Anda di halaman 1dari 9

1.

Furosemid
a. Indikasi : Pengobatan Edema yang terasosiasi dengan CHF,
Sirosis Hati, Gangguan Ginjal, Hipertensi (A to Z drug facts)
b. Kontradindikasi : Hipersensitivitas dengan
anuria (A to Z drug facts)

sulfonylurea,

c. Efek
samping
:
Ketidakseimbangan
ion-ion
tubuh,
hiponatremia, hipokalemia, hipotensi, sakit kepala, keram
otot, lelah, mulut kering, hipovolemia dan dehidrasi terutama
pada orang tua. (Martindale The Complete Drug Reference
pg 1400)
d. Dosis : (A to Z drug facts)
1) Edema
Dewasa : PO 20 80 mg/hari single dose, dapat ditingkatkan
sampai 600 mg/hari. IV/IM 20 40 mg 2 kali sehari
2) Hipertensi
Dewasa :40 mg 2 kali sehari, dosis maks 6 mg/kg
3) CHF dan Gagal ginjal kronis
Dewasa : PO sampai 2-2,5 g/hari. IV 2 2,5 g/hari. Maks IV
Bolus 1 g/hari selama 30 menit
4) Edema Pulmonal Akut
Dewasa : IV 40 mg (selama 1 2 menit). JIka respon tidak
didapatkan selama 1 jam, tingkatkan doses 80 mg. Pada bayi
dan anak : PO 0,5 2 mg/kg 2 kali shari. Dosis maks 6
mg/kg. IV/IM dosis 1 mg/kg dan maks dosis 6mg/kg
e. Mekanisme Kerja (A to Z drug facts)
Penghambatan reabsorbsi ion natrium dan klorida pada tubulis
proksimal dan distal dan pada lengkung henle
2. Spironolakton
a. Indikasi (A to Z drug facts)
Penanganan jangka pendek hiperaldosteronism, regimen
jangka panjang untuk hiperaldosteron idiopatik, edema pada
CHF, sirosis hati, nefrotik sindrom, hipertensi, treatment
hipokalemia.
b. Mekanisme Kerja (A to Z drug facts)

Secara kompetitif menghambat aldosteron pada tubulus


distal, menyebabkan peningkatan ekskresi natrium dan air
dan penurunan eksresi kalium
c. Dosis (A to Z drug facts)
1) Diagnosis Hiperaldosteron
Dewasa : PO 400 mg/hari (test singkat) atau 3 sampai 4
minggu (tes panjang)
2) Terapi Hiperaldosteron
Dewasa : PO 100 400 mg tiap hari dalam dosis tunggal
atau terbagi.
3) Edema
Dewasa : PO 25 200 mg/hari dalam dosis tunggal atau
terbagi. Anak-anak : PO 3,3 mg/kg/hari dalam dosis
tunggal atau terbagi
4) Hipertensi essensial
Dewasa : PO 50 0 100 mg/hari dalam dosis tunggal atau
terbagi. Anak-anak : PO 1-2 mg/kg 2 kali sehari
5) Diuretic-induksi hipokalemia
Dewasa : PO 25 100 mg/hari ketika kalium oral dan
sejenisnya tidak tepat secara pemberian.
d. Efek Samping (Martindale The Complete Drug
Reference pg 1400)
Sakit kepala, kantuk, gangguan GI (Diare), peningkatan BUN,
gangguan system endokrin, asidosis menengah telah
dilaporkan. Hiponatremia, hipokalemia.
e. Kontraindikasi (A to Z drug facts)
Anuria, Insufisiensi renal akut, Fungsi sekresi ginjal yang
terganggu, hiperkalemia

3. Aspirin
a. Indikasi (A to Z drug facts)
Penaanganan pada nyeri menengah, demam, berbagai reaksi
inflamasi, reduksi resiko mekatian pada Infark miokard atau pasien
dengan infark yang disertai angina tidak stabil
b. Mekanisme Kerja (A to Z drug facts)

