Anda di halaman 1dari 1

CERITA RAKYAT BELITUNG

Mitos gambangan dan kera


Mata pencarian masarakat pulau belitung dimasa lalu adalah Beume atau
berladang.Mereka hidup bersama keluara dipondok kayu yang disebut
Membarongan atau marongan dan dihalamanya mereka tanam adalah tanaman
untuk kebutuhan sehari-hari salah satunya adalah singkong.
Proses menanam singkong tidaklah terlalu sulit, akan tetapi menjaganya
hingga umbinya semakin besar dan siap dipanen adalah hal yang sulit.hama
yang dinggap sangat menggangu kala itu, adalah kera, mereka sering kaling
menjarah tanaman warga sehingga mereka pun harus memutar otak untuk
mengatasinya.
Menurut sebangian orang dalam melakuakan aksinya rombongan kera
terbagi atas tiga kelompok permata untuk mengintai, Kelompok dua adalah
pengalih perhatian dan kelompok ketiga Eksekutor
Dalam melaksanakan tugasnya masing masing kelompok ini memiliki
tugas yang berbeda-beda,yang maju pertama kali adalah pengintai, jika dirasa
aman maka pengalih perhatian akan menempati posisi strategis untuk
mengawasi segala ancaman dan sendangkan eksekutor akan maju menujuh
target yang diinginkan.
Jika keadaan darurat, ternyata ada manusia disekitar target, maka
kelompok pengalih perhatian akan berteriak-teriak supaya manusia melihat
kearah mereka sehingga sang eksekutor dapat menuntaskan
pekerjaanya.Namun, apabila eksekutor gagaal melaksanakan tugasnya maka ia
akan berusaha melarikan diri, begitu pula dengan kelompok pengintai dan
pengalih perhatian.
Kera memang tipe pencuri ulung, dan sangat peka dalam setiap bentuk
ancaman, bahkan kerja kelompoknya dalam melaksanakan aksinya terbilang
sistematis.Akan tetapi mereka tidak jarang mengurungkan niat, jika mereka
mendengar suara gambaran Namun, bukan karena unsur mistis akan tetapi
suara gambangan menandakan adanya keberadaan manusia disitu.
Kesenian gambangan dimasa lalu juga memiliki fungsi sebagai alat untuk
menghibur anak,atau mengisih kekosoangan waktu saat istirahat untuk melepas
lelah saat berladang.
Referensi:Majalah visit Beltim Edisi 10 tahun III 2015