Anda di halaman 1dari 30

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kuliah Kerja Nyata merupakan bagian dari proses pendidikan yang berhubungan erat
dengan pembinaan mahasiswa secara utuh serta pengembangan dan peningkatan kemampuan
masyarakat. Mahasiswa yang merupakan Agent of Change dari sebuah negara, belajar sesuai
bidang keprofesian sekaligus memberikan wacana dan solusi membangun bagi lingkungan
sekitar dan bahkan bagi negara
Kuliah Kerja Nyata - Belajar Bersama Masyarakat (KKN BBM) ke 51 merupakan
bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan
pengabdian. Dengan berbekal ilmu yang dimiliki, mahasiswa yang terlibat dapat memberi
solusi terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat di tempat KKN BBM
dilaksanakan.
KKN BBM dilaksanakan dalam lingkungan masyarakat di luar kampus dengan
maksud meningkatkan relevansi pendidikan perguruan tinggi dengan perkembangan dan
kebutuhan masyarakat akan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) serta meningkatkan
persepsi mahasiswa tentang relevansi materi kurikulum di kampus dengan realita
pembangunan dalam masyarakat. Dengan demikian KKN diharapkan dapat memberikan
pengalaman kepada mahasiswa untuk hidup di tengah masyarakat dan menangani masalahmasalah yang dihadapi dalam upaya meningkatkan isi dan kualitas pendidikan serta
mendapatkan nilai tambah bagi proses pembelajaran mahasiswa itu sendiri.
Untuk itulah, sebagai wujud kepedulian, maka Lembaga Penelitian dan Pengabdian
Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Airlangga sebagai tempat dan sekaligus penggerak
yang didukung oleh sumber daya manusia, dalam hal ini mahasiswa, merasa perlu untuk ikut
berpartisipasi, khususnya di wilayah Kelurahan Purwoasri, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten
Bojonegoro.

1.1.1

Hasil Observasi
Dari survei yang dilakukan di Kelurahan Purwoasri, Kecamatan Sukosewu,
Kabupaten Bojonegoro, pada 18 Desember 2014 diperoleh data dengan rincian berikut:

1. Wilayah Administrasi
Kelurahan

:Purwoasri

Kecamatan

:Sukosewu

Kab/Kota

:Bojonegoro

Provinsi

:JawaTimur

2. Data Demografi
Jumlah penduduk

: (L) 2264(P) 2207Total : 4471 orang

Jumlah KK

: 1257KK

Rata-rata per KK

3. Sosial
Jumlah SD/ Sederajad : (negeri)

: 2 buah

(swasta) : - buah

Jumlah SLTP/sederajad

: (negeri)

:-

(swasta) :2 buah

Jumlah SMA/sederajad

: (negeri)

:-

(swasta) : - buah

Tempat ibadah

: 4 buah masjiddan 28buah musholla

Jumlah puskesmas

: 1 buah

4. Ekonomi
Pendapatan perkapita: Rp 750.000
Industri Rumah Tangga: Tahu, Kerupuk, Keripik Singkong
5. Geografis
Jarak ke Kecamatan

: 12 Km

Topografi

: Dataran rendah

Jenis kawasan

Perumahan

:-

Perkampungan

: 25%

Sawah

: 73%

Tambak

: -

1.1.2

Perdaganan

: 1%

PKL

: 1%

Latar Belakang Keilmuan


Sesuai dengan tujuan KKN-BBM yaitu agar mahasiswa memberikan kontribusi nyata

kepada masyarakat dengan ilmu yang mereka miliki dan membantu program yang
dilakasanakan oleh pemerintah daerah tersebut. Maka dari itu para mahasiswa melakukan
sebuah pendekatan dan mengamati kehidupan masyarakat lebih dekat dengan hidup di tengah
- tengah mereka. Sebagai wujud kepedulian dan implementasi nyata nation dan social
responsibility terhadap permasalahan yang dialami oleh bangsa dan masyarakat (masalah
multidimensi dan otonomi daerah) dan daya saing bangsa, maka Lembaga Penelitian dan
Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Airlangga menyelenggarakan KKNBBM di Kelurahan Purwoasri, Kecamatan Sukosewu, Kota Bojonegoro. Kegiatan ini
didukung oleh mahasiswa dari 7 Fakultas yang ada di Universitas Airlangga, yaitu :
1. Fakultas Kedokteran
2. Fakultas Kedokteran Hewan
3.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

4.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

5.

Fakultas Sains dan Teknologi

6. Fakultas Keperawatan
7. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Kegiatan KKN-BBM merupakan wujud mahasiswa belajar bersama masyarakat untuk samasama menemukan persoalan dan potensi pada kelurahan tersebut sekaligus merancang
kegiatan untuk memadukan kompetensi masingmasing mahasiswa dan potensi masyarakat
(keterkaitan antara teoritik dan empirik). Pelaku dalam menyelesaikan masalah yang
berkembang pada masyarakat adalah masyarakat itu sendiri, mahasiswa lebih berfungsi
sebagai fasilitator.
1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan informasi yang telah kami perolah dari survey serta melalui observasi di
lapangan baik dengan pihak yang terkait, kami mendapat masukan mengenai permasalahan
yang perlu mendapat perhatian lebih. Permasalahan tersebut antara lain :
1. Banyaknya jumlah masyarakat usia produktif yang berstatus pengangguran
2. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk berinisiatif membuka lapangan kerja baru
menjadi seorang wiraswasta
3. Perlunya peningkatan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan fisik, psikis, dan
lingkungan

1.3 Tujuan dan Manfaat Kegiatan


Secara umum tujuan KKN-BBM ini adalah untuk membangun kebersamaan sebagai
mahasiswa Universitas Airlangga pada saat menjelang akhir studi sebelum meraih gelar
sarjana, dengan melaksanakan program pembelajaran bersama di masyarakat serta
memberdayakan masyarakat dan membantu pemerintah dalam memecahkan berbagai
persoalan yang kompleks. Adapun tujuan dari KKN-BBM ini adalah :
1. Meningkatkan sikap empati dan kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat beserta
problematikanya
2. Melaksanakan terapan kemampuan hard skills dan soft skills yang telah dipelajari
dikampus secara teamwork dan interdisipliner
3. Menanamkan nilai kepribadian nasionalisme dan jiwa pancasilais, keuletan, etos
kerja, dan tanggung jawab, kemandirian, kepemimpinan, dan kewirausahaan
4. Meningkatkan daya saing bangsa
5. Menanamkan jiwa eksploratif dan analisis, learning comunity, dan learning society
6. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatannya dan melakukan deteksi dini
terhadap kemungkinan penyakit yang akan timbul serta kesadaran akan kesehatan
lingkungan
7. Merubah pola pikir masyarakat untuk berani mengembangkan usahar dari segala
potensi yang ada dalam bidang ekonomi (wirausaha)

Manfaat yang bisa diambil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah memberikan
pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk turut serta membantu pelaksanaan dan
pemecahan masalah dalam pembangunan Kelurahan Purwoasri, Kecamatan Sukosewu,
Kabupaten Bojonegoro. Selain itu juga melatih mahasiswa sebagai motivator penggerak yang
membantu pergerakan pembangunan masyarakat.
Bagi masyarakat Purwoasri, masyarakat memperoleh bantuan pemikiran, tenaga dan
ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pembangunan Kelurahan Purwoasri, Kecamatan
Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro. Selain itu masyarakat mendapat cara baru yang
dibutuhkan untuk merumuskan dan memecahkan masalah-masalah baru.

