Anda di halaman 1dari 3

1.

Seorang anak perempuan berusia 8 tahun datang bersama ibunya ke


praktek dokter gigi dengan keluhan gigi tidak rata. Pada pemeriksaan
ekstra oral tampak profil normal, tidak ada kelainan skeletal. Pada
pemeriksaan intra oral gigi depan bawah berjejal, kekurangan ruang 3
mm. Hubungan molar pertama permanen neutroklusi dengan midline
segaris.
Pertanyaan : Apa metode analisis foto lateral yang digunakan untuk
menentukan profil?
a. Salzmann
b. Moyers
c. Grabber
d. Profit
e. Angle
2. Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun diantar ibunya datang ke klinik
gigi dengan keluhan giginya maju, overjet/jarak gigit 5 mm,
overbite/tumpang gigit 0 mm, dan distema multipel diantara gigi
anterior atas. Analisis Sefalometri menunjukkan inklinasi gigi anterior
atasnya 112 derajat (normal 104 derajat + ). Untuk memperbaiki
keadaan ini diperlukan perawatan Ortodonti menggunakan alat
Ortodonti lepas.
Pertanyaan : Apakah jeis pergerakan gigi-gigi anterior atas ke palatal?
a. Pergerakan kontrol tipping
b. Pergerakan tipping
c. Pergerakan ke distal
d. Pergerakan ke palatal
e. Pergerakan bodily
3. Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun datang diantar ibunya ke RSGM
dengan keluhan gigi rahang atasnya tonggos. Pemeriksaan ekstra oral
tampak bibir atas hipotonus. Pemeriksaan intra oral tampak relasi
molar pertama permanen distoklusi, ada persistensi gigi 74. Dari
analisa model diperoleh diskrepansi, di rahang atas kekurangan tempat
5 mm, sedangkan di rahang bawah terdapat kekurangan tempat 2 mm,
overbite 5 mm dan overjet 5 mm.
4. Pertanyaan : Perawatan apakah yang dilakukan untuk koreksi gigi-gigi
anterior rahang atas?
a. Southern
b. Adams ganda
c. Retraktor Roberts
d. Busur labial pendek
e. Busur labial dengan lup U terbalik
5. Seorang anak perempuan 10 tahun datang ke poli gigi untuk
merapikan giginya. Pada pemeriksaan tampak wajah mesofasial,
simetris dan seimbang serta profil lurus dan tidak ada kebiasaan buruk.
Intra oral tidak ditemukan adanya kelainan pada gigi geliginya, hanya
dijumpai crowding gigi geligi anterior. Kebututhan ruang adalah non
ekstraksi. Analisa Sefalometri menunjukkan sudut ANB 30 (normal 2040), inklinasi gigi insisif atas dan bawah normal. Prognosis kasus ini
baik.
Pertanyaan : Faktor-faktor apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam
menentukan prognosis kasus maloklusi di atas?

6.

7.

8.

9.

a. Usia pasien, kooperatif pasien, jenis kelamin, maloklusi


b. Usia pasien, kooperatif pasien, habit, berat ringan maloklusi
c. Usia pasien, kooperatif pasien,habit, maloklusi dental
d. Usia pasien, kooperatif pasien,habit, maloklusi skeletal
e. Usia pasien, habit, jenis kelamin, berat ringan maloklusi
Seorang ibu mengantarkan anak perempuannya berusia 20 tahun
datang ke praktik dokter gigi swasta. Keluhan yang disampaikan
adalah gigi depan rahang atas maju. Setelah dilakukan pemeriksaan
klinis terlihat hubungan tonjol gigi molar pertama rahang atas berada
lebih ke mesial dari lekuk bukal gigi molar pertama rahang bawah.
Hasil analisa dental dan sefalometri metode steiner SNA 86, SNB 78,
ANB 8, overjet 7 mm, overbite 5 mm.
Pertanyaan : Apakah perawatan yang tepat untuk kasus maloklusi
pasien tersebut?
a. Perawatan ortodonti modifikasi pertumbuhan
b. Perawatan ortodonti dengan pencabutan dua gigi premolar rahang
c. Perawatan ortodonti ekspansi lateral
d. Perawatan ekspansi dan pencabutan
e. Perawatan bedah ortognati
Seorang pasien berusia 13 tahun datang ke praktik dokter gigi dengan
keluhan gigi depan atas maju, gigi depan bawah berjejal. Ibu pasien
tersebut mengatakan bahwa sewaktu kecil anaknya menpunyai
kebiasaan menghisap ibu jari. Hasil anamnesis pemeriksaan, lengkung
gigi sempit namun masih bisa dirawat dengan alat ortodontik lepasan
menggunakan plat ekspansi untuk melebarkan lengkung giginya.
Pertanyaan : Sekrup ekspansi apakah yang paling tepat digunakan
untuk kasus di atas?
a. Fisher screw
b. Glenross screw
c. Badcock screw
d. Wipla Screw
e. Coffin screw
Seorang anak perempuan berusia 10 tahun diantar ibunya ke RSGM
dengan keluhan gigi bawahnya lebih maju dari gigi atasnya.
Pemeriksaan ekstra oral tidak ada kelainan. Peemeriksaan intra oral
tampak gigitan terbalik anterior, relasi molar pertama permanen
mesioklusi, curva of spee positif, overbite 5 mm, overjet -2 mm,
freeway space 2 mm. Dari analisa model didapatkan diskrepansi pada
rahang atas kekurangan tempat 3 mm dan rahang bawah kekurangan
tempat 6 mm.
Pertanyaan : Termasuk klasifikasi maloklusi kelas berapa kasus di atas?
a. Kelas I Angle
b. Kelas II Angle divisi 1
c. Kelas II Angle divisi 2
d. Kelas III Angle
e. Pseudo Angle Kelas III
Pasien 10 tahun datang dengan gigitan terbalik anterior. Tumpang
gigit 5 mm, jarak gigit -3 mm. Freeway space 2 mm. Dari analisa model
didapatkan diskrepansi pada RA kekurangan tempat 3 mm dan RB
kekurangan tempat 6 mm. Relasi molar mesioklusi, kurva spee positif.

Terdapat karies profunda pada Molar pertama permanen kanan dan kiri
RB.
Pertanyaan : Apakah tindakan yang paling tepat dilakukan untuk kasus
di atas?
a. RA : ekspansi transversal anterior
b. RA dan RB ekstraksi seri
c. RA dan RB non ekstraksi
d. RA non ekstraksi, RB ekstraksi kedua premolar pertama
e. RA non ekstraksi, RB ekstraksi kedua molar pertama permanen

f.
g.