Anda di halaman 1dari 5

Wirda Hanum

240210120074

PENTINGNYA MENENTUKAN LOKASI PABRIK


Pemilihan lokasi pabrik merupakan salah satu hal yangpenting dalam perancanagan
pabrik yang memproduksi barangmaupun jasa. Dengan demikian strategi lokasi adalah hal
yangtidak dapat diabaikan dalam proses perancangan. Alasan yangmendasarinya diantaranya yaitu
sektor barang memerlukan lokasiuntuk melakukan kegiatan pembuatan produk barang tersebut
atautempat memproduksi (pabrik) sedangkan untuk sektor jasamemerlukan tempat untuk dapat
memberikan pelayanan bagikonsumen.Pertimbangan lain dalam perencanaan dan pemilihan
lokasipabrik yaitu faktor sumber bahan baku, area pemasaran, dantersedianya tenaga kerja. Setiap
pabrik akan berusaha menjagaagar penyaluran bahan baku dapat berkesinambungan denganharga
layak dan transportasi rendah. Berbagai industri memilihtempat fasilitas produksinya di dekat area
pemasaran dengantujuan

untuk

memperpendek

jaringan

distribusi

produk

sehinggacepat sampai di tangan konsumen.


Faktor-faktor Pemilihan Lokasi Pabrik
Pemilihan lokasi pabrik secara umum bisa dikelompokkan berdasarkan beberapafaktor. Faktorfaktor yang perlu diperhatikan dalam perencanaan dan penentuan lokasi adalah:
1. Letak pasar.
Alasan utama suatu perusahaan dekat dengan pasar adalah agar dapat
cepat melayani konsumen atau barang hasil produksinya cepat dipasarkan.
Disamping itu biaya pengangkutan produk ke pasar dapat lebih rendah, sehingga
harga dapat ditekan lebih rendah dengan harapan jumlah produk yang terjual akan
lebih banyak dan akhirnya mendapat penjualan yang lebih besar. Perlu
dipertimbangkan pula jika produknya mudah rusak atau tidak, berat produk,
proporsi biaya distribusi barang jadi pada total biaya. Perusahaan besar dengan
jangkauan pasar yang luas, dapat mendirikan pabrik-pabriknya di banyak tempat
tersebar untuk mendekati pasar.
2. Bahan baku.
Perusahaan berkepentingan untuk selalu dapat memperoleh baan mentah
yang dibutuhkan dengan mudah, layak harganya, berkelanjutan/terus-menerus,
dan biaya pengangkutan yang rendah serta tidak mudah rusak sehingga bila
diproses nantinya menjadi barang jadi, biaya produksi dapat ditekan dan kualitas

Wirda Hanum
240210120074

barang yang dihasilakan baik. Jika pabrik terlalu jauh dari sumber bahan
mentahnya, maka aka nada bahaya keterlambatan kedatangan bahan mentah yang
diperlukan untuk proses produksi itu yang disebabkan kesulitan-kesulitan
pengangkutan sehingga produksinya dapat terganggu. Disamping itu juga factor
lain adalah karena dalam proses produksinya terjadi proses penguran berat
(weight loosing) sehingga berat barang menjadi berkurang.
3. Tenaga kerja.
Supply tenaga kerja yang cukup umumnya merupakan factor penting,
walupun kualitas dan komposisi dari tenaga kerja yang tersedia juga penting.
Missal, pabrik atau industry yang membutuhkan pekerja yang memiliki skill. Skill
Labor atau tenaga kerja terampil tidak mungkin didapat disetiap daerah dan
sangaat sukar untuk memindahkan skill labor yang ada disuatu daerah ke daerah
lain tanpa ada peningkatan upah atau bentuk kompensasi lainnya. Karena tenaga
kerja yang mempunyai skill yang tinggi dibutuhkanuntuk suksesnya perusahaan,
maka perusahaan membangun pabriknya dimana terdapat jenis tenaga kerja ini.
Pertimbangan terpenting adalah stabilitas dari ketersediaannya tenaga kerja yang
dibutuhkan perusahaan baik tenaga kerja yang terampil(skill labor), semiskill danunskill. Bagi banyak perusahaan sekarang kebiasaan dan sikap calon
pekerja suatu daerah lebih penting dari keterampilan dan pendidikan, karena
jarang perusahaan yang dapat menemukan tenaga kerja baru yang telah siap pakai
untuk pekerjaan yang sangat bervariasi dan tingkat spesialisasi yang tinggi,
sehingga perusahaan harus menyelenggarakan program latihan khusus bagi
tenaaga kerja baru.
4. Masyarakat.
Kesediaan masyarakat menerima segala dampak, baik dampak negatif
maupun positif didirikannya suatu pabrik didaerah tersebut. Perusahaan harus
memerperhatikan lingkungan dimana perusahaan berlokasi, karena pabrik pasti
akan mengeluarkan limbah dalam berbagai bentuk yaitu air, udara atau laimbah
zat-zat padat yang tercemar dan sering mengeluarkan suara bising. Tapi disisi lain

