
Value
(Million
IDR)

Realisasi
Kinerja /
Performance
Realization

Realisasi
Nilai Bisnis
(Juta IDR) /
Realization
of Business
Value
(Million IDR)

14.989

5.305

38.502

Target
Kinerja/
Performance
Target

Keterangan/
Description

Total
Branch
PHE sebagai
shareholder
Donggi Senoro
LNG

Kebutuhan 2 unit
harbour tug, 2 unit
mooring boat, &
1 unit patrol boat
untuk mendukung
operasional marine
projek LNG di
Donggi Senoro

Jumlah Unit

PHE as
shareholder of
Donggi Senoro
LNG

Need of 2 units of
harbour tug, 2 units
of mooring boat, &
1 unit patrol boat
to support marine
operational LNG
project in Donggi
Senoro

Total Unit

PHE WMO

Pengadaan Kapal
OSV (Konsorsium
dg PDSI)

Procurement of OSV
Vessel (Consortium
with PDSI)

9.626

9.056

PTK melalui Konsorsium dengan


Tong Yeong Tug (TYT) tengah
mengikuti tender di PT. Donggi
Senoro LNG (DSLNG) dimana
PHE memiliki 29% saham
DSLNG. Kebutuhan operasional
projek adalah selama 18 tahun
dengan estimasi nilai projek
adalah Rp38,502 juta/tahun
Progress tender DSLNG
saat ini adalah dalam tahap
pembahasan pembentukan
organisasi kerjasama PTK-TYT &
proses pemilihan galangan
PTK through Consortium with
Tong Yeong Tug (TYT) has
followed tender at PT Donggi
Senoro LNG (DSLNG) whereas
PHE has 29% shares of DSLNG.
The need of operational project
is 18 years with the estimation
of project value of Rp38.502
million/year
Tender Progress of DSLNG
currently is on the discussion
in establishing organizational
cooperation between PTKTYT cooperation & shipyard
selection process

PTK telah ditunjuk oleh PHE WMO


(Konsorsium dengan PDSI) untuk
pengadaan 1 unit AHTS secara Back
to Back selama 6 bulan. Kapal telah
operasi tmt 8 Juli 2013 dengan rate
US$5,750/day
PTK has been appointed by PHE
WMO (Consortium with PDSI) for
the procurement of 1 unit of AHTS
by Back to Back during 6 months.
Vessel has been operated from July
8, 2013 with rate of US$5,750/day

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

121

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Partner
Sinergi
(Pertamina
Group) /
Synergy
Partner
(Pertamina
Group)

PHE WMO

Pertamina Target Kerja


2013 / Pertamina Working
Target 2013
Program Kerja /
Working Program

Pengadaan MOPU
(Mobile Offshore
Processing Unit)
dan FPSO untuk
operasi di field West
Madura Pangkalan
Samudera

Sasaran /
Target

Target
Kinerja/
Performance
Target

Nilai Bisnis
(Juta IDR)
/ Business
Value
(Million
IDR)
232.500

Realisasi YTD Des 2013 /


YTD Dec 2013 Realization

Realisasi
Kinerja /
Performance
Realization

Realisasi
Nilai Bisnis
(Juta IDR) /
Realization
of Business
Value
(Million IDR)

Keterangan/
Description

122

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

PTK telah diberikan award oleh


PHE WMO per Juni 2013 untuk
pengadaan MOPU secara Back
to Back. Estimasi kapal operasi
adalah per awal Januari 2014
di field West Madura Pangkalan
Samudera
PHE WMO membutuhkan
MOPU di tahun 2013
untuk operasi di field West
Madura Pangkalan Samudera
selama 2-3 tahun, PTK akan
mengajukan usulan pengadaan
MOPU setelah PHE WMO
memberikan spesifikasi MOPU
yang dibutuhkan. Namun
keterlibatan PTK hanya sebagai
Back to Back provider sehingga
hanya mendapatkan fee sekitar
5% - 8% dari nilai bisnis
PHE WMO membutuhkan
MOPU di th 2013 untuk operasi
di field West Madura Pangkalan
Samudera selama 2-3 tahun,
PTK akan mengajukan usulan
pengadaan MOPU setelah PHE
WMO memberikan spesifikasi
MOPU yang dibutuhkan.
Namun keterlibatan PTK hanya
sebagai Back to Back provider
sehingga hanya mendapatkan
fee sekitar 5% - 8% dari nilai
bisnis

Analisis dan Pembahasan Manajemen


Management Discussion and Analysis

Partner
Sinergi
(Pertamina
Group) /
Synergy
Partner
(Pertamina
Group)

Pertamina Target Kerja


2013 / Pertamina Working
Target 2013
Program Kerja /
Working Program

Procurement of
MOPU (Mobile
Offshore Processing
Unit) and FPSO
for operating
in field West
Madura, Pangkalan
Samudera

Sasaran /
Target

Target
Kinerja/
Performance
Target

Nilai Bisnis
(Juta IDR)
/ Business
Value
(Million
IDR)

Realisasi YTD Des 2013 /


YTD Dec 2013 Realization

Realisasi
Kinerja /
Performance
Realization

Realisasi
Nilai Bisnis
(Juta IDR) /
Realization
of Business
Value
(Million IDR)

Keterangan/
Description

PTK has been awarded by


PHE WMO on June 2013 for
MOPU procurement by Back to
Back. The estimation of vessel
operation is on early January
2014 at field West Madura
Pangkalan Samudera
PHE WMO needs MOPU in
2013 for the operation at
field West Madura, Pangkalan
Samudera for 2-3 years,
PTK will propose the MOPU
procurement after PHE
WMO gave MOPU necessary
specification
Nevertheless, involvement
of PTK needed only for Back
to Back provider so as only
obtained fee around 5%-8%
from the business value.
PHE WMO needed MOPU in
2013 for operation in field
West Madura, Pangkalan
Madura for 2-3 years, PTK will
propose MOPU procurement
after PHE WMO provided the
necessary MOPU. Nevertheless,
involvement of PTK needed only
for Back to Back provider, thus
it only obtained fee as 5%-8%
from business value

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

123

TATA KELOLA
PERUSAHAAN

05

Good Corporate Governance

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Perseroan senantiasa memberikan nilai tambah


bagi para pemangku kepentingan melalui
penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan
yang Baik (Good Corporate Governance) secara
konsisten dan konsekuen serta menjadikannya
sebagai budaya kerja
The Company continues to provide added value to our
stakeholders through consistent and reliable implementation
of good corporate governance (GCG) principles, as well as
make it as a work culture

126

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

PERKEMBANGAN TATA KELOLA


PERUSAHAAN

GOOD CORPORATE GOVERNANCE


DEVELOPMENT

Gambaran Umum

Overview

Tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate

Good Corporate Governance is closely linked to the

Governance

GCG)

upaya

Companys effort in maintaining balance between

keseimbangan

individuals goal and the Companys, as well as between the

antara tujuan individual dengan tujuan Perseroan dan

economic and social objectives. Thus, the implementation

antara tujuan ekonomi dengan sosial. Oleh karena itu,

of GCG which aligns with the Companys business will direct

implementasi GCG yang sejalan dengan bisnis Perseroan

and govern the Company to reach its business balance and

akan

give comprehensive responsibility to all stakeholders.

Perseroan

dalam

mengarahkan

berkaitan

erat

dengan

mempertahankan

dan

mengendalikan

Perseroan

untuk mencapai keseimbangan bisnis serta memberikan


pertanggungjawaban yang komprehensif kepada para
pemangku kepentingan.
Perseroan menjalankan sistem tata kelola yang terintegrasi

The Company implements a governance system integrated

dengan pengelolaan kepatuhan, manajemen risiko, dan

with the compliance management, risk management

pengendalian internal yang dilaksanakan berdasarkan

and internal control which are conducted based on the

pengetahuan dan pemahaman yang sejalan

knowledge and understanding that is in line with the

dengan

pengelolaan kinerja Perseroan.

Companys performance management.

GCG Perseroan

The Companys GCG

Implementasi GCG Perseroan pada tahun 2013, mem-

The Companys GCG implementation in 2013 was

peroleh hasil yang memuaskan dan telah berkontribusi

satisfactory and gave positive contribution to the planning

positif dalam proses perencanaan, pengambilan keputusan

and decision and policy making process in all business

dan

Perseroan.

activities of the Company. GCG implementation is based

Implementasi GCG dilandasi oleh prinsip-prinsip GCG yang

on the GCG principles that aim to create transparent,

menciptakan kegiatan bisnis Perseroan yang transparan,

reliable and trusted business activities. the principles are:

kebijakan

seluruh

kegiatan

usaha

bertanggung jawab, dan terpercaya. Prinsip-prinsip tersebut


adalah:
Transparency

dalam

Transparency is openness in implementing the decision-

melaksanakan proses pengambilan keputusan, dan

making process, and material and relevant information

informasi materil serta relevan mengenai perusahaan.

about the Company.

adalah

keterbukaan

Accountability adalah pelaksanaan, kejelasan fungsi

Accountability is the implementation, clarity of

pertanggungjawaban organ sehingga pengelolaan

accountability functions of instruments to enable an


effective management of the company.

perusahaan terlaksana secara efektif.


Responsibility

perusahaan

Responsibility is the companys compliance with

terhadap peraturan dan undang-undang pemerintah

government regulations and laws that are professionally

yang dikelola secara profesional tanpa benturan

managed without conflict of interest and pressures

kepentingan dan tekanan dari pihak lain.

from others.

adalah

kepatuhan

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

127

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Independency

dimana

Independency is a situation where a a company is

perusahaan dikelola secara profesional tanpa benturan

adalah

suatu

keadaan

managed professionally without conflict of interest and

kepentingan dan tekanan dari pihak manapun yang

pressures from any party that is not in accordance with

tidak sesuai dengan peraturan undang-undang yang

the applicable rules and healthy corporation principles.

berlaku dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.


Fairness adalah keadilan dan kesetaraan dalam
memenuhi

hak-hak

stakeholders

yang

timbul

berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-

Fairness is fairness and equality in meeting stakeholders


rights arising from agreement and the applicable
regulations.

undangan yang berlaku.


Penerapan prinsip-prinsip GCG merupakan satu langkah

The implementation of GCG principles is one of the ways

Perseroan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan

to improve and optimize the Corporate Values to stimulate

Corporate Value untuk mendorong pengelolaan Perseroan

a professional, transparent and efficient management of

yang

Dengan

the Company. By improving these principles, the Company

meningkatkan prinsip-prinsip tersebut Perseroan dapat

can fulfill its obligations well to Stakeholders, especially to

memenuhi kewajiban secara baik kepada Para Pemangku

PT Pertamina (Persero) as the parent company.

profesional,

transparan,

dan

efisien.

Kepentingan, terutama PT Pertamina (Persero) sebagai


perusahaan induk.
Pengenalan dan pemahaman

Recognition

and

understanding

of

the

companys

terhadap GCG beserta perangkat lunaknya kepada

commitment to corporate governance and all of its

seluruh jajaran Perseroan secara berkesinambungan

instruments to all levels of the Company are continously

diaktualisasikan pada setiap kegiatan internal, inhouse

actualized in every internal activity, in house training,

training, media cetak internal, serta melalui focus group

internal print media, as well as focus group discussion

discussion (FGD).

(FGD).

Internalisasi GCG di lingkungan Perusahaan dilakukan

GCG internalization in the Companys environment is done

dengan membumikan prinsip-prinsip GCG ke seluruh

by grounding the principles of good corporate governance

proses kegiatan usaha yang meliputi Prosedur Pengadaan

throughout

Barang,

Procedures of Goods Procurement, Employee Recruitment,

Prosedur

Rekrutmen

Karyawan,

Prosedur

the

business

activities

which

include

Akseptasi, Prosedur Pelaporan, serta Prosedur Pemasaran.

Acceptance, Reporting and Marketing.

Perusahaan senantiasa mengedepankan prinsip-prinsip

The Company continues to uphold the principles of good

GCG, Tata Nilai Perseroan, serta Etika Bisnis dalam

corporate governance, Corporate Values, and Business

menjalankan tugas dan fungsi Perseroan, baik dalam

Ethics in carrying out the duties and functions of the

mengambil sikap dan keputusan bisnis. Hal tersebut

Company, both in taking position and making decision.

selalu

Perusahaan,

These are done by prioritizing the interests of the Company,

Pemegang Saham serta stakeholders lainnya. Perusahaan

memperhatikan

Shareholders and other stakeholders. The company always

senantiasa menekankan pentingnya berpegang teguh dan

emphasizes the importance of holding and committing to

berkomitmen dalam implementasi GCG secara menyeluruh

GCG implementation to all employees.

kepada seluruh karyawan.

128

komitmen perusahaan

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

kepentingan

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Perusahaan

komitmen

The Company signs the statement of commitment on

bersama Penerapan Good Corporate Governance Perseroan

menandatangani

pernyataan

Good Corporate Governance Implementation to show

guna membuktikan kesungguhan penerapan GCG kepada

its commitment to all employees. The statement is

seluruh karyawan yang direpresentasikan oleh tiga organ

representatively signed by three parties, the Shareholder,

penting Perusahaan yaitu Pemegang Saham, Dewan

the Board of Commissioners and Directors.

Komisaris, dan Direksi.

KEBIJAKAN GCG

GCG POLICIES

Perseroan senantiasa memberikan nilai tambah bagi para

The Company continues to provide added value to

pemangku kepentingan melalui penerapan prinsip tata

our

kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance)

implementation of good corporate governance (GCG)

secara konsisten dan konsekuen serta menjadikannya

principles, as well as make it as a work culture prevailed in

sebagai budaya kerja yang berlaku di dalam Perseroan.

the Company. This understanding underlies the Companys

Pemahaman ini mendasari kebijakan Perseroan untuk

policy to implement good governance in all its business

melaksanakan tata kelola yang baik dalam setiap kegiatan

activities to achieve sustainable long-term business.

stakeholders

through

consistent

and

reliable

bisnisnya untuk mencapai tujuan bisnis jangka panjang


yang berkesinambungan.
Perseroan menerapkan prinsip-prinsip GCG pada setiap

The Company applies the principles of good corporate

aspek bisnis dan pada semua jajaran organisasi, yang

governance in all aspects of business and at all levels of

diwujudkan dalam setiap kegiatan Perusahaan seperti:

the organization, which is manifested in any of its activities


such as:

Melaksanakan tugas dan tanggung jawab anggota


Dewan Komisaris dan Direksi.

of the Board of Commissioners and Directors.

Menerapkan fungsi kepatuhan.


Melaksanakan

transparansi

Carrying out the duties and responsibilities of members


Implementing compliance functions.

keuangan

dan

non-

Implementing financial and non-financial transparency.

keuangan.
Pengelolaan manajemen risiko.

Risk management.

Melengkapi serta melaksanakan tugas-tugas Komite-

Completing and implementing duties of the Committees

komite dan satuan kerja yang melaksanakan fungsi

and working units that perform the function of internal

pengendalian internal.

control.

STRUKTUR TATA KELOLA PERUSAHAAN

CORPORATE GOVERNANCE STRUCTURE

Struktur tata kelola perusahaan terdiri dari beberapa

The Companys corporate governance structure consists of

organ penting Perseroan meliputi Rapat Umum Pemegang

the General Meeting of Shareholders (GMS), the Board of

Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi, sesuai

Commissioners and Directors, which is based on the Law of

dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40

the Republic of Indonesia Number 40 year 2007 on Limited

tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas (UU PT). Dewan

Liability Company (UU PT). Board of Commissioners and

Komisaris dan Direksi memiliki wewenang dan tanggung

Directors has clear authority and responsibility according

jawab

to their respective function as mandated by the Articles of

yang

jelas

sesuai

fungsinya

masing-masing

sebagaimana diamanahkan dalam Anggaran Dasar dan

Association and laws.

Peraturan Perundang-undangan.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

129

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Struktur GCG Pertamina Trans Kontinental

Struktur
Pendukung

Keuangan

Komite
Komisaris

Komite Audit

Struktur
Utama

Internal Audit

Direksi

Dewan Komisaris

HR

RUPS
Chief
Compliance
Officer, saat ini
dilaksanakan oleh
Tim GCG PTK

Corporate
Secretary

IT

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)


Rapat

Umum

Pemegang

Saham

(RUPS)

GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS (GMS)


memiliki

General Meeting of Shareholders (GMS) has the following

kewenangan antara lain:

authorities:

RUPS dapat mendelegasikan kepada Kuasa RUPS sesuai

GMS may delegate authority to the GMS Power in

dengan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam

accordance with the provisions stipulated in the Articles

Anggaran Dasar dan peraturan Perundang-undangan

of Association and the applicable laws. To maintain the

yang berlaku. Untuk menjaga indepedensi antar Organ

independency between the Companys instruments,

Perusahaan, Kuasa RUPS bukan Komisaris Perusahaan.


Mengangkat

dan

memberhentikan

Direksi

dan

Komisaris.
Mengesahkan Rencana Jangka Panjang Perusahaan
(RJPP) dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan

the GMS Power is not the Companys Commissioner.


Appointing

and

dismissing

Directors

and

Commissioners.
Ratifying the Companys Long Term Corporate Plan
(RJPP) and Work Plan and Budget (RKAP).

(RKAP).
Melakukan penilaian kinerja secara kolektif maupun
masing-masing Direksi dan Komisaris.

130

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Assessing collective and individual performance of each


Director and Commissioner.

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Menetapkan auditor eksternal untuk melakukan audit

Establishing an external auditor to audit the financial

keuangan atas laporan keuangan berdasarkan usulan

statements based on proposals received from the

yang diterima dari Dewan Komisaris.

Board of Commissioners.

Menetapkan remunerasi bagi Komisaris dan Direksi


dengan mempertimbangkan pencapaian kinerja.

Establishing

remuneration

for

the

Board

of

Commissioners and Directors by taking into account


the performance achievement.

Menetapkan

kebijakan

mengenai

kemungkinan

adanya konflik yang terkait dengan Komisaris.

Establishing a policy concerning the possibility of


conflicts related to the Commissioner.

Menetapkan jumlah maksimum jabatan Komisaris yang


boleh dirangkap oleh seorang Komisaris dan Direksi.

Setting the maximum number of Comissioner position


that may be served concurrently by the Commissioner
and Director.

Mendelegasikan kepada Komisaris tentang pembagian


tugas dan wewenang anggota Direksi.

Delegating to the Commissioner about the division of


duties and authority of the Board of Directors.

Menetapkan maksimum masa jabatan Pemangku


Jabatan (PJ) bagi Komisaris dan Direksi

Establishing maximum term of tenure of Person in


Charge for the Commissioners and Directors

Menetapkan perhitungan alokasi laba perusahaan

Defining calculations for allocation of profits for:

untuk:
Laba Yang Ditahan dan Cadangan;

Retained Earnings and Reserves;

Dividen kepada Pemegang Saham; serta

Dividends to Shareholders; and

Bonus Direksi, Komisaris, dan Pekerja.

Bonuses of Directors, Commissioners, and Workers;

Keputusan RUPS

AGM Decisions

Pada tahun 2013, Perseroan menyelenggarakan RUPS

In 2013, the Companys General Meeting of Shareholders

tahun buku 2012 pada tanggal 11 April 2013 dan

was held on April 11, 2013 and resulted in the following

menghasilkan keputusan sebagai berikut:

decisions:

1.
Menetapkan

penghargaan

atas

kinerja

tahunan

1. Giving appreciation in the form of tantiem to the

(Tantiem) kepada Direksi dan Dewan Komisaris

performance of the Board of Commissioners and

Perseroan untuk tahun buku 2012 sebesar 10,3

Directors during fiscal year 2012 at the amount of

(sepuluh koma tiga) kali gaji/honorarium tanpa

10.3 (ten point three) times of the salary/honorarium

tunjangan yang berlaku pada Tahun Buku 2012 sesuai

excluding allowance effective from Fiscal Year 2012

Keputusan RUPS Perseroan. Tantiem tersebut diberikan

according to the GMS Resolution of the Company. The

kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang

tantiem was given to the Board of Commissioners and

menjabat dalam Tahun Buku 2012, secara proporsional

Directors serving in the Fiscal Year 2012 proportionally

sesuai dengan lamanya yang bersangkutan menduduki

according to the term of service that each member has

jabatannya masing-masing.

undergone.

2. Gaji/honorarium yang digunakan sebagai variabel

2. Salary/honorarium used as a multiply variable of

pengali Tantiem pada butir 1 di atas adalah gaji/

Tantiem mentioned in the point 1 above is a salary/

honorarium yang berlaku di tahun buku 2012

honorarium determined in 2012 according to the GMS

yang ditetapkan sesuai Keputusan RUPS Perseroan,

Resolution of the Company. The salary came from

bersifat nett dan bukan dalam jumlah gross atau di-

net profit, not gross or the gross-up one, without

gross up terlebih dahulu, tanpa tunjangan dalam

allowance in any form and added with the guaranteed

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

131

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

bentuk apapun, serta tanpa ditambahkan dengan

cash/total cash difference between the income of the

selisih guaranteed cash/total cash antara penghasilan

official concerned in the Company and those in PT

pejabat yang bersangkutan di Perseroan dengan di

Pertamina (Persero) as the holding company for the

PT Pertamina (Persero) sebagai induk perusahaan

Board of Directors positioned served by employee in PT

bagi Direksi Perseroan yang dijabat oleh pekerja PT

Pertamina (Persero).

Pertamina (Persero).
3. Pajak atas Tantiem ditanggung oleh penerima.

3. Tax over Tantiem is borne to the recepients.

4. Bagi anggota Direksi dan Pekerja PT Pertamina

4. Members of the Board of Directors and Workers in PT

(Persero) yang menjadi anggota Dewan Komisaris

Pertamina (Persero) that become members of the Board

Perseroan pada tahun buku 2012 tidak berhak

of Commissioners in fiscal year 2012 are not entitled to

atas

Surat

Tantiem, as stipulated in the Decree of the President

Keputusan (SK) Direktur Utama Pertamina No.Kpts-20/

Director of Pertamina No. Kpts-20/COOOOO/2011-S0

COOOOO/2011-S0 tang gal 31 Maret 2011, dan oleh

dated March 31, 2011, and thus, the Tantiem was paid

karena itu Tantiem yang bersangkutan dibayarkan

to PT Pertamina (Persero).

Tantiem

sebagaimana

diatur

dalam

kepada PT Pertamina (Persero).


5. Memberikan kuasa kepada Direktur Utama Perseroan
Keputusan

Company or its Power to propose a Cicular Resolution

Pemegang Saham secara Sirkuler ini ke kantor Notaris

of the Shareholders to the local Notary and enact other

setempat dan melaksanakan tindakan hukum lainnya

legal actions if deemed necessary according to the

yang dipandang perlu sesuai ketentuan yang berlaku.

prevailing regulations.

atau

Kuasanya

untuk

mengajukan

Realisasi Keputusan RUPS 2013

No

132

5. Granting authority to the President Director of the

Tanggal RUPS /
GMS Date

Ringkasan Hasil
Keputusan RUPS/RUPS-LB
Summary of Resolution of
GMS/Extraordinary GMS

GMS Resolution 2013

Akta Notaris /
Notarial Deed

13 Januari 2013

Pergantian Komisaris Utama

13 January 2013

Replacement of the
President Commissioner

Deed No. 01 dated


January 23, 2013.
Notary of Dewantari
Handayani

15 Januari 2013

Penetapan Kenaikan Gaji


dan Honorarium Dewan
Komisaris

15 January 2013

Determination of Salary and


Honorarium of the Board of
Commissioners

Akta No.019 tanggal


23 Januari 2013.

Notaris Dewantari
Handayani
Deed No.019 dated
23 January 2013.
Notary of Dewantari
Handayani

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Akta No.018 tanggal


23 Januari 2013.
Notaris Dewantari
Handayani

Persetujuan dan/atau penerimaan


pemberitahuan dari Kementerian
Hukum & HAM RI
Approval and/or acceptance of
notification from the Ministry of Law
& Human Rights of the Republic of
Indonesia
Penerimaan Pemberitahuan No. AHUAH.01.10-06602 tanggal 26 Februari 2013

Acceptance No. AHU-AH.01.10-06602


dated 26 February 201375

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

No

Tanggal RUPS /
GMS Date

Ringkasan Hasil
Keputusan RUPS/RUPS-LB
Summary of Resolution of
GMS/Extraordinary GMS

20 Februari 2013

Rencana Kerja dan


Anggaran Perusahaan
(RKAP) tahun 2013.

20 February 2013

Work Plan and Budget


(RKAP) 2013

11 April 2013

RUPS Tahunan

Annual GMS

29 April 2013

30 April 2013

Akta No.014 tanggal


25 Maret 2013
Notaris Dewantari
Handayani
Deed No. 014 dated
25 March 2013
Notary of Dewantari
Handayani

Akta No.011 tanggal


11 April 2013
Notaris Dewantari
Handayani
Deed No.011 dated
11 April 2013
Notary of Dewantari
Handayani

Penetapan Penghargaan
atas kinerja Tahunan
(Tantiem) Direksi dan Dewan
Komisaris Tahun Buku 2012
Determination of
appreciation for annual
performance (tantiem) of
the Board of Directors and
Commissioners for fiscal
year 2012

Akta No.03 tanggal 7


Mei 2013
Notaris Dewantari
Handayani
Deed No. 03 dated 7
May 2013
Notary of Dewantari
Handayani

Key Perfomance Indicator


(KPI) / Kesepakatan Kinerja
Tahun 2013

Akta No.04 tanggal 7


Mei 2013
Notaris Dewantari
Handayani
Deed No. 04 dated
7 May 2013 of
Notary of Dewantari
Handayani

Key Performance Indicator/


Performance Agreement in
2013
7

Akta Notaris /
Notarial Deed

Persetujuan dan/atau penerimaan


pemberitahuan dari Kementerian
Hukum & HAM RI
Approval and/or acceptance of
notification from the Ministry of Law
& Human Rights of the Republic of
Indonesia

5 Juni 2013

Perubahan Anggaran Dasar


dan Perubahan Modal

Akta No.07 tanggal 3


Juli 2013
Notaris Rusnaldy SH

5 June 2013

Amendment of the Articles


of Association and Capital
Change

Deed No. 07 dated 3


July 2013 of Notary
of Rusnaldy SH
Acceptance

28 Juni 2013

Pergantian Komisaris

28 June 2013

Replacement of
Commissioner

Akta No.70 tanggal 9


Juli 2013
Notaris Rusnaldy SH
Deed No. 71 dated 10
July 2013
Notary of Rusnaldy SH

1. SK No. AHU-38826.AH.01.02.Tahun
2013 tanggal 17 Juli 2013
2. Penerimaan Pemberitahuan No.AHUAH.01.10-29670 tanggal 18 Juli 2013
1. Decree No. AHU-38826.AH.01.02.Year
2013 datedl 17 July 2013
2. Acceptance No.AHU-AH.01.10-29670
dated18 July 2013
Penerimaan Pemberitahuan No. AHUAH.01.10-30875 tanggal 25 Juli 2013
Acceptance No. AHU-AH.01.10-30875
dated 25 July 2013

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

133

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

No

10

11

Tanggal RUPS /
GMS Date

Ringkasan Hasil
Keputusan RUPS/RUPS-LB
Summary of Resolution of
GMS/Extraordinary GMS

Akta Notaris /
Notarial Deed

Persetujuan dan/atau penerimaan


pemberitahuan dari Kementerian
Hukum & HAM RI
Approval and/or acceptance of
notification from the Ministry of Law
& Human Rights of the Republic of
Indonesia

8 Juli 2013

Pergantian Direktur Operasi

Akta No. 71 tanggal


10 Juli 2013
Notaris Rusnaldy SH

Penerimaan Pemberitahuan No. AHUAH.01.10-30875 tanggal 25 Juli 2013

8 July 2013

Appointment of Director of
Operations

Deed No. 71 dated 10


July 2013
Notary of Rusnaldy SH

Acceptance No. AHU-AH.01.10-30875


dated 25 July 2013

2 Agustus 2013

Penetapan Definitif Direktur


Operasi

Akta No. 027 tanggal


21 Agustus 2013
Notaris Dewantari
Handayani

Penerimaan Pemberitahuan No. AHUAH.01.10-39847 tanggal 25 September


2013

2 August 2013

Definitive Determination of
the Director of Operations

Deed No. 027 dated


August 21, 2013.
Notary of Dewantari
Handayani

Acceptance of No. AHU-AH.01.10-39847


dated 25 September 2013

21 Nopember 2013

Pergantian Direktur
Keuangan

Akta No. 016 tanggal


05 Desember 2013
Notaris Dewantari
Handayani, SH, MPA

Penerimaan Pemberitahuan No. AHUAH.01.10-56281 tanggal 27 Desember


2013

Replacement of Director of
Finance

Deed No. 016 dated


05 December 2013 of
Notary of Dewantari
Handayani, SH, MPA

Acceptance No. AHU-AH.01.10-56281


dated 27 December 2013

134

URAIAN MENGENAI RAPAT UMUM PEMEGANG

Descriptions of the General Meeting of

SAHAM TAHUN 2012

Shareholders in 2012

Keputusan RUPS Tahun 2013

GMS Decisions in 2013

Di tahun 2012, Perseroan menyelenggarakan Rapat

In 2012, The Company held a General Meeting of

Umum Pemegang Saham pada tanggal 06 Juni 2012 dan

Shareholders on June 6th, 2012 and made several

menghasilkan keputusan sebagai berikut:

decisions:

1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun

1. Approved the Companys Annual Report for the fiscal

Buku dan mengesahkan Keuangan Perseroan untuk

year and ratified the Companys Financial Report for

Tahun Buku yang berakhir 31 Desember beserta

the fiscal year ended in December 31st along with its

penjelasannya yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan

explanations and audited by Public Accouning Firm

Publik (KAP) Kosasih, Nurdiyaman, Tjahjo & Rekan

Kosasih, Nurdiyaman, Tjahjo & Partners (Crowe Howart)

(Crowe Howart) dengan pendapat wajar dalam

and have received fair opinions in all material aspects,

semua hal yang material, memberikan pelunasan dan

granted discharge and release of responsibilities to

pembebasan dari tanggung jawab kepada Direksi atas

Board of Directors on the management performance

tindakan pengurusan dan kepada Dewan Komisaris

and to Board of Commissioners on the supervisory

atas tindakan pengawasan yang mereka lakukan dalam

performance in the fiscal year ended in December 31st,

Tahun buku yang terakhir 31 Desember 2011.

2011.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

2. Menyatakan pengesahan atas neraca dan perhitungan

2. Affirmed the ratification of balance sheet and Profit/

Rugi/Laba untuk tahun buku yang berakhir pada

Loss calculations for the fiscal year ended in December


31st, 2011.

tanggal 31 Desember 2011.


3. Menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan Tahun

3. Stipulated the manifestation of the Companys net

Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012

profit for the fiscal year ended in December 31st, 2012

sebesar Rp41.813.878.676 sebagai dana cadangan.

of Rp41.813.878.676 as reserve funds.

4.
Penunjukan

Kantor

Akuntan

Publik

4.
Appointed

Kosasih,

Public

Accounting

Firm

Kosasih,

wewenangnya

Nurdiyaman, Tjahjo & Partners, in which its authority

dilimpahkan kepada Dewan Komisasris termasuk

is deliberately granted to Board of Commissioners

penetapan besaran nilai jasanya,

including the amount of the service fee.

Nurdiyaman,

Tjahjo

&

Rekan,

tahunan

5. Stipulated the reward of annual work performance

kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sebesar

to Board of Directors and Board of Commissioners of

5,74 kali dari honorarium tanpa tunjangan yang

the Company worth of 5,74 times from honorarium

berlaku pada tahun buku 2011 dan diberikan secara

excluding allowances for the fiscal year 2011 and given

proporsional.

proportionally.

5. Menetapkan

penghargaan

atas

kinerja

Realisasi Hasil RUPS Tahun 2012

The Realization of GMS Decision in 2012

Seluruh hasil RUPS pada tahun 2012 telah dipatuhi dan

All GMS result in 2012 has been complied and realized in

direalisasikan pada tahun 2013.

2013.

INFORMASI PEMEGANG SAHAM DAN

INFORMATION OF SHAREHOLDERS AND

PENGENDALI UTAMA

CONTROLLING SHAREHOLDERS
Pemerintah Republik
Indonesia

Pertamina

Pertamina Dana
Ventura

100%

92%

8%

seriseri
A A
111.518 lembar
s693.698
eri A llembar
111.518
embar
@ Rp1.000.000,@ Rp. 1.000.000,-

@ Rp. 1.000.000,-
819 lembar seri B
111.518 lembar seri A

@ Rp1.000,@ Rp. 1.000.000,-

819 lembar
seri
B
lembar seri B
819
99,999%

@ Rp. 1.000,- @ Rp. 1.000,-
819 lembar seri B99,99

%
99,99 %
@ Rp. 1.000,-

10 lembar seri 10
A lembar seri A
@ Rp. 1.000.000,-
@ Rp. 1.000.000,-

lembar sseri
10 10lembar
eri AA
@ Rp1.000.000,@ Rp. 1.000.000,-

0,01 %

0,01 %

0,001%

0,01 %

99,99 %

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

135

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

DEWAN KOMISARIS

BOARD OF COMMISSIONERS

Dewan Komisaris merupakan organ Perseroan yang

The Board of Commissioners is the Companys instrument

memiliki tanggung jawab untuk mengawasi seluruh

responsible for overseeing all policies of the Board of

kebijakan Direksi dan memberikan nasihat kepada Direksi

Directors and providing advice to the Board of Directors

dalam menjalankan kegiatan usaha Perseroan, seperti

in conducting business activities, such as monitoring the

melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Rencana

implementation of the Companys Long Term Plan, Work

Jangka Panjang Perusahaan, Rencana Kerja dan Anggaran

Plan and Budget, as well as the policies set out in the AGM

Perusahaan, serta kebijakan yang ditetapkan dalam RUPS

and Articles of Association company.

dan Anggaran Dasar Perusahaan.


Tugas dan Tanggung Jawab

Duties and Responsibilities

Dewan Komisaris Perseroan terdiri dari satu orang Komisaris

The Companys Board of Commissioners consists of

Utama dan dua orang anggota Komisaris, diangkat dan

one President Commissioner and two Commissioners,

bertanggung jawab kepada RUPS. Tugas dan tanggung

appointed and responsible to the GMS. The duties and

jawab Dewan Komisaris sebagai berikut:

responsibilities of the Board of Commissioners is as follows:

Menyusun pembagian tugas di antara anggota Dewan

Formulating division of tasks among the members

Komisaris dengan keahlian pengalaman masing-

of the Board of Commissioners according to their

masing, serta menetapkan mekanisme pengambilan

respective expertise and determining the mechanism of

keputusan.

decision-making.

Menyusun program kerja dan target kinerja tiap tahun,

Developing a work program and annual performance

serta mekanisme peninjauan kinerja secara berkala

targets, as well as regular performance review

(melalui Self Assessment) dan mengkomunikasikan

mechanism

hasilnya kepada Pemegang Saham.

(through

Self

Assessment)

and

communicating the results to the Shareholders.

Menandatangani pernyataan tidak memiliki benturan

Signing statements of having no conflict of interest.

kepentingan.
Memberikan arahan dan masukan mengenai visi, misi
dan strategi Perusahaan.

Providing guidance and input on the vision, mission


and strategy of the Company.

Memberikan arahan dan masukan dalam proses


penyusunan RJPP dan RKAP.

Providing guidance and input in the drafting process of


RJPP and RKAP.

Mengawasi pelaksanaan RJPP dan RKAP.

Overseeing the implementation of RJPP and RKAP.

Memantau kepatuhan Perusahaan terhadap peraturan

Monitoring compliance with the prevailing legislation.

perundang-undangan yang berlaku.


Mengevaluasi dan menyetujui transaksi-transaksi yang

Evaluating and approving transactions that must

harus mendapat persetujuannya sesuai kesepakatan

receive approval as agreed between the Directors and

antara Direksi dan Komisaris.


Memberikan

masukan

Commissioners.
terhadap

pelaksanaan

manajemen risiko.
Memberikan

masukan

management.
dan

arahan

tentang

pembangunan dan pemanfaatan teknologi informasi.

136

Providing input on the implementation of risk


Providing input and guidance on the development and
utilization of information technology.

Mengusulkan Auditor Eksternal untuk disahkan dalam

Proposing External Auditor for approval at the GMS

RUPS dan memantau pelaksanaan penugasan Auditor

and monitoring the implementation of the External

Eksternal.

Auditor assignment.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Melaporkan dengan segera kepada RUPS jika terjadi


gejala penurunan kinerja Perusahaan.

Reporting immediately to the GMS if the there is an


indication of slowdown in the Companys performance.

Menandatangani RJPP dan laporan tahunan.

Signing RJPP and annual reports.

Mengawasi efektivitas penerapan Good Corporate

Monitoring the effectiveness of the implementation of

Governance.

Good Corporate Governance.

Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas Dewan


Komisaris kepada RUPS.

Being responsible for the implementation of duties of


the Board Commissioner to the GMS.

Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat

Meeting Frequency and Attendance

Rapat Dewan Komisaris diselenggarakan minimal 1 (satu)

The Board of Commissioners held meeting 1 (once) a

bulan sekali dengan agenda pembahasan yang meliputi

month at minimum with the agenda of discussing duties

tugas dan fungsi Dewan Komisaris. Selama tahun 2013,

and functions of the Board of Commissioners. During

Dewan Komisaris mengadakan rapat dengan tingkat

2013, the Board of Commissioners held meeting with the

kehadiran sebagai berikut:

following attendance:

Frekuensi rapat Dewan Komisaris dari Januari 2013 hingga

Meeting frequency of the Board of Commissioners from

Juni 2013

January 2013 to June 2013

No

Nama / Name

Jabatan / Position

Hanung Budya

Komisaris Utama /

Yuktyanta

President Commissioner

Budhi Himawan

Moch. Yudhie RF

Jumlah Rapat /
Total Meeting

Tingkat
Kehadiran /
Attendance

Persentase /
Percentage

100%

Komisaris / Commissioner

67%

Komisaris / Commissioner

100%

Frekuensi rapat Dewan Komisaris dari Juli 2013 hingga

Meeting frequency of the Board of Commissioners from

Desember 2013

July 2013 to December 2013

No

Nama / Name

Jabatan / Position

Hanung Budya

Komisaris Utama /

Jumlah Rapat /
Total Meeting

Tingkat
Kehadiran /
Attendance

Persentase /
Percentage

100%

Yuktyanta

President Commissioner

Moch. Yudhie RF

Komisaris / Commissioner

100%

Ade Enang Sunarya*

Komisaris / Commissioner

100%

*Menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak 20 Juni 2013

*Serving as the Companys Commissioner since June 20,


2013

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

137

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Program Pelatihan

Training Program

Program pelatihan yang diikuti oleh Dewan Komisaris guna

The training program attended by the Board of

meningkatkan kompetensi dan keahlian Dewan Komisaris

Commissioners to increase the competency and expertise

selama tahun 2013 sebagai berikut:

of the Board of Commissioners in 2013 is as follows:

Program Pelatihan / Training Program

Bersertifikat / Certified

Modul K-24 Values Based Development Program /

Bersertifikat /

K-24 Values Based Development Program Module

Certified

PERNYATAAN INDEPENDENSI DEWAN KOMISARIS

Statement of Independency of Board of


Commissioners

Perseroan tidak memiliki anggota Komisaris Independen.

The Company does not have any member of Independent

Meski demikian seluruh anggota Dewan Komisaris tidak

Commissioner.

memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan

Commissioners does not have any relationship concerning

saham dan atau hubungan dengan anggota Dewan

finance, management, share ownership and or ties with

Komisaris lainnya dan atau dengan pemegang saham

other members of Board of Commissioner and or with

atau hubungan lainnya dengan Perseroan yang dapat

shareholders or other ties with the Company which may

mempengaruhi independensi masing-masing anggota

compromise the independence of each members of Board

Dewan Komisaris.

of Commissioners.

DIREKSI

BOARD OF DIRECTORS

Direksi diangkat oleh Rapat Umum Pemegang Saham

Board of Directors was appointed by the General Meeting

(RUPS) dengan masa jabatan lima tahun. Komposisi

of Shareholders with the five-year term. The Board of

Direksi

perpaduan

Directors position is currently held by professionals having

profesional-profesional yang memiliki pengetahuan dan

extensive knowledge and experience and come from

pengalaman yang dibutuhkan, berasal dari dalam dan luar

internal and external company to enable an effective,

Perseroan, sehingga memungkinkan dilakukannya proses

efficient and immediate decision-making process.

Perseroan

saat

ini

merupakan

Thus,

all

members

of

Board

of

pengambilan keputusan yang efektif, efisien, dan segera.


Tugas dan Tanggung Jawab Direksi

Duties and Responsibilities of The Board of Directors

Direksi merupakan organ tata kelola Perusahaan yang

The Board of Directors is the Companys corporate

bertugas untuk memimpin dan mengurus Perseroan

governance instrument responsible for leading and

sesuai dengan kepentingan Perusahaan serta menguasai,

managing the Company in accordance with the interests

memelihara, dan mengurus kekayaan Perusahaan. Selain

of the Company, in addition to dominating, maintaining

itu, Direksi juga memiliki tanggung jawab sebagai berikut:

and managing the Companys assets. Furthermore, the


Board of Directors also has the following responsibilities:

Mewujudkan pelaksanaan RJPP dan RKAP, termasuk


pencapaian target keuangan dan non keuangan.

138

Implementing

RJPP

and

RKAP,

including

the

achievement of financial and non-financial targets.

Memenuhi ukuran kinerja yang jelas, lengkap, dan

Meeting the performance indicators which are clear,

berimbang, baik dari aspek keuangan maupun non

complete and balanced, both from financial and non-

keuangan untuk menentukan pencapaian misi dan

financial aspects to determine the achievement of

tujuan Perusahaan.

mission and objective of the Company.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Menyelenggarakan sistem pengendalian intern yang


efektif dan memberikan asersi mengenai pengendalian

Conducting internal control system and provide


assertions regarding internal control.

intern.
Melaksanakan manajemen risiko.

Implementing risk management.

Membangun dan memanfaatkan teknologi informasi.

Developing and utilizing information technology.

Menindaklanjuti

dan

Following up on SPIs audit findings and the External

Auditor Eksternal serta melaporkannya kepada Dewan

Auditor and reporting to the Board of Commissioners.

temuan-temuan

audit

SPI

Komisaris.
Melaporkan informasi-informasi yang relevan kepada
Dewan Komisaris.

Reporting relevant information to the Board of


Commissioners.

Menyelenggarakan RUPS dan membuat risalah RUPS.

Organizing GMS and making minutes of meeting of


the GMS.

Memperhatikan

kepentingan

stakeholders

sesuai

dengan nilai-nilai Etika dan peraturan perundang-

Upholding the interests of stakeholders in accordance


with the ethical values and the applicable regulations.

undangan yang berlaku.


Menyiapkan RJPP dan RKAP.

Preparing RJPP and RKAP.

Mengidentifikasi peluang bisnis.

Identifying business opportunities.

Menyusun dan mengimplementasikan sistem akuntansi

Developing and implementing accounting system in

yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan.


Menyusun dan mempublikasikan Laporan Tahunan
Perusahaan.

accordance with the financial accounting standards.


Preparing and publishing the Annual Report of the
Company

Ruang Lingkup dan Tanggung Jawab Masing-masing

Scope of Works and Responsibility of Each Director

Direksi
Ruang lingkup dan tanggung jawab masing-masing Direksi

Scope of Works and responsibility of each Director is done

dilakukan sesuai bidang dan kompetensi masing-masing

in accordance with the field and competency of each

anggota, sebagai berikut:

member as follows:

Direktur Utama

President Director

Ruang lingkup:

Scope of Works:

Bertindak

menentukan,

Taking action on behalf of the Board of Directors in

memutuskan dan menetapkan penyusunan strategi,

atas

nama

determining and setting the formulation of strategy,

perencanaan

serta

Direksi

pelaksanaan

dalam

kegiatan

planning and implementation of all ship operations owned

pengoperasian kapal-kapal milik perusahaan pelayaran

seluruh

by the shipping company and parties using/requiring the

dan pihak-pihak pengguna jasa yang membutuhkan/

service of the Company. They may engage in offshore

mempergunakan jasa perusahaan baik yang bergerak di

exploration sector or others spefici in sea transportation

bidang pencarian minyak lepas pantai maupun sektor lain

or port service. This is to obtain optimum profit and

yang bersifat khusus dalam bidang angkutan laut maupun

develop shares of the owner by considering business

jasa kepelabuhan, agar memperoleh profit optimal dan

ethics in accordance with the policies set by the Board of

mengembangkan saham pemilik dengan memperhatikan

Commissioners.

etika bisnis dan berpedoman kepada garis kebijakan yang


ditetapkan dewan komisaris perusahaan.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

139

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Tanggung Jawab:

Responsibilities:

1. Tersedianya RJPP dan RKAP perusahaan.

1. The availability of RJPP and RKAP of the Company.

2. Tercapainya misi perusahaan sebagai pelipat ganda

2. The achievement of the Companys mission as asset

kekayaan.

multiplier.

3. Tercapainya investasi proyek baru yang feasible dalam


rangka pengembangan usaha perusahaan dan anak

3. The achievement of feasible investment in new project


to develop business of the Company and subsidiaries.

perusahaan.
4. Memberikan penjelasan tentang segala hal yang

4. Giving explanation on all matters being questioned or

ditanyakan atau dimintak oleh Dewan Komisaris,

required by the Board of Commissioners regarding the

berkaitan dengan pengelolaan perusahaan.

company management.

5. Terselesaikannya

penyusunan

laporan

keuangan

(neraca rugi-laba) untuk pertanggung-jawaban kepada

5. The completion of financial report (income balance


sheet) to be reported to the Board of Commissioners.

Dewan Komisaris perusahaan.


6. Tersedianya struktur organisasi perusahaan beserta

and its complete documents.

kelengkapannya.
7. Tersedianya

syarat-syarat

6. The availability of the companys organization structure

kerja

dan

tata

tertib

kerja perusahaan, upah, penghasilan dan fasilitas

7. The availability of work and regulation requirements,


salary, income and employee facilities.

kepegawaian.
8. Terselesaikannya setiap masalah operasional/sengketa

8. The settlement of every problem in operation/dispute


proposed into court.

perusahaan yang diajukan/di proses pengadilan.


Direktur Operasi

Director of Operations

Ruang lingkup:

Scope of Works:

Memutuskan, mengendalikan dan mengarahkan dalam

Determining, controlling and guiding the formulation of

penyusunan strategi, pengembangan usaha kegiatan

strategy, business development of the company through

perusahaan melalui pelaksanaan operasional perusahaan

the implementation of operational activities and marine

dan Diversifikasi Usaha sehingga dapat mendukung

service. This aims to support business in the company to

pelaksanaan bisnis di perusahaan agar memperoleh profit

obtain optimum profit and develop shares of the owner by

optimal dan mengembangkan saham milik (Pertamina)

considering business ethics in accordance with the policies

dengan memperhatikan etika bisnis dan berpedoman

set by the Board of Commissioners.

kepada garis kebijakan yang ditetapkan dewan komisaris


perusahaan.
Tanggung Jawab:

Responsibilities:

1. Tersedianya RJPP dan RKAP Direktorat Operation.

1. The availability of RJPP and RKAP of Directorate of


Operations.

2. Tersedianya

rencana/schedule

maintenance

dan

docking kapal.
3. Tersedianya awak kapal sesuai jumlah dan kompetensi
yang dibutuhkan untuk operasional kapal.
4. Memastikan kapal dapat beropersi dengan optimal dan
terminimalisirnya down time kapal.

140

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

2. The availability of plan/schedule maintenance and ship


docking.
3. The availability of ship crew that meets the number and
competency requirements for ship operations.
4. Ensuring that the ship operation is optimum and
minimizing ship down time.

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

5. Memastikan bahwa pekerja dalam melaksanakan

5. Ensuring that workers always orient to business in

pekerjaannya selalu berorientasi bisnis dan selalu

performing their works and continues to expedite work

berupaya

flow and comply with HSE aspects.

untuk

mempercepat

siklus

kerja

dan

mematuhi aspek-aspek HSE.


Direktur Keuangan

Director of Finance

Ruang lingkup:

Scope of Works:

Memutuskan, mengendalikan dan mengarahkan atas

Deciding, controlling and guiding the smooth fund

kelancaran dalam mengelola dana perusahaan sehingga

management of the company to ensure liquidity, solvability

dapat menjamin liquiditas, solvabilitas dan rentabilitas

and rentability in determining policies with the accounting

dalam menetapkan kebijakan dengan management

and treasurer management, as well as the timely and

akuntansi dan perbendaharaan serta penyiapan laporan/

accurate preparation of financial data/report and Human

data keuangan yang akurat dan tepat waktu serta kegiatan

Resources & General Affair activities to all workers of the

Human Resources & General Affair untuk seluruh pekerja

company. This is to make workers of PT Pertamina Trans

perusahaan untuk menjadikan pekerja PT Pertamina Trans

Kontinental and excellent resources and strategic, capable

Kontinental sebagai sumber daya unggul, strategis yang

of managing the company professionally.

mampu mengelola perusahaan secara profesional.


Tanggung Jawab:

Responsibilities:

1. Terselesaikannya Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran

1. The completion of Work Plan and Budget Formulation,

yang disusun berdasarkan Rencana Kerja masing-masing

prepared based on the Work Plan of respective function

fungsi serta mengawasi realisasinya agar dapat berjalan

and supervise the realization to run well according to

dengan baik dan sesuai Akuntansi Perusahaan.

the Companys Accounting principles.

2. Terkendalikannya pelaksanaan pembiayaan dan revisi

2. A well-controlled and implemented financing and

pembiayaan, kegiatan Verifikasi Keuangan / Anggaran

its revision, financial/operational budget verification

Operasi maupun kegiatan perpajakan dapat terlaksana

activities and taxation activities.

dengan baik.
3. Terlaksananya kegiatan general accounting sesuai

3. Good implementation of general accounting activities

yang berlaku umum

that are based on the generally accepted accounting

khususnya dibidang Migas dan juga dengan sistem &

principles, particularly in the oil and gas sector, as well

dengan prinsip akuntansi

prosedur yang telah ditetapkan.

as the set system and procedure.

4. Memastikan bahwa hasil temuan financial yang didapat

4. Ensuring that the financial audit findings from the

oleh pemeriksaan Auditor (Internal & Eksternal) dapat

Intenral & External Auditor can be followed up within

diselesaikan dengan baik dan tepat pada waktunya.

schedule.

5. Memastikan pemberian penjelasan atau informasi

5. Ensuring that shareholders and investors receive

kepada pemegang saham dan investor mengenai

information or explanation on the internal and external

kondisi internal dan eksternal bisnis perusahaan serta

business condition of the Company in the form of

menuangkannya kedalam bentuk laporan keuangan

systematic financial report.

yang sistematis.
6. Memastikan utilisasi, pengembangan dan pemanfaatan

6. Ensuring the optimum utilization and development

Teknologi Informasi dilakukan secara optimal untuk

of information technology to support the companys

menunjang operasional perusahaan.

operation.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

141

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

7. Terselesaikannya strategi dan kebijakkan pembinaan,

7. The completion of strategy and policies in nurturing

umum

and developing human resources, as well as the general

kepegawaian dan menentukan fasilitas kedinasan serta

requirements of employment, besides determining

kesejahteraan pekerja.

working facilities and welfare of employees.

pengembangan

SDM

serta

persyaratan

Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat

Meeting Frequency and Attendance

Selama tahun 2013, Direksi telah mengadakan rapat

During 2013, the Board of Directors has held meetings for

sebanyak 3 kali rapat dengan pencapaian angka kuorum

3 times with the achievement of quorum as targeted.

yang telah sesuai dengan yang ditetapkan.