Bagi perguruan tinggi, manfaat yang didapat adalah umpan balik sebagai hasil
pengintegrasian mahasiswa dalam memproses pembangunan desa/kelurahan. Dapat juga
menelaah dan merumuskan keadaan serta kondisi masyarakat yang berguna bagi
pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, maka KKN-BBM ke-51 ini memiliki tiga
manfaat umum yaitu :
1. Bagi Mahasiswa
a. Dapat memahami kehidupan dan masalah-masalah yang ada dalam masyarakat
b. Melatih cara berfikir interdisipliner didalam merumuskan, merencanakan,
melatih, melaksanakan dan mengevaluasi program-program kegiatan yang
c.
d.
e.
f.

berorientasi pada pembangunan


Mendewasakan cara berfikir
Menambah keterampilan khususnya dalam bermasyarakat
Melatih mahasiswa untuk menjadi seorang inovator dan problem solver
Mengembangkan sikap dan rasa tanggung jawab

2. Bagi Perguruan Tinggi


a. Memberikan feed back dalam mengembangkan kurikulum dan system pendidikan
perguruan tinggi
b. Memperkaya berbagai kasus yang dapat dijadikan sebagai bahan studi lebih lanjut
bagi staf pengajar
c. Mempererat dan meningkatkan kerja sama antar perguruan tinggi dengan institusi
diluar kampus

3. Bagi Masyarakat
a. Memperoleh bantuan ide-ide dan tenaga segar dari mahasiswa dalam
memecahkan masalah pembangunan di masyarakat
b. Menjadi penghubung antara masyarakat dengan institusi-institusi diluar
masyarakat
c. Menambah wawasan dan cara berfikir ilmiah yang diperlukan untuk mencegah
berbagai masalah
1.4 Sasaran Kegiatan
Sasaran dari kegiatan Kuliah Kerja NyataBelajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM)
ke-51 ini adalah masyarakat dan pemerintah Kelurahan Kelurahan Purwoasri, Kecamatan
Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, serta mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya.

1.5 Waktu Pelaksanaan


KKN-BBM ke-51 di wilayah Kelurahan Kelurahan Purwoasri, Kecamatan Sukosewu,
Bojonegoro akan dilaksanakan mulai 13 Januari 8 Februari 2015. Acara dan kegiatan
diadakan setiap hari selama kurun waktu tersebut.
1.6 Tempat Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan KKN-BBM ke-51 Universitas Airlangga tahun 2015 dilaksanakan di
Kelurahan Purwoasri, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro.
1.7 Susunan Organisasi
Terlampir (Lampiran 1)
1.8 Susunan Acara
Terlampir (Lampiran 2)
BAB II
RENCANA BIDANG GARAPAN
Berdasarkan

rumusan

masalah

yang

telah

disebutkan

sebelumnya

dan

mempertimbangkan berbagai latar belakang bidang ilmu dari anggota kelompok yang
ditempatkan di Kelurahan Purwoasri serta kemampuan peserta KKN-BBM ke-51 baik
tenaga, dana, maupun pengetahuan, maka program utama yang akan dilakukan oleh

mahasiswa peserta KKNBBM ke-51 di Kelurahan Purwoasri, Kecamatan Sukosewu,


Kabupaten Bojonegoro, pada 4 bidang garapan adalah sebagai berikut:
2.1 BIDANG KESEHATAN
1. Penyuluhan Bahaya Makan Jeroan
Latar belakang

: Di Indonesia, masyarakat dengan tingkat

pendidikan yang rendah banyak mengkonsumsi jeroan, selain rasanya yang gurih
jeroan juga mudah didapatkan dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibanding
harga daging. Daging dikenal sebagai makanan yang bergizi, memiliki banyak
kandungan nutrisi,seperti protein dan kalsium yang tinggi. Namun hal ini jelas
berbeda dengan jeroan, jeroan memiliki bahaya seperti adanya parasit Fasciola
Hepatica pada hati, banyaknya kandungan lemak, dan kolesterol yang menghambat
aliran darah pada pembuluh-pembuluh yang menyebabkan tekanan darah meningkat
dan efek paling buruknya adalah darah tidak sampai ke otak yang mengakibatkan
stroke. Mayoritas masyarakat banyak yang tidak mengetahui bahaya makan jeroan,
oleh sebab itu kelompok kami menganggat proker bahaya makan jeroan dengan
harapan masyarakat dapat mengetahui tentang bahayanya dan mulai mengubah
kebiasaan
Nama Kegiatan
: Penyuluhan Bahaya Makan Jeroan
Tanggal pelaksanaan
:Tempat
: Balai Desa Purwoasri
Tujuan
: Memberikan penyuluhan tentang bahaya makan jeroan
kepada para warga sekitar

Ketua
Sekertaris
Bendahara
Sasaran

: Febtalia Eka Putri


:Bayu Kinantoko
:Arum Fatmawati
: Ibu-ibu Warga desa Purwoasri

Rencana Target dan Indikator keberhasilan


Indikator Keberhasilan
a. Jumlah Peserta

Target
Ibu-ibu Warga desa Purwoasri

b. Tingkat pemahaman peserta

Memberikan penyuluhan tentang bahaya makan


jeroan kepada para warga sekitar

Rencana Anggaran
Aqua 2 kardus
Snack (50x@ Rp.4.000,00)
Print out 50x1000
Total

Rp. 32.000,00
Rp. 200.000,00
Rp 50.000
Rp 282.000

2. Membantu Kegiatan PUSTU (Puskesmas Pembantu)


Nama Kegiatan

: pemeriksaan ibu hamil dan penyuluhan kelas ibu hamil

Latar Belakang

: kehamilan merupakan keadaan fisiologis dimana jika tidak

ditangani secara tepat bisa menjadi keadaan patologis, oleh karna itu perlu dilakukan
pemeriksaan ibu hamil. Selain itu, masa kehamilan merupakan masa yang penting
sehingga ibu-ibu harus memiliki ilmu dan persiapan yang cukup, oleh karna itu untuk
mempersiapakan mental dan pengetahuan ibu hamil maka dilakukan kelas ibu hamil.
Sasaran Peserta

