Anda di halaman 1dari 4

REFERAT

ANGIOFIBROMA NASOFARING JUVENILE

Disusun oleh
AMIN, S.Ked
NIM FAA 110 004

Diajukkan oleh

Disetujui oleh
Pembimbing

AMIN, S.ked

dr. Moelyadhi, Sp.THT

NIM : FAA 110 004

KEPANITERAAN KLINIK SMF THT RSUD DORIS SYLVANUS PALANGKARAYA


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER
UNIVERSITAS PALANGKARAYA
APRIL 2015

ANGIOFIBROMA NASOFARING

AMIN, S.Ked
NIM : FAA 110 014
REFERAT
Diajukan sebagai salah satu syarat mengikuti Kepaniteraan Klinik di SMF GIGI DAN MULUT

Referat ini disahkan oleh :


Nama

Dr, Moelyadhi, Sp.THT

Tanggal

Tanda Tangan

.......

...

DAFTAR ISI

LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING..

BAB I

..

..

...........................................................

TINJAUAN PUSTAKA

II.1 Anatomi

II.2 Pengertian

II.3 Etiologi

II.4 Histopatologi

PENDAHULUAN
BAB II

II.5 Stadium

II.6 Patologi

II.7 Patofisiologi

II.8 Manifestasi Klinis

II.9 Pemeriksaan Penunjang

11

II.10 Diagnosis Banding

14

II.11 Penatalaksanaan

14

II.12 Komplikasi

18

II.13 Prognosis

18

BAB III PENUTUP

..

19

Kesimpulan

..

19

DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR GAMBAR

Gambar II.1 Anatomi Nasofaring

.. 3

Gambar II.2 Reseksi pasca operasi JNA

.. 4

Gambar II.3 Gambar histologi JNA

.. 5

Gambar II.4 Foto seorang anak dengan JNA

.. 10

Gambar II.5 Pada endoskopi terlihat lesi di rongga hidung kanan... 10


Gambar II.6 CT scancoronal lesi yang mengisi rongga hidung kiri dan sinus etmoidalis.. 12
Gambar II.7 CTscan Axial menunjukan angiofibroma nasofaring menempati rongga hidung
kanan
Gambar II.8 Gambar Angiogram JNA

.. 13
.. 13

Gambar II.9 Gambar angiogram JNAsebelum dan sesudah embolisasi.. 10


Gambar II.10 Operasi JNA dengan pendekatan mid facialde gloving.. 10
Gambar II.11 Reseksi angiofibroma melalui insisi sekitar wajah..

10