Anda di halaman 1dari 59

KISI-KISI PENGAWASAN

PENGELOLAAN LIMBAH B3 TERHADAP


PENGHASIL LIMBAH B3

Disampaikan oleh:
Ir. Achmad Gunawan, W., MAS
Asisten Deputi Urusan Pengelolaan Limbah B3 dan
Pemulihan Lahan Terkontaminasi Limbah B3
Deputi IV MENLH

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan


Deputi IV Bidang Pengelolaan B3, LB3 dan Sampah
Asdep PLB3 dan Pemulihan Lahan Terkontaminasi
LB3

Topik Bahasan
1. DasarHukumPengawasanPengelolaanLB3
2. HalHalYangHarusDiawasidalam
PengelolaanLB3
3. HalHalyangWajibDilakukan
PPLH/PengawasLapangan
4. TindakLanjutPengawasan
5. Penutup

1
Dasar Hukum Pengawasan
Pengelolaan LB3

Pengawasan Lingkungan Hidup


a

Menteri/
Gubernur/
Bupati/Walikota

Pengawasan

(sesuai kewenangannya)

PENANGGUNG JAWAB
USAHA dan/atau KEGIATAN

dapat mendelegasikan
kewenangannya dalam
melakukan pengawasan
kepada pejabat/instansi
teknis yang bertanggung
jawab di bidang
perlindungan dan
pengelolaan lingkungan
hidup

Tingkat
Ketaatan

Menetapkan
Pejabat Pengawas
Lingkungan Hidup

PUU Bidang
PPLH
Izin Lingkungan
Sumber: Pasal 71 75
UU 32/2009 tentang
PPLH

Tujuan, Sasaran dan Ruang Lingkup Pengawasan Penaatan LH

KeputusanMENLHNo.56Tahun2002
Memantau
Datadan
informasi
secaraumum
berupafakta
fakta

kinerja atau
status
ketaatan

Mengevaluasi
Menetapkan Status
Ketaatan

Penanggungjawab
Usaha dan atau
Kegiatan

Ruang Lingkup Pengawasan


AspekPUUPPLH
AspekPerizinan
AspekKesiagaandanTanggap
Darurat,

1. Kewajibanyangtercantum
dalamPUUPPLH.
2. Kewajibanuntukmelakukan
pengelolaanlingkungandan
pemantauanlingkungan
sebagaimanatercantum
dalamdokumenAMDAL atau
UKL-UPL ataupersyaratan
lingkunganyangtercantum
dalamizinyangterkait

Dasar Hukum Pengawasan dan


Pengelolaan Limbah B3
UU32/2009ttgPerlindungan&PengelolaanLH
PP18/1999JoPP85/1999ttgPengelolaanLimbahB3
PP27/2012ttgIzinLingkungan
KepmenLH56/2002ttgPedomanumumPengawasanPenaatanLH
bagiPejabatPengawas;
Kepmen LH 57/2002 ttg Tata kerja Pejabat Pengawas LH di
KementerianLingkunganHidup;
Kepmen LH 58/2002 ttg Tata kerja Pejabat Pengawas LH di
Provinsi/Kab/Kota;
Kepmen LH 07/2001 ttg Pejabat Pengawas LH dan Pejabat
PengawasLHDaerah;
PP 38/2007 ttg Pembagian Urusan Pemerintahan antara
Pemerintah,PemdaProv&PemdaKab/Kota;
Permen LH 30/2009 ttg Tata Laksana Perizinan & Pengawasan
Pengelolaan LB3 serta Pengawasan Pemulihan akibat Pencemaran
LB3olehPemda
1

Dasar Hukum Pengawasan dan


Pengelolaan Limbah B3

(Lanjutan)