: ibu hamil di desa purwoasri

Target Peserta

: semua ibu hamil di desa purwoasri yang berjumlah 30 orang

Tujuan

: membantu bidan dalan melakukan pemeriksaan dan

penyuluhan kepada ibu hamil


Waktu Pelaksanaan
Tempat Pelaksaan

: Senin sampai sabtu

: Puskesmas Pembantu

Indikator Keberhasilan
a. efisiensi

Target
Meningkatkan efisiensi sampai 50 %

3.Membantu Kegiatan Posyandu


Nama Kegiatan

: imunisasi, timbang balita dan pemeriksaan lansia

Latar Belakang

: Kegiatan posyandu biasa dilakukan di perkampungan, kegiatan ini

bertujuan untuk mengontol kesehatan masyarakat. Seperti tensi darah, pemberian imunisasi

pada balita, penimbangan balita, pemberian makanan tambahan, dan lain lain. Kegiatan
seperti ini sangat bermanfaat bagi kesehatan masyarakat, selain mudah dijangkau masyarakat
kegiatan ini juga rutin dilakukan. Namun demikian, kurangnya tenaga perawat di posyandu
pada daerah purwoasri membuat kita perduli untuk membantu kegiatan posyandu tersebut.
Sasaran

: Masyarakat

Target

: balita dan lansia di desa purwoasri

Waktu Pelaksanaan

: 15 dan 17 januari

Tempat Pelaksanaan : Posyandu bougenvile


Indikator Keberhasilan

Target

a. efisiensi

Meningkatkan efisiensi hingga 50 %

2.2 BIDANG LINGKUNGAN


1. Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Bahan Pembuatan Kerajinan Tangan
Nama Kegiatan

: Kerajinan Tangan dari Plastik

Latar belakang

: Limbah plastik akan mencemari lingkungan apabila tidak

dikelola dengan baik, disini kami memberikan solusi untuk limbah plastik rumah tangga,
yang awalnya tidak bernilai menjadi bernilai.
Sasaran

: Ibu-Ibu PKK

Target

: 20 peserta

Waktu

Pelaksanaan

Tujuan

: 27 Januari
: Memberikan tambahan kemampuan masyarakat di bidang

kerajinan tangan guna meningkatkan produktifitas ekonomi.


Tempat

: Balai Kelurahan Melakukan pertemuan dengan dengan

anggota PKK untuk membahas tentang cara memanfaatkan limbah plastik yang ada.
a) Tim KKN dan anggota PKK menyiapkan berbagai limbah plastik yang akan
digunakan sebagai bahan pembuatan kerajinan tangan dan peralatannya, seperti
gunting, lem,kertas,cat , dan lain-lain.
b) Sebelum siap diolah, limbah plastik tersebut dibersihkan terlebih dahulu,
kemudian dikreasikan menjadi kerajinan tangan
Pelaksana

Ketua

: Vetty Titaniya

Sekretaris

: Febtalia Eka Putri

Bendahara

: Bayu Kinantoko

Indikator Keberhasilan
a. Lingkungan

Target
Berkurangnya limbah plastik sebanyak 5%
dilingkungan kelurahan Purwoasri setelah
diberikan penyuluhan pemanfaatan limbah
plastik.
Meningkatnya keterampilan anggota PKK

b. Keterampilan

dalam mengolah limbah plastik menjadi


kerajinan tangan diukur dengan output yang
dihasilkan.

Anggaran :
Perihal
Biaya Pelatihan
Aksesoris
Lem
Benang
Spidol berwarna

Banyak
1
30
5
10
2

Harga Satuan
Rp200,000
Rp5,000
Rp7,000
Rp2,000
Rp15,000

Total

Jumlah
Rp200,000
Rp150,000
Rp35,000
Rp20,000
Rp30,000
Rp435,000

2. Penyuluhan Open Defecation Free (ODF)


Nama Kegiatan

: Sosialisasi Penggunaan Jamban Sehat

Latar Belakang

: Keberadaan limbah di lingkungan sangat penting untuk dilakukan

suatu pengelolaan. Pengelolaan ini dimaksudkan agar limbah yang ada tidak mengganggu
manusia dan lingkungan. Tinja yang berasal dari manusia mengandung berbagai zat sisa
dalam metabolisme. Selain itu berbagai macam bakteri juga terdapat di dalamnya, sehingga
berbagai macam penyakitpun bisa ditularkan melalui perantara tinja, seperti diare, tifus dan
lain sebagainya. Tentu saja pembuangan tinja harus di tempat khusus agar tidak

menimbulkan dampak yang tidak dikehendaki. Oleh karena itu sosialisasi penggunaan
jamban sehat ini diharapkan dapat mengurangi jumlah ODF yang ada di Desa Purwosari.
Sasaran

: Masyarakat Desa Purwoasri

Target

: 50 masyarakat

Waktu Pelaksanaan

: Januari 2015

Tempat

: Tempat Pengajian

Tujuan

: Meningkatkan pengetahuan sasaran mengenai pentingnya berak di

jamban.
Deskripsi

: sosialisasi diberikan dengan menggunakan verbal dengan media

visual dan audiovisual.


Pengetahuan

Meningkatnya pengetahuan sekitar 30%


diukur dari hasil pretest dan posttest atau
tanya jawab
Adanya kesdaran perubahan perilaku dari

Perilaku

ODF menjadi menggunakan jamban bersih.,


minimal 1 orang.

Anggaran :
Perihal
Fotokopi Leaflet
Peminjaman LCD
Konsumsi
Lain-lain

Banyak
50
1
50
Total

2.1 BIDANG PENDIDIKAN

Harga Satuan
Rp 200,Rp 100.000,Rp 4.000
Rp 100.000,-

Jumlah
Rp. 10.000.Rp 100.000,Rp. 200.000,Rp 100.000,Rp 410.000,-

Latar Belakang

: Pendidikan yang jauh berbeda antara desa dan kota melatar

belakangi kami untuk mengadakan program kerja ini, diharapkan kami dapat
mentrasfer ilmu sehingga pengetahuan anak-anak sekolah dasar didesa purwoasri
meningkat.
1. Bimbingan Belajar untuk Siswa SD
Bentuk Kegiatan: Kegiatan ini dilakukan dikala waktu senggang, saat pelajar di
desa memerlukan bimbingan dalam proses pembelajaran di sekolahnya.
Tujuan

: Para siswa dapat lebih memahami proses

pembelajaran yang terjadi di sekolah.


