Anda di halaman 1dari 4

RENCANA STUDI

Calon Penerima Beasiswa Master LPDP


Andre Prakoso

A. Latar Belakang
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah pulau
sebanyak 17.508 buah. Terbentang sepanjang 3.977 mil dari Samudra Hindia
hingga Samudra Pasifik menjadikannya negara dengan garis pantai terpanjang
kedua di dunia. Dikarenakan bentuk kepulauannya yang amat luas dan tersebar,
menjadikan negara dengan luas laut sekitar 3.273.810 km2 ini memiliki
tantangan tersendiri dalam mewujudkan kesatuan dan stabilitas nasional. Luas
daerah dan jumlah sumberdaya alam yang seharusnya dapat membawa berkah
bagi rakyat Indonesia dapat beralih fungsi bila tidak kelola secara adil dan
penuh pengawasan. Hal ini umum terjadi terutama pada wilayah yang memiliki
lokasi strategis dan nilai politik, ekonomi, dan sosial yang signifikan bagi
pemiliknya.
Seperti pulau-pulau kecil dan terluar di perbatasan negara Indonesia. Pulaupulau ini sering kali terkesan di anak tirikan. Dimana meskipun Pemerintah
sudah merencanakan berbagai hal untuk mengelola pulau-pulau tersebut,
realisasinya terkesan lambat bila dibandingkan pembangunan di kota-kota pulau
utama. Minimnya sarana prasarana dan personil ahli penunjang kesejahteraan
masyarakat pulau tersebut, serta rayuan dan desakan dari pihak yang tidak
bertanggung jawab kepada masyarakat lokal untuk menjual sumberdaya alam
atau bahkan pulau itu sendiri dapat mengancam stabilitas negara Indonesia.
Oleh karena itu, kita memerlukan tim ahli yang dapat secara khusus mendesain
sistem yang dapat mempertahankan keutuhan NKRI melalui pemberdayaan
masyarakat pulau-pulau tersebut secara menyeluruh. Aspek lingkungan,
ekonomi, sosial, politik, hukum, dan pertahanan perlu diperhatikan secara
komprehensif. Berbekal pengalaman saya di SR&DT SIDI di pulau Maratua ,
LSM Indonesia Small Island Development (INSIDE) yang kami bangun, dan
pendidikan program Master ini, saya akan menjadi salah satu anggota tim ahli
yang memprakarsai hal tersebut.

B. Program Studi
Program studi yang saya ajukan adalah Master of Science (M.Sc.)
Engineering in Coastal Environment. Adapun rincian mengenai program
studi tersebut adalah sebagai berikut:

Program studi yang diajukan

Master of Science Engineering in Coastal


Environment

Institusi penyelenggara

Joint program by academics from Civil


Engineering and Ocean and Earth Science
Faculty, University of Southampton

Jenis Program

Taught master degree programmes

Jumlah Modul

9 Modules ( 4 modules for 1st semester, 5


modules for 2nd semester)

Gelar

Master of Science (M.Sc)

Akreditasi

The Chartered Institution of Highways &


Transportation (CIHT)
Institution of Civil Engineers (ICE)
Institution of Structural Engineers

Biaya studi

18,640

Profil institusi penyelenggara

University of Southampton adalah salah satu


perguruan tinggi riset terbaik di Inggris.
Bertempat di ranking 94 untuk seluruh dunia
(QS world ranking 2014/2015) dan ranking 19
dari 116 perguruan tinggi di UK (Guardian
university guide 2015). Institusi ini juga
berperan aktif dalam mengembangkan
entrepreneurship dalam riset mereka

Adapun modul-modul yang akan saya ambil saat studi disana adalah sebagai
berikut:
Periode Studi

Modul

Sifat

Coastal and Maritime Engineering


and Energy

Wajib

Environmental Impact Assessment

Wajib

Coastal Morphodynamics

Wajib

Coastal Sediment Dynamics

Wajib

Key Skills and


Oceanography
Semester 1

Coastal

Introduction to Marine Geology


Understanding
(Hydraulics)

Semester 2

Applied

Civil

Engineering

Wajib

Pilihan
Pilihan

M.Sc Research Project

Utama

Coastal Flood Defence

Wajib

GIS for Engineers

Wajib

Applied Coastal Sediment Dynamics

Wajib

Key Skills and


Oceanography

Wajib

Applied

M.Sc Research Project

Coastal

Wajib

Bila dilihat dari tabel diatas, dapat kita simpulkan bahwa program studi ini
disusun sedemikian rupa untuk menghasil insinyur yang dapat mendesain suatu
struktur ataupun kegiatan yang memanipulasi proses pantai tanpa menimbulkan
kerusakan yang berarti (dampak pada lingkungan minimum). Dengan ditunjang
pengetahuan sarjana teknik kelautan saya, saya yakin saya tidak akan
mengalami kesulitan dalam mempelajari modul-modul diatas.

C. Rencana Pasca Studi


Setelah menyelesaikan studi saya di University of Southampton, saya akan
kembali ke Indonesia untuk mengembangkan yayasan INSIDE. Saya akan
menggunakan ilmu saya untuk mengembangkan kerjasama antar masyarakat
lokal pulau-pulau kecil dan terluar dengan berbagai pihak yang tertarik dimulai
dari pulau Maratua. Tolak ukur keberhasilan saya adalah dengan terciptanya
suatu iklim usaha yang sustainable dengan masyarakat lokal sebagai pemeran
utama, bukan objek. Dimulai dari penyusunan proposal kerjasama untuk semua
stakeholder yang memihak terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas seluruh
elemen bisnis lokal, pembimbingan dan fasilitasi masyarakat lokal oleh
sukarelawan yang ditempatkan langsung dilokasi, menjalin kerjasama dengan
pihak perguruan tinggi terkait guna mengoptimalkan potensi industri masingmasing pulau, dan sistem pengawasan good governance terhadap seluruh proses
yang terjadi dengan melibatkan masyarakat umum melalui berbagai media.