Wirda Hanum
240210120074

masyarakat juga membutuhkan industry tersebut, karena menyediakan lapangan


pekerjaan.
5. Peraturan Pemerintah.
Pemerintah

selama

ini

telah

menentukan

mana

pemukiman dan mana untuk industri. Dengan demikian perusahaan tidak

kawasanuntuk
dapat atau

akan mengalami kesulitan bila memilikih lokasi yang bukan untuk kawasan
industri. Termasuk jug disini masalah izin mendirikan bangunan ketinggian
maksimal bangunan, pembuangan limbah, dan kebijakan pemerinta lainnya.
6. Listrik, air, telepon.
Kebutuhan teenaga listrik bagi perusahaan/pabrik biasanya volumenya
cukup besar, sehingga supply tenaga listrik dari daerah dimana perusahaan/pabrik
itu berdiri tidak cukup banyak, maka tarifnya menjadi mahal. Jika pabrik memilih
lokasinya didaerah diman terdapat tenaga listrik maka pabrik tidak perlu
mendirikan pembangkit listrik sendiri. Bila tidak, maka pabrik harus mendirikan
pembangkit listrik seendirri yang membutuhkan investasi yang besar. Dan perlu
diketahui pula bahwa lebih murah untuk menyewa listik power dari pada
mengadakan sendiri pembangkit listrik
7. Transportasi.
Tersedianya fasilitas transportasi baik lewat udaara, air ataupun darat akan
melancarkan pengadaan factor-faktor produksi dan penyaluran produk
perusahaan. Untuk melaksanakan kegiatan pengangkutan ada 4 jenis fasilitas yang
sering digunakan, yaitu
a. Kereta api
b. Truk/angkutan jalan raya lainnya
c. Pengankutan melaui air, kapal laut
d. Pengangkutan melaui udara, pesawat
Mengingat keadaan geografi di Indonesia, maka peranan pengankutan
melalui air juga penting. Disamping itu juga pengangkutan melalui air lebih relatif
murah, walaupun pergerakan/kegiatan pengangkutan melalui air ini lebih lambat.
Peran prngangkutan melalui udara di Indonesia masih belum begitu besar,
mengingat biayanya yang sangat mahal dan fasilitasnya masih kurang. Tetapi,
bagaimanapun perusahaan berlokasi, karena produk perusahaan harus disalurkan
dari produsen bahan mentah ke pemakai akhir

Wirda Hanum
240210120074

8. Sarana prasarana pendukung.


Ketersediaan lahan parkir yang memadai,pembuangan limbah, keamanan, fasilitas
kesehatan kerja, merupakan faktor yang juga tidak kalah pentingnya di dalam penentuan
lokasi usaha
Metode-metode Pemilihan Lokasi
Meskipun tidak semua perusahaan menyadari dan menggunakannya, beberapametode
ilmiah yang biasanya dipergunakan untuk perencanaan dan penentuan lokasiusaha diantaranyan
yaitu:
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Metode Factor Rating


Metode Pusat Grafiti (Grid)
Metode Analisis Nilai Ideal
Metode Analisis Ekonomi
Metode Analisis Volume
Metode Transportasi

Tahap-tahap yang dilakukan dalam Memilih Lokasi Pabrik


a. Tahap pertama
Melihat kemungkinan daerah-daerah mana yang dapat ditentukan sebagai
daerah-daerah alternative. Yang perlu dipertimbangkan pada tahap ini adalah jenis
proses produksi dan jenis barang hasil / produk yang akan menentukan spesifikasi
umum dari pabrik yang berhubungan dengan buruh / tenaga kerja, pengangkutan
dan sebagainya.
b. Tahap kedua
Melihat pengalaman orang lain atau pengalaman kita sendiri dalam
menentukan lokasi pabrik. Dalam hal ini jenis barang hasil produksi dan proses
pengerjaannya selalu akan menentukan kekhususan pabrik tersebut, seperti
mengenai lokasinya, power-nya, transportasinya serta faktor-faktor lainnya yang
di anggap penting. Dengan memerhatikan lokasi dari bahan-bahan mentah (raw
material)-nya dan lokasi dari pasar (market)-nya yang terbesar, maka mungkin
akan menghasilkan penentuan yang lebih baik untuk daerah lokasi bagi pabrik
itu.
c. Tahap ketiga

Wirda Hanum
240210120074

Mempertimbangkan dan menilai masyarakat-masyarakat dari daerah-daerah


yang pada tahap kedua telah dipilih untuk lokasi pabrik karena dianggap paling
menguntungkan. Penilaian ini biasanya dibuat dengan dasar aproksimasi atau
pendekatan dan bukan hanya berdasarkan informasi atau keterangan yang benar
benar terjadi. Dari kelompok masyarakat yang terbaik ini salah satu
masyarakat/daerah harus dipili sebagai lokasi terakhir