Anda di halaman 1dari 6

STEP 1

Restorasi crown :
restorasi untuk gigi posterior yg masih muda atau baru erupsi yg sudah tidak
memungkinkan restorasi amalgam
STEP 2
1. Apa diagnosa pada skenario dan penatalaksanaannya ?
2. Macam dari restorasi crown ?
3. Tujuan dari perawatan restorasi crown ?
4. Indikasi dan kontraindikasi pemakaian restorasi crown?
5. Tehnik restorasi crown ?
6. Bahan dan alat restorasi crown ?
7. Keuntungan dan kerugian restorasi crown ?
8. Faktor yang dapat menyebabkan kegagalan dan keberhasilan restorasi crown ?
9. Pemilihan dan penyesuaian crown yang baik ?
10. Apa yang menyebabkan tambalan pecah ?
11. Alasan gigi Adara tampak kecoklatan pada enamel dan RO tidak tampak gambaran
enamel gigi ?
12. Kenapa pada gigi 85 terdapat gambaran radiopaq pada saluran akara dan ruang pulpa ?
13. Syarat restorasi setelah perawatan endodontic ?
14. Patofisiologi dentinogenesis, amelogenesis imperfecta, enamel hipoplastik ?
15. Gambar tehnik preparasi crown ?
16. Gambar alat dan bahan restorasi crown ?
17. Bahan sementasi keunggulan dan kelemahan ?
18. Kandungan bahan stainless steel crown ?
19. Retensi SSC ?
20. Kasus yang menggunakan SSC ?

STEP 3
1. Apa diagnosa pada skenario dan penatalaksanaannya ?

Gigi 16 : abrasi, diagnosa : terjadi enamel hipoplastik perawatan : pencegahan


dengan menggunakan restorasi crwon

Gigi 85 : tambalan pecah, diagnosa : perawatan : mempertahankan gigi tsb


karena masih dalam erupsi dan dibuatkan restorasi crown
2. Macam dari restorasi crown ?
SSC :
Ada 2 macam :
Festoned : sudah dibentuk kontur oklusal bukal lingual dan tepi servicalnya
jadi penyelesaiannya nanti tinggal digunting bagian servical mahkota
Unfestoned : yang baru dibentuk permukaan oklusal dan permukaan bukal
lingual servical harus dibentuk tang khusus
Open face : cara bagian bukal dibuang disisi oleh tambalan sewarna gigi, untuk
mengatasi masalah estetis kontras dengan gigi
3. Tujuan dari perawatan restorasi crown ?
Tujuan dari ssc :

Merupakan bahan berbentuk mahkota logam yang di buat oleh pabrik untuk
memperbaiki kerusakan gigi yg luas, bertujuan untuk menutup mahkota gigi
dan membentuk kembali anatomi gigi.
Meminilasir karies yang sekunder

Tujuan umum :
Untuk mencegah dan menghilangkan rasa sakit
Mecegah terjadi infeksi
Mempertahanakan gigi decidui sampai tanggal
Unutk posterior untuk fungsi pengunyahan
Untuk anterior untuk estestik
Melindungi daya tekan yang berlebih
4. Indikasi dan kontraindikasi pemakaian restorasi crown?
Indikasi SSC :
Merestorasi gigi yang telah mengalami karies yang luas
Dekalsifikasi yang luas
Kerusakan pada gigi susu untuk mencegah terjadi karies sekunder
Kasus bruxism, tujuan untuk melindungi pulpa, terjadi atrisi dan abrasi karena
beban kunyah yg berat, lebih terserang karies, mudah terkikis dan
membutuhkan perlindungan resotrasi crown, menurunkan verical dimensi
dengan restorasi dan mengembalikan vertical dimensi.
Yang mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan, Ada kelainan
hipoplastik yang dapat merusak oklusal gigi, bisa karena dentinogenesis
imperfecta dan amelogenesis
Gigi yang pernah mengalami perawatan endodontic
Pada karies proximal
Pasien yang tidak mengontrol kebersihan mulut contoh : pasien ABK
Gigi molar yang fraktur
Kontraindikasi SSC :
Pasien yang alergi metal
Dipertimbangkan untuk gigi anterior
5. Tehnik restorasi crown ?
SSC :
a. melakukan isolasi dengan rubber dam dan menggunakan lokal anastesi
b. kurangi permukaan oklusal 1.5 mm menggunakan bur diamond
c. kurangi sisi mesial dan distal secara konvergen pengurangan sampai probe bisa
masuk
d. pengurangan sedikit dari bucolingual untuk retensi, bagian sub gingiva tidak
lebih dari 1 mm, lalu kita cocokkan SSC pada gigi sebelum sementasi, setel;ah
cocok policarboksilat
6. Bahan dan alat restorasi crown ?
Alat SSC :
Bur diamond
Gunting untuk stainless steel
Cotton roll
Tang khusus untuk SSC