Sasaran

: Siswa kelas 6 SDN II Purwoasri

Waktu Pelaksanaan

: 18 Januari 5 Februari 2014

Target

: 30 Siswa

Pelaksana

Ketua

: Diana Fitri Lathifah

Sekretaris

: Dini Alfiani Maisya

Bendahara

: Dhana Pradipta Hariyanto

Indikator Keberhasilan

Target

a. Pemahaman

Adanya peningkatan pemahaman siswa


setelah menjalani bimbingan belajar, hal ini
diukur dengan portofolio nilai siswa.

Anggaran :
No.
1.

Perihal
Bimbingan Belajar untuk Siswa

Banyak

Harga Satuan

Jumlah

SD
a. Alat Peraga Mengajar
b. konsumsi

TOTAL

Rp 50.000
RP
140.000
Rp
190.000

2.3

BIDANG EKONOMI DAN KEWIRAUSAHAAN


Nama Kegiatan
Latar Belakang

: Mari Menabung
: Kurangnya manajemen keuangan mendasari kami melakukan

kegiatan mari menabung, disini anak sekolah dasar bisa lebih memahami
pentingnya manajemen keuangan, manajemen keuangan yang paling sederhana
tentunya yaitu menabung.
Waktu Pelaksanaan :21 dan 22 Januari 2014
Tujuan
: Mengarahkan siswa/siswi SD sederajat untuk gemar dan
mulai menabung sejak usia dini dan mengasah kreatifitas dengan cara membuat
sendiri celengannya
Sasaran

: Siswa kelas 2 SDN I dan II Purwoasri

Pelaksana

Ketua

: Dini Alfiani Maisya

Sekretaris

: Vetty Titaniya

Bendahara

: Aditya Kurniawan Suwardi

Mari Menabung
Indikator Keberhasilan

Target

a. Jumlah Peserta

100% siswa kelas 2 SD desa Purwoasri

b. Tingkat pemahaman peserta

Siswa SD desa Purwoasri mengetahui manfaat


menabung sejak usia dini dan melatih untuk tidak
boros.

Anggaran Mari Menabung


Perihal
Celengan polos
Kertas klobot
Kertas sukun
Lem kertas
Spidol berwarna

Banyak
40
10
40
20
4
Total

Harga Satuan
Rp3,000
Rp2,000
Rp1,000
Rp2,000
Rp15,000

Jumlah
Rp120,000
Rp20,000
Rp40,000
Rp40,000
Rp60,000
Rp280,000

BAB III
REALISASI KEGIATAN

2.1 BIDANG KESEHATAN


1. Penyuluhan Bahaya Mengkonsumsi Jerohan
Nama kegiatan
: Penyuluhan bahaya mengkonsumsi jerohan
a. Penanggung Jawab
: Febtalia Eka Putri
b. Bentuk kegiatan
: Penyuluhan
c. Sasaran
: Masyarakat desa purwoasri
d. Tujuan kegiatan
: Memberikan penyuluhan tentang bahaya makan
e. Deskripi kegiatan

jerohan kepada para warga sekitar


: Penyuluhan ini diikuti oleh masyarakat desa Purwoasri

yang diwakili dari tiap RT


f. Waktu Pelaksanaan
: 24 Januari 2015 & 27 Januari 2015 pukul 10.00 WIB
g. Tempat Pelaksanaan
: Balai desa Purwoasri & rumah warga
h. Jumlah Partisipan
: 70 orang
i. Keterangan
:Terlaksana
Anggaran
Print out 50x1000
Rp 50.000
Total
Rp 50.000
2. Membantu Kegiatan PUSTU (Puskesmas Pembantu)
a. Penanggung Jawab
: Diana Fitri Lathifah
b. Bentuk kegiatan
: membantu bidan dalam melaksanakan tugas di
Puskesmas Pembantu
c. Sasaran

: masyarakat desa Purwoasri yang berobat ke

Puskesmas Pembantu
d. Tujuan kegiatan

: membantu bidan dalam melakukan pelayanan kepada

pasien dan menambah pengetahuan dan keterampilan mahasiswa


e. Deskripi kegiatan
: mahasiswa membantu bidan dalam memberikan
pelayanan kepada pasien seperti melakukan pemeriksaan tekanan darah, mahasiswa

membantu bidan dalam mengerjakan laporan pendampingan ibu hamil resiko tingggi,
bidan memberitahu dan mengajarkan pelepasan KB IUD.
f. Waktu Pelaksanaan
: 14 -30 Januari 2015 pukul 08.30-10.00
g. Tempat Pelaksanaan
: Puskesmas Pembantu Desa Purwoasri
h. Jumlah Partisipan
: sejumlah pasien Puskesmas Pembantu dari tanggal 1430 Januari 2015
i. Keterangan : Terlaksana
3.Membantu Kegiatan Posyandu
a. Penanggung Jawab
: Qumairy Lutfiyah
b. Bentuk kegiatan
:
Penimbangan berat badan balita dan pemberian makanan tambahan untuk balita.
Pemeriksaan kesehatan dan pengobatan lansia.
c. Sasaran
: Balita dan orang tua serta lansia desa Purwoasri
d. Tujuan kegiatan
: Membantu bidan desa untuk mengetahui dan
mengontrol status gizi balita dan status kesehatan lansia.
e. Deskripi kegiatan
: Posyandu balita dan lansia diadakan setiap satu bulan
sekali dengan letak dusun yang berbeda di desa Purwoasri. Kegiatan dimulai pukul
09.00 hingga selesai, kegiatan termasuk menimbang berat badan balita dilanjutkan
dengan memberikan makanan tambahan untuk balita. Selain itu, dilakukan juga
pemeriksaan kesehatan untuk lansia yaitu pengukuran tekanan darah. Setelah
dilakukan pemeriksaan kesehatan lansia, diberikan obat sesuai dengan hasil
pengkajian sebelumnya.
f. Waktu Pelaksanaan
g. Tempat Pelaksanaan

: 15 Januari 2015 dan 17 Januari 2015


: Kediaman Bu Carik (Sekretaris Desa) dan kediaman

salah satu kader posyandu desa Purwoasri


h. Jumlah Partisipan
: 30 orang
i. Keterangan
: Terlaksana

4. Penyuluhan ASI Eksklusif dan Penyuluhan Kanker Serviks


a. Penanggung Jawab
b. Bentuk kegiatan
c. Sasaran
d. Tujuan kegiatan

: Qumairy Lutfiyah dan Diana Fitri Lathifah


: Penyuluhan kesehatan
: Ibu hamil dan kader
: memberikan informasi mengenai ASI Eksklusif dan

Kanker Serviks
e. Deskripi kegiatan

: penyuluhan dilakukan setelah kelas ibu hamil.