Meeting frequency of the Board of Directors as of January

Frekuensi rapat Direksi Januari 2013 hingga Juli 2013

2013 to July 2013


Nama / Name
Ahmad Bambang

Jabatan / Position

Jumlah Rapat /

Tingkat Kehadiran /

Persentase /

Total Meeting

Attendance

Percentage

100%

100%

100%

Direktur Utama /
President Director

Joni Harsono*

Direktur Operasi /
Director of Operations

Nasuhi Hidajat

Direktur Keuangan /
Director of Finance

* Digantikan oleh Win Pudji Pamularso 7 Juni 2013

* Replaced by Win Pudji Pamularso June 7, 2013

Frekuensi rapat Direksi Agustus 2013 hingga Desember

Meeting frequency of the Board of Directors as of August

2013

2013 to December 2013

Nama / Name
Ahmad Bambang

Jabatan / Position

Jumlah Rapat /

Tingkat Kehadiran /

Persentase /

Total Meeting

Attendance

Percentage

100%

100%

75%

25%

Direktur Utama /
President Director

Win Pudji Pamularso

Direktur Operasi /
Director of Operations

Nasuhi Hidajat*

Direktur Keuangan /
Director of Finance

Tenny R A Rusdy

Direktur Keuangan /
Director of Finance

*Digantikan oleh Tenny R A Rusdy pada tanggal 22 November

* Replaced by Tenny R A Rusdy on November 22, 2013

2013

juga

Aside from the internal meeting with the Board of

menyelenggarakan rapat tim managemen sebanyak 13

Directors, the Company also organized meeting with the

kali rapat dengan tingkat kehadiran sebagai berikut:

management team as much as 13 times with the following

Selain

rapat

internal

Direksi,

Perseroan

attendance level:

142

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

No

Nama / Name

Jabatan / Position

Jumlah Rapat /
Total Meeting

Tingkat
Kehadiran /
Attendance

Persentase /
Percentage

Ahmad Bambang

Direktur Utama

13

13

100%

Joni Harsono*

Direktur Bisnis

13

69%

Nasuhi Hidajat**

Direktur Keuangan

13

46%

Win Pudji Pamularso

Direktur Operasional

13

23%

Tenny R.A Rusdy

Direktur Keuangan

13

7%

Indra Edi Santoso

Deputy Director Commercial

13

69%

Musirini

Head of Internal Audit

13

62%

Nurkasa Siregar

Corporate Secretary

13

11

85%

Didik Sudiono

VP. HR & GA

13

12

92%

10

Joko Pramono

VP. Fleet

13

69%

11

Ary Ramadhan

VP. Marketing

13

46%

* Digantikan oleh Win Pudji Pamularso pada tanggal 7 Juni 2013


**Digantikan oleh Tenny R A Rusdy pada tanggal 22 November 2013

* Replaced by Tenny Win Pudji Pamularso on June 7, 2013


** Replaced by Tenny R A Rusdy on November 22, 2013

Training Program

Program Pelatihan
Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan keahlian,
pada tahun 2013 seluruh anggota Direksi mengikuti
pelatihan sebagai berikut:

In order to increase the competency and expertise, in 2013,


all members of the Board of Directors attend the following
trainings:

Program Pelatihan / Training Program

Bersertifikat / Certified

Training -Transformation Leadership Engine -15& 16 Kantor Pusat Pertamina /

Bersertifikat /

Training -Transformation Leadership Engine -15& 16 Central Office of Pertamina

Certified

Kebijakan Suksesi Direksi

The Succession Policy of Board of Directors

Perseroan memiliki dan senantiasa memastikan bahwa

The Company owns and continually ensures the succession

rencana suksesi untuk Direksi dikelola setiap saat oleh

plan for Board of Directors is managed at any time by

manajemen dengan keahlian dan kompetensi yang

management with standardized skills and competencies.

layak. Rencana suksesi mencakup suksesi dalam kegiatan

Succession plan includes succession in common business

usaha yang lazim maupun rencana alternatif dalam kasus

activities and alternative plans in unintended events.

kejadian yang tidak diharapkan.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

143

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

PEDOMAN DAN TATA TERTIB DEWAN


KOMISARIS DAN DIREKSI

GUIDELINES AND REGULATIONS OF


THE BOARD OF COMMISSIONERS AND
DIRECTORS

Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab, Dewan

In the implementation of duties and responsibilities, the

Komisaris mengacu pada Pedoman Kerja Dewan Komisari

Board of Commissioners refers to the Work Guidelines of

dan Direksi (Board Manual). Board Manual tersebut berisi

the Board of Commissioners and Directors (Board Manual).

tentang petunjuk tata kerja Dewan Komisaris dan Direksi

The Board Manual contains instruction of work guidelines

serta penjelasan tahapan aktivitas kerja secara terstruktur,

of the Board of Commissioners and Directors, along with

sistematis, mudah dipahami, dan dapat dijalankan dengan

its well-structured, systematic, and easily-understood

konsisten. Board Manual juga menjadi acuan dalam

gexplanation on how it can be implemented consistently.

mencapai visi dan misi Perusahaan, sehingga diharapkan

Board Manual is also a reference to achieve the vision

akan tercapai standar kerja yang selaras dengan prinsip-

and mission of the Company. It is expected that working

prinsip GCG Perusahaan.

standard that is in line with the GCG principles of the


Company is achieved.

Board Manual Dewan Komisaris dan Direksi, disusun

Board Manual of the Board of Commissioners and Directors

berdasarkan prinsip-prinsip hukum korporasi, ketentuan

is prepared based on corporation law principles, provisions

Anggaran Dasar, Peraturan dan Ketantuan Perundang-

of the Articles of Association, Regulation and the applicable

undangan yang berlaku, arahan pemegang saham, serta

laws, direction from the shareholders and best practices of

praktik-praktik terbaik GCG. Adapun isi dari Board Manual

GCG. The content of Board Manual of the Company is:

Perseroan adalah:
1. Chapter I

: Overview

2. Bab II : Direksi

2. Chapter II

: Board of Directors

3. Bab III : Dewan Komisaris

3. Chapter III

: Board of Commissioners

KEBERAGAMAN KOMPOSISI DEWAN


KOMISARIS DAN DIREKSI

Variety in the Composition of Board


of Commissioners and Board of
Directors

Perseroan menyadari bahwa kondisi ekonomi yang kondusif

The Company recognizes that a positive economic

baik yang terjadi secara global maupun di dalam negeri

condition in global and domestic scope will raise hope to the

memberikan harapan bagi Pemerintah untuk optimalisasi

Government in optimizing corporate work performance.

kinerja perusahaan. Hal ini turut pengaruh pada tuntutan

This significantly impacts on a higher requirement of skill

keahlian dan kompetensi bagi jajaran kepemimpinan

and competencies for board and management level, in

manajemen, dalam hal ini Dewan Komisaris dan Direksi.

this case the Board of Commissioners and the Board of

Guna memenuhi harapan tersebut, Perseroan mendukung

Directors. In order to fulfill the expectation, the Company

adanya keberagaman komposisi Dewan Komisaris dan

supports diverse composition of Board of Commissioners

Direksi dengan berbagai keahlian dan kompetensi yang

and Board of Directors with various skills and competencies

dapat mendukung kemajuan usaha Perseroan.

to support the Companys business growth.

Meski Undang-undang Perseroan Terbatas dan ketentuan

Even though that the Limited Liability Company Law

lainnya belum mengatur keberagaman komposisi Dewan

and other regulations has not yet managed the diverse

Komisaris dan Direksi, Perseroan memiliki berbagai

composition of Board of Commissioners and Board

1. Bab I

144

: Pendahuluan

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

kebijakan tata kelola perusahaan yang mendorong

of Directors, the Company performs various policies

partisipasi seluruh pemangku kepentingan. Dukungan bagi

of corporate governance to enforce the participation

adanya keberagaman ini dibuat secara tidak diskriminatif

engagement from all stakeholders. Supports given to

termasuk

this diversity is made equally including in stipulating the

dalam

keberagaman

menetapkan

Dewan

Komisaris

susunan
dan

komposisi
Oleh

diverse composition of Board of Commissioners and Board

karenanya, Perseroan terus memperluas cakupan kandidat

Direksi.

of Directors. Therefore, the Company enlarges the range

yang dapat memenuhi kualifikasi melalui peningkatan

of candidates who are capable in meeting the required

keberagaman dalam proses pencarian kandidat terbaik.

qualification through diversity enhancement in the process

Keberagaman komposisi Dewan Komisaris dan Direksi

of finding the best candidate. The diverse composition of

antara lain meliputi kualifikasi akademik dan keahlian.

Board of Commissioners and Board of Directors includes


the academic and skills.

Nama/Name

Jabatan/Position

Kualifikasi Akademik /

Keahlian/Skills

Academic Qualifications

Dewan Komisaris
Hanung Budya

Komisaris Utama /

Yuktyanta

President Commissioner

Moch. Yudhie RF

Ade Enang Sunarya

Magister /
Masters Degree
Magister /

Komisaris /
Commissioner

Masters Degree

Komisaris /
Commissioner

Magister /
Masters Degree

Engineering Management
Ekonomi dan Manajemen / Economics
and Management
Ekonomi Akuntansi dan Manajemen
Keuangan / Accounting and Financial
Management

Direksi
Direktur Utama /

Magister /

President Director

Masters Degree

Win Pudji

Direktur Operasi /

Magister /

Pamularso

Director of Operations

Ahmad Bambang

Tenny R.A Rusdy

Masters Degree

Direktur Keuangan /

Magister /

Director of Finance

Masters Degree

Magister Management Industry /


Masters Degree in Management Industry
Hukum / Legal
Keuangan / Finance

ASSESSMENT GCG

GCG ASSESSMENT

Latar Belakang Assessment GCG

Background of GCG Assessment

Pada tahun 2013, Perseroan menyelenggarakan assessment

In 2013, the Company conducted GCG assessment in

GCG bekerja sama dengan Badan Pengawas Keuangan

cooperation with Financial and Development Supervisory

dan Pembangunan (BPKP) yang diselenggarakan pada

Board (BPKP) in 2013 from November 28, 2013 until

tahun 2013 dengan jangka waktu 28 November 2013

December 30, 2013 as a basis of data and information

sampai 30 Desember 2013 sebagai dasar pengumpulan

collection for conducting assessment.

data dan informasi untuk melakukan penilaian.


Pelaksanaan assessment GCG Perseroan berdasarkan

The implementation of the Companys GCG assessment

Permen 01/2011 (ps 44): Penilaian/Assessment: Program

based on the Ministerial Regulation 01/2011 (ps 44):

untuk mengidentifikasi pelaksanaan GCG di BUMN

Assessment: Program to identify the implementation of

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

145

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

melalui pengukuran pelaksanaan dan penerapan GCG

GCG in SOE which is periodically conducted every 2 (two)

di BUMN yang dilaksanakan secara berkala setiap 2

years. The assessment and evaluation is conducted by

(dua) tahun. Penilaian dan evaluasi dilakukan dengan

using indicators/parameters stipulated by the Secretary

menggunakan indikator/parameter yang ditetapkan oleh

of the Ministry of SOE (Decree of Sekmeneg No. SK-16/S/

Sekretaris Kementerian BUMN (SK Sekmeneg No.SK-16/S.

MBU/2012).

MBU/2012).
Metode dan Pelaksanaan Assessment GCG

Method and Implementation of GCG Assessment

Kriteria / Criteria

Kondisi / Condition

Indikator Parameter GCG (Sesmen


No.S-16/S.MBU/2012)
Indicator of GCG Parameter (Ministerial
Secretary No.S-16/S.MBU/2012)

Sistem tata kelola (infrasturktur dan


Praktik)di BUMN
Corporate governance system
(infrastructure and practice) in SOE

Tingkat Pemenuhan
Area of Improvement
PERSIAPAN / PREPARATION




Pembicaraan pendahuluan
Pemaparan motodologi
Pengumpulan Data Awal
Penentuan Jadwal
Data collection through: documents, questionnaire,
interview
Tabulation and processing
Discussion with the counterpart

PELAKSANAAN / IMPLEMENTATION

Penumpulan data melalui:


Dokumen
Kuesioner
Wawancara
Tabulasi dan pengolahan
Pembahasan dengan counterpart
Data collection through: - documents,
questionnaire, interview
Tabulation and processing
Discussion with the counterpart

Pemaparan hasil
Penyusunan Laporan
Description on Result
Formulation of Report

Ruang lingkup pelaksanaan Assessment GCG Perseroan

Scope of GCG assessment of the Company covers test

meliputi pengujian atas semua aspek yang mendukung

of all aspects that suppor the implementation of GCG as

pelaksanaan GCG sebagai berikut:

follows:

1) Komitmen terhadap penerapan tata kelola perusahaan

1) Commitment

yang baik secara berkelanjutan

to

sustainable

good

corporate

governance.

2) Pemegang Saham dan RUPS/Pemilik Modal

2) Shareholders and GMS/Investor

3) Dewan Komisaris

3) Board of Commissioners

4) Direksi

4) Board of Directors

5) Pengungkapan informasi dan transparansi

5) Disclosure of information and transparency

6) Aspek lainnya

6) Other aspects

Skor yang diperoleh Perseroan dalam assessment tersebut

Score obtained by the Company in the assessment was

sebesar 70,108 , dengan predikat CUKUP BAIK. Secara

70.108 under the FAIR category. The detailed points and

rinci, bobot dan pencapaian GCG Perseroan sebagai

achievement of GCG is as follows:

berikut:

146

PELAPORAN / REPORTING

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

CAPAIAN TAHUN 2013 /


ASPEK PENGUJIAN/INDIKATOR/PARAMETER

BOBOT /

TEST/INDICATOR/PARAMETER ASPECT

POINT

Komitmen terhadap penerapan tata kelola

ACHIEVEMENT IN 2013

KETERANGAN
/ DESCRIPTION

SKOR /

%CAPAIAN /

SCORE

%ACHIEVEMENT

7,000

5,003

71

CUKUP BAIK

9,000

7,456

83

BAIK

Dewan Komisaris / Board of Commissioners

35,000

23,809

68

CUKUP BAIK

Direksi / Board of Directors

35,000

26,719

76

BAIK

9,000

7,121

79

BAIK

5,000

0,000

0,000

100,000

70.108

perusahaan yang baik secara berkelanjutan /


Commitment to sustainable good corporate
governance implementation
Pemegang Saham dan RUPS/Pemilik Modal /
Shareholders and GMS/Investors

Pengungkapan informasi dan transparansi /


Information disclosure and transparency
Aspek lainnya / Other aspects
Skor Keseluruhan / Overall score

CUKUP BAIK

ASSESSMENT DEWAN KOMISARIS DAN


DIREKSI

ASSESSMENT ON THE BOARD OF


COMMISSIONERS AND DIRECTORS

Indikator Assessment

Assessment Indicator

Proses yang diselenggarakan Perseroan bersama BPKP juga

Process undertaken by the Company with BPKP also

mencakup penilaian terhadap kinerja Dewan Komisaris

covers assessment on the performance of the Board of

dan Direksi. Kriteria/parameter dan pencapaian assessment

Commissioners and Directors. Criteria used in the assessment

atas kinerja anggota Dewan Komisaris dan Direksi sebagai

implementaionon the performance of each member of the

berikut:

Board of Commissioenrs and Directors cover:

PARAMETER DEWAN KOMISARIS /


PARAMETER ON THE BOARD OF COMMISSIONERS
NO URAIAN / DESCRIPTION
1
2
3
4
5
6

Kurang /
Poor

Cukup /
Fair

Baik /
Good

n<50

50< n < 75

75 < n

Program pelatihan / Training program

Mekanisme pengambilan keputusan Dewan Komisaris /

Mechanism of decision-making by the Board of Commissioners


Akses informasi perusahaan / Access to the Companys

Information
Persetujuan atas rancangan RJPP / Approval on RJPP plan

Persetujuan atas rancangan RKAP / Approval on RKAP plan

Arahan penguatan sistem pengendalian intern / Direction of


internal control system reinforcement

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

147

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

PARAMETER DEWAN KOMISARIS /


PARAMETER ON THE BOARD OF COMMISSIONERS
NO URAIAN / DESCRIPTION
7
8
9
10

Kurang /
Poor

Cukup /
Fair

Baik /
Good

n<50

50< n < 75

75 < n

Arahan tentang manajemen risiko perusahaan. / Direction on

the companys risk management


Arahan tentang sistem teknologi informasi / Direction on

information technology system


Arahan tentang pengembangan karir. / Direction on career

development
Arahan tentang kebijakan mutu dan pelayanan / Direction on
quality and service policy

Pengawasan kepatuhan Direksi sesuai RKAP & RJPP /


11

Supervision of compliance of the Board of Directors based on

RKAP & RJPP


12
13

Pengajuan calon Auditor Eksternal / Nomination of prospective

external auditors
Memastikan audit eksternal dan internal efektif / Ensuring the
effectiveness of internal and external audit

Calon anggota Direksi dan Dewan Komisaris Anak Perusahaan/


14

prospective members of the Board of Commissioners and


Directors of the Subsidiaries

15

Usulan calon anggota Direksi Perusahaan / Recommendation for


Members of the Companys Board of Directors

Menilai Direksi dan melaporkan pada Pemegang Saham /


16

Assessing the Board of Directors and reporting the result to the

Shareholders
17
18

Kebijakan benturan kepentingan dan penerapannya / Conflict of


interest policy and its implementation
Memastikan penerapan GCG / Ensuring GCG implementation

v
v

Pengukuran dan penilaian terhadap kinerja Dewan Komisaris /


19

Measurement and assessment on the performance of the Board

of Commissioners
20
21
22

148

Pedoman/tata tertib Rapat / Guidelines/regulation of Meeting


Rapat secara berkala sesuai ketentuan / Regular meeting
according to the regulation
Evaluasi hasil rapat sebelumnya / Evaluation of the previous
meeting

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

v
v
v

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

PARAMETER DIREKSI /
PARAMETER ON THE BOARD OF DIRECTORS
NO URAIAN / DESCRIPTION
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15

Program pelatihan / Training Program


Mekanisme pengambilan keputusan / Decision-making
mechanism

Kurang /
Poor

Cukup /
Fair

Baik /
Good

n<50

50< n < 75

75 < n

v
v

RJPP yang disahkan oleh RUPS/Pemilik Modal. / RJPP approved by

the GMS/Investor
Respon isu-isu terkini & perubahan lingkungan bisnis / Response

to the latest issues & changes in business environment


Pelaksanaan sistem manajemen kinerja / The implementation of

performance management system


Penerapan sistem tentang teknologi informasi / The
implementation of information technology system

Sistem peningkatan mutu produk dan pelayanan. / Product and

service quality improvement system


Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa / goods and service

procurement implementation
Pengelolaan SDM / HR management

Kebijakan pengaturan untuk anak perusahaan / Management

policy on subsidiaries
Penerapan manajemen risiko / The implementation of risk

management
Penerapan sistem pengendalian intern / The implementation of
internal control system
Pelaksanaann hubungan dengan pemasok / Relation with
suppliers
Prosedur & tindaklanjut keluhan stakeholders / Procedure &
follow-up of complaints
Kebijakan untuk mencegah benturan kepentingan / Policies to
prevent conflict of interest

v
v
v
v

Informasi yang wajar (fairness) kepada Pemegang Saham &


16

Dewan Komisaris / fairness to the Shareholders and the Board of

Commissioners
17

Pedoman/tata tertib Rapat Direksi / Guidelines/regulation of the


Board of Directors meeting

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

149

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

KEBIJAKAN REMUNERASI DEWAN


KOMISARIS DAN DIREKSI

REMUNERATION POLICIES OF THE BOARD


OF COMMISSIONERS AND DIRECTORS

Prosedur Penetapan Remunerasi

Procedure of Determining Remuneration

Prosedur penetapan remunerasi anggota Dewan Komisaris

Procedure of determining remuneration of each member

dan Direksi berdasarkan keputusan Pemegang Saham

of the Board of Commissioners and Directors based on

secara sirkuler.

circular decision of Shareholders.

Remunerasi Dewan Komisaris Perseroan ditetapkan sebesar

Remuneration of the Companys Board of Commissioners

40% dari remunerasi Direktur Utama dan bagi anggota

was settled at 40% of the remuneration of the President

Dewan Komisaris sebesar 36% dari remunerasi Direktur

Director. The Board of Commissioners received 36% of

Utama. Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Negara

that of the President Diretor. This is in accordance with the

Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. PER-

Regulation of the Minister of State Owned Enterprise of the

07/MBU/2012 tentang Pedoman Penetapan Penghasilan

Republic of Indonesia No. PER-07/MBU/2012 on Guidelines

Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Badan

of Determining Salary for the Board of Directors, the Board

Usaha Milik Negara.

of Commissioners and the Supervisory Board of the State


Owned Enterprise

Struktur Remunerasi

Remuneration Structure

Struktur remunerasi Dewan Komisaris tahun 2013, sebagai

Remuneration structure of the Board of Commissioners in

berikut:

2013 is as follows:

Uraian / Description
Honorarium (Rp)

President Commissioner

Komisaris 1 /


Commissioner 1

Komisaris 2 /
Commissioner 2

40%

36%

36%

19.197.200

17.277.480

17.277.480

Sedangkan struktur remunerasi Direksi tahun 2013 sebagai

Remuneration structure of the Board of Directors 2013 is

berikut:

as follows:

Uraian
Description

Presiden Direktur
President Director

Direktur Operasi
Operational Director

Direktur Keuangan
Finance Director

100%

90%

90%

Gaji per Bulan (Rp)

47.993.000

43.193.700

43.193.700

Tunjangan Perumahan (Rp)

11.000.000

9.900.000

9.900.000

Tunjangan Utility (Rp)


Take Home Pay (Rp)

150

Komisaris Utama /

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

1.500.000

1.350.000

1.350.000

60.493.000

54.443.700

54.443.700

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Indikator Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi

Performance Indicator of The Board of Commissioners


and the Board of Directors

Indikator dan penilaian kienerja Direksi dan Dewan

Indicator and trainings for the Board of Commissioners

Komisaris tertuang dalam Key Performance Index (KPI). KPI

and Directors are stated in the KPI. KPI of the Board of

Dewan Komisaris dan Direksi selama tahun 2013 adalah

Commissioners and Directors is described as follows:

sebagai berikut:
Periode : Januari - Desember 2013
Kelompok
KPI

Indikator Kerja Utama

Freq
Monitoring

Bobot
(%)

Satuan

REALTARGET
ISASI
RKAP
Jan-Des
2013
2012

Target

Realisasi

KPI 2013

Jan-Des

Base

Stretch

2013

Performance
Thd RKAP
2013

Thd
KPI

Weighted
Performance
(%)

I. Financial
1.

EBIT PTK

Triwulan

20%

IDR Bn

70.691

119.725

128,855

120,00%

120,00%

24,00%

2.

Net Profit Margin PTK

Triwulan

10%

7.72

7.15

6,8

7,00

14,97

120,00%

120,00%

12,00%

3.

Collection Period

Triwulan

15%

# Days

68.93

74.85

60

50

86,45

86,58%

69,40%

10,41%

Triwulan

5%

0.09

0,10

0,09

0,08

0,09

111,11%

100,00%

5,00%

Triwulan

10%

Days

305

344

344

350

331

96,22%

96,22%

9,62%

5%

87,59%

90%

95%

100%

95,87%

106,52%

103,48%

5,17%

5%

90%

90%

100%

97,39%

108,21%

114,78%

5,74%

119.724 123.914

II. Operasional
4.
5.

Individual
Performance
Contract

Transportation Losses
(R2)

Average Commision
Days

6.

Speed Compliance

7.

Pengelolaan Risiko

Triwulan

III. Business development / customers satifiction


8.

Realisasi Investasi
- Program

Triwulan

5%

90%

100%

100%

76%

84,44%

76,00%

3,80%

- Fisik

Triwulan

3%

30%

75%

80%

78%

120,00%

112,00%

3,36%

Triwulan

2%

10%

10%

8%

10%

100,00%

100,00%

2,00%

Triwulan

10%

100

90%

90%

100%

116%

120,00%

120,00%

12,00%

10%

Likert

3.56

3.6

3,6

4,2

3,96

110,00%

112,00%

- Tingkat Pengalihan
Program
9.
10.

Improvement Intiatives
PTK

CSI PTK

Tahunan

Total Bobot:
Boundary
KPIs

TRIR PTK

Triwulan

Ratio

0.47

0,70

120,00%

NOA PTK

Triwulan

# Cases

120,00%

GCG Compliance

Triwulan

93

85

89%

120,00%

Learning Index

Triwulan

50

90

86,67

96,08%

Operational

3
4

Metrics
5
6

Follow up Audit
Findings
CIP
Knowledge sharing
(PTK)

Akurasi dan

Kelengkapan Laporan
Keuangan

Doc. Aplikasi PQA


berbasis KKEP

11,20%
104,31%

2
Other

100%

Triwulan

84

80%

82%

120,00%

Tahunan

# Gold

120,00%

Triwulan

20,00

Triwulan

80

86

120,00%

Tahunan

score

100

105

120,00%

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

151

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

HUBUNGAN REMUNERASI DENGAN


KINERJA PERUSAHAAN

REMUNERATION AND ITS RELATION TO THE


COMPANYS PERFORMANCE

Remunerasi yang diberikan kepada Direksi, dilandasi

Remuneration granted to the Board of Directors is based

beberapa kriteria seperti kinerja selama tahun buku,

on several criteria such as performance during the fiscal

ukuran dan pertumbuhan Perseroan, tingkat inflasi,

year, the Companys size and growth, inflation, work

pengalaman kerja, serta komitmen Direksi terhadap

experience, and commitment of the Board of Directors to

Perseroan. Pemberian remunerasi kepada Direktur tidak

the Company. Remuneration to the Directors is not only

hanya berdasarkan pada Key Performance indicator (KPI)

given based on annual Key Performance Indicators (KPI),

tahunan, tetapi juga berdasarkan pencapaian jangka

but also the long term achievement as a result of the

panjang sebagai hasil dari sistem yang telah dibangun.

system that has been built.

Dengan demikian, pemberian remunerasi, secara langsung,

Thus, the provision of remuneration will directly have

akan membawa dampak signifikan terhadap kinerja

significant impact on the Companys performance as

Perseroan karena didasari oleh KPI tahunan serta realisasi

it is based on the annual KPI and the realization of the

atas rencana jangka panjang Perseroan, kedua hal tersebut

Companys long-term plan.

menjadi tolak ukur dalam menilai pencapaian Perseroan

assessing the achievement of the Company during the

selama tahun buku.

financial year.

Bagi Perseroan, pemberian remunerasi terhadap Direksi

For the Company, the remuneration of the Board of

maupun Dewan Komisaris memiliki keterkaitan dan

Directors and the Board of Commissioners has a connection

pengaruh yang signifikan terhadap kinerja Perseroan.

and significant influence on the Companys performance.

Terdapat beberapa faktor yang menentukan remunerasi

Several factors that determine the remuneration are:

Both are a benchmark in

tersebut:
Remunerasi diberikan guna menutupi biaya-biaya yang

Remuneration is granted to cover the costs needed by


the Board of Directors in running the Company.

diperlukan Direksi dalam menjalankan Perseroan.


Komitmen penuh waktu dan paruh waktu.

Commitment to full-time and part-time.

Pencapaian target yang sesuai dengan tolak ukur

Achievement of targets in accordance with the


benchmark achievement of Directors.

pencapaian Direksi.
Tanggung jawab renteng, di mana ada kemungkinan
risiko yang ditimbulkan dapat mengurangi aset pribadi

Joint responsibility, in which potential risk may reduce


personal assets of Directors.

Direksi.
Pengaruh

kompetensi

dan

pengalaman

yang

dibutuhkan Perseroan.

152

Effect of competencies and experience required by the


Company.

HUBUNGAN AFILIASI DAN BENTURAN


KEPENTINGAN

AFFILIATION AND CONFLICT OF INTEREST

Dalam kegiatan bisnis Perusahaan, pada umumnya tidak

The Companys business activities generally are not

terlepas dari hubungan dan interaksi para pihak, baik

separated from the relation and interaction among

internal maupun eksternal yang saling menjalin kerja

parties, either internally or externally, with harmonious

sama yang harmonis, serasi, dan berkesinambungan

and continuous relation without taking aside of ethics

dengan tidak melupakan etika dan prinsip-prinsip tata

and good corporate governance principles. To maintain

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

kelola perusahaan yang baik. Guna menjaga hubungan

harmonious business relationship with customers and

bisnis dengan para pelanggan serta pihak terkait lainnya,

other related parties, the Company has managed conflict

Perusahaan telah mengatur konflik kepentingan dan tata

of interest and procedure/mechanism of reporting in the

cara/mekanisme pelaporan di lingkungan Perseroan. Hal

Companys environment. This aims to create personnelst

ini ditujukan untuk mewujudkan insan Perseroan yang

with integrity in performing business and dealing with

memiliki harkat, martabat dan citra yang tinggi dalam

customers and other parties.

hubungan bisnis dengan para pelanggan serta pihak


terkait lainnya.
Hubungan konflik kepentingan diatur dalam pedoman

Conflict of interest is stated in the guidelines of conflict of

konflik kepentingan (Conflict of Interest) berisikan antara

interest that covers:

lain:
1. Konflik kepentingan pribadi, keluarga, dan atau

1. Conflict of personal, family and group interest.

golongan
2. Upholding public interest

2. Mengutamakan kepentingan publik


3. Menciptakan

keterbukaan

penanganan

dan

3. Creating transparency of handling and supervision of


conflict of interest

pengawasan konflik kepentingan


4. Mendorong tanggung jawab pribadi dan sikap

4. Stimulating self-responsibility and role model

keteladanan
5. Menciptakan dan membina budaya organisasi yang

5. Creating and developing organization culture that is


not tolerant with conflict of interest, and

tidak toleran terhadap konflik kepentingan, serta


6. Konflik kepentingan Perusahaan

6. The Companys conflict of interest

Di sisi lain, guna memberikan transparansi hubungan

On the one hand, to give transparency on the relationship

antar Dewan Komisaris dan Direksi, Perseroan juga

between the Board of Commissioners and Directors, the

menginformasikan jalinan hubungan yang terjalin diantara

Company also provides information on the relationship

manajemen sebagai berikut:

among the management as follows:


Hubungan Afiliasi Dengan / Affiliation with

Nama / Name

Dewan Komisaris /

Direksi /

Pemegang Saham /

Board of Commissioners

Board of Directors

Shareholders

Ya / Yes

Tidak / No

Ya / Yes

Tidak / No

Ya / Yes

Tidak / No

Hanung Budya Yuktyanta

Moch. Yudhie RF

Ade Enang Sunarya

Ahmad Bambang

Win Pudji Pamularso

Tenny R A Rusdy

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

153

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

KOMITE AUDIT

AUDIT COMMITTEE

Profil Komite Audit

Profile of Audit Committee

Ade Enang Sunarya

Ade Enang Sunarya

Profil telah disajikan dalam profil Dewan Komisaris.

The profile is availabe in the Board of Commissioners


profile section.

Budiarto

Budiarto

Beliau lahir di Medan, 04 Maret 1951. Menempuh

He was born in Medan, 04 March 1951. He attended

pendidikan formal pada Akademi Uang & Cetak di

formal education in Akademi Uang & Cetak in Yogyakarta

Yogyakarta (1977). Pernah menjabat sebagai Manajer

(1977). He served as Manager of Internal Audit Area VIII,

Internal Audit Daerah VIII, Manajer Internal Audit Daerah

Manager of Internal Audit Area VI, and Manager of Internal

VI, dan Manajer Internal Audit Daerah III di Pertamina.

Audit Area III at Pertamina.

Dasar Hukum Penunjukan

Legal Basis of Appointment

Perseroan membentuk Komite Audit untuk membantu

The Company establishes Audit Committee to assist the

pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Komisaris. Hal ini

implementation of duties and functions of the Board of

merupakan bagian dari pelaksanaan UU No. 19 Tahun

Commissioners. This is to comply with Act No. 19 Year

2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan

2003 on State Owned Enterprise (BUMN) and attachement

Lampiran Keputusan Bapepam No. Kep-29/PM/2004

of Bapepams Decree No. Kep-29/PM/2004 dated 24

tanggal 24 September 2004 mengenai Peraturan Bapepam

September 2004 on Bapepam Regulation No. IX.I.5 on the

No. IX.I.5 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan

Establishment and Work Guidelines of Audit Committee.

Kerja Komite Audit. Anggota Komite Audit dapat diangkat

The member of the Audit Committee is appointed and

dan diberhentikan oleh Dewan Komisaris dan dilaporkan

dismissed by the Board of Commissioners and reported to

kepada RUPS.

the GMS.

Independensi Komite Audit

Audit Committee Independency

Untuk menjaga independensi dalam pelaksanaan tugas,

To maintain independency in performing duties, the Audit

Komite Audit diketuai oleh Ade Enang Sunarya , dengan

Committee is chaired by budhi Himawan and has members

anggota yang tidak memiliki hubungan baik secara

possessing no affiliation both direct and indirect with the

langsung maupun tidak langsung dengan Perseroan

Company and the internal member of the Committee,

dengan Anggota Komite yakni Bapak Budiarto.

namely Mr Budiarto.
Main Duties of the Audit Committee

Tugas pokok Komite Audit


a. Menjaga

kepatuhan

Undang-Undang,

dan

terhadap

Anggaran

ketentuan

hukum

Dasar,
serta

kebijakan Perusahaan yang berlaku.


b. Menegakkan disiplin organisasi dan pengendalian
internal untuk mencegah kecurangan (fraud) dan

a. Remained

in

compliance

with

the

Articles

of

Association, Regulations, and provisions of law, as well


as the applicable policies of the Company.
b. Enforcing discipline in organization and internal control
to prevent fraud and abuse.

penyimpangan (abuse).

154

c. Meningkatkan kualitas pengungkapan hal-hal yang

c. Improving the disclosure quality in terms of financial

bersifat pelaporan keuangan, sistem akuntansi dan

reporting, accounting system and risk management

kebijakan manajemen resiko.

policy.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

d. Mempelajari ruang lingkup, keakuratan, kemandirian

d. Studying scope, accuracy, independency and objectivity

dan obyektivitas Auditor Eksternal dan Audit Internal

of the External Auditor and the Internal Audit and the

serta efektivitas biaya Audit Eksternal

effectiveness of the External Audit cost.

Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit

Duties and Responsibilities of the Audit Committee

Seluruh anggota Komite Audit memiliki kompetensi dan

All members of the Audit Committee have the competence

pengalaman di bidang Akuntansi dengan pengangkatan

and experience in the field of accounting with the

dan pemberhentian anggota oleh Dewan Komisaris.

appointment and dismissal of members of the Board of

Sedangkan, tugas dan tanggung jawab Komite Audit

Commissioners. Meanwhile, the duties and responsibilities

sebagai berikut:

of the Audit Committee are as follows:

1. Mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian

1. Identifying issues that require the attention of the


Board of Commissioners.

Dewan Komisaris.
2.
Menyusun

program

kerja

tahunan

dengan

memperhatikan pemetaan (mapping) risiko.

2. Preparing annual work program by considering risk


mapping.

3.
Memastikan efektivitas pengendalian intern dan

3. Ensuring the effectiveness of internal control and

memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan

providing recommendations on the improvement of


the internal control system.

sistem pengendalian intern.


4. Membantu pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dalam

4. Assisting the implementation of the duties of the Board

hal sebagai berikut:

of Commissioners as follows:

a. Internal Auditor

a. Internal Auditor

Menilai pelaksanaan audit.

Assessing the audit implementation.

Menilai hasil audit.

Assessing the audit findings.

Memonitor tindak lanjut audit.

Monitoring the follow-up of audit.

Mereview Piagam Internal Auditor secara

Reviewing

the

Internal

Auditor

Charter

periodically.

berkala.

b. External Auditor

b. Eksternal Auditor
Mengusulkan penunjukan Auditor Eksternal.

Proposing the appointment of the External


Auditor.

Menilai pelaksanaan audit.

Assessing the audit implementation.

Menilai hasil audit.

Assessing the audit findings.

Memonitor tindak lanjut audit.

Monitoring the follow-up of audit.

5. Menjadi mediator apabila terjadi perbedaan pendapat


antara

eksternal

auditor

dengan

manajemen

5. Being a mediator in case of disagreement between the


external auditor and the companys management.

perusahaan.
6. Mengevaluasi hal-hal sebagai berikut:

6. Evaluating the following matters:

a. Proses penyusunan laporan keuangan.

a. The process of financial statements preparation.

b. Pengelolaan risiko.

b. Risk management.

c. Pemanfaatan teknologi informasi.

c. Utilization of information technology.

d. Ketaatan pada peraturan internal dan perundang-

d. Adherence to internal rules and the applicable

undangan yang berlaku.

regulations.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

155

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

7. Melakukan self assessment terhadap efektivitas kinerja


minimal setahun sekali.

7. Conducting a self-assessment of the effectiveness of


performance at least annually.

8. Menyusun anggaran yang diperlukan untuk remunerasi

8. Preparing the budget required for the remuneration

auditor eksternal dan penasehat lain yang diperlukan

of external auditors and other advisors as deemed

Perusahaan.

necessary by the Company.

9. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Dewan

9. Reported the results of task implementation to the

Komisaris baik secara berkala maupun sewaktu-waktu

Board either periodically or at any time if deemed

apabila diperlukan.

necessary.

Laporan Singkat Pelaksanaan Kegiatan Komite Audit

Summary Report of the Audit Committee Activities

Pelaksanaan tugas Komite Audit bersifat mandiri &

The Audit Committee implements their duties independently

independen, serta bertanggung jawab langsung kepada

and directly reports to the Board of Commissioners.

Dewan Komisaris. Selama tahun 2013, Komite Audit telah

Throughout 2013, the Audit Committee has undertaken

menjalankan berbagai kegiatan sebagai berikut:

the following activities:

Penelaahan atas informasi keuangan yang dikeluarkan

Review on financial information issued by the Company

Perusahaan dan informasi keuangan lainnya

and other financial information.

Evaluasi dan efektivitas pelaksanaan Auditor Eksternal

Evaluation and effectiveness of the implementation

termasuk menelaah independensi dan obyektivitasnya

of

serta menelaah kecukupan pemeriksaan yang dilakukan

independency and objectivity, as well as reviewing the

untuk memastikan semua risiko yang penting telah

adequacy of audit to ensure that all significant risks are

dipertimbangkan

External

auditor,

including

reviewing

their

considered.

Evaluasi atas pelaksanaan paket kompensasi Direksi


dan Dewan Komisaris

Evaluation on the implementation of compensation


package of the Board of Directors and the Board of
Commissioners.

Penelaahan

atas

ketaatan

Perseroan

terhadap

perundang-undangan yang berhubungan dengan

Review on the Companys compliance on the regulation


that relates to the Companys activities.

kegiatan Perseroan
Pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan
pelaksanaan Audit eksternal dan Internal
Penelaahan dan melaporkan kepada Dewan Komsiaris
atas pengaduan yang berkaitan dengan Perusahaan
Pelaksanaan Tugas lain yang diberikan oleh Dewan
Komisaris

156

Monitoring

and

evaluating

the

planning

and

implementation of the external and internal audit.


Reviewing and reporting any complaint related to the
Company to the Board of Commissioners.
The implementation of other duties given by the Board
of Commissioners

Kunjungan ke Daerah Operasi, dan

Visit to operational area, and

Pelaksanaan rapat Komite Audit

The implementation of Audit Committee meeting

Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat

Meeting Frequency and Attendance

Komite Audit melakukan rapat secara berkala, yang jika

The Audit Committee holds meeting regularly, and if

dipandang perlu, dihadiri oleh Dewan Komisaris, Direksi,

necessary, the meeting is attended by the Board of

Audit Internal, serta Kepala Divisi terkait lainnya maupun

Commissioners, Directors, the Internal Audit and other

dari auditor eksternal Perseroan. Selama periode 2013,

related Divisions or the external auditor of the Company.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Komite Audit telah menyelenggarakan 8 kali rapat dengan

Throughout 2013, the Audit Committee has held 8 times

tingkat

meeting with the following attendance from each member:

kehadiran

masing-masing

anggota,

sebagai

berikut:
Nama / Name

Jabatan / Position

Jumlah Rapat /

Tingkat Kehadiran /

Persentase /

Total Meeting

Attendance

Percentage

Budhi Himawan*

Ketua Komite Audit

100%

Ade Enang Sunarya

Ketua Komite Audit

100%

Anggota

100%

Budiarto

* Menjabat sebagai Ketua Komite Audit hingga 20 Juni 2013

* Serving as the Head of Audit Committee up to June 20, 2013

KOMITE INVETASI DAN RISIKO USAHA

INVESTMENT AND BUSINESS RISK


COMMITTEE

Profil Komite Investasi dan Risiko Usaha

Profile of Investment and Business Risk Committee

Mochammad Yudhie RF

Mochammad Yudhie RF

*Profil ketua Komite Investasi telah disajikan dalam profil

Profile of Head of Investment Committee has been

Dewan Komisaris

presented in the profile of the Board of Commissioners

Ndat Natanael Brahmana

Ndat Natanael Brahmana

Beliau lahir di Deli Serdang, 04 Oktober 1969. Meraih gelar

He was born in Deli Serdangs, 04 October 1969. He received

Bachelor Degree dalam bidang Akuntasi dari Universitas

his bachelors degree in Acccounting from Padjadjaran

Padjadjaran, Bandung (1989-1993), dan Master Degree of

University, Bandung (1989-1993), and Masters Degree in

Management School dari PPM Institute of Management,

Managament School from PPM Institute of Management,

Jakarta (2008-sekarang).

Jakarta (2008-present).

Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Vice President

He previously served as Vice President of Corporate Finance

Corporate Finance dan Investor Relation di PT Mobile-8

and Investor Relation in PT Mobile-8 Telecom Tbk (2006-

Telecom Tbk (2006-2008) serta Assistant Manager-Senior

2008) and Assistant Manager-Senior Manager in PT Ernst

Manager di PT Ernst & Young Consulting (1994-1999).

& Young Consulting (1994-1999).

Dasar Hukum Penunjukan

Legal Basis of Appointment

Perseroan membentuk Komite Investasi dan Risiko Usaha

The Company established the Investment and Business

untuk membantu pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan

Risk Committee to assist the implementation of duties and

Komisaris. Hal ini merupakan bagian dari pelaksanaan UU

functions of the Board of Commissioners. This is to comply

No. 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara

with Act No. 19 Year 2003 on State Owned Enterprise

(BUMN) dan Lampiran Keputusan Bapepam No. Kep-29/

(BUMN) and attachement of Bapepams Decree No. Kep-

PM/2004 tanggal 24 September 2004 mengenai Peraturan

29/PM/2004 dated 24 September 2004 on Bapepam

Bapepam No. IX.I.5 tentang Pembentukan dan Pedoman

Regulation No. IX.I.5 on the Establishment and Work

Pelaksanaan Kerja Komite Audit. Anggota Komite Investasi

Guidelines of Audit Committee. The member of the Audit

dan Risiko Usaha dapat diangkat dan diberhentikan oleh

Committee is appointed and dismissed by the Board of

Dewan Komisaris dan dilaporkan kepada RUPS.

Commissioners and reported to the GMS.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

157

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Investment and Business Risk Committee Committee

Independensi Investasi dan Risiko Usaha

Independency
Untuk menjaga independensi dalam pelaksanaan tugas,

To maintain independency in performing duties, the Audit

Komite Investasi dan Risiko Usaha diketuai oleh M. Yudhie

Committee is chaired by M. Yudhie RF, and has members

RF, dengan anggota yang tidak memiliki hubungan baik

possessing no affiliation both direct and indirect with the

secara langsung maupun tidak langsung dengan Perseroan

Company and the internal member of the Committee,

dengan Anggota Komite yakni Bapak Ndat Natanael

namely Mr Ndat Natanael Brahmana.

Brahmana.
Tugas pokok Komite Investasi dan Risiko Usaha

Main duties of The Investment and Business Risk


Committee

a. Melakukan evaluasi atas perencanaan Investasi dan

a. Evaluating the Investment planning and risk level of

tingkat risiko PTK termasuk Anak Perusahaannya yang

PTK, including its Subsidiaries, which will be proposed

oleh Direksi dimintakan persetujuan atau tanggapan

by the Board of Directors for the approval of the


Commissioner in a written form.

tertulis dari Komisaris.


b. Melakukan pemantauan pelaksanaan Investasi dan

b. Monitoring the implementation of Investment and


analysis on postinvestment.

analisis pasca Investasi.


c. Melakukan kajian berkala atas efektifitas kebijakan

c. Periodically reviewing the effectiveness of Investment

Investasi dan pengurusan Perusahaan dari aspek

policy and management of the Company from the risk

manajemen risiko sebagai bahan pendapat Komisaris.

management aspect as the Commissioners input to


raise opinion.

d. Melaporkan, dan memberikan rekomendasi kepada

d. Reporting and giving recommendation to the Board

Dewan Komisaris, termasuk Anak Perusahaan dalam

of Commissioners, including the Subsidiaries in all

seluruh aktivitas bisnis Perusahaan.

business activities of the Company.

e. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Dewan

e. Conducting other duties given by the Board of

Komisaris yang terkait dengan Investasi dan Risiko

Commissioners related to the Investment and Business

Usaha.

Risk.

AKTIVITAS KEGIATAN KOMITE INVESTASI DAN RISIKO

ACTIVITIES OF THE INVESTMENT AND BUSINESS RISK

USAHA

COMMITTEEE

Komite Investasi dan Risiko Usaha menjalankan fungsinya

The Investment and Business Risk Committee undertakes

sesuai dengan tugas yang diberikan oleh Dewan Komisaris,

its function according to the task given by the Board of

yaitu membantu dan memberikan masukan Dewan

Commissioners; helping and providing input to the Board

Komisaris dalam tugasnya terkait dengan pengawasan

of Commissioners in performing their duties on supervision,

termasuk

including giving approval on the Companys activities.

memberikan

persetujuan

atas

kegiatan

Perseroan.
PELAKSANAAN TUGAS KOMITE INVESTASI DAN

DUTY

RISIKO USAHA

BUSINESS RISK COMMITTEE

A. Evaluasi terhadap Anak Perusahaan PT Pertamina

A. Evaluation on Subsidiaries of PT Pertamina Trans

Trans Kontinental

158

IMPLEMENTATION

OF

INVESTMENT

AND

Kontinental

Sesuai tugas yang diberikan Komisaris untuk mengevaluasi

According to the duties given by the Commissioner to

terhadap keberadaan keempat Anak Perusahaan (AP) PTK,

evaluate the existence of four subsidiaries of PTK, namely

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

yaitu PT Peteka Karya Samudra (PKS), PT Peteka Karya

PT Peteka Karya Samudera (PKS), PT Peteka Karya Gapura

Gapura (PKG), PT Peteka Karya Jala (PKJ) dan PT PTK Karya

(PKG), PT Peteka Karya Jala (PKJ) and PT PTK Karya Tirta

Tirta (PKT).

(PKT).

Komite Investasi dan Risiko Usaha melakukan evaluasi

The Investment and Business Risk Committee initially

awal atas kondisi terkini masing-masing AP dengan

evaluates the recent condition of each subsidiary by using

menggunakan data yang diterima melalui Direktur

data received from PTKs Director of Finance awhich is

Keuangan PTK serta mendapat dukungan dari Direksi PTK

supported by the Directors of PTK and Director of each

dan Direksi masing-masing AP.

subsidiary.

Evaluasi Awal dilakukan melalui analisa atas kinerja

Initial Evaluation is conduted through analysis on historical

historis dan kinerja proyeksi masing-masing AP dengan

performance

mempertimbangkan faktor-faktor konsideran yang berasal

subsidiary by considering factors from 2 (two) reference

dari 2 (dua) sumber referensi, yaitu :

sources, namely:

a. Pedoman

Restrukturisasi

Anak

Perusahaan

and

projection

performance

of

each

dan

a. Guideline of Restructuring of Subsidiaries and Joint

Perusahaan Patungan PT Pertamina (Persero) No.

Venture of PT Pertamina (Persero) No. A-001/

A-001/P00000/2008-S0.

P00000/2008-S0.

b. Kajian yang pernah dilaksanakan Tim Restrukturisasi PT

b. Study conducted by the Restructuring Team of PT

Pertamina (Persero) dan Konsorsium Bahana Scuritas

Pertamina (Persero) and Consortium of Bahana

atas PTK dan AP pada tahun 2007/2008.

Securitas on PTK and Subsidiaries in 2007/2008.

Hasil Evaluasi berdasarkan kedua pendekatan referensi di

Evaluation results based on the two above reference

atas :

approach are:

1. PT Peteka Karya Tirta (PKT)

1. PT Peteka Karya Tirta (PKT)

Kinerja historis cukup baik dengan tren pertumbuhan

Historical performance is quite good with the trend of

meningkat, dengan jumlah aktiva tetap dan ekuitas

increased growth and current total fixed assets and

saat ini terhadap kemampuan memperoleh pinjaman

equity to capacity of obtaining middle/long term loan.

jangka menengah/panjang.

Kinerja proyeksi terlihat wajar dengan jumlah investasi

Projection performance is seen normal with total

dan keperluan pendanaan relaif tidak signifikan, tidak

investment and financing which is relatively not

terkait dengan PTK secara signifikan dan tidak selaras

significant, not related with PTK significantly and not

dengan bisnis PTK.

in accordance with PTKs business.

Usulan rekomendasi adalah dapat dipertahankan

The recommendation is that it can be maintained

sepanjang dapat terus meningkatkan laba usaha sesuai

provided that it can keep on increasing operating prfoit

dengan RKAP dan RJPP.

according to the RKAP and RJPP.

2. PT Peteka Kaya Samudra (PKS)


2. PT Peteka Karya Samudra (PKS)

Kinerja historis melonjak pada tahun 2012 dengan


adanya

kegiatan

usaha

baru

(storage)

Historical performance improved in 2012 with the

yang

new business activity (storage) that generates quite

menghasilkan margin cukup baik. Namun modal

good margin. Yet, the working capital and cash flow

kerja negatif dan arus kas perlu mendapat perhatian,

still needed attention, particularly on the back of total

khususnya disebabkan jumlah kewajiban jangka

short term liabilities which were quite high. The deficit

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

159

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

pendek yang cukup besar. Dengan saldo ekuitas

in equity balance and relatively small fixed asset, PKS is

defisit dan aktiva tetap relatif kecil, PKS diperkirakan

projected to be difficult in obtaining middle/long term

sulit untuk memperoleh pinjaman jangka menengah/

loan.

panjang.

Kinerja proyeksi 2013 terlihat optimis dibandingkan


dengan

kinerja

aktual

tahun

2012,

terutama

to the actual performance in 2012, particularly due to

dikarenakan adanya kegiatan jasa storage di atas lahan

the storage service activity on the owned port of PTK

pelabuhan milik PTK (dermaga Batam).

(Batam jetty).

Terkait bisnis dengan PTK secara signifikan dan selaras

Pertaining with PTK business which is significant and in

dengan bisnis PTK.


Projection 2013 performance is optimistic compared

line with the PTKs business.

Usulan rekomendasi adalah :

The recommendation is:

Dipertahankan sepanjang PTK/Pemegang Saham

Maintained provided that PTK/Shareholders give (i)

memberikan (i) fasilitas dermaga Batam untuk

Batam jetty facility to be rented by PKS; (ii) capital

disewa

investment to finance heavy equipment investment

PKS;

(ii)

penambahan

Modal

untuk

mendanai investasi alat berat untuk kegiatan di

for activities in jetty.

dermaga.
PKS berhasil mengembangkan kegiatan usaha

PKS succeeds to develop buisness activities,

terutama storage dan dermaga dan membukukan

particularly storage and jetty, and records operating

laba usaha sesuai dengan RKAP dan RJPP.

profit according to the RKAP and RJPP.

3. PT Peteka Karya Gapura (PKG)

3. PT Peteka Karya Gapura (PKG)

Kinerja historis membaik sejak tahun 2011 dengan

Historical performance improves since 2011 with the

adanya kegiatan labour supply yang juga menghasilkan

labour supply activity which results in quite good

margin cukup baik. Namun arus kas perlu mendapat

margin. Yet, the cash flow needs attention, particularly

perhatian, khususnya akibat adanya pembayaran pajak

on the back of tax payment which was relatively high

yang jumlahnya cukup besar pada tahun 2012. Saldo

in 2012. The equity balance is improving/positive, yet,

ekuitas sudah membaik/positif, namun relatif sulit bagi

it remained difficult for PKG to obtain middle/long term

PKG untuk memperoleh pinjaman jangka menengah/

loan due to the low fixed asset value.

panjang dikarenakan nilai aktiva tetap rendah.


Kinerja proyeksi terlihat wajar dan tidak terlihat fluktuasi

The projection performance is considered normal with

yang signifikan. Memiliki hubungan bisnis dengan PTK

no significant fluctuation. Having significant business

secara signifikan (100%), dan selaras dengan bisnis

relation with PTK which is in line with PTKs business.

PTK.

Usulan rekomendasi :
PTK/Pemegang Saham mengikat kontrak labour
supply jangka panjang/menengah kepada PKG.
Terdapat kepastian penyelesaian perkara hukum
yang tidak merugikan PKG secara signifikan.
Membukukan laba usaha sesuai dengan RKAP dan
RJPP.

160

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Recommendation:
PTK/Shareholders tie middle/long term labour
supply contract with PKG.
Uncertainties in the completion of legal cases that
do not harm PKG significantly.
Posting operating revenue in accordance with
RKAP and RJPP.

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

4. PT Peteka Karya Jala (PKJ)

4. PT Peteka Karya Jala (PKJ)

Relative sulit bagi PKJ untuk memperoleh pinjaman

It is relatively hard for PKJ to obtain middle/long term

jangka menengah /panjang dikarenakan nilai aktiva

loan due to low asset value and negative equity,

tetap rendah dan ekuitas negatif, kinerja proyeksi

relatively aggressive revenue projection perfromance,

pendapatan cukup agresif, sedangkan margin laba

while the operating profit margin is considered

usaha relatif wajar.

normal.

