Anda di halaman 1dari 20

By : Sodiq Permana, SE

KOMUNIKASI
VERBAL

KOMUNIKASI VERBAL adalah komunikasi dengan


menggunakan simbol-simbol verbal.
Bentuk komunikasi yang disampaikan komunikator
kepada komunikan dengan cara tertulis (written) atau
lisan (oral).
Mampu menyampaikan ide-ide, pemikiran atau
keputusan lebih mudah dibandingkan nonverbal.

Aspek-Aspek Komunikasi Verbal


1. Vocabulary (pembedaharaan katakata)
2. Racing (kecepatan)
3. Intonasi Suara
4. Humor
5. Singkat dan Jelas
6. Timing (waktu yang tepat)

Contoh Komunikasi Verbal


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Membuat dan mengirim surat


Memberi informasi ke pelanggan
Berdiskusi dalam satu tim kerja
Melakukan wawancara
Mengadakan pelatihan manajemen
Melakukan presentasi
Melakukan hubungan telepon

Keterampilan Komunikasi
Keterampilan komunikasi secara personal
sangat dibutuhkan untuk memuluskan tugas,
seperti mengungkapkan ide, negoisasi,
presentasi atau lobbying.
3 Aspek Kemampuan Komunikasi ;
1.Mendengar dengan efektif
2.Membuat dokumen dengan ejaan dan
kalimat yang tepat
3.Mengajukan pertanyaan yang tepat pada
saat waktunya

Cara melakukan Komunikasi Lisan


Kekuatan Kata; artinya jangan menggunakan
kata-kata yang sulit diucapkan/ dihafalkan, tetapi
gunakan kata yang lebih mudah dicerna.
Ragam Bahasa; pahami dan kuasai ragam
bahasa, baik yang resmi maupun tidak, baik
lisan maupun tulisan, agar lebih bisa fleksibel
dalam menghadapi suatu kondisi tertentu.
Kekuatan Suara; gunakan intonasi dan nada
suara, tempo, jeda dan ekspresi suara dengan
baik dan benar.

Hindari aksen daerah; tunjukkan karakter suara


yang tegas namun dengan tutur kata yang
teratur serta intonasi suara yang tepat
Menjadi pendengar aktif; komunikasi yg efektif
terwujud karena adanya keseimbangan antara
pembicara dan pendengar. Artinya bukan hanya
pandai bicara tp bisa juga bisa menjadi
pendengar yg aktif, dg sensitivitsa yg tinggi
sehingga terjadi respon yg positif.

Kerumitan Makna Kata


1. Bahasa daerah vs bahasa daerah
2. Bahasa daerah vs bahasa indonesia
3. Bahasa indonesia vs bahasa
Malaysia

Komunikasi Non Verbal


Pengertian
Larry A. Samovar dan Richard E.
Porter
Komunikasi non verbal adalah
mencakup semua rangsangan dalam
suatu setting komunikasi yang
dihasilkan oleh individu dan
penggunaan lingkungan oleh individu
yang mempunyai nilai pesan potensial
bagi pengirim atau penerima, baik
disengaja atau tidak disengaja

Contoh komunikasi non verbal ialah menggunakan


gerakisyarat, bahasa tubuh, akspresi wajah atau kontak
mata.
Mengerutkan dahi untuk menunjukkan seseorang
sedangberpikir.
Berpangku tangan utk menunjukkan seseorang sedang
melamun.
Membuang muka utk menunjukkan sikap menolak.
Menganggukan kepala utk menunjukkan tanda setuju
atau OK.

Fungsi
1.
2.
3.
4.

Perilaku non verbal dapat


mengulangi
perilaku verbal
Perilaku nonverbal dapat
menggantikan
perilaku verbal
Perilaku nonverbal dapat
meregulasi prilaku verbal
Perilaku nonverbal dapat
membantah
atau
bertentangan dengan prilaku
verbal

Tujuan Komunikasi Non Verbal

Menyediakan/memberikan informasi
Mengatur alur suatu percakapan
Mengekspresikan emosi
Memberikan sifat, melengkapi, menentang
atua mengembangkan pesan verbal
Mengendalikan atau mempengaruhi orang
lain

Klasifikasi Pesan Nonverbal


1. Bahasa Tubuh

- Isyarat tangan
- Postur tubuh dan
posisi kaki
- Ekspresi wajah dan
tatapan mata
- Gerakan kepala

2. Sentuhan
Menurut Heslin, terdapat 5 (lima) kategori
sentuhan, yaitu :
1. Fungsional-profesional
2. Sosial-sopan
3. Persahabatan-kehangatan
4. Cinta
5. Rangsangan

Bahasa dan Gerak tubuh


Mc. Garry tahun 1975 dlm bukunya Communication
Knowledge and Librarian membagi komunikasi
nonverbal ke dalam 3 kategori
1. The Objeck Languages; komunikasi yg diungkapkan
melalui pakaian dan setiap kategori benda lainnya spt:
perhiasan, meja, hiasan dinding, dll
2. Sign Languages; semua bentuk komunikasi dg kata2,
angka atau fungsi benda lainnya digantikan oleh gerak
(gesture)
3. Action Languages; komunikasi yg diungkapkan
melalui gerakan tubuh.

PERILAKU KINETIK
Perilaku k