Anda di halaman 1dari 1

PRESISI

presisi adl suatu ukuran kedekatan nilai data satu dg yg lainnya dalam suatu pengukuran pada

kondisi analisis yang sama. Presisi merupakan ukuran keterulangan metode analisis.
Presisi merupakan metode yang menyatakan variasi dari laboratorium seperti perbedaan

hari, perbedaan analis, perbedaan peralatan.


Sumber lain menyebutkan bahwa penentuan presisi dibagi 3 kategori :
a. Repeatability : ditentukan pd saat analisis dilakukan di satu lab, oleh 1 analisis
menggunakan 1 peralatan dan dikerjakan dlm 1 hari. Dalam penentuna repeatability,
setidaknya 6 analisis bebas dr 3 level konsentrasi harus dilakukan (80%, 100% dan
120% dr konsentrasi target.
b. Presisi intermediet : didapatkan saat analisis dilakukan dlm 1 lab oleh analisis yg
berbeda selama beberapa hari/minggu, menggunakan peralatan, reagen dan kolom yg
berbeda.
c. Reproducibility : dilakukan di lab berbeda dg tujuan unt verifikasi bahwa metode tsb

memberikan hasil yg sama dg menggunakan fasilitas berbeda.


Presisi seringkali diukur sbg %RSD atau CV untuk sejumlah sampel yg berbeda brmakna scr

statistic, nilai CV yg memenuhi persyaratan unt bahan baku adl < 2%.
Menurut AOAC 2002, syarat penerimaan presisi : sangat teliti (%RSD <1), teliti (%RSD 1-2),

sedang (%RSD 2-5), dan tidak teliti (%RSD >5).


kriteria penerimaan studi akurasi & presisi unt konsentrasi analit yg berbeda
Konsentrasi analit (%)
100
10
1
0,1
0,01
0,001
0,0001
0,00001
0,000001
0,0000001

Unit
100%
10%
1%
0,1%
100 ppm
10 ppm
1 ppm
100 ppb
10 ppb
1 ppb

Mean rekoveri (%)


98-102
98-102
97-103
95-105
90-107
80-110
80-110
80-110
60-115
40-120

Presisi (RSD, %)
1,3
1,9
2,7
3,7
5,3
7,3
11
15
21
30

Anda mungkin juga menyukai