Anda di halaman 1dari 9

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Alasan saya memilih mengkudu sebagai bahan untuk membuat makalah ialah: Selain
buah, ternyata daun mengkudu yang punya nama latin Morinda Citrifolia pun
mempunyai khasiat yang tak kalah hebat dibanding dengan buahnya, salah satunya
menurut para leluhur dulu yaitu sebagai obat untuk pelangsing tubuh setelah
dikombinasikan dengan bahan-bahan lain dengan cara dibuat minuman. Minuman
tersebut tentu saja lebih bagus dibanding dengan obat karena alamiah tanpa melibatkan
bahan kimia. Tentu saja terapi pengobatan dengan cara alamiah tidak secepat terapi
secara kimia, oleh sebab itu diperlukan ketelatenan dan menyingkirkan rasa bosan untuk
mengkonsumsi obat alamiah.
1.2. Rumusan Masalah
Bagaimana jika daun dari mengkudu ini dibuat bahan obat setelah melakukan beberapa
analisis dan pertimbangan-pertimbangan yang diambil. Bukan hanya buahnya yang
dibuat obat tetapi daunnya juga.
1.3. Tujuan Penulisan
Adalah untuk mengetahui apa/untuk apa saja sebenarnya buah dan daun mengkudu itu.
1.4. Manfaat Penulisan
Dapat memberikan semua informasi tentang Mengkudu.
1.5. Metode Penulisan
Metode yang digunakan dalam penysusunan makalah ini adalah berdasarkan kajian
pustaka dan/atau berdasarkan sumber-sumber pengetahuan yang dapat diperoleh seperti
media cetak dan/atau media elektronik.

TINJAUAN PUSTAKA

1.

MENGKUDU (Morinda citrifolia)


Mengkudu (MORINDA CITRIFOLIA) termasuk jenis kopi-kopian. Mengkudu dapat
tumbuh di dataran rendah sampai pada ketinggian tanah 1500 meter diatas permukaan

laut. Mengkudu merupakan tumbuhan asli dari Indonesi. Tumbuhan ini mempunyai
batang tidak terlalu besar dengan tinggi pohon 3-8 m. Daunnya bersusun berhadapan,
panjang daun 20-40 cm dan lebar 7-15 cm. Bunganya berbentuk bungan bongkol yang
kecil-kecil dan berwarna putih. Buahnya berwarna hijau mengkilap dan berwujud buah
buni berbentuk lonjong dengan variasi trotol-trotol. Bijinya banyak dan kecil-kecil
terdapat dalam daging buah. Pada umumnya tumbuhan mengkudu berkembang biak
secara liar di hutan-hutan atau dipelihara orang pinggiran-pinggiran kebun rumah.
Nama Lokal :
Mengkudu (Indonesia), Pace, Kemudu, Kudu (Jawa); Cengkudu (Sunda), Kodhuk
(Madura), Wengkudu (Bali), Mangkudu (sulut);
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Hipertensi, Sakit kuning, Demam, Influenza, Batuk, Sakit perut; Menghilangkan sisik
pada kaki;
Pemanfaatan :
1) Hipertensi
Bahan: 2 buah Mengkudu yang telah masak di pohon dan 1 sendok makan madu.
Cara Membuat: buah mengkudu diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur
dengan madu sampai merata dan disaring. Cara menggunakan: diminum dan diulangi
2 hari sekali.
2) Sakit Kuning
Bahan: 2 buah Mengkudu yang telah masak di pohon dan 1 potong gula batu.
Cara Membuat: buah mengkudu diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur
dengan madu sampai merata dan disaring.
Cara menggunakan : diminum dan diulangi 2 hari sekali.
3) Demam (masuk angin dan infuenza)
Bahan: 1 buah Mengkudu dan 1 rimpang kencur;
Cara Membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih
hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring.
Cara menggunakan : diminum 2 kali 1 hari, pagi dan sore.
4) Batuk
Bahan: 1 buah Mengkudu dan genggam daun poo (bujanggut);
Cara Membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih
hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring.
Cara menggunakan : diminum 2 kali 1 hari, pagi dan sore.
5) Sakit Perut
Bahan: 2-3 daun Mengkudu
Cara Membuat: ditumbuk halus, ditambah garam dan diseduh air panas.
Cara menggunakan: setelah dingin disaring dan diminum.

Mengkudu

6) Menghilangkan
Bahan:
buah
masak di pohon.
Cara
yang
bersiisik
mengkudu tersebut
dibiarkan selama
dibersihkan dengan
dengan air hangat.