Bahan SSC :
Zinc fosfat
Zinc okside eugenol
Policarboksilat, zinc okside dan liquid asam poliakrilik
GIC, bubuk ion leachkdeglass dan fluoride dan asam poliakrilik
Zinc okside yang diperkuat, ada bahan tambahan berupa resin dan akselerator
dan mineral
7. Keuntungan dan kerugian restorasi crown ?
Keuntungan SSC :
Lebih tahan lama
Tidak terlalu banyak membuang jaringan
Tidak membutuhkan waktu yang lama
Pada anak - anak lebih cepat selesai dalam 1x kunjungan bagus untuk
perawatan anak - anak
Tidak mudah fraktur dan jarang rusak melekat sampai gigi tanggal
Kekurangan SSC :
Tidak sewarna dengan gigi asli, dengan cara dibuat jendela pada
permukaan labial diisi bahan resin composit waktu lama
Mudah terjadi penumpukan plak pada servical bisa menjadikan
inflamasi gingiva
8. Faktor yang dapat menyebabkan kegagalan dan keberhasilan restorasi crown ?
Kegagalan SSC:
Preparasi yang tidak baik
Pengaplikasian kurang optimal
Metode sementasi yang kurang tepat
Keberhasilan SSC :
Fungsi oklusal baik
Adaptasi marginal yang kuat dan kesehatan gingiva yang baik
9. Pemilihan dan penyesuaian crown yang baik ?
1. kita harus mengukur jarak dan ruang mesiodistal
2. pilih crown yang sesuai mesiodistal gigi tsb
3. letakkan SC pada gigi yang dipreparasi dan tandai permukaan bukal dan lingual di
free margin gingiva
4. pada bagian bawah tanda 0,5 1 mm digunting crown, dipreparasi supaya bisa
masuk 1 mm sampai sulkus gingiva, permukaan crown dihaluskan dengan stone bur
dan rubber wheel polish, crimping tepi SSC
5. Dipasang lagi kalau sudah pas dilakukan sementasi, cek dengan artikulator paper
6. sisa semen dibersihkan dengan dental floss dan sonde di margin gingiva,
10. Apa yang menyebabkan tambalan pecah ?
Bisa dari saat makan tekanan oklusi berlebihan, bisa dari bahan tambal seperti
GIC ( mudah pecah ) dan resin ( saat penambalan masih basah belumkering,
mengganggu pengaplikasian pada gigi )
11. Alasan gigi adara tampak kecoklatan pada enamel dan ro tidak tampak gambaran
enamel gigi ?

Gigi tampak kecoklatan dari si anak bisa terkena amelogenesis imperfecta


lebih ke enamel hipoplastik ( karena gangguan sistemik pada saat pertumbuhan
dan perkembangan gigi dengan gejala klinis gigi kecoklatan ), pemakaian yang
terlalu sering.