Penyuluhan dimulai pukul 10.00-selesai. Peserta adalah ibu hamil desa Purwoasri
f. Waktu Pelaksanaan
: 30 Januari 2015
g. Tempat Pelaksanaan
: Puskesmas Pembantu (PUSTU) Purwoasri
h. Jumlah Partisipan
: 10 orang

i. Keterangan

: Terlaksana

2.2 BIDANG LINGKUNGAN

Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Bahan Pembuatan Kerajinan Tangan

Nama Kegiatan

: Kerajinan Tangan dari Plastik

a. Penanggung Jawab
b. Bentuk kegiatan
c. Sasaran
d. Tujuan kegiatan

: Vetty Titaniya
: pelatihan
: Ibu-Ibu PKK di Desa Purwoasri
: memberikan pelatihan kepada ibu-ibu agar dapat
memanfaatkan limbah plastik menjadi suatu barang yang
memiliki nilai guna.

e. Deskripi kegiatan

: Pelatihan dilakukan setelah penyuluhan bahaya makan jeroan


yang ditujukan kepada ibu-ibu di desa Purwoasri.Pelatihan
dilakukan mulai pukul 14.00-selesai.
: 27 Januari 2015
: Rumah Pak Nur Khamid
: 22 peserta
: Terlaksana

f. Waktu Pelaksanaan
g. Tempat Pelaksanaan
h. Jumlah Partisipan
i. Keterangan
Anggaran :
Perihal
Konsumsi
Kain Strimin
Lem
Benang jahit
Doorprize
Isi lem tembak
Pita

Banyak
30
3 meter
5
2
9
5
2 rol
Total

Harga Satuan
Jumlah
Rp 2,500
Rp 75,000
Rp 22,000
Rp 66,000
Rp7,000
Rp 35,000
Rp 1,500
Rp 3,000
Rp 2000,00
Rp 18,000
Rp 1,000
Rp 5,000
Rp5,500
Rp 11,000
Rp213,000

3. Penyuluhan Open Defecation Free (ODF)


Nama Kegiatan

: Sosialisasi Penggunaan Jamban Sehat

a. Penanggung Jawab
: Fadhilah Dwi Ningrum
b. Bentuk kegiatan
: Penyuluhan
c. Sasaran
: Penyuluhan ODF dilaksanakan selama 3 kali
Ibu-ibu posyandu di Desa Purwoasri
Kelas VII dan VIII Madrasah Tsanawiyah Darul Ulum Purwoasri

SDN II Purwoasri Kecamatan Sukosewo Kabupaten Bojonegoro


d. Tujuan kegiatan

: Meningkatkan pengetahuan sasaran mengenai pentingnya

berak di jamban.
e. Deskripi kegiatan

: Penyuluhan dengan menggunakan media berupa visual

(power point), audiovisual (video) dan diselingi tanya jawab untuk memunculkan
pengetahuan, ide dan sikap sasaran terhadap open defecation free
f. Waktu Pelaksanaan
:
Posyandu
: Tanggal 17 Januari 2014 pukul 09.30 11.30 WIB
MTs Darul Ulum
: Tanggal 21 Januari 2014 pukul 10.00 11.00 WIB
SDN II Purwoasri
: Tanggal 22 Januari 2014 pukul 10.00 11.00 WIB
g. Tempat Pelaksanaan
:
Posyandu RT 25 Desa Purwoasri
Madrasah Tsanawiyah Darul Ulum
SDN II Purwoasri
h. Jumlah Partisipan
:
35 Anak
53 Anak
30 Anak
i. Keterangan : Terlaksana
Anggaran :
Perihal
Fotokopi Leaflet
Peminjaman LCD
Konsumsi
Hadiah (Doorprize)

Banyak
120
120
12
Total

Harga Satuan
Rp 200,Rp 2.000
Rp 2.500

Jumlah
Rp. 24.000.Rp. 240.000,Rp 30.000,Rp 294.000,-

3.1 BIDANG PENDIDIKAN


Latar Belakang

: Pendidikan yang jauh berbeda antara desa dan kota melatar

belakangi kami untuk mengadakan program kerja ini, diharapkan kami dapat
mentrasfer ilmu sehingga pengetahuan anak-anak sekolah dasar didesa purwoasri
meningkat.
1. Bimbingan Belajar untuk Siswa SD di SDN 2 Purwoasri
a. Penanggung Jawab : Vetty Titaniya
b. Bentuk kegiatan : Belajar-mengajar
c. Sasaran : Siswa-siswi Kelas VI
d. Tujuan kegiatan : membantu mempersiapkan siswa-siswi kelas VI

mempersiapkan UNAS
e. Deskripsi kegiatan :Memberikan bimbingan belajar pada mata pelajaran
IPA, Matematika,Bahasa Indonesia
f. Waktu Pelaksanaan :Setiap hari senin,rabu dan sabtu.pukul 13.30-14.30
dan hari sabtu pukul 13.00-14.30
g. Tempat Pelaksanaan : SDN 2 Purwoasri
h. Jumlah Partisipan : 37 siswa
i. Keterangan : Terlaksana
Anggaran :
No.
1.

Perihal
Bimbingan Belajar untuk Siswa

Banyak

Harga Satuan

Jumlah

SDN 2 Purwoasri
c. Alat Peraga Mengajar
d. Konsumsi
e. Foto copy

Rp
20.000
Rp
20.000
Rp
60.000
Rp

TOTAL

100.000

2. Bimbingan Belajar untuk Siswa SD di SDN 1 Purwoasri


a. Penanggung Jawab : Vetty Titaniya
b. Bentuk kegiatan : Belajar-mengajar
c. Sasaran : Siswa-siswi Kelas VI
d. Tujuan kegiatan : membantu mempersiapkan siswa-siswi kelas VI
mempersiapkan UNAS
e. Deskripsi kegiatan :Memberikan bimbingan belajar pada mata pelajaran
IPA, Matematika,Bahasa Indonesia
f. Waktu Pelaksanaan :Setiap hari selasa dan kamis
g. Tempat Pelaksanaan : SDN 1 Purwoasri
h. Jumlah Partisipan : 6 siswa
i. Keterangan : Terlaksana
Anggaran :
No.
1.

Perihal
Bimbingan Belajar untuk Siswa

Banyak

Harga Satuan

Jumlah

SDN 1 Purwoasri
a. Alat Peraga Mengajar
b. Konsumsi
c. Foto copy

Rp
20.000

Rp
10.000
Rp
20.000
Rp

TOTAL

50.000

3. Bimbingan Belajar untuk Siswa SD di MI Purwoasri


a. Penanggung Jawab : Vetty Titaniya
b. Bentuk kegiatan : Belajar-mengajar
c. Sasaran : Siswa-siswi Kelas I, II, dan kelas IV
d. Tujuan kegiatan : menambah wawasan siswa-siswi I,II,IV
.
e. Deskripsi kegiatan : Pemutaran vidio-vidio untuk menambah wawasan
siswa-siswi MI
f. Waktu Pelaksanaan :27 Januari 2015 pukul 08.00 WIB
g. Tempat Pelaksanaan : MI Purwoasri
h. Jumlah Partisipan : 55 siswa
i. Keterangan : Terlaksana
Anggaran :
No.
1.