PermenLHNo.18/2009ttgTataCaraPerizinanPLB3;
Kepdal 01/BAPEDAL/09/1995 ttg Tata Cara & Persyaratan
TeknisPenyimpanan&PengumpulanLB3;
Kepdal02/BAPEDAL/09/1995ttgDokumenLB3;
Kepdal 03/BAPEDAL/09/1995 ttg Persyaratan Teknis
PengolahanLimbahB3;
Kepdal 04/BAPEDAL/09/1995 ttg Tata Cara Penimbunan Hasil
Pengolahan, Persyaratan Lokasi Bekas Pengolahan & Lokasi
PenimbunanLB3;
Kepdal05/BAPEDAL/09/1995ttgSimbol&LabelLimbahB3
Kepdal 255/BAPEDAL/08/1996 ttg Tata cara & persyaratan
penyimp&pengumpulanminyakpelumasbekas.
KepmenLHNo.128/2003ttgTataCaradanPersyaratanTeknis
PengelolaanLimbahMinyakBumiSecaraBiologis;

Dasar Hukum Pengawasan dan


Pengelolaan Limbah B3

(Lanjutan)

Keppres61/1993ttgPengesahanBaselconventiononthe
controloftransboundaryMovementofHazardousWasteand
TheirDisposal
PermenLHNo05/2009ttgPengelolaanLimbahdiPelabuhan;
PermenLHNo33/2009tentangTataLaksanaPemulihanLahan
terkontaminasiLB3
PermenLHNo.02/2008ttgPemanfaatanLimbahB3;
PermenLHNo05/2012ttgUsahadan/atauKegiatanyang
wajibAMDAL

2
Hal-Hal Yang Harus Diawasi
dalam Pengelolaan LB3

TolokUkurPenaatan

Kata kunci tolokukur ketaatan dalam peraturan adalah


katakata:
larang, wajib, syarat, izin, dan/atau sanksi, yang
berlakubagipenanggungjawabusaha/kegiatan:
Pada Peraturan Perundangan (UU, PP, PERMEN,
KEPMEN,KEPKABAPEDAL,dll)
PadaIzinLingkungan
Pada Izin PPLH terkait PLB3 (Izin Penyimpanan
Sementara, Izin Pengumpulan, Izin Pemanfaatan, Izin
Pengolahan,
Izin
Penimbunan,
Rekomendasi
Pengangkutan)

Ketentuan-Ketentuan Dalam
Pengelolaan Limbah B3

KETENTUAN PENGELOLAAN LIMBAH B3


Pasal59Ayat1s/d6UU32/2009
Setiap orang yang menghasilkan limbah B3 wajib melakukan
pengelolaanlimbahB3yangdihasilkan.
Dalam hal B3 yang telah kadaluarsa, pengelolaannya mengikuti
ketentuanpengelolaanlimbahB3.
Dalam hal setiap orang tidak mampu melakukan sendiri pengelolaan
limbahB3,pengelolaannyadiserahkankepadapihaklain.
Pengelolaan limbah B3 wajib mendapat izin dari Menteri, Gubernur,
atauBupati/Walikotasesuaidengankewenangannya.
Menteri, Gubernur, atau Bupati/Walikota wajib mencantumkan
persyaratanlingkunganhidupyangharusdipenuhidankewajibanyang
harusdipatuhipengelolalimbahB3dlmizin.
Keputusanpemberianizinwajibdiumumkan

1)
2)
3)
4)
5)

6)

LARANGANDALAMPENGELOLAANB3DANLIMBAHB3

Pasal69Ayat1UU32/2009
Setiaporangdilarang:
butirb. MemasukkanB3yangdilarangmenurutperUUke
dalamwilayahNKRI
butirc. Memasukkanlimbahyangberasaldariluarwilayah
NKRI ke media lingkungan hidup NKRI (Pasal
penjelasan:kecualibagiygdiaturdalamperaturan
peruu)
butird. MemasukkanlimbahB3kedalamwilayahNKRI
butire. Membuanglimbahkemedialingkunganhidup
butirf.MembuangB3danlimbahB3kemedialingkungan
hidup

Definisi Pengelolaan Limbah B3


(Pasal 1 butir 23 UU 32/2009)
Pengelolaan Limbah B3 adalah kegiatan yang
meliputi pengurangan, penyimpanan,
pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan,
pengolahan dan/atau penimbunan limbah B3.

