Anda di halaman 1dari 5

11

I.

Identitas Resume
Judul Resume

: Model Direct Instruction : Model


Pembelajaran

Biologi

Berlandaskan
Pendekatan

Inovatif

Filosofis
yang

dan

Disarankan

Kurikulum 2013
Keperluan ditulisnya resume : Untuk memenuhi tugas matakuliah
PBM Biologi I
Nama Penulis

: Kiki Taurista / S2 (140341808621)

Tempat dan waktu penulisan : Malang, 17 Juni 2015


II.

TOPIK-TOPIK BAHASAN
Definisi Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction)
Model
mengajar

yang

pembelajaran
dapat

yang

membantu

menggunakan
peserta

didik

pendekatan
mempelajari

keterampilan dasar dan memperoleh pengetahuan langkah demi


langkah adalah model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction).
Menurut Arends (1997):A teaching model that is aimed at helping
student learn basic skills and knowