Anda di halaman 1dari 5

MENISKUS ZAT CAIR, PENIMBANGAN SELISIH,

PEMBACAAN SKALA PADA ALAT GELAS


MENISKUS ZAT CAIR
Meniskus adalah garis lengkung permukaan cairan yang disebabkan
adanya gaya kohesi/ adhesi zat cair dengan alat ukur.
Miniskus ada 2 macam, yaitu :
1. Meniskus bawah : permukaan zat cair berada dalam alat ukur sempit
yang tampak melengkung ke bawah.
2. Meniskus atas : permukaan zat cair berada dalam tabung/bejana
sempit yang tampak melengkung ke atas.
Cara pembacaan meniskus pada alat ukur :
- Untuk larutan tidak berwarna, pembacaan miniskus yang berlaku
adalah miniskus bawah.
- Untuk larutan bening, pembacaan miniskus yang berlaku adalah
miniskus bawah.
- Untuk larutan pekat, pembacaan miniskus yang berlaku adalah
miniskus atas.
Saat sedang membaca skala, alat ukur sebaiknya diletakkan di tempat
yang datar dan di baca sejajar dengan mata.

PENIMBANGANSELISIH
Menimbangselisih:caramenimbanguntukzatyangmenempel
pada wadah timbangan yang digunakan, jika zat ditimbang tersebut
dipindahkan kedalam wadah yang diinginkan sehingga pada
penimbangandilebihkankirakiraberatzatyangmenempelpadawadah
timbnaganagarberatzatyangditimbangsesuaidenganberatzatyang
diinginkan. Dalam penimbangan selisih, dapat menggunakan rumus :
(Berat wadah timbang + zat Berat wadah timbang + sisa zat yang
menempel=Beratzat(g)).
Untukmemeriksaapakahmasihadasisazatyangmenempelpadawada
timbang,dapatmenggunakanrumus:(Beratwadahtimbnag+zatsisa

yang menempel Berat wadah timbang kosong = Berat zat yang


menempelpadawadahtimbang(g)).

PEMBACAAN SKALA PADA ALAT GELAS


1. Buret. Ukurannya mulai dari 5 dan 10 ml dengan
skala 0,01 ml, 25 ml dan 50 ml dengan skala 0,05 ml.
2. Buret ada 3 jenis, yaitu :
a.

Buret Biasa (dapat menggunakan meniskus atas


maupun meniskus bawah).

b.

Buret shelbach (dapat menggunakan meniskus atas


maupun meniskus bawah).

c. Buret coklat (menggunakan meniskus bawah).

Gambar buret di atas, volume terbaca 24,10 mL.


Angka 0 berada pada bagian bawah buret dan angka 50
berada pada bagian atas buret.
Cara membaca skala pada buret :
Perhatikan tanda miniskus. Pada gambar memakai
miniskus atas.
Lihat gambar. Miniskus berada pada garis 24 ml.
Berarti ini menunjukkan bahwa volume zat tersebut
berkisar diangka 24 ml (ketelitian: ada 2 angka dibelakang
koma). Garis panjang: 0,50 ml dan garis pendek: 0,10 ml.

Lihat gambar. Berarti volume zat tersebut berkisar antara


24,10 ml (menunjukan bertambah 0,10ml). Walaupun
demikian, tidak selalu meniskus pada buret sejajar dengan
garis volume yang ada. Seperti yang terlihat di gambar,
meniskus buret berada diantara garis volume 24,10 ml
dan 24,20 ml. Jika berada di tengah-tengah antara garis
24,10 ml-24,20 ml, maka volume dibaca 0,05 ml. Namun,
jika berada di atas 0,05 dapat dibaca 0,01 ml atau 0,03 ml
dan jika berada di bawah 0,05 dapat dibaca 0,07 ml atau
0,09 ml (memakai angka ganjil). Pembacaan volume
buret dibaca dari atas ke bawah. Jadi, volume buret pada
gambar adalah 24,15 ml.
Cara menentukan volume zat pada buret : dengan
memakai rumus
(volume akhir volume awal = volume zat (ml)).

2. Gelas Ukur menggunakan meniskus bawah dan


meniskus atas. Ukuran: 10mL, 25mL, 50mL, 100mL,
250mL, 500mL, 1000mL dan 2000mL.
Cara membaca volume pada gelas ukur : masukkan cairan
yang akan diukur lalu tepatkan dengan pipet tetes sampai
skala yang diinginkan. Bagian terpenting dalam membaca
skala di gelas ukur tersebut adalah : garis singgung skala
harus sesuai dengan meniskus cairan.

Cara menentukan volume zat pada gelas ukur : dengan


membaca meniskus pada gelas ukur.

3. Pipet volumetrik (Pipet Seukuran) menggunakan


meniskus atas dan meniskus bawah. Ukuran : 5 ml, 10 ml,
25 ml dan 50 ml. Pada pipet seukuran hanya ada satu
garis tanda batas volume , yaitu : pada bagian atas untuk
mengisap.

Cara menentukan volume pada pipet volumetrik : dengan


melihat meniskus zat yang sedang digunakan. Misalkan,
jika meniskus zat berada tepat pada 25 ml, berarti ini
menunjukan bahwa volume zat tersebut adalah 25 ml.

4. Labu Erlenmeyer. Ukurannya mulai dari 10 ml sampai 2


L.

Cara menentukan volume pada labu erlenmeyer : dengan


melihat meniskus zat yang sedang digunakan. Misalkan,
jika meniskus zat berada tepat pada 10 ml, berarti ini
menunjukan bahwa volume zat tersebut adalah 10 ml