Diproyeksikan memiliki hubungan bisnis dengan PTK

Projected

to

have

business

relation

with

PTK

secara signifikan dan diproyeksikan pula selaras dengan

significantly which is in accordance with PTKs business.

bisnis PTK. Usulan rekomendasi adalah dilepas melalui

The recommendation is that there should be a share

penjualan saham/divestasi atau likuidasi.

selling/divestment of liquidation.

B. Evaluasi Laporan Managemen Bulanan

B. Evaluation on Monthly Management Report

Sesuai dengan disposisi Dewan Komisaris menugaskan

In accordance with the disposition, the Board of

Komite Investasi dan Risiko Usaha untuk mengevaluasi

Commissioners assigns the Investment and Business Risk

Laporan Manajemen beberapa bulan

Committee to evaluate Management report for the last


few months.

Laporan Manajemen Bulan Januari 2013

Management Report of January 2013

Manajemen agar berupaya meningkatkan Operation

The management strives to improve the operation days

days dan melanjutkan efisiensi Biaya Operasi dan Biaya

and continue the efficiency of operational cost and

Overhead.

overhead cost.

Tarif sewa kapal milik dan Back to Back agar


senantiasa dievaluasi dan dapat disesuaikan apabila

Rental tariff of owned ship and Back to Back to be


continuously evaluated and adjusted if possible.

memungkinkan.
Kegiatan investasi kapal baru didanai oleh pinjaman

The investment in new ship is financed with a relatively

yang cukup besar, oleh sebab itu kapal-kapal baru

huge fund. Therefore, the new ships should be

dimaksud sedapat mungkin agar segera dioperasikan.

immediately operated.

Menghindari adanya idle assets.

Avoiding idle assets.

Cash management agar semakin ditingkatkan antara

Improving cash management among others by cutting

lain dengan memperpendek jumlah hari Koleksi

days of Receivable Collection, rescheduling the

Piutang, menjadwalkan ulang pembayaran hutang

payment of current debt by continuously considering

lancar

commercial and operational aspect.

dengan

tetap

mempertimbangkan

aspek

komersial dan operasional.


Laporan Manajemen Bulan Pebruari 2013

Management Report of February 2013

Manajemen agar berupaya meningkatkan Operation

The management strives to improve operation days

days dan melanjutkan efisiensi Biaya Operasi dan Biaya

and continues to maintain the efficiency of operational

Overhead.
Manajemen harus lebih mengoptimalkan penggunaan
kapal milik.

and overhead cost.


The management should optimize the utilization of the
owned ships.

Manajemen harus berupaya secepatnya mendapatkan

The management must immediately strive to gain

kontrak baru untuk trayek angkutan BBM yang sudah

new contract for fuel transport route contract that has

berakhir.

expired.
PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL
Laporan Tahunan 2013 Annual Report

161

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Manajemen harus melakukan evaluasi atas kinerja


operasi Diversifikasi Usaha dan Proyek Baru.

The management must evaluate the operation of


Business Diversification and New Projects.

Cash management agar semakin ditingkatkan antara

Cash management must be improved, among others by

lain dengan memperkecil jumlah hari Koleksi Piutang,

cutting the days of Receivable Collection, rescheduling

menjadwal ulang pembayaran hutang lancar (apabila

the payment of current payables (if possible)

memungkinkan).
Laporan Manajemen Bulan Maret 2013

Management Report of March 2013

Manajemen agar berupaya segera mengoperasikan

Management strives to operate SPOB ship of Musi,

kapal SPOB Musi, Mahakam dan Kapuas untuk

Mahakam, and Kapuas to avoid greater opportunity

menghindari opportunity loss yang semakin besar.


Manajemen

The management should review and evaluate the

pemeriksaan atas kegiatan Back to Back charter

Back to Back charter (revenue/tariff and operational

(pendapatan / tarif dan biaya operasi) dan memastikan

cost) and ensure that the Back to Back activity could

kegiatan

melakukan

Back

to

Back

peninjauan

loss.
dan

agar

agar

dimaksud

dapat

memberikan kontribusi minimal sebesar target RKAP

give contribution, at the least to meet target of RKAP


2013.

tahun 2013.
Manajemen harus berupaya secepatnya mendapatkan

The management must immediately strive to gain new

kontrak baru untuk trayek angkutan BBM yang sudah

contract for fuel transport that has expired and seek for

berakhir dan mencari rute angkutan BBM yang baru.

other new fuel transport route.

Cash management agar semakin ditingkatkan antara

Cash management must be improved, among others

lain dengan memaksimalkan penggunaan saldo kas

by maximizing the utilization of cash account and cash

dan setara kas terutama untuk kegiatan investasi kapal.

equivalent, particularly for ship investment activity.

Laporan Manajemen Bulan Juni 2013

Management Report of June 2013

Realisasi investasi seyogyanya dijadwalkan ulang untuk

Realization of investment must be reschedule to adjust

disesuaikan dengan masa dimulainya kontrak sewa

to the effective date of the ship rental contract to

kapal kepada customer.

customer.

Pengadaan Kapal Milik yang sudah terealisasi harus

Procurement of the Owned ships that has been

segera dioperasikan untuk menghindari opportunity

realized should be immediately operated to avoid great

loss yang semakin besar.

opportunity loss.

Proses penjualan kapal PGS 1 dan PGS 3 harus dipastikan

Selling process of PGS 1 and PGS 3 ships must follow

telah mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku,

the applicable regulation and provisions, including the

termasuk proses penentuan harga, proses penjualan, dll.

process to determine price, selling process, etc.

Manajemen

dan

The management must review and evaluate the Back

pemeriksaan atas kegiatan Back to Back charter

to Back charter activity (revenue/tariff of operational

(pendapatan / tarif dan biaya operasi) dan memastikan

cost) and ensure that the said Back to Back activity

agar

agar

kegiatan

melakukan

Back

to

Back

peninjauan

dimaksud

dapat

memberikan kontribusi minimal sebesar target RKAP

gives contribution, at the least to meet the target of


RKAP 2013.

tahun 2013.

162

Pengoperasian Kapal Back to Back vs Kapal Milik harus

The operation of Back to Back ship vs Owned Ship

senantiasa lebih mengutamakan kepentingan dan

must always prioritize the interest and profit of the

keuntungan Perusahaan.

Company.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Cash management agar semakin ditingkatkan antara

Cash management must be improved, among others

lain dengan memaksimalkan penggunaan saldo kas

by maximizing the utilization of cash account and cash

dan setara kas terutama untuk kegiatan investasi kapal.

equivalent particularly for ship investment activity.

C. Rencana Penjualan Kapal Patra Tanker 2 dan Patra

C. Plan to Sell Patra Tanker 2 Ship and Patra Tanker 3

Tanker 3
Rencana penjualan kapal Patra Tanker 2 dan Patra Tanker

The plan to sell Patra Tanker 2 and Patra Tanker 3 ships is

3 dapat disetujui dengan pertimbangan tariff charter

approved by considering tariff charter rate that is too low

rate terlalu rendah dan negosiasi untuk meningkatkan

and unsuccessful negotiation to increase the said tariff by

tarif dimaksud dengan Fungsi Shipping Pertamina belum

Pertaminas Shipping Function. This also includes lack of

berhasil, biaya operasi kapal terlalu rendah, kurangnya

experience of the workers/operator to operate the tanker

pengalaman

Perusahaan

dan

pekerja/ahli

untuk

ship.

bunga

mengoperasikan kapal tanker.


Adanya

pokok

The liability to pay interest rate and loan for Rp. 332 millio

pinjaman masing-masing Rp. 332 juta per kapal per bulan.

kewajiban

pembayaran

dan

per ship per month. The accumulation of loss and long

Akumulasi rugi dan periode kontrak yang masih panjang

contract period still affects the income performance and

dapat berdampak kepada kinerja laba rugi dan arus kas

the Companys cash flow.

Perusahaan.
Komite Investasi dan Risiko Usaha memberikan tanggapan

Investment and Business Risk Committee gives response to

kepada Dewan Komisaris atas rencana penjualan kapal

the Board of Commissioners on the plan to sell the said

dimaksud dapat dilaksanakan sepanjang :

ship, provided that:

Negosiasi tariff charter rate dengan PT Pertamina

The negotiation of tariff charter rate with PT Pertamina

(Persero) sudah dilakukan.

(Persero) was conducted.

Perhitungan kembali atas biaya operasi dan alokasi


biaya overhead telah dilakukan.

Recalculation of the operational cost was conducted


and overhead cost was already allocated.

Untuk mendapatkan harga wajar kapal terkini,


perusahaan harus melakukan appraisal ulang terhadap

To obtain normal price of the latest ship, the company


should make another appraisal on the both ships.

kedua kapal dimaksud.


Appraisal harus dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai

Appraisal must be conducted by the Public Appraiser

Publik (KJPP) yang memiliki Penilaian terdaftar di

(KJPP) having assessment listed in Bapepam and LK.

Bapepam dan LK. Penilaian diminta untuk melakukan

The assessment is required to make assessment based

penilaian berdasarkan beberapa metode

penilaian

on several assessment method generally applied in

yang berlaku umum di industri perkapalan, dengan

the shipping industry. This is done among others

antara lain mempertimbangkan kondisi fisik kapal saat

by considering the physical condition of the ship,

ini, sisa nilai buku, jumlah bunga yang telah dibayarkan,

the remaining book value, total paid interest rate,

akumulasi laba/rugi operasi, nilai sisa kontrak, dan

accumulation of operational income, contract value

tingkat IRR yang diharapkan pada perhitungan awal

and the expected IRR level at the first calculation

(8,06%).

(8.06%)

Nilai penawaran minimum selanjutnya akan ditentukan


berdasarkan laporan appraisal dimaksud.

The next minimum offering value will be determined


based on the appraisal report mentioned.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

163

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Proses penjualan dilakukan sesuai dengan ketentuan

Selling process is conducted in accordance to the

dan peraturan yang berlaku di PTK dan PT Pertamina

prevailing rules and regulations in PTK and PT Pertamina

(Persero) dan mengacu kepada prinsip GCG.

(Persero) as well as referring to GCG principles.

D. Persetujuan

RUPS

PTK

tentang

PMP

dan

Pendanaan Eksternal

D. GMS Agreement of PTK on PMP and External


Funding

Sebagaimana telah disetujui dalam RKAP 2013, rencana

As has been agreed in RKAP 2013, the non-regular

investasi non rutin PTK sebesar USD89.5 juta dengan

investment plan of PTK is amounted to USD89,5 with

rincian sebagai berikut:

descriptions as follow:

a. Sumber dana Penyertaan Modal Pertamina (PMP)

a. Pertamina Equity (PMP) funding source amounted to

sebesar USD60 juta direncanakan untuk mendanai

USD60 million is planned to fund the purchase of:

pembelian:
5 Harbour Tug 3200HP senilai USD25 juta;

5 Harbour Tug 3200 HP amounted to USD25 million

3 Harbour Tug 4000HP senilai USD22,5 juta;

3 Harbour Tug 4000HP amounted to USD22.5

2 AHTS senilai USD12.5 juta dari nilai total harga

2 AHTS amounted to USD12,5 million from the

million;
beli USD30 juta.

total purchase price of USD30 million.

b. Sumber dana pinjaman bank dengan jangka waktu

b. Bank loan fund source with minimal period of 7 years

minimal 7 tahun sebesar USD29.5 juta untuk mendanai

amounted to USD29,5 million to fund the purchase of:

pembelian:
2 AHTS pada butir 1.a senilai USD17.5 juta dari nilai
total harga beli USD30 juta;

2 AHTS on paragraph 1.a amounted to USD17,5


million from the total purchase price of USD30
million

2 SPOB Crude 5000 KL senilai USD12 juta.

2 SPOB Crude 5000 KL amounted to USD 12 million

Untuk mempermudah teknis pelaksanaan, Direksi

To facilitate the implementation procedure, Board of

mengusulkan perubahan penggunaan sumber dana di atas

Directors suggests on the amendment of fund source

menjadi sebagai berikut:

utilization mentioned to:

a. Sumber dana Penyertaan Modal Pertamina (PMP)

a. Pertamina Equity (PMP) fund source amounted to

sebesar USD60 juta direncanakan untuk mendanai

USD60 million is planned to fund the purchase of:

pembelian:
5 Harbour Tug 3200HP senilai USD25 juta;

5 Harbour Tug 3200HP amounted to USD25 million

3 Harbour Tug 4000HP senilai USD22,5 juta;

3 Harbour Tug 4000HP amounted to USD22.5 million

2 SPOB Crude 5000 KL senilai USD12 juta

164

2 SPOB Crude 5000 KL amounted to USD 12 million

b. Sumber dana pinjaman bank dengan jangka waktu

b. Bank loan fund source with minimum period of

minimal 7 tahun sebesar USD30 juta untuk mendanai

7 years amounted to USD 30 million to fund the

pembelian:

purchase of:

2 AHTS senilai USD30 juta.

2 AHTS amounted to USD 30 million

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Tanggapan Komite Investasi dan Risiko Usaha sebagai

The responses of Investment and Risk Committee are as

berikut :

follow:

Pengadaan 2 AHTS dengan seluruhnya menggunakan dana

The provision of 2 AHTS by means of of bank loan and

pinjaman bank dan pengadaan 2 SPOB dengan seluruhnya

the provision of 2 SPOB by means of PMP fund should be

menggunakan dana PMP seyogyanya diputuskan setelah

determined after the discussion on several main issues,

mempertimbangkan beberapa hal utama, antara lain:

namely:

a. Batas waktu penyediaan kapal AHTS dan SPOB

a. The time limit of AHTS and SPOB ship provision as

sebagaimana diatur dalam perjanjian dengan masing-

regulated in the agreement with each of related ship

masing penyewa kapal terkait. Mengingat dananya

lessees. Due to the availability of the fund, PMP fund

sudah tersedia, penggunaan dana PMP seyogyanya

utilization should be prioritized on ship provision with

diprioritaskan untuk penyediaan kapal dengan batas

earlier time limit to avoid late delivery fine.

waktu yang lebih awal agar terhindar dari denda late


delivery.
b. Tingkat IRR atas investasi AHTS dan SPOB apabila

b. The IRR rate on AHTS and SPOB investment on loan

menggunakan dana pinjaman. Penggunaan dana

fund. Loan fund utilization should be prioritized for

pinjaman seyogyanya diprioritaskan untuk investasi

ship investment with higher IRR to reduce financial

kapal dengan IRR yang lebih tinggi untuk mengurangi

impact from the fluctuation of loan interest rate.

dampak finansial dari fluktuasi tingkat bunga pinjaman.


c. Periode sewa kapal AHTS dan SPOB. Penggunaan dana

c. Loan period of AHTS and SPOB ships. Loan fund

pinjaman seyogyanya diprioritaskan untuk kontrak

utilization should be prioritized for ship provision

penyediaan kapal dengan periode sewa yang lebih

contract with longer leasing period to guarantee the

panjang untuk menjamin kemampuan kas PTK dalam

Companys cash soundness to pay principal interest

membayar pokok dan bunga pinjaman.

and loan interest.

d. Ketentuan yang diatur pada perjanjian dengan masing-

d. Provisions stipulated within the agreement of each

masing penyewa kapal. Penggunaan dana pinjaman

vessel lessee. The utilization of loan should be

seyogyanya diprioritaskan untuk kontrak penyediaan

prioritized for ship provision contract under clearer

kapal dengan ketentuan dan aturan yang lebih jelas

and not complex regulation and provisions. This aims

dan tidak kompleks. Hal ini untuk menghindari adanya

to avoid dispute that may cause early termination of

dispute yang dapat mengakibatkan pengakhiran

contract which further may affect PTKs ability to pay

kontrak lebih awal yang selanjutnya dapat berdampak

its principal debt along with its interest rate.

pada kemampuan PTK membayar pokok dan bunga


pinjaman.
E. Rencana Pengalihan Investasi 2013-2014

E. Investment Diversion Plan 2013 - 2014

Berdasarkan review atas data dan informasi yang

According to the review on data and information

disampaikan bahwa perubahan rencana investasi pada RKAP

submitted, the investment diversion plan on RKAP 2013

2013-2014 dapat disetujui dengan mempertimbangkan

- 2014 will be agreed upon the consideration on several

beberapa hal utama antara lain :

main issues, namely:

PTK memiliki sumber dana investasi yang besar dari

PTK has great investment fund resource from PMP that

PMP yang harus segera digunakan untuk investasi

should be immediately used to invest n ship and deliver

kapal dan memberikan hasil segera/quick yield.

quick yield.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

165

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Proyek MVSC DSLNG akan segera dimulai apabila

MVSC DSLNG project will commence if the PTK-TYT

sebagai

consortium has been selected as tender winner, while

pemenang tender, sedangkan proyek FSRU Jawa

the FSRU project in Central Java is delayed to commence

Tengah diundur pelaksanaannya menjadi kuartal III

in the third quarter of 2016.

konsorsium

PTK-TYT

telah

ditetapkan

tahun 2016.
Berdasarkan asumsi dan variable yang digunakan,

Based on the assumption and the used variables,

keekonomian masing-masing kapal dan seluruh proyek

economic value of each ship and all projects of MVSC

MVSC DSLNG dinilai cukup baik dan layak/feasible

DSLNG is considered quite good and feasible, including

untuk dilaksanakan, termasuk apabila menggunakan

if using fund from the external financing.

dana dari external financing.


Perubahan rencana investasi pada RKAP 2013-2014 dapat

Changes in investment plan in RKAP 2013-2014 may be

disetujui dengan catatan sebagai berikut :

approved with the following notes:

Pelaksanaan investasi kapal untuk proyek DSLNG akan

The investment in ship for DSLN project will be

dilakukan hanya apabila konsorsium PTK-TYT telah

implemented if the consortium of PTK-TYT has been

secara resmi ditetapkan sebagai pemegang tender

officially selected as the winner of MVSC project


tender.

proyek MVSC.
Jangka waktu dan tingkat bunga pinjaman agar

Period and the loan interest rate should be adjusted

disesuaikan dengan payback period dan tingkat IRR

with the payback period and IRR level of the projects

proyek atau masing-masing kapal.

and each vessel.


financing

The use of loan/external financing is prioritized for ship

diprioritaskan untuk investasi kapal dengan IRR yang

investment with higher IRR to reduce financial impact

lebih tinggi untuk mengurangi dampak finansial dari

of the fluctuating loan interest rate.

Penggunaan

dana

pinjaman/external

fluktuasi tingkat bunga pinjaman.


Terms and conditions kontrak penyediaan kapal harus

Terms an conditions of ship provision contract should

jelas dan dipahami dengan baik untuk menghindari

be clear and well-understood to avoid potential dispute

potensi dispute di kemudian hari.

Realization of ship investment must be monitored

terutama untuk memastikan bahwa kegiatan investasi

periodically, which is mainly to ensure that the said

dimaksud telah berjalan sesuai dengan perhitungan

investment activities have been in line with the

dan asumsi keekonomian yang digunakan.

calculation and the economic assumption being used.

F. Rencana Investasi Kapal Harbour Tug 4000 HP


Kebutuhan PT Badak NGL.

166

in the following days.

Realisasi investasi kapal harus dimonitor secara berkala

F. Investment Plan of 4000 HP Harbour Tug Ship for


the Needs of PT Badak NGL.

Berdasarkan hasil review Komite Investasi dan Risiko Usaha

Based on the review result of the Investment and Business

disampaikan rencana investasi Harbour Tug dapat disetujui

Risk Committee, the investment plan of the Harbour

dengan catatan dan mempertimbangkan beberapa hal

Tug may be approved with the following notes and

utama antara lain :

consideration, among others:

PTK dapat memanfaatkan sumber dana investasi dari

PTK can capitalize on investment fund from PMP that

PMP yang harus segera digunakan untuk investasi

should be immediately used for ship investment and to

kapal dan memberikan hasil segera/quick yield.

deliver quick yield.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Pengadaan kapal dapat dilakukan dengan cepat karena


saat ini terdapat beberapa galangan kapal yang sedang

Ship procurement can be done quickly as there are


some shipyards where Harbour Tug is made.

membuat jenis Harbour Tug dimaksud.


Beberapa asumsi dan variable yang digunakan,

Some assumptions and the used variables that the

keekonomian investasi kapal dimaksud dinilai layak/

economic value of the said ship investment are

feasible untuk dilaksanakan, termasuk apabila sebagian

considered feasible to be implemented, including if a


half portion of it use external fund resources.

menggunakan sumber dana eksternal.


Kerjasama sewa-menyewa ini merupakan bagian dari
sinergi antara Anak Perusahaan PT Pertamina (Persero).

This cooperation on leasing is part of synergy between


Subsidiaries of PT Pertamina (Persero).

Pelaksanaan investasi kapal ini akan dilakukan hanya

The implementation of ship investment will be

apabila PTB telah secara formal menunjuk PTK sebagai

conducted if the PTB has formally appointed as the ship

penyedia kapal dimaskud.

provider concerned.

Tidak terdapat perubahan yang siginifikan atas asumsi-

There is no significant change in the main assumption

pada perhitungan

used in the calculation of economic value of ship

keekonomian investasi kapal, terutama harga kapal

investment, particularly in the ship price and charter

dan sewa/charter rate kapal.

rate of the ship.

asumsi utama yang digunakan

Jangka waktu sewa diupayakan sedapat mungkin

Leasing period should be made at the minimum point,

minimal sama dengan payback period kapal, yaitu

equal to the payback period of the ship, namely at


around 6 years.

sekitar 6 tahun.
Penggunaan dana pinjaman dan internal untuk

Realization of loan fund and internal fund for the

investasi dimaksud tidak akan mengganggu kegiatan

said investment will not hamper the investment

investasi sesuai RKAP 2014, apabila

activity according to the RKAP 2014. If it is considered

mengganggu

maka perlu pengalihan investasi pada RKAP 2014.

disrupting the activity, the investment should be shifted


at the RKAP 2014.

PTK dapat memastikan bahwa kapal yang akan dibeli

PTK can ensure that the ship that will be purchased

dari pihak ketiga telah sesuai dengan spesifikasi yang

from the third parties meets the required specification

diminta dan dapat diserahkan sesuai dengan jadwal

and can be delivered according to the schedule set by

yang ditetapkan PTB.

the PTB.

Terms and conditions kontrak penyediaan kapal dengan

Terms an conditions of the ship provision contract with

pihak ketiga harus jelas dan dipahami dengan baik

the third parties must be clear and well understood to

untuk menghindari potensi dispute di kemudian hari.

avoid potential dispute in the future.

Realisasi sewa menyewa kapal dengan PTB harus

Realization of ship rental with PTB must be monitored

dimonitor secara berkala untuk memastikan investasi

periodically to ensure that the said ship investment

kapal dimaksud sesuai dengan asumsi keekonomian

meets the economic assumption being used.

yang digunakan.
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat

Meeting Frequency and Attendance

Komite Investasi dan Risiko Usaha melakukan rapat secara

The Audit Committee holds meeting regularly, and if

berkala, yang jika dipandang perlu, dihadiri oleh Dewan

necessary, the meeting is attended by the Board of

Komisaris, Direksi, serta Kepala Divisi terkait lainnya.

Commissioners, Directors, the Internal Audit and other

Selama periode 2013, Komite Investasi dan Risiko Usaha

related Divisions or the external auditor of the Company.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

167

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

telah menyelenggarakan 4 kali rapat dengan tingkat

Throughout 2013, the Audit Committee has held 4 times

kehadiran masing-masing anggota, sebagai berikut:

meeting with the following attendance from each member:

Nama / Name

Jabatan / Position

Jumlah Rapat /

Tingkat Kehadiran /

Persentase /

Total Meeting

Attendance

Percentage

Mochammad Yudhie RF

Ketua Komite

100%

Ndat Natanael Brahmana

Anggota / Member

100%

SEKRETARIS PERUSAHAAN

CORPORATE SECRETARY

Profil Sekretaris Perusahaan

Corporate Secretary Profile

Nurkasa Siregar

Nurkasa Siregar

Beliau pernah menjabat sebagai Manager Public Relations,

She has served as manager of Public Relations, Manager of

Manager Layanan SDM, Manager OPK dan Diklat,

HR Services, Manager of OPK and Education and Training

serta Manager Renbang dan OP di PT Pertamina Trans

and Education and Training, as well as Manager of Planning

Kontinental (dahulu PT Pertamina Tongkang) sebelum

and Development, and OP Manager at PT Pertamina Trans

akhirnya menjabat sebagai Corporate Secretary Perseroan

Kontinental (formerly PT Pertamina Tongkang) before

pada tanggal 10 Agustus 2011. Beliau merupakan lulusan

eventually serving as Corporate Secretary of the Company

Sarjana Administrasi Niaga Universitas Krisnadwipayana

on 10 August 2011. She held her Bachelor of Business

Jakarta pada tahun 1984.

Administration degree from Krisdwipayana University,


Jakarta in 1984.

Fungsi Sekretaris Perusahaan:

Corporate Secretary Function:

1. Sebagai Compliance Officer

1. As Compliance Officer

Bertanggung jawab memastikan implementasi


anggaran dasar sudah dilaksanakan dengan baik
Memastikan

Peraturan

pemerintah

Ensuring the compliance to the government

tentang

Preparing clear framework on the implementation

terhadap

Preventing potential violation to regulation and

Regulation

implementasi

secara

jelas

of the Companys regulation

peraturan perusahaan
Mencegah
peraturan

terjadinya
dan

of the articles of association

telah

dilaksanakan dengan baik


Membuat

Responsible for ensuring the well implementation

pelanggaran

dampak

akan

merugikan

impact that may cause loss to the company.

perusahaan.
2. As Public Relation Officers

2. Sebagai Public Relation Officer


Penghubungan

antara

perusahaan

dengan

Liaising the company and public

masyarakat
Menjelaskan bila ada hal-hal yang perlu diketahui

Explaining other matters of concerns to the society

oleh masyarakat
Menampung

segala

pertanyaan masyarakat

168

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

keluhan

dan

menjawab

Handling complaints and answering questions


raised by the society

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Disini kontribusi sekretaris perusahaan membantu


Tim Management dalam menghindari Mal Praktek

Assisting the Management Team to avoid business


malpractice (to implement GCG principles)

Bisnis (demi terselenggaranya prinsip-prinsip GCG)


3. Sebagai Liaison Officer

3. As Liaison Officer

As a liaison between shareholders, the Board of

Sebagai penghubung antara pemegang saham, Dewan


Komisaris dan Direksi

Commissioners and Directors.

Tugas Sekretaris Perusahaan:

Duties of Corporate Secretary:

a) Mempersiapkan rapat Direksi, BOD & BOC satu bulan

a) Preparing meetings of the Board of Directors, BOD &

sekali.
b) Mengikuti perkembangan pasar modal.

BOC once a month


b) Keeping up with the development of the capital
market.

c) Memberi pelayanan pada masyarakat

c) Providing service to society

d) Memberi masukan kepada Direksi dalam kepatuhan

d) Providing input to the Board of Directors to comply

perundang-undangan

with laws

e) Menyiapkan daftar khusus berkaitan dengan Direksi,

e) Preparing special list that relates to the Board of

Komisaris dan keluarganya baik dalam perusahaan

Directors, Commissioners and their families, both in

maupun afiliasinya yang antara lain mencakup

the company or its affiliation, among others covering

pemilikan pemegang saham, hubungan bisnis dan

shareholding, business relation and other roles that

peranan lain yang menimbulkan benturan kepentingan

may lead to conflict of interest.

dengan perusahaan
f) Menghadiri setiap rapat Direksi dan membuat notulen.

f) Attending every meeting of the Board of Directors and

g) Bertanggung jawab terhadap penyiapan penyeleng-

g) Being responsible for preparing the convening of GMS.

preparing minutes of meeting.


garaan RUPS.
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan 2013

Duty Implementation of Corporate Secretary 2013

Sesuai dengan peraturan Bapepam dan LK no IX.1.4 dan

According to Bapepam and LK letter no IX.1.4 and BEI

BEI no 1A, Perusahaan mengangkat Sekretaris Perusahaan

no 1A, the Company appointed Corporate Secretary

dengan tugas yang sejalan dengan peraturan tersebut.

with assignment as stipulated in the regulation. The

Pelaksanaan tugas Sekretaris Perusahaan pada tahun 2013

implementation of Corporate Secretarys duties in 2013

antara lain sebagai berikut:

was among others:

a. Persiapan dan koordinasi rapat Direksi

a. Preparing and coordinating the Board of Directors meeting

b. Persiapan dan koordinasi rapat BOD dan BOC

b. Preparing and coordianting the BOD and BOCs meeting

c. Pembuatan notulen rapat

c. Preparing minutes of meeting

d. Persiapan dan koordinasi penyusunan annual report

d. Preparing and coordinating the preparation of annual report

e. Persiapan dan koordinasi pelaksanaan RUPS

e. Preparing and coordinating GMS implementation

f. Pengenalan Perusahaan kepada Direksi baru

f. Introducing the Company to new Director

g. Pengesahan RKAP

g. Ratifying RKAP

h. Pengesahan RJPP

h. Ratifying RJPP

i. Pelaksanaan GCG

i. GCG implementation

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

169

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

President Director
Corporate
Secretary

Mgr. Legal &


Compliance

Ast Mgr. Contract &


Litigation

Ast. Contract &


Litigation

13

Mgr. PR &
Administration

Ast Mgr. Formality &


Compliance

Ast. Formality

Ast. Compliance

Ast Mgr. Public &


Relation

Ast. Adm. Data &


Media

Ast Mgr.
Sekretariat Umum

Ast. Secretariat

Ast. Central Archive

UNIT AUDIT INTERNAL

INTERNAL AUDIT UNIT

Profil Audit Internal

Internal Audit Profile

Musirini

Musrini

Beliau menjabat sebagai Head of Internal Auditor sejak

She served as Head of Internal Auditors since 16 August

tahun 16 Agustus 2011. Beliau meraih gelar Sarjana

2011. She served as Head of Internal Auditors since

Ekonomi Akuntansi dan Sarjana Ekonomi Management

16 August 2011. She earned her Bachelors degree in

dari Universitas Sriwijaya pada tahun 1984 dan 1989,

Accounting, and one in Management from Sriwijaya

meraih gelar Magister Management dari STMT Trisakti

University in 1984 and 1989. Her Masters degree was

pada tahun 2010.

obtained from STMT Trisakti in 2010 where she majored


in Management.

Sebelum menjabat sebagai Head of Internal Auditor,

Prior to serving as Head of Internal Auditors, Musirini held

Musirini pernah memangku jabatan sebagai Manager

the position of Manager of Financial Accounting and Risk

Financial Accounting dan Manager Manajemen Risk dan

Management and Portfolio Manager at PT Pertamina Trans

Portofolio di PT Pertamina Trans Kontinental (dahulu PT

Kontinental (formerly PT Pertamina Tongkang) before

Pertamina Tongkang) sebelum akhirnya menjabat sebagai

eventually serving as Head of Internal Auditors.

Head of Internal Auditor.

170

Kualifikasi dan Sertifikasi Audit Internal

Qualification and Certification of Internal Audit

Pada tahun 2013, jumlah anggota Audit Internal Perseroan

In 2013, total members of the Companys Internal Audit

sebanyak 8 orang. Jumlah tersebut telah mencukupi

were 8 The number has met the requirement for audit

kebutuhan proses audit Perseroan selama tahun berjalan.

process for the year.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Guna meningkatkan kompetensi dan kemampuan Audit

In order to improve the competence and ability of Internal

Internal, Perseroan mengikutsertakan Audit Internal

Audit, the Company sends Internal Audit of the Company

Perseroan dalam seminar, sertifikasi, dan pelatihan yang

to attend seminars, certification and trainings which

meliputi:

include: certification and training covering:

Enterprise Risk Management dengan penyelenggara

Enterprise Risk Management with Pertamina as the

Pertamina pada tahun 2009

event organizer in 2009

In House Training Penetapan KPI Berbasis BSC dengan

In House Training on the Establishment of KPI BSC-

penyelenggara PTK bekerjasama dengan

based with PTK as the event organizer in cooperation

PT Bina Kompetensi Pesona (BIKOMP) tahun 2009

with PT Bina Kompetensi Pesona (BIKOMP) in 2009

Insurance Workshop PT Pertamina Tongkang dengan

Insurance Workshop of PT Pertamina Tongkang with

Penyelenggara PT Tugu Pratama pada tahun 2011

PT Tugu Pratama as the organizer in 2011

Pelatihan PSAK terkini sesuai dengan konvergensi IFRS

Training on the updated PSAK according to IFRS

dan Penerapannya dengan penyelenggara PTC pada

convergence and its implementation with PTCs

tahun 2011.

organizer in 2011.

Seminar Risk Assessment & Self Assessment Internal

Risk Assessment & Self Assesment Internal Control/IC

Control/IC Review di FK SPI, Belitung tahun 2011

Review Seminar at FK SPI, Belitung, in 2011

Audit Intern Tingkat Lanjutan I dengan penyelenggara

Advanced Level 1 of Internal Audit with Yayasan

Yayasan Pendidikan Internal Audit tahun 2012.

Pendidikan Internal Audit as the organizer in 2012.

Seminar Sinergic Leadership di Hotel Plaza Indah,

Sinergic Leadership Seminar at Plaza Indah Hotel,

Purwakarta pada tahun 2012.

Purwakarta in 2012.

Seminar Up Skilling Arus Minyak Korporat (AMK) di

Up Skilling Seminar of Corporate Oil Training (AMK) at

Pertamina Trans Kontinental pada tahun 2012.

Pertamina Trans Kontinental in 2012.

Struktur dan Kedudukan Audit Internal

Structure and Position of the Internal Audit


President Director

Head of Internal Audit

Senior Auditor

Auditor

Junior Auditor

Berdasarkan struktur tersebut, Ketua Audit Internal

Based on the above structure, the Internal Audit Head is

diangkat, bertanggungjawab, dan diberhentikan oleh

appointed, responsible to and dismissed by the President

Presiden Direktur.

Director.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

171

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Tugas dan Tanggung Jawab Audit Internal/Piagam

Duties and Responsibilities of the Internal Audit/

Audit Internal

Internal Audit Charter

Head of Internal Auditor menjalankan fungsi pengelolaan

Head of Internal Auditor performs function of management

sistem pengendalian internal dalam rangka pengawasan

system of internal control to supervise and audit important

dan pemeriksaan di lingkungan perusahaan kantor

matters in the Companys environment such as in the head

pusat, cabang dan anak perusahaan serta memberikan

and branch office and subsidiaries, as well as provides

saran, rekomendasi, konsultasi tindakan, pencegahan

advice, recommendation, consulting of anticipatory actions

dan perbaikannya kepada direksi agar tujuan perusahaan

and tis improvement to the Board of Directors. This aims

dapat tercapai, potensi resiko materil dapat memitigasi

to reach the Companys objectives and minimizes risks to

risiko guna pengamanan aset dapat terwujud.

safeguard assets.

Tugas dan tanggung jawab Audit Internal meliputi:

Duties and responsibilities of the Internal Audit cover:

Menyusun Rencana Jangka Panjang untuk jangka

Developing a Long Term Plan for a period of 5 (five)

waktu 5 (lima) tahun

years that is adjusted to the Long Term Corporate Plan

disesuaikan dengan Rencana

of the Company.

Jangka Panjang Perusahaan.


Menyusun Program Kerja Audit Tahunan (PKAT)

Preparing an Annual Audit WorkProgram (PKAT) as


well as its budget.

beserta anggarannya.
Melaksanakan Assurance yaitu melakukan pengujian

Implement Assurance as an objective test based on

secara objektif berdasarkan bukti yang bertujuan

the evidence that aims to provide an independent

untuk memberikan penilaian yang independen atas

assessment on risk management, internal control or

pengelolaan risiko, pengendalian atau proses tata

good corporate governance process so as to deliver

kelola organisasi sehingga memberikan nilai tambah

added value to the Company.

bagi Perseroan.
Pelaksanaan Tugas

Duty Implementation

Selama tahun 2013, pelaksanaan tugas Audit Internal

During 2013, the implementation of Internal Audit duties

meliputi tindak lanjut atas temuan yang didapat sebagai

is:

berikut:
RekomendasI / Recommendation
NO

Saldo

Penambahan

Nov-13

Des-13

MITRA/PROCESS OWNER
PARTNER/PROCESS OWNER

Int

Eks

Int

Eks

Belum
Selesai Selama Des
Selesai /
13
Unfinished
Completed during
%
December
13
Selesai
31-Dec-13

Total
Total
Int
Eks
Int
Eks
Selesai

Total Belum
Selesai/
Total
unfinished

Kantor Pusat / HEAD OFFICE

172

President Director

0%

GM Marketing & Branch


Coordinator

0%

- Keagenan / Agency

0%

GM Fleet

100%

- Technical Fleet

0%

- Tim HPS / HPS Team

0%

Direktorat Keuangan / Finance


Directorate

0%

- Treasury

50%

- Financial Accounting

0%

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

RekomendasI / Recommendation
Saldo

Penambahan

Nov-13

Des-13

MITRA/PROCESS OWNER

NO

PARTNER/PROCESS OWNER

Int

Eks

Int

Total

Eks

Selesai Selama Des


13
Completed during
December 13
Int

Eks

%
Selesai

Total
Selesai

Belum
Selesai /
Unfinished
31-Dec-13
Int

Eks

Total Belum
Selesai/
Total
unfinished

GM HR & GA

0%

- HR Operation

0%

- General Affair

0%

- Procurement

60%

Corporate Secretary

0%

- Fungsi Legal / Legal Function

100%

Jumlah Kantor Pusat / Total Head


Offices

10

70%

Kantor Cabang / BRANCH OFFICES


1

Bontang

100%

Balikpapan

10

10

10

10

100%

Batam

13

14

11

11

79%

Surabaya

11

11

11

100%

Cilacap

88%

Tanjung Priok

11

12

11

11

92%

Plaju

0%

Arun (Medan)

0%

1
1

Jambi

50%

10

Makassar

0%

11

Sorong

0%

60

65

58

58

89%

Jumlah Cabang / Total branch offices

ANAK PERUSAHAAN / SUBSIDIARIES


1

PT. Peteka Karya Samudra

13

12

12

92%

PT. Peteka Karya Jala

50%

PT. Peteka Karya Tirta

21

21

12

12

57%

PT. Peteka Karya Gapura

100%

Jumlah Anak Perusahaan /


SUBSIDIARIES

37

43

32

32

74%

11

11

JUMLAH / Total Subsidiaries

16

102

118

97

97

82%

21

21

PROSEDUR DAN TATA CARA PENGADAAN


BARANG

PROCEDURES OF GOODS AND SERVICES


PROCUREMENT

Perseroan memiliki Divisi Supply Chain yang bertanggung

The Company has a Supply Chain division responsible for

jawab untuk penyediaan kebutuhan pengadaan barang

expediting goods procurement process needed by the

oleh internal Perseroan. Guna mendukung sistem GCG

Companys internal personnel. To support a transparent

yang transparan, Divisi Supply Chain memiliki prosedur

system of corporate governance, the Supply Chain division

tetap yang harus dilaksanakan dalam setiap pengadaan

has set out procedures that must be implemented in any

barang.

goods procurement procedures.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

173

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Pengadaan barang dan jasa dilakukan dalam rangka

Procurement of goods and services aims to meet the

memenuhi kebutuhan Perseroan akan barang dan jasa

Companys needs for goods and services in carrying out the

guna

operational activities. The provisions of goods and service

menjalankan

kegiatan

operasional

Perseroan.

Ketentuan pengadaan barang dan jasa adalah sebagai

procurement are as follows:

berikut:
Perusahaan dalam melaksanakan pengadaan barang

The Company is required to conduct goods and service


procurement with consideration to priority scale.

dan jasa harus memperhatikan skala prioritas.


Perusahaan harus mempunyai HPS (Harga Perkiraan

The Company must have HPS (Self-Estimated Price)

Sendiri) yang disusun berdasarkan keahlian oleh panitia

formulated based on the expertise of the procurement

pengadaan.

committee.

Anggota panitia pengadaan barang dan jasa berasal

Members of goods and service procurement committee

dari fungsi terkait dan bertanggung jawab langsung

come from related functions and are directly responsible


to the President Director.

kepada Direktur Utama.


harus

The user of goods and services must pre-notify the

menginformasikan anggaran barang dan jasa tersebut

procurement committee about the budget of goods

kepada peserta panitia pengadaan barang dan jasa.

and services.

Pengguna

(users)

barang

dan

jasa

yang

The Company must provide transparent information

transparan dalam pengadaan barang dan jasa kepada

on the procurement of goods and services to the

Perusahaan

harus

memberikan

informasi

procurement committee.

pengadaan barang dan jasa.


terhadap

The Company must impose strict sanctions on the

penyedia barang dan jasa yang terbukti melakukan

suppliers of goods and services proven committed to

wanprestasi.

default.

Perusahaan harus memberi sanksi tegas

Perusahaan harus memelihara data base penyedia


barang dan jasa dan secara berkala melakukan up date
atas data tersebut.

The

Company

should

maintain

data

base

of

procurement of goods and services and regularly


update the data.

Dalam kondisi mendesak, dimana kantor cabang harus

In the event of emergency, in which the branch

menyelenggarakan kegiatan barang dan jasa, kantor

office must conduct goods and service procurement,

pusat diikutsertakan dalam negosiasi dan administrasi

the head office must involve in the negotiation and

pengadaan barang dan jasa tersebut.

administration process.

AKUNTAN PUBLIK

PUBLIC ACCOUNTANT

Audit keuangan Perseroan pada tahun buku yang berakhir

The financial audit of the Company in the fiscal year

pada tanggal 31 Desember 2013 dilaksanakan oleh

ended on 31 December 2013 was conducted by the Public

Kantor Akuntan Publik (KAP) Kosasih, Nurdiyaman, Tjahjo

Accounting Firm of Kosasih, Nurdiyaman, Tjahjo & Partners.

& Rekan. Proses Audit dijalankan mulai 10 September

The audit process was performed from 10 September 2013

2013 sampai dengan 10 April 2014 dengan biaya sebesar

until 10 April 2014 and incurred cost of Rp310.000.000

Rp310.000.000

174

Secara rinci, jumlah periode akuntan dan Kantor Akuntan

The total period of the Accountant and the Public

Publik yang telah melakukan audit atas laporan keuangan

Accounting Firm to audit the Companys financial

tahunan Perseroan sebagai berikut:

statements is as follows:

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Tahun

Akuntan / Accountant

Buku
2013

Kantor Akuntan Publik / Public Accounting Firm

Fee Audit /
Audit Fee

Drs. Ruchjat Kosasih MM Kantor Akuntan Publik (KAP) Kosasih, Nurdiyaman, Tjahjo Rp310.000.000
& Rekan

2012

Drs. Ruchjat Kosasih MM Kantor Akuntan Publik (KAP) Kosasih, Nurdiyaman, Tjahjo Rp275.000.000
& Rekan

2011

Drs. Ruchjat Kosasih MM Kantor Kuntan Publik (KAP) Kosasih, Nurdiyaman, Tjahjo Rp275.000.000
& Rekan

MANAJEMEN RISIKO

RISK MANAGEMENT

Dalam aktivitas usahanya sehari-hari, Perseroan dihadapkan

In its daily activities, the Company is exposed to various

pada berbagai risiko. Risiko utama yang dihadapi timbul

risks. The primary risks arise from operational instruments

dari instrumen operasional, seperti kegiatan operation

such as operation-day activities of owned ships, agency,

days kapal milik, keagenan, pelabuhan umum dan khusus,

general and specific port and other risks. The financial risk

dan risiko lainnya. Sedangkan risiko lainnya adalah risiko

comprises credit risk, market risk (namely interest rate level

keuangan. Risiko keuangan terdiri dari risiko kredit, risiko

and foreign exchange rate risk) and and liquidity risks. The

pasar (yaitu tingkat suku bunga dan risiko nilai tukar

main function of the Companys risk management is to

mata uang asing), dan risiko likuiditas. Fungsi utama dari

identify all key risks, measures those risks and manages the

manajemen risiko Perseroan adalah

mengidentifikasi

risks position in accordance with the Companys policies

seluruh risiko kunci, mengukur risiko-risiko ini dan

and management. The Company periodically reviews its

mengelola posisi risiko sesuai dengan kebijakan dan tata

policies and risk management system to adjust it to changes

cara Perseroan. Secara rutin, Perseroan menelaah kebijakan

in business of the Company and best market practices.

dan sistem manajemen risiko untuk menyesuaikan dengan


dinamika bisnis Perseroan, praktek pasar terbaik.
Sistem Manajemen Risiko
Dalam

menciptakan

nilai

Risk Management System


Perseroan,

manajemen

In delivering value to the Company, the management

berupaya untuk mencari keseimbangan yang tepat antara

strives to seek for the balance point between the growth of

pertumbuhan perusahaan dengan risiko yang dihadapi.

the company and the risk faced. The Company continues

Perseroan senantiasa menciptakan pengelolaan sistem

to create a risk management system that is in line with the

manajemen risiko yang selaras dengan visi, misi, dan

vision, mission and objective of the Company.

tujuan Perseroan.
Pelaksanaan sistem manajemen risiko dimulai dengan

The implementation of risk management system starts

tahap pemetaan untuk memperoleh gambaran mengenai

from the mapping phase to acquire picture of current risk

praktik manajemen risiko yang terjadi. Hal ini dilaksanakan

management practice. This is done to all workers in all

oleh semua pekerja di semua tingkat yang meliputi:

levels such as:

1)
penerapan

mengutamakan

1) The implementation of principles that pay attention

kepada kepuasan pelanggan dan

to customer and stakeholder satisfaction, committed

stakeholders, keterlibatan total dari Perusahaan dan

engagement from the entire party of the Company,

lingkungan.

and environment.

kepentingan

prinsip-prinsip

yang

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

175

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

2) penerapan metode ukur dan alat ukur mutu yang


relevan, serta

2) The implementation of benchmark method and


relevant benchmark, and

3) pelaksanaan perbaikan atau peningkatan mutu yang


berkesinambungan.

3) The improvement activities or sustainable quality


improvement.

Evaluasi atas Efektivitas Sistem Manajemen Risiko

Evaluation of the Effectiveness of Risk Management


System

Evaluasi atas efektivitas sistem manajemen risiko senantiasa

Evaluation of the effectiveness of the risk management

diselenggarakan dengan tujuan untuk:

system is continuously conducted to:

1)
mengetahui

posisi/tingkat

yang

telah

dicapai

dibandingkan dengan target dan benchmark


2) mendapatkan peluang-peluang yang masih dapat

1) identify position/level compared to the target and


benchmark.
2) seize opportunities of improvement.

ditingkatkan (Opportunities for Improvement).


3) memperoleh umpan balik untuk meningkatkan kinerja.

3) obtain feedback to improve performance.

Evaluasi dilakukan oleh strategic plan and business

Evaluation is conducted by strategic plan and business

development (SPBD) untuk mendapatkan penilaian yang

development (SPBD) to obtain assessment that will be

dituangkan dalam laporan umpan balik (Feedback Report).

incorporated in the feedback report. In order to achieve

Guna mencapai tingkat efektivitas yang baik dalam rangka

maximum

peningkatan kinerja, perlu dilakukan mekanisme tindak

continous follow-up mechanism with regard to the

lanjut yang berkesinambungan dari Direksi dan jajaran

feedback report from the Board of Directors and the

manajemen atas laporan umpan balik.

management should be established.

Jenis Risiko dan Pengelolaan Risiko yang Dihadapi

Risk Types and Its Management

effectiveness

in

improving

performance,

Perusahaan
Corporate Risk yang dikelola setiap tahun dan diregister

Corporate Risk is managed every year and registered every

setiap semesternya serta dimonitor baik dari pelaksanaan

semester. The risk mitigation and loss caused by the risk

mitigasinya maupun realisasi kerugian dari setiap risk

is also monitored. The corporate risks are identified as

event yang diidentifikasi dengan beberapa risiko, meliputi

follows; Operational, Hazard, Corporate, Business, and

Operational, Hazard, Credit, Corporate, Business, Strategic.

Strategic.

Perseroan telah membuat Risk Register berdasarkan Top

The Company has created Risk Register based on Top Risk

Risk untuk korporasi sejak April 2010 dari sebelumnya

for corporation since April 2010 from its previous form

berupa Loss Event & Near Miss.

which was Loss Event and Near Miss.

Project Risk yang dibuat berdasarkan ketidakpastian

Project Risk is made based on its event probability (cause

kejadian (analisa sebab akibat) dengan probabilitasnya

and effect analysis) with its probabilities since pre-building/

sejak pra pembangunan/inisiasi hingga pasca kontrak/

initiation until after the contract/project finished.

project tersebut selesai.

176

Analisa risiko dapat berupa Risk Register Investasi dan Risk

Risk Analysis may be in the form of Investment Risk

Scoring dari pembukaan cabang baru.

Register/Risk Scoring from the opening of new branches.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Dalam

menerapkan

In mitigating risks, the Company implements initial step

langkah awal dengan membuat risk register 2013, risk

memitigasi

risiko,

Perusahaan

by creating risk register 2013. The risk register is an

register merupakan kumpulan risiko-risiko dari unit bisnis

accumulated risks from the Companys business units that

Perusahaan yang mungkin timbul dalam periode tahun

might arise during the period. Once the risk register is

tersebut. Setelah pembuatan risk register, Perusahaan

ready, the Company will conduct monitoring to the risk

melakukan monitoring ke risk owner atau fungsi-fungsi

owner or related functions. In addition to mitigating risks

terkait. Selain memitigasi risiko dari setiap fungsi, kami

in each function, we also mitigate risks in the investment

juga memitigasi risiko dalam pengelolaan investasi yang

management conducted by PTK.

akan dilakukan oleh PTK.


Selama tahun 2013, Perusahaan telah melakukan mapping

During 2013, the Company has conducted business risk

risiko bisnis dan menghasilkan 8 (delapan) kejadian risiko

mapping which outlined 8 risk events. The risk type and

(risk event) yang memuat jenis dan pengelolaan risiko yang

management is explained in the table below:

dijelaskan dalam tabel berikut:


Tabel Risiko Bisnis dan Pengendalian Risiko

Table of Risk Control and Business Risk

No.

Tipe Risiko
(Risk Type)

Kejadian Risiko
(Risk Event)

Operational

R2 Losses diatas
ambang batas saat
pendistribusian
BBM pada kapal
Tug & Barge

1) Berkurangnya
pendapatan karena
adanya claim dari
pemilik Bahan Bakar
(Pertamina).
2) Pemutusan Kontrak

Diterapkannya sistem
punishment yang sesuai
terhadap crew kapal untuk
kasus pelanggaran pekerjaan
(misalnya ancaman denda/
sanksi berat bagi crew
yang terlibat pencurian)
menggunakan independence
surveyor) perlunya pelatihan
crew kapal akan pemahaman
mengenai arus minyak sehingga
dapat melakukan pengukuran
dengan tepat.

R2 Losses is above
the limit when it
distributes fuel to
Tug & Barge ship.

1) Decrease in revenue
due to claim from Fuel
owner (Pertamina)
2) Contract termination

The implementation of
punishment system which has
been adjusted to the ship crew
for violation to working ethics
(such as penalty/heavy sanction
for crew involved in thivery),
independence surveyour is
needed to give trainings for the
ship crew on the understanding
of oil flow to enable them
perform proper measurement.

1) Potensi berkurangnya
profit dan opportunity
loss.
2) Komplain dari
customer dan pihak
lainnya.
3) Menurunnya
kepercayaan dari
customer.

1) Mengoutsource crew dengan


sistem kontrak evaluasi.
2) Meningkatkan kompetensi
crew dengan membekali
melalui pelatihan.
3) Mengasuransikan kapal;
4) Melakukan Survey RMP
maupun HSE

Hazard

Potensi risiko kapal


kandas, kebakaran,
tabrakan.

Kendala

1) Belum kompetitifnya
salary crew kapal.
2) Masih rendahnya
passing grade
persyaratan
recruitment crew.

Dampak Kualitatif

Rencana Mitigasi

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

177

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

No.

178

Tipe Risiko
(Risk Type)

Operational

Operational

Credit

Kejadian Risiko
(Risk Event)

Kendala

Dampak Kualitatif

Potential risk of
stranded ship, fire
and collision

1) Salary of ship crew that


is not competitive yet.
2) Low passing grade
of recruitment crew
requirement

1) Potential decrease of
profit and opportunity
loss
2) Complaint from
customers and other
parties
3) Declining customer
trust

1) Outsourcing crews with


evaluation contract system.
2) Increasing the crews
competence with trainings.
3) Insuring ships
4) Conducting RMP

Risiko tidak
tercapainya target
operation days

1) Belum adanya
kejelasan koordinator
monitoring IPMS.
2) Perusahaan tidak
memiliki bargaining
power

1) Tidak tercapainya
target laba operasi
kapal milik
2) Hilangnya kepercayaan
dari customer.

