Anda di halaman 1dari 2

Analisa Struktur

Foto 7.5 memperlihatkan struktur lipatan pada daerah Cape Liptrap, SE Melbourne. Struktur
lipatan tersebut memperlihatkan anatominya berupa :
a. Limb ( sayap ) sesar bagian kanan dan kiri
b. Sumbu lipatan
c. Trough ( titik terendah ) lipatan
d. Axial plane ( bidang sumbu lipatan )
e. Crest ( titik tertinggi ) lipatan
Lipatan tersebut terbentuk akibat adanya gaya tektonik berupa compression yang menekan
lapisan batuan tersebut dari samping. Awalnya, lapisan batuan tersebut berbentuk horizontal. Lapisan
batuan tersebut bersifat ductile ( memiliki tingkat elastisitas ) yang kemudian mendapat gaya
compression dari tektonik yang mengakibatkan lama kelamaan lapisan batuan terlipat membentuk
antiform ( terlipat ke atas ) akibat sifat elastisitasnya yang tinggi dan lapisan batuan tersebut tidak
patah serta membentuk struktur patahan lain. Karena terlipat, lapisan batuan tersebut juga mengalami
pemendekan lapisan. Gambar 1 berikut memperlihatkan proses terbentuknya lipatan pada Cap
Liptrap.

Gambar 1. Skematik terjadinya lipatan berentuk antiform


Gaya tektonik yang bekerja pada daerah tersebut sangat kuat, sehingga lipatan tersebut
mengalami sesar naik pada salah satu lapisan batuannya, sehingga terjadilah penebalan lapisan
( thickening ), ( Gambar 2).

Gambar 2. Skematik terjadinya sesar naik pada salah satu lapisan batuan.

Foto 7.6 memperlihatkan adanya banyak struktur lapisan. Hal ini menandakan bahwa lapisan
batuan pada daerah tersebut memiliki elastisitas tinggi karena sifatnya yang ductile. Namun, gaya

tektonik yang bekerja pada daerah tersebut tak kalah hebatnya. Pembentukan lipatan tersebut terjadi
karena pada awalnya lapisan batuan yang berbentuk horizontal mendapat gaya compression sehingga
lama kelamaan membentuk cembung ke atas ( antiform).
Pada foto tersebut, terdapat 4 kelompok lipatan dengan arah yang berbeda. Kelompok A,
memperlihatkan bagian Antiklin. Dibawahnya, kelompok B memperlihatkan struktur sinklin.
Kelompok C memperlihatkan struktur sinklin dan kelompok Antiklin namun seperti terpotong.
Menrut interpretasi kelompok kami, kelompok lipatan ini pada awalnya adalah antiklin-sinklin yang
saling berdekatan. Kemudian, akibat adanya gaya tektonik yang kuat, antiklin dan sinklin tersebut
terpatahkan sehingga antiklin berada di bawah dan sinklin berada dibawah ( gambar 3 )
.

Gambar 3. Skematik antiklin dan sinklin terpatahkan. Pada awalnya antiklin dan sinklin masih
menjadi satu kesatuan yang utuh. Kemudian terpatahkan akibat mendapat gaya tektonik, lalu dalam
waktu yang lama sinklin berada di bawah antiklin seperti sekarang.

Nama anggota :
1. Afifah Sholihah
2. Finka Yuqianti
3. M. Satria Ramdani
4. Sri Rezki Ananda
Asisten : Wahidin Zuhri

03071181419007
03071181419031
03071281419052
03071181419019