PengelolaanLimbahB3
CRADLETOGRAVE
PENGELOLAANLANJUTAN

PENGHASILLIMBAHB3
(Generator)

DIMANFAATKAN/DIOLAH/
DITIMBUNSENDIRI
DIDALAMPABRIK(izin)

IdentifikasiLB3ygdihasilkan

PENYIMPANANSEMENTARALB3

PENGUMPULLIMBAHB3yg
telahmemilikiizin

1)

IzinTPSLB3

2)

PersetujuanPenyimpanan>90hari
apabila:

LB3dihasilkan<50kg/hari

3)

PencatatanLB3danPelaporanKegiatan
penyimpanansertapengelolaanLB3
lebihlanjut

PEMANFAAT/PENGOLAH/PENIMB
UNLIMBAHB3ygtelahmemiliki
izin

JumlahLB3yang
dihasilkan

SistemManifest

JumlahLB3yg
dimanfaatkan/
diolah/ditimbun

DASAR HUKUM
PERIZINAN DAN KEWAJIBAN PENGELOLAAN LIMBAH B3
Undang-undang RI No. 32 / 2009 Tentang
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup :
- Setiap orang yang menghasilkan limbah B3 wajib
melakukan pengelolaan limbah B3 yang dihasilkan
(Pasal 59 ayat 1);
- Pengelolaan limbah B3 wajib mendapat izin dari Menteri,
Gubernur, Bupati/Walikota sesuai dengan kewenangannya
(Pasal 59 ayat 4)

PP No. 18 Tahun 1999 Ttg Pengelolaan Limbah B3 :


- Pasal 9 s/d Pasal 26 : pelaku pengelola limbah B3 (penghasil,
pengumpul, pengangkut, pemanfaat, pengolah dan/atau
penimbun limbah B3) wajib melakukan pengelolaan limbah
B3 sesuai ketentuan yang berlaku;
- Pasal 40 ayat (1) : setiap badan usaha yang melakukan
kegiatan pengelolaan limbah B3 wajib memiliki izin dan atau
rekomendasi PLB3

KewenangandalamPerizinandan
PengawasanPLB3
Pengelolaan
Limbah B3

Perizinan
Pusat

Provinsi

Penyimpanan

Pengawasan

Kab/Kota

Pusat

Provinsi

Kab/Kota

Pengumpulan

Pengangkutan

Pemanfaatan

Pengolahan

Penimbunan

Cat:izinPengumpulanolibekasmasihpusat

MekanismePengelolaanLimbahB3
Yang wajib Asuransi dan dlm
akte notaris tertera bid atau
sub bidang pengelolaan LB3
(2), (3), (4), (5), (6)
Dapat sebagai : Pemanfaat
dan/atau Pengolah
dan/atau Penimbun

Penghasil
(1)

Pengangkut
(2)

Keterangan :
Pengangkutan LB3 hanya
diperkenankan apabila
penghasil telah melaksanakan
kontrak kerjasama dengan
pihak pengelola Limbah B3
Kegiatan Pengumpulan LB3
hanya diperkenankan apabila :
- telah tersedia teknologi
pemanfaatan LB3 dan/atau
- telah memiliki kontrak
kerjasama dengan pihak
pengolah dan/atau
penimbun limbah B3.

Recovery
Pemanfaat
(3)

SNI/SAE/dll
Recycle
Reuse

Pengangkut
(2)

Pengumpul
SkalaNas
(4)

Pengangkut
(2)

Pengolah
(5)

Pengguna
(7)
Pengangkut
(2)

Penimbun/
Landfiller
(6)
Pengangkut
(2)

Identifikasi Limbah B3

Sumber , Karakteristik dan Toksikologi Limbah B3


Identifikasi
Limbah B3
Sumber

Karakteristik

Toksikologi

Uraian
Jenis limbah B3 menurut sumbernya meliputi :
a) Limbah B3 dari sumber tidak spesifik
(Lampiran I
tabel 1 PP 85/1999);
b) Limbah B3 dari sumber spesifik (Lampiran I tabel 2
PP 85/1999);
c) Limbah B3 dari bahan kimia kadaluarsa, tumpahan,
bekas kemasan, buangan produk yang tidak
memenuhi spesifikasi (Lampiran I tabel 3 PP
85/1999).
a. mudah meledak;
Kriteria karakteristik
b. mudah terbakar;
berdasarkan Penjelasan
c. bersifat reaktif;
Pasal 7 (ayat 3) PP 85/1999
d. beracun;
e. menyebabkan infeksi; dan
f. bersifat korosif
-