Perihal
Bimbingan Belajar untuk Siswa

Banyak

Harga Satuan

Jumlah

MI Purwoasri
a. Alat Peraga Mengajar
b. Konsumsi
c. Foto copy

Rp
20.000
Rp
20.000
Rp

TOTAL

60.000
Rp
100.000

4. Bimbingan Belajar dirumah


a. Penanggung Jawab : Vetty Titaniya
b. Bentuk kegiatan : Belajar-mengajar
c. Sasaran : anak-anak sekolah SD dan SMP sekitar basecamp KKN BBM 51 `
Purwoasri
d. Tujuan kegiatan : membantu anak-anak mengerjakan tugas sekolah dan
mempersiapkan materi selanjutnya untuk kegiatan belajar mengajar esok hari

e. Deskripsi kegiatan :Memberikan bimbingan belajar pada seluruh mata


pelajaran dan mengerjakan tugas sekolah
f. Waktu Pelaksanaan :Setiap hari selasa, kamis, jumat pukul 19.30-21.00
WIB
g. Tempat Pelaksanaan : Basecamp KKN BBM 51 Purwoasri
h. Jumlah Partisipan : 45 siswa
i. Keterangan : Terlaksana
Anggaran :
No.
1.

Perihal
Bimbingan Belajar untuk Siswa

Banyak

Harga Satuan

Jumlah

SD
a. Alat Peraga Mengajar
b. konsumsi

Rp
20.000
RP

TOTAL

2.3

140.000
Rp
160.000

BIDANG EKONOMI DAN KEWIRAUSAHAAN


Nama Kegiatan

: Mari Menabung

a. Penanggung Jawab : Dini Alfiani Maisya


b. Bentuk kegiatan : penyuluhan menabung dan menghias celengan
c. Sasaran : siswa dan siswi kelas 3,4,5 SDN 1 Purwoasri dan MI Darul Ulum
d. Tujuan kegiatan : mengarahkan siswa siswi sekolah dasar untuk gemar menabung sejak
usia dini
e. Deskripi kegiatan : memberikan penyuluhan tentang manfaat menabung dan berkreativitas
dalam menghias celengan
f. Waktu Pelaksanaan : tanggal 21 & 22 Januari
g. Tempat Pelaksanaan : SDN 1 Purwoasri dan MI Darul Ulum

h. Jumlah Partisipan : 42 siswa dan 55 siswa


i. Keterangan : Terlaksana

Anggaran Mari Menabung


Perihal
Celengan polos
Kertas lipat
Gunting
Lem kertas
Spidol berwarna

Banyak
100
10
10
10
2
Total

Harga Satuan
Rp3,000
Rp2,500
Rp4,000
Rp1,200
Rp15,000

Jumlah
Rp300,000
Rp25,000
Rp40,000
Rp12,000
Rp30,000
Rp407,000

BAB IV
PEMBAHASAN
Berikut ini merupakan penjelasan untuk masing-masing kegiatan yang telah kami lakukan yaitu :

2.1 BIDANG KESEHATAN


1. Penyuluhan Bahaya Makan Jeroan
Nama kegiatan
: Penyuluhan bahaya makan jeroan
Tanggapan warga sekitar
: Warga menanggapi dan mendukung dengan baik
pelaksanaan penyuluhan bahaya mengkonsumsi jerohan.
Tanggapan peserta
: Peserta menyimak dengan seksama penjelasan
penyuluhan mengenai bahaya mengkonsumsi jerohan.
Kendala
: Pada waktu penyuluhan laptop tidak tersambung
dengan proyektor
Solusi

: Meskipun pada waktu penyuluhan laptop tidak

tersambung dengan proyektor, namun acara penyuluhan bahaya mengkonsumsi jerohan dapat
terlaksana dengan baik karena warga sudah dibagikan leafleat sehingga warga bisa menyimak
materi dengan jelas.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, program kerja penyuluhan bahaya mengkonsumsi jeroan ini berjalan
dengan baik dan lancar, serta mampu menarik minat dan antusias warga desa Purwoasri untuk
mengetahui dan mengerti tentang bahaya mengkonsumsi jerohan.
Membantu Kegiatan PUSTU (Puskesmas Pembantu)
a. Nama kegiatan
Membantu Kegiatan PUSTU (Puskesmas Pembantu)
b. Tanggapan warga sekitar
Warga menanggapi dan mendukung dengan baik kegiatan mahasiswa KKN untuk
membantu PUSTU.
c. Tanggapan peserta
Warga yang berobat ke PUSTU sangat antusias saat dilakukan pengkajian oleh
mahasiswa KKN.
d. Kendala
Jadwal mahasiswa KKN yang tidak selalu kosong saat pagi hari karena terdapat proker
lain yang tidak bisa ditinggalkan sehingga tidak bisa membantu kegiatan di PUSTU
e. Solusi
Ijin kepada bidan desa untuk membantu kegiatan di PUSTU tidak sampai selesai atau ijin
tidak bisa membantu kegiatan di PUSTU jika terdapat kegatan proker dari pagi hingga
siang.
f. Kesimpulan
Secara keseluruhan, program kerja membantu kegiatan PUSTU (Puskesmas Pembantu)
berjalan dengan sangat lancar dan membantu mahasiswa berkenalan dengan warga desa.

Membantu Kegiatan Posyandu

a. Nama kegiatan
Membantu Kegiatan Posyandu
b. Tanggapan warga sekitar
Warga menanggapi dan mendukung dengan baik kegiatan mahasiswa KKN yang
membantu kegiatan posyandu. Begitu juga dengan bidan desa sangat mendukung dan
membimbing mahasiswa yang membantu kegiatan posyandu.
c. Tanggapan peserta
Peserta sangat antusias dan menyambut baik mahasiswa KKN.
d. Kendala
Lokasi dilaksanakannya posyandu tidak dekat
e. Solusi
Meminjam kendaraan (sepeda motor) ke tetangga.
f. Kesimpulan
Secara keseluruhan, program kerja membantu kegiatan posyandu ini berjalan dengan
baik dan lancar, serta mampu menarik minat dan antusias warga desa Purwoasri untuk
menghadiri posyandu. Total warga yang datang yaitu 30 orang (20 orang peserta
posyandu balita dan 10 orang lansia)

Penyuluhan ASI Eksklusif dan Penyuluhan Kanker Serviks


a. Nama kegiatan
Penyuluhan ASI Eksklusif dan Penyuluhan Kanker Serviks
b. Tanggapan warga sekitar
Warga menanggapi dan mendukung dengan baik kegiatan penyuluhan, sehingga
warga mengikuti acara dari awal hingga akhir dengan tertib.
c. Tanggapan peserta
Peserta sangat antusias dengan kegiatan penyuluhan, peserta aktif bertanya dan
berkonsultasi mengenai ASI eksklusif dan kanker serviks saat dan setelah penyuluhan.
d. Kendala
Tidak ada kendala
e. Solusi
f. Kesimpulan
Secara keseluruhan, program kerja penyuluhan ASI eksklusif dan kanker serviks
berjalan dengan sangat lancar dan menambah antuasia warga untuk memberikan ASI
eksklusif setelah melahirkan dan melakukan pemeriksaan IVA atau Pap Smear untuk
mendeteksi dini kanker serviks.

