Anda di halaman 1dari 8

PENERAPAN TRANSFORMASI DALAM KEHIDUPAN

SEHARI-HARI
Dibuat untuk melengkapi tugas matematika wajib

Disusun oleh :
1. Aisyah Kurnia Putri (02)
2. Amalia Yusriyani
(04)
3. Dwiana Pungki A. W. (07)
Kelas :
XI MIA 1
YOGYAKARTA
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

TRANSFORMASI
A. Pengertian

Transformasi adalah suatu operasi yang memetakan setiap titik pada bidang Cartesius ke
titik lainnya pada bidang tersebut. Transformasi geometri merupakan bagian dari geometri
yang membahas tentang perubahan (letak, bentuk, penyajian) yang didasarkan dengan
gambar dan matriks. Transformasi pada bidang terdiri dari 4 macam yaitu : Translasi
(Pergeseran), Refleksi (Pencerminan), Rotasi (Perputaran), dan Dilatasi (Perkalian). Materi
transformasi geometri akan diperdalam ke bentuk analitik atau dengan pendekatan koordinat.

B. Jenis-jenis Transformasi
1. Translasi (Pergeseran)
a. Pengertian
Translasi (pergeseran) adalah transformasi yang memindahkan titik-titik
dengan jarak dan arah tertentu. Jarak dan arah ditunjukkan oleh vektor translasi

berupa bilangan yang ditulis dalam bentuk matriks kolom

. Bayangan yang

terbentuk oleh suatu translasi dapat dituliskan sebagai berikut : A = (x+a, y+ b).

Dalam bentuk matriks menjadi :

b. Sifat
1) Bangun yang digeser (ditranslasikan) tidak mengalami perubahan bentuk dan
ukuran.
2) Bangun yang digeser (ditranslasikan) mengalami perubahan posisi.

c. Contoh

d. Penerapan dalam kehidupan sehari-hari


Pergeseran bola voli pada formasi permainan tertentu.
2. Refleksi (Pencerminan)
a. Pengertian
Refleksi

adalah

transformasi

yang

memindahkan

titik-titik

menggunakan sifat bayangan oleh suatu cermin.


b. Jenis-jenis
Beberapa pencerminan yang dipelajari antara lain :
No Refleksi terhadap
a. Sumbu X

Bayangan (x,y)
(x,-y)

b.

Sumbu Y

(-x,y)

c.

Garis y = x

(y,x)

d.

Garis y = - x

(-y,-x)

e.

Garis x = h

(2h-x,y)

f.

Garis y = k

(x,2k-y)

Matriks

Gambar

dengan

g.

Titik asal O(0,0)

(-x,-y)

h.

Titik (a,b)

(2a-x,2b-y)

c. Sifat bayangan
1) Garis yang menghubungkan setiap titik dengan bayangannya tegak lurus
dengan cermin (sumbu pencerminan)
2) Jarak antara setiap titik dan cermin sama dengan jarak bayangan ke cermin
3) Bangun dan bayangannya adalah kongruen
d. Penerapan dalam kehidupan sehari-hari
Kegiatan bercermin dimana jarak dan bentuk selalu sama
3. Rotasi (Perputaran)
a. Pengertian
Rotasi adalah suatu transformasi yang memindahkan titik-titik dengan cara
memutar titik-titik sejauh dengan pusat titik P.
b. Jenis-jenis
1) Transformasi Rotasi dengan titik pusat di O(0,0)

No Refleksi terhadap
a. R90 = R(O,90)

Bayangan (x,y) Matriks


(-y,x)

b.

R-90 = R(O,-90)

(y,-x)

c.

R180 = R(O,180)

(-x,-y)

d.

R = R(O, )

2) Transformasi Rotasi dengan titik pusat di P(a,b)


Bayangan titik A dapat ditentukan dengan rumus :
+
c. Sifat bayangan
1) Bangun yang diputar (rotasi) tidak mengalami perubahan bentuk dan ukuran.
2) Bangun yang diputar (rotasi) mengalami perubahan posisi.
d. Contoh

e. Penerapan dalam kehidupan sehari-hari


Jarum jam, kincir angin
4. Dilatasi (Perkalian)
a. Pengertian
Dilatasi adalah suatu transformasi yang mengubah jarak titik-titik dengan
faktor skala (pengali) tertentu dipusat dilatasi tertentu. Dilatasi suatu bangun akan
mengubah ukuran tanpa mengubah bentuk bangun tersebut.
b. Jenis-jenis

c. Sifat bayangan

1) Bangun yang diperbesar atau diperkecil (dilatasi) dengan skala k dapat


mengubah ukuran atau tetap ukurannya tetapi tidak mengubah bentuk. Jika k >
1 maka bangun akan diperbesar dan terletak searah terhadap pusat dilatasi
dengan bangun semula.
2) Bangun yang diperbesar atau diperkecil (dilatasi) dengan skala k dapat
mengubah ukuran tetapi tidak mengubah bentuk. Jika k = 1 maka bangun tidak
mengalami perubahan ukuran dan letak.
3) Bangun yang diperbesar atau diperkecil (dilatasi) dengan skala k dapat
mengubah ukuran tetapi tidak mengubah bentuk. Jika 0 < k < 1 maka bangun
akan diperkecil dan terletak searah terhadap pusat dilatasi dengan bangun
semula.
4) Bangun yang diperbesar atau diperkecil (dilatasi) dengan skala k dapat
mengubah ukuran atau tetap ukurannya tetapi tidak mengubah bentuk. Jika 1
< k < 0 maka bangun akan diperkecil dan terletak berlawanan arah terhadap
pusat dilatasi dengan bangun semula.
5) Bangun yang diperbesar atau diperkecil (dilatasi) dengan skala k dapat
mengubah ukuran atau tetap ukurannya tetapi tidak mengubah bentuk. Jika k <
1 maka bangun akan diperbesar dan terletak berlawanan arah terhadap pusat
dilatasi dengan bangun semula.
d. Penerapan dalam kehidupan sehari-hari
Sebuah balon yang diisi dengan udara, semakin banyak udara yang

dipompa ke balon maka balon akan semakin membesar.


Gelombang pada permukaan air.

DAFTAR PUSTAKA
Johanes, S. Pd., M.Ed, Kasiolan, S.Pd. dan Sulasim, S.Pd. 2006. Kompetensi Matematika 3A.Jakarta: Yudhistira.
Sinaga, Bornok dkk.2014. Matematika Kurikulum 2013 Kelas XI Semester 2. Jakarta: Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan.
http://m.friendfeed-media.com/81e77b4df1ef25dc57c293d832e8bc9b36a90d4a
https://vidyagata.files.wordpress.com/2011/04/22-transformasi-geometri.pdf