Komposisi :
Buah
buni
telah
masak
tidak sedap, namun
yang
berkhasiat
kandungan
zat
morinda
diol,
damnacanthal,
dan sorandiyiol.

sisik pada kaki


Mengkudu yang

sudah

menggunakan: bagian kaki


digosok dengan buah
sampai
merata,
dan
5-10 menit, kemudian
kain bersih yang dibasahi

Leaves and fruit of Morinda


citrifolia

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:

Plantae

tumbuhan mengkudu yang


mempunyai aroma yang
mengandung sejumlah zat
untuk pengobatan. Adapun
tersebut
antara
lain
morindone,
morindin,
metil asetil, asam kapril

(tidak termasuk) Eudicots


(tidak termasuk) Asterids

2. Klasifikasi Tanaman
3. Ciri-ciri umum
Pohon
Pohon mengkudu
tingginya antara 4bengkok, berdahan
akar
tunggang
Kulit
batang
cokelat kekuningdangkal,
tidak
bersegai
empat.
sepanjang tahun.
sekali
dibelah
digunakan untuk

Ordo:

Gentianales

Famili:

Rubiaceae

Genus:

Morinda

Spesies:

M.
citrifolia

Nama binomial
Morinda citrifolia

Mengkudu

tidak
begitu
besar,
6 m. batang bengkokkaku, kasar, dan memiliki
yang tertancap dalam.
cokelat keabu-abuan atau
kuniangan,
berbelah
berbulu,anak cabangnya
Tajuknya suklalu hijau
Kayu mengkudu mudah
setelah dikeringkan. Bisa
penopang tanaman lada.

Daun
Berdaun tebal mengkilap. Daun mengkudu terletak berhadap-hadapan. Ukuran daun
besar-besar, tebal, dan tunggal. Bentuknya jorong-lanset, berukuran 15-50 x 5-17 cm.
tepi daun rata, ujung lancip pendek. Pangkal daun berbentuk pasak. Urat daun
menyirip. Warna hiaju mengkilap, tidak berbulu. Pangkal daun pendek, berukuran 0,52,5 cm. ukuran daun penumpu bervariasi, berbentuk segi tiga lebar. Daun mengkudu
dapat dimakan sebagai sayuran. Nilai gizi tinggi karena banyak mengandung vitamin
A.
Bunga
Perbungaan mengkudu bertipe bonggol bulat, bergagang 1-4 cm. Bunga tumbuh di
ketiak daun penumpu yang berhadapan dengan daun yang tumbuh normal. Bunganya
berkelamin dua. Mahkota bunga putih, berbentuk corong, panjangnya bisa mencapai
1,5 cm. Benang sari tertancap di mulut mahkota. Kepala putik berputing dua. Bunga
itu mekar dari kelopak berbentuk seperti tandan. Bunganya putih, harum.
Buah
Kelopak bunga tumbuh menjadi buah bulat lonjong sebesar telur ayam bahkan ada
yang berdiameter 7,5-10 cm. Permukaan buah seperti terbagi dalam sel-sel poligonal
(segi banyak) yang berbintik-bintik dan berkutil. Mula-mula buah berwarna hijau,
menjelang masak menjadi putih kekuningan. Setelah matang, warnanya putih
transparan dan lunak. Daging buah tersusun dari buah-buah batu berbentuk piramida,
berwarna cokelat merah. Setelah lunak, daging buah mengkudu banyak mengandung
air yang aromanya seperti keju busuk. Bau itu timbul karena pencampuran antara
asam kaprik dan asam kaproat (senyawa lipid atau lemak yang gugusan molekulnya
mudah menguap, menjadi bersifat seperti minyak atsiri) yang berbau tengik dan asam
kaprilat yang rasanya tidak enak. Diduga kedua senyawa ini bersifat aktif sebagai
antibiotik.

4. Kandungan Mengkudu

Zat nutrisi: secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap.
Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, viamin, dan mineral penting,
tersedia dalm jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu. Selenium, salah satu
mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat. Berbagai
jenis senyawa yang terkandung dalam mengkudu : xeronine, plant sterois,alizarin,
lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elemens,
phenylalanine, magnesium, dll.

Terpenoid. Zat ini membantu dalam proses sintesis organic dan pemulihan sel-sel
tubuh.

Zat anti bakteri.Zat-zat aktif yang terkandung dalam sari buah mengkudu itu dapat
mematikan bakteri penyebab infeksi, seperti Pseudomonas aeruginosa, Protens
morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli. Zat anti
bakteri itu juga dapat mengontrol bakteri pathogen (mematikan) seperti Salmonella
montivideo, S . scotmuelleri, S . typhi, dan Shigella dusenteriae, S . flexnerii, S .
pradysenteriae, serta Staphylococcus aureus.