2.2 BIDANG LINGKUNGAN


1. Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Bahan Pembuatan Kerajinan Tangan
Nama kegiatan
Tanggapan warga sekitar

: Pelatihan Daur Ulang Limbah Plastik

Warga menanggapi dan sangat mendukung kegiatan pelatihan ini, warga juga ikut
andil dalam menyebarkan undangan ke beberapa RT setempat.
Tanggapan peserta
Peserta menyimak dengan seksama penjelasan dan mengikuti setiap step yang
dipraktikkan oleh tim KKN-BBM dalam membuat tudung saji yang berbahan dasar
limah plastik berupa gelas aqua bekas.
Kendala
Pada waktu pelatihan berlangsung, ada 2 kelompok yang tidak mendapatkan alat
berupa staples,sehingga kegiatan pelatihan sedikit mengalami kendala dalam hal
waktu.
Solusi
Meskipun pada waktu pelatihan, ada beberapa alat yang kurang tetapi dapat
diminimalisir dengan memakai alat tersebut secara bergantian.Dan para peserta dapat
membuat kerajinan tangan berupa tudung saji yang bagus dan menarik.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, program kerja pelatihan daur ulang limbah plastik ini berjalan
dengan baik dan lancar dan para peserta dapat membuat kerajinan tangan berupa
tudung saji yang bagus dan menarik.

2. Penyuluhan Open Defecation Free (ODF)


a. Nama kegiatan
Penyuluhan Open Defecation Free (ODF) / Buang Air Besar Sembarangan (BABS)
b. Tanggapan sasaran
- Sasaran 1 Masyarakat Desa Purwoasri : Bantuan pemerintah tentang pengadaan
jamban sangat diperlukan.
- Sasaran 2 Siswa Kelas VII dan VII MTs Darul Ulum : Bertambahnya pengetahuan
tentang Bahaya Buang Air Besar Sembarangan (BABS)
- Sasaran 3 Siswa Kelas V MTs SDN II Purwoasri : Bertambahnya pengetahuan
tentang Bahaya Buang Air Besar Sembarangan (BABS)
c. Kendala
- Kendala terjadi pada saat memberikan sosialisasi di SDN II Purwoasri disebabkan
karena masalah teknis (Laptop tidak tersambung dalam LCD). Hal ini menyebabkan
pelaksanaan sosialisasi tertunda dalam beberapa waktu.
d. Solusi
- Solusi dalam menghadapi kendala adalah meminjam laptop guru di SDN II
Purwoasri.
e. Kesimpulan
Secara keseluruhan, program kerja penyuluhan Penyuluhan Open Defecation Free
berjalan dengan sangat lancar. Pengetahuan sasaran meningkat dibuktikan dengan

tanya jawab seusai dilaksanakannya sosialisasi. Dukungan pemerintah sangat


diharapkan masyarakat dalam menunjang keberlangsungan jambanisasi.
3.

Sosialisasi Cara Beternak dan Penggemukan Domba Serta Pencegahan dan

Penanganan Penyakitnya
Penanggung Jawab : Nadinda Ayu Belinda
Anggota
: 1. Radyastuti
2. Syaifullah Al Ayyuby
Latar Balakang
:
Berdasarkan hasil observasi pada beberapa desa di Sukosewu, diketahui bahwa
banyak warga yang memiliki ternak khususnya domba. Namun masih terdapat warga
yang belum mengetahui bagaimana cara pengolahan pakan dan penanganan penyakit
yang dapat menyerang domba. Oleh karena itu, program ini diadakan untuk
memberikan wawasan mengenai pengolahan pakan yang benar dan penanganan
penyakit ternak terutama kambing dan domba serta menemukan solusi yang tepat dari
permasalahan seputar ternak yang ada di masyarakat.
Waktu pelaksanaan
Tempat pelaksanaan
Sasaran

Sabtu, 31 Januari 2015


(08.00 10.00 WIB dan 13.00 15.00 WIB)
Balai Desa Klepek dan Balai Desa Jumput
Warga Desa Kalicilik, Semawut, Klepek, Semen
Kidul, Duyungan, Jumput, Tegalkodo, Sitiaji dan

Teknis

Purwoasri
Sosialisasi dibagi menjadi 2 sesi.
Sesi 1 : materi mengenai jenis-jenis kambing dan
domba serta macam-macam cara pengolahan
pakan ternak menggunakan powerpoint dan video,
kemudian melakukan diskusi dan tanya jawab.
Sesi 2 : materi mengenai jenis-jenis penyakit yang
dapat menyerang ternak terutama kambing dan
domba serta cara pencegahan dan penanganannya
menggunakan powerpoint dan video, kemudian

Tujuan

melakukan diskusi dan tanya jawab.


Memberikan wawasan mengenai

pengolahan

pakan yang benar dan penanganan penyakit ternak


terutama kambing dan domba serta menemukan
solusi yang tepat dari permasalahan seputar ternak
Pelaksana

yang ada di masyarakat.