1) Membuka dan melakukan


seleksi di Sekolah Pelayaran
2) Membuat reward dan
Punishment yang applicable
3) Menempatkan personil yang
memonitor Pelaksanaan
IPMS

The risks of
the inability to
achieve the target
operation days

1) The absence of
information on IPMS
monitoring coordinator
2) The Company does not
have bargaining power

1) The inability to achieve


the operational profit
target of owned ships
2) Loss of trust from the
customers

1) Opening and conducting


selection in Sailing School
2) Making applicable rewards
and punishments
3) Stationing personnels
who monitor IPMS
Implementation

Potensi Bunker
Claim kapal yang
dicharter Total E&P
Indonesie

Menurunkan laba operasi


karena ada Bunker
Claim dari TOTAL.

1) Melakukan monitoring
dan evaluasi terhadap fuel
consumption secara terus
menerus oleh fungsi Operasi
2) Melakukan Fuel Test yang
disertifikasi untuk standar
pemakaian BBM di engine
kapal.
3) Melakukan pembahasan
bersama diinternal
dengan Direksi untuk
menchallenge master dalam
mengoperasikan kapal tidak
melebihi batasan konsumsi
BBM berupa insentif

Bunker Claim
potential for
vessels chartered
by Total E&P
Indonesie

Decreasing operational
profit due to Bunker claim
from TOTAL

1) Conducts continuous fuel


monitoring and evaluation
2) Conducts certified Fuel
Test for vessel engine fuel
consumption standard
3) Conducts internal discussion
with Board of Directors to
challenge the master in
operating the vessel to not
exceed the fuel consumption
limit in the form of incentive

Potensi defisit cash


flow dari Investasi
kapal yang didanai
oleh Bank

1. Gagal Bayar kepada


Bank
2. Kemungkinan adanya
penarikan kapal oleh
Bank

1) Meningkatkan performance
kapal melalui pelaksanaan
IPMS
2) Renegosiasi Interest Rate
3) Renegosiasi Charter rate
4) Menjual asset yang destroy
profit.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Rencana Mitigasi

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

No.

Tipe Risiko
(Risk Type)

Kejadian Risiko
(Risk Event)

Kendala

The potential
of cash flow
deficit from ship
Investment funded
by Bank

Corporate

Operational

Business

Dampak Kualitatif

Rencana Mitigasi

1) Default to the Bank


2) The possibility of ship
withdrawal by the Bank

1) Increasing ship
performance through IPMS
implementation
2) Interest Rate renegotiation
3) Charter rate renegotiation
4) Selling assets which destroy
the profit

Risiko defisit cash


flow perusahaan

Faktor waktu dalam


mengimplementasikan

1. Tidak adanya
penambahan cash flow
(Cash Value of Money)
dari penambahan
volume bisnis.
2. Bisa terjadi default
yang berdampak
kepada menurunnya
credit rating /
kepercayaan bank
3. Menguras saldo Kas &
Bank.

1. Intensification collectibility
receivable
2. Meningkatkan cash
profitabiliy melalui sumber
bisnis baru.
3. Mempercepat penjualan
kapal yang telah di FUPP

The risk of cash


flow deficit in the
company

Time factor in the


implementation process

1. Lack of additional
cash flow (Cash Value
of Money) from the
increasing business
volume
2. The possibility of
default which brings
impact on the
decreasing credit rating
/ bank trust
3. Cash & Bank balance
drainage

1. Receivable collectability
intensification
2. Increasing cash profitability
through new business
sources.
3. Accelerating ship sales which
have been approved by FUPP

Tingginya Fuel
consumption
Operasional kapal
Tug & Barge

Bisnis COA kapal Milik Tug


& Barge rugi.

Memindahkan ke rute yang


pendek dan kondisi perairan
yang tidak sulit.

High Fuel
consumption for
the operation of
Tug & Barge ships

Tug & Barge incurs losses


on ship COA business

Transferring the ship to shorter


route and easy water condition

Kehilangan Bisnis
Back to Back
dengan Pertamina
karena adanya
persyaratan
kepemilikan saham
atas kapal sebesar
51%

Diluar kendali perusahaan.

Mengurangi peluang
tambahan pendapatan
kapal PTK.

1. Mengusulkan revisi SK
Procurement Pertamina
dari syarat persentase
kepemilikan kapal menjadi
pembatasan maksimal Kapal
KSO
2. Melakukan pengadaan kapal
melalui BBHP.

The loss of Back to


Back Business with
Pertamina due to
share ownership
requirement over
ships of 51%

Beyond the Companys


control

Decreasing the additional


income opportunity from
PTKs ships.

1. Proposing revision on Decree


of Procurement by Pertamina
from requred percentage of
ship ownership to maximum
limitation of KSO Ships
2. Conducts ship procurement
through BBHP

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

179

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

SISTEM PENGENDALIAN INTERN

INTERNAL CONTROL SYSTEM

Sistem pengendalian intern Perseroan merupakan sarana

The Companys internal control system is an important

penting untuk memastikan pengelolaan perusahaan telah

means to ensure an effective and safe company

dilaksanakan dengan efektif, aman, dengan prinsip-prinsip

management that is in accordance with the principles of

good corporate governance, dan memberi nilai tambah

good corporate governance, and provides added value to

bagi Perseroan.

the Company.

Perseroan memiliki sistem pengendalian intern yang

The Companys internal control system is performed by

diselenggarakan oleh Satuan Pengawas Intern. Tugas

Internal Audit. Duties and responsibilities of the Internal

dan tanggung jawab Satuan Pengawasan Intern adalah

Audit are to conduct and enforce internal control system

menyelenggarakan dan menegakkan sistem pengendalian

through supervision and audit in the Company and

internal

its subsidiaries in the form of anticipatory actions and

melalui

pengawasan

dan

pemeriksaan

di

lingkungan Perusahaan dan Anak Perusahaan berupa

improvement activities.

pencegahan dan perbaikannya.


Tugas Kepala Satuan Pengawasan Intern yaitu:

Duties of the Head of Internal Audit:

Menetapkan Rencana Kerja Jangka Panjang, Rencana

Establishing a Long-Term Plan, Annual Audit and

Audit Tahunan dan Anggaran.


Menempatkan,

membimbing,

Budget Plan.
mengarahkan

dan

membuat program pengembangan Internal Auditor.


Membuat berbagai kebijakan dan prosedur audit

Positioning,

guiding,

direting

and

preparing

development programs for the Internal Auditor.


Performing various policies and audit procedures as a
tool/guideline for the Internal Auditor.

sebagai alat/pedoman bagi Internal Auditor.


Menjadi Konsultan Internal bagi Direksi/Manajemen.

Becoming the Internal Consultant to the Board of


Directors/Management.

Mendorong

terlaksananya

Good

Corporate

Governance.

Encouraging the implementation of Good Corporate


Governance.

Pengendalian Keuangan dan Operasional

Financial and Operational Control

Perseroan mengembangkan sistem pengendalian Intern

The Company develops an effective Internal control system

yang efektif dengan tujuan:

in order to:

Mengamankan informasi, investasi dan aset Perseroan

Securing information, investment and assets of the


Company

Menjaga ketaatan hukum dan peraturan perundangundangan yang berlaku

regulations

Meningkatkan keakuratan informasi keuangan.

Increasing the accuracy of financial information

Meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses kegiatan

Increasing the effectiveness and efficiency of the

Perseroan.

180

Consistently complying with the applicable laws and

Companys activity.

Mencegah terjadinya penyimpangan.

Preventing any deviations.

Efektifitas Sistem Pengendalian Intern.

Internal Control System effectiveness

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Selama tahun 2013, sistem pengendalian intern Perseroan

During 2013, the Companys internal control system

terbukti efektif mencegah terjadinya tindakan yang

has proven effective in preventing any deviation. This

penyimpangan. Efektifitas tersebut terlihat dari:

effectiveness can be seen from:

Proses

penyajian

laporan

mengenai

kegiatan

Report presentation on operations, finance, and

operasional, finansial, dan ketaatan atau ketentuan

compliance

serta peraturan yang berlaku.

regulation.

with

the

applicable

provisions

and

Pengkajian dan pengelolaan risiko usaha, adanya

Observation and management of business risks,

identifikasi, analisis, penilaian, dan pengelolaan risiko

identification, analysis, assessment, and management


of business risks.

usaha.
Proses penilaian atas kualitas sistem pengendalian

Assessment process of the quality of internal control


system.

intern.
Adanya pemisahan fungsi antara kegiatan otoritasi,

Separation

of

function

between

authorizations;

verifikasi, rekonsiliasi, penilaian atas prestasi kerja, dan

verification; reconciliation activities, assessment of

pengaman terhadap aset Perseroan.

work achievement, and security of the Companys


assets.

Evaluasi Terhadap Efektivitas Sistem Pengendalian

Evaluation of the Effectiveness of the Internal Control

Internal

System
sistem

The Company has evaluated the effectiveness of the internal

pengendalian intern atas laporan keuangan Perusahaan

control system on the financial report of the Company on 31

pada tanggal 31 Desember 2013. Dalam evaluasi tersebut,

December 2013. Within the evaluation, the Company uses

Perusahaan menggunakan kriteria yang telah ditetapkan

criteria set by the Internal Control Integrated Framework

oleh Internal Control Integrated Framework yang telah

issued by the Committee of Sponsoring Organization of the

dikeluarkan oleh Committee of Sponsoring Organization of

Tradeway Commission (COSO). Based on the assessment,

the Tradeway Commission (COSO). Berdasarkan penilaian

the Board of Commissioners and Directors concludes that

ini, Dewan Komisaris dan Direksi menyimpulkan bahwa

as of 31 December 2013, the internal control system on

hingga tanggal 31 Desember 2013, sistem pengendalian

the financial statements has run effectively.

Perseroan

telah

mengevaluasi

efektivitas

internal atas laporan keuangan telah berjalan dengan


efektif.
Evaluasi yang telah dilakukan menjadi salah satu fondasi

The evaluation has become a foundation for the Company

bagi Perusahaan untuk terus melaksanakan perbaikan

to continue making improvement and refinement on the

dan penyempurnaan sistem pengendalian yang dapat

internal control system so as to bolster the Companys

meningkatkan pertumbuhan Perusahaan.

growth.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

181

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

KASUS LITIGASI DAN PERKARA PENTING

LITIGATION AND LEGAL CASES

Pada tahun 2013, terdapat permasalahan hukum yang

In 2013, legal cases faced by the Company are:

dihadapi Perseroan yaitu:


Proses Hukum / Legal Proceedings
No

Perkara
Case

Pengadilan Tinggi
High Court

Mahkamah Agung
Supreme Court

Peninjauan
Tindak Lanjut
Kembali
Follow Up
Reconsideration

Perkara No : 34/
Pdt.G/2004/ PN.Jkt.
Ut
Penggugat : PT. Inti
Bangunan Perkasa
Tergugat :
PT. PKG, PT.
Pertamina
Tongkang & PT.
Pertamina (Persero)
Permasalahan :
Gugatan wan prestasi
atas pembayaran
pekerjaan tank
cleaning di Batam Inti
Bangunan Perkasa
(IBP) kepada PT.
PKG dan PTK serta
Pertamina di PN
Jakarta Utara

Berdasarkan Putusan No.34/


Pdt.G/2004/ PN. Jkt. Ut tertanggal
9 September 2004: PKG, PTK dan
Pertamina dinyatakan bersalah dan
dalam putusannya dihukum secara
tanggung renteng membayar ganti
rugi Pengadaan Barang/ Material
sebesar Sin S 1.113.955,14 (satu
juta seratus tiga belas ribu sembilan
ratus lima puluh lima koma empat
belas dollar Singapore) dan Pekerjaan
Borongan dan Penyewaan mobil
sebesar Rp. 23.882.942 (dua puluh
tiga juta delapan ratus delapan
puluh dua ribu sembilan ratus empat
puluh dua rupiah) serta denda 1%
(satu persen) per bulan sejak bulan
September 1994 hingga gugatan ini
didaftarkan di PN Jakarta Utara bulan
Pebruari 2004

Berdasarkan relaas
Pemberitahuan isi
Putusan Pengadilan
Tinggi DKI Jakarta
Perkara No.209/
Pdt/2005/PT.DKI
tertanggal 28 Juni
2006:
- Menerima
Permohonan
Banding PKG, PTK
dan PT Pertamina
(Persero)
- Membatalkan
putusan PN Jakarta
Utara.
- Penggugat dihukum
untuk membayar
ongkos perkara
sejak dari tingkat
Pengadilan Negeri
sampai Pengadilan
Tinggi.

Berdasarkan Relaas
Pemberitahuan
Putusan Kasasi
Mahkamah Agung RI
No.2367 K/Pdt/2006
Jo.No.34/Pdt.G/2004/
PN .Jkt.Ut yang
diterima oleh PKG
tertanggal 1 Pebruari
2010 :
Mengadili :
Mengabulkan
permohonan Kasasi dari
Pemohon kasasi PT Inti
Bangunan Perkasa
Membatalkan Putusan
Pengadilan Tinggi
No.209/PDT/2005/
PT.DKI tanggal 25
Oktober 2005 yang
membatalkan Putusan
Pengadilan Negeri
Jakarta Utara No.34/
Pdt.G/2004/PN.Jkt.Ut
tanggal 9 September
2004.

Berdasarkan
relaas
Pemberitahuan
tanggal 8
Juli 2013,
Mahkamah
Agung RI
menolak
permohonan
Peninjauan
Kembali yang
diajukan oleh
PKG, PTK,
Pertamina.

Pelaksanaan
proses
eksekusi
putusan

Case No : 34/
Pdt.G/2004/PN.Jkt.
Ut
Plaintiff: PT Inti
Bangunan Perkasa
Defendant: PT.
PKG, PT. Pertamina
Tongkang & PT.
Pertamina (Persero)

Pursuant to Verdict No.34/


Pdt.G/2004/PN. Jkt. Ut dated
September 9, 2004:
PKG, PTK and Pertamina were
found guilty and were subject
to joint responsibility charge by
paying compensation for Goods/
Material Provision amounted to Sin
$ 1,113,95514 (one million one
hundred and thirteen hundreds
nine hundreds and fifty five comma
fourteen Singaporean dollar) as well
as Wholesale Job and Car Lease
amounted to Rp. 23.882.942 (twenty
three millions eight hundreds eighty
two nine hundreds forty two rupiah)
and fine amounted to 1% (one
percent) per month since September
1994 until this suit was registered
in North Jakarta District Court on
February 2004

Based on the
notification of the
Jakarta High Courts
Decision Case 209
/Pdt/2005/PT.DKI
dated J28 June 2006:
- Approving appeals
from PKG, PTK
and PT Pertamina
(Persero)
- Canceling decision
of North Jakarta
High Court.
- Plaintiff was
convicted to pay
the cost of court
since the level of the
District Court until
the High Court.

Based on the
notification of the
Supreme Courts
Cassation Decision
of the Republic of
Indonesia No.2367 K/
Pdt/2006 Jo.No.34/
Pdt.G/2004/PN Jkt.
Ut received by PKG
dated 1 February
2010:
Passing:
Granting appeal
from the cassation
petitioner of PT Inti
Bangunan Perkasa,
Canceling Verdict of
the High Court No.209/
PDT/2005/PT.DKI dated
25
October 2005,
canceling the Decision
of the District Court of
North Jakarta 34/
Pdt.G/2004/PN.Jkt.
Ut dated 9 September
2004.

Based on the
notification
dated 8 July
2013, the
Supreme Court
of the Republic
of Indonesia
rejected the
appeal of Judicial
Review proposed
by PKG, PTK and
Pertamina.

The
enactment of
the decision.

Description:
Default suit on tank
cleaning payment in
Batam Inti Bangunan
Perkasa (IBP) to PT.
PKG and PTK as well
as Pertamina at North
Jakarta District Court

182

Pengadilan Negeri
District Court

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Proses Hukum / Legal Proceedings


No

Perkara
Case

Peninjauan
Tindak Lanjut
Kembali
Follow Up
Reconsideration

Pengadilan Negeri
District Court

Pengadilan Tinggi
High Court

Mahkamah Agung
Supreme Court

No Perkara :
334/Pdt.G/2005
PN Jkt.Pst
Penggugat :
Ny. Daisy Slamet
Tergugat :
Tergugat I :
Pertamina
Tergugat II : PTK
Tergugat III : PN
Batubara
Tergugat IV :
Departemen
Pertambangan
dan Energi
Permasalahan
: Gugatan
perbuatan
melawan hukum
atas tanah milik
PTK seluas 280 m2
yang terletak di Jl.
Kramat Raya No.
29 Jakarta Pusat

Putusan PN No. 334/PDT.G/


BTH/PLW/2005/PN.JKT.PST
PTK kalah :
PTK dinyatakan telah
melakukan perbuatan melawan
hukum atas penguasaan
pengalihan tanah SHM No. 24
tanggal 23 Februari 1962
Menghukum PTK untuk
mengosongkan dan
menyerahkan tanah tersebut
dalam keadaan baik
Menghukum tergugat I,
Tergugat II dan tergugat III
secara tanggung renteng
membayar ganti rugi kepada
penggugat sebagai pengganti
sewa sejak tahun 1972 sebesar
Rp 18.000.000 pertahun
sampai dengan putusan ini
berkekuatan hukum tetap
Menghukum Tergugat I, II dan
III secara tanggung renteng
membayar biaya yang timbul
dalam perkara ini sebesar Rp.
464.000

Putusan PT Nomor
71/PDT/2007/
PT.DKI tanggal 19
September 2007
Menerima
permohonan
banding dari
Pembanding
I, Tergugat I,
Pembanding II/
Tergugat II dan
Pembanding III/
Tergugat III;
Menguatkan
putusan PN yang
dimohonkan
banding tsb;
Menghukum
Pembanding
I,II,III/Tergugat
I,II,III untuk
membayar
ongkos perkara
pada kedua
tingkat peradilan,
yang dalam
tingkat banding
sebesar Rp.
300.000

Relaas
Pemberitahuan
Isi Putusan
Mahkamah
Agung Republik
Indonesia Nomor
: 647 K/PDT/2008
Jo. Nomor 334/
PDT.G/2005/PN.JKT.
PST yang diterima
oleh PTK pada
tanggal 26 Mei 2010
yang berisi :
Menolak
Permohonan
Kasasi dari
PT Pertamina
(Persero), PTK,
dan PT Tambang
Batubara Bukit
Asam (Persero)
Menghukum
Pemohon Kasasi
untuk membayar
biaya perkara
dalam tingkat
Kasasi sebesar
Rp. 500.000 (lima
ratus ribu rupiah).

PTK dan
Pertamina
melakukan
Peninjauan
Kembali atas
putusan Kasasi
di MA

Saat ini
masih
dalam
proses PK

Case: 334/
Pdt.G/2005-PN
Jkt.Pst
Plaintiff:
Ny. Daisy Slamet
Defendants:
Defendant I:
Pertamina
Defendant II:
PTK
Defendant III: PN
Batubara
Defendant IV:
Department
of Mining and
Energy

Decision of PN No. 334/PDT.G/


BTH/PLW/2005/PN.JKT.PST
PTK lost:
PTK was declared guilty on tort
concerning land transfer of
SHM No. 24 dated 23 February
1962
Punishing PTK to leave the land
vacant and hand over the land
in good condition
Punishing the defendant I,
Defendants II and III jointly and
severally to pay compensation
to the plaintiff as a substitute
of rental since 1972, which
amounted to Rp 18,000,000
per year until this decision was
legally enforceable
Punishing Defendants I, II and
III jointly and severally to pay
costs incurred in this case
amounting to Rp.464,000

Decision of PT
No.71/PDT/2007/
PT.DKI dated 19
September 2007
Accepting appeal
from Defendant I,
Defendant II and
Defendant III.
Strengthening
PN verdict being
petitioned.
Punishing
Defendant I, II,
III for pay the
cost of the court
for both court
which equals to
Rp300,000

Notification of
the Supreme
Courts Decision
of the Republic of
Indonesia Number:
647 K/PDT/2008
Jo. No. 334 /
PDT.G/2005/PN.JKT.
The received PST
by PTK on May 26,
2010 explained on:
Refusing cassation
from PT Pertamina
(Persero), PTK,
and PT Tambang
Batubara Bukit
Asam (Persero)
Punishing
the cassation
petitioner to pay
the court cost in
Cassation level
amounting to
Rp. 500,000 (five
hundred thousand
rupiah)

PTK and
Pertamina
made judicial
reveiw on the
decision of
Cassation at
the Supreme
Court

in the
process
of judicial
review

Problems: lawsuit
against tort
concerning 280
sqm area of land
owned by PTK,
located on Jl.
Kramat Raya No.
29, Central Jakarta

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

183

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

INFORMASI SANKSI ADMINISTRATIF

INFORMATION ON ADMINISTRATIVE
SANCTION

Selama tahun 2013, Perseroan tidak memiliki informasi atas

During 2013, the Company did not have information on

sanksi administratif yang dikenakan terhadap Perseroan,

administrative sanction imposed on the Company, the

Dewan Komisaris, maupun Direksi oleh otoritas terkait.

Board of Commissioners, Directors and other authorities.

PAKTA INTEGRITAS PERUSAHAAN

COMPANY INTEGRITY PACT

Tujuan dari pakta integritas adalah menumbuhkembangkan

The integrity pact aims to enhance transparency and

keterbukaan dan kejujuran, guna menciptakan pelaksanaan

sincerity to create a quality, effective, efficient and

tugas yang berkualitas, efektif, efisien, dan akuntabel

accountable duty implementation within the Companys

dalam lingkungan bisnis Perusahaan.

business environment.

Setiap insan PT Pertamina Trans Kontinental (PTK)

Each personnel of PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) are

berkomitmen untuk melaksanakan Etika Usaha dan Tata

committed to implementing Code of Conduct documented

Perilaku (Code of Conduct) didokumentasikan dalam

in the fill-in form each year. The executives in charge

bentuk formulir pada setiap awal tahun. Pejabat yang

are also committed to implementing code of conduct in

bertanggung jawab juga berkomitmen atas penerapan Etika

their respective working unit, in which the activities are

Usaha dan Tata Perilaku (Code of Conduct) di lingkungan

documented in the fill-in form each year.

unit kerjanya masing-masing didokumentasikan dalam


bentuk formulir pada setiap akhir tahun.

KEPATUHAN PAJAK

COMPLIANCE WITH TAX

Sebagai salah satu BUMN milik negara, Perseroan

As one of SOEs, the Company continues to comply with

senantiasa patuh dan taat pada peraturan dan perundang-

regulation and the applicable taxation regulation and

undangan perpajakan yang berlaku dan memenuhi

the Government Regulation of the Republic of Indonesia

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun

Number 51 Year 2008 ratified on 20 July 2008, as last

2008 ditetapkan tanggal 20 Juli 2008 sebagaimana telah

amended with the Government Regulation of the Republic

diubah dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia

of Indonesia Number 40 Year 2009 on the Income Tax as

Nomor 40 Tahun 2009 tentang Pajak Penghasilan Atas

real contribution to build nation. This is in line with the

Penghasilan Dari Usaha Jasa Konstruksi sebagai bentuk

Governments spirit to enhance development through tax

kontribusi nyata dalam membangun negara. Hal ini sejalan

revenue optimization.

dengan

semangat

Pemerintah

untuk

meningkatkan

pembangunan melalui optimalisasi penerimaan pajak.

184

AKSES INFORMASI DAN DATA


PERUSAHAAN

ACCESS TO CORPORATE INFORMATION


AND DATA

Perseroan membuka akses informasi seluas-luasnya untuk

The Company opnens wide access to information on PT

memperoleh informasi mengenai PT Pertamina Trans

Pertamina Trans Kontinental for all stakeholders and

Kontinental, bagi semua pemangku kepentingan dan

investors

investor melalui situs http://www.ptk-shipping.com, yang

website provides the latest information such as the

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

thorugh

http://www.ptk-shipping.com.

The

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

memuat informasi terkini seperti profil Perusahaan, tata

Companys profile, good corporate governance, corporate

kelola perusahaan, Corporate Social Responsibility (CSR)

social responsibility and others.

dan lainnya.

Bidang / Field

Contact Person

Nomor Telepon /

Alamat E-mail /

Telephone Number

E-mail Address

Profil Perusahaan & Tata


Kelola Perusahaan
Company Profile
and Good Corporate
Governance

Corporate Secretary : Nurkasa Siregar

021 - 3106815

nurkasa@ptk-shipping.com

Marketing

VP Marketing : Ary Ramadhan

021 - 3903430

ary-ptk@ptk-shipping.com

Manager Marketing I : Ben Sudirman

021 - 31923005 ext.226

ben@ptk-shipping.com

Manager Marketing II : Monica Oktaria

021 - 31922096

monica@ptk-shipping.com

Fleet

VP Fleet : Joko Pramono

021 - 3105323

joko.pramono@ptk-shipping.com

Business Development

Manager SPBD : Zainullah Santoso

021 - 3903380

zai_santoso@ptk-shipping.com

Corporate Social

Corporate Secretary : Nurkasa Siregar

021 - 3106815

nurkasa@ptk-shipping.com

Responsibility

Ast. Man. Public Relation :

021 - 31923005 ext. 334

maria_mw@ptk-shipping.com

Maria Mardiana Wati

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

185

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

KODE ETIK DAN TATA NILAI PERUSAHAAN

CODE OF CONDUCT AND CORPORATE


VALUES

Keberadaan Kode Etik

The existence of Code of Conduct

Perseroan memandang bahwa seluruh kegiatan usaha

The Company views that every business activity conducted

yang dilakukan tidak hanya berpegangan pada faktor

does not only rely on economic factor, but also consider

ekonomis semata, tetapi juga mempertimbangkan setiap

every non-economic aspect such as code of conduct and

hal yang bersifat non ekonomis seperti kode etik dan

corporate culture. The Company believes that these two

budaya Perseroan. Perseroan meyakini bahwa keduanya

aspects can be synergized and bring long-term success for

dapat bersinergi dan akan membawa keberhasilan jangka

the Company.

panjang bagi Perseroan.


Perseroan memiliki Etika Usaha dan Tata Perilaku (Code

The Company has Business Ethics and Code of Conduct

of Conduct CoC) yang disusun untuk menjadi acuan

prepared to become reference for the Board of

perilaku bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh

Commissioners, Directors and all personnel of PT Pertamina

insan PT Pertamina Trans Kontinental dalam mengelola

Trans Kontinental in all their conducts in terms of managing

Perusahaan guna mencapai Visi, Misi dan Tujuan

the Company. This aims to achieve the Companys Vision,

Perusahaan. Selain itu, ruang lingkup CoC ini adalah untuk

Mission and Objective. In addition, the scope of COC is to

melaksanakan pengembangan, pembinaan, penerapan,

develop, build, implement and enact GCG practices in the

dan penegakkan praktik-praktik GCG di lingkungan Perseroan.

Companys environment.

Perseroan senantiasa membangun suasana yang kondusif

The Company continues to build conducive environment

dalam berinteraksi dengan seluruh pemangku kepentingan

in interacting with all stakeholders to deliver value

guna mendapatkan value creation. Landasan yang

creation. Foundation built in cultivating relationship with

dibangun dalam membina hubungan dengan pemangku

stakeholders cover business ethics, sense of mutual trust

kepentingan meliputi etikat baik, saling percaya dan jujur,

and benefit, sincerity and equality.

kesetaraan, dan saling menguntungkan.


Isi Kode Etik

Code of Conduct Content

CoC Perseroan terdiri dari standar Etika Usaha dan Standar

The Companys CoC comprises Business Ethics standard

Tata Perilaku yang secara rinci berisi penjelasan sebagai

and Code of Conduct Standard, which outline in detailed

berikut:

the following aspects:

a. Standar Etika Usaha

a. Business Ethics Standard


Company Ethics with its Employees

Etika Perusahaan dengan Pekerja


Berkomitmen untuk melaksanakan PKB secara

Committed to conducting PKB consistently.

konsisten.
Memberikan kompensasi kepada karyawan

Providing compensation to employees not less


than the competitors.

tidak lebih rendah dari kompetitor.


Menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.

Creating conducive working environment.

Menghindari praktik diskriminasi dan menjamin

Avoiding discriminatory practice and ensuring

perlakuan yang adil dan kesempatan yang sama

fair treatment and opportunity in career.

dalam berkarir.
Memberikan

kesempatan

pengembangan karir yang adil.

186

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

kerja

dan

Providing fair working opportunities and career


development.

Menerapkan reward and punishment.

Implementing reward and punishment.

Etika Perusahaan dengan Pelanggan

Company Ethics with its Consumers

Memberikan informasi secara akurat dan

Providing

accurate

and

transparent

transparan mengenai hak dan kewajiban

information regarding consumers rights and

pelanggan.

responsibilities.

Menanggapi keluhan pelanggan secara cepat,

Responding to consumers complaints quickly,

tepat, serta santun tanpa diskriminasi.

properly and politely without any discrimination.

Melakukan promosi dan pelayanan yang

Conducting ethical and responsible promotion

beretika dan dapat dipertanggungjawabkan.

and service.

Menjaga informasi yang sensitif dan rahasia

Protecting the confidentiality of offensive

tentang pelanggan.
Memberikan

material related to consumers.

pelayanan

kepada

Providing the best service to consumers by

pelanggan dengan cara mematuhi ketentuan

complying with the contracts regulation

kontrak

particularly regarding the on-time delivery.

terutama

terbaik

mengenai

ketepatan

pengiriman.
Memberikan informasi yang tepat, akurat, dan

Providing accurate, correct, and transparent

transparan.

information.

Etika Perusahaan dengan Penyedia Barang

Company

Ethics

with

its

Goods/Services

dan Jasa

Suppliers

Selektif dalam memilih calon penyedia barang

Selective in choosing goods/services suppliers.

dan jasa.
Menyediakan

informasi

yang

transparan

Providing transparent information regarding

mengenai persyaratan untuk dapat masuk

the accepted goods supplier requirements.

dalam penyedia barang.


Memperlakukan calon penyedia barang dan

Treating prospective suppliers fairly during

secara adil dalam proses pemilihan pemenang.

tender process.

Memberikan informasi yang relevan, tepat,

Providing

relevant,

exact,

accurate,

and

akurat, dan transparan kepada calon rekanan

transparent information to prospective partners

yang ingin menjadi penyedia barang dan

who want to be the supplier of the Company.

kepada Perseroan.
Membuat perjanjian kerja yang memuat hak

Preparing contract that stipulates rights and

dan kewajiban masing-masing dengan jelas,

responsibilities of each party clearly to be

dan

exercised responsibly without intention to

melaksanakannya

secara

konsekuen

tanpa bermaksud menutupi informasi yang

disrupt transparency.

transparan.
Etika Perusahaan dengan Kreditur

Menyediakan informasi yang benar, aktual, dan


prospektif bagi calon kreditur.
Memilih
kredibilitas

kreditur
dan

Providing correct, actual, and prospective


information for prospective creditors.

berdasarkan

bonafiditas

Company Ethics with its Creditors

yang

aspek
dapat

Selecting creditors based on credibility and


reliable reputation.

dipertanggungjawabkan.
PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL
Laporan Tahunan 2013 Annual Report

187

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Tidak berkolusi untuk kepentingan pribadi.

Not conducting any collusion personal interest.

Menerima pinjaman modal yang diikat dengan

Accepting

capital

loans

under

binding

perjanjian yang jelas, sah, dan memuat klausul

agreement that upholds fairness principles

perjanjian

within the clauses.

yang

mengedepankan

prinsip

kewajaran (fairness).
terbuka

Providing information openly on the utilization

tentang penggunaan dana pinjaman untuk

of loans in order to increase trust from the

meningkatkan kepercayaan kreditur.

creditors.

Memberikan

informasi secara

Etika Perusahaan dengan Masyarakat


Berpartisipasi

aktif

dalam

Company Ethics with Community


Actively

meningkatkan

participating

in

improving

the

taraf hidup masyarakat sekitar sesuai dengan

living standard of the nearby surroundings

kemampuan perusahaan. Memperbaiki kondisi

by considering the Companys capability.

kemanusiaan yang ada disekitar lingkungan

Enhancing sense of humanity around the

usaha dengan kemampuan perusahaan.

working area by considering the Companys


capability
Realizing the communitys expectation to build

Menindaklanjuti harapan masyarakat untuk


antara

positive relationship between the community

yang

Conducting promotion continuously in a

berkesinambungan secara sehat, fair, jujur,

healthy, fair, sincere and unmisleading manner

tidak menyesatkan serta diterima oleh norma-

without conflicting to local norms.

menciptakan

hubungan

positif

and the Company.

masyarakat dan Perseroan.


Perseroan

melakukan

promosi

norma masyarakat.
Not giving help to community which can arise

Tidak memberikan bantuan kepada masyarakat

misinterpretation as discriminatory.

yang dapat diinterpretasikan sebagai SARA.


Etika Perusahaan dengan Pesaing
Melakukan persaingan secara sehat dengan

Company Ethics with its Competitors


Participating
Placing

perusahaan.
Menjaga atau menghindarkan Perseroan dari

188

competition

by

the

competitors

as

partners

in

developing the Companys innovation.

mengembangkan inovasi perusahaan.


Melakukan benchmark untuk mengukur kinerja

healthy

prioritizing prime quality of service.

mengedepankan layanan jasa yang prima.


Menempatkan pesaing sebagai partner dalam

in

Conducting

benchmark

to

measure

the

Companys performance.
Protecting/preventing

the

Company

from

praktik bisnis yang patut diduga melanggar

business practices suspected to conflict with the

hukum.

law.

Memberikan informasi kepada pihak yang

Submitting information to authorities on

berwenang bila menjumpai praktik bisnis

condition that the Company identifies business

pesaing Perseroan yang patut diduga melanggar

practice suspected to violate laws from

hukum.

competitors.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Etika Perusahaan dengan Pemerintah


Pemberian

informasi

yang

dibutuhkan

Company Ethics with the Government


Providing

pemerintah secara transparan.

information

needed

by

the

government transparently.

Membayar pajak tepat waktu dan hitung.

Paying tax within schedule and according to the

Melarang pekerja untuk memberikan janji yang

Forbidding employees to offer guarantees

tidak sesuai dengan aturan atau kebijakan

which conflict with the Companys policies or

perusahaan.

rules.

claim for payment.

Mencegah dan menolak suatu kondisi yang

Preventing

or

avoiding

condition

where

mengindikasikan adanya usaha-usaha yang

indications of bribery and blackmailing are

memungkinkan

possible.

terjadinya

praktik-praktik

pemerasan dan penyuapan.


Etika Perusahaan dengan Media Massa
Memanfaatkan

media

massa

Company Ethics with Mass Media

untuk

Using mass media to build positive image of

menciptakan citra positif perusahaan dan

the Company and making it as a means of

menjadikan media massa sebagai salah satu

promotion.

media promosi.
Memberikan informasi yang lengkap serta

Providing selective and complete information to

selektif kepada media massa.


Memperhitungkan risiko dalam menyampaikan

mass media.
Calculating the risks in delivering news through

berita melalui media massa.

mass media.

b. Standar Tata Perilaku

b. Code of Conduct Standards

Perseroan memiliki beberapa kriteria standar perilaku yang

The Company has code of conduct standard which outlines

termaktub dalam CoC dan mengatur hubungan interaksi

a guideline of social interaction among personnel of the

sesama insan Perseroan dengan poin besar sebagai berikut:

Company. The main points of it are outlined as follows:

Etika kerja insan Perseroan

Work ethics of the Company

Menjaga harta Perseroan

Safeguaring the Companys assets

Menjaga kerahasiaan data dan informasi Perseroan

Protecting the confidentiality of data and information

Pencatatan data dan pelaporan

Recording data and reporting

Menghindari benturan kepentingan dan penyalah-

Avoiding conflict of interest and misuse of position

of the Company

gunaan jabatan
Menerima hadiah / cinderamata / gratifikasi dan
hiburan (entertainment)
Memberi hadiah / cinderamata / gratifikasi dan hiburan
(entertainment)

Accepting gifts / souvenirs / gratifications and


entertainment
Giving

gifts

souvenirs

gratifications

and

entertainment

Perjalanan dinas

Official travel

Aktivitas politik, serta

Political activities and

Penyalahgunaan narkoba, miras, pelecehan seksual

Drugs, alcohols, sexual assault and gambling.

dan perjudian

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

189

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Kepatuhan Terhadap Kode Etik

Compliance with Code of Conduct

Setiap insan Perseroan berkomitmen untuk melaksanakan

All personnel of the Company are committed to

Etika Usaha dan Tata Perilaku (Code of Conduct).

implementing code of conduct. The management is

Manajemen berkomitmen untuk bertanggung jawab atas

committed to be responsible for the implementation of

penerapan Etika Usaha dan Tata Perilaku (Code of Conduct)

code of conduct in their respective working unit.

di lingkungan unit kerjanya masing-masing.


Setiap insan Perseroan memahami aturan perilaku dalam

All personnel understand the provisions under Code of

Pedoman Perilaku (Code of Conduct) PT Pertamina Trans

Conduct of PT Pertamina Trans Kontinental and are willing

Kontinental dan bersedia untuk:

to:

Mematuhi semua ketentuan yang berlaku di dalam

Complying with all applicable provisions under the

Pedoman Perilaku PT Pertamina Trans Kontinental.


Menerima sanksi jika melakukan pelanggaran atas
Pedoman Perilaku PT Pertamina Trans Kontinental.

Code of Conduct of PT Pertamina Trans Kontinental.


Be imposed with sanction should there be a violation
to Code of Conduct of PT Pertamina Trans Kontinental.

Penerapan dan Penegakan Kode Etik

The Implementation of Enforcement of Code of Conduct

Manfaat CoC dalam lingkungan Perseroan akan terasa

CoC will come to effect within the Companys environment

jika CoC tersebut benar-benar diterapkan dan ditegakkan

if it is implemented and enforced consistently. As such,

secara konsisten. Dalam hal ini, peran dan tanggung jawab

roles and responsibility of the Board of Commissioners are

Dewan Komisaris sangat dibutuhkan. Guna menunjang

essential. In order to support the effective implementation

penerapan dan penegakannya secara efektif, maka:

and enforcement of CoC, the following steps are required:

1. Direksi membentuk tim pemantau penerapan dan

1. The Board of Directors establish monitoring team of the

penegakan CoC yang bertugas:

implementation and enforcement of CoC responsible


to:

a. melakukan sosialisasi CoC untuk memastikan


bahwa

seluruh

insan

Perseroan

a. Disseminate CoC to ensure that all personnel of the

memahami

Company understand the CoC substantials.

substansi CoC.
b. Mengkoordinasikan pembagian buku CoC kepada

b. Coordinating the dissemination of COC to all

insan Perseroan.
c. Mengkoordinasikan pelaksanaan penandatanganan

employees of the Company.


c. Coordinate the signing of compliance statement

pernyataan kepatuhan terhadap CoC.


2. Penerapan CoC dilengkapi dengan media komunikasi

with CoC.
2.
The

implementation

of

CoC

is

equipped

with

untuk menyampaikan permasalahan yang timbul dan

communication media as a means of reporting of any

transparansi tindak lanjut atas pelanggaran dalam

potential problems and efforts to enhance transparency

penerapan CoC tersebut.

in connection with follow-up actions of violation to CoC.

3. Setiap insan Perseroan wajib meminta penjelasan kepada

3. All personnel of the Company are required to ask

atasan langsung jika terdapat ketidakjelasan berperilaku

for explanation to their direct supervisor regarding

sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya.

non-conformance of conducts with their roles and


responsibilities.

4. Setiap insan Perseroan yang mengetahui adanya

4. All personnel of the Company having knowledge of

pelanggaran terhadap CoC, wajib melaporkan kepada

the violation to CoC are required to report it to the

tim pemantau penerapan dan penegakan CoC, dan

monitoring team under protection of their identity.

identitasnya akan dirahasiakan.

190

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

5. Terdapat sanksi yang tegas dan jelas bagi insan


Perseroan yang melanggar CoC.

CoC.

6. Tim pemantau penerapan dan penegakan CoC


mengusulkan

sanksi

disiplin

5. Imposing clear and strict sanction on personnel violating

dan/atau

6. The monitoring team of the implementation and

tindakan

enforcement of CoC proposes disciplinary sanction

perbaikan serta pencegahan yang harus dilaksanakan

and/or improvement and prevention actions that

setelah berkoordinasi dengan bagian HR&GA.

must be applied after coordinating with the HR & GA


department.

7. Direksi menerapkan sanksi disiplin dan/atau tindakan


perbaikan serta pencegahan yang perlu dilaksanakan.

7.
The Board of Directors implements disciplinary
sanctions and/or improvement and prevention actions
as necessary.

8. Tim pemantau penerapan dan penegakan CoC

8. The monitoring team of the implementation and

melaporkan pelaksanaan tugasnya kepada Direksi

enforcement of CoC reports their activities to the

dengan tembusan kepada Dewan Komisaris.

Board of Directors to be reported to the Board of


Commissioners.

9. Setiap insan Perseroan dapat memberi masukan

9. Each personnel of the Company may give advice

untuk penyempurnaan CoC kepada Tim pemantau

to improve CoC to the monitoring team of the

penerapan dan penegakan CoC.

implementation and enforcement of CoC.

10. Perubahan atau revisi atas CoC dapat ditetapkan

10. Amendment or revision of CoC can be ratified by the

dengan pengesahan oleh Direksi dan Dewan Komisaris.

approval of the Board of Commissioners and Directors.

Tata Nilai Unggulan Perusahaan

Major Corporate Values

Perseroan menetapkan lima nilai unggulan yang akan

The Company determines five major corporate values as an

menjadi dasar penegakan etika usaha dan tata perilaku di

enforcement basis of business ethics and code of conduct

Perusahaan, yang dikenal dengan PTK-ID yaitu:

of the Company, namely PTK-ID.

Profesional: mampu mewujudkan dan mengupayakan

Professional: able to realize and make optimum effort

secara optimal untuk melakukan dan memenuhi apa-

according to the applicable rules to conduct and be

apa yang telah diucapkan dan dilakukan sesuai peraturan

committed to remarks by means of harmless actions to

dan norma-norma yang berlaku, dengan cara yang tidak

other parties. This is doe so that all efforts do not conflict

merugikan pihak-pihak lain, sehingga tindakannya bisa

with other related aspects.

diterima oleh semua unsur yang terkait.


Tanggung jawab: menjalankan tugas yang diembannya

Responsibility: implementing duties according to the

sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku dan bersedia

applicable mechanism and procedure and is willing to

menanggung resiko atas kegagalan pelaksanaan tugas

bear risks of failure in fulfilling duties, as well as its effects,

maupun dampaknya tersebut secara pribadi dengan

personally through real actions.

menunjukkan sikap yang nyata.


Kerja sama: mampu membangun komitmen kelompok

Cooperation: able to build teamwork commitment by

dengan

konsisten

encouraging the team to be consistent in performing the

menjalankan kegiatan operasional perusahaan, konsisten

operational activities of the Company, as well as enacting

menjalankan keputusan kelompok berdasarkan prinsip-

group decision based on the healthy business principles.

mengorganisir

kelompok

agar

prinsip bisnis yang sehat.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

191

Tata Kelola Perusahaan


Good Corporate Governance

Integritas: mampu menghindari benturan kepentingan,

Integrity: able to avoid conflict of interests, be intolerant to

tidak menoleransi suap, menjunjung tinggi kepercayaan

bribery, uphold trust and commitment to sincerity based

dan berkomitmen kepada kejujuran, dengan berpedoman

on the good corporate governance principles.

pada asas-asas tata kelola korporasi yang baik.


Disiplin: berorientasi pada ketaatan dan kepatuhan

Discipline: oriented to compliance with values and

terhadap nilai-nilai dan peraturan yang berlaku dalam

the applicable regulation in undertaking duties and

menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai insan

responsibilities as personnel of PT Pertamina Trans

PT Pertamina Trans Kontinental.

Kontinental.

SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN

WHISTLEBLOWING SYSTEM

Hingga 31 Desember 2013, Perseroan tengah membuat

As of December 2013, the Company has been currently

sistem pelaporan pelanggaran yang diawali dengan

preparing whistleblowing system by firstly preparing the

penyusunan pedoman laporan pelanggaran. Perseroan

guidelines for whistleblowing report. The Company will

akan

implement the system in the future, and this is expected to

menerapkannya

pada

masa

mendatang

dan

diharapkan dapat meningkatkan kinerja Perusahaan lebih

better improve the Companys performance.

baik lagi.

KEBIJAKAN ANTI-KORUPSI

ANTI-CORRUPTION POLICIES

Kebijakan

Policy

Dewan Komisaris, Direksi, serta seluruh insan Perseroan

The Board of Commissioners, Directors and all personnel

senantiasa menjunjung tinggi persaingan yang fair, nilai

of the Company continue to uphold fair competition,

sportivitas dan profesionalisme, serta prinsip-prinsip

fairness and professionalism, as well as GCG principles.

GCG. Perseroan juga berkomitmen untuk menciptakan

The Company is committed to creating healthy business

iklim usaha yang sehat, menghindari tindakan, perilaku

climate, avoiding actions, conducts, or activities that

ataupun perbuatan-perbuatan yang dapat menimbulkan

may lead to conflict of interest, corruption, collution and

konflik kepentingan, korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN)

nepotism practice, besides prioritizing the interest of the

serta selalu mengutamakan kepentingan Perusahaan di

Company over personal, family or groups. The Company

atas kepentingan pribadi, keluarga, kelompok ataupun

also considers the following anti-corruption policies:

golongan. Perusahaan juga memperhatikan kebijakan


tentang antikorupsi lain seperti:
Undang-Undang No. 8 tahun 2010 tentang pencegahan
dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang,

Act No. 8 Year 2010 on the prevention and eradication


of money laundering, and

dan
tentang

Act No. 20 Year 2001 on Amendment of Regulation

Perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang

Number 31 Year 1999 on the Eradication of Corruption.

Undang-Undang

No.

20

Tahun

Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

192

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

2001

Oleh karena itu, Perseroan telah membuat pedoman

Therefore, the Company has prepared a guideline on

tentang perilaku etis yang pada dasarnya telah memuat

ethical conduct that has basically contained business ethics

nilai-nilai etika bisnis. Pedoman tersebut berupa kode etik

value. The guideline is in the form of code of conduct that

Perusahaan yang menyatakan dengan singkat, jelas, dan

briefly, clearly and comprehensively outline direction of

rinci dalam memberikan arahan yang jelas perihal perilaku

business ethics. The guideline is as follows:

etika bisnis, sebagai berikut:


Seluruh insan Perseroan dilarang untuk menerima/
memberikan

suap

atau

menjanjikan

memberi/

All personnel of the Company are prohibited to accept/


give bribery or promise to accept/give one,

menerima suap,
Seluruh insan Perseroan tidak mengarahkan orang

All personnel of the Company do not encourage other

lain untuk melakukan penyuapan Perusahaan dalam

parties to do bribery in any form in performing business

segala bentuknya, baik dalam melakukan aktivitas

activities inside and outside the Company, and

bisnis di dalam lingkungan Perusahaan maupun di luar


lingkungan Perusahaan, dan
Seluruh insan Perseroan tidak akan memberikan/

All personnel do not offer, directly or indirectly a gift

menawarkan secara langsung atau tidak langsung

or other improper payment to other parties outside the

suatu hadiah atau pembayaran lainnya yang tidak

Company to obtain personal profit or special treatment

wajar kepada pihak lain di luar Perusahaan untuk

in conducting business transaction.

memperoleh keuntungan atau perlakuan istimewa


dalam melakukan transaksi bisnis Perusahaan.
Pelatihan
Perseroan

Training
guna

The Company has cooperated with BPKP to hold workshop

menyelenggarakan workshop implementasi GCG salah

telah

bekerjasama

dengan

BPKP

on the implementation of GCG. One of the materials

satu materinya tentang whistle blower yang memuat

delivered is on whistleblower that contains understanding

pemahaman tentang anti-korupsi bagi seluruh karyawan.

on anti-corruption for all employees.

Divisi Anti-Korupsi

Anti-Corruption Division

Sampai saat ini, Perseroan belum memiliki divisi khusus

To date, the Company has not had special division focused

yang berfokus pada penegakan anti-Korupsi di lingkungan

on anti-corruption enforcement in the Company. However,

Perseroan. Namun, secara intrinsik upaya pencegahan

preventive actions are continuously done to ptomize the

senantiasa dilakukan dengan mengoptimalkan peran

Companys Internal Audit.

Audit Internal Perseroan.

PRAKTIK BAD CORPORATE GOVERNANCE

BAD CORPORATE GOVERNANCE PRACTICES

Perseroan

yang

The Company recognizes that the running business

dijalankan tidak terlepas dari interaksi secara langsung

menyadari

bahwa

kegiatan

bisnis

activity is inseparable with direct and indirect interactions

atau pun tidak langsung dengan masyarakat sekitar area

with communities and environment surrounding project

proyek serta lingkungan. Oleh karena itu, praktik bad

areas. Therefore, bad corporate governance practicemay

corporate governance senantiasa mengancam dalam

continuually threaten the Companys operational activities.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

193

kegiatan operasional Perseroan. Meski demikian, selama

Thus, during 2013, the Company did not receive any report

tahun 2013, Perseroan tidak memperoleh adanya laporan

on the Companys activities that cause environmental

sebagai perusahaan yang mencemari lingkungan. Hal

pollution. This is one of the results of the Companys

ini tidak terlepas dari komitmen Perseroan terhadap

commitment community development and environmental

pembangunan masyarakat dan pelestarian lingkungam

preservation through corporate social responsibility. The

melalui tanggung jawab sosial perusahaan. Perseroan

Company does not only orient in profits, but also share

tidak hanya semata-mata berorientasi pada keuntungan

benefits to communities and environment.

semata, namun lebih dari itu yakni memberikan manfaat


bagi masyarakat dan lingkungan.
Other bad corporate governance practices are evidienced
Praktik bad corporate governance lainnya juga terlihat pada

in the incompliance of tax regulation and discrepancy

ketidakpatuhan dalam pemenuhan kewajiban perpajakan

of audited financial report presentation to Indonesian

serta ketidaksesuaian penyajian laporan keuangan audited

Accounting Standards. In 2013, the Company has fulfilled

dengan Standard Akuntansi Indoneisa. Pada tahun 2013,

all tax responsibilities and adapted the audited financial

Perseroan telah memenuhi kewajiban perpajakan serta

report according to Indonesian Accounting Standards.

penyesuaian penyajian laporan keuangan audited dengan


Standar Akuntasi Indonesia.

194

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

195

06

TANGGUNG JAWAB
SOSIAL PERUSAHAAN

Corporate Social Responsibility

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan


Corporate Social Responsibility

Masyarakat sekitar adalah spirit penting yang tak


ternilai harganya bagi perseroan, oleh karena itu
perseroan terus melakukan peningkatan kualitas
program, meningkatkan jumlah penerima manfaat yang
tepat sasaran, perluasan jejaring pemerhati, dan menjadi
penggerak program CSR yang berkelanjutan.
The community is an invaluable driving force for the company,
therefore, the company continues to improve the quality of the
program, increase the number of beneficiaries as targeted, expand
the observant network, and become the catalyst in creating
sustainable CSR programs.

Tanggung jawab sosial Perusahaan (Corporate Social

Corporate social responsibility is our main focus on

Responsibility-CSR) menjadi titik fokus kami untuk terus

continuously understanding the condition of society,

memahami kondisi masyarakat, wujud nyata tersebut

which is evidenced in our efforts to enhance much

adalah dengan terus meningkatkan perhatian terhadap

attention to the surrounding community. The community

masyarakat sekitar. Masyarakat sekitar adalah spirit

is an invaluable driving force for the company, therefore,

penting yang tak ternilai harganya bagi perseroan, oleh

the company continues to improve the quality of the

karena itu perseroan terus melakukan peningkatan kualitas

program, increase the number of beneficiaries as targeted,

program, meningkatkan jumlah penerima manfaat yang

expand the observant network, and become the catalyst in

tepat sasaran, perluasan jejaring pemerhati, dan menjadi

creating sustainable CSR programs.

penggerak program CSR yang berkelanjutan.

Kebijakan Tanggung Jawab Sosial


Perusahaan

Corporate Social Responsibilitys Policies

CSR merupakan bentuk tanggung jawab Perusahaan

CSR is a form of the Companys responsibility to the impact

terhadap dampak yang diakibatkan oleh kebijakan dan

caused by the Companys policies and activities on society

kegiatan Perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan.

and the environment. The responsibilities are manifested

Bentuk tanggung jawab tersebut diselenggarakan melalui

through a series of CSR programs that are transparent and

rangkaian program-program CSR yang transparan dan

ethical .

beretika.

