Anda di halaman 1dari 3

PENGELOLAAN LABORATORIUM

Selasa, 01 April 2014


SOP LABORATORIUM SD
STANDAR OPRASIONAL PROSEDUR (SOP)
I.

Latar Belakang

SOP adalah Standar Operasional Prosedur atau disingkat SOP dalam sebuah
laborataorium sangat diperlukan dalam upaya membentuk sistem pelayanan dan pengelolaan
laboratorium yang ideal. Dan dalam hal ini sangat diperlukan adanya SOP khususnya untuk
laboratorium IPA untuk Sekolah Dasar guna membantu atau memberikan acuan prosedur
yang harus diikuti oleh guru ataupun staf lainnya yang terlibat dalam penggunaan
laboratorium yang akan digunakan untuk membimbing siswa. Langkah awal dalam
pengelolaan laboratorium IPA di sekolah guru harus memahami standar operasional prosedur
laboratorium (Made,2011) & Mengacu pada hakikat Sains. Sehingga disini akan dibahas SOP
laboratorium IPA untuk sekolah dasar dalam bidang penggunaan alat dan pemeliharaan
laboratorium.
II.

Tujuan

Tujuan dari penyusunan SOP ini adalah demi kelancaran suatu praktikum dan mendukung
berlangsungnya kegiatan praktikum
III.

Ruang Lingkup
Standar oprasional prosedur ini diperuntukkan bagi seluruh anggota sekolah

dasar,baik guru terlebih siswa yang terlibat dalam praktikum


IV.

Acuan

A. Tugas dan tanggug jawab


1.

Kepala Laboratorium : seorang staf edukatif/fungsional ataupun kepala sekolah yang


ditugaskan menjadi pimpinan tertinggi dan bertanggung jawab terhadap semua kegiatan di
laboratorium

2.

Anggota laboratorium: yaitu siswa yang berperan aktif dalam pengelolaan serta
pengembangan laboratorium.

3. Pembimbing praktikum: staf edukatif atau guru yang bertanggungjawab dalam memberikan
bimbingan praktikum bagi siswa untuk mata pelajaran IPA.
4.

Staf administrasi : tenaga administratif yang menjalankan fungsi administrasi di


laboratorium.

5.

Laboran: staf laboratorium yang membantu pelaksanaan kegiatan dan teknis operasional
dalam laboratorium, serta mempersiapkan peralatan dan bahan.

B.
1.
2.
3
4.

Tata Tertib Laboratorium


Sopan, santun dan menjunjung etika dalam laboratorium.
Menjaga kebersihan dan kenyamanan ruang lab.
Dilarang makan dan minum, membuat kericuhan selama kegiatan di dalam ruang lab.
Dilarang menyentuh, menggeser dan menggunakan peralatan di lab yang tidak sesuai

dengan acara praktikum mata pelajaran IPA.


5. Membersihkan peralatan yang digunakan dan mengembalikannya kepada petugas lab.
6. Membaca dan memahami prosedur operasional .
7. Tidak boleh menggunakan HP.
C.
1.
2.
3.
4.

Faktor Dalam Penggunaan Alat pembelajaran IPA SD


Kesesuaian alat dengan tujuan pembelajaran.
Kesesuaian alat dengan pemakai.
Alat harus mudah dipakai dan tahan lama, artinya tidak terlalu rumit dan tidak mudah rusak.
Alat mudah dipindah dan dibawa ke tempat lain karena pada umumnya SD tidak memiliki

laboratorium dan alat harus dibawa ke kelas.


5. Bentuk dan warna menarik sehingga dapat menimbulkan motivasi siswa dalam belajar.
6. Jika alat sebagai peraga harus jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

V.

Prosedur

1. Kepala sekolah bersama dengan teknisi/laboran mengecek kesiapan dan kelayakan alat
yang akan digunakan 3 hari sebelum kegiatan praktikum dimulai
2.Kepala dan penanggung jawab laboratorium mengecek kesiapan LKS yang akan digunakan
untuk kegiatan praktikum;
3.Laboran menyerahkan daftar bon alat kepada siswa/guru untuk diisi alat apa yang akan
dipinjam
4. Laboran menyerahkan alat kepada ketua dan anggota kelompok siswa
5.Guru bersama dengan teknisi/analis/laboran bersama-sama mengecek kelayakan alat yang
dipinjam. Jika terjadi ketidaklayakan alat akan dikembalikan kepada laboran/teknisi dan
dicatat dalam buku kerusakan alat
6. Guru praktikum diwajibkan mampu
- Merancang alat-alat sederhana untuk pembelajaran IPA Sekolah Dasar.
- Memanfaatkan barang-barang yang tersedia di lingkungan untuk pembelajaran IPA SD.
-Mendemonstrasikan alat-alat IPA yang sudah dirancang dan dibuat untuk kegiatan
pembelajaran

Anda mungkin juga menyukai