Anda di halaman 1dari 6

KOREKSI IGRF DAN KOREKSI VARIASI HARIAN

(Laporan Praktikum Eksplorasi Geomagnetik)

Oleh
Noris Herlambang
1315051039

LABORATORIUM GEOFISIKA
JURUSAN TEKNIK GEOFISIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS LAMPUNG
2015

BAB I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pada metode geomagnetik data hasil akuisisi atau pengukuran di lapangan
memerlukan koreksi untuk mendapatkan data pengukuran yang sebenarnya.
Dalam bab ini akan di pelajari dua koreksi awal yang selalu dilakukan,
koreksi yang pertama adalah koreksi IGRF dan koreksi harian. Karena
magnet utama bumi berubah terhadap waktu. Maka koreksi International
Geomagnetics Reference Field (IGRF) yang diperbaharui setiap 5 tahun
sekali. Karna adanya penyimpangan nilai medan magnetik bumi akibat
adanya perbedaan waktu dan efek radiasi matahari dalam satu hari maka perlu
dilakukan koreksi harian. Waktu yang dimaksudkan harus mengacu atau
sesuai dengan waktu pengukuran data medan magnetik di setiap titik lokasi
(stasiun pengukuran) yang akan dikoreksi. Apabila nilai variasi harian negatif,
maka koreksi harian dilakukan dengan cara menambahkan nilai variasi harian
yang terekan pada waktu tertentu terhadap data medan magnetik yang akan
dikoreksi.
Dalam pengolahan data magnetik koreksi diawas sangat penting
dilakukan.Koreksi data yang dimaksud adalah koreksi International
Geomagnetics Reference Field (IGRF) dan koreksi variasi harian.Maka pada
praktikum ini mahasiswa akan mempelajaricara menentukan nilai koreksi
IGRF,menghitung nilai koreksi variasi harian,dan dapat menerapkan kedua
koreksi tersebut pada data akuisisi geomagnetik.

1.2 Tujuan Percobaan


Adapun tujuan dari praktikum desain akuisisi ini adalah sebagai berikut:
1. Mahasiswa dapat menentukan nilai koreksi IGRF.
2. Mahasiswa dapat menghitung nilai koreksi variasi harian.
3. Mahasiswa dapat menerapkan kedua koreksi tersebut pada data akuisisi
geomagnetik.

1.3 Batasan Masalah


Adapun batasan masalah dalm praktikum ini adalah sebagai berikut:
1. Menentukan nilai koreksi IGRF.
2. Menghitung nilai koreksi variasi harian.

BAB III. TEORI DASAR

Data medan magnetik total hasil pengukuran di lapangan masih


berbaur dengan pengaruh dari dalam dan dari luar bumi. Pengaruh medan
yang berasal dari luar bumi dihilangkan dengan koreksi medan magnetik
harian. Sedangkan medan magnet yang berasal dari dalam bumi yang
dibangkitkan dari outer core disebut medan magnet utama dan medan
magnet yang berasal dari kerak bumi merupakan target survei
geomagnetik. Pengaruh dari medan utama pada data hasil pengukuran
dihilangkan dengan koreksi medan utama magnet bumi atau koreksi IGRF
(International Geomagnetic Reference Field). Data hasil koreksi variasi
harian dan koreksi IGRF ini disebut anomali medan magnetik residual
(T), yaitu:

T = Tobs Tvh - TIGRF


Tobs

= harga medan magnet terukur

Tvh = variasi harian medan magnet terukur


TIGRF = medan magnet utama bumi (Suparman, 2010).
IGRF singkatan dati TheInternational Geomagnetic Reference
Field. Merupakan medan acuan geomagnetik intenasional. Pada dasarnya
nilai IGRF merupakan nilai kuat medan magnetik utama bumi (H0). Nilai
IGRF termasuk nilai yang ikut terukur pada saat kita melakukan
pengukuran medan magnetik di permukaan bumi, yang merupakan
komponen paling besar dalam survei geomagnetik, sehingga perlu
dilakukan koreksi untuk menghilangkannya. Koreksi nilai IGRF terhadap
data medan magnetik hasil pengukuran dilakukan karena nilai yang
menjadi terget survei magnetik adalan anomali medan magnetik (Hr0).
Nilai IGRF yang diperoleh dikoreksikan terhadap data kuat medan
magnetik total dari hasil pengukuran di setiap stasiun atau titik lokasi
pengukuran. Meskipun nilai IGRF tidak menjadi target survei, namun nilai
ini bersama-sama dengan nilai sudut inklinasi dan sudut deklinasi sangat
diperlukan pada saat memasukkan pemodelan dan interpretasi (Heksa,
2009).
Data hasil pengukuran medan magnetik pada dasarnya adalah
konstribusi dari tiga komponen dasar, yaitu medan magnetik utama bumi,

medan magnetik luar dan medan anomali. Nilai medan magnetik utama
tidak lain adalah niali IGRF. Jika nilai medan magnetik utama dihilangkan
dengan koreksi harian, maka kontribusi medan magnetik utama
dihilangkan dengan koreksi IGRF. Koreksi IGRFdapat dilakukan dengan
cara mengurangkan nilai IGRF terhadap nilai medan magnetik total yang
telah terkoreksi harian pada setiap titik pengukuran pada posisi geografis
yang sesuai.
Koreksi harian (diurnal correction) merupakan penyimpangan nilai
medan magnetik bumi akibat adanya perbedaan waktu dan efek radiasi
matahari dalam satu hari. Waktu yang dimaksudkan harus mengacu atau
sesuai dengan waktu pengukuran data medan magnetik di setiap titik
lokasi (stasiun pengukuran) yang akan dikoreksi. Apabila nilai variasi
harian negatif, maka koreksi harian dilakukan dengan cara menambahkan
nilai variasi harian yang terekan pada waktu tertentu terhadap data medan
magnetik yang akan dikoreksi. Sebaliknya apabila variasi harian bernilai
positif, maka koreksinya dilakukan dengan cara mengurangkan nilai
variasi harian yang terekan pada waktu tertentu terhadap data medan
magnetik yang akan dikoreksi, datap dituliskan dalam persamaan
H = Htotal Hharian

BAB IV. METEDOLOGI PRAKTIKUM

4.1 Alat dan Bahan


Adapun alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah sebagai
berikut:
1.
2.
3.
4.

Data pengukuran magnetik


Alat tulis
Software surfer
Laptop

4.2 Diagram Alir


Mulai

Menyiapkan data akuisisi lapangan

Menentukan harga koreksi IGRF


Mempersiapkan data akuisisi base station
Memplot data akuisisi BS pada kurva
Menentukan base-line atau menggunakan persamaan yang telah ditentukan
untuk mendapatkan nilai koreksi harian
Menerapkan kedua harga koreksi tersebut pada data akuisisi
Selesai