Scolopetin. Senyawa scolopetin sangat efektif sebagi unsur anti peradangan dan antialergi.

Zat anti kanker. Zat-zat anti kanker yang terdapat pada mengkudu paling efektif
melawan sel-sel abnormal.

Xeronine dan Proxeronine. Salah satu alkaloid penting yang terdapt di dalam buah
mengkudu adalah xeronine. Buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine,
tapi banyak mengandung bahan pembentuk (precursor) xeronine alias proxeronine
dalam jumlah besar. Proxeronine adalah sejenis asam nukleat seperti koloid-koloid
lainnya. Xeronine diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak
aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.

5. Mengkudu berfungsi untuk !!!


a)
b)
c)
d)
e)
f)
g)
h)

Meningkatkan daya tahan tubuh


Menormalkan tekanan darah
Melawan tumor dan kanker
Menghilangkan rasa sakit
Anti-peradangan dan anti-alergi
Anti bakteri
Mengatur siklus suasana hati (mood)
Mengatur siklus energy tubuh

6. Khasiat-Khasiat Tambahan
Mengkudu memiliki khasiat-khasiat lain yang belum dibuktikan secara medis, namun
secara empiris telah banyak orang yang mengalami perbaikan dan peningkatan kesehatan
setelah mengkonsumsi sari buahnya. Beberapa problem kesehatan yang dapat diatasi
dengan menggunakan Mengkudu:

Sistem pencernaan: Perut kembung, luka pada usus halus, radang lambung, muntahmuntah dan keracunan makanan.

Sistem pernapasan: Batuk,bronchitis, sakit tenggorokan, TBC, kolera, demam pada


bayi, sinusitis, asma.

Sistem kardiovaskular: Kolesterol tinggi, penebalan otot jantung, meningkatkan


transportasi oksigen di dalam sel.

Penyakit kulit: Luka bakar, luka, kudis, bisul, selulit, cacing kulit, ketombe, kurap,
dan radang pada kulit, borok pada kulit, dan masalah-masalah pada kulit lainnya.

Mulut dan tenggorokan: Radang tenggorokan, gusi berdarah, batuk, sariawan, sakit
gigi.

Gangguan menstruasi: Sindrom pramenstruasi, siklus haid yang tidak teratur, nyeri
pada waktu haid.

Awet muda: Sari buah Mengkudu dapat digunakan sebagai tonik untuk mengatasi
keriput akibat proses penuaan.

Penyakit-penyakit dalam tubuh: Diabetis, hepatitis kronis, sakit pinggul, sakit


kepala, gangguan fungsi ginjal, kencing batu, ganguan pada hormon tiroid.

7. Cara Memanfaatkan Daun Mengkudu


Sediakan:
1. Segenggam penuh daun mengkudu
2. Segenggam penuh daun kemuning jawa
3. Temu giring 1/2 jari kelingking
4. Jeruk nipis 1/2 butir

Cara membuat:
1. Tumbuk semua bahan tersebut menjadi satu sampai halus

2. Bahan yang telah ditumbuk tersebut kemudian diberi air matang satu gelas (200
cc), aduk sampai rata
3. Peras dengan kain untuk memisahkan air dengan ampasnya
Minumlah ramuan tersebut setiap pagi sebelum makan. Apabila Anda kurang suka dengan
rasa sepatnya boleh ditambahkan sedikit madu.
Selain minum ramuan tersebut tentu saja ditunjang dengan pola makan yang benar,
misalnya hindari makanan yang berlemak, berkarbohidrat tinggi, kebiasaan ngemil,
makan sebelum tidur, minum minuman yang manis, minum alkohol.
Perbanyak makan sayur dan buah, kalau perlu kurangi makanan yang berkabohidrat
tinggi, misalnya nasi diganti jagung atau ubi atau kentang, tidur yang cukup, serta tidak
lupa olah raga yang teratur.

8. Perumusan Masalah
Ternyata berdasarkan penjelasan diatas, bukan hanya buahnya yang dapat digunakan
sebagai obat tetapi daunnya juga dapat digunakan sebagai bahan obat, yaitu:
-

Dapat dibuat sebagai bahan obat alamiah untuk sakit perut


Dapat dibuat sebagai bahan obat alamiah pelangsing
Juga dapat dibuat sebagai sayuran untuk dimakan

Oleh sebab itu untuk mengetahui hasil bahan yang lebih baik lagi, saya harus
mengusulkan penelitian, sehingga dapat memperoleh hasil yang lebih baik, tepat, dan
akurat. Semakin kita mengikuti aturan pakai dalam pengobatan maka akan mendapatkan
hasil yang baik untuk tubuh kita sendiri.