198

Perseroan meyakini bahwa kesinambungan setiap kegiatan

The Company believes that business sustainability of any

usaha (business sustainability) serta peningkatan nilai

business activity as well as an increase in the value of

Perusahaan sangat didukung oleh investasi non-finansial

the Company is strongly supported by the non-financial

termasuk kontribusi Perseroan pada pengembangan

investments including the Companys contribution to the

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan


Corporate Social Responsibility

masyarakat di bidang kesehatan, lingkungan, pendidikan,

development of society in the fields of health, environment,

dan keagamaan. Dengan program ini, diharapkan di masa

education, and religion. These programs are expected to

mendatang akan tercipta hubungan yang konstruktif dan

result in a constructive and responsive relationship between

responsif antara para stakeholder (pemangku kepentingan)

stakeholders and the Company. This way, the Company

dengan Perseroan. Melalui program CSR pula, Perseroan

may increase the value to the satisfaction of all stakeholders

dapat meningkatkan nilai bagi kepuasan seluruh pemangku

as well as enhance the Companys contribution to the

kepentingan serta terwujudnya kontribusi Perseroan bagi

wider community.

masyarakat luas.
Prinsipprinsip CSR Perseroan yaitu :

The Companys CSR principles are:

Konsisten dengan pembangunan berkelanjutan dan

Consistent with sustainable development and the

kesejahteraan masyarakat.

welfare of society.

Mempertimbangkan ekspektasi semua stakeholders.

Consider the expectations of all stakeholders.

Taat hukum dan konsisten dengan norma yang

Comply with the law and consistent with prevailing

berlaku.

norms.

Terintegrasi ke dalam kegiatan bisnis

Integrated into business activities.

Guna mengintegrasikan program CSR ke dalam kegiatan

In order to integrate CSR programs into the corporation

bisnis korporasi, maka Perseroan berkomitmen untuk:

business activities, the Company is committed to :

Peduli terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar

Caring for people and the environment surrounding

Perusahaan

the Company

Mengatasi dampak negatif operasional Perusahaan

Addressing the negative impact of the Companys

melalui kepatuhan terhadap regulasi serta menciptakan

operations through compliance with regulations and

nilai baru yang lebih baik kepada masyarakat dan

creating new and better value to society and the

lingkungan.

environment.

Memberikan manfaat sosial, ekonomi dan lingkungan

Providing social, economic and environmental benefit

kepada masyarakat terutama di sekitar wilayah

to the community, especially those in the vicinity of the

operasional Perusahaan.

Companys operations.

Meningkatkan

efisiensi,

Increasing the Companys reputation, efficiency,

pertumbuhan usaha dan menerapkan mitigasi risiko

reputasi

Perusahaan,

business growth and implementing business risk

bisnis.

mitigation business.

Sedangkan landasan program CSR Perseroan merujuk

The Companys CSR programs are based on a set of rules

pada seperangkat aturan dan perundangundangan

and acts issued by the government and implemented by

yang dikeluarkan pemerintah dan diimplementasikan oleh

the Company. The foundations are:

Perseroan. Landasan tersebut yaitu:


1. UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas,

1. Act No. 40 Year 2007 on Limited Liability Company,

tercantum dalam Bab V Pasal 74 ayat 1 dimana

stipulated in Chapter V Article 74 paragraph 1

Perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya

where The Company runs its business activities in

di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya

the field and /or related to the natural resources is

alam wajib melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan

required to implement the Environmental and Social

Lingkungan.

Responsibility.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

199

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan


Corporate Social Responsibility

2. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang

2. Government Regulation No. 47 Year 2012 on Social

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan

and Environmental Responsibility of the Limited Liability


Company.

Terbatas.
3. Keputusan Menteri BUMN No. KEP 117/M-BUMN/2002

3. Decree of the Minister of State Owned Enterprise No.

tanggal 31 Juli 2002 Tentang Penerapan Praktek Good

KEP - 117/M-BUMN/2002 dated July 31, 2002 On

Corporate Governance (GCG).

the Implementation of Good Corporate Governance


(GCG).

Visi dan Tujuan CSR Perseroan

Vision and Mission of The Companys CSR

Visi CSR

CSR Vision

Menjadi

perusahaan

bisnis

dan

pelayaran

yang

mengutamakan kepuasan pelanggan dan pemangku

To become a maritime service business company upholding


customer and other stakeholders satisfaction.

kepentingan lainnya.
Tujuan

Objective

Meningkatkan reputasi dan kredibilitas PTK melalui

To increase the reputation and credibility of PTK through

kegiatan CSR yang terintegrasi dengan strategi bisnis.

CSR activities integrated with business strategies.

Saling memberi manfaat

Mutual benefit

Berkelanjutan

Sustainable

Prioritas daerah yang terkena dampak

Priority on affected-areas

Sosialisasi dan publikasi yang efektif

Effective dissemination and publication

Bertanggung jawab terhadap dampak operasi

Responsible for impacts on operations

Kriteria Penyusunan Program CSR

Criteria of Preparing CSR Program

Dalam pengembangan CSR PTK telah disusun 5 kriteria

In developing PTKs CSR, 5 criteria have been prepared

untuk mencapai efektifitas pelaksanaan CSR di seluruh

to achieve the effectiveness of CSR implementation in all

wilayah cabang dan operasional Perusahaan. Kriteria

branch offices and operational sites of the Company. The

tersebut

criteria covers common interest between the government,

mencakup

kepentingan

bersama

antara

community and the Company, as described as follows:

pemerintah, komunitas dan Perusahaan, yaitu:

Saling memberi

Sosialisasi dan

Program

manfaat

Publikasi Efektif

berkelanjutan /
Sustainable

200

Bertanggung

Prioritas masyarakat

jawab terhadap

wilayah operasional

daerah operasi

dan terkena dampak

1. Bermanfaat bagi banyak kalangan.

1. Beneficial for all class of people

2. Berkelanjutan

2. Sustainable

3. Dekat wilayah cabang/ operasional

3. Near branch offices and operational sites

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan


Corporate Social Responsibility

4. Publikasi

4. Publication

5. Bertanggung jawab terhadap daerah operasi

5. Responsible for operational areas.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Bidang


Hubungan Kerja

Corporate Social Responsibility in Work


Relationship

a. Fungsi PR & Administration

a. PR & Administration Function

Dalam melakukan program CSR, hubungan kerja

In conducting CSR programs, work relationship

antara Fungsi PR & Administration dengan cabang

between PR & Administration function and branch

senantiasa dibina dengan baik.

office is continuously well-developed.

Perseroan

melalui

Fungsi

PR

&

Administration

The Company through PR & Administration Function

melakukan evaluasi dan monitoring agar program CSR

conducts evaluation and monitoring so that CSR

dapat terlaksana sesuai dengan perencanaan yang

programs can be well implemented according to the set

telah disusun pada awal tahun. Realisasi pelaksanaan

planning at the beginning of the year. The realization

program juga harus didukung dengan data yang

of program implementation should also be supported

akurat.

with accurate data.

Guna

mensinergikan

CSR

Perseroan,

Corporate

In order to synergize the Companys CSR, Corporate

Secretary senantiasa berkoordinasi dengan bagian

Secretary continues coordinating with other related

terkait lainnya seperti Fungsi PR & Administration dan

divisions such as PR & Administration function and the

cabang Perseroan.

Companys branch offices.


b. Manpower

b. Ketenagakerjaan
Perseroan

menjalankan

praktik

ketenagakerjaan

The Company implements manpower practice with

dengan prinsip kesetaraan gender serta kesempatan

gender equality principles and fair job opportunities

kerja yang sama bagi seluruh SDM mulai dari level

to all human resources, starting from the lowest

bawah, staf, hingga manajemen Perusahaan. Perseroan

level of the employees, staffs and management of

juga senantiasa mengacu pada Undang-undang

the Company. The Company continues to refer to

Ketenagakerjaan No.13 Tahun 2003 yang mengatur

Manpower Regulation No.13 Year 2003 that regulates

seluruh aspek yang berkaitan dengan perlindungan

all aspects related to the protection of manpower.

terhadap tenaga kerja. Dalam aspek ketenagakerjaan

Within this manpower aspect, the Company prepares

ini, Perseroan melakukan proses penyusunan rencana

a manpower plan systematically as a reference and

ketenagakerjaan secara sistematis yang dijadikan dasar

basis in formulating policies, strategies and sustainable

dan acuan dalam penyusunan kebijakan, strategi, dan

implementation of manpower development programs.

pelaksanaan program pembangunan ketenagakerjaan


yang berkesinambungan.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Bidang


Lingkungan

Corporate Social Responsibility in


Environment

Bentuk program CSR Perseroan dalam bidang lingkungan

The Companys CSR program in environment covers

meliputi bantuan untuk bencana alam, lingkungan hidup,

donation for disaster, environment and trees plantation. In

serta penanaman pohon. Pada tahun 2013, alokasi

2013, the Companys CSR fund allocation in environment

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

201

23-24 september
2013 dilaksanakan
CSR Pembagian 200
Kacamata untuk pelajar
di lingkungan Kantor
Pusat

penyaluran dana CSR Perseroan dalam bidang lingkungan

was Rp56,128,416 or 5.5% from the overall of the

sebesar Rp56.128.416 atau sebesar 5,5% dari keseluruhan

Companys CSR programs.

dana program CSR Perseroan.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Bidang


Pengembangan Sosial dan Pemberdayaan
Masyarakat

Corporate Social Responsibility in Social


and Community Development

Dalam bidang pengembangan sosial kemasyarakatan,

In social and community development, the Company

Perseroan melaksanakan program CSR meliputi, bantuan

implements CSR programs such as providing donation to

untuk panti asuhan, penyandang cacat, yatim piatu, hari

orphanage, disabled people, the organization of national

besar nasional, kegiatan kepemudaan dan olah raga, serta

event, young generation and sports event, and cultural

pelestarian budaya. Sasaran dari program tersebut adalah

preservation. The programs aim to create a safe community

untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang aman di

surroundings, which are located nearby the Companys

sekitar lingkungan bisnis Perusahaan.

business environment.

Total dana yang dialokasikan dalam CSR Perseroan dalam

The Company incurred fund for CSR program in social and

bidang pengembangan sosial dan kemasyarakatan sebesar

community development at Rp131,041,030 or at 12.93%

Rp131.041.030 atau sebesar 12,93% dari keseluruhan

of the overall fund of CSR programs.

dana program CSR Perseroan.


Selain itu, Perseroan juga menyelenggarakan kegiatan

In addition, the Company also organize community

pemberdayaan masyarakat yang secara khusus ditujukan

empowerment event specifically designed for fishermen.

kepada nelayan. Bantuan diberikan berupa pelatihan dan

The donation was in the form of training and equipment

bantuan peralatan kepada nelayan di P. Ngenang Batam,

provision to fishermen in Ngenang Island Batam,

dengan alokasi dana sebesar Rp100.000.000 yang berasal

incurring fund of Rp100,000,000, which came from PT

dari PT Pertamina (Persero). Bantuan tersebut mencapai

Pertamina (Persero). This donation accounted for 8.87% of

8,87% dari keseluruhan alokasi dana program CSR

the overall fund allocation of CSR programs.

Perseroan.
Secara keseluruhan, dana CSR yang dialokasikan Perseroan

In total, CSR fund allocated by the Company in social

dalam bidang pengembangan sosial dan pemberdayaan

and community empowerment was Rp231,041,030 or at

masyarakat sebesar Rp231.041.030 atau sebesar 22,80%

22.80% of the overall fund of its CSR.

dari keseluruhan dana CSR Perseroan.

202

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Tanggal 7 - 8 Desember
2013 PTK melaksanakan CSR,
penanaman 50 ribu mangrove
dan bantuan 3 buah mesin
tempel yamaha, 2 buah sampan
serta sarana tangkap nelayan di
pulau Ngenang - Batam.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Bidang


Pendidikan

Corporate Social Responsibility in Education

Dalam bidang pendidikan, Perseroan melaksanakan

The Company implements CSR programs in education that

program

untuk

covers computer donation for schools, stationery, bags,

sekolah, alat tulis, dan tas untuk pelajar, serta bantuan

and books for library collection. This program aims to

perpustakaan. Sasaran dari program tersebut adalah

improve the education quality of the society.

CSR

meliputi,

bantuan

komputer

untuk menciptakan lingkungan dan meningkatkan mutu


pendidikan di lingkungan masyarakat.
Total dana yang dialokasikan dalam CSR Perseroan dalam

Total fund incurred for CSR program in education was

bidang pendidikan adalah sebesar Rp155.760.000 atau

Rp155,760,000 or 15.37% of the overall CSR program

sebesar 15,37% dari keseluruhan dana program CSR

fund.

Perseroan.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Bidang


Kesehatan

Corporate Social Responsibility in Health

Dalam

melaksanakan

In health, the Company implements CSR programs such as

program CSR meliputi, bantuan kacamata, khitanan

eyeglasses donation, mass circumcision, blood donation,

massal, donor darah, bantuan kegiatan posyandu dan

donation for health program and health care organized by

kesehatan, serta fogging. Sasaran dari program tersebut

Integrated Service Station, as well as fogging. The program

adalah meningkatkan kesehatan masyarakat dan mutu

aims to improve the societys health and education quality

pendidikan di lingkungan sekitar.

in the nearby surroundings.

Total dana yang dialokasikan dalam CSR Perseroan dalam

Total fund incurred for CSR program in health was

bidang kesehatan mencapai Rp242.654.400 atau sebesar

Rp242,654,400 or 23.94% of the overall CSR program

23,94% dari keseluruhan dana program CSR Perseroan.

fund.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Bidang


Infrastruktur

Corporate Social Responsibility in


Infrastructure

Dalam bidang infrastruktur, Perseroan melaksanakan

In infrastructure, the Company implements CSR programs

program CSR meliputi, pembangunan masjid Jami Nidaul

such as the the construction of Jami Nidaul Bahri mosque,

Bahri, pembangunan masjid Jamiul Magfirah, Bantuan

Jamiul Magfirah mosque, public sanitary facility and

renovasi MCK dan sarana umum, serta bantuan renovasi

infrastructure renovation, as well as renovation of houses

rumah ibadah. Sasaran dari program tersebut adalah untuk

of worships. The program aims to improve religious

meningkatkan aktivitas peribadatan dan keagamaan bagi

activities among workers and the nearby surroundings.

bidang

kesehatan,

Perseroan

pekerja dan masyarakat sekitar.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

203

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan


Corporate Social Responsibility

Total dana yang dialokasikan dalam CSR Perseroan dalam

Total fund incurred for CSR program in infrastructure

bidang infrastruktur adalah sebesar Rp327.758.000 atau

improvement was Rp327,758,000 or 32.34% of the overall

sebesar 32,34% dari keseluruhan dana program CSR

CSR program fund. This was the largest budget allocation

Perseroan. Jumlah tersebut merupakan jumlah terbesar

among the other CSR programs. The amount reflects the

yang dianggarkan Perseroan dibandingkan dengan alokasi

Companys commitment to improve infrastructure used by

dana program CSR lainnya. Besarnya nominal program

the society.

ini merupakan bentuk kepedulian Perseroan terhadap


pentingnya infrastruktur di lingkungan masyarakat.
REALISASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TAHUN

REALISASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TAHUN

2013

2013
BIDANG

PENDIDIKAN

TANGGAL

NILAI

SUMBER
DANA

Bantuan Komputer@12 unit


Untuk SMP dan SMK

Bontang

25 Januari 2013

Pemberian bantuan kepada


korban banjir

Jakarta

6.128.416

PTK

7 - 8 Desember 2013

Penanaman 50.000 Mangrove


di P. Ngenang - Batam

Batam

50.000.000

Pertamina

25 Juli 2013

Bantuan Panti Asuhan Muslimin


& Yayasan Aisyiyah

Jakarta

10.000.000

PTK

15 Juli - 1 Agust 2013

Bantuan Anak Yatim di


lingkungan sekitar Perusahaan
(Pusat & Cabang)

Jakarta &
Cabang PTK

32.000.000

PTK

25 Juli 2013

Bantuan Anak Yatim di


lingkungan sekitar Perusahaan
(Pusat)

Jakarta

4.200.000

PTK

29 Mei 2013

Bantuan kegiatan olah raga


Kelurahan Kramat

Jakarta

2.500.000

PTK

24 Juni 2013

Bantuan kegiatan FBR Kel.


Kuitang - Kec. Senen

Jakarta

500.000

PTK

02 Juli 2013

Bantuan 150 paket sembako

Jakarta

19.664.730

PTK

16 Oktober 2013

Bantuan Qurban kepada BDI


PTK

Jakarta

62.176.300

PTK

Bantuan Kacamata Untuk 200


orang Pelajar

Jakarta

59.000.000

Pertamina

8.098.400

PTK

23 Juni 2013

Khitanan Massal bersama


Bazma & BDI PTK

Jakarta

8.900.000

PTK

16 September 2013

Donor Darah

Jakarta

3.656.000

PTK

19 Desember 2013

Pemberian mobil ambulance


kepada HPK

Jakarta

163.000.000

PTK

SOSIAL MASYARAKAT

23 - 24 Sept 2013
23 - 24 Sept 2013

204

LOKASI

24 November 2013

LINGKUNGAN

KESEHATAN

KEGIATAN

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

155.760.000

Pertamina

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan


Corporate Social Responsibility

BIDANG

INFRASTRUKTUR

PEMBERDAYAAN

TANGGAL

KEGIATAN

LOKASI

NILAI

SUMBER
DANA

4 Pebruari 2013

Bantuan Pembangunan Masjid


Nidaul Bahri

Jakarta

100.000.000

PTK

27 Maret 2013

Bantuan Pembangunan Masjid


Nidaul Bahri

PTK Pusat

100.000.000

PTK

23 Mei 2013

Bantuan Pembangunan Masjid


Nidaul Bahri

PTK Pusat

100.000.000

PTK

22 Pebruari 2013

Bantuan Pembangunan Masjid


Jamiul Magfirah

Batam

15.000.000

PTK

13 Pebruari 2013

Bantuan untuk renovasi MCK di


RT 003/005 Kec. Senen

Jakarta

2.775.000

PTK

27 Mei 2013

Bantuan pembangunan
Mushala Baitul Ulum SDSN
Senen 03 Pagi

Jakarta &
Cabang PTK

4.608.000

PTK

25 Nopember 2013

Bantuan pembangunan sekolah


di lingkungan Kramat Senen

Jakarta

5.375.000

PTK

8 - 9 Desember 2013

Pelatihan dan bantuan


peralatan kepada nelayan di P.
Ngenang - Batam

Batam

100.000.000

TOTAL

Pertamina

1.013.341.846

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Pada


Masa Mendatang

Corporate Social Responsibility in


The Future

Sehubungan dengan pelaksanaan RKAP CSR Tahun

In connection with the implementation of CSR RKAP

Anggaran 2014, Perseroan berharap dapat melaksanakan

Fiscal Year 2014, the Company expects to implement the

program sesuai dengan yang direncanakan dengan

program as planned with due regard to efficiency and cost

memperhatikan cost efectiveness dan efisiensi dengan

effectiveness by taking into account the need/suitability

mempertimbangkan

program

of the program to the society in order to empower the

untuk masyarakat serta untuk memberdayakan potensi

kebutuhan/kesesuaian

community and the social and economic potential of the

sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Kami juga

local community. In addition to helping people, we also

berharap programprogram yang dilaksanakan oleh CSR

hope that the CSR programs implemented by the Company

Perseroan selain dapat membantu masyarakat diharapkan

can stimulate operational productivity, improve the image

dapat mendorong produktifitas operasional, meningkatkan

and reputation of the Company in the eyes of stakeholders

citra dan reputasi Perusahaan dalam pengelolaan CSR

with regard to the Companys CSR management, as well as

Perusahaan di mata stakeholder serta memberikan nilai

add value for shareholders.

tambah bagi shareholder.


Pada masa mendatang, melalui Fungsi PR & Administration,

In the future, through the function of PR & Administration,

Perseroan

mengelola

the Company gives the mandate to manage CSR funds

dana CSR senilai Rp870,000,000,-. Anggaran ini turun

as much as Rp870.000.000.- This budget decreased by

16,48% dibandingkan anggaran CSR tahun 2013 sebesar

16.48% compared to 2013s budget of Rp1,013,341,846.

memberikan

amanah

untuk

Rp1.013.341.846.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

205

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan


Corporate Social Responsibility

Alokasi Budget CSR Tahun 2014

CSR Budget Allocation 2014

ALOKASI PROGRAM / PROGRAM ALLOCATION

RKA

PROPOSI / PROPORTION (%)

Pendidikan / Education

135,000,000

16%

Lingkungan / Environment

200,000,000

23%

Sosial Masyarakat / Social Community

167,500,000

19%

77,500,000

9%

Infrastruktur / Infrastructure

110,000,000

13%

Pemberdayaan / Empowerman

180,000,000

21%

TOTAL

870,000,000

100%

Kesehatan / Health

Pie Chart alokasi budget 2014


Pie Chart of Budget Allocation 2014

Pendidikan /
Pemberdayaan /

Education

Empowerman

16%

21%

Infrastruktur /
Infrastructure

23%

13%

Lingkungan /
Environment

9%
19%
Kesehatan /
Health

206

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Sosial Masyarakat /
Social Community

Kesehatan, Keselamatan, Keamanan Kerja,


dan Lingkungan
Health, Safety, and Environment

Komitmen HSSE

HSSE Commitment

Perseroan berkomitmen untuk menyelenggarakan setiap

The Company is committed to performing their duties by

pekerjaan dengan mengutamakan keselamatan dan

upholding the safety and health of workers, customers,

kesehatan pekerja, pelanggan dan masyarakat umum.

and public. The Company continues to provide protection

Perseroan senantiasa memberikan perlindungan atas

for all things related to the environment based on the

segala hal yang berhubungan dengan lingkungan dengan

policy on safety, health, and environment.

berpedoman

pada

kebijakan

tentang

keselamatan,

kesehatan kerja dan lingkungan.


Komitmen tersebut dicapai dengan melakukan setiap aspek

This commitment is achieved by performing every aspect

yang dapat menjamin terpenuhinya sistem Kesehatan,

to ensure the fulfillment of the Company HSSE (Human,

Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (Human, Safety,

Safety, Security and Environment) systems such as:

Security, and Environment HSSE) Perseroan seperti:


Memberikan prioritas pertama untuk aspek HSSE.

Giving first priority to aspects of HSSE.

Mengidentifikasi potensi bahaya dan mengurangi risiko

Identifying potential hazards and mitigating the risk as

serendah mungkin untuk mencegah terjadinya insiden.


Menekankan kepada seluruh pekerja untuk mematuhi
semua peraturan perundangan dan ketentuan HSSE.
Meningkatkan secara berkelanjutan sistem pengelolaan

low as possible to prevent incidents.


Giving emphasis to all employees to comply with all
HSSEs laws and regulations.
Improving sustainable HSSE management system

HSSE
Meningkatkan kesadaran dan kompetensi pekerja agar
melakukan pekerjaannya dengan benar dan aman.

Increasing awareness and competence of workers in


order to do his job properly and safely.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

207

Kesehatan, Keselamatan, Keamanan Kerja, dan Lingkungan


Health, Safety, and Environment

Kinerja HSSE 2013

HSSE Performance 2013

Program Kerja HSSE pada bulan Desember tahun 2013

HSSE Work Program in December 2013 is among others:

diantaranya :
1. Lindung Lingkungan & Kesehatan Keselamatan Kerja
Gedung PTK Pusat meliputi beberapa kegiatan yakni:

1. Environmental preservation & occupational health


and safety of PTK Head Office Building covers several
activities, namely:

Inspeksi

Peralatan

Perlengkapan

Pemadam

Kebakaran Gedung PTK Pusat.

Equipment inspection / fire extinguisher tools of


PTK Head Office Building.

Inspeksi House Keeping Gedung PTK Pusat.

House Keeping Inspection of PTK Head Office

Inspeksi Lindung Lingkungan Gedung PTK Pusat

Environmental preservation inspection of PTK Head

Building.
Office Building.
2. ISM code dan QSHE meliputi beberapa kegiatan yakni :

2. ISM code and QSHE covers numerous activities, namely:

Melakukan Sosialisasi/ Familisasi ISM Code secara

Disseminating/familiarizing ISM Code continuously

terus menerus kepada Crew yang akan naik kapal

to crew on board (42 people).

(42 Orang).
Pelatihan K3 Umum dari DK3N di Hotel Parama,
Cisarua Bogor.
Kunjungan dan verifikasi data K3LL serta evaluasi
CHESM dari Chevron Indonesia Company.

General HSE Training from DK3N at Parama Hotel,


Cisarua Bogor.
Visit and verification of K3LL data and evaluation of
CHESM from Chevron Indonesia Company.

PQ Tender Chevron Indonesia Company.

PQ Tender of Chevron Indonesia Company.

Permohonan Annual Audit DOC ke BKI Tanjung

Proposal of Annual Audit DOC to BKI Tanjung

Priok.

Priok.

Inspek HSE Kapal MT. Calaguas (B2B) di Belawan.

Inspection of HSE on MT. Calaguas (B2B) Ship in

Ke BKI Tanjung Priok untuk Close Out rekomendasi

To BKI Tanjung Priok for close-out of approval

Belawan.
approval Manual ISM Code.
Internal Audit fungsi HSSE/DPA dan fungsi
Operasi.
PQ Tender Job Pertamina-Medco Tomori Sulawesi
Camar Resources Canada.

recommendation of Manual ISM Code.


Internal Audit function of HSSE/DPA and Operating
function.
PQ Tender of Job Pertamina-Medco Tomori
Sulawesi Camar Resources Canada.

Ke BKI Tanjung Priok untuk perpanjangan SMC

To BKI Tanjung Priok for the extension of SMC,

sementara MT. Patra Tanker 1 dan MT. Patra

while MT. Patra Tanker 1 and MT. Patra Tanker 2.

Tanker 2.
Penyegaran tahap 3 Security.

Refreshment to 3 stages of security.

Management Review di Ruang Serbaguna Lantai 4.

Management Review of Multipurpose Office floor 4.

Annual Audit DOC dari PT.BKI.

Annual Audit of DOC from PT. BKI

Orientasi Budaya Safety pekerja baru PT. Pertamina

Orientation of Safety Culture of the new workers of

Trans Kontinental.
Pelatihan tanggap darurat kebakaran Gedung PTK.

PT. Pertamina Trans Kontinental.


Training of Emergency response of fire in PTK
Building.

208

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Kesehatan, Keselamatan, Keamanan Kerja, dan Lingkungan


Health, Safety, and Environment

3. Aktifitas Fire Safety meliputi beberapa kegiatan yakni :


Melaksanakan inspeksi rutin alat keselamatan dan alat

3. Fire Safety Activities cover several activities, namely:


Conducting routine inspection on safety equipment


and fire extinguisher of PTH Head office building.

pemadam gedung PTK Pusat.


Sertifikasi Peralatan Operasi

Operational Equipment Certification

Pada tahun 2013, Perseroan telah mensertifikasi peralatan

In 2013, the Company has certified operational equipment

operasi sebanyak 25 alat dengan rincian sebagai berikut:

for 25 equipments with the following detail:

Januari

January

: AHTS Peteka 5401, SMC AHTS

Andalas

Transko Andalas
Februari : ISSC

Transko

: AHTS Peteka 5401, SMC AHTS Transko

Andalas,

ISSC

Transko

February : ISSC

Transko

Andalas,

ISSC

Transko

Celebes, SMC AHTS 5402

Celebes, SMC AHTS 5402


Maret

: -

March

: -

April

: Gas Patra 3

April

: Gas Patra 3

Mei

: SPOB Kapuas, MT. Patra Tanker 2

May

: SPOB Kapuas, MT. Patra Tanker 2

Juni

: Petrogas Supply 2, Patra Tanker 3, AHTS

June

: Petrogas Supply 2, Patra Tanker 3, AHTS


5401

5401
Juli

: Perpanjangan Sertifikat Transko Celebes,

July

Agustus

: -

: Extension of Transko Celebes Certificate,


Patra Tanker 1.

Patra Tanker 1.
August

: -

September : SMC Permanen Anker 3

September : Permanent of SMC Anker 3

Oktober

October

: Perpanjangan Sertifikat SMC MPV, Petrogas

Nopember : Perpanjangan Sertifikat Transko Celebes,

November : Extension of Transko Celebes Certificate,


SMC OB. Patra 2301, 2302 and 2303.

SMC OB. Patra 2301, 2302 dan 2303.


Desember : DOC Endorcement, Patra Tanker 1, Patra

: Extension of SMC MPV Certificate, Petrogas


2

December : DOC Endorsement, Patra Tanker 1, Patra


Tanker 2

Tanker 2

Pelatihan HSSE

HSSE Trainings

Perseroan senantiasa mengutamakan aspek keselamatan

The Company continues to prioritize occupational safety

kerja dan memberikan pembekalan yang matang bagi

aspect and provide good preparation for all operational

setiap karyawan operasi untuk mengikuti pelatihan-

employees to attend HSSE trainings. These trainings aim

pelatihan HSSE. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan

to intensify knowledge on safety at work to all employees,

pengetahuan aspek keselamatan bagi karyawan dalam

covering:

bekerja. Pelatihan tersebut meliputi:


1. Seminar K3 Expo

1. Occupational Health, Safety and Environment Seminar

2. AK3 Umum (Ahli Kesehatan Keselamatan Kerja) Umum

2. General AK3 (Occupational Health and Safety Expert)

3. CSO (Company Security Officer)

3. CSO (Company Security Officer)

4. SMK3 (Sistem Manajemen Kesehatan Keselamatan

4. SMK3 (Occupational Health and Safety Management

Expo

Kerja)

System)

5. ISM Code (International Safety Manajemen)

5. ISM Code (International Safety Management)

6. ISO 9001 : 2008

6. ISO 9001:2008

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

209

Kesehatan, Keselamatan, Keamanan Kerja, dan Lingkungan


Health, Safety, and Environment

7. Basic Fire Fighting

7. Basic Fire Fighting

8. Internal Audior ISPS Code

8. Internal Auditor ISPS Code

9. BOSIET (Basic Offshore Safety Induction & Emergency

9. BOSIET (Basic Offshore Safety Induction & Emergency

Training)

Training)

Penyampaian Kecelakaan dalam


Operasional Perusahaan

Report on Accident at Work of the Company

Selama tahun 2013, tidak terdapat kecelakaan kerja yang

There was no accident at work recorded during 2013. In

terjadi. Jumlah ini turun dibandingkan dengan tahun

the previous year, there was 1 case of accident at work.

sebelumnya terdapat 1 kasus kecelakaan kerja. Secara

The Companys detailed HSSE performance can be seen in

rinci, kinerja HSSE Perseroan dapat dilihat melalui tabel

the following table:

berikut:
URAIAN / DESCRIPTION

2013

2012

Persentase / Percentage

Fatality Damage

100%

Property Damage

0%

Environmental Damage

0%

TOTAL

100%

FATALITIES
LOST TIME INCIDENT
RESTRICTED WORK DAYS CASES
MEDICAL TREATMENT CASES
ENVIRONMENTAL DAMAGE
FIRST AID CASES
PROPERTY DAMAGE
NEAR MISSES
UNSAFE ACT
UNSAFE CONDITION

0
0
0
0
0
2
0
8

MAN HOURS : 2.292.552

total exposures achieved


TRIR =

(FAT + LTI + RWDC + MTC) x 1.000.000 = (0 + 0 + 0 + 0) x 1.000.000 = 0


CUM. MAN HOURS
2.292.552

2.292.552 manhours
with

210

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Zero Fatality

Kesehatan, Keselamatan, Keamanan Kerja, dan Lingkungan


Health, Safety, and Environment

Prosedur Penanganan Kecelakaan

Accident Handling Procedure

Perseroan memiliki target perencanaan, pelaksanaan,

The Company has planning target, implementation and

dan realisasi program HSSE serta ISM Code & QHSE yang

realization of HSSE and ISM Code & QHSE program, which

terlaksana dengan baik yang meliputi:

have been well-conducted. The programs are:

1. Inspeksi Lingkungan Gedung PTK Pusat, meliputi:

1. Inspection of Central PTK Building Environment,


including:

a. Inspeksi

Peralatan

Perlengkapan

Pemadam

Kebakaran Gedung PTK Pusat.

a. Inspection of Equipment / Equipment for Fire


Extinguisher at Central PTK Building.

b. Inspeksi House Keeping Gedung PTK Pusat.

b. Inspection of House Keeping at Central PTK

c. Inspeksi Lindung Lingkungan Gedung PTK Pusat

c. Inspection of Environmental Protection at Central

d. Inspeksi obat-obatan (P3K).

d. Inspection of medication (P3K)

Building.
PTK Building
2. Melakukan Sosialisasi/Familirisasi ISM Code secara rutin
kepada crew yang akan naik kapal.

2. Disseminating ISM routinely to crew that will be on


board to the ship.

3. Safety Meeting intern pekerja Divisi HSE secara berkala.

3. Periodical internal Safety Meeting for HSE workers.

4. Mendampingi BKI dalam rangka Pre Audit Kapal

4. Accompanying the BKI for Pre-Audit of Petrogas Supply

Petrogas Supply.
5. Pengurusan sertifikat ISPS Code Transko Andalas
bersama RSO PTK.

Ship.
5. Handling certificate of ISPS Code Transko Andalas with
RSO PTK.

6. Sosialisasi Keselamatan Kerja mengenai human error.

6. Safety Dissemination about human error.

7. Implementasi CSMS.

7. Implementation of CSMS.

8. Tindak lanjut verifikasi initial audit.

8. Follow-up of initial verification audit.

9. Investigasi dan dokumentasi kapal Rancung.

9. Investigation and documentation of Rancung ship.

10. Pembahasan kejadian kecelakaan secara intensif.

10. Intensive discussion on accident.

11. Koordinasi verifikasi initial audit.

11. Coordinating verification of initial audit.

12. Sertifikasi SMC.

12. Certification of SMC.

13. Verifikasi SMC.

13. Verification of SMC.

14.
Sosialisasi ISM Code (Manual System Manajemen

14. Dissemination of ISM Code (Manual System of Safety

Keselamatan).

Management).

15. Management Walkthrough.

15. Walkthrough Management.

16. Audit ISPS Code oleh Ditkapel KPLP

16. Audit ISPS Code by Ditkapel KPLP

17. Audit CSMS Kontraktor.

17. Audit of CSMS Contractors.

18. Pembahasan Penalti Boundary KPI.

18. Discussion of Boundary Penalty of KPI.

19. Verifikasi kejadian fatality.

19. Verification of fatality incident.

20. Pelaksanaan perawatan rutin alat keselamatan dan alat

20. Implementation of routine maintenance of safety and

pemadam gedung PTK Pusat.


21. Uji coba penggunaan Pompa hydrant dan perlengkapan
secara berkala.
22. Management Review external audit surveillance visit
ISO 9001:2008 oleh LRQA.

fire extinguisher equipment of Central PTK building.


21.
The trial use of hydrant pump and equipment
regularly.
22. Management Review of external audit surveillance visit
of ISO 9001:2008 by LRQA.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

211

Kesehatan, Keselamatan, Keamanan Kerja, dan Lingkungan


Health, Safety, and Environment

Guna mengantisipasi kecelakaan yang terjadi, Perseroan

To anticipate the accident, the Company refined and

melakukan perbaikan dan peningkatan atas sistem HSSE

improved its HSSE system. The Company received

Perseroan mendapat apresiasi dari lembaga sertifikasi

appreciation from the relevant certification body. The

terkait. Apresiasi tersebut antara lain:

appreciation is manifested in:

Sertifikat ISO 9001 : 2008

Certification of ISO-9001: 2008

Sertifikat DOC ISM Code PT Pertamina Trans

Certification of DOC-ISM Code of PT Pertamina Trans

Kontinental
Sertifikat SMC untuk kapal, antara lain:

Kontinental
Certification of SMC for ships, such as:

AHTS PETEKA 5401

AHTS PETEKA 5401

AHTS PETEKA 5402

AHTS PETEKA 5402

AHTS TRANSKO ANDALAS

AHTS TRANSKO ANDALAS

AHTS TRANSKO CELEBES

AHTS TRANSKO CELEBES

MT. PATRA TANKER 1

MT. PATRA TANKER 1

MT. PATRA TANKER 2

MT. PATRA TANKER 2

MT. PATRA TANKER 3

MT. PATRA TANKER 3

MT. GAS PATRA

MT. GAS PATRA

MI. GAS PATRA 2

MI. GAS PATRA 2

MT. GAS PATRA 3

MT. GAS PATRA 3

SPOB MUSI

SPOB MUSI

SPOB MAHAKAM

SPOB MAHAKAM

MPV. PETROGAS 1

MPV. PETROGAS 1

MPV. PETROGAS 2

MPV. PETROGAS 2

MPV. PETROGAS 3

MPV. PETROGAS 3

Pengambilan Langkah-langkah yang


dilakukan dalam penanganan kecelakaan

Steps Taken in Accident Handling

Prosedur dan langkah-langkah yang diterapkan Perseroan

Procedure and steps taken by the Company in the event

ketika terjadi kecelakaan dalam aktivitas bisnis Perseroan

of accident at work recorded during 2013 are as follows:

dalam kurun 2013 sebagai berikut:


SEBAB - AKIBAT / CAUSE-EFFECT

TINDAK LANJUT / HANDLING

First Aid Cases (FAC)


Ketika korban menuangkan air panas, tutup teko / ketel terlepas Segera memberikan pertolongan pertama dengan bioplacenton
dan terjatuh sehingga uap panas membuat tangan (jari manis
terkelupas kulitnya) dan menyebabkan bengkak.
In the event of kettle cover fell when people poured out hot
water, hot steam evaporated and caused ring fingers skin to
peel and swell.

212

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Gave first aid by bioplacenton

Kesehatan, Keselamatan, Keamanan Kerja, dan Lingkungan


Health, Safety, and Environment

SEBAB - AKIBAT / CAUSE-EFFECT

TINDAK LANJUT / HANDLING

Property Damage (under < US$1.000.000)


TB. Patra 1203 menggandeng OB. Patra 2303 bergerak dari

Perbaikan bolder jetty, sampai sekarang sedang dalam proses. Fungsi

pemancangan beringin menuju Jetty 2 Pertamina Pekanbaru Fleet, MRP serta QSHE berkoordinasi dengan PTK Cabang Dumai dan
dengan kecepatan kurang lebih 1,1 knot.

pihak asuransi

Pada saat sandar dalam kondisi air pasang, posisi TB Patra


1203 diam/ tidak menarik

untuk menjaga haluan namun

dikarenakan OB. Patra 2303 masih terbawa arus maka bolder


darat jetty tertarik oleh gaya tegangan tali buritan yang masih
kuat, akibatnya bolder jetty 2 belakang menjadi miring.
TB. Patra 1203 hauled OB. Patra 2303, which moved from the

Refinement of jetty bolder in on progress. The fleet, MRP and QHSE

pile driving of the banyan tree to Jetty 2 of Pertamina Pekanbaru management is coordinating with Dumai Branch PTK and insurance
at speeds of approximately 1.1 knots.

agency.

When the prop is under tide, the position of TB Patra 1203


is not moving to maintain the bows position. However, since
OB. Patra 2303 was washed ashore, the land bolder of jetty
was drawn by the strong tensile strength of the stern rope.
Consequently, the rear bolder jetty 2 slopped.

Property Damage (under < US$1.000.000)


- Terjadi kebocoran di ruang Z-peller

Tindakan Langsung

- Cuaca buruk (ombak sekitar 2m 2,5m)

- Memompa air keluar dengan sarana yang ada di atas kapal


(pompa alkon, pompa celup dan pompa sanyo)
- Menghubungi / meminta bantuan ke Balongan radio untuk
meminjam pompa dan di tarik ke darat.
- Meminta bantuan ke MT Falcon Star untuk meminjam pompa.
- Meminta bantuan ke kapal nelayan untuk meminta bantuan ke
MT Falcon Star (mooring master).
- Memberi instruksi seluruh crew untuk memakai life jacket dan
meninggalkan kapal (setelah dipastikan kapal tidak dapat
diselamatkan). Setelah seluruh crew meninggalkan kapal diikuti
oleh nahkoda.

Leakage in Z-peller room

Direct Action

Severe weather (wave at around 2m-2.5m)

- Pumped the water out with the existing facilities on board (Alkon
pumps, submersible pumps and sanyo pump)
- Called /asked for help to Balongan radio to borrow the pump and
pull it ashore.
- Asked for help to MT Falcon Star to borrow a pump.
- Asked for help to a fishing boat to ask for help to MT Falcon Star
(mooring masters).
- Gave instructions to the entire crew to wear life jackets and
abandon ship (after ensuring that the ship could not be saved),
after the entire crew leave the ship with the captain behind them.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

213

Kesehatan, Keselamatan, Keamanan Kerja, dan Lingkungan


Health, Safety, and Environment

SEBAB - AKIBAT / CAUSE-EFFECT

TINDAK LANJUT / HANDLING

Environmental Damage (under < 15 barel)


1. Saat loading minyak di Buatan, terjadi tumpahan minyak 1. Segera mengganti Nakhoda Kapal SPOB Kapuas yang lebih
mentah dari kapal SPOB Kapuas ke sungai Siak. Setelah

kompeten dan handal dalam mengatur kerja seluruh crew

dilakukan investigasi ternyata ada isolation valve menuju

Kapal SPOB Kapuas untuk disiplin melakukan setiap pekerjaan.

Slope Tank tidak ditutup dan kelalaian ini diakibatkan

Pemberhentian dan penggantian nakhoda kapal ini kami

pengabaian SOP Loading Crude Oil dan menimbulkan

harapkan sudah dilakukan sebelum loading crude oil berikutnya

kecurigaan adanya indikasi pencurian.

di Terminal Buatan yang diperkirakan tanggal 14 Oktober 2013.

2. Kurangnya disiplin dari crew kapal akibat kompetensi

2. Segera lakukan pergantian crew yang merokok.

nakhoda kapal yang tidak tegas. Saat unloading crude


oil dari SPOB Kapuas ke Ladinda terdapat crew yang
MEROKOK di AREA NO SMOKING SPOB KAPUAS dan hal
ini tidak dapat ditolerir karena jika terjadi hal yang tidak
diinginkan maka kebakaran dapat terjadi baik di SPOB
Kapuas maupun Kapal Ladinda.
1. When loading oil in Buatan, crude oil spilled from SPOB ship 1. Immediately replaced SPOB Kapuas Ship Captain with a more
of Kapuas to Siak river. After being investigated, it turned

competent and reliable one in managing the entire work of

out that isolation valve to the Slope Tank is not closed. This

all crews of SPOB Kapuas Ship to be disciplined in performing

was as a result of negligence of SOP Loading Crude Oil

any work. The dismissal and appointment of new captain was

which aroused suspicion of an indication of theft.

expected to be done before loading the next crude oil at the


Buatan Terminal, which was predicted to start on October 14,
2013.

2. Lack of discipline of the crew aboard due to the indecisive


captain. When unloading crude oil from the SPOB Kapuas
to Ladinda, a crew was found smoking in NO SMOKING
AREA of SPOB KAPUAS. This cannot be tolerated as such
thing might cause fire in the SPOB Kapuas or Ladinda Ship.

214

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

2. Dismissed the smoking crew and hired a new one.

Kesehatan, Keselamatan, Keamanan Kerja, dan Lingkungan


Health, Safety, and Environment

SEBAB - AKIBAT / CAUSE-EFFECT

TINDAK LANJUT / HANDLING

Property Damage (under < US$1.000.000)


Pada

saat olah gerak

sandar, Kapal

Penumpang Doro

- Captain Gas Patra 3 Berkordinasi dengan Kapal Penumpang

Londa Lembar Milik PT. PELNI yang membawa penumpang


dari surabaya di dermaga Semayang Balikpapan membentur/

Doro Londa Lembar


- Labuh jangkar Kiri

menyenggol Kapal Gas Patra 3 dan benturan pertama mengenai - Memastikan kerusakan akibat senggolan tersebut
haluan depan kapal.Benturan kedua, buritan dan propeller

- Membuat Berita Acara Kejadian

Kapal Doro Londa mengenai rantai jangkar sebelah kanan GP3

Melakukan investigasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait


(Pertamina Marine Balikpapan) dan PTK Cabang Balikpapan

Akibat senggolan tersebut kerusakan yang dialami oleh GP3


adalah sebagai berikut
- Kehilangan Jangkar Sebelah kanan kapal Gas Patra3
-

Kehilangan 4 Shackle dan Rantai sepanjang 110 Meters

Hydrolik Pump RPB Wire Pecah

Haluan Deck Depan terjadi depormasi

Vapour Line Bengkok

untuk dibuatkan LKK dari Syahbandar setempat


-

Melaporkan ke asuransi Tugu Pratama guna meminta kerugian


kepada PT. PELNI (dalam proses)

Masalah Arus adalah menjadi penyebab dasar kejadian ini,


kemudian olah gerak dari Kapal Penumpang Doro Londa,
Pengamatan dari Kapal Doro Londa yang kurang baik.
At the time of the navigation dock, Passenger Ship of Doro Gas Patra 3 Captain coordinated with Doro Londa Lembar Passenger
Londa Lembar owned by PT. PELNI which carried passengers Ship
from Surabaya hit/touched Gas Patra 3 Boat in Semayang pier, - Hang down the left anchor
Balikpapan, with the first clash on front bow of the ship.

- Ensured that the damage was caused by the clash


- Made Minutes of the Event

At the second clash, stern and propeller of Doro Londa Ship hit - Conducted investigations and coordinated with related parties
the anchor chain on the right side of GP3

(Pertamina Marine Balikpapan) and Balikpapan Branch of PTK to


have LKK from the local Syahbandar.

Due to the clash, GP3 experienced damage as follows:


- Losing the right anchor next to the Gas Patra 3 ship

- Reported to the Tugu Pratama insurance company to claim for


the loss to PT. PELNI (in progress)

- Losing 4 Shackles and 110-meter chain


- The rupture of Hydraulic Pump RPB Wire
- The deformation of the front deck bow
- The crooked vapour line
The current problem is the major cause of this incident besides
the motion of the Passenger Ship of Doro Londa and the bad
observation from the Doro Londa Ship.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

215

Kesehatan, Keselamatan, Keamanan Kerja, dan Lingkungan


Health, Safety, and Environment

SEBAB - AKIBAT / CAUSE-EFFECT

TINDAK LANJUT / HANDLING

First Aid Cases (FAC)


Pada saat korban mengikuti acara pelatihan tanggap darurat,

Korban diobati dengan minyak sayur dan salep bio placenton.

dan sewaktu menuangkan bahan bakar kedalam tong memakai


gayung, korban berencana membesarkan api dengan cara
menuangkan bahan bakar kedalam tong, namun api menyambar
tangan korban. Sehingga tangan korban terluka bakar kecil.
During emergency response training session, the participants

Victims are treated with vegetable oil and bioplacenton ointment.

poured fuel into the barrel by scoop to raise the fire. However,
the fire spread to the victims hand, causing minor injury of
burned skin.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja


Kedepan

Occupational Health and Safety in the


Future

Perseroan senantiasa memperbaiki dan meningkatkan

The Company continues to improve and increase HSSE

sistem HSSE yang dapat menunjang kinerja Perseroan,

system to support the Companys performance, such as the

seperti pemeliharaan sarana dan prasarana keselamatan

maintenance of facilities and infrastructure of occupational

kerja, pelatihan keselamatan karyawan, penyediaan Safety

safety, employee safety training and provision of Safety

Monitoring Card (SMC) dan lain-lain.

Monitoring Card (SMC) and others.

Dalam jangka panjang, guna menjamin keselamatan dan

For the long term, to ensure safety and health of all the

kesehatan seluruh SDM Perseroan, Manajemen telah

Companys HR, the management has introduced several

mencanangkan beberapa kebijakan sasaran implementasi

policies related to the target of work plan implementation

program kerja 2014-2018 sebagai berikut:

2014-2018. The policies were as follows:

1. Strategis

1. Strategies

- Tanpa Major Accident (kecelakaan, kebakaran,

- Without Major Accident (accident, fire, pollution)

pencemaran)
- Tidak ada tuntutan ganti rugi

- No compensation claim

- Tanpa gangguan operasi sebagai akibat dari insiden

- No operational disruption due to the incident

- Tanpa pelanggaran peraturan perundangan

- No violation to law

- Reputasi dan citra yang baik di mata seluruh

- Repuration and good image in the eyes of all

pemangku kepentingan
2. Operasional

stakeholders
2. Operations

- TRIR sebesar 0,47 di tahun 2018

- TRIR of 0.47 in 2018

- Sertifikasi ISM (Safety Management Certificate)

- ISM Certifiation (Safety Management Certificate) to

untuk seluruh kapal milik dengan GRT 500

all owned-shipw with GRT >= 500

- Sertifikasi ISPS (International Ship & Port Facilities

- ISPS Certification (International Ship & Port Facilities

Security) Code untuk seluruh kapal milik dengan

Securty) Code for all owned-ships with GRT >= 500

GRT 500

216

- Sertifikasi integrasi Sistem Manajemen antara

- Certification of integrated Managemetn System

ISO 9001, QHSAS 18001, dan ISO 14001 atau

between ISO 9001, QHSAS 18001, and ISO 14001

Sertifikasi ISRS 7.

or ISRS 7 Certification

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Kesehatan, Keselamatan, Keamanan Kerja, dan Lingkungan


Health, Safety, and Environment

I
N
C
I
D
E
N
T

target pencapaian HSE


HSE ACHIEVEMENT TARGETS

Kondisi yang
diharpakan

Begining

R
A
T
E

Leading

Improving
2012-2013

PATOLOGIKAL
Para pekerja benar-benar
tidak peduli safety
HSE dibiarkan sendiri
sebagaimana adanya
HSE hanya digerakan
oleh undang-undang dan
peraturan
Orang-orang
berpendapat: tentu
saja kita dapat insiden,
ini adalah bisnis yang
mempunyai risiko
Berita buruk dihindari dan
diabaikan
Zero Accident
A heresy

REAKTIF
Safety dilihat secara
serius, menjadi perhatian
khusus dan spesifik
setelah terjadi suatu
insiden
Orang-orang
berpendapat bahwa anda
harus paham bahwa di
tempat kami berbeda
dengan di tempat lain
dari sisi risikonya lebih
rendah
Manajemen fustasi dan
berpendapat: kita hanya
akan mengerjakan apa
yang bisa kita anggap
bisa dikerjakan
Kabar buruk dibiarkan
dan disembunyikan
Zero Accident
A dream

KALKULATIF
Perusahaan nyaman
dengan sistem
manajemen HSE yang
berlaku dan berorientasi
pada jumlah yang sudah
dicapai
Sudah
diimplementasikan
secara sukses dan
pemimpin berbicara
tentang pentingnya
safety
Fokus pada pemenuhan
peraturan
Kebiasaan untuk
mengumpulkan statistik
Kontraktor sudah
dimasukan dalam record
safety
Kabar buruk sudah
diterima, tetapi masih
dirasakan tidak nyaman
Banyak audit dan
rekomendasi yang perlu
dilaksanakan
Zero Accident
A goal

(World Class Company)

Succeding
2014-2015

PROAKTIF
Melihat kedepan
Mengambil langkah
untuk mencegah insiden
sebelum terjadi
Seluruh tenaga kerja
terlibat secara praktek
Orang murni bertindak
secara hati-hati dan
peduli terhadap HSE
Pemimpin
memberlakukan safety
sebagai nilai dan
pertimbangan semua
keputusan bisnis
Menciptakan lingkungan
yang memotivasi untuk
mematuhi aturan safety
HSE adalah sesuatu yang
nyata. Orang benarbenar terlibat, percaya,
dan bertanggungjawab
Tenaga kerja mengerti
apa yang diharapkan
manajemen dan
sebaliknya, manajemen
selalu membuat pesan
safety.

Continued

GENERATIF
Kinerja HSE merupakan
indikator good business
performance
Mereka mengatur
standar yang sangat
tinggi lebih dari sekedar
memenuhi standar
minimum
Mereka memandang
kegagalan sebagai
sesuatu yang harus
diperbaiki dan bukan
untuk disalahkan.

2018

Take Off
World Class Company

Zero Accident
A choice
PATOLOGICAL
Workers completely do
not care about safety
HSE only serves as
ornament
HSE is only considered as
regulation
People raise opinion:
We got accident
because this is a risky
business.
Bad news is avoided and
ignored

REACTIVE
Safety is handled
seriously and paid special
attention following the
occurrence of accident.
People view that others
should understand that
our place is different in
terms of lower business
risk.
The management
frustrates and has
opinion: We only do
what we think we can
Bad news is ignored
and hid.

CALCULATIVE
The Company is
comfortable with
the applicable HSE
management and
oriented to the achieved
number.
HSE has successfully been
implemented and the
leader has talked about
the importance of safety.
Focus on the compliance
to regulation
Habit to collect data
Contractors have been
included in record safety
Bad news has been
received, yet still makes
uneasy.
Many audits that should
be followed-up

PROACTIVE
Prospective
Taking steps to prevent
incidents before happening
All workforces are involved in
the practice
People purely take action
carefully and care about HSE
Leaders consider safety as
value and consideration for all
business decisions
Creating environment that
motivates all to comply with
safety regulation
HSE is real. People really
involve, have trust to and being
reliable
Manpower understands what
the management expect and
others, the management
continues to make notes on
safety.

