Anda di halaman 1dari 7

AKUNTANSI PERBANKAN DAN LPD

PENDAPATAN DAN BEBAN PADA LPD


(SAP 11)
OLEH

KELOMPOK 5 & 12 :
1. RAI SUKMAWATI DANA
2. MUTIARA ULFA TSUROYYA
3. ANDINI PERMATA SARI
4. ELIS YULINDA DEWI
5. DEA HANDRIKA
6. I KD DODY CIPTA SAPUTRA
7. OKI MEKE FRANK

(1315351097/30)
(1315351154/43)
(1315351159/46)
(1315351157/45)
(1315351166/47)
(1315351169/48)
(1415351106/52)

PROGRAM EKSTENSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS UDAYANA

2015

11.1 PENDAPATAN
Pengertian Pendapatan
Pendapatan (revenue) adalah arus masuk bruto dari manfaat ekonomi yang
timbul dari aktivitas normal selama suatu periode yang mengakibatkan kenaikan
ekuitas dan tidak setara langsung dari kontribusi penanam modal. Pendapatan
LPD biasanya dicatat secara accrual basic, yakni setiap pendapatan akan
dibukukan sebagai pendapatan apabila telah jatuh tempo dan bukan pada saat
uang diterima. Pendapatan operasional adalah semua pendapatan yang merupakan
hasil langsung dari kegiatan usaha LPD. Berikut merupakan yang termasuk
pendapatan operasional LPD.
a. Hasil Bunga
Yang dimasukkan ke dalam rekening ini adalah pendapatan bunga dari
pinjaman yang diberikan LPD.
b. Ongkos Administrasi
Merupakan pendapatan administrasi yang diterima LPD untuk setiap
c.

realisasi pinjaman.
Pendapatan Operasional Lainnya
Pendapatan lainnya yang merupakan hasil langsung dari kegiatan LPD
yang tidak dapat digolongkan ke dalam butir a dan b di atas.

1.

Pengakuan dan Pengukuran Pendapatan


Berdasarkan PSAK No. 31 bahwa pengakuan dan pengukuran pendapatan

sebagai berikut :

Pendapatan bunga untuk aktiva produktif yang digolongkan performing


diakui secara akrual.

Pendapatan

bunga

untuk

aktiva

produktif

yang

digolongkan

nonperforming tidak diakui sebagai pendapatan periode berjalan sejak


aktiva tersebut dinyatakan nonperforming dan hanya diakui apabila
pendapatan tersebut telah diterima secara tunai.

Pada saat aktiva produktif digolongkan sebagai non performing:


a) Bunga yang telah diakui tetapi belum tertagih harus dibatalkan.
b) Pembatalan dilakukan dengan membuat jurnal balik sebesar bunga
yang telah diakui tetapi belum tertagih dan pembatalan tersebut
akan mengurangi pendapatan bunga yang telah diakui.

Bunga dari aktiva produktif nonperforming yang tidak diakui sejak aktiva
produktif dinyatakan nonperforming diungkapkan dalam catatan atas
laporan keuangan mengenai komitmen dan kontijensi.

Penghentian

perhitungan

bunga

aktiva

produktif

nonperforming

dilaksanakan sesuai dengan kebijakan perkreditan LPD.

Penghapusbukuan aktiva produktif yang tergolong nonperforming (macet)


hanya dapat dilakukan jika LPD mempunyai penyisihan yang cukup.

Seluruh penerimaan dari kredit diragukan dan macet diakui terlebih dahulu
sebagai pengurang pokok kredit.

Penerimaan kredit yang telah dihapusbuku diakui sebagai penyesuaian


penyisihan kerugian kredit sebesar pokok kredit.

11.2 BEBAN
Pengertian Beban
Biaya (expenses) adalah penurunan manfaat ekonomi selama suatu periode
akuntansi dalam bentuk arus keluar/berkurangnya aktiva/terjadinya kewajiban dan
tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal. Biaya bunga LPD diakui
secara akrual basis dan dinilai sebesar jumlah yang menjadi kewajiban LPD,
termasuk beban lain yang dikeluarkan dalam rangka penghimpunan dana seperti
hadiah. Biaya operasional adalah semua biaya yang berkaitan langsung dengan
kegiatan LPD yang terdiri dari :
a. Biaya bunga
Yang termasuk dalam pos ini adalah biaya bunga atas dana-dana yang
berasal dari bank/BPR lain dan pihak ketiga bukan bank, yang dirinci
sebagai berikut.
a) Kepada bank-bank lain yaitu biaya bunga atas dana-dana yang
berasal dari bank yang dirinci atas :
Simpanan berjangka
Pinjaman yang diterima
Lainnya
b) Kepada pihak ketiga bukan bank :
Simpanan berjangka yaitu bunga yang dibayarkan kepada
nasabah untuk bunga deposito.

