Anda di halaman 1dari 3

PENGISIAN PARTOGRAF

SPO

No. Kode
Terbitan
No. Revisi
Tgl. Mulai Berlaku
Halaman

:
:
:
:
:1-3

Ditetapkan Oleh
Kepala
Puskesmas Gunungpati

PUSKESMAS
GUNUNGPATI

1. Pengertian

Dr. YUNI ASTUTI


19730611 200212 2 004

2. Tujuan

3. Kebijakan
4. Alat dan Bahan

:
:

5. Prosedur

Partograf adalah alat bantu untuk memantau kemajuan kala I persalinan dan
informasi untuk membuat keputusan klinik
1. Mencatat hasil observasi dan kemajuan persalinan dengan menilai
pembukaan serviks melalui pemeriksaan dalam.
2. Mendeteksi apakah proses persalinan berjalan secara normal. Dengan
demikian juga dapat mendeteksi secara dini kemungkinan terjadinya
pertus lama.
3. Data lengkap yang terkait dengan pemantauan kondisi ibu, kondisi bayi,
grafik kemajuan proses persalinan, bahan dan medikamentosa yang
diberikan, pemeriksaan laboratorium, membuat keputusan klinik dan
asuhan atau tindakan yang di berikan dimana semua itu di catatkan
secara rinci pada atau rekam medik ibu bersalin dan bayi baru lahir jika
digunakan dengan tepat dan konsisten, partograf akan membantu
penolong persalinan untuk :
a. Mencatat kemajuan persalinan.
b. Mencatat kondisi ibu dan janinnya.
c. Mencatat asuhan yang diberikan selama persalinan dan kelahiran.
d. Menggunakan informasi yang tercatat dan untuk identifikasi dini
penyulit persalinan.
e. Menggunakan informasi yang tersedia untuk membuat keputusan
klinik yang sesuai dan tepat waktu.
1. Lembar partograf
2. Alat tulis (pulpen)
3. Penggaris
1. Petugas menyiapkan alat, bahan dan memastikan lembar partograf
masih dalam keadaan kosong
2. Petugas mengisi identitas atau data subyektif pada lembar partograf
dengan lengkap seperti nama ibu, suami, alamat, G P A, umur
kehamilan, umur ibu dan suami, merasakan kenceng-kenceng sejak
kapan, waktu ketuban pecah diisi jika ibu datang dengan ketuban sudah.
Isi identitas pada partograf dengan jelas dan gunakan huruf capital
3. Petugas menatat pembukaan serviks setiap 4 jam dan memberi tanda
X pada garis waktu atau pada garis waspada yang sesuai dengan lajur
besarnya pembukaan serviks. Menyambung pencatatan pembukaan
dengan garis lurus setiap melakukan pencatatan.
4. Petugas menantumkan hasil pemeriksaan penurunan kepala (perlimaan)

AKREDITASI PENGISIAN PARTOGRAF


PUSKESMAS

PENGISIAN PARTOGRAF

SPO

No. Kode
Terbitan
No. Revisi
Tgl. Mulai Berlaku
Halaman

:
:
:
:
:2-3

PUSKESMAS
GUNUNGPATI

Ditetapkan Oleh
Kepala
Puskesmas Gunungpati

Dr. YUNI ASTUTI


19730611 200212 2 004

setiap 4 jam dan memberikan tanda O pada lembar partograf


disesuaikan dengan pembukaan serviks lalu menyambung dengan garis
lurus setiap melakukan pencatatan.
5. Petugas menuliskan waktu pada kolom di bawah pembukaan serviks
disesuaikan dengan pembukaan serviks atau sejajar dengan pembukaan
serviks. Setiap kotak menyatakan satu jam dimulainya fase aktif
persalinan.
6. Petugas menuliskan penyusupan dan air ketuban setiap melakukan
pemeriksaan dalam atau setiap 4 jam sekali dengan sejajar atau
disesuaikan dengan kolom diatas pembukaan serviks. Memberi tanda (0,
1, 2, 3) untuk penyusupan dan tanda (U, J, M, D, K) untuk air ketuban.
7. Petugas mengisi kotak kontraksi setiap 30 menit dengan titik-titik pada
kotak jika lama kontraksi < 20 detik, dengan garis-garis pada kotak jika
lama kontraksi 20-40 detik, dan dengan mengisi penuh kotak jika lama
kontraksi > 40 detik sesuai dengan angka yang mencerminkan temuan
dari hasil pemeriksaan.
8. Petugas mengisi kotak oksitosin dan obat-obatan dan cairan infuse jika
diberikan.
9. Petugas mencatat nadi setiap 30 menit dan beri tanda () pada kolom
yang sesuai. Sambung pencatatan nadi dengan garis lurus setiap
melakukan pencatatan.
10. Petugas mencatat tekanan darah ibu setiap 4 jam dan beri tanda panah
pada kolom waktu yang sesuai.
11. Petugas mencatat temperatur tubuh setiap 2 jam pada kotak yang sesuai.
12. Petugas mencatat jumlah produksi urine paling sedikit 2 jam atau setiap
kali ibu berkemih. Jika memungkinkan lakukan pemeriksaan aseton dan
protein dalam urine.
13. Petugas mencatat denyut jantung janin pada lembar partograf setiap 30
menit beri tanda () lalu sambung dengan garis lurus setiap pencatatan.
14. Petugas mencatat waktu terakhir ibu makan dan minum serta jenisnya
15. Petugas mencatat keterangan lahir bayi dengan jelas dan lengkap pada
AKREDITASI PENGISIAN PARTOGRAF
PUSKESMAS

PENGISIAN PARTOGRAF
No. Kode
Terbitan
No. Revisi
Tgl. Mulai Berlaku
Halaman

SPO

:
:
:
:
:3-3

Ditetapkan Oleh
Kepala
Puskesmas Gunungpati

PUSKESMAS
GUNUNGPATI

Dr. YUNI ASTUTI


19730611 200212 2 004

kolom yang kosong sebelah kanan bagian pembukaan serviks.


16. Petugas memberi tanda ( ) pada kotak disamping jawaban yang sesuai
pada lembar belakang partograf. Untuk no 25, 26, 28, lingkari jawaban
yang benar. Isi hasil tindakan pada bagian kala II, III dan pada bagian
bayi baru lahir serta alamat tempat melahirkan.
17. Petugas mencatat pemantauan kala IV setiap 15 menit dalam 1 jam
pertama setelah melahirkan, dan setiap 30 menit pada pada satu jam
berikutnya pada kolom yang sesuai.
18. Petugas menandatangani partograf pada kolom penolong persalinan.
19. Petugas
6. Dokumen Terkait

7. Distribusi

menyimpan

lembar

partograf

dengan

baik

untuk

pendokumentasian.
- Lembar observasi
-

Rekam medic

Buku KIA

8. Rekaman Historis Perubahan


No

Isi Perubahan

AKREDITASI PENGISIAN PARTOGRAF


PUSKESMAS

Tgl. Mulai Diberlakukan