Uji toksikologi sifat akut : Nilai LD50 50 mg/kg


BB;
Uji toksikologi sifat kronis : Memiliki salah satu
atau lebih zat pencemar dlm Lamp III PP 85/1999

Tata Cara Identifikasi Limbah B3


Sumber
Limbah
LAMPIRAN I
PP 85 / 99

Tidak

Ya

Ya

Tidak
Tidak

Karakteristik Berbahaya:
Mudah
Mudah
- Mudah terbakar
Terbaka
- Meledak
Mudah meledak
r
- ReaktifInfeksius
- Reakti
Korosif
Korosi
- Infeksius
f

Beracu
Beracun
n

LIMBAH

LIMBAH
B3

BMTCLP

50 mg / kg BB
Ya

TCLP Test
Lampiran II PP 85/1999
< BMTCLP < BMTCLP
LD 50
> 50
50 mg/kg
mg/kg BB
BB
>
Sifat Kronis
Lampiran III PP 85/1999
Tidak
LIMBAH
Non B3

3
Hal-Hal yang Wajib Dilakukan
PPLH/Pengawas Lapangan

Sasaran Usaha/Kegiatan yg Diawasi


(Target Operasi)

PenanggungJawab
Usahadan/atauKegiatan

1.

PenghasilLimbahB3(Generator)

2.

PemegangizinpengelolaLimbahB3(Pengumpul,Pengangkut,Pemanfaat,

PengolahdanPenimbunLimbahB3)

LingkupKegiatanPengawasan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Persiapan
Prosesdanprosedurmasukindustri
Pertemuanpembukaan
Reviewdokumenteknis
Pemeriksaanfasilitasunitprosesproduksi
PemeriksaanfasilitasdanpengelolaanlimbahB3
Pengambilancontohuji(jikadiperlukan)
PembuatanBeritaAcara
Pertemuanpenutup
Pelaporan

Tahap Persiapan
1. Menyiapkan kelengkapan administrasi, yaitu;
a.Surat penugasan;
b.Tanda pengenal;
c.Formulir berita acara yang diperlukan dalam pelaksanaan
pengawasan.
2. Mempelajari Peraturan/Dokumen/Referensi yang terkait
dengan pengelolaan limbah B3, antara lain:
a. Riwayat ketaatan usaha dan atau kegiatan dalam pengelolaan
limbah B3;
b. Izin yang terkait dengan pengelolaan limbah B3;
c. Peraturan/ referensi yang terkait dengan obyek pengawasan;
d. Dokumen lain yang terkait dengan status ketaatan kegiatan
yang bersangkutan;
e. Menyusun rencana kerja yang akan dilakukan dalam
pelaksanaan pengawasan.
3. Menyiapkan Perlengkapan, antara lain: kamera, alat sampling,
peralatan pelindung diri, dll.

LingkupPengawasanPLB3
I.Administrasi/Dokumentasi:

PerizinanPLB3
PelaporanPLB3
MoU
Manifest

II.Teknis
Penyimpanan
Pemanfaatan
Pengiriman/Pengangkutan
Pengumpulan
Pengolahan
Penimbunan

I.Pengawasan
Administrasi/Dokumentasi
PerizinanPLB3
PelaporanPLB3
ManifesdariPengangkut
MoU antara penghasil
PengelolaLimbahB3

dan

Peta Rekapitulasi Jumlah Sebaran PLB3 di Indonesia

Pemanfaatan Limbah B3
Pengolahan Limbah B3
Pengumpulan Limbah B3
Penimbunan Limbah B3
Pengangkutan Limbah B3

Data Rekapitulasi dan Sebaran Pengelolaan limbah B3 di Indonesia


dapat diunduh di :
http://pelayananterpadu.menlh.go.id/pengumuman/rekapitulasiizin/pengelolaan-limbah-b3/

II.PengawasanTeknispengelolaanLB3

Penyimpanan
Pengumpulan
Pengangkutan
Pemanfaatan
Pengolahan
Penimbunan

1. Penyimpanan Limbah B3

Permasalahan Penyimpanan LB3


1

3
2

4
5

1. Penyimpanan tidak per jenis LB3


2. Tatacara cara penyimpanan LB3
tidak benar.
3. Kapasitas TPS LB3 tidak sesuai
degan jumlah LB3 yang dihasilkan
4. Penyimpanan sludge IPAL di luar
TPS LB3
5. Permasalahan jumlah LB3 skala
besar dll.
33