GENERATIVE
HSE Performance
is a good business
performance indicator
They set higher standards
more than just to meet
minimum standards.
They consider failure as
something that must be
dealt with, improved and
not for blame.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

217

Halaman ini sengaja dikosongkan


This page intentionally left blank

TRANS KONTINENTAL

Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi


Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2013
PT Pertamina Trans Kontinental
Statement of Members of Board of Commissioners and Board of Directors
on the Responsibility for the 2013 Annual Report of PT Pertamina Trans
Kontinental
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa

We, the undersigned, testify that all information in the

semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Pertamina

Annual Report of PT Pertamina Trans Kontinental for 2013

Trans Kontinental tahun 2013 telah dimuat secara lengkap

is presented in its entirety and we are fully responsible for

dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi laporan

the correctness of the contents in the Annual Report and

tahunan dan laporan keuangan perusahaan.

Financial Report of the Company.

Demikian penyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

This statement is hereby made in all truthfulness.

Dewan Komisaris
Board of Commissioners

Hanung Budya
Komisaris Utama
President Commissioner

Moch. Yudhie RF
Komisaris
Commissioner

Ade Enang Sunarya


Komisaris
Commissioner

Direksi
Board of Directors

Ahmad Bambang

Direktur Utama
President Director

Win Pudji Pamularso


Direktur Operasional
Operational Director

Tenny R.A. Rusdy


Direktur Keuangan
Finance Director

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Halaman ini sengaja dikosongkan


This page intentionally left blank

LAPORAN KEUANGAN
Financial Report

2013

Halaman ini sengaja dikosongkan


This page intentionally left blank

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
TAHUN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL-TANGGAL
31 DESEMBER 2013 DAN 2012

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
AND INDEPENDENT AUDITORS REPORT
YEARS ENDED
DECEMBER 31, 2013 AND 2012

Daftar Isi/Table of Contents

Halaman/Pages

Laporan Auditor Independen


Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian

Independent Auditors Report


1-3

Consolidated Statements of Financial Position

Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian

Consolidated Statements Comprehensive of Income

Laporan Ekuitas Konsolidasian

Consolidated Statements of Changes in


Equity

Laporan Arus Kas Konsolidasian

Consolidated Statements of Cash Flows

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian

7 - 77

Notes to the Consolidated Financial Statements

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
APORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED STATEMENTS
OF FINANCIAL POSITION
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

31 Desember 2013 dan 2012


(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2013

Catatan/
Notes

2012

ASET

ASSETS

ASET LANCAR
Kas dan setara kas
Piutang usaha
Pihak ketiga setelah
dikurangi cadangan
penurunan nilai sebesar
Rp 43.405.025.355 pada tahun
2013 dan Rp 35.148.003.069
pada tahun 2012
Pihak - pihak berelasi
dengan Pemerintah - setelah
dikurangi penurunan nilai
sebesar Rp 392.785.695
pada tahun 2013
Pihak - pihak
berelasi
Piutang pegawai
Persediaan
Uang muka dan
biaya dibayar di muka
Pajak dibayar di muka
Pendapatan yang masih
harus diterima
JUMLAH ASET LANCAR

CURRENT ASSETS
722.443.234.008

2e,2o,2p,4,24

191.790.664.567

2c,2o,2f,2p,5

202.087.552.501

Cash and cash equivalents


Accounts receivable
Third parties
- net of
allowance for impairment
Rp 43,405,025,355 in
2013 and Rp 35,18,003,069
85.447.913.565
in 2012
Goverment related
parties - net of
allowance for impairment
Rp 392,785,695
9.436.036.645
in 2013

61.794.934.495
50.240.014
259.952.252

2d,2o,2p
5,24
2d,2o,2p
5,24
2c
2f

26.053.884.748
132.935.309

2d,2g,6
2p,15

19.319.528.582
153.273.940

157.883.966.646

2c,7

82.479.150.678

Related parties
Employee receivables
Inventories
Advances and
prepaid expenses
Prepaid taxes
Unbilled
receivables

465.192.143.850

TOTAL CURRENT ASSETS

1.630.487.683

1.162.040.299.722

ASET TIDAK LANCAR


Aset pajak tangguhan
Taksiran tagihan pajak
penghasilan
Penyertaan saham
Deposito yang dibatasi
penggunaannya
Aset tetap - setelah
dikurangi akumulasi
penyusutan sebesar
Rp 227.359.266.115
pada 31 Desember 2013
dan Rp 181.114.680.893
pada 31 Desember 2012
Aset lain - lain

1.016.959.506.743
1.870.216.797

JUMLAH ASET
TIDAK LANCAR
JUMLAH ASET

63.391.814.250
185.408.639
2.691.465.050

28.956.680.548

2p,15

24.127.949.741

935.240.747
602.668.000

2p,15
2l,8

1.163.756.878
602.668.000

NON - CURRENT ASSETS


Deferred tax assets
Estimated claims
for tax refund
Investment in stock

303.916.569

10

265.071.070

Restricted time deposits

824.077.700.951
127.698.444.998

Fixed assets - net of


accumulated depreciation
of Rp 227,359,266,115
at December 31, 2013
and Rp 181,114,680,893
at December 31, 2012
Other assets

1.049.628.229.404

977.935.591.638

TOTAL NON CURRENT ASSETS

2.211.668.529.126

1.443.127.735.488

TOTAL ASSETS

2h,9
2f,2l,2j,11

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(lanjutan)
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2013

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED STATEMENTS
OF FINANCIAL POSITION (continued)
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

Catatan/
Notes

2012

LIABILITAS DAN EKUITAS


LIABILITAS JANGKA
PENDEK
Utang usaha
Pihak ketiga
Pihak - pihak berelasi
dengan Pemerintah
Pihak pihak berelasi
Biaya masih
harus dibayar
Uang muka pelanggan
Utang pajak
Pendapatan diterima
dimuka
Utang lain-lain
Utang bank jangka panjang
yang jatuh tempo dalam satu
tahun setelah dikurangi
beban marjin ditangguhkan
Rp 10.548.810.621 pada
tahun 2013 dan
Rp 27.506.764.128 pada
tahun 2012

JUMLAH LIABILITAS
JANGKA PENDEK

LIABILITIES AND EQUITY

119.796.893.618

2c,12

122.858.424.556

20.628.758.834
11.803.961.647

12,24
2c,12,24

8.776.230.778
11.424.142.460

CURRENT LIABILITIES
Accounts payable
Third parties
Goverment related
parties
Related parties

30.556.569.377
182.244.949.403
26.356.159.304

2m,13
14
2p,15

111.725.485.471
73.501.784.316
6.964.101.821

Accrued expenses
Advances from customers
Taxes payable

67.500.000
58.771.450.599

2m,17
2c,16

1.191.129.263
8.382.227.035

Unearned income
Other payables

147.773.095.356

Current maturites
of long term bank loans
- net of
deferred margin expense
Rp 10,548,810,621 in
2013 and
Rp 27,506,764,128
in 2012

492.596.621.056

TOTAL CURRENT
LIABILITIES

484.447.071.356
20.503.402.210

NON - CURRENT
LIABILITIES
Long - term bank loans
- net of
deferred margin expense
Rp 13,483,609,817
in 2013 and
Rp 51,686,547,505
in 2012
Employee benefits liability

129.817.243.730

2c,2j,18

580.043.486.512

LIABILITAS JANGKA
PANJANG
Utang bank jangka panjang setelah dikurangi beban
marjin ditangguhkan sebesar
Rp 13.483.609.817 pada
tahun 2013 dan
Rp 51.686.547.505 pada
tahun 2012
Liabilitas imbalan kerja

392.508.930.268
36.973.111.488

JUMLAH LIABILITAS
JANGKA PANJANG

429.482.041.756

504.950.473.566

TOTAL NON - CURRENT


LIABILITIES

1.009.525.528.268

997.547.094.622

TOTAL LIABILITIES

JUMLAH LIABILITAS

2c,2j,18
2n,19

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(lanjutan)
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2013

EKUITAS
Ekuitas yang dapat
didistribusikan kepada
pemilik entitas induk:
Modal saham - nilai nominal
Rp 1.000.000 per saham seri
A dan Rp 1.000 seri B
Modal dasar
Rp 2.000.000.819.000 pada
tahun 2013 Rp 111.528.819.000
pada tahun 2012
Modal ditempatkan dan disetor 693.708 saham Seri A dan 819
saham Seri B pada tahun 2013
111.528 saham Seri A dan 819
saham Seri B pada tahun 2012
Saldo laba
Ditentukan penggunaannya
Belum ditentukan
penggunaannya

693.708.819.000

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED STATEMENTS
OF FINANCIAL POSITION (continued)
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

Catatan/
Notes

20

75.943.151.360

2012

EQUITY
Equity
attributable to the owners
of the parent entity
Capital Stock Rp 1,000,000 per share
of series A and Rp 1,000 per
share of series B Authorized Rp 2,000,000,819,000 in 2013
and Rp 111,528,819,000 in 2012
Issued and
fully paid - 693,708 shares of
Series A and 819 shares
of Series B in 2013 and 111,528
shares of Series A and 819
111.528.819.000
shares of Series B in 2012
Retained earnings
75.943.151.360
Appropriated

432.491.030.497

258.108.670.506

JUMLAH EKUITAS

1.202.143.000.857

445.580.640.866

TOTAL EQUITY

JUMLAH LIABILITAS DAN


EKUITAS

2.211.668.529.126

1.443.127.735.488

TOTAL LIABILITIES AND


EQUITY

Unappropriated

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI
KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Catatan/
Notes

2013
PENDAPATAN JASA

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED STATEMENTS
COMPREHENSIVE OF INCOME
Years Ended December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2012

1.077.549.813.484

2m,21

1.020.896.497.807

SERVICE REVENUE

BEBAN POKOK
PENDAPATAN

765.357.704.903

2m,22

836.223.511.983

COST OF REVENUES

LABA BRUTO

312.192.108.581

184.672.985.824

GROSS PROFIT

139.954.224.459

GENERAL AND
ADMINISTRATIVE
EXPENSES

44.718.761.365

INCOME FROM
OPERATIONS

BEBAN UMUM DAN


ADMINISTRASI

161.298.337.004

LABA USAHA

150.893.771.577

PENDAPATAN (BEBAN)
LAIN-LAIN
Bunga jasa giro dan
deposito - bersih
Laba penjualan aset tetap
Pendapatan atas pemulihan
piutang usaha penurunan nilai
Bunga pinjaman
Laba (rugi) selisih
kurs - bersih
Lain - lain - bersih

2m,23

7.877.456.988
13.028.895.757
186.253.469
(25.144.971.908)
78.601.138.171
(30.102.308.598)

2h,9
5

2o

OTHER INCOME
(EXPENSES)
Current account interest
2.297.354.519
income - net
Revenue from disposal
16.338.233.331
fixed assets
Revenue from recovery
6.064.873.577of impairment on receivables
Interest on loans
Gain (loss) on foreign
(3.960.152.964)
exchange - net
(10.955.197.188)
Others- net

PENDAPATAN LAIN-LAIN
BERSIH

44.446.463.879

9.785.111.275

OTHER INCOME - NET

LABA SEBELUM
PAJAK PENGHASILAN

195.340.235.455

54.503.872.640

INCOME BEFORE
INCOME TAX EXPENSE

MANFAAT (BEBAN)
PAJAK PENGHASILAN
Kini
Tangguhan

(25.786.606.271)
4.828.730.807

(12.098.513.291)
2.566.523.435

INCOME TAX BENEFIT


(EXPENSE)
Current
Deferred

BEBAN PAJAK
PENGHASILAN - BERSIH

(20.957.875.464)

(9.531.989.856)

INCOME TAX
EXPENSE - NET

LABA BERSIH

174.382.359.991

44.971.882.784

LABA
KOMPREHENSIF LAIN
JUMLAH LABA
KOMPREHENSIF

2p,15

OTHER
- COMPREHENSIVE INCOME

174.382.359.991

44.971.882.784

Laba/Jumlah
Laba komprehensif
diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk
Kepentingan non pengendali

LABA BERSIH PER


SAHAM DASAR

NET INCOME

TOTAL COMPREHENSIVE
INCOME
Net income/Total
comprehensive income
attributable to:

174.382.359.991
-

44.971.882.784
-

174.382.359.991

44.971.882.784

251.081

2q

400.294

Owners of the parent entity


Non - controlling interest

EARNINGS PER SHARE

20

20

693.708.819.000

582.180.000.000

111.528.819.000

111.528.819.000

75.943.151.360

75.943.151.360

75.943.151.360

1.202.143.000.857

174.382.359.991

582.180.000.000

445.580.640.866

44.971.882.784

400.608.758.082

Balance as of December 31, 2013

Total comprehensive income

Additional paid up capital

Balance as of December 31, 2012

Total comprehensive income

Balance as of January 1, 2012

The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements.

432.491.030.497

174.382.359.991

258.108.670.506

44.971.882.784

213.136.787.722

Belum Ditentukan
Penggunaannya/
Unappropriated
Jumlah Ekuitas/
Total Equity

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

Saldo Laba/ Retained earnings

Ditentukan
Penggunaannya/
Appropriated

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.

Saldo per 31 Desember 2013

Jumlah laba komprehensif tahun berjalan

Tambahan modal di setor

Saldo per 31 Desember 2012

Jumlah laba komprehensif tahun berjalan

Saldo per 1 Januari 2012

Catatan/
Note

Modal Saham
Ditempatkan
dan Disetor Penuh/
Capital Stock

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

The original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.
Th

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Catatan/
Notes

2013
ARUS KAS DARI
AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan
Pembayaran kas kepada
pemasok untuk beban operasi
Pembayaran atas beban
pajak penghasilan
Penerimaan (pembayaran
asuransi)
Pembayaran kepada
karyawan

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2012
CASH FLOWS FROM
OPERATING ACTIVITIES
1.767.205.226.024 Cash receipts from customers
Cash paid to suppliers for
(993.831.138.788)
operating expenses

1.537.197.278.443
(1.308.254.305.732)
(24.958.053.227)

(75.737.256.785)

(5.633.357.905)

(5.313.463.025)

(141.974.737.753)

(74.345.112.126)

Penerimaan dari pendapatan atas

pemulihan piutang usaha


Penerimaan dari pendapatan
bunga
Penerimaan kas lainnya
Pembayaran kas lainnya
Kas Bersih Diperoleh dari
Aktivitas Operasi

(186.253.469)

6.064.873.577

7.877.456.988
340.851.493.724
(177.474.371.711)

2.297.354.519
(541.485.373.744)

227.445.149.358

84.855.109.652

14.229.000.000
(89.832.520.335)

Kas Bersih Digunakan untuk


Aktivitas Investasi

(75.603.520.335)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS


PENDANAAN
Penerimaan pinjaman
Jangka panjang
Pembayaran pinjaman
Penambahan
modal
Kas Bersih Diperoleh dari
Aktivitas Pendanaan
KENAIKAN
BERSIH KAS DAN
SETARA KAS

KAS DAN SETARA KAS


AWAL TAHUN
KAS DAN SETARA KAS
AKHIR TAHUN

116.209.998.291
(329.875.945.808)

18
18

582.180.000.000

20

368.514.052.483

722.443.234.008

20.812.750.000
(388.666.828.013)

CASH FLOWS FROM


INVESTING ACTIVITIES
Proceeds from sale of
fixed assets
Acquisition of fixed assets

(367.854.078.013)

Net Cash Used in


Investing Activities

455.183.848.536
(108.048.060.031)
-

347.135.788.505

Aset tetap yang diperoleh melalui


fasilitas pinjaman

Net Cash Provided by


Financing Activities

64.136.820.144

137.950.732.357

CASH AND
CASH EQUIVALENTS
AT THE BEGINNING OF
THE YEAR

CASH AND
CASH EQUIVALENTS
202.087.552.501 AT THE END OF THE YEAR

Aktivitas yang tidak mempengaruhi


arus kas:

Reklasifikasi dari aset dalam


Penyelesaian ke kapal

CASH FLOWS FROM


FINANCING ACTIVITIES
Proceeds from
long-term loans
Payment of long-term loans
Proceeds from additional
paid up capital

NET INCREASE
IN CASH AND
CASH EQUIVALENTS

520.355.681.507

202.087.552.501

to employees

Proceeds recovery of
impairment on receivable
Cash receipts from
interest income
Other cash receipts
Other cash payments
Net Cash Provided by
Operating Activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS


INVESTASI
Hasil penjualan aset tetap
Perolehan aset tetap

Payment of income tax


Insurance
payments
Cash payments

Activities not
affecting cash flows:
Reclassification from construction

175.723.533.617

352.686.382.521
-

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan


bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan Konsolidasian
secara keseluruhan.

in progress to vessels
Fixed assets acquired through
Investing credit facility

The accompanying notes from an integral part of these


consolidated financial statements.

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

UMUM

1.

a. Pendirian dan Informasi Umum

GENERAL
a. Establishment and General Information

PT
Pertamina
Tongkang,
selanjutnya
disebut
Perseroan, didirikan berdasarkan akta notaris Tan
Thong Kie No.3 tanggal 9 September 1969 yang diubah
dengan notaris yang sama No.1 tanggal 3 Januari 1975
serta telah mendapat pengesahan dari Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No.Ya.5/5/4 tanggal 21 Januari 1975 dan telah
diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No.10
tanggal 4 Pebruari 1975.

PT Pertamina Tongkang, (the Company") was


established based on Notarial Deed No.3 of Tan Thong
Kie dated September 9, 1969 as amended by Notarial
Deed No.1 of the same notary dated January 3, 1975
and was approved by the Ministry of Justice of the
Republic of Indonesia in its Decision Letter No.Ya.5/5/4
dated January 21, 1975 and was published in State
Gazette No.10 dated February 4, 1975.

Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa


kali perubahaan, dan terakhir melalui akta No.12 tanggal
26 Oktober 2011 dari Dewantari Handayani, S.H.,
M.P.A., Notaris di Jakarta, mengenai perubahaan nama
Perseroan menjadi PT Pertamina Trans Kontinental dan
perubahaan seluruh Anggaran Dasar Perseroan. Akta
tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia melalui Surat Keputusan No.AHU58581.AH.01.02 Tahun 2011, tanggal 29 Nopember
2011.

The Companys Articles of Association have been


amended several times, most recently by Notarial Deed
No.12 of Dewantari Handayani, S.H., M.P.A, Notary in
Jakarta, dated October 26, 2011, with regards to the
change of the Companys name to PT Pertamina Trans
Kontinental and the change in its entire Articles of
Association. These changes have been approved by the
Ministry of Justice and Human Rights through its
Decision Letter No.AHU-58581.AH.01.02. Yead 2011,
dated November 29, 2011.

Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan,


maksud, tujuan dan kegiatan usaha PT Pertamina Trans
Kontinental (d/h PT Pertamina Tongkang) adalah
sebagai berikut:

In accordance with Article 3 of the Articles of


Association, the purposes, objectives and operations of
PT Pertamina Trans Kontinental (formerly PT Pertamina
Tongkang) are as follows:

Maksud Perseroan adalah untuk menyelenggarakan


usaha di bidang jasa pelayaran, jasa maritim dan
jasa logistik baik di dalam negeri maupun diluar
negeri serta kegiatan usaha lain yang terkait atau
menunjang kegiatan usaha di bidang jasa pelayaran,
jasa maritim dan jasa logistik tersebut.

The Companys objective is to organize a business


in shipping services, maritime services and logistics
services both domestically and abroad, as well as
other related business activities or support business
activities in shipping services, maritime services and
logistics services.

Tujuan Perseroan adalah untuk:

The purposes of the Company are to:

a. Mengusahakan keuntungan berdasarkan prinsip


pengelolaan perseroaan secara efektif dan
efisien.
b. Memberikan kontribusi dalam kegiatan ekonomi
untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
-

a. Pursue profits based on the principles of


effective and efficient management.
b. Contribute to the economic activities for the
welfare and prosperity of the people.

Untuk maksud dan tujuan tersebut di atas,


Perseroan melaksanakan kegiatan usaha sebagai
berikut:

a. Menyelenggarakan usaha di bidang jasa


pelayaran
b. Menyelenggarakan usaha di bidang jasa maritim,
dan
c. Menyelenggarakan usaha di bidang jasa logistik

For the purposes mentioned above, the Company


conducts its business activities as follows:

a. Conducting business in the field of shipping


services
b. Conducting business in the field of maritime
services, and
c. Conducting business in the field of logistics
services

b. Struktur Entitas Anak

b. The Group Structure

Laporan keuangan konsolidasian mencakup akun-akun


perseroan dan entitas anak (selanjutnya disebut Grup)
dimana perseroan memiliki persentase kepemilikan
saham di atas 50% secara langsung atau tidak langsung
sebagai berikut:

The consolidated financial statements include the


accounts of the Company and Subsidiaries (collectively
referred to as the Group) in which the Company has an
ownership interest of more than 50% of shares directly
or indirectly, as follows:

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

UMUM (lanjutan)

1.

b. Struktur Entitas Anak (lanjutan)

b. The Group Structure (continued)

Bidang Usaha/
Business Sectors

Domisili/
Domicile

Tanggal
Pendirian /
Date of
establishment

Jasa
bongkar muat/
Cargo handling

Jakarta

1986

99,99 %

99,99 %

11.636.652.615

11.542.340.305

2. PT Peteka Karya Gapura (PKG)


(Berdiri tanggal 5 Juni 1987)/
(Established on June 5, 1987) *

Jasa angkutan,
penyediaan tenaga
kerja dan
perdagangan umum/
Transportation
services,
labour supply and
general trade

Jakarta

1988

99,99 %

99,99 %

18.450.433.282

10.011.662.063

3. PT Peteka Karya Tirta (PKT)


(Berdiri tanggal 21 Januari 1988)
(Established on January 21, 1988)

Pengelolaan dan
jasa pengadaan air/
Management
and water
supply services

Jakarta

1988

99,99 %

99,99 %

24.125.377.874

17.572.290.100

Jakarta

1991

99,99 %

99,99 %

11.822.757.427

208.483.801

Nama Entitas/
Companys Name
1. PT Peteka Karya Samudera (PKS)
(Berdiri tanggal 10 Pebruari 1986)/
(Established on February 10, 1986)

4. PT Peteka Karya Jala (PKJ)


Perawatan dan
(Berdiri tanggal 6 Nopember 1991) pengadaan barang
(Established on November 6, 1991) *
dan jasa/
Maintenance
and procurement
of goods and
services

*)

GENERAL (continued)

PT Peteka Karya Gapura masih memiliki kasus hukum


dengan PT Inti Bangun Persada yang masih dalam
proses peninjauan kembali dan menyebabkan adanya
estimasi biaya kontinjensi yang akan timbul apabila
peninjauan kembali tersebut tidak dimenangkan oleh
Perseroan sebesar SGD 1.113.955,14 ditambah denda
sebesar 1 % terhitung dari bulan September 1994 sampai
dengan bulan Pebruari 2004 serta ditambah Rp
23.882.942 pada tahun 2013 dan 2012. Kontribusi dari
PT Peteka Karya Gapura tidak memberikan pengaruh
yang significan terhadap laporan keuangan konsolidasi.

*)

Persentase Kepemilikan/
Percentage of Ownership
2013

2012

Jumlah Aset/ Total assets


2013

2012

PT Peteka Karya Gapura has an ongoing legal case


against PT Inti Bangun Persada which is still in the
review process and has caused an estimated cost of
contingencies that would arise if the review is
unsuccessful amounting to S$ 1,113,955.14 plus a
penalty of 1 % per month starting from September 1994
to February 2004 and additional of Rp 23,882,942 in
2013 and 2012. Contribution of PT Peteka Karya Gapura
does not provide significant influence on the
consolidated financial statements.

*) Pada tahun 2013 PT Peteka Karya Jala menerima


setoran tambahan modal sebesar Rp 11.531.000.000
karena pada tahun 2012 PT Peteka Karya Jala
mengalami defisiensi modal sebesar Rp 1.286.606.309.
Kontribusi dari PT Peteka Karya Jala tidak berpengaruh
signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasi.

*) In 2013, PT Peteka Karya Jala received additional paid in


capital amounting to Rp 11,531,000,000. In 2012,
PT Peteka Karya Jala had a capital deficiency of
Rp 1,286,606,309. Both of these has no significant on
the consolidated financial statements.

c. Dewan Komisaris, Direksi dan karyawan

c. Board of Commissioners, Directors and Employees

Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan


Tanggal 28 Juni 2013 dan 6 Juni 2012 yang risalah
rapatnya di dokumentasikan dalam Akta Notaris No.7071 dan No.5 oleh Notaris Rusnaldy,SH dan Dewantari
Handayani,S.H, MPA, susunan Dewan Komisaris dan
Direksi Perseroan tanggal 31 Desember 2013 dan 2012
adalah sebagai berikut:

According to the minutes of Annual General Meeting of


Stockholders dated June 28, 2013 and June 6, 2012
which are based in Notarial Deeds No.5 and No. 5,
respectively, both by Rusnaldy,SH dan Dewantari
Handayani, S.H, MPA, the Companys Board of
Commissioners and Directors on December 31, 2013
and 2012, are as follows:

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

UMUM (lanjutan)

1.

c. Dewan Komisaris, Direksi dan karyawan (lanjutan)

GENERAL (continued)
c. Board of Commissioners, Directors and Employees
(continued)

31 Desember 2013/ December 31, 2013


Komisaris/ Board of Commissioners
Komisaris Utama/
President Commissioner
Komisaris/ Commissioner
Komisaris/ Commissioner

:
:
:

Direksi/ Directors
Direktur Utama/
President Director
Direktur/ Director
Direktur/ Director

Hanung Budya
Muhammad Yudhie RF
Ade Enang Sunarya

:
:
:

Ahmad Bambang
Win Pudji Pamularso
Tenny R.A Rusdy

31 Desember 2012/ December 31, 2012


Komisaris/ Board of Commissioners
Komisaris Utama/
President Commissioner
Komisaris/ Commissioner
Komisaris/ Commissioner

:
:
:

Direksi/ Directors
Direktur Utama/
President Director
Direktur/ Director
Direktur/ Director

Waluyo
Suhartoko
Budhi Himawan

Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012, Grup


memiliki karyawan masing-masing 557 orang dan 565
orang karyawan tetap (tidak diaudit).

Ahmad Bambang
Joni Harsono
Nasuhi Hidajat

As of December 31, 2013 and 2012, the Group has 557


and 565 of permanent employees, respectively
(unaudited).

d. Penyelesaian atas laporan keuangan konsolidasian

d. Completion of the Consolidation Financial Statements

Manajemen Perseroan bertanggung jawab atas


peyusunan laporan keuangan konsolidasian yang telah
diselesaikan pada tanggal 17 Januari 2014.
2.

:
:
:

The Companys management is responsible for the


preparation of the consolidated financial statements that
were completed on an authorized for issue January 17,
2014.

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI

2.

a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian

SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICES


a. Basis of Preparation of the Consolidated Financial
Statements

Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai


dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
(SAK), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan ("PSAK") dan Interpretasi Standar Akuntansi
Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
(DSAK).

The consolidated financial statements PT Pertamina


Trans Kontinental and Subsidiaries have been prepared
in accordance with Indonesian Financial Accounting
Standards (SAK), which comprise the Statement of
Financial Accounting Standards (PSAK) and
Interpretations of Statement of Financial Accounting
Standard (ISAK) issued by the Financial Accounting
Standards Board of the Indonesian Institute of
Accountants (DSAK).

Laporan keuangan konsolidasian disusun sesuai dengan


Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan ("PSAK")
No. 1 (Revisi 2009), "Penyajian Laporan Keuangan".

The consolidated financial statements are prepared in


accordance with the PSAK No. 1 (Revised 2009),
Presentation of Financial Statements.

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

1. SUMMARY
OF
SIGNIFICANT
POLICES (continued)

a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian


(lanjutan)

ACCOUNTING

a. Basis of Preparation of the Consolidated Financial


Statements (continued)

Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan


laporan keuangan adalah selaras dengan kebijakan
akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan
keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2012, kecuali bagi penerapan
beberapa PSAK yang telah direvisi yang berlaku efektif
sejak tanggal 1 Januari 2013 seperti yang telah
diungkapkan pada catatan ini.

The accounting policies adopted in the preparation of the


consolidated financial statements are consistent with
those made in the preparation of the consolidated
financial statements for the year ended December 31,
2012, except for the adoption of several amended SAKs
effective January 1, 2013, as disclosed in this Note.

Laporan keuangan konsolidasian telah disusun atas dasar


akrual menggunakan konsep biaya historis, kecuali
beberapa akun tertentu yang disusun berdasarkan
pangukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan
akuntansi terkait setiap akun.

The consolidated financial statements have been


prepared on the accrual basis using the historical cost
basis of accounting, except for certain accounts which
are measured on the bases described in the related
accounting policies for those accounts.

Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan


menggunakan
metode
langsung
dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi,
investasi dan pendanaan.

The consolidated statement of cash flows is prepared


using the direct method with classifications of cash flows
into operating, investing and financing activities.

Mata uang pelaporan yang digunakan dalam


penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah
Rupiah Indonesia, yang merupakan mata uang
fungsional Grup.

The presentation currency used in the preparation of the


consolidated financial statements is the Indonesian
Rupiah, which is the Groups functional currency.

b. Prinsip Konsolidasian

b. Principles of Consolidation

Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan


keuangan Perseroan dan Entitas Anaknya seperti yang
disebutkan pada Catatan 1, yang dimiliki oleh Perseroan
dengan kepemilikan saham lebih dari 50%, secara
langsung atau tidak langsung.

The consolidated financial statements include the


accounts of the Subsidiaries as described in Note 1, in
which the Company maintains (directly or indirectly)
equity ownership of more than 50%.

Laporan keuangan anak Perseroan disusun untuk


periode pelaporan yang sama dengan Perseroan Induk.

The financial statements of the subsidiaries are prepared


for the same reporting period as the Parent Company.

Laporan keuangan Entitas Anak disusun dengan periode


pelaporan yang sama dengan Perseroan Induk.
Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyajian
laporan keuangan konsolidasian telah diterapkan secara
konsisten oleh Perseroan dan Entitas Anak, kecuali
dinyatakan lain.

The accounting policies adopted in preparing the


consolidated financial statements have been consistently
applied by the Group, unless otherwise stated.

Seluruh transaksi dan saldo akun antar Perseroan yang


signifikan, termasuk laba atau rugi yang belum
direalisasi,
jika
ada,
telah
dieliminasi
untuk
mencerminkan posisi keuangan dan hasil usaha
Perseroan dan Entitas Anak sebagai satu kesatuan
entitas bisnis.

All significant intercompany accounts and transactions


between the Group have been eliminated.

Entitas-Entitas Anak dikonsolidasian secara penuh sejak


tanggal akuisisi, yaitu tanggal Perseroan memperoleh
pengendalian, sampai dengan tanggal entitas induk
kehilangan pengendalian. Pengendalian dianggap ada
ketika Perseroan memiliki secara langsung atau tidak
langsung melalui Entitas-Entitas Anak, lebih dari
setengah kekuasaan suara entitas.

Subsidiaries are fully consolidated from the date of


acquisition, being the date on which the Company
obtains control, and continue to be consolidated until the
date when such control ceases. Control is presumed to
exist if the Company owns, directly or indirectly through
subsidiary, more than half of the voting power of an
entity.

10

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

2.

b. Prinsip Konsolidasian (lanjutan)

SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICES


(continued)
b. Principles of Consolidation (continued)

Pengendalian juga ada ketika Entitas Induk memiliki


setengah atau kurang kekuasaan suara suatu entitas
jika terdapat:

Control also exists when the parent owns half or less of


the voting power of an entity when there is:

a. kekuasaan yang
melebihi
setengah
hak
suara perjanjian dengan investor lain;
b. kekuasaan yang mengatur kebijakan keuangan dan
operasional entitas berdasarkan anggaran dasar
atau perjanjian;
c. kekuasaan untuk menunjuk atau mengganti
sebagian besar direksi atau organ pengatur setara
dan mengendalikan entitas melalui direksi atau
organ tersebut; atau
d. kekuasaan untuk memberikan suara
mayoritas
pada rapat dewan atau organ pengatur setara dan
mengendalikan entitas melalui direksi atau organ
tersebut.

a.

Rugi Entitas Anak yang tidak dimiliki secara penuh


diatribusikan pada Kepentingan Nonpengendali (KNP)
bahkan jika hal ini mengakibatkan KNP mempunyai
saldo defisit.

Losses within a Subsidiary are attributed to the noncontrolling interest (NCI) even if that results in a deficit
balance for the NCI.

Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan


hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi
ekuitas. Perbedaan antara nilai wajar dari pertimbangan
dibayar dan kepemilikan yang diperoleh dari nilai
tercatat aset bersih anak Perseroan acorded dalam
ekuitas. Keuntungan atau kerugian pelepasan knp juga
dicatat pada akun ekuitas.

Transactions with NCI that do not result in loss of control


are accounted for as equity transactions. The difference
between the fair value of any consideration paid and the
relevant share acquired of the carrying value of net
assets of the subsidiary is acorded in equity. Gains or
losses on disposals NCI are also recorded in equity.

Jika kehilangan pengendalian atas suatu Entitas Anak,


maka Kelompok Usaha:

In case of loss of control over a Subsidiary, the


Company:

a. menghentikan pengakuan aset (termasuk goodwill)


dan liabilitas entitas anak;
b. menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap
KNP;
c. menghentikan
pengakuan
akumulasi
selisih
penjabaran, yang dicatat di ekuitas;
d. mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
e. mengakui setiap sisa investasi pada nila wajarnya;
f. mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai
keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi;
dan"
g. mereklasifikasi bagian induk atas komponen yang
sebelumnya
diakui
sebagai
pendapatan
komprehensif ke laporan laba rugi, atau
mengalihkan secara langsung ke saldo laba.

a.

KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset


neto dari entitas anak yang dapat diatribusikan secara
langsung maupun tidak langsung oleh Perseroan, yang
masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian dan dalam ekuitas pada
laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari
bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk.

NCI represents the portion of the profit or loss and net


assets of the Subsidiary not attributable directly or
indirectly to the Company, which are presented in the
consolidated statement of comprehensive income and
under the equity section of the consolidated statements
of financial position, respectively, separately from the
corresponding portion attributable to the owner of the
parent entity.

b.
c.

d.

b.
c.
d.
e.
f.

g.

11

power over more than half of the voting rights by


virtue of an agreement with other investors;
power to govern the financial and operating policies
of the entity under a statute or an agreement;
power to appoint or remove the majority of the
members of the board of directors or equivalent
governing body and control of the entity is by that
board or body; or
power to cast the majority of votes at meetings of the
board of directors or equivalent governing body and
control of the entity is by that board or body.

derecognizes the assets (including goodwill) and


liabilities of the Subsidiary;
derecognizes the carrying amount of any NCI;
derecognizes
the
cumulative
translation
differences, recorded in equity, if any;
recognizes the fair value of the consideration
received;
recognizes the fair value of any investment
retained;
recognizes any surplus or deficit in profit or loss;
and recognizes any surplus or deficit in profit or
loss; and
reclassifies the parents share of components
previously recognized in other comprehensive
income to profit or loss or retained earnings, as
appropriate.

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

2.

c. Instrumen Keuangan

SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICES


(continued)
c. Financial Instruments

Efektif tanggal 1 Januari 2013, Grup menerapkan PSAK


Nomor 60 (Revisi 2012) "Instrumen Keuangan:
Pengungkapan. PSAK ini meliputi perbaikan terutama
yang berhubungan dengan pengungkapan aset
keuangan, termasuk penghapusan nilai wajar agunan
sebagai jaminan dan tercatat jumlah aset keuangan
yang seharusnya dapat melewati jatuh tempo atau
penurunan nilai yang jangka waktunya telah dinegosiasi
ulang. Penerapan PSAK revisi ini tidak memiliki dampak
yang signifikan terhadap laporan keuangan.

Effective January 1, 2013, the Group adopted PSAK No.


60 (Revised 2012) Financial Instruments: Disclosures.
This PSAK includes improvements which mainly relate
to the disclosure of financial assets, including removal of
the fair value of collateral held as security and the
carrying amount of financial assets that would otherwise
be past due or impaired whose terms have been
renegotiated. The adoption of this revised PSAK has no
significant impact on the consolidated financial
statements.

(i) Klasifikasi

(i) Classification

Aset Keuangan

Financial Assets

Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset


keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan
laba rugi, pinjaman yang diberikan dan piutang,
investasi dimiliki hingga jatuh tempo dan aset
keuangan tersedia untuk dijual, jika sesuai. Grup
menentukan klasifikasi atas aset keuangan pada saat
pengakuan awal.

Financial assets are classified as financial assets at


fair value through profit or loss, loans and receivables,
held to maturity investments, available for sale and
financial assets, as appropriate. The Group
determines the classification of its financial assets at
initial recognition.

Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan setara kas,


piutang usaha, pinjaman karyawan , pendapatan yang
masih harus difaktur, deposito yang dibatasi, uang
jaminan dan aset lain-lain diklasifikasikan sebagai
pinjaman yang diberikan dan piutang dan penyertaan
saham dikalsifikasikan sebagai aset tersedia untuk
dijual.

The Groups financial assets consist of cash and cash


equivalents,
accounts
receivable,
employee
receivables, unbilled receivable, restricted time
deposits, refundable deposits and claims to third
parties as loans and receivables and investments in
stocks classified as available for sale financial assets.

Liabilitas Keuangan

Financial Liabilities

Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas


keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan
laba rugi atau liabilitas keuangan yang dicatat
berdasarkan biaya perolehan diamortisasi, jika sesuai.
Grup menentukan klasifikasi atas liabilitas keuangan
pada saat pengakuan awal.

Financial liabilities are classified as financial liabilities


at fair value through profit or loss and financial
liabilities measured at amortized cost. The Group
determines the classification of its financial liabilities at
initial recognition.

Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha,


biaya yang masih harus dibayar, utang jangka
panjang dan utang lain-lain yang diklasifikasikan
sebagai liabilitas keuangan yang dicatat berdasarkan
biaya perolehan diamortisasi.

The Groups financial liabilities consist of accounts


payable, accrued expenses, other payables and bank
loans classified as financial liabilities measured at
amortized cost.

(ii) Pengakuan dan pengukuran

(ii) Recognition and Measurement

Aset keuangan

Financial Assets

Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur


pada nilai wajarnya, ditambah, dalam hal aset
keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laporan
laba rugi, biaya transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung dengan perolehan atau penerbitan
aset keuangan tersebut. Pengukuran aset keuangan
setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasi
aset.

Financial assets are recognized initially at fair value,


plus, in the case of financial assets not at fair value
through profit or loss, directly attributable transaction
costs. The subsequent measurement of financial
assets depends on their classification.

12

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

2.

c. Instrumen Keuangan (lanjutan)

SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICES


(continued)
c. Financial Instruments (continued)

(ii) Pengakuan dan pengukuran (lanjutan)

(ii) Recognition and Measurement (continued)

Seluruh pembelian dan penjualan yang lazim pada


aset keuangan diakui atau dihentikan pengakuannya
pada tanggal perdagangan seperti contohnya tanggal
pada saat Perseroan dan entitas anak berkomitmen
untuk membeli atau menjual aset. Pembelian atau
penjualan yang lazim adalah pembelian atau
penjualan aset keuangan yang mensyaratkan
penyerahan aset dalam kurun waktu umumnya
ditetapkan dengan peraturan atau kebiasaan yang
berlaku dipasar.

All regular way purchases and sales of financial assets


are recognized on the trade date - the date that the
Group commits to purchase or sell the asset. Regular
way purchases or sales are purchases or sales of
financial assets that require delivery of assets within
the period generally established by regulation or
convention in the marketplace concerned.

Pinjaman dan Piutang

Loans and Receivables

Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset


keuangan non derivatif dengan pembayaran tetap
atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di
pasar aktif. Setelah pengakuan awal, aset keuangan
tersebut dicatat pada biaya perolehan diamortisasi
menggunakan
metode
suku
bunga
efektif.
Keuntungan atau kerugian diakui pada laporan laba
rugi komprehensive ketika aset keuangan tersebut
dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan
nilai, dan melalui proses amortisasi.

Loans and receivables are non-derivative financial


assets with fixed or determinable payments that are not
quoted in an active market. Subsequent to initial
recognition, such financial assets are carried at
amortized cost using the effective interest rate method,
except for those assets in which the interest calculation
is not material. Gains or losses are recognized in the
consolidated statement of comprehensive income when
the financial assets are derecognized or impaired, as
well as through the amortization process.

Aset Keuangan Tersedia Untuk Dijual

Available for Sale Financial Assets

Aset keuangan tersedia untuk dijual termasuk ekuitas


dan efek utang, adalah aset keuangan non-derivatif
yang ditetapkan sebagai tersedia untuk dijual atau
yang tidak diklasifikasikan dalam tiga kategori
sebelumnya.

Available for sale financial assets include equity and


debt securities which are non-derivative financial
assets that are designated as available for sale or are
not classified in any of the other categories.

Setelah pengukuran awal, aset keuangan tersedia


untuk dijual selanjutnya diukur dengan nilai wajar
dengan keuntungan atau kerugian yang belum
terealisasi diakui sebagai laba rugi komprehensif lain
dalam cadangan nilai wajar sampai investasi tersebut
dihentikan pengakuannya, pada saat keuntungan atau
kerugian kumulatif diakui dalam pendapatan
operasional lainnya, atau terjadi penurunan nilai, pada
saat kerugian kumulatif direklasifikasi ke laporan laba
rugi dalam biaya keuangan dan dihapus dari
cadangan nilai wajar.

After initial measurement, available for sale financial


assets are subsequently measured at fair value with
unrealized gains or losses recognized as other
comprehensive income in the fair value reserve until
the investment is derecognized, at which time the
cumulative gain or loss is recognized in other operating
income, or determined to be impaired, at which time the
cumulative loss is reclassified to profit or loss in finance
costs and removed from the fair value reserve.

Perseroan mengevaluasi aset keuangan tersedia


untuk dijual apakah kemampuan dan niat untuk
menjualnya dalam waktu dekat masih sesuai.
Perseroan tidak mampu untuk memperdagangan aset
keuangan karena pasar tidak aktif dan niat
manajemen untuk melakukannya secara signifikan
berubahan di masa mendatang, Perseroan dapat
memilih untuk mereklasifikasi aset keuangan dalam
kondisi yang jarang terjadi. Reklasifikasi ke pinjaman
yang diberikan dan piutang diperbolehkan ketika aset
keuangan memenuhi definisi pinjaman yang diberikan
dan piutang dan Perseroan memiliki maksud dan
kemampuan untuk memiliki aset-aset di masa
mendatang atau sampai jatuh tempo. Reklasifikasi ke
kelompok dimiliki hingga jatuh tempo hanya
diperbolehkan ketika entitas memiliki kemampuan dan
berkeinginan untuk menahan aset keuangan
sedemikian rupa

The Group evaluates its available for sale financial


assets whether the ability and intention to sell them in
the near term is still appropriate. When the Group is
unable to trade these financial assets due to inactive
markets and managements intention to do so
significantly changes in the foreseeable future, the
Group may elect to reclassify these financial assets in
rare circumstances. Reclassification to loans and
receivables is permitted when the financial assets meet
the definition of loans and receivables and the Group
has the intent and ability to hold these assets for the
foreseeable future or until maturity. Reclassification to
the held to maturity category is permitted only when the
entity has the ability and intention to hold the financial
asset accordingly.

13

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

2.

c. Instrumen Keuangan (lanjutan)

SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICES


(continued)
b. Financial Instruments (continued)

(ii) Pengakuan dan pengukuran (lanjutan)

(ii)

Recognition and Measurement (continued)

Aset Keuangan Tersedia Untuk Dijual (lanjutan)

Available for Sale Financial Assets (continued)

Untuk aset keuangan direklasifikasi keluar dari asset


keuangan tersedia untuk dijual, keuntungan atau
kerugian sebelumnya atas aset tersebut yang telah
diakui dalam ekuitas diamortisasi ke laporan laba rugi
selama sisa umur dari investasi dengan menggunakan
suku bunga efektif. Selisih antara biaya perolehan
diamortisasi baru dan arus kas yang diharapkan juga
diamortisasi selama sisa umur aset dengan
menggunakan suku bunga efektif. Jika selanjutnya
terjadi penurunan nilai aset, maka jumlah yang dicatat
dalam akun ekuitas direklasifikasi ke laporan laba rugi.

For a financial asset reclassified out of the available


for sale category, any previous gain or loss on that
asset that has been recognized in equity is
amortized to profit or loss over the remaining life of
the investment using the effective interest rate. Any
difference between the new amortized cost and the
expected cash flows is also amortized over the
remaining life of the asset using the effective
interest rate. If the asset is subsequently
determined to be impaired, then the amount
recorded in equity is reclassified to profit or loss.

Liabilitas Keuangan

Financial Liabilities

Liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar


nilai wajar dan, dalam hal pinjaman, termasuk biaya
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

Financial liabilities are recognized initially at fair


value and, in the case of loans and borrowings,
inclusive of directly attributable transaction costs.

Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya


perolehan
diamortisasi,
selanjutnya
setelah
pengakuan awal diukur pada biaya perolehan
diamortisas, menggunakan suku bunga efektif
kecuali jika dampak diskonto tidak material, maka
dinyatakan pada biaya perolehan. Setelah
pengakuan awal, Perseroan dan Entitas Anak
mengukur seluruh liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif. Beban
bunga diakui dalam Beban keuangan dalam
laporan laba rugi. Keuntungan atau kerugian diakui
pada laporan laba rugi ketika kewajiban keuangan
tersebut dihentikan pengakuannya dan melalui
proses amortisasi.

Financial liabilities measured at amortized cost


are measured, subsequent to initial recognition,
at amortized cost using the effective interest rate
method unless the effect of discounting would be
immaterial, in which case they are stated at cost.
After initial recognition, the Group measures all
financial liabilities at amortized cost using
effective interest rates method. Interest expense
is recognized in "Financial expenses" in profit or
loss. Gains or losses are recognized in profit or
loss when the financial liabilities are
derecognized and through the amortization
process.

(iii) Saling Hapus dari Instrumen Keuangan

(iii) Offsetting of Financial Instruments

Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling


hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan
posisi keuangan jika, dan hanya jika, saat ini
memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah
diakui dan terdapat maksud untuk menyelesaikan
secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.

Financial assets and financial liabilities are offset


and the net amount reported in the consolidated
statements of financial position if, and only if,
there is a currently enforceable legal rights to
offset the recognized amounts and there is an
intention to settle on a net basis, or to realize the
assets and settle the liabilities simultaneously.

14

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

2.

c. Instrumen Keuangan (lanjutan)

SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICES


(continued)
c. Financial Instruments (continued)

(iv) Nilai Wajar Dari Instrumen Keuangan

(iv) Fair Value of Financial Instruments

Nilai
wajar
instrumen
keuangan
yang
diperdagangkan secara aktif di pasar keuangan
yang terorganisasi, jika ada, ditentukan dengan
mengacu pada kuotasi harga di pasar aktif pada
penutupan bisnis pada akhir periode pelaporan.
Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki
pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan
menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian
tersebut mencakup penggunaan transaksi-transaksi
pasar yang wajar antara pihak-pihak yang mengerti
dan
berkeinginan
(arms
length
market
transactions); referensi atas nilai wajar terkini dari
instrumen lain yang secara substansial sama;
analisa arus kas yang didiskonto; atau model
penilaian lain.
(v)

The fair values of financial instruments that are


actively traded in organized financial markets, if
any, are determined by reference to quoted
market bid or ask prices at the close of business at
the end of the reporting period. For financial
instruments where there is no active market, fair
value is determined using valuation techniques.
Such techniques may include using recent arms
length market transactions; reference to the
current fair value of another instrument that is
substantially the same; discounted cash flow
analysis; or other valuation models.

Biaya Perolehan Diamortisasi dari Instrumen


Keuangan

(v)

Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan


menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi
dengan penyisihan atas penurunan nilai dan
pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat
ditagih. Perhitungan tersebut mempertimbangkan
premium atau diskonto pada saat perolehan dan
termasuk biaya transaksi dan biaya yang
merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku
bunga efektif.

Amortized Cost of Financial Instruments


Amortized cost is computed using the effective
interest rate method less any allowance for
impairment and principal repayment or reduction.
The calculation takes into account any premium
or discount on acquisition and includes
transaction costs and fees that are an integral
part of the effective interest rate.

(vi) Penurunan Nilai Aset Keuangan

(vi) Impairment of Financial Assets

Pada setiap akhir periode pelaporan, Perseroan


dan Entitas Anak mengevaluasi apakah terdapat
bukti yang obyektif bahwa aset keuangan atau
kelompok aset keuangan mengalami penurunan
nilai.

The Groups assesses at each reporting date


whether there is any objective evidence that a
financial asset or a Group of financial assets is
impaired.

Aset Keuangan Yang


Perolehan di Amortisasi

Financial Assets Carried at Amortized Cost

Dicatat

Pada

Biaya

Untuk pinjaman yang diberikan dan piutang yang


dicatat pada biaya
perolehan diamortisasi,
Perseroan dan Entitas Anak terlebih
dahulu
menentukan bahwa terdapat
bukti obyektif
mengenai penurunan nilai secara individual atas
aset keuangan yang signifikan secara individual,
atau secara kolektif untuk aset keuangan yang
tidak signifikan secara individual. Jika Perseroan
dan Entitas Anak menentukan tidak terdapat bukti
obyektif mengenai penurunan nilai atas aset
keuangan yang dinilai secara individual, terlepas
aset keuangan tersebut signifikan atau tidak, maka
aset tersebut dimasukkan ke dalam kelompok aset
keuangan yang memiliki karakteristik risiko kredit
yang sejenis dan menilai penurunan nilai kelompok
tersebut secara kolektif. Aset yang penurunan
nilainya dinilai secara individual dan untuk itu
kerugian penurunan nilai diakui atau tetap diakui,
tidak termasuk dalam penilaian penurunan nilai
secara kolektif.

For loans and receivables carried at amortized


cost, the Group first assesses whether objective
evidence of impairment exists individually for
financial assets that are individually significant,
or collectively for financial assets that are not
individually significant. If the Group determines
that no objective evidence of impairment exists
for an individually assessed financial asset,
whether significant or not, the asset is included in
a group of financial assets with similar credit risk
characteristics and collectively assessed for
impairment. Assets that are individually assessed
for impairment and for which an impairment loss
is, or continues to be, recognized are not
included in a collective assessment of
impairment.

15

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

2.

c. Instrumen Keuangan (lanjutan)

c. Financial Instruments (continued)

(vi) Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan)


Aset Keuangan Yang Dicatat
Perolehan di Amortisasi (lanjutan)

SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICES


(continued)

Pada

(vi) Impairment of Financial Assets (continued)


Biaya

Financial Assets Carried at Amortized Cost


(continued)

Nilai tercatat atas aset keuangan dikurangi melalui


penggunaan pos cadangan penurunan nilai dan
jumlah kerugian yang terjadi diakui dalam laporan
laba rugi komprehensif konsolidasian. Pendapatan
bunga selanjutnya diakui sebesar nilai tercatat
yang diturunkan nilainya berdasarkan tingkat suku
bunga efektif awal dari aset keuangan. Pinjaman
yang diberikan dan piutang beserta dengan
cadangan terkait dihapuskan jika tidak terdapat
kemungkinan yang realistis atas pemulihan di masa
mendatang dan seluruh agunan telah terealisasi
atau dialihkan kepada Perseroan dan Entitas Anak.
Jika, pada tahun berikutnya, nilai estimasi kerugian
penurunan nilai aset keuangan bertambah atau
berkurang karena peristiwa yang terjadi setelah
penurunan nilai diakui, maka kerugian penurunan
nilai yang diakui sebelumnya bertambah atau
berkurang dengan menyesuaikan pos cadangan
penurunan nilai. Jika di masa mendatang
penghapusan tersebut dapat dipulihkan, jumlah
pemulihan tersebut diakui pada laba atau rugi.

The carrying amount of the financial asset is


reduced through the use of an allowance
account and the amount of the loss is recognized
in the consolidated statement of comprehensive
income. Interest income continues to be accrued
on the reduced carrying amount based on the
original effective interest rate of the financial
asset. Loans and receivables, together with the
associated allowance, are written off when there
is no realistic prospect of future recovery and
all collateral has been realized or has been
transferred to the Group. If, in a subsequent
year, the amount of the estimated impairment
loss increases or decreases because of an event
occurring after the impairment was recognized,
the previously recognized impairment loss is
increased or reduced by adjusting the allowance
for impairment account. If a future write-off is
later recovered, the recovery is recognized in
profit or loss.

Aset keuangan tersedia untuk dijual

Available For Sale Financial Assets

Perseroan menilai pada setiap tanggal pelaporan


apakah terdapat bukti obyektif bahwa investasi
atau kelompok investasi terjadi penurunan nilai.