Penghambatan sintesis prostaglandin, sehingga mengurangi rasa


nyeri, aktivitas anti inflamasi dan anti agregasi trombosit,
menurunkan demam dengan bekerja pada hipotalamus sehingga
mn=enyebabkan vasodilatasi dan berkeringat.
c. Dosis (A to Z drug facts)
1) Analgesik/Antipiretik
Dewasa : PO 325 -650 mg tiap 4 jam, jika perlu 500 mg tiap 3
jam, jjika perlu 100 mg tiap 6 jam jika perlu. Anak-anak (2-12
tahun) : PO sampai 15 mg/kg.dosis tiap 4 jam jika perlu
(Ditingkatkan sampai 80 mg/kg/hari)
2) Atritis, Reumatik
Dewasa : PO 3,2 6 gram/hari dalam dosis terbagi
3) Reumatoid arthritis awal
Anak-anak : PO 60 mg 110 mg/kg/hari dalam dosis terbagi tiap
6-8 jam
4) Reumatik demam akut
Dewasa : PO 5 8 g/hari, secara awal sampai 2 minggu. Anakanak PO 75 100 mg/kg/hari
5) Serangan Iskemik pada laki-laki
Dewasa : PO 1300 mg/hari dalam 2 4 kali pemberian
6) Profilaksis MI
Dewasa : PO 160 532 mg/hari
7) Penyakit Kawasaki
Anak-anak : PO 80 180 mg/kg/hari selama periode fibrilasi
akut; 10 mg/kg/hari setelah demam diturunkan
d. Kontraindikasi (A to Z drug facts)
Hipersensitivitas salisilat atau NSAID, Hemofilia, Tukak lambung.
e. Efek Samping (Martindale The Complete Drug Reference pg
20)
Mual muntah, gangguan GI, menurunkan adhesi trombosit
(pendarahan),
dalam
dosis
tinggi
dapat
menyebabkan
hipoprotrombin, heptotoksik,
4. Omeprazol
a. Indikasi (A to Z drug facts)
Penanganan pada ulcer aktif, penyakit rekfluks gastroesofageal.
b. Mekanisme Kerja (A to Z drug facts)
Menekan sekresi HCl dengan blockade pompa proton (K +) pada sel
parietal lambung

c. Dosis (A to Z drug facts)


1) Ulcer Duodenum Aktif
Dewasa : PO 20 mg/hari selama 4 8 minggu
2) Erosif Esophagitis
Dewasa PO 20 mg/hari selama 4 8 minggu. Perawatan : 20
mg/hari
d. Kontraindikasi (A to Z drug facts)
Pertimbangan Standar
e. Efek Samping (Martindale The Complete Drug Reference pg
1753)
Sakit kepala, diare, nyeri mulut, mual muntah, nyeri perut,
urtikaria, mulut kering,
5. Alprazolam
a. Indikasi (A to Z drug facts)
Mengobati ansietas, ansietas yang disertai depresi,
b. Mekanisme Kerja (A to Z drug facts)
Aksi potensiasi terhadap GABA (inhibitor neurotransmitter),
meningkatkan inhibsi neuronal dan depresi CNS terutama pada
system limbic
c. Dosis (A to Z drug facts)
1) Gangguan Ansietas
Dewasa : PO 0,25 0,5 mg 3 kali sehari, maks 4 mg/hari dalam
dosis terbagi
2) Gangguan Panik
Dosis awal : PO 0,5 mmg 3 kali sehari, jika perlu, ditingkatkan
sampai 1 mg/hari selama 3- 4 hari. Mungkin diwajibkan lebih
dari 4 mg/hari
d. Kontraindikasi (A to Z drug facts)
Hipersensitivitas Benzodiazepin, glaucoma sudut terbuka.
e. Efek Samping (Martindale The Complete Drug Reference pg
960)
Depresi kadar enzim pada hati.
6. Ambroxol
a. Indikasi (Martindale The Complete Drug Reference pg 1550)
Untuk pengobatan pada batuk berdahak (Mukolitik), uricosuric

b. Mekanisme Kerja (Martindale The Complete Drug Reference


pg 1550)
c. Dosis (A to Z drug facts)
60 120 mg dalam dosis terbagi (Mukolitik)
d. Kontraindikasi (A to Z drug facts)
e. Efek Samping
7. Valsartan
a. Indikasi (A to Z drug facts)
Untuk pengobatan hipertensi dan gagal jantung
b. Mekanisme Kerja (A to Z drug facts)
Antagonis angiostensin II (Vasokontriktor dan Sekresi Aldosteron)
c. Dosis (A to Z drug facts)
1) Hipertensi
Dewasa : PO Dosis Awal : 80 mg tiap 4 jam, perawatan : 80
320 mg tiap 4 jam
2) Gagal Jantung
Dewasa : PO Dosis awal 40 mg 2 x 1, dicukupkan 80 160 mg 2
x 1 dan haru sampai pada dosis maksnya selama dapat
ditoleransi oleh pasien.
d. Kontraindikasi (Martindale The Complete Drug Reference pg
1420)
Pasien dengan kerusakan hati, Sirosis, dan obstruksi saluran
empedu.
e. Efek Samping (Martindale The Complete Drug Reference pg
1420)
Hepatotoksik
8. ISDN
a. Indikasi (A to Z drug facts)
Pengobatan dan pencegahan angina pektoris
b. Mekanisme Kerja (A to Z drug facts)
Relaksasi oto halus vena dan arteri vascular
c. Dosis (A to Z drug facts)
1) Angina Pektoris
Dwasa : Sub Lingual 2,5 5 mg; PO (Tbalet Chewable) 5 mg; PO
(Tablet Oral) 5 40 mg tiap 6 jam; PO (Tablet lepas lambat) 40
80 mg tiap 8 12 jam
2) Profilaksis Akut