ContohPenyimpananLB3ygtidakmemenuhipersyaratan

PENGAWASANPENYIMPANANSEMENTARALB3

Pengecekan izin penyimpanan sementara limbah B3 dan


persetujuanpenyimpananlebihdari90hari(jikamenyimpan
>90hari).
Pengecekan jenis limbah B3 yang disimpan (sesuai dengan
izinyangdiberikan).
Pengecekan kondisi bangunan TPS, sistem penyimpanan,
kemasan yang digunakan, sistem pelabelan, sarana
penunjang.
EvaluasijumlahlimbahB3yangdihasilkandankapasitasTPS
yangada.
PengecekancatatanpenyimpananlimbahB3(jumlahLimbah
ygdihasilkan,dikeloladansisayangtersimpandiTPS).
PengecekanpengelolaanlanjutanLB3yangdihasilkan

cekdokumenmanifest.
Pengecekan pelaporan kegiatan penyimpanan sementara
LB3.

PengawasanFasilitasPenyimpananLB3(1)

1.Pemeriksaanbangunanpenyimpanan:
rancangbangun&luassesuaidgnjenis,karakteristik
&jumlahLB3ygdihasilkan,
terlindung dari masuknya air hujan, memiliki sistim
ventilasiudara&peneranganyangmemadai,
lantai kedap air, kemiringan 1% landai ke arah bak
penampung,
penandaan/simboltempatpenyimpanan

PengawasanFasilitasPenyimpananLB3(1)

2.Pemeriksaancatatan/logbookpenyimpananLB3
3.Pemeriksaansaranalainygtersedia:
peralatansistimpemadam
kebakaran,
fasilitaspertolonganpertama,
pintudarurat,
alarm

PengawasanFasilitasPenyimpananLB3(2)
4.Pemeriksaanpengemasan:

groupinglimbah
pemeriksaan&pemasangansimbol&label

5.PemeriksaanpewadahanLB3dlmtangki:

rancangbangun,
fasilitas&sistimpenunjangmemenuhipersyaratan,
penanggulanganbilaterjadikebocoran;

6.PemeriksaancarapenyimpananLB3:

penyimpanankemasan

lebargang,

penumpukankemasan
7.Pemeriksaanpenyimpanandengantanki:

mempunyaitanggul,

bakpenampung(kedapair&kap110%kaptangki),

memilikiatap

ContohTPSLB3ygditemuidilapangan

2. Pengumpulan Limbah B3

PENGAWASANKEGIATANPENGUMPULANLB3

1.
2.
3.
4.
5.

6.

7.

PemeriksaanizinpengumpulanLB3;
PemeriksacatatanpengumpulanLB3(sumberLB3,jenisLB3,tgl
masuk/keluar,jumlahLB3,PLB3selanjutnya);
PemeriksaanpelaporanpengumpulanLB3(bagPLB3);
Pemeriksaan lokasi pengumpulan LB3 masih sesuai dgn
persyaratan al : daerah bebas banjir thn & lok cukup jauh dr
fasilitasumum;
Pemeriksaan bangunan pengumpulan LB3, bebagai sarana
penunjang masih dlm kondisi baik, setiap bang hanya utk
menyimpan 1 kar LB3 & bak penampung ceceran LB3 masih
berfungsidgnbaik;
Pemeriksaan perlengkapan fasilitas pengumpulan, masih dlm
kondisi baik & berfungsi ? , meliputi: peralatan & sistim PMK,
pembangkitlistrikcadangan,fasilitasP3K,peralatanKomunikasi,
gudangtempatpenyimpananperalatan,pintudarurat&alarm;
Pemeriksaan bangunan pelengkap lainnya, masih dalam kondisi
baik dan berfungsi ?, meliputi : lab, fas pencucian, fas bongkar
muat, kolam penampungan darurat, peralatan penanganan
tumpahan.

3. Pengangkutan Limbah B3

PengawasanPENGANGKUTANLB3

Pengecekanrekomendasi&izin
Pengecekanjenisdankarakteristiklimbahyangakan
diangkut
PengecekanRecordManifestdanPelaporan
Persyaratan:
Alatangkutdankemasansesuaidengankarakteristik
limbah;
Alatangkutdalamkondisibaik;
Simboldanlabel(KepkaNo.Kep
02/Bapedal/09/1995).
Operator
EmergencyResponseSystem
Mendapatrekomendasi
SOP
dariKLHdan
Bongkarmuat;
IzindariPerhubungan
Route/tujuanpengangkutan;
Jadwal.

MEKANISMEPERJALANANDANALIRANDOKUMENLIMBAHB3

4
Tindak Lanjut Pengawasan

SKEMA RINGKAS TINDAK


LANJUT PENGAWASAN

PENGAWASAN
KETAATAN
PENANGGUNG
JAWABUSAHA
DAN/ATAU
KEGIATAN

STATUSPENAATAN
PENANGGUNGJAWAB
USAHADAN/ATAU
KEGIATAN
APAKAHADA
KELEMAHANPADAIZIN
YANGTELAH
DITERBITKAN

APAKAHADA
KESENJANGAN(GAP)
PADAREGULASI/PUU
YANGADA?

1. SANKSITERHADAP
PELANGGARANYANG
DILAKUKAN;ATAU
2. APRESIASITERHADAP
UPAYAPENAATAN
YANGTELAH
DILAKUKAN

REVISI/PERBAIKAN
TERHADAPIZINYANG
TELAHDITERBITKAN

1. USULANSOLUTIF
PERBAIKANREGULASI
KEPADAPIHAKYANG
BERWENANG
2. PERBAIKIREGULASI
YANGMERUPAKAN
KEWENANGANNYA
3. MENYUSUN
REGULASIYANG
DIBUTUHKAN

LANDASANHUKUMTINDAKLANJUTHASIL
PENGAWASANPENGELOLAANLIMBAHB3

UUPPLHN0.32/2009(PASAL7683)

PP18/1999joPP85/1999
(PASAL47SAMPAIPASAL52)

PP27/2012
(PASAL71)

PERATURANMENTERINEGARALINGKUNGANHIDUPNOMOR09
TAHUN2010TENTANGTATACARAPENGADUANDANPENANGANAN
PENGADUANAKIBATDUGAANPENCEMARANDAN/ATAU
PERUSAKANLINGKUNGANHIDUP

PERDA/KEPGUBERNUR/BUPATI/WALIKOTATERKAIT

Hasil Pengawasan Lingkungan


1. Tidak terjadi pelanggaran persyaratan
dalam izin dan peraturan perundangundangan.
2. Terjadi pelanggaran persyaratan dalam izin
dan peraturan perundang-undangan.
3. Terjadi pelanggaran izin maupun peraturan
perundang-undangan serta diindikasikan
dan/atau telah menimbulkan kerugian
masyarakat dan/atau lingkungan.
4. Ditemukan kelemahan dalam izin yang
telah diterbitkan.

Disampaikan
Kepada Pihak yang
diawasi (sampaikan
jika taat)

Penerapan sanksi
Administrasi
HASIL PENGAWASAN
LINGKUNGAN

Penerapan Gugatan
Perdata (di
pengadilan/diluar
pengadilan

Penerapan Sanksi
Pidana

Melanggar peraturan perundang-undangan bidang


lingkungan hidup
yang berkaitan dengan
pengendalian pencemaran air dapat dikenakan
sanksi administrasi, perdata dan atau pidana yang
diatur dalam UU No. 32/Tahun 2009 Tentang
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
Sanksi Administrasi : Ps. 76 s/d Ps. 83
Sanksi Perdata : Ps. 84 s/d Ps. 93
Sanksi Pidana : Ps. 97 s/d Ps. 120

PIRAMIDAPENEGAKANHUKUMADMINISTRASI
PENCABUTAN
IZIN

PENCABUTAN
SEMENTARA
IZIN

PAKSAAN
PEMERINTAH

AUDITWAJIB
TEGURANKETIGA
TEGURANKEDUA
TEGURANPERTAMA
KONSULTASI&BANTUANTEKNISUNTUK
PENINGKATANKINERJA[PELANGGARANTIDAKSERIUS]

PENAATANSUKARELA

51

Pasal100
(1) Setiaporangyangmelanggarbakumutuairlimbah,baku
mutuemisi,ataubakumutugangguandipidanadengan
pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda
palingbanyakRp3.000.000.000,00(tigamiliarrupiah).

