Anda di halaman 1dari 13

Metode Perancangan II

Metode Perancangan II DESI SAFRIANA, S.T, M. Arch
Metode Perancangan II DESI SAFRIANA, S.T, M. Arch
Metode Perancangan II DESI SAFRIANA, S.T, M. Arch
Metode Perancangan II DESI SAFRIANA, S.T, M. Arch
Metode Perancangan II DESI SAFRIANA, S.T, M. Arch

DESI SAFRIANA, S.T, M. Arch

 Tema : suatu pola atau gagasan spesifik yang berulang di seluruh desain pada suatu
 Tema : suatu pola atau gagasan spesifik yang berulang di seluruh desain pada suatu

Tema : suatu pola atau gagasan spesifik yang

berulang di seluruh desain pada suatu proyek.

Konsep : gagasan-gagasan memadukan berbagai unsur ke dalam suatu keseluruhan.

Topik : Isu konseptual yang diambil dari

prinsip-prinsip Arsitektur & permasalahan dari tahap fenomena Arsitektur sehingga bisa

dijaring topik yang menarik.

1
1
2
2
3
3
4
4
5
5

6

TEMA/TOPIK

Pendekatan Design

Ruang lingkup Design yang lebih fokus & detail

Uraian yang melatarbelakangi keadaan (tulisan/sketsa)

Strategi Arsitek untuk lebih fokus & konsentrasi dalam design

Konsistensi Pendekatan Perancangan dari

awal sampai akhir (baik,benar, menyeluruh)

Kampung Sumber Alam-Cipanas (Green Tourism,Ecotourism)
Kampung Sumber Alam-Cipanas (Green Tourism,Ecotourism)
Kampung Sumber Alam-Cipanas (Green Tourism,Ecotourism)
Kampung Sumber Alam-Cipanas (Green Tourism,Ecotourism)
Kampung Sumber Alam-Cipanas (Green Tourism,Ecotourism)
Kampung Sumber Alam-Cipanas (Green Tourism,Ecotourism)
Kampung Sumber Alam-Cipanas (Green Tourism,Ecotourism)

Kampung Sumber Alam-Cipanas (Green Tourism,Ecotourism)

Kampung Sumber Alam-Cipanas (Green Tourism,Ecotourism)
 Tema : Green Architecture  Definisi Green Architecture ,penerapan Perda, fungsi, dampak lingkungan 
 Tema : Green Architecture  Definisi Green Architecture ,penerapan Perda, fungsi, dampak lingkungan 

Tema : Green Architecture

 Tema : Green Architecture  Definisi Green Architecture ,penerapan Perda, fungsi, dampak lingkungan  Tradisi

Definisi Green Architecture ,penerapan Perda, fungsi, dampak lingkungan

Tradisi rumah adat Sunda

fungsi, dampak lingkungan  Tradisi rumah adat Sunda mengikuti & meliputi pakem standar aturan yang berkaitan

mengikuti &

meliputi pakem standar aturan yang berkaitan dengan fenomena perancangan Arsitektur Sunda (jenis, gaya, bentuk,

bahan/material, filosofi, kegiatan dll).

 Dampak pembangunan ke ekologi lingkungan.  Pengolahan & pembuangan limbah air kotor.  Penghijauan
 Dampak pembangunan ke ekologi lingkungan.  Pengolahan & pembuangan limbah air kotor.  Penghijauan

Dampak pembangunan ke ekologi lingkungan.

 Dampak pembangunan ke ekologi lingkungan.  Pengolahan & pembuangan limbah air kotor.  Penghijauan ruang

Pengolahan & pembuangan limbah air kotor.

Penghijauan ruang terbuka.

Sistem pengudaraan ruang.

Radiasi pantulan matahari.

Penggunaan material yang bersifat higienis.

Penerapan Perda : luas dasar bangunan, luas

lantai max, jumlah lantai, ketinggian

bangunan, sempadan bangunan, dll.

Kelengkapan utilitas : smoke detector, hidran, tangga darurat & fasilitas lainnya.

 Secara keseluruhan permasalahan nonfisk & fisik dari fungsi dan bangunan : penerapan peraturan teknis
 Secara keseluruhan permasalahan nonfisk & fisik dari fungsi dan bangunan : penerapan peraturan teknis

Secara keseluruhan

 Secara keseluruhan permasalahan nonfisk & fisik dari fungsi dan bangunan : penerapan peraturan teknis

permasalahan nonfisk

& fisik dari fungsi dan bangunan : penerapan

peraturan teknis (pengudaraan,

pencahayaan, ketersediaan air bersih, pengolahan limbah air kotor, hemat energi, hemat pemeliharaan dll) & nonteknis yang

berkaitan dengan kenyamanan & psikologis.

Sebagian

berkaitan dengan kenyamanan & psikologis.  Sebagian penekanan pada bagian-bagian tertentu saja dari bangunan

penekanan pada bagian-bagian

tertentu saja dari bangunan (tampak

bangunan terhadap lingkungan, utilitas

bangunan berupa daur ulang air kotor, pemilihan warna eksterior bangunan terhadap suhu lingkungan, dll)

CONTOH

CONTOH
CONTOH