Dewasa : PO (Tablet sublingual atau lepas lambat) 5 10 mg


tiap 2 3 hari
d. Kontraindikasi (A to Z drug facts)
Hipersentivitas nitrat, anemia parah, Glaukoma sudut tertutup,
hipotensi ortostatik, trauma kepala, hemoragik otak.
e. Efek Samping (Martindale The Complete Drug Reference pg
1317)
Sakit Kepala, Hipersensitivitas, Hemolisis
9. Ceftriaxon
a. Indikasi (A to Z drug facts)
Pengobatan infeksi pada daerah pernafasan bagian bawah, kulit,
tulang, system urinaria, infeksi intra abdomen, gonorrhea,
meningitis, septisemia, profilaksis, preoperatif
b. Mekanisme Kerja (A to Z drug facts)
Penghambatan sintesis mukopeptida pada dinding sel bakteri
c. Dosis (A to Z drug facts)
1) Infeksi
Dewasa : IV/IM 1-2 g/hari dalam dosis terbagi rata q 12 jam
(max 4 g/hari), anak-anak : IV/IM 50-75 mg/kg/hari dalam dosis
terbagi selama 12 jam (Max 2 g/hari)
2) Infeksi gonococal
Dewasa : IM 250 mg dalam dosis tunggal
3) Profilaksis pasca operasi
Dewasa : IV/IM 1 g dalam dosis tunggal - 2 hari sebelum
pembedahan
4) Menigitis pediatric
Anak-anak : IV/IM 75 mg/kg loading dose lalu 100 mg/kg/hari
dalam dosis terbagi selama 12 jam (Max 4 g/hari)
d. Kontraindikasi (A to Z drug facts)
Hipersensitivitas sefalosporin
e. Efek Samping (Martindale The Complete Drug Reference pg
237)
Diare, Hiperbilirubinemia (ikatan terhadap albumin),
Hipoprotembonemia karena memiliki cincin N-methylthiotriazine.
f. Simvastatin
a. Indikasi (A to Z drug facts)
Mengurangi kadar total kolesterol dan LDL pada pasien
hiperkolesterol tipe IIa dan IIb, dapat mereduksi resiko stroke dan
iskemia
b. Mekanisme Kerja (A to Z drug facts)

Meningkatkan eleminisai kolesterol dari darah, dan mereduksi


produksi kolesterol dengan menghambat enzim yang mengkatalisis
sintesis kolesterol (HMG Co-A reductase)
c. Dosis (A to Z drug facts)
Dewasa : 5 40 mg/hari pada malam hari
d. Kontraindikasi (A to Z drug facts)
Pasien dengan penyakit hati aktif, Ibu hamil dan menyusui
e. Efek Samping (Martindale The Complete Drug Reference pg
1390)
Gangguan GI, sakit kepala, penglihatan buram, pusing, insomnia,
dysgeusia
g. Allopurinol
a. Indikasi (A to Z drug facts)
Pengobatan Gout sekunder, hiperurisemia akibat kemoterapi pada
penderita kanker Table dan Injeksi : Regimen untuk pasien
leukemia,.
b. Mekanisme Kerja (A to Z drug facts)
Inhibitor kompetitif terhadap hipoxantin sehingga mengurangi
kadar asam urat yang dimetabolisme oleh xantin oksidase
c. Dosis (A to Z drug facts)
1) Kontrol Gout Hiperurisemia
Dewasa : PO 100 800 mg/hari. Untuk dosis lebih dari 300 mg
diberikan dalam dosis terbagi
2) Hiperurisemia sekuder yang terasosiasi dengan kanker
Anak-anak 5 10 tahun : PO 300 mg/hari
Anak-anak < 6 tahun 150 mg/hari
3) Pencegahan Nefropati Asam Urat
Dewasa : PO 600 800 mg/hari selama 2-3 hari
d. Kontraindikasi (A to Z drug facts)
Pertimbangan Umum
e. Efek Samping (Martindale The Complete Drug Reference pg
552)
Ruam pada kulit, hepatotoksik pada hati, efek hematological
termasuk trombositopenia, anemia aplastik, agranulositosis,
anemia hemolitik
h. Digoksin
a. Indikasi (A to Z drug facts)
Pengobatan CHF, fibrilasi atrial, flutter atrial, takikardi atrial
paroksimal, shok kardiogenik
b. Mekanisme Kerja (A to Z drug facts)

