Anda di halaman 1dari 1

BAB 1

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan merupakan ujung tombak dalam pengembangan sumber daya manusia harus bisa
berperan aktif dalam meningkatkan kualitas dan juga kuantitas. Upaya pengembangan
pendidikan tersebut harus sesuai dengan proses pengajaran yang tepat agar peserta didik dapat
menerima didikan dengan baik. proses belajar mengajar di sekolah baik SD, SMP maupun SMA
masih menggunakan paradigma lama, yaitu di dominasi oleh peran dan kegiatan guru, dimana
guru yang lebih aktif dalam mengajar dari pada peserta didiknya. Peserta didik hanya
mendengarkan penjelasan yang guru berikan dan menjawab pertanyaan jika guru mengajukan
pertanyaan. Peserta didik jarang diajak untuk mengetahui dan memahami sendiri peristiwaperistiwa dan konsep fisika yang ada di alam sekitar. Hal itu menyebabkan konsep mengenai
materi-materi fisika kurang dikuasai oleh peserta didik dan peserta didik pun lambat dalam
memahami materi pembelajaran fisika dan pada akhirnya ingatan peserta didik tidak akan
berkembang dengan baik. Proses pembelajaran yang seperti itu membuat peserta didik menjadi
pasif dan kurang bergairah untuk mempeserta didiki fisika, kurangnya sikap ilmiah pada diri
peserta didik, dan tentunya hasil pembelajaran yang didapatkan tidak sesuai dengan harapan.
Seseorang dapat mengingat suatu kejadian, berarti kejadian yang diingat tersebut pernah
dialami atau dengan kata lain pernah dimasukkan dalam kesadaran, kemudian disimpan dan pada
suatu ketika kejadian itu ditimbulkan kembali diatas kesadaran. Dengan demikian ingatan itu
merupakan kemampuan jiwa untuk menerima dan memasukkan (learning), menyimpan
(retention) dan menimbulkan kembali (remembering) hal-hal yang sudah lampau
Membicarakan menengenai pembelajaran fisika dan daya ingat seseorang. Penulis
mendapatkan sebuah masalah pada anak usia sekolah lanjut. Mereka yang baru menengal ilmu
abstrak, fisika. Kebanyakan dari mereka sulit untuk mengingat dan memahami rumus-rumus dan
konsep pada fisika.
B. Rumusan Masalah
Dari latar belakang diatas t dapat diambil rumusan masalah yaitu: bagaimana meningkatkan
daya ingat anak usia sekolah lanjut terhadap pelajaran fisika ?