Tabungan, yaitu bunga yang dibayarkan kepada nasabah


untuk bunga tabungan, angka ini dapat diambil dari Nota

Bunga Tabungan.
Lainnya diisi bunga lain-lain dan insentif nasabah. Bunga
lain-lain misalnya bunga pinjaman dari bank. Sedangkan
insentif nasabah adalah pembayaran insentif kepada yang
dapat melunasi pinjaman dan hasil bunga tepat pada

waktunya.
b. Biaya Tenaga Kerja
Yaitu gaji pokok, upah, beserta tunjangan-tunjangan yang dibayar kepada
pengurus LPD baik yang berstatus tetap maupun tidak tetap sebelum
c.

dikurangi dengan pajak pendapatan/upah dan potongan-potongan lainnya.


Biaya Pemeliharaan dan Perbaikan
Yaitu biaya pemeliharaan dan perbaikan yang dikeluarkan oleh LPD atas

gedung/rumah-rumah, mesin, alat-alat pengangkutan milik LPD.


d. Biaya Penyusutan
Aktiva tetap dan inventaris yaitu penyusutan yang diperhitungkan
atas benda tersebut.
Piutang yaitu penyusutan yang diperhitungkan atas piutang terhadap
e.

debiturnya.
Biaya Barang dan Jasa dari Pihak Ketiga
Yaitu biaya-biaya yang dikeluarkan LPD sehubungan dengan penerimaan/

f.

pemakaian barang-barang/jasa-jasa pihak ketiga.


Biaya Operasional Lainnya
Yaitu biaya operasional yang tidak termasuk salah satu pos dari pos a
sampai dengan pos e di atas.

Pengakuan dan Pengukuran Beban


Dalam PSAK 31 paragraf 27 dan paragraf 28 disebutkan bahwa b eban
bunga diakui secara akrual. Beban yang dimaksud di sini adalah beban
dalam kegiatan perkreditan, antara lain, terdiri dari beban bunga dan
beban lain yang dikeluarkan dalam rangka penghimpunan dana,
seperti hadiah, premi atau diskonto dari kontrak berjangka dalam
rangka pendanaan dan biaya/premi program penjaminan.

Berikut ini merupakan contoh laporan perincian laba/rugi


DAFTAR PERINCIAN LABA/RUGI

Nama BPR/LDKP
:
Kantor pelapor
:
Laporan pada akhir bulan
:
Rekening-rekening
A. Pendapatan Operasional
1. Hasil Bunga
a. Dari bank lain
i.
Giro
ii.
Simpanan berjangka
iii.
Pinjaman yang diberikan
iv.
Lainnya
b. Dari pihak ketiga bukan bank
i.
Pinjaman yang diberikan
ii.
Lainnya
2. Pendapatan operasional lainnya
B. Biaya Operasional
1. Biaya Bunga
a. Kepada bank lain
i.
Simpanan berjangka
ii.
Pinjaman yang diterima
iii.
Lainnya
b. Kepada pihak ketiga bukan bank
i.
Simpanan berjangka
ii.
Tabungan
iii.
Lainnya
2. Biaya tenaga kerja
3. Pemeliharaan dan perbaikan
4. Penyusutan:
a. Aktiva tetap dan inventaris
b. Piutang
5. Barang dan jasa dari pihak ketiga
6. Biaya operasional lainnya
C. 1. Laba operasional
2. Rugi operasional
D. Pendapatan non-operasional
E. Biaya non-operasional
F. 1. Laba non-operasional
2. Rugi non-operasional
G. 1. Laba tahun berjalan
2. Rugi tahun berjalan
H. 1. Laba tahun-tahun yang lalu
2. Rugi tahun-tahun yang lalu
I.

Pajak penghasilan

Jumlah (Rp)

J.

1. Jumlah laba
2. Jumlah rugi

DAFTAR REFERENSI
Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Denpasar. 2006. Pedoman
Pembinaan LPD Kota Denpasar
https://www.scribd.com