Meningkatkan kekuatan dan kecepatan kontraksi sistolik miokardial,


(inotropik +), denyut jantung lambat, mengurangi onduksi node
atrioventrikular
c. Dosis (A to Z drug facts)
Dewasa : digitalisasi cepat dengan dosis muat : IV 0,4 0,6 mg / PO
tablet 0,5 0,75 mg / kapsul 0,4 0,6 mg, dosis tambah dapat
diberikan pada interval 6-8 jam (IV 0,1 0,3 mg / PO tablet 0,125
0,375 mg / kapsul 0,1 0,3 mg) sampai respon klinis didapatkan.
Pada bayi dan anak-anak : digitalisasi cepat dengan dosis muat :
dosis disesuaikan dengan keadaan individu.
d. Kontraindikasi (A to Z drug facts)
Fibrilasi ventricular, takikardi ventricular, toksisitas digitalis,
hipersensitivitas digoksin
e. Efek Samping (Martindale The Complete Drug Reference pg
1259)
Mual muntah, anoreksia, diare, nyeri abdomen, sakit kepala, nyeri
pada wajah, kantuk
i. Vip Albumin
a. Indikasi (A to Z drug facts)
Pengobatan simptomatis atau pengobatan pada pasien yang shok
atau pingsan, terbakar, hipotrombinemia, sindrom gangguan
respiratory dewasa, bypass kardiopulmonary, gagal fungsi hati,
nefrosis akut, resuspensi eritrosit, hipotensi selama dialysis ginjal,
hiperbilirubinemia.
b. Mekanisme Kerja (A to Z drug facts)
Mengembalikan tekana osmosis plasma, membantu penghantaran
metabolit sementara pada transport dan pertukaran di jaringan
tubuh.
c. Dosis (A to Z drug facts)
1) Terbakar
Pengobatan awal adalah infuse kristaloid dalam jumlah besar
(NaCl + RL) dengan jumlah sedikit dari 5% albumin untuk
mengembalikan volume plasma secara adekuat, setelah 24 jam
pertama, jumlah albumin dan kristaloid harus mengembalikan
kadar plasma albumin 2,5 g 0,5 g/100 mL dari total plasma
5.2 g/100 mL
Normal Serum Albumin 5%
1) Pingsan
Berikan secara cepat untuk meningkatkan kondisi pasien dan
mengembalikan volume darah menjadi normal. Dwasa Dosis

awal : IV 500 mL Albumin 5% diberikan secara cepat jika


ditoleransi. JIka respon tidak adekuat selama 30 menit,
berikan dosis tambah 500 mL. Jika pasien dengan volume
darah rendah, keepatan 2 4 mL/menit. Anak-anak : IV
dengan kecepatan pemberian - dari kecepatan
pemberian untuk orang dewasa.
2) Hipoproteinemia
Untuk menggantikan protein yang hilang, 5% albumin dapat
diberikan
Human Albumin 25%
1) Pingsan
Dewasa dan anak-anak : dosis awal IV ditentukan dari kondisi
pasien dan respon pengobatan. Terapi diwasasi pada
kongesti vena pulmonal atau penentuan hemtokrit
2) Hipoproteinemia
Dewasa : IV 50 -75 g/hari dengan kecepatan tidak lebih dari
2 mL/menit. Anak-anak : IV 25 g/hari dengan kecepatan tidak
lebih dari 2 mL/menit
3) Nefrosis Akut
Dewasa : IV 100 mL 25% albumin dengan kombinasi diuretic
loop yang diulangi tiap hari selama 7 10 hari
4) Dialisis Ginjal
Dwasa : IV sekitar 100 mL albumin 25%
5) Hiperbilirubinemia dan eritroblastosis fetal
Neonatus dan bayi : IV 1g/Kg 1 2 jam sebelum transfusi
d. Kontraindikasi (A to Z drug facts)
Anemia parah, gagal jantung, insufiensi renal, nefrosis kronis,
hipoprotombonemia, malabsorpsi, protein losing enteropati,
insufifiensi pancreas.
e. Efek Samping (Martindale The Complete Drug Reference pg
1052)
Mual muntah, salvias meningkat, flushing, urtikaria, hipotensi,
takikardia, dan reaksi fibril.