The Group assesses at each reporting date


whether there is objective evidence that an
investment or a group of investments is impaired.

Dalam hal investasi ekuitas yang diklasifikasikan


sebagai tersedia untuk dijual, bukti obyektif akan
meliputi penurunan yang signifikan atau penurunan
jangka panjang pada nilai wajar investasi di bawah
biaya perolehannya. 'Signifikan' yaitu evaluasi
terhadap biaya perolehan awal investasi dan
'jangka panjangan' terkait periode dimana nilai
wajar telah di bawah biaya perolehannya. Dimana
ada bukti penurunan nilai, kerugian kumulatif diukur sebagai selisih antara biaya perolehan
dengan nilai wajar kini, dikurangi kerugian
penurunan nilai pada investasi yang sebelumnya
diakui dalam laporan laba rugi - dihapus dari
pendapatan komprehensif lain dan diakui dalam
laporan laba rugi. Kerugian penurunan nilai atas
investasi ekuitas tidak boleh dipulihkan melalui
laporan laba rugi, kenaikan nilai wajar setelah
penurunan nilai diakui langsung dalam pendapatan
komprehensif lainnya.

In the case of equity investments classified as


available for sale, objective evidence would
include a significant or prolonged decline in the
fair value of the investment below its cost.
Significant is evaluated against the original cost
of the investment and prolonged against the
period in which the fair value has been below its
original cost. Where there is evidence of
impairment, the cumulative loss - measured as
the difference between the acquisition cost and
the current fair value, less any impairment loss
on that investment previously recognized in profit
or loss - is removed from other comprehensive
income and recognized in profit or loss.
Impairment losses on equity investments are not
reversed through the income statement;
increases in their fair value after impairment are
recognized directly in other comprehensive
income.

Dalam hal instrumen utang diklasifikasikan sebagai


tersedia untuk dijual, penurunan nilai dievaluasi
berdasarkan kriteria yang sama dengan aset
keuangan yang dicatat pada biaya perolehan
diamortisasi. Namun, jumlah yang dicatat untuk
penurunan adalah kerugian kumulatif yang diukur
sebagai selisih antara biaya perolehan diamortisasi
dan nilai wajar kini, dikurangi kerugian penurunan
nilai pada investasi yang sebelumnya diakui dalam
laporan laba rugi.

In the case of debt instruments classified as


available for sale, impairment is assessed based
on the same criteria as financial assets carried at
amortized cost. However, the amount recorded
for impairment is the cumulative loss measured
as the difference between the amortized cost
and the current fair value, less any impairment
loss on that investment previously recognized in
profit or loss.

16

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

2.

c. Instrumen Keuangan (lanjutan)

SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICES


(continued)
c. Financial Instruments (continued)

(vi) Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan)

(vi) Impairment of Financial Assets (continued)

Aset keuangan yang tersedia untuk dijual (lanjutan)

Available For Sale Financial Assets (continued)

Pendapatan bunga di masa akan datang


selanjutnya diakui berdasarkan pengurangan nilai
tercatat aset, dengan menggunakan suku bunga
yang digunakan untuk mendiskonto arus kas masa
depan dengan tujuan untuk mengukur kerugian
penurunan nilai. Pendapatan bunga dicatat sebagai
bagian dari pendapatan keuangan. Jika, pada
tahun berikutnya, nilai wajar dari instrumen utang
meningkat dan peningkatan tersebut dapat secara
obyektif dihubungkan dengan peristiwa yang terjadi
setelah penurunan nilai diakui dalam laporan laba
rugi, maka kerugian penurunan nilai tersebut harus
dipulihkan melalui laporan laba rugi.

Future interest income continues to be accrued


based on the reduced carrying amount of the
asset, using the rate of interest used to discount
the future cash flows for the purpose of
measuring the impairment loss. The interest
income is recorded as part of finance income. If,
in a subsequent year, the fair value of a debt
instrument increases and the increase can be
objectively related to an event occurring after the
impairment loss was recognized in profit or loss,
the impairment loss is reversed through profit or
loss.

(vii) Penghentian Pengakuan

(vii) Derecognition

Aset Keuangan

Financial Asset

Perseroan dan Entitas Anak menghentikan


pengakuan aset keuangan, jika dan hanya jika, hak
kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal
dari aset keuangan tersebut berakhir; atau
Perseroan dan Entitas Anak mentransfer hak untuk
menerima arus kas yang berasal dari aset
keuangan atau menanggung kewajiban untuk
membayarkan arus kas yang diterima tersebut
secara penuh tanpa penundaan berarti kepada
pihak ketiga dibawah kesepakatan pelepasan (pass
through arrangement); dan (a) Perseroan dan
Entitas Anak telah mentransfer secara substansial
seluruh risiko dan manfaat atas aset, atau (b)
Perseroan dan Entitas Anak tidak mentransfer
maupun tidak memiliki secara substansial seluruh
risiko dan manfaat atas aset, namun telah
mentransfer pengendalian atas aset.

The Group derecognizes a financial asset if, and


only if, the contractual rights to receive cash
flows from the asset have expired; or the Group
has transferred its rights to receive cash flows
from the asset or has assumed an obligation to
pay the received cash flows in full without
material delay to a third party under a pass
through arrangement; and either (a) the Group
has transferred substantially all the risks and
rewards of the asset, or (b) the Group has neither
transferred nor retained substantially all the risks
and rewards of the asset, but has transferred
control of the asset.

Ketika Perseroan dan Entitas Anak telah


mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset
atau
telah
menandatangani
kesepakatan
pelepasan (pass through arrangement), dan secara
substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki
seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan,
maupun mentransfer pengendalian atas aset, aset
tersebut diakui sejauh keterlibatan berkelanjutan
Perseroan dan Entitas Anak terhadap aset
keuangan tersebut.

When the Group has transferred its rights to


receive cash flows from an asset or has entered
into a pass-through arrangement, and has
neither transferred nor retained substantially all
of the risks and rewards of the asset nor
transferred control of the asset, the asset is
recognized to the extent of the Groups
continuing involvement in the asset.

Dalam hal, Perseroan dan Entitas Anak juga


mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan
liabilitas terkait diukur dengan dasar yang
mencerminkan hak dan kewajiban yang masih
dimiliki Perseroan dan Entitas Anak.

In that case, the Group also recognizes an


associated liability. The transferred asset and
the associated liability are measured on a basis
that reflects the rights and obligations that the
Group has retained.

Keterlibatan
berkelanjutan
yang
berbentuk
pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur
sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset
dan jumlah maksimal dari pembayaran yang
diterima yang mungkin harus dibayar kembali.

Continuing involvement that takes the form of a


guarantee over the transferred asset is measured
at the lower of the original carrying amount of the
asset and the maximum amount of consideration
that the Group could be required to repay.

17

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

2.

c. Instrumen Keuangan (lanjutan)

SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICES


(continued)
c. Financial Instruments (continued)

(vii) Penghentian Pengakuan (lanjutan)

(vii) Derecognition (continued)

Liabilitas Keuangan

Financial Liability

Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya


ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak
dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.

A financial liability is derecognized when the


obligation specified in the contract is discharged
or cancelled or expired.

Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan


dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang
sama dengan persyaratan yang berbeda secara
substansial, atau modifikasi secara substansial
atas ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini
ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut
dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan
awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan
selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan
tersebut diakui dalam laporan laba rugi.

When an existing financial liability is replaced by


another from the same lender on substantially
different terms, or the terms of an existing liability
are substantially modified, such an exchange or
modification is treated as a derecognition of the
original liability and the recognition of a new
liability, and the difference in the respective
carrying amounts is recognized in the profit or
loss.

d. Transaksi dengan Pihak-pihak berelasi

d. Transactions with Related Parties

Suatu pihak dianggap berelasi dengan Grup jika:

A party is considered to be related to the Group if:

a.

a.

b.
c.
d.
e.
f.

g.

langsung, atau tidak langsung yang melalui satu


atau lebih perantara, suatu pihak (i) mengendalikan,
atau dikendalikan oleh, atau berada di bawah
pengendalian bersama, dengan Grup; (ii) memiliki
kepentingan dalam Grup yang memberikan
pengaruh signifikan atas Grup; atau (iii) memiliki
pengendalian bersama atas Grup;
suatu pihak yang berelasi dengan Grup;
suatu pihak adalah ventura bersama di mana Grup
sebagai venturer;
suatu pihak adalah anggota dari personil
manajemen kunci Grup atau induk;
suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari
individu yang diuraikan dalam butir (a) atau (d);
suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan,
dikendalikan bersama atau dipengaruhi signifikan
oleh atau untuk di mana hak suara signifikan pada
beberapa entitas, langsung maupun tidak langsung,
individu seperti diuraikan dalam butir (d) atau (e);
atau
suatu pihak adalah suatu program imbalan pasca
kerja untuk imbalan kerja dari Grup atau entitas
yang terkait dengan Grup.

b.
c.
d.
e.
f.

g.

directly, or indirectly through one or more


intermediaries, the party (i) controls, is controlled by,
or is under common control with, the Group; (ii) has
an interest in the Group that gives it significant
influence over the Group; or, (iii) has joint control
over the Group;
the party is an associate of the Group;
the party is a joint venture in which the Group is a
venturer;
the party is a member of the key management
personnel of the Group or its parent;
the party is a close member of the family of any
individual referred to in (a) or (d);
the party is an entity that is controlled, jointly
controlled or significantly influenced by or for which
significant voting power in such entity resides with,
directly or indirectly, any individual referred to in (d)
or (e); or
the party is a post employment benefit plan for the
benefit of employees of the Group, or of any entity
that is a related party of the Group.

Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang


disetujui oleh kedua belah pihak, dimana persyaratan
tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang
dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.

The transactions are made based on terms agreed by the


parties. Such terms may not be the same as those of the
transactions between unrelated parties.

Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihakpihak berelasi diungkapkan dalam Catatan atas laporan
keuangan konsolidasian yang relevan.

All significant transactions and balances with related


parties are disclosed in the relevant Notes herein.

e. Kas dan setara kas

e. Cash and Cash Equivalents

Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan semua
investasi yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau
kurang dari tanggal perolehannya dan yang tidak
dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya.

Cash and cash equivalents consist of cash on hand and


in banks and all investments with maturities of three
months or less from the date of purchase and are not
used as collateral and are not restricted.

18

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)


f.

2.

Persediaan

SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICES


(continued)
f.

Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara


biaya perolehan atau nilai realisasi bersih (lower of cost
or net realizable value). Biaya perolehan ditentukan
dengan metode masuk pertama dan keluar pertama
(FIFO). Nilai realisasi neto persediaan adalah estimasi
harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang
diperlukan untuk membuat penjualan.

Inventories
Inventories are stated at the lower of cost or net
realizable value. Cost is determined using the first and
first out (FIFO) method. Net realizable value is the
estimated selling price in the ordinary course of
business, less estimated costs of completion and the
estimated costs necessary to make the sale.

g. Biaya dibayar di muka

g. Prepaid Expenses

Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa


manfaat masing-masing biaya menggunakan metode
garis lurus (straight-line method).

Prepaid expenses are amortized over their beneficial


periods using the straight-line method.

h. Aset Tetap

h. Fixed Assets

Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi


akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Biaya
perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset
tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria
pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang
signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam
jumlah tercatat (carrying amount) aset tetap sebagai
suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan.
Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak
memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba
rugi pada saat terjadinya.

Fixed assets are stated at cost less accumulated


depreciation and any impairment loss. Such cost
includes the cost of replacing part of the fixed assets
when the cost is incurred, if the recognition criteria are
met. Likewise, when a major inspection is performed, its
cost is recognized in the carrying amount of the assets
as a replacement if the recognition criteria are met. All
other repairs and maintenance costs that do not meet
the recognition criteria are recognized in profit or loss as
incurred.

Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan


tidak disusutkan.

Land is stated at cost and is not depreciated.

Hak atas tanah, termasuk biaya pengurusan legal hak


yang timbul pada awal perolehan hak atas tanah,
dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak
diamortisasi. Biaya-biaya yang terjadi sehubungan
dengan pembaharuan atau perpanjangan hak atas
tanah diakui sebagai aset tidak berwujud dan
diamortisasi selama periode hak atas tanah atau
taksiran masa manfaat ekonomis tanah, mana yang
lebih pendek.

In accordance with ISAK No. 25, landrights including the


legal costs incurred at initial acquisition of landrights, are
capitalized as past of the cost of the land and not
amortized. Specific costs associated with the renewel or
extension of land titles are recognized as intangible
asset and amortized over the legal term of the landrights
or economic life of the land, whichever is shorter.

Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode


garis lurus (straight-line method) berdasarkan taksiran
masa manfaat ekonomis aset tetap, sebagai berikut:

Depreciation is recognized on a straight-line basis to


write down the depreciable amount of property and
equipment, except land. The estimated useful lives of
the assets are as follows :
Tahun/ Years

Bangunan/ Buildings
Kendaraan dan alat berat/ Vehicles and heavy equipment
Perlengkapan kantor/ Office equipment
Kapal baru/ Vessels
Perlengkapan kapal/ Vessel equipment

20
5
5
25
5

19

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

2.

h. Aset Tetap (lanjutan)

i.

SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICES


(continued)
h. Fixed Assets (continued)

Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya


pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat
ekonomis masa depan yang diharapkan dari
penggunaannya. Laba atau rugi yang timbul dari
penghentian pengakuan aset diakui dalam laporan laba
rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

The carrying value of fixed assets is derecognized upon


disposal or when no future economic benefits are
expected from its use. Any gain or loss arising on
derecognition of the assets is charged to profit or loss in
the year the assets is derecognized.

Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya


perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap.
Akumulasi biaya perolehan aset dalam penyelesaian
akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang
bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan
dan siap digunakan.

Construction in progress is stated at cost and is


presented as part of fixed assets. The accumulated cost
will be reclassified to the appropriate of fixed asset
account when the construction is substantially completed
and the asset constructed is ready for its intended use.

Sewa

i. Leases

Sebagai lessee

As lessee

Suatu sewa dimana porsi yang signifikan atas risiko dan


manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset tetap di
tangan lessor diklasifikasikan sebagai sewa operasi.

Leases in which a significant portion of the risks and


rewards incidental to ownership are retained by the
lessor are classified as operating leases.

Pembayaran sewa operasi dibebankan ke laporan laba


rugi secara garis lurus selama periode sewa.

Payments made under operating leases are charged to


profit or loss on a straight - line basis over the period of
the lease.

Sewa dimana Perseroan telah secara substansial


semua risiko dan manfaat yang terkait dengan
kepemilikan aset diklasifikasikan sebagai sewa
pembiayaan. Sewa pembiayaan dikapitalisasi pada
dimulainya sewa yang di bawah nilai wajar aset sewaan
dan nilai sekarang dari pembayaran sewa minimum.

Leases where by the Group has substantially all risks


and rewards incidental to ownership are classified as
finance leases. Finance leases are capitalized at the
leases commencement at the lower of the fair value of
the leased assets and the present value of the minimum
lease payment.

Setiap pembayaran angsuran dialokasi sebagai


pelunasan hutang dan beban keuangan sedemikian
rupa sehingga menghasilkan suatu tingkat yang konstan
atas saldo pembiayaan. Sesuai kewajiban sewa,
dikurangi beban keuangan, disajikan sebagai - Hutang
sewa pembiayaan. Unsur bunga dalam beban keuangan
dibebankan pada laporan laba rugi selama masa sewa
sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu tingkat
suku bunga periodik yang konstan atas saldo kewajiban
setiap periode. Aset tetap yang diperoleh dengan sewa
pembiayaan disusutkan selama periode yang lebih
pendek antara umur manfaat aset dan masa sewa.

Each lease payment is allocated between the liability


and finance charges so as to achieve a constant rate on
the outstanding balance. The corresponding rental
obligations, net of finance charges, are included in non current finance lease payables. The interest element of
the finance cost is charged to profit or loss over the
lease period so as to produce a constant periodic rate of
interest on the remaining balance of the liability for each
period. The fixed asset acquired under finance leases is
depreciated over the shorter of the useful life of the
asset and the lease term.

Sebagai lessor

As lessor

Aset tetap yang disewakan melalui sewa pembiayaan,


nilai sekarang dari pembayaran sewa diakui sebagai
piutang. Perbedaan antara piutang bruto dan nilai
sekarang dari piutang tersebut diakui sebagai
pendapatan sewa pembiayaan yang ditangguhkan.

When assets are leased out under a finance lease, the


present value of the lease payments is recognized as
receivable. The difference between the gross receivable
and the present value of the receivable is recognized as
unearned finance lease income.

Pendapatan sewa diakui selama masa sewa dengan


menggunakan
metode
investasi
bersih
yang
mencerminkan tingkat pengembalian periodik yang
konstan.

Lease income is recognized over the term of the lease


using the net investment method, which reflects a
constant periodic rate of return.

Apabila aset disewakan melalui sewa operasi, aset


disajikan dalam laporan posisi keuangan yang
didasarkan pada sifat aset tersebut. Pendapatan sewa
diakui selama masa sewa pada metode garis lurus.

When assets are leased out under an operating lease,


the asset is included in the statement of financial
position based on the nature of the asset. Lease income
is recognized over the term of the lease on a straight line basis.

20

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

j.

2.

Murabahah

j. Murabahah

Murabahah adalah transaksi pembelian barang dengan


menyatakan harga perolehan dan keuntungan (marjin)
yang disepakati oleh penjual dan pembeli. Murabahah
dapat dilakukan berdasarkan pesanan atau tanpa
pesanan. Utang yang timbul dari transaksi murabahah
tangguhan diakui sebagai utang murabahah sebesar
harga beli yang disepakati (jumlah yang wajib
dibayarkan). Aset yang diperoleh melalui transaksi
murabahah diakui sebesar biaya perolehan murabahah
tunai. Selisih antara harga beli yang disepakati dengan
biaya perolehan tunai diakui sebagai beban murabahah
tangguhan dan diamortisasi secara proporsional dengan
porsi utang murabahah.

Murabahah is a purchase contract for goods in which the


purchase price and the margin have been agreed by both
the buyer and the seller and are made explicit.
A murabahah may or may not be based on an order for
goods. Payable which come from deferred murabahah
transaction is recognized as murabahah payable
equivalent to agreed margin of purchase price (the
amount must have been paid). Asset which comes from
murabahah transaction is recognized equivalent to
acquisition cost of the murabahah cash. The difference
between agreed purchase price and cash acquisition cost
are recognized as deferred murabahah expense and
amortized proportionally with murabahah payable.

k. Beban tangguhan

k. Deferred Expenses

Beban ditangguhkan diamortisasi dengan menggunakan


metode garis lurus (straight line method) sesuai dengan
masa manfaatnya.
l.

SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICES


(continued)

Deferred expenses are amortized using the straight-line


method over the periods benefited.

Penyertaan Saham

l. Investment in Stock

Penyertaan saham merupakan investasi dalam bentuk


saham yang tidak melalui pasar modal untuk tujuan
jangka panjang dari Perseroan. Perseroan memiliki
kurang dari hak suara dan dicatat berdasarkan biaya
perolehan (metode biaya) dikurangi penyisihan kerugian
penurunan nilai. Penghasilan dan dividen diakui pada
saat surat pemberitahuan pembagian dividen diterima.

Investment in stock
is an investment which is not
acquired from capital market and is intended to be held
for a long period. The Company has ownership of less
than of the voting power and are stated at cost (cost
method), net of allowance for impairment losses.
Dividend income is recognized when the dividends are
declared.

m. Pengakuan Pendapatan dan Beban

m. Revenue and Expense Recognition

Pendapatan diakui sejauh besar kemungkinan bahwa


manfaat ekonomi akan mengalir ke Perseroan dan
pendapatan dapat diukur dengan andal. Pendapatan
diukur pada nilai wajar pertimbangan diterima, tidak
termasuk diskon, rabat dan Pajak Pertambahan Nilai
("PPN"). Kriteria spesifik berikut juga harus dipenuhi
sebelum pendapatan diakui.

Revenue is recognized to the extent that it is probable


that the economic benefits will flow to the Group and the
revenue can be reliably measured. Revenue is
measured at the fair value of the consideration received,
excluding discounts, rebates and Value Added Taxes
(VAT). The following specific recognition criteria must
also be met before revenue is recognized.

Pendapatan dari sewa berdasarkan waktu (time charter)


diakui sesuai dengan masa manfaat selama periode
kontrak. Pendapatan dari jasa keagenan dan kegiatan
pelabuhan dan penanganan muatan diakui pada saat
penanganan kapal, peti kemas dan muatan selesai
dilakukan. Pendapatan dari jasa penyediaan air bersih
dan tenaga kerja diakui pada saat jasa selesai
dilakukan.

Rental income on the basis of time (time charter) is


recognized in accordance with useful life during the
contract period. Income from agency services and
activities of the port and handling charges are
recognized as the handling of ships, containers and
cargo has been completed. Revenue from clean water
and labor supply are recognized when services are
completed.

Pendapatan dan beban operasi dalam perjalanan atas


pelayaran (voyage) yang belum selesai pada akhir
periode pelaporan, ditangguhkan dan disajikan dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian sebagai biaya
dibayar di muka dan pendapatan diterima di muka.
Beban lain-lain diakui pada saat terjadinya (accrual
basis).

Revenues and operating expenses in the course of the


voyage, which has not been completed at the end of the
reporting period are deferred and presented in the
consolidated statements of financial statement as
prepaid expenses and unearned revenue. Other
expenses are recognition as incurred (accrual basis).

n. Imbalan Kerja

n. Employee Benefits

Perseroan mencatat liabilitas imbalan kerja sesuai


dengan UU Ketenagakerjaan No. 13/2003 tanggal 25
Maret 2003 (UU Ketenagakerjaan). Berdasarkan PSAK
No. 24 (Revisi 2010), biaya imbalan kerja ditentukan
oleh penilaian aktuaria dengan menggunakan metode
projected-unit-credit.

The Group recognized unfunded employee benefits


liability in accordance with Labor Law No. 13/2003 dated
March 25, 2003 (the Labor Law). Under PSAK No. 24
(Revised 2010), the cost of providing employee benefits
is determined using the projected-unit-credit actuarial
valuation method.

21

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

2.

n. Imbalan Kerja (lanjutan)

SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICES


(continued)
n. Employee Benefits (continued)

Kontribusi Pensiun Manfaat Pasti

Defined Contribution Plan

Perseroan memiliki program pensiun dimana membayar


iuran tetap kepada sebuah entitas yang terpisah.
Perseroan tidak memiliki kewajiban hukum atau
konstruktif untuk membayar kontribusi lebih lanjut
apabila dana pensiun tersebut tidak memiliki aktiva yang
memadai untuk membayar semua karyawan yang
berhubungan dengan pelayanan oleh karyawan pada
periode kini dan sebelumnya.

The Company has a pension plan wherein it pays fixed


contributions into a separate entity. The Company has
no legal or constructive obligations to pay further
contributions if the fund does not hold sufficient assets to
pay all employees the benefits relating to employee
service in the current and prior periods.

Kontribusi yang dibuat oleh Perseroan diakui sebagai


beban pada periode itu dibayarkan. Setiap kontribusi
yang belum dibayar pada akhir periode harus dicatat.
Setiap kontribusi berlebih harus diakui sebagai beban
dibayar di muka sejauh bahwa biaya prabayar akan
mengakibatkan penurunan dalam pembayaran masa
depan atau pengembalian uang.

The contribution made by the Company shall be


recognized as an expense in the period it is payable.
Any unpaid contribution at the end of the period shall be
accrued. Any excess contribution shall be recognized as
prepaid expense to the extent that the prepaid expense
will lead to a reduction in future payments or cash
refund.

Dimana kontribusi untuk program pensiun iuran pasti


tidak jatuh tempo seluruhnya dalam waktu dua belas
bulan setelah akhir periode di mana karyawan
memberikan layanan terkait, mereka akan diabaikan.

Where contributions to a defined contribution plan do not


fall due wholly within twelve months after the end of the
period in which the employees render the related
service, they shall be discounted.

Dimana kontribusi untuk program pensiun iuran pasti


tidak jatuh tempo seluruhnya dalam waktu dua belas
bulan setelah akhir periode di mana karyawan
memberikan layanan terkait, mereka akan diabaikan.

The Company also has defined benefit plan which


defines an amount of the pension benefit that on
emloyee will receive on retirement, usuall dependent on
one or more factors, such as age, years of service and
compensation

Perseroan telah memilih metode koridor 10% untuk


pengakuan keuntungan dan kerugian aktuaria atas
penyisihan imbalan kerja karyawan sesuai dengan UU
Ketenagakerjaan.

The Group has chosen the 10% corridor method for the
recognition of actuarial gains and losses on provision for
employee benefits in accordance with Labor Law.

Keuntungan dan kerugian aktuarial diakui sebagai


penghasilan atau beban apabila akumulasi bersih rugi
aktuarial untuk setiap program pada akhir periode
pelaporan sebelumnya melebihi 10% dari nilai kini
kewajiban imbalan pasti atau 10% dari nilai wajar aset
program, jika ada. Keuntungan dan kerugian ini diakui
dengan metode garis lurus selama rata-rata sisa masa
kerja yang diharapkan dari karyawan.

Actuarial gains and losses are recognized as income or


expense when the net cumulative unrecognized actuarial
gains and losses for each individual plan at the end of
the previous reporting period exceeded the greater of
10% of the present value of the defined benefit
obligation or 10% of the fair value of the plan assets, if
any. These gains and losses are recognized on a
straight-line method over the expected average
remaining work lives of the employees.

Biaya jasa lalu diakui secara langsung di laporan laba


rugi, kecuali perubahan terhadap program pensiun
tersebut tergantung pada yang tetap bekerja selama
periode waktu tertentu (periode vesting). Dalam hal ini,
biaya jasa lalu diamortisasi secara garis lurus sepanjang
periode vesting. Biaya jasa kini diakui sebagai beban
pada periode yang berlaku.

Past-service costs are recognized immediately in the


profit or loss, unless the changes to the pension plan are
conditional on the employees remaining in service for a
specified period of time (the vesting period). In this case,
the past-service costs are amortized on a straight-line
basis over the vesting period. The current service cost is
recorded as an expense in the prevailing period.

Perseroan mengakui keuntungan atau kerugian atas


kurtailmen atau penyelesaian program manfaat pasti
saat pembatasan atau penyelesaian terjadi. Laba atau
rugi pada kurtailmen atau penyelesaian terdiri dari
perubahan dalam nilai kini kewajiban imbalan pasti dan
keuntungan atau kerugian aktuarial dan biaya jasa lalu
yang sebelumnya tidak diakui.

The Company recognized gains or losses on the


curtailment or settlement of a defined benefit plan when
the curtailment or settlement occurs. The gain or loss on
a curtailment or settlement comprises change in the
present value of the defined obligation and any related
actuarial gains and losses and past-service cost that had
not previously been recognized.

Perseroan dan entitas anak memberikan bantuan


manfaat pelayanan kesehatan masa pensiunan yang
tanggungjawabnya berdasarkan batasan tertentu.
Perseroan membayar biaya bantuan kesehatan
pensiunan sesuai dengan klaim dan dibebankan ke pos
Beban overhead sesuai dengan jumlah biaya yang
terjadi.

The Group provides retiree health care services based


on certain responsibilities. The Company pays the cost
of retiree health care in accordance with the claims and
charged to "Overhead Expenses" in accordance with the
amount of costs incurred.

22

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

2.

o. Transaksi dalam mata uang asing

SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICES


(continued)
o. Foreign Currency Transactions and Balances

Pembukuan
Perseroan
dan
Entitas
Anak
diselenggarakan dalam mata uang Rupiah. Transaksi
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah
dengan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada
akhir periode pelaporan, aset dan kewajiban moneter
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah
dengan menggunakan kurs tengah yang ditetapkan oleh
Bank Indonesia pada tanggal tersebut. Keuntungan dan
kerugian yang timbul dari transaksi dalam mata uang
asing dan penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam
mata uang asing ke mata uang Rupiah diakui pada laba
rugi.

The accounting records of the Group are maintained in


Rupiah. Transactions denominated in foreign currencies
are translated into Rupiah at the exchange rates
prevailing at the dates of the transactions. At the end of
the reporting period, monetary assets and liabilities
denominated in foreign currencies are translated into
Rupiah using the middle rates of exchange quoted by
Bank Indonesia at such date. Exchange gains and
losses arising on foreign currency transactions and on
the translation of foreign currency monetary assets and
liabilities into Rupiah are recognized in the current
periods profit or loss.

Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012, kurs yang


digunakan adalah masing-masing Rp 12.189 dan
Rp 9.670 untuk AS$ 1 dan Rp 10.875,66 dan Rp 7.907
untuk S$ 1.

As of December 31, 2013 and 2012, the exchange rates


used is Rp 12,189 and Rp 9,670 to US$ 1, respectively
and Rp 10,875.66 and Rp 7,907 to S$ 1, respectively.

p. Perpajakan

p. Taxation

Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan.


Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi kecuali
untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi
diakui langsung ke ekuitas, dalam hal ini diakui sebagai
pendapatan komprehensif lainnya.

Income tax expense comprises current and deferred tax.


Income tax expense is recognized in profit or loss except
to the extent that it relates to items recognized directly in
equity, in which case it is recognized in other
comprehensive income.

Beban pajak kini ditetapkan berdasarkan taksiran laba


kena pajak tahun berjalan.

Current tax expense is provided based on the estimated


taxable income for the year.

Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas


perbedaan temporer dari aset dan liabilitas antara
pelaporan komersial dan pajak pada setiap tanggal
laporan. Manfaat pajak masa mendatang, seperti rugi
fiskal yang dapat dikompensasi, diakui sepanjang besar
kemungkinan
manfaat
pajak
tersebut
dapat
direalisasikan.

Deferred tax assets and liabilities are recognized for


temporary differences between the financial and the tax
bases of assets and liabilities at each reporting date.
Future tax benefits, such as the carry-forward of unused
tax losses, are also recognized to the extent that
realization of such benefits is probable.

Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada


akhir periode pelaporan, dan mengurangi jumlah
tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak
lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk
mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak
tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui
dinilai kembali pada setiap akhir periode pelaporan dan
diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak
mendatang akan memungkinkan aset pajak tangguhan
tersedia untuk dipulihkan.

The carrying amount of a deferred tax asset is


reviewed at each reporting date and reduced to the
extent that it is no longer probable that sufficient
taxable income will be available to allow all or part of
the benefit of that deferred tax asset to be utilized.
Unrecognized deferred tax assets are reassessed at
each reporting date and are recognized to the extent
that it has become probable that future taxable income
will allow the deferred tax assets to be recovered.

Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan


temporer yang dapat dikurangkan dan akumulasi rugi
fiskal yang belum digunakan, sepanjang besar
kemungkinan beda temporer yang boleh dikurangkan
dan akumulasi rugi fiskal tersebut dapat dimanfaatkan
untuk mengurangi laba kena pajak pada masa
mendatang, kecuali aset pajak tangguhan yang terkait
dengan perbedaan permanen yang dapat dikurangkan
timbul dari pengakuan awal aset dan liabilitas dalam
transaksi yang bukan merupakan kombinasi bisnis dan,
pada saat transaksi, dampaknya tidak mempengaruhi
laba akuntansi maupun laba kena pajak atau rugi;
namun untuk perbedaan temporer dapat dikurangkan
yang terkait dengan investasi pada Entitas Anak, aset
pajak tangguhan diakui hanya sepanjang kemungkinan
besar perbedaan temporer akan dibalik dimasa depan
yang dapat diperkirakan dan laba kena pajak akan
tersedia dalam jumlah yang memadai sehingga
perbedaan temporer dapat dimanfaatkan.

Deferred tax assets are recognized for all deductible


temporary differences and carry forward of unused tax
losses, to the extent that it is probable that taxable
profits will be available against which deductible
temporary differences, and the carry forward of unused
tax losses can be utilized, except where the deferred
tax asset relating to the deductible temporary
difference arises from the initial recognition of an asset
or liability in a transaction that is not a business
combination and, at the time of the transaction, affects
neither the accounting profit nor taxable profit or loss;
or in respect of deductible temporary differences
associated with investments in subsidiaries, deferred
tax assets are recognized only to the extent that it is
probable that the temporary differences will reverse in
the foreseeable future and taxable profit will be
available against which the temporary differences can
be utilized.

23

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

2.

p. Perpajakan (lanjutan)

SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICES


(continued)
p. Taxation (continued)

Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung


berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode
saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut
diselesaikan, berdasarkan undang- undang pajak yang
berlaku atau berlaku secara substantif pada akhir
periode laporan keuangan. Pengaruh pajak terkait
dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua
perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk
pengaruh perubahan tarif pajak, diakui dalam laporan
laba rugi komprehensif tahun berjalan.

Deferred tax assets and liabilities are measured at the


tax rates that are expected to apply to the period when
the asset is realized or the liability is settled, based on
tax laws that have been enacted or substantively
enacted at the end of reporting period. The related tax
effects of the provisions for and/or reversals of all
temporary differences during the year, including the
effect of change in tax rates, are included in the
consolidated statement of comprehensive income of the
current year.

Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara


saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan secara
hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan
liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan
liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena
pajak yang sama, atau Perseroan dan Entitas Anak
bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas
pajak kini dengan dasar neto.

Deferred tax assets and liabilities are offset when a


legally enforceable right exists to offset current tax
assets against current tax liabilities, or the deferred tax
assets and the deferred tax liabilities relate to the same
taxable entity, or the Group intends to settle its current
assets and liabilities on a net basis.

Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat


surat ketetapan pajak diterima atau, jika Perseroan dan
Entitas Anak mengajukan keberatan, pada saat
keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.

Amendments to tax obligations are recorded when an


assessment is received or, if appealed against by the
Group, when the result of the appeal is determined.

q. Laba bersih per saham

q. Earning per Share

Laba per saham dihitung dengan membagi laba periode


berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk (setelah disesuaikan dengan bunga atas
saham preferen yang dapat dikonversi) dengan jumlah
rata-rata tertimbang saham yang
beredar selama
periode ditambah jumlah saham rata-rata tertimbang
yang akan diterbitkan pada saat pengkonversian semua
instrument berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif
menjadi saham biasa.

Basic earnings per share are calculated by dividing the


net profit attibributable to ordinary equity holders of the
parent (after adjusting for interest on the convertible
preference shares) by the weighted average number of
ordinary shares outstanding during the year plus the
weighted average number of ordinary shares that would
be issued on conversion of all the dilutive potential
ordinary shares into ordinary shares.

r. Informasi Segmen

r. Segment Information

lnformasi segmen Perseroan dan Entitas Anak disajikan


menurut segmen operasi yang telah diidentifikasi.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entilas; a)
yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana
memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan
transaksi dengan komponen lain dari entitas yang
sama); b) hasil operasinya dikaji ulang secara reguler
oleh pengambil keputusan operasional Perseroan dan
Entitas Anak misalnya Direksi untuk membuat
keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan
pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan c)
tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

A segment is a distinguishable component of the Group


that is engaged either in providing certain products
(business segment), or in providing products within a
particular
economic
environment
(geographical
segment), which is subject to risks and rewards that are
different from those of other segments. Segment
revenue, expenses, results, assets and liabilities include
items directly attributable to a segment as well as those
that can be allocated on a reasonable basis to that
segment. They are determined before intra - group
balances and intra - group transactions are eliminated.

s. Penurunan Nilai Aset Non - Keuangan

s. Impairment of Non-Financial Assets

Pada setiap akhir periode pelaporan, Perseroan dan


Entitas Anak menilai apakah terdapat indikasi suatu aset
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi
tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset
diperlukan, maka Perseroan dan Entitas Anak membuat
estimasi formal jumlah terpulihkan aset tersebut.

The Group assesses at each reporting period whether


there is an indication that an asset may be impaired. If
any such indication exists, or when annual impairment
testing for an asset is required, the Group makes an
estimate of the assets recoverable amount.

24

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

2.

s. Penurunan Nilai Aset Non - Keuangan (lanjutan)

3.

SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICES


(continued)
s. Impairment of Non - Financial Assets (continued)

Kerugian penurunan nilai


dari operasi yang
berkelanjutan, jika ada, diakui sebagai laba rugi sesuai
dengan kategori biaya yang konsisten dengan fungsi
dari aset yang diturunkan nilainya.

Impairment losses are recognized in the current years


profit or loss, unless non-financial assets are carried at
revalued amounts.

Rugi penurunan nilai tersebut harus dipulihkan jika telah


terjadi perubahan dalam perkiraan yang digunakan
untuk menentukan jumlah terpulihkan dari aset nonkeuangan. Kerugian penurunan nilai hanya akan
dipulihkan sampai sebatas bahwa nilai tercatat aset nonkeuangan yang tidak melebihi jumlah terpulihkannya
maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan
seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah
diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya.
Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi.

An impairment loss is reversed if there has been a


change in the estimate used to determine the
recoverable amount of a non-financial asset.
An
impairment loss is only reversed to the extent that the
non-financial assets carrying amount does not exceed
the recoveble amount, nor exceed the carrying amount
that would have been determined, net of depreciation or
amortization, if no impairment loss of non-financial
assets has been recognized.

SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN

3.

SOURCE OF ESTIMATION UNCERTAINTY

Penyusunan laporan keuangan konsolidasi Perseroan dan


Entitas
Anak
mengharuskan
manajemen
untuk
membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang
mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dan pengungkapan
yang terkait, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian
mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan
penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan
liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.

The preparation of the Groups consolidated financial


statements requires management to make judgments,
estimates and assumptions that affect the reported amounts
herein, and the related disclosures, at the end of the
reporting period. However, uncertainty about these
assumptions and estimates could result in outcomes that
require a material adjustment to the carrying amount of the
asset or liability affected in future periods.

Pertimbangan

Judgments

Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam


rangka penerapan kebijakan akuntansi Perseroan dan Entitas
Anak yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian:

In the process of applying the Groups accounting policies,


management has made the following judgments, which have
the most significant effect on the amounts recognized in the
consolidated financial statements:

Klasifikasi instrumen keuangan

Classification of Financial Instruments

Perseroan dan Entitas Anak menetapkan klasifikasi atas aset


dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi yang
ditetapkan PSAK No. 55 (Revisi 2011) dipenuhi. Dengan
demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui
sesuai dengan kebijakan akuntansi Perseroan dan Entitas
Anak.

The Company and its subsidiaries classify a set of assets


and certain liabilities of financial assets and financial
liabilities when considering the definitions set PSAK No.
55 (Revised 2011) are met. Accordingly, financial assets
and financial liabilities are recognized in accordance with
the accounting policies of the Company and subsidiaries.

Penyisihan Penurunan Piutang Usaha

Allowance for Impairment of Accounts Receivable

Perseroan mengevaluasi akun tertentu jika terdapat informasi


bahwa pelanggan yang bersangkutan tidak dapat memenuhi
liabilitas keuangannya. Dalam hal tersebut, Perseroan
mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi yang
tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, jangka waktu
hubungan dengan pelanggan berdasarkan catatan keredit dari
pihak ketiga dan faktor pasar yang telah diketahui, untuk
mencatat penyisihan spesifik atas jumlah piutang pelanggan
pelanggan guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan
dapat diterima oleh Perseroan. Penyisihan spesifik ini
dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi
yang diterima mempengaruhi jumlah penyisihan penurunan
nilai piutang. Nilai tercatat dari piutang usaha Perseroan
sebelum penyisihan penurunan piutang usaha pada tanggal 31
Desember 2013 dan 2012 masing-masing sebesar
Rp 300.013.897.795 dan Rp 193.423.767.529 (Catatan 5).

The Company evaluates specific accounts where it has


information that certain customers are unable to meet their
financial obligations. In these cases, the Company uses
judgment, based on the best available facts and
circumstances, including but not limited to, the length of its
relationship with the customer and the customers current
credit status based on third party credit reports and known
market factors, to record specific provisions for customers
against amounts due to reduce its receivable amounts that
the Company expects to collect. These specific provisions are
re-evaluated and adjusted as additional information received
affects the amounts of allowance for impairment of accounts
receivable. The carrying amount of the Groups accounts
receivable before allowance for impairment losses as of
December 31, 2013 and 2012 are Rp 300,013,897,795 and
Rp 193,423,767,529, respectively (Note 5).

25

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN (lanjutan)

3.

SOURCE OF ESTIMATION UNCERTAINTY (continued)

Estimasi dan Asumsi

Estimates and Assumptions

Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi


ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki
risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap
nilai tercatat aset dan liabilitas untuk periode/tahun
berikutnya diungkapkan di bawah ini, Perseroan dan Entitas
Anak mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter
yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian
disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa
depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi
di luar kendali Perseroan dan Entitas Anak. Perubahan
tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat
terjadinya.

The key assumptions concerning the future and other


key sources of estimation uncertainty at the reporting
date, that have a significant risk of causing a material
adjustment to the carrying amounts of assets and
liabilities within the next financial year, are described
below. The Group based its assumptions and estimates
on parameters available when the consolidated financial
statements were prepared. Existing circumstances and
assumptions about future developments however, may
change due to market changes or circumstances arising
beyond the control of the Group. Such changes are
reflected in the assumptions when they occur.

Pensiun dan Imbalan Kerja

Pension and Employee Benefits

Penentuan biaya pensiun dan liabilitas imbalan kerja Grup


bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh
aktuaris idependen dalam menghitung jumlah-jumlah
tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat
dskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran
diri karyawan tahunan, tingkat cacat, umur pensiun dan
tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang
ditetapkan Grup diakui pada laporan laba rugi pada saat
terjadinya. Meskipun Grup berkeyakinan bahwa asumsi
tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada
hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang
ditetapkan Grup dapat mempengaruhi secara material
liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan
beban imbalan kerja neto. Nilai tercatat atas estimasi liabilitas
imbalan kerja Perseroan pada tanggal 31 Desemeber 2013
dan 2012 masing-masing adalah sebesar Rp 36.107.515.508
dan Rp 19.946.117.731. Untuk Entitas Anak estimasi liabilitas
imbalan kerja yang diakui pada tanggal 31 Desember 2013
dan 2012 masing-masing adalah sebesar Rp 865.595.980
dan Rp 557.284.479 (Catatan 19).

The determination of the Groups obligations and cost for


pension and employee benefits liabilities is dependent on its
selection of certain assumptions used by the independent
actuaries in calculating such amounts. Those assumptions
include among others, discount rates, future annual salary
increase, annual employee turn-over rate, disability rate,
retirement age and mortality rate. Actual results that differ from
the Groups assumptions are recognized immediately in the
profit or loss as and when they occurred. While the Group
believes that its assumptions are reasonable and appropriate,
significant differences in the Groups actual experiences or
significant changes in the Groups assumptions may materially
affect its estimated liabilities for pension and employee benefits
and net employee benefits expense. Companys employee
benefits liability as of December 31, 2013 and 2012 are
Rp 36,107,515,508 and Rp 19,946,117,731, respectively, while
the Subsidiaries employee benefits liability as of December
31, 2013 and 2012 are Rp 865,595,980 and Rp 557,284,479,
respectively (Note 19).

Penyusutan Aset Tetap

Depreciation of Fixed Assets

Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan


metode garis lurus berdasarkan taksiran manfaat masa
ekonomisnya.

The costs of fixed assets are depreciated on a straight-line


basis over their estimated useful lives.

Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap


antara 5 sampai dengan 25 tahun. Masa manfaat ekonomis
tersebut merupakan masa manfaat ekonomis yang secara
umum diharapkan dalam industry di mana Grup menjalankan
bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan
teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan
nilai sisa aset, dan karenanya beban penyusutan masa
depan mungkin direvisi. Nilai tercatat neto atas aset tetap
Grup pada tanggal 31 Desemeber 2013 dan 2012
masing-masing adalah sebesar Rp 1.016.959.506.743 dan
Rp 824.077.700.951 (Catatan 9).

Management estimates the useful lives of these fixed assets to


be within 5 to 25 years. These are common life expectancies
applied in the industries where the Group conducts its
businesses. Changes in the expected level of usage and
technological development could impact the economic useful
lives and the residual values of these assets, and therefore
future depreciation charges could be revised. The net carrying
amount of the Groups fixed assets as of December 31, 2013
and 2012 are Rp 1,016,959,506,743 and Rp 824,077,700,951,
respectively (Note 9).

Pajak Penghasilan

Income Tax

Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan


liabilitas atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi
dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya
adalah tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal.
Perseroan dan Entitas Anak mengakui liabilitas atas pajak
penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan
terdapat tambahan pajak penghasilan badan.

Significant judgment is involved in determining the


provision for corporate income tax. There are certain
transactions and computation for which the ultimate tax
determination is uncertain during the ordinary course of
business. The Group recognizes liabilities for expected
corporate income tax issues based on estimates of
whether additional corporate income tax will be due.

26

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.

4.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN (lanjutan)

3.

SOURCE OF ESTIMATION UNCERTAINTY (continued)

Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

Estimates and Assumptions (continued)

Pajak Tangguhan

Deferred Tax

Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan


temporer yang dapat dikurangkan, sepanjang besar
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan
tersedia sehingga perbedaan temporer tersebut dapat
digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen disyaratkan
dalam menentukan total aset pajak tangguhan yang dapat
diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat
penghasilan kena pajak serta strategi perencanaan pajak
masa depan. Nilai tercatat atas aset (liabilitas) pajak
tangguhan tanggal 31 Desember 2013 dan 2012 adalah
sebesar Rp 28.957.140.662
dan Rp 24.127.949.741.
(Catatan 15).

Deferred tax assets are recognized for all unused tax


losses to the extent that it is probable that taxable profit
will be available against which the losses can be utilized.
Significant management estimates are required to
determine the amount of deferred tax assets that can be
recognized, based upon the likely timing and the level of
future taxable profits together with future tax planning
strategies. The carrying amount of deferred tax assets as
of December 31, 2013 and 2012 amounted to
Rp 28,957,140,662 and Rp 24,127,949,741, respectively
(Note 15).

KAS DAN SETARA KAS

4.

This account consists of:

Akun ini terdiri dari:


2013
Kas
Rupiah
Dolar Amerika Serikat
AS$ 4.100,00 pada tahun 2013
dan AS$ 9.955,00 pada tahun 2012
Jumlah Kas
Bank
Rupiah
Pihak ketiga
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Ekspor Indonesia
(Persero)

Pihak berelasi dengan pemerintah


PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk

Dolar Amerika Serikat


Pihak ketiga
PT Bank Central Asia Tbk
AS$ 863.979,30
pada tahun 2013 dan
AS$ 2.470.136,39 in 2012

Pihak berelasi dengan pemerintah


PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk
AS$ 3.507.179,87 pada
tahun 2013 dan
AS$ 6.137.832,52
pada tahun 2012

CASH AND CASH EQUIVALENTS

2012

163.973.575

198.222.511

49.974.900

96.264.850

213.948.475

294.487.361

768.651.871

6.241.585.933

32.358.698

27.816.400

801.010.569

6.269.402.333

26.803.176.680

10.442.944.849

24.193.975.649

24.787.514.339

50.997.152.329

35.230.459.188

10.531.043.688

23.886.218.891

10.531.043.688

23.886.218.891

Cash on hand
Rupiah
United States Dollar
US$ 4,100.00 in 2013
and US$ 9,955.00 in 2012
Total cash on hand
Cash in banks
Rupiah
Third parties
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Ekspor Indonesia
(Persero)

Government related parties


PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk

United States Dollar


Third parties
PT Bank Central Asia Tbk
US$ 863,979.30 in 2013
and US$ 2,470,136.39
in 2012

Government related parties

42.749.015.435

59.352.840.468

27

PT Bank Negara Indonesia


(Persero) Tbk
US$ 3,507,179.87 in 2013
and US$ 6,137,832.52
in 2012

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)

4.
2013

2012

Bank (lanjutan)
Dolar Amerika Serikat (lanjutan)
Pihak berelasi dengan
Pemerintah (lanjutan)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
AS$ 3.063.704,20 pada
tahun 2013 dan AS$ 3.485.957,10
pada tahun 2012
37.343.490.494
PT Bank Ekspor Indonesia
(Persero)
AS$ 16.125,72 pada
tahun 2013 dan pada
AS$ 492.193,63 tahun 2012
196.556.401
PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk
AS$ 5.970.644,78 pada
tahun 2013
72.776.189.223

Jumlah bank

Dolar Amerika Serikat


Pihak ketiga
PT Bank Agroniaga Tbk
AS$ 15.000.000 pada tahun 2013

33.709.205.157

4.759.512.402

153.065.251.553

97.821.558.027

215.394.458.139

163.207.638.439

Deposito berjangka
Rupiah
Pihak ketiga
PT Bank Agroniaga Tbk
Pihak berelasi dengan pemerintah
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Jumlah

PT Bank Ekspor Indonesia (Persero)


US$ 16,125.72 in 2013
US$ 492,193.63 in 2012
PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk
US$ 5,970,644.78
in 2013

Total cash in banks

10.000.000.000

6.585.827.394
500.000.000

3.822.926.701
750.000.000

Government related parties


PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

7.085.827.394

4.572.926.701

182.835.000.000

United States Dollars


Third parties
PT Bank Agroniaga Tbk
US$ 15,000,000 in 2013
Government related parties

24.012.500.000

506.834.827.394

38.585.426.701

722.443.234.008

202.087.552.501

Suku bunga tahunan deposito berjangka adalah sebagai


berikut:

PT Bank Syariah Mandiri


US$ 25.000.000 in 2013
US$ 2,483,195.45 in 2012
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk
US$ 1,000,000 in 2013
Total time deposits
Total

Annual interest rates on time deposits are as follows:

2013
Rupiah
Dolar Amerika Serikat

Cash in banks (continued)


United States Dollar (continued)
Government
related parties (continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
US$ 3,063,704.20 in 2013
and US$ 3,485,957.10
in 2012

Time deposits
Rupiah
Third parties
PT Bank Agroniaga Tbk

Pihak berelasi dengan pemerintah


PT Bank Syariah Mandiri
AS$ 25.000.000 pada tahun 2013
AS$ 2.483.195,45
pada tahun 2012
304.725.000.000
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk
AS$ 1.000.000 pada tahun 2013
12.189.000.000
Jumlah deposito berjangka

CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued)

2012

2,35% - 6,50%
0,50% - 3,00%

3,50% - 6,50%
0,50% - 3,00%

28

Rupiah
United States Dollar

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

PIUTANG USAHA

5.