Tim KKN-BBM

Indikator Keberhasilan

40% dari target peserta hadir dan mengikuti

Target

sosialisasi
160 orang

a. BIDANG PENDIDIKAN
Latar Belakang

: Pendidikan yang jauh berbeda antara desa dan kota melatar

belakangi kami untuk mengadakan program kerja ini, diharapkan kami dapat
mentrasfer ilmu sehingga pengetahuan anak-anak sekolah dasar didesa purwoasri
meningkat.
1. Bimbingan Belajar untuk Siswa SD di SDN 2 Purwoasri
Nama kegiatan
Kegiatan Belajar Mengajar
Tanggapan warga sekitar
Warga menanggapi dan sangat mendukung kegiatan belajar mengajar ini, kepala
sekolah dan guru jga sangat mendukung dan antusias menanggapi program ini
Tanggapan peserta
Respon yang positif da antusias dari siswa-siswi yang mengikuti bimbel
Kendala
Tidak ada kendala
Solusi
Kesimpulan
Secara keseluruhan, program kerja bimbingan belajar ini berjalan dengan lancar
hingga seluruh siswa SDN 2 Purwoasri hadir semua, berjumlah 37 siswa.
2. Bimbingan Belajar untuk Siswa SD di SDN 1 Purwoasri
Nama kegiatan
Kegiatan Belajar Mengajar
Tanggapan warga sekitar
Warga menanggapi dan sangat mendukung kegiatan belajar mengajar ini, kepala
sekolah dan guru jga sangat mendukung dan antusias menanggapi program ini
Tanggapan peserta

Respon yang positif da antusias dari siswa-siswi yang mengikuti bimbel


Kendala
Tidak ada kendala
Solusi
Kesimpulan
Secara keseluruhan, program kerja bimbingan belajar ini berjalan dengan lancar
hingga seluruh siswa SDN 1 Purwoasri hadir semua, berjumlah 7 siswa.
3. Bimbingan Belajar untuk Siswa SD di MI Purwoasri
Nama kegiatan
Kegiatan Belajar Mengajar
Tanggapan warga sekitar
Warga menanggapi dan sangat mendukung kegiatan belajar mengajar ini, kepala
sekolah dan guru jga sangat mendukung dan antusias menanggapi program ini
Tanggapan peserta
Respon yang positif da antusias dari siswa-siswi yang mengikuti bimbel
Kendala
Tidak ada kendala
Solusi
Kesimpulan
Secara keseluruhan, program kerja bimbingan belajar ini berjalan dengan lancar
hingga seluruh siswa MI Purwoasri hadir semua, jumlah sekitar 40 siswa.
4. Bimbingan Belajar dirumah
Nama kegiatan
Kegiatan Belajar Mengajar
Tanggapan warga sekitar
Warga menanggapi dan sangat mendukung kegiatan belajar mengajar ini, kepala
sekolah dan guru jga sangat mendukung dan antusias menanggapi program ini
Tanggapan peserta
Respon yang positif da antusias dari siswa-siswi yang mengikuti bimbel, dari siswa
SD hingga siswa SMP.
Kendala
Waktu yang tersedia dari anak-anak sekitar rumah kontrakan terlalu malam yaitu
pukul 19.30
Solusi
Segera memulai kegiatan belajar mengajar ketika anak-anak sudah datang.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, program kerja bimbingan belajar ini berjalan dengan lancar
hingga seluruh anak-anak sekitar rumah kontrakan datang semua sekitar 45 anak.
2.3

BIDANG EKONOMI DAN KEWIRAUSAHAAN


Nama Kegiatan
: Mari Menabung
Tanggapan warga sekitar

Warga menanggapi dan sangat mendukung kegiatan penyuluhan menabung ini, kepala
sekolah dan guru jga sangat mendukung dan antusias menanggapi program ini
Tanggapan peserta
Respon yang positif da antusias dari siswa-siswi yang mengikuti penyuluhan
menabung.
Kendala
Terbatasnya peralatan yang ada sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk
mengkreasikan celengan.
Solusi
Membawa peralatan masing-masing seperti gunting.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, program kerja penyuluhan menabung ini berjalan dengan lancar.

BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Program Kerja pada KKN-BBM Ke-51 yang telah berlangsung selama 25 hari sejak tanggal
13 Januari 8 Februari

2015 di Desa Purwoasri

Kecamatan Sukosewu

Kabupaten

Bojonegoro, dapat berjalan dengan baik. Beberapa kendala yang muncul pada saat
pelaksanaan program kerja tidak banyak berpengaruh. Terbaginya mahasiswa dalam divisidivisi tertentu, membuat pelaksanaan program kerja dapat merata dan efisien. Seluruh
program dapat terlaksana dengan lancar, meskipun terdapat beberapa perubahan program
kerja yang direncanakan dengan program kerja yang telah dilaksanakan, hal ini dikarenakan
minimnya waktu untuk menyusun dan merencanakan program kerja dan survey lapangan
yang minim sehingga ada beberapa program kerja yang kurang sesuai dengan kondisi di
lapangan dan memerlukan penyesuaian. Beberapa kendala yang dihadapi, antara lain
terbatasnya dana yang dimiliki, dan bervariasinya karakter anggota KKN-BBM pada
kelompok desa Daleman sehingga perlu saling adaptasi untuk dapat bekerjasama dengan
baik. Secara keseluruhan warga desa Purwoasri antusias dalam mengikuti program KKN ini

yang dapat dilihat dari jumlah peserta. Pembelajaran dua arah yang dilakukan dalam kegiatan
KKN-BBM ini secara keseluruhan memberikan manfaat baik bagi warga desa Purwoasri
maupun bagi tim KKN-BBM yang dapat memperoleh pelajaran mengenai nilai-nilai kearifan
lokal sekaligus mengaplikasikan ilmu yang telah dimiliki agar menyeimbangkan kemampuan
hard skill dan soft skill.
5.2 Saran
a. Sebaiknya survey lapangan dilakukan sedetail mungkin. Dapat menjaga komunikasi antar
anggota dan warga dalam setiap kegiatan
b. Berusaha menjaga komunikasi antar anggota dan warga dalam setiap kegiatan.
c. Sebaiknya membuat jadwal kegiatan secara matang agar tidak terjadi bentrok antar proker
yang datangnya dadakan.

REKOMENDASI
a.

Untuk Pemerintah Kabupaten Bojonegoro

Berdasarkan pengamatan selama KKN-BBM

Unair ke-51 di Desa Purwoasri, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Pemerintah


Kabupaten Bojonegoro hendaknya:

Memperbaiki masalah pengelolaan sampah dengan membentuk satuan kerja di yang


khusus mengurus pengelolaan sampah

Pemerataan pembangunan di beberapa kecamatan maupun desa yang ada di


kabupaten bojonegoro mengingat banyaknya akses jalan yang rusak

b.

Untuk LPPM-Unair Berdasarkan pengamatan selama KKN-BBM Unair ke-51 di Desa


Purwoasri, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, LPPM-Unair Hendaknya:

Memberikan uang bantuan atau uang saku mahasiswa lebih awal agar mahasiswa
tidak kerepotan dalam masalah pendanaan.

c. Untuk Mahasiswa

Berdasarkan pengamatan selama KKN-BBM Unair ke-51 di Desa Purwoasri, Kecamatan


Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro mahasiswa Unair Hendaknya:

Tidak hanya menjalankan program kerja yang sesuai dengan bidang keilmuan
masing-masing supaya mendapatkan pengalaman baru.

Menjaga komunikasi antar anggota dan warga dalam setiap kegiatan