Anda di halaman 1dari 4

Impetigo bulosa:

Disebabkan oleh stafilokok


Terjadi pada anak dan dewasa
Faktor yang mempengaruhi
-lebih banyak pada daerah tropis dengan
udara panas dan banyak debu.
Gejala:
-lokalisasi: ketiak,dada, punggung, derta
ekstremitas bawah atau atas
-efloresensi: tampak bula dengan dinding
tebal dan tipis, miliar hingga lentikular, kulit
sekitarnya tidak menunjukkan peradangan.
Tatalaksana:
-menjaga kebersihan dan menghilangkan
faktor-faktor predisposisi
-jika bula besar dan banyak, sebaiknya
dipecahkan .
Selanjutnya dibersihkan dengan
antiseptik(betadine) dan diberi salep
antibiotik ( kloramfenikol 2% atau
eritromisisn 3%).

Impetigo krustosa
Penyebab adalah sthapylococcus aureus
dan streptococcus beta hemolyticus
Terutama terjadi pada anak-anak
Daerah: lebih sering pada daerah tropis
musim panas.
Gejala:
Lokalisasi: daerah yang terpajan,
terutama wajah(sekitar hidung
mulut) tangan, leher, dan
ekstremitas.
Efloresensi: makula erimatosa miliar
sampai lentikular, difus. Anular,
sirsinar, pustula, krusta kuning
kecoklatan.
Tatalaksana:
Menjaga kebersihan kulit dengan
mandi pakai sabun sehari 2x
Jika krusta banyak, dilepas dengan
mencuci lalu diberi salep abtibiotik
seperti kloramfenikol 2% dan
teramisin 3%.

Furunkel : perasangan folikel


rambut dan jaringan
subkutan sekitarnya.
-penyebab : Staphtlococcus aureus
-dapat terjadi pada anak-anak & orang
muda
-lebih banyak dimusim panas karena
banyak keringat
-kebersihan dan higiene yang kurang
Gejala :
-lokalisasi: sering pada tubuh yang
berambut dan mudah terkena iritasi,
atau pada daerah yang lembab
seperti ketiak, leher, wajah dan
punggung.
-efloresensi: mulu-mula berupa makula
eritematosa lentikular
numularsetempat yang kemudian
menjadi nodula lentikular-numular
berbentuk kerucut.
Tatalaksana :
-higiene kulit harus ditingkatkan
-jika masih berupa infiltrat, topikal dapat
diberikan kompres salep iktiol
5%atau salep antibiotik.

Karbunkel: beberapa furunkel


yang dibatasi oleh trabekula
fibrosa.
-penyebab: staphylococcus aureus
- umur: anak-anak dan dewasa
-sering terjadi karena higieni yg kurang
Gejala :
-lokalisasi: tenguk,punggung dan bokong.
-Efloresensi : makula eritematosa
kemudian menjadi nodula lentikular
hingga numular, regional, dan tampak
fistula mengeluarkan sekret
putih/kental.
Tatalaksana :
Umum
-usaha untuk mengatasi faktor
predisposisi seperti obesitas, Dm, dan
hiperhidrosis.
-menjaga kebersihan dan mencegah lukaluka kulit.
Khusus
-topikal: jika masih infiltrat diberi salep
iktiol 10%, jika lesi matang , lakukan
insisi dan aspirasi, dipasang drainase,
lalu dikompres.

Anda mungkin juga menyukai