Akun ini merupakan piutang yang timbul dari jasa


manajemen dengan rincian berdasarkan pelanggan adalah
sebagai berikut:

This account represents receivables arising from the


management fee. Details based on customers are as
follows:

2013
Pihak ketiga
BUT Total E & P Indonesia
LNG Transportation JMG
PT Lintas Benua Handalan
PT Systemindo Container Persada
BUT Salamander Energy
(North Sumatra) Limited
PT Andhika GAC
PT Spectra Samudera Line
PT Rajawali Swiber
PT EMP Tonga
PT Richelm Shipping Agencies
PT Multi Agung Sarana
PT Equator Marindo
PT Swiber Berjaya
PT Humolco
PT LBH Bumi Shipping
PT Tirta Samudera Caraka
PT Arpeni Pratama Ocean
PT Agniputra Jayakusuma
PT Buana Listya Tama Tbk
PT Mustika Gunung
PT Bahari Eka Nusantara
PT Trisna Samudera Perdana
PT Serasi Shipping Indonesia
BUT Joint Operating Body
MOL LNG AQUARIUS ( EUROPE )
PT Patrindo Persada Maju
Jasa Marine Sdn. Bhd., Malaysia
PT Lintas Buana Harapan
PT Indonesia Project Log
PT Sukses Ocean Khatulistiwa
Sun Baru Megah Shipping
PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk
PT Bumi Lintas Tama
PT Bushindo Prima Agency
Pers. Petrochina International
PT Tresnamuda Sejati
OSM Ship Management Pte ltd
Kudrat Maritime Malaysia
PT Otto Industrial
PT Armada Bumi Pratiwi
PT Timas Suplindo
Transamudra Usaha Sejahtera
PT Pelayaran Samudera
PT Batubara Mandiri
PT Pelayaran Kanaka Dwimanunggal
PT Bintang Samudera Utama
PT Bahtera Daya Sumatera
PT. Veritas DGC Mega Pratama
Resources Limited
Lain-lain (masing-masing
dibawah Rp 1.000.000.000)

ACCOUNTS RECEIVABLE

2012

20.151.664.759
15.843.053.646
12.723.360.490
10.312.940.044

9.381.780.250
9.044.902.957

10.302.468.625
10.197.413.676
8.936.169.666
8.289.535.175
7.692.562.027
7.232.907.354
6.163.915.625
5.440.505.523
4.340.184.163
4.252.028.563
3.864.503.293
3.260.399.567
2.967.231.649
2.849.885.235
2.656.420.018
2.202.925.157
2.110.848.055
2.073.171.606
1.829.211.056
1.798.500.000
1.797.558.757
1.720.852.402
1.720.602.531
1.690.959.068
1.645.035.850
1.550.873.230
1.536.696.833
1.532.671.117
1.460.734.613
1.453.420.078
1.423.965.259
1.381.439.096
1.350.645.731
1.336.742.764
1.292.079.902
1.263.432.928
1.226.613.631
1.202.912.467
1.177.613.908
1.147.311.667
1.056.788.037
1.041.255.570
1.024.802.364
-

3.099.018.780
1.894.340.907
1.479.488.638
1.775.603.373
2.066.426.906
1.203.279.294
1.754.185.461
3.497.246.995
2.959.432.056
3.431.531.774
1.932.509.480
1.675.981.459
1.177.740.631
1.366.714.188
1.365.019.811
1.496.796.185
2.280.687.699
1.417.787.907
3.609.849.100
1.045.294.637
1.175.959.131
1.313.222.993
534.903.297

Third parties
BUT Total E & P Indonesia
LNG Transportation - JMG
PT Lintas Benua Handalan
PT Systemindo Container Persada
BUT Salamander Energy
(North Sumatra) Limited
PT Andhika GAC
PT Spectra Samudera Line
PT Rajawali Swiber
PT EMP Tonga
PT Richelm Shipping Agencies
PT Multi Agung Sarana
PT Equator Marindo
PT Swiber Berjaya
PT Humolco
PT LBH Bumi Shipping
PT Tirta Samudera Caraka
PT Arpeni Paratama Ocean
PT Agniputra Jayakusuma
PT Buana Listya Tama Tbk
PT Mustika Gunung
PT Bahari Eka Nusantara
PT Trisna Samudera Perdana
PT Serasi Shipping Indonesia
BUT Joint Operating Body
MOL LNG AQUARIUS ( EUROPE )
PT Patrindo Persada Maju
Jasa Marine Sdn. Bhd., Malaysia
PT Lintas Buana Harapan
PT Indonesia Project Log
PT Sukses Ocean Khatulistiwa
Sun Baru Megah Shipping
PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk
PT Bumi Lintas Tama
PT Bushindo Prima Agency
Petrochina International
PT Tresnamuda Sejati
OSM Ship Management Pte ltd
Kudrat Maritime Malaysia
PT Otto Industrial
PT Armada Bumi Pratiwi
PT Timas Suplindo
Transamudra Usaha Sejahtera
PT Pelayaran Samudera
PT Batubara Mandiri
PT Pelayaran Kanaka Dwimanunggal
PT Bintang Samudera Utama
PT Bahtera Daya Sumatera
PT. Veritas DGC Mega Pratama
Resources Limited

46.668.877.147

58.616.212.725

Others (each below Rp 1,000,000,000)

Sub jumlah

236.195.689.922

120.595.916.634

Sub total

Dikurangi cadangan penurunan nilai

(44.405.025.355)

(35.148.003.069)

191.790.664.567

85.447.913.565

29

Less allowance for impairment

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

PIUTANG USAHA (lanjutan)

5.
2013

Pihak berelasi
dengan Pemerintah
SKK Migas
PT Elnusa Tbk
PT Badak NGL
PT Pertamina (Persero) Gas/LNG Shipp
Sub jumlah
Dikurangi cadangan penurunan nilai

Pihak berelasi
PT Pertamina (Persero)
PT Pertamina Hulu Energi
PT Nusantara Regas
PT Patra Niaga
PT Pertamina Drilling Service Indonesia
PT Pertamina EP
PT Pertamina Bina Medika

Jumlah

ACCOUNTS RECEIVABLE (continued)


2012

933.489.858
713.453.809
376.329.711
-

4.124.838.904
1.791.129.563
3.520.068.178

Goverment
related parties
SKK Migas
PT Elnusa Tbk
PT Badak NGL
PT Pertamina (Persero) Gas/LNG Shipp

2.023.273.378

9.436.036.645

Sub total

Less allowance for impairment

(392.785.695)
1.630.487.683

9.436.036.645

37.542.740.543
17.343.085.102
3.570.550.206
2.676.498.837
560.059.807
102.000.000
-

61.420.665.581
610.760.988
902.894.537
450.481.344
7.011.800

61.794.934.495

63.391.814.250

255.216.086.745

158.275.764.460

Rincian piutang usaha pihak ketiga, piutang kepada


pemerintah
dan
piutang
usaha
pihak berelasi berdasarkan mata uang adalah sebagai
berikut:

Related parties
PT Pertamina (Persero)
PT Pertamina Hulu Energi
PT Nusantara Regas
PT Patra Niaga
PT Pertamina Drilling Service Indonesia
PT Pertamina EP
PT Pertamina Bina Medika

Total

The details of account receivable from third parties,


government related parties and related parties based on
currency are as follows:

2013

2012

Rupiah
Dolar Amerika Serikat
AS$ 14.875.325,66 pada
tahun 2013 dan AS$ 6.358.648,07
pada tahun 2013
Dolar Singapura
S$ 1.014.683,06 pada
tahun 2013 dan
S$ 1.014.683,06 pada 2012

108.929.200.044

123.912.419.996

181.315.344.470

61.488.126.816

9.769.353.281

8.023.220.717

Rupiah
United States Dollar
US$ 14,875,325.66
in 2013 and
US$ 6,358,648.07 in 2012
Singapore Dollar
S$ 1,014,683.06 in 2013
and S$ 1,014,683.06
in 2012

Jumlah

300.013.897.795

193.423.767.529

Total

Dikurangi cadangan penurunan nilai

(44.797.811.050)

(35.148.003.069)

Jumlah piutang - bersih

255.216.086.745

158.275.764.460

Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah


sebagai berikut:

Net

The details of accounts receivable based on aging schedule


are as follows:

2013
Pihak ketiga
Di bawah 1 tahun
1 tahun s.d 2 tahun
Di atas 2 tahun

Less allowance for impairment

2012

184.899.280.241
13.782.768.653
37.513.641.028

82.042.936.848
6.809.953.434
31.743.026.352

236.195.689.922

120.595.916.634

Dikurangi cadangan penurunan nilai

(44.405.025.355)

(35.148.003.069)

Sub Jumlah

191.790.664.567

85.447.913.565

30

Third parties
Less than 1 year
1 to 2 years
More than 2 years

Less allowance for impairment


Sub Total

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

PIUTANG USAHA (lanjutan)

5.
2013

ACCOUNTS RECEIVABLE (continued)


2012

Pihak berelasi dengan Pemerintah


Di bawah 1 tahun
1 tahun s.d 2 tahun
Di atas 2 tahun

Goverment related parties


1.547.392.968
166.189.430
309.690.980

9.436.036.645
-

2.023.273.378

9.436.036.645

Dikurangi cadangan penurunan nilai

Less allowance for impairment

1.630.487.683

9.436.036.645

Sub Total

Pihak berelasi
Di bawah 1 tahun
1 tahun s.d 2 tahun
Di atas 2 tahun

61.794.934.495
-

63.391.814.250
-

Related parties
Less than 1 year
1 to 2 years
More than 2 years

Sub Jumlah

61.794.934.495

63.391.814.250

Sub Total

255.216.086.745

158.275.764.460

Net - Receivable

Sub Jumlah

Piutang - Bersih

(392.785.695)

Ikhtisar perubahan cadangan penurunan nilai adalah


sebagai berikut:

The summary of changes the allowance for impairment are


as follows:

2013

6.

Less than 1 year


1 to 2 years
More than 2 years

Saldo awal tahun


Penambahan cadangan selama
tahun berjalan
Pemulihan penurunan nilai piutang

35.148.003.069

Saldo akhir tahun

44.797.811.050

2012
39.695.594.977

9.836.061.450
(186.253.469)

Beginning balance
Provision
during the year
Recovery

1.517.281.669
(6.064.873.577)
35.148.003.069

Ending balance

Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan penurunan nilai


cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari
tidak tertagihnya piutang usaha tersebut. Manajemen juga
berkeyakinan bahwa tidak ada konsentrasi risiko kredit yang
signifikan atas piutang kepada pihak ketiga.

Management believes that the allowance for impairment is


adequate to cover possible losses on uncollectible accounts.
Management also believes that there are no significant
concentrations of credit risk in accounts receivable.

Piutang usaha sebesar Rp 44.500.000.000 digunakan


sebagai jaminan atas pinjaman bank (Catatan 18).

The accounts receivable amounting to Rp 44,500,000,000


are used as collateral for a bank loan obtained by the
Company (Note 18) .

UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DI MUKA

6.

Akun ini terdiri dari:

ADVANCES AND PREPAYMENTS


This account consists of:

2013

2012

Uang muka kerja


Uang muka pesangon
Asuransi dibayar di muka
Sewa dibayar di muka
Lain-lain

10.335.859.408
7.867.639.223
3.017.235.549
565.268.016
4.267.882.552

6.566.905.187
10.503.534.269
464.729.331
526.462.060
1.257.897.735

Advances for operating activities


Severance advances
Prepaid insurance
Prepaid rent
Others

Jumlah

26.053.884.748

19.319.528.582

Total

31

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DI MUKA (lanjutan)

6.

Uang muka pesangon merupakan uang muka yang


diberikan Grup ketika karyawan mencapai umur tertentu
dengan persentase yang telah ditetapkan dalam peraturan
Grup. Uang muka kerja merupakan uang muka yang
diberikan kepada karyawan untuk kegiatan operasional
Grup.

7.

Severance advances represent advances provided by the


Group for employees reaching certain age with
predetermined compensation based on the Groups
regulation. Advances for operating activities represent
advances paid to employees for operational activities of the
Group.

PENDAPATAN YANG MASIH HARUS DITERIMA

7.

Pendapatan yang masih harus diterima merupakan


pendapatan yang sudah terjadi tetapi sampai dengan akhir
periode pelaporan, belum dibuat faktur ke pihak ketiga.
Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012 jumlah
pendapatan yang masih harus diterima masing-masing
sebesar Rp 157.883.966.646 dan Rp 82.479.150.678
8.

8.

Penyertaan saham pada tanggal 31 Desember 2013 dan


2012 terdiri dari:

PT Patra Niaga
PT Pertamina Retail

1,96
2,00

Jumlah

9.

UNBILLED RECEIVABLES
Unbilled receivables are revenues that have been earned
but no billings have been issued yet to third parties by the
end of the period. As of December 31, 2013 and 2012, the
amount
of
unbilled
receivables
amounted
to
Rp 157,883,506,530 and Rp 82,479,150,678, respectively.

PENYERTAAN SAHAM

Pemilikan (%)/
Ownership

ADVANCES AND PREPAYMENTS (continued)

INVESTMENTS IN STOCKS
Investments in stocks as of December 31, 2013 and 2012
consists of:

2013

2012

598.000.000
4.668.000

598.000.000
4.668.000

PT Patra Niaga
PT Pertamina Retail

602.668.000

602.668.000

Total

ASET TETAP

9.

Aset tetap terdiri dari :

FIXED ASSETS
Fixed assets consists of:

2013
Saldo awal/
Beginning balance

Penambahan/
Additions

Pengurangan/
Disposals

Reklasifikasi/
Reclassifications

Saldo akhir/
Ending balance

Biaya Perolehan
Aset tetap non pelayaran
Tanah
Bangunan
Kendaraan dan alat berat
Peralatan kantor

23.752.907.984
39.742.091.793
4.474.087.411
9.036.364.334

1.954.350.000
1.133.053.167
115.417.845
3.376.551.993

1.021.167.576
2.730.489.539
1.043.026.620

25.707.257.984
39.853.977.384
1.859.015.717
11.369.889.707

Cost
Non shipping fixed assets
Land
Buildings
Vehicles and heavy equipment
Office equipment

Sub jumlah

77.005.451.522

6.579.373.005

4.794.683.735

78.790.140.792

Sub total

Aset tetap pelayaran


Kapal
Peralatan kapal

916.566.700.069
3.636.823.637

7.407.317.316
-

12.951.822.585
699.750.000

911.022.194.800
2.937.073.637

Shipping fixed assets


Vessels
Vessel equipment

Sub jumlah

920.203.523.706

7.407.317.316

13.651.572.585

913.959.268.437

Sub total

Aset dalam penyelesaian

7.983.406.616

251.569.363.631

7.983.406.616

251.569.363.631

Construction in progress

Jumlah biaya perolehan

1.005.192.381.844

265.556.053.952

26.429.662.936

1.244.318.772.860

Total cost

Akumulasi Penyusutan
Aset tetap non pelayaran
Bangunan
Kendaraan dan alat berat
Peralatan kantor

18.140.940.718
3.788.513.278
6.108.755.952

1.358.920.956
181.646.824
3.590.471.881

665.984.669
2.722.990.448
1.166.408.690

18.833.877.005
1.247.169.654
8.532.819.143

Accumulated depreciation
Non shipping fixed assets
Buildings
Vehicles and heavy equipment
Office equipment

Sub jumlah

28.038.209.948

5.131.039.661

4.555.383.807

28.613.865.802

Sub total

32

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

ASET TETAP (lanjutan)

9.

FIXED ASSETS (continued)

2013
Saldo awal/
Beginning balance
Akumulasi Penyusutan
Aset tetap pelayaran
Kapal
Peralatan kapal
Sub jumlah

Penambahan/
Additions

Pengurangan/
Disposals

Reklasifikasi/
Reclassifications

Saldo akhir/
Ending balance
Accumulated depreciation
Shipping fixed assets
Vessels
Vessel equipment

150.489.686.491
2.586.784.454

57.851.032.766
381.140.261

12.049.826.992
513.416.666

196.290.892.265
2.454.508.048

153.076.470.945

58.232.173.027

12.563.243.658

198.745.400.313

Sub total

227.359.266.115

Total accumulated
depreciation

1.016.959.506.743

Net book value

Jumlah akumulasi
Penyusutan

181.114.680.893

Nilai buku

824.077.700.951

63.363.212.687

17.118.627.465

2012
Saldo awal/
Beginning balance

Penambahan/
Additions

Pengurangan/
Disposals

Reklasifikasi/
Reclassifications

Saldo akhir/
Ending balance

Biaya Perolehan
Aset tetap non pelayaran
Tanah
Bangunan
Kendaraan dan alat berat
Peralatan kantor

23.752.907.984
36.673.839.251
4.610.758.458
11.564.162.208

3.068.252.542
38.090.410
2.154.851.666

174.761.457
4.682.649.540

23.752.907.984
39.742.091.793
4.474.087.411
9.036.364.334

Cost
Non shipping fixed assets
Land
Buildings
Vehicles and heavy equipment
Office equipment

Sub jumlah

76.601.667.901

5.261.194.618

4.857.410.997

77.005.451.522

Sub total

514.922.626.668
4.036.548.682

68.293.526.468
-

19.335.835.588
399.725.045

352.686.382.521
-

916.566.700.069
3.636.823.637

Shipping fixed assets


Vessels
Vessel equipment

Aset tetap pelayaran


Kapal
Peralatan kapal
Sub jumlah

518.959.175.350

68.293.526.468

19.735.560.633

352.686.382.521

920.203.523.706

Sub total

Aset dalam penyelesaian

118.799.418.358

246.575.270.099

4.704.899.320

(352.686.382.521)

7.983.406.616

Construction in progress

Jumlah biaya perolehan

714.360.261.609

320.129.991.185

29.297.870.950

1.005.192.381.844

Total cost

Akumulasi Penyusutan:
Aset tetap non pelayaran
Bangunan
Kendaraan dan alat berat
Peralatan kantor

16.584.999.905
3.783.757.370
8.664.000.807

1.555.940.813
162.779.614
1.235.268.224

158.023.706
3.790.513.079

18.140.940.718
3.788.513.278
6.108.755.952

Accumulated depreciation
Non shipping fixed assets
Buildings
Vehicles and heavy equipment
Office equipment

Sub jumlah

29.032.758.082

2.953.988.651

3.948.536.785

28.038.209.948

Sub total

Akumulasi Penyusutan
Aset tetap pelayaran
Kapal
Peralatan kapal

125.101.388.594
2.479.203.532

39.578.043.728
477.366.098

14.189.745.831
369.785.176

150.489.686.491
2.586.784.454

Accumulated depreciation
Shipping fixed assets
Vessels
Vessel equipment

Sub jumlah

127.580.592.126

40.055.409.826

14.559.531.007

153.076.470.945

Sub total

Jumlah akumulasi
Penyusutan

156.613.350.208

43.009.398.477

18.508.067.792

181.114.680.893

Total accumulated
depreciation

Nilai buku

557.746.911.401

824.077.700.951

Net book value

Penyusutan yang dibebankan pada operasi adalah sebagai


berikut :
2013

Depreciation charged to operations are as follows:


2012

Beban jasa (Catatan 22)


Beban umum dan
administrasi (Catatan 23)

61.287.386.324

41.238.688.720

2.075.826.363

1.770.709.757

Cost of services (Note 22)


General and administrative
expenses (Note 23)

Jumlah

63.363.212.687

43.009.398.477

Total

33

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

ASET TETAP (lanjutan)

9.

Perhitungan laba penjualan aset tetap pada tahun 2013 dan


2012 adalah :

The calculation of gain on sale of fixed assets in 2013 and


2012 is:

2013
Biaya perolehan
Akumulasi penyusutan

FIXED ASSETS (continued)

2012

13.763.347.901
(12.563.243.658)

18.664.262.500
(14.189.745.831)

Cost
Accumulated depreciation

Nilai buku
Nilai jual

1.200.104.243
14.229.000.000

4.474.516.669
20.812.750.000

Book value
Selling price

Laba penjualan asset tetap

13.028.895.757

16.338.233.331

Gain on sale of fixed asset

Pada tahun 2013 dan 2012 Jumlah aset tetap yang dihapus
bukukan masing-masing sebesar Rp 8.110.931.228 dan
Rp 6.315.286.489, dicatat pada beban lain-lain pada
laporan laba-rugi komprehensif .

In 2013 and 2012, total fixed assets were written off having
net book value of Rp 8,110,931,228 and Rp 6,315,286,489,
respectively, and were recognized as other expenses on
the statement of comprehensive income.

Pada tahun 2012, Grup membebankan aset tetap yang


harga perolehannya dibawah Rp 20.000.000 ke beban jasa
dan beban umum administrasi sebesar Rp 6.315.286.489
sesuai
dengan
kebijakan
manajemen
No.PDM001/E0000/2009-S3 Revisi 1 yang mulai diberlakukan
tanggal 1 Januari 2012.

In 2012, the Group charged on fixed assets at cost less than


Rp 20,000,000 to the cost of services and general
administrative expenses amounted to Rp 6,315, 286,489 in
accordance
with
management
policies
No.PDM-001/E0000/2009-S3 Revision.1 which came into
effect on January 1, 2012.

Pada tahun 2013, kapal-kapal yang pembeliannya dibiayai


dengan fasilitas kredit investasi dijadikan sebagai jaminan
atas pinjaman bank (Catatan 18).

In 2012, the ships acquired were financed through an


investment credit facility and were used as collaterals for the
related banks loans (Note 18).

Aset tetap Perseroan dan entitas anak diasuransikan


terhadap risiko kerugian, kecelakaan, kebakaran dan resiko
lainnya
dengan
nilai
pertanggungan
sebesar
AS$ 11.565.452.000 pada tahun 2013 dan AS$ 100.539.315
pada tahun 2012. Berdasarkan penelaahan manajemen,
tidak terdapat indikasi penurunan nilai atas aset tetap
tersebut di atas.

Fixed assets of the Group are insured against losses,


accidents, fire and other risks with sum insured amounting to
US$ 11,565,452,000 in 2013 and US$ 100,539,315 in 2012.
Based on the evaluation of the management, there are no
events or condition changes which indicate the significant
decreas of the mentioned above of fixed assets.

Aset tetap berupa dua bidang tanah dan bangunan (gedung


kantor Perseroan) yang terletak di Jl. Kramat Raya No.29,
merupakan bagian dari penyertaan saham PT Pertamina
(Persero), yang sampai dengan tanggal laporan ini masih
dalam proses balik nama menjadi atas nama perseroan.

The land and building (the Company's office building)


located in Jl. Kramat Raya No.29 form part of the capital
injection of PT Pertamina (Persero),wherein until the date of
this report is still in the process of transferring the ownership
into the Company.

Aset dalam penyelesaian merupakan kapal yang sampai


dengan tanggal pelaporan masih dalam proses
pembangunan. Persentase penyelasaian asset dalam
penyelesaian adalah 56,2 % sampai dengan tanggal
31 Desember 2013.

Construction in progress represents vessels that have not


been completed at the end of the reporting period. The
construction in progress is 56.2% completed as of
December 31, 2013.

34

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

10. DEPOSITO YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA

10. RESTRICTED TIME DEPOSITS

Deposito yang dibatasi penggunaannya adalah sebagai


berikut:
2013
Rupiah

2012

303.916.569

115.950.000

Rupiah

149.121.070

United States Dollar

303.916.569

265.071.070

Total

Dolar Amerika Serikat


Jumlah

Restricted time deposits are as follows:

Akun ini merupakan deposito yang ditempatkan oleh Group


di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang digunakan sebagai
jaminan untuk memperoleh fasilitas bank dari yang kedua
untuk jumlah yang sama dalam penawaran tujuan tender.

This account represents deposits placed by the Group in PT


Bank Mandiri (Persero) Tbk, which served as guarantees to
obtain a bank facility from the latter for bidding participation
purposes.

11. ASET LAIN-LAIN

11. OTHER ASSETS

Akun ini terdiri dari:

This account consists of:


2013

Piutang usaha dalam usulan


penghapusan
Uang jaminan
Piutang yang diserahkan ke DJPLN
Beban tangguhan
Aset tetap dalam usulan
penghapusan
Tagihan kepada pihak ketiga
Aset tak berwujud
Persediaan dalam usulan
penghapusan
Jumlah
Penyisihan atas:
- Piutang usaha dalam usulan
penghapusan
- Piutang yang diserahkan ke DJPLN
Akumulasi penyusutan atas:
- Aset tetap
- Aset tak terwujud
Jumlah
Jumlah - bersih

2012

32.818.673.621
1.136.391.856
816.525.852
708.530.904

30.655.807.095
46.094.238.974
816.850.852
381.942.678

137.570.650
20.294.022
-

289.104.161
81.070.970.131
182.337.500

5.118.610

Trade receivables proposed


to be written off
Refundable deposits
Receivables transferred to DJPLN
Deferred expenses
Fixed assets proposed
to be written off
Claims to third parties
Intangible assets
Inventories proposed
to be written- off

35.637.986.905

159.496.370.001

Total

(32.818.673.621)
(811.525.852)

(30.655.807.095)
(811.525.852)

(137.570.633)
-

(258.254.556)
(72.337.500)

Allowances on:
Accounts receivable proposed
to be written off
Receivables transferred to DJPLN
Accumulated depreciations of:
Fixed assets
Intangible assets

(33.767.770.106)

(31.797.925.003)

Total

1.870.216.799

127.698.444.998

35

Net

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

11. ASET LAIN-LAIN (lanjutan)

11. OTHER ASSETS (continued)

Beban ditangguhkan per 31 Desember 2013 dan 2012


terdiri dari:

Deferred expenses as of December 31, 2013 and 2012


consists of:

2013
Material docking repair
Docking repair:
Sumur Bor 11
Sertifikasi
Lain-lain (masing-masing
dibawah Rp 100.000.000)
Jumlah

2012
-

346.500.000
148.000.000

89.630.958
-

214.030.894

292.311.720

708.530.894

381.942.678

Material docking repair


Docking repair:
Sumur Bor 11
Sertifikasi
Others
(each below Rp 100,000,000)
Total

PT Peteka Karya Samudera (PKS), Entitas anak, memiliki


piutang usaha dalam usulan penghapusan sebesar
Rp 6.135.265.647 Piutang tersebut timbul atas transaksi
bongkar muat untuk PT Patrindo Persada Maju (PPM).
Piutang tersebut telah berumur lebih dari dua tahun dan
tidak dapat ditagihkan kembali, sehingga PKS memutuskan
untuk menyerahkan piutang tersebut kepada Direktorat
Jenderal Piutang dan Lelang Negara (DJPLN). Pada tanggal
10 Maret 2003, DJPLN telah mengeluarkan Surat Paksa
No.SP-274/PUPNC.10/2003 kepada PPM untuk segera
melunasi kewajibannya.

PT Peteka Karya Samudera (PKS), a Subsidiary, has


accounts receivable amounting to Rp 6,135,265,647 which
was proposed to be written - off. These receivables arised
from the forwarding transactions with PT Patrindo Persada
Maju (PPM). Receivables have been outstanding for more
than two years and uncollectible, thus, PKS decided to
submit the accounts to the Directorate General of State
Accounts
Receivable
and
Auction
(DJPLN).
On March 10, 2003, DJPLN has issued a warrant No.SP274/PUPNC.10/2003 to PPM to settle its obligations
immediately.

Pada tanggal 23 April 2004, Kantor Pelayanan Piutang dan


Lelang Negara (KP2LN) telah menandatangani Perjanjian
Perdamaian (Acte Van Dading) dengan PPM setelah
rekanan PPM yang lain (PT Sukses Lingga Lestari)
mengajukan gugatan pailit atas PPM. Atas gugatan
tersebut, pihak PPM mengajukan permohonan penundaan
kewajiban pembayaran perdamaian. Hasil dari penundaan
tersebut, Entitas anak yang diwakili KP2LN menerima cicilan
pembayaran
dengan
jumlah
seluruhnya
sebesar
AS$ 353.694,94 sejak bulan Mei 2007 sampai dengan bulan
Juli 2014.

On April 23, 2004, the Office of Accounts Receivable and


Auction Service (KP2LN) has signed the Settlement
Agreement (Acte Van Dading) with PPM after the other
partner of PPM (PT Sukses Lingga Lestari) filed a lawsuit
on behalf of PPM. On this lawsuit, the PPM is appealing to
delay the settlement. As a result, PKS being represented by
KP2LN will accept installment yearly payments totaling US$
353,694.94 from May 2007 until July 2014.

Realisasi pembayaran yang diterima PKS selama tahun


2013 sebesar Rp 318.397.891 dan AS$ 32.942,62 atau
setara Rp 318.555.133 selama tahun 2012.

Actual payment received by PKS amounted to


Rp 318,397,891 in 2013 and US$ 32,942.62 or equivalent to
Rp 318,555,133 in 2012.

Tagihan kepada PT Pertamina (Persero) dan pihak ketiga


merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan oleh Grup
sehubungan dengan jasa keagenan kapal yang akan
ditagihkan kembali.

Claims to PT Pertamina (Persero) and a third party


represents the costs incurred by the Group in connection
with the reimbursement of vessels agency services.

36

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

12. UTANG USAHA

12. ACCOUNTS PAYABLE

Akun ini terdiri dari:

This account consists of:


2013

Pihak ketiga
PT Waruna Nusa Sentosa
PT Batamec
PT Multi Jaya Samudera
OTV PTK Pusat
PT Pulau Weh
PT Anugrah Kencana Lima
PT Sowohi Kentiti Jaya
PT Gapura Ocean Lines
PT Bahari Nusantara
PT Eastern Logistics
PT Penduang Segara Makmur
PT Mitsi Citra Mandiri
PT Arun NGL
PT Tanker Mandiri
CV Prima Mitra Sejahtera
Kanpel Laut Otorita Batam
PT Sembawang
PT Hexa Fortuna
PT Jamsostek (Persero) K
Bendahara Khusus Penerima
PT Bahtera Kencana Adinusa
KTL Offshore Pte Ltd
PT Sadikun Niagamas Raya
PT Mega Raya Kurnia Abadi
Dana Pensiun Pertamina
PT Samudera Haluan Sento
PT Karya Jaya Samudera
PT Bahari Samudera Santo
CV Mekar Sari
PT Asuransi Jiwa Tugu Ma
PT Pioneer
CV Reza Mandiri
PT Laras Era Perdana
PT Wartsila Indonesia
Bendahara Penerima Kanpel
PT Agniputra Jaya Kusuma
PT Barokah Gemilang Perkasa
PT Drydocks
PT Penduang Segera Sentosa
PT Cahaya Perdana Transalam
OSM Ship Management
Inpex Masela, Ltd
PT Anugerah Laut Biru
PT Samudera Marine
Salvin Far East E, Ltd
PT Izzah
PT Karsa Sejahtera
Lain-lain (masing-masing dibawah
Rp 250.000.000)
Sub jumlah

2012

41.085.733.032
22.998.772.000
18.227.233.904
6.234.094.399
2.286.486.662
2.145.058.080
1.850.533.980
1.843.010.540
1.668.031.740
1.656.554.821
1.502.285.500
1.311.641.930
1.072.112.171
947.000.000
859.365.500
784.596.890
776.100.000
759.500.000
651.749.148
604.262.068
588.017.373
549.473.918
545.201.200
544.580.382
508.946.252
445.000.000
438.804.000
420.000.000
418.412.500
347.802.215
342.590.000
287.489.244
272.550.000
262.456.100
262.101.622
-

54.789.799.092
399.444.475
758.327.976
12.827.328.812
947.000.000
790.712.600
776.100.000
4.112.150.000
544.000.000
407.345.500
1.063.382.902
16.000.645.208
3.895.382.160
3.113.656.980
2.667.890.340
2.600.839.022
1.692.250.000
1.294.379.494
1.121.936.500
800.000.000
649.286.251
441.962.735
257.145.000

4.299.346.447

10.907.459.509

Third parties
PT Waruna Nusa Sentosa
PT Batamec
PT Multi Jaya Samudera
OTV PTK Pusat
PT Pulau Weh
PT Anugrah Kencana Lima
PT Sowohi Kentiti Jaya
PT Gapura Ocean Lines
PT Bahari Nusantara
PT Eastern Logistics
PT Penduang Segara Makmur
PT Mitsi Citra Mandiri
PT Arun NGL
PT Tanker Mandiri
CV Prima Mitra Sejahtera
Kanpel Laut Otorita Batam
PT Sembawang
PT Hexa Fortuna
PT Jamsostek (Persero) K
Bendahara Khusus Penerima
PT Bahtera Kencana Adinusa
KTL Offshore Pte Ltd
PT Sadikun Niagamas Raya
PT Mega Raya Kurnia Abadi
Dana Pensiun Pertamina
PT Samudera Haluan Sento
PT Karya Jaya Samudera
PT Bahari Samudera Santo
CV Mekar Sari
PT Asuransi Jiwa Tugu Ma
PT Pioneer
CV Reza Mandiri
PT Laras Era Perdana
PT Wartsila Indonesia
Bendahara Penerima Kanpel
PT Agniputra Jaya Kusuma
PT Barokah Gemilang Perkasa
PT Drydocks
PT Penduang Segera Sentosa
PT Cahaya Perdana Transalam
OSM Ship Management
Inpex Masela, Ltd
PT Anugerah Laut Biru
PT Samudera Marine
Salvin Far East E, Ltd
PT Izzah
PT Karsa Sejahtera
Others (each below
Rp 250,000,000)

119.796.893.618

122.858.424.556

Sub total

37

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

12. UTANG USAHA (lanjutan)

12. ACCOUNTS PAYABLE (continued)


2013

2012

Pihak berelasi
dengan Pemerintah
PT Pelindo (Persero)
Koperasi Karyawan Pertamina Tongkang
Otoritas Batam
PT Dok Perkapalan Kodja Bahari

19.987.925.072
640.833.762
-

6.143.788.163
1.778.346.100
496.509.015
357.587.500

Goverment
related parties
PT Pelindo (Persero)
Koperasi Karyawan Pertamina Tongkang
Otoritas Batam
PT Dok Perkapalan Kodja Bahari

Sub jumlah

20.628.758.834

8.776.230.778

Sub total

6.771.911.520
2.173.491.918
1.721.188.000
958.284.059
114.349.035
55.562.967
6.600.000
2.574.148
-

2.223.293.853
7.550.386.379
1.054.483.986
297.980.131
17.077.691
7.126.364
258.405.513
14.464.000
924.543

Related parties
PT Pertamina Bina Medika
PT Pertamina (Persero)
PT Patra Niaga
PT Mitra Tours & Travel
PT Pertamina Dana Ventura
PT Pertamina Retail
PT Pertamina Training & Consulting
PT Patra Jasa
PT Tugu Pratama Indonesia
PT Pertamina Jaya
PT Pertamina EP

11.803.961.647

11.424.142.460

Sub total

152.229.614.099

143.058.797.794

Total

Pihak berelasi
PT Pertamina Bina Medika
PT Pertamina (Persero)
PT Patra Niaga
PT Mitra Tours & Travel
PT Pertamina Dana Ventura
PT Pertamina Retail
PT Pertamina Training & Consulting
PT Patra Jasa
PT Tugu Pratama Indonesia
PT Pertamina Jaya
PT Pertamina EP
Sub jumlah
Jumlah

Rincian utang usaha berdasarkan mata uang adalah


sebagai berikut:

The details of accounts payable based on their original


currency are as follows:

2013
Rupiah
Dolar Amerika Serikat
AS$ 5.031.776,64 pada tahun 2013
dan AS$ 2.337.414,50 pada tahun 2012
Jumlah

2012

90.897.288.634

120.455.999.579

Rupiah

61.332.325.465

22.602.798.215

United States Dollar


US$ 5,031,776.64 in 2013
and US$ 2,337,414.50 in 2012

152.229.614.099

143.058.797.794

Total

Rincian utang usaha berdasarkan umur utang adalah


sebagai berikut:

The details of accounts payable based on aging schedule


are as follows:

2013

2012

Pihak ketiga
Di bawah 1 tahun
1 tahun s.d 2 tahun
Di atas 2 tahun

112.711.867.829
755.046.258
6.329.979.531

116.840.611.861
469.739.447
5.548.073.248

Third parties
Less than 1 year
1 to 2 years
More than 2 years

Sub Jumlah

119.796.893.618

122.858.424.556

Sub Total

Pihak berelasi dengan Pemerintah


Di bawah 1 tahun
1 tahun s.d 2 tahun
Di atas 2 tahun

20.557.683.911
67.867.623
3.207.300

8.278.093.760
1.628.000
496.509.018

Government related parties


Less than 1 year
1 to 2 years
More than 2 years

Sub jumlah

20.628.758.834

8.776.230.778

Sub total

38

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

12. UTANG USAHA (lanjutan)

12. ACCOUNTS PAYABLE (continued)


2013

2012

Pihak berelasi
Di bawah 1 tahun
1 tahun s.d 2 tahun
Di atas 2 tahun

11.790.752.707
6.600.000
6.608.940

11.356.839.260
67.303.200

Related parties
Less than 1 year
1 to 2 years
More than 2 years

Sub jumlah

11.803.961.647

11.424.142.460

Sub total

152.229.614.099

143.058.797.794

Total

Jumlah

13. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR

13. ACCRUED EXPENSES

Akun ini terdiri atas:

This account consists of:


2013

2012

Bonus
Keagenan umum
Perbaikan dan pemeliharaan kapal
Charter kapal
Gaji
Lain-lain (masing-masing
dibawah Rp 500.000.000)

19.784.473.150
6.132.749.959
-

14.836.776.677
2.760.881.496
76.891.001.628
14.249.733.727
1.567.839.873

4.639.346.268

1.419.252.070

Bonus
General agency
Vessels repairs and maintenance
Ship charter
Salaries
Others
(each below Rp 500,000,000)

Jumlah

30.556.569.377

111.725.485.471

Total

14. UANG MUKA PELANGGAN

14. ADVANCES FROM CUSTOMERS

Rincian uang muka pelanggan adalah sebagai berikut :

The details of advances from customers are as follows:

2013
PT Lintas Benua Harapan Indonesia
BUT. Total E&P Indonesie
Richelm Agency Sdn Bhd
PT Spectra Samudera Line
LNG Transportation JMG
PT Andhika GAC
PT Tirta Samudera Caraka
PT Equator Marindo
PT Arpeni Pratama Ocean Lines
PT Serasi Shipping Agencies
PT Tresnamuda Sejati
PT Bumi Laut Shipping
PT Bahari Eka Nusantara
PT Global Marine Logistic
PT Bumi Lintas Tama
PT Sun Baru Megah Shipping
PT Rajawali Swiber Cakra
PT Buana Listya Tama
PT Bushido Prima Agency
PT Meridian Port Agencies
MV Maritime SDN BHD
PT Indonesia Project Logistics
PT Bintang Samudera Utama
PT Maskapai Pelayaran Pulau Laut
PT Multi Agung Sarana An
PT Tama Samudera Line
Mitsui OSK Lines, Ltd

2012

22.301.735.556
20.163.264.055
15.418.692.291
12.146.905.617
10.814.630.193
10.247.374.764
8.371.770.835
7.335.918.261
5.055.704.055
4.778.628.077
4.751.076.068
4.360.174.634
3.403.081.455
3.096.099.002
2.829.993.412
2.740.030.540
2.326.238.079
2.060.777.673
1.946.353.050
1.808.243.513
1.710.134.984
1.708.615.500
1.625.275.733
1.604.841.514
1.554.804.096
1.446.603.198
1.438.448.988

6.691.555.186
6.234.160.937
11.279.627.714
2.450.891.767
5.259.662.354
4.541.495.261
2.284.638.753
1.291.521.139
2.457.911.168
1.123.482.046
1.655.855.398
743.512.859
180.696.955
437.782.242
1.449.150.572
361.205.000
2.612.574.100
279.463.000
908.980.000
-

39

PT Lintas Benua Harapan Indonesia


BUT. Total E&P Indonesie
Richelm Agency Sdn Bhd
PT Spectra Samudera Line
LNG Transportation JMG
PT Andhika GAC
PT Tirta Samudera Caraka
PT Equator Marindo
PT Arpeni Pratama Ocean Lines
PT Serasi Shipping Agencies
PT Tresnamuda Sejati
PT Bumi Laut Shipping
PT Bahari Eka Nusantara
PT Global Marine Logistic
PT Bumi Lintas Tama
PT Sun Baru Megah Shipping
PT Rajawali Swiber Cakra
PT Buana Listya Tama
PT Bushido Prima Agency
PT Meridian Port Agencies
MV Maritime SDN BHD
PT Indonesia Project Logistic
PT Bintang Samudera Utama
PT Maskapai Pelayaran Pulau Laut
PT Multi Agung Sarana An
PT Tama Samudera Line
Mitsui OSK Lines, Ltd

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

14. UANG MUKA PELANGGAN (lanjutan)

14. ADVANCES FROM CUSTOMERS (continued)


2013

PT Pelayaran Hub Maritim


Kudrat Maritime Malaysia
PT Bintang Samudera Utam
PT Oceanindo Prima Sarana
PT Patrindo Persada Maju
Mol LNG Transport (Europ)
PT Pelayaran Kanaka Dwimanunggal
PT Zhonghai Indo Shipping
PT Samudera Cemerlang
PT Meratus Line
PT Garuda Mahakam Pratam
PT Jardine Tangguh Transport
PT International Total S
PT SAS Gramarindo Utama
PT Samudera Shipping Ser
PT Humpuss Intermoda
PT Pelayaran Nasional Ae
PT Oriental Bahtera Lines
Transamudra Usaha Sejahte
PT Permata Timur
PT Armada Bumi Pratiwi Lines
PT Trijaya Global Marindo
PT Bakrie Pipe Industrie
BUT Petrochina Internatio
BUT Joint Operating Body
PT Humpuss Transportrasi
Ocean Tankers Pte, Ltd
PT Sinar Mentari Prima
PT Pelayaran Tirtacipta Mulya Persada
PT Gurita Lintas Samuder
PT Jatarim Binau Lines
PT Multi Persada Servis
PT Perusahaan Pelayaran
PT Banyu Laju Shipping
PT Korea Gas Coorparation
PT Usda Seroja Jaya
PT Prima Tangguh Indones
PT Armada Maritime Offsh
PT Citra Samudra Permaija
PT Elnusa Tbk
OSM Ship Management
PT Emirad International
PT Mandala Prima Samudra
Bidang Perkapalan
PT Petronal Chemical Marketing sdn bhd
PT Entitas Pelayaran Equinox
PT Andhika Lines
PT Wico Perdana Gemilang
PT Entitas Pelayaran Aeromic
Gas/LNG Sales Operation-JTG
Salvin Far East Pte. Ltd
Kallex Trading Pte. Ltd
PT Samos Steamship
Jahre Dahi Bergesan AS
PT Pertama Jaya Maritim
PT Pertamina UP II Dumai
PT Indo Trans Marine
PT Rajamitra Antararaindo
PT Buana Samudera Sentosa
PT Trident Perkasa International
PT Haifeng
Dnyacom T.M Ltd
PT Indah Buana Samudra

2012

1.399.192.496
1.351.323.612
1.112.855.700
1.039.832.073
956.947.808
904.789.470
880.224.999
863.962.621
836.575.215
828.993.392
749.684.933
681.483.817
658.206.000
645.042.855
546.386.904
537.093.658
536.076.237
416.307.936
409.821.200
380.972.095
364.844.550
344.270.000
337.714.164
326.078.800
311.220.000
306.699.128
299.971.290
296.000.000
295.111.314
285.012.700
272.314.449
253.000.000
246.187.687
231.708.421
225.201.770
221.705.596
217.147.279
208.341.390
204.965.500
200.000.000
183.003.086
171.719.851
167.358.500
-

507.875.499
864.700.000
1.935.671.451
641.413.034
386.800.000
588.179.856
375.951.029
166.000.000
380.774.933
589.386.500
1.423.120.800
1.173.181.516
1.121.484.404
1.112.050.000
753.865.156
753.351.035
570.234.195
537.652.000
518.004.753
490.944.000
330.416.454
307.180.218
268.480.761
256.255.000
217.120.000
175.558.850
169.079.950
163.680.000
161.957.898
155.671.528

40

PT Pelayaran Hub Maritim


Kudrat Maritime Malaysia
PT Bintang Samudera Utam
PT Oceanindo Prima Sarana
PT Patrindo Persada Maju
Mol LNG Transport (Europ)
PT Pelayaran Kanaka Dwimanunggal
PT Zhonghai Indo Shipping
PT Samudera Cemerlang
PT Meratus Line
PT Garuda Mahakam Pratam
PT Jardine Tangguh Transport
PT International Total S
PT SAS Gramarindo Utama
PT Samudera Shipping Ser
PT Humpuss Intermoda
PT Pelayaran Nasional Ae
PT Oriental Bahtera Lines
Transamudra Usaha Sejahte
PT Permata Timur
PT Armada Bumi Pratiwi Lines
PT Trijaya Global Marindo
PT Bakrie Pipe Industrie
BUT Petrochina Internatio
BUT Joint Operating Body
PT Humpuss Transportrasi
Ocean Tankers Pte, Ltd
PT Sinar Mentari Prima
PT Pelayaran Tirtacipta Mulya Persada
PT Gurita Lintas Samuder
PT Jatarim Binau Lines
PT Multi Persada Servis
PT Perusahaan Pelayaran
PT Banyu Laju Shipping
PT Korea Gas Coorparation
PT Usda Seroja Jaya
PT Prima tangguh Indones
PT Armada Maritime Offsh
PT Citra Samudra Permaija
PT Elnusa Tbk
OSM Ship Management
PT Emirad International
PT Mandala Prima Samudra
Bidang Perkapalan
PT Petronal Chemical Marketing Sdn Bhd
PT Entitas Pelayaran Equinox
PT Andhika Lines
PT Wico Perdana Gemilang
PT Entitas Pelayaran Aeromic
Gas/LNG Sales Operation-JTG
Salvin Far East Pte. Ltd
Kallex Trading Pte. Ltd
PT Samos Steamship
Jahre Dahi Bergesan AS
PT Pertama Jaya Maritim
PT Pertamina UP II Dumai
PT Indo Trans Marine
PT Rajamitra Antararaindo
PT Buana Samudera Sentosa
PT Trident Perkasa International
PT Haifeng
Dnyacom T.M Ltd
PT Indah Buana Samudra

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

14. UANG MUKA PELANGGAN (lanjutan)

14. ADVANCES FROM CUSTOMERS (continued)


2013

Lain-lain (masing-masing di bawah


Rp 150.000.000)
Jumlah

2012

3.494.185.764

4.161.577.045

Others (each below


Rp 150,000,000)

182.244.949.403

73.501.784.316

Total

15. PERPAJAKAN

15. TAXATION

a. Pajak dibayar di muka terdiri dari:

a.
2013

Prepaid taxes consist of:

2012

Pasal 23
Pajak Pertambahan Nilai - masukan

132.935.309
-

153.273.940

Article 23
Input value added tax

Jumlah

132.935.309

153.273.940

Total

b. Utang pajak terdiri dari:

b.
2013

Taxes payables consist of:

2012

Perseroan
Pajak Penghasilan:
Pasal 4 (2)
3.444.470
Pasal 15
292.553.981
Pasal 21
782.875.547
Pasal 23
64.915.073
Pasal 29
16.514.124.178
Pasal 25
161.020.855
Pajak Pertambahan Nilai - keluaran 1.131.761.900

7.950.000
354.822.336
281.405.442
26.558.865
73.707.835
23.014.820

The Company
Income taxes:
Article 4 (2)
Article 15
Article 21
Article 23
Article 29
Article 25
Output value added tax

Sub jumlah

767.459.298

Sub total

18.950.696.004

Entitas Anak
Pajak Penghasilan
Pasal 4 ayat 2
Pasal 21
Pasal 23
Pasal 25
Pasal 29
Pajak Pertambahan Nilai - keluaran

323.973.909
3.978.754
148.323.032
4.366.244.569
2.562.943.036

14.879.100
164.813.596
12.998.110
104.806.594
3.505.044.467
2.394.100.656

Subsidiaries
Income taxes:
Article 4 paragraph 2
Article 21
Article 23
Article 25
Article 29
Output value added tax

Sub jumlah

7.405.463.300

6.196.642.523

Sub total

26.356.159.304

6.964.101.821

Total

Jumlah

c. Rekonsiliasi antara laba konsolidasian sebelum


manfaat (beban) pajak seperti yang disajikan dalam
laporan laba rugi dan taksiran rugi fiskal untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2013 and
2012 adalah sebagai berikut:

c.

2013
Laba konsolidasian sebelum
beban pajak penghasilan

Reconciliation between consolidated income before


income tax as shown in the consolidated statements
of comprehensive income and estimated fiscal income
for the years ended December 31, 2013 and 2012 are
as follows:

2012

195.340.235.455

54.503.872.640

Bagian laba entitas anak


sebelum beban pajak
penghasilan

(17.356.969.495)

(12.213.902.363)

Laba Perseroan sebelum


manfaat pajak penghasilan

177.983.265.960

42.289.970.277

Consolidated income
before income tax expense
Income of subsidiaries before
income tax

41

Income before income tax


expense attributable to the Company

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

15. PERPAJAKAN (lanjutan)

15. TAXATION (continued)


2013

Beda waktu:
Beban pesangon/
imbalan kerja
Bonus/insentif
Pembayaran pesangon/
imbalan kerja
Cadangan pemulihan
penurunan nilai - bersih
Jumlah beda waktu
Beda tetap:
Denda pajak
Representasi dan sumbangan
Pendapatan yang telah dikenakan
pajak yang bersifat final
Pendapatan sewa gedung
Pendapatan jasa
Beban jasa atas pendapatan final
Alokasi beban umum dan
administrasi atas
pendapatan final

2012

25.215.493.484
5.815.775.848

14.911.339.956
14.836.776.677

(9.054.095.707)

(9.503.445.179)

(11.686.975.019)

(4.559.344.778)

10.290.198.606

15.685.326.676

3.344.021.956

611.656.898

Temporary differences:
Provision for severance expense
/ employee benefits
Bonus / incentives
Severance payment / post
employment benefits
Provision for impairment
(recovery) - net
Total temporary differences
Permanent differences:
Tax charges
Representation and donation
Income already subjected to
final tax
Rental income
Services income
Services charges due to final tax income
Allocation of general and
administrative expenses due to
final tax income

(403.952.146.422)
221.951.670.391

(2.065.606.638)
(178.779.731)
(263.228.066.909)
200.600.997.070

79.900.608.499

46.425.152.016

(98.755.845.576)

(17.834.647.294)

Taksiran penghasilan kena pajak

89.517.618.990

40.140.649.659

Estimated fiscal income

Taksiran penghasilan kena pajak


pembulatan

89.517.618.000

40.140.649.000

Estimated fiscal income (rounded)

Taksiran laba kena pajak


Perseroan
Entitas Anak

89.517.618.990
15.957.166.850

40.140.649.656
9.105.571.143

Estimated taxable income fiscal


Company
Subsidiaries

105.474.785.840

49.246.220.799

22.379.404.747
3.407.201.524

10.035.162.414
2.063.350.877

25.786.606.271

12.098.513.291

Jumlah beda tetap

Beban pajak kini


Perseroan
Entitas anak

42

Total permanent differences

Current tax expenses


Company
Subsidiaries

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

15. PERPAJAKAN (lanjutan)

15. TAXATION (continued)


2013

Pajak penghasilan dibayar di muka:


Perseroan:
Pasal 21
Pasal 23
Pasal 25

Entitas anak:
Pasal 22
Pasal 23
Pasal 24
Pasal 25

Taksiran utang pajak penghasilan


tahun berjalan
Perseroan
Entitas Anak
Jumlah

2012

3.209.715.229
2.497.244.485

5.107.281.079
4.854.173.501

5.706.959.714

9.961.454.580

317.264.090
1.675.125.656

2.997.000
103.467.139
5.000.000
1.621.902.652

1.992.389.746

1.733.366.791

7.699.349.460

11.694.821.371

16.514.124.178

73.707.835

1.414.811.777

329.984.086

17.928.935.955

403.691.921

Sampai dengan tanggal 30 Januari 2014, Perseroan


belum menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan
(SPT) pajak penghasilan tahun 2013 ke Kantor
Pelayanan Pajak. Namun demikian, manajemen
Entitas menyatakan bahwa SPT pajak penghasilan
tahun 2013 akan dilaporkan sesuai dengan
perhitungan yang telah disajikan di atas.
d.

Prepaid income taxes:


Company:
Article 21
Article 23
Article 25

Subsidiaries:
Article 21
Article 21
Article 23
Article 25

Estimated income tax payable


for current year
Company
Subsidiary
Total

As of January 30, 2014, the Company has not submitted its


Annual Corporate Income Tax for the fiscal year 2013 to the
Tax Office. However, the Companys management claims
that the Annual Corporate Income Tax for the fiscal year
2013 will be reported in accordance with calculations that
have been presented above.

Taksiran tagihan pajak penghasilan

d. Estimated claims for tax refund

Akun ini merupakan taksiran kelebihan pembayaran


pajak penghasilan Perseroan dan Entitas Anak yang
menurut manajemen dapat diperoleh kembali, dengan
rincian sebagai berikut:

Estimated claims for tax refund represents the Company


and its Subsidiary over payment of income tax, which in
managements opinion can be refunded, details are as
follows:

2013

2012

Entitas Anak
Tahun 2012

935.240.747

1.163.756.878

Subsidiary
Year 2009

Jumlah

935.240.747

1.163.756.878

Total

43

The original consolidated financial statements included herein


are in the Indonesian language.

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT PERTAMINA TRANS KONTINENTAL


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended
December 31, 2013 and 2012
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

15. PERPAJAKAN (lanjutan)


e.

15. TAXATION (continued)

Perhitungan manfaat (beban) pajak tangguhan untuk


tahun 2013 dan 2012 dengan menggunakan tarif pajak
maksimum yang berlaku adalah sebagai berikut:

e.

2013

Calculation of deferred tax benefit (expense) for the


years ended 2013 and 2012 with maximum tax rates
are as follows:

2012

Perseroan:
Cadangan (pemulihan) penurunan nilai
Imbalan kerja
Bonus/insentif
Jumlah

2.921.743.755
4.040.349.444
(2.255.250.207)

(1.139.836.194)
1.351.973.694
2.364.332.268

4.706.842.992

2.576.469.768

Entitas anak:

Total

Pemulihan (pemulihan) penurunan nilai


Penyusutan aset tetap
Pesangon/imbalan kerja
Penyesuaian tarif fiskal
Penyesuaian tahun berjalan

46.514.617
(56.996.187)
132.369.385
-

3.061.050
(32.984.672)
21.736.177
(1.758.888)

Subsidiaries:
Provision for (recovery) of
impairment of receivables
Depreciation of fixed assets
Severance/employee benefits
Fiscal tariff adjustment
Adjustment for current year

Jumlah

121.887.815

(9.946.333)

Total

Jumlah beban pajak tangguhan


- bersih

f.

Company:
Provision for (recovery of)
impairment of receivables
Employee benefits
Bonus/ Incentive

4.828.730.807

2.566.523.435

Pengaruh pajak dari beda temporer yang signifikan


antara pelaporan komersial dan pajak yang belum
terealisasi pada akhir tahun adalah sebagai berikut:

Saldo awal/
Beginning balance

f.

2013
Dibebankan/
dikreditkan pada
laba rugi/
Charged/ credited
to statements of
comprehensive
income

Deferred tax b