12. Kenapa pada gigi 85 terdapat gambaran radiopaq pada saluran akara dan ruang pulpa ?
Gigi 85 sudah dilakukan perawatan PSA yang radiopaq bahan pengisi seperti
ZoE, zinc fosfat, karena syarat bahan pengisi PSA harus radiopaq
13. Syarat restorasi setelah perawatan endodontic ?
Harus menutup koronal secara menyeluruh sampai tidak terjadi infeksi
berulang
Melindungi struktur sisa gigi
Memiliki retensi yang kuat, mampu menahan daya kunyah yang besar
Fungsi fonasi, pengunyahan dan menjaga gigi antagonis dan sebelahnya
14. Patofisiologi dentinogenesis, amelogenesis imperfecta, enamel hipoplastik ?
Dentinogenesis : etiologi faktor heredite secara autosomal dominan, muncul pada
periode perkembangan histodiferesnsiasi gigi (Histodiferensiasi, terjadi proses
diferensiasi sel, proliferasi, pergeseran dan pematangan sebagai dental organ
melalui tahap lonceng dan aposisi. Bagian perifer dari dental organ akan menjadi
odontoblas, lapisan ini akan membentuk dentin.) yaitu proses pembentukan sel2
spesialisasi yg mengalami perbuhan histo dalam susunannya, terjadi akibat
difesiensi fosfodentin yg berperan penting dan berlangsung pd fasa maturasi
dentin fosfoprotein, gangguan penurunan mineral, hidroksilapatit, terganggu pada
perkembangan
Enamel hipoplastik : karena trauma, pada waktu umur 5 bulan sempurna pada
umur 4 bulan, misal kena trauma menyebabkan jejas pd gigi sulung akan
mengganggu ameloblast, yg awalnya kolumnar menjadi kuboid, epitel abnormal,
lama2 hilang ameloblast, dan menyebabkan enamel hipoplasia
15. Gambar tehnik preparasi crown ?
16. Gambar alat dan bahan restorasi crown ?
17. Bahan sementasi keunggulan dan kelemahan ?
Zinc fosfat ; campuran zinc oxide dan asam fosfor
Keuntungan :
Penanganan dan manipulasi mudah
Sebagai basis, untuk menghalangi termal
Kuat, kompresif strength sampai 104 mpa
Kerugian :
Ph rendah dapat mengiritasi pulpa
Cepat larut dalam saliva yg banyak
Daya adhesi dan sifat bakterinya
Zinc oxide eugenol : zinc oxide dan eugenol
Keuntungan :

Lesi yg dalam pada tengah jaringan pulpa dapat menstimualsi denganpembentukan


dentin sekunder
Kerugian : nilai ketahanan rendah dan cepat laurt dalam saliva
Zinc polikarboksilat
Keuntungan :
Working time lebih cepat dr zinc fosfat 2,5 menit dari zinc fosfat 5 menit
Daya larut dalam air rendah dibanding zinc fosfat
Kerugian :
Dibawah zinc fosfat strength hanya 55 mpa
GIC
Keuntungan :
Kompresi strength sampai 220 mpa
Memiliki biokompatiblty yg baik
Memiliki kandungan fluor yg anti karies
Kerugian :
Nilai stensil strength rendah dan kompresif strength terbatas pada penggunaan oklusi
yg kecil
18. Kandungan bahan stainless steel crown ?
Campuran kromium dapat menyebabkan ssc dapat beradaptasi dengan baik
Sifat ssc :
19. Retensi SSC ?
Ada 3 :
1. berdasarkan sementasi
2. memiliki gaya pegas dngn cara melewati garis gigi pada surveyor
3. membentuk tepi marginal dengan tang crimping
20. Kasus yang menggunakan SSC ?
Kasus :
Mengalami kerusakan karies
Fraktur mahkota
Restorasi setelah perawatan saraf

STEP 4
KONSEP MAPPING

Gigi 16

Gigi 85

Kehilangan Enamel
pada seluruh
permukaan oklusal
(MOD)

Indikasi
Keberhasilan
dan
Kontraindikasi
penatalaksanaan

Tambalan pecah
sebelumnya pernah
dilakukan PSA

Mengembalikan
fungsi
gigi
Stainless
Bahan
Steel
Tambalan
Crown

Keuntungan
dan kerugian