(2) Tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1)


hanya dapat dikenakan apabila sanksi administratif
yang telah dijatuhkan tidak dipatuhi atau pelanggaran
dilakukanlebihdarisatukali.
UU32/2009tentangPPLH
52

KetentuanPidana
Jenis
Pelanggaran

Sengaja

Lalai

Pidana
Akibat

Denda(rupiah)

Minimum

Maksimum

Minimum

Maksimum

>BM

3tahun

10tahun

3millir

10miliar

OrangLuka

4tahun

12tahun

4miliar

12miliar

OrangMati

5tahun

15tahun

5miliar

15miliar

>BM

1tahun

3tahun

1miliar

3miliar

OrangLuka

2tahun

6tahun

2miliar

6miliar

OrangMati

3tahun

9tahun

3miliar

9miliar

53

KetentuanPidana
untukPelanggaranLainnya
JenisPelanggaran

Pidana
Minimum Maksimum

Denda(rupiah)
Minimum

Maksimum

Melepaskan/
mengedarkanproduk
rekayasagenetika

1tahun

3tahun

1miliar

3miliar

MengelolalimbahB3
tanpaizin

1tahun

3tahun

1miliar

3miliar

Tidakmengelola
limbahB3yang
dihasilkannya

1tahun

3tahun

1miliar

3miliar

3tahun

3miliar

Memasukkanlimbah

4tahun

12tahun

4miliar

12miliar

Memasukkanlimbah
B3

5tahun

15tahun

5miliar

15miliar

Dumping

54

AAA t}t
JenisPelanggaran

Pidana
Minimum Maksimum

Denda(rupiah)
Minimum

Maksimum

MemasukkanB3

5tahun

15tahun

5miliar

15miliar

Membakarlahan

3tahun

10tahun

3miliar

10miliar

Melakukanusaha
dan/ataukegiatan
tanpaizin

1tahun

3tahun

1miliar

3miliar

MenyusunAMDAL
tanpamemiliki
sertifikatkompetensi
penyusunAMDAL

3tahun

3miliar

Menerbitkanizin
lingkungantanpa
dilengkapiAMDAL
atauUKLUPL

3tahun

3miliar
55

AAA t}t
JenisPelanggaran

Pidana
Minimum Maksimum

Denda(rupiah)
Minimum

Maksimum

Menerbitkanizin
usahatanpa
dilengkapiizin
lingkungan

3tahun

3miliar

Tidakmelakukan
pengawasan

1tahun

500juta

Memberikaninformasi
palsu

1tahun

1miliar

Tidakmelaksanakan
perintahpaksaan
pemerintah

1tahun

1miliar

Menghalanghalangi
pejabatpengawas
dan/atauPPNS

1tahun

500juta
56

5
Penutup

Pasal 112 UU 32/2009

Setiap pejabat berwenang yang dengan


sengaja tidak melakukan pengawasan
terhadap ketaatan penanggung jawab
usaha dan/atau kegiatan terhadap
peraturan perundang-undangan dan izin
lingkungan sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 71 dan Pasal 72, yang mengakibatkan
terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan
lingkungan yang mengakibatkan hilangnya
nyawa manusia, dipidana dengan pidana
penjara paling lama 1 (satu) tahun atau
denda paling banyak Rp 500.000.000,00
(lima ratus juta rupiah).

Terima kasih

Untukinformasilebihlanjut,dapatmenghubungi:

KementerianLingkunganHidupdanKehutanan
DeputiIVBidangDeputiIVBidangPengelolaanB3,LB3danSampah
AsdepPLB3danPemulihanLahanTerkontaminasiLB3

Jl.D.I.PanjaitanKab.24KebonNanasJakartaTimur13410
GedungClantai2,Telp/Fax:02185904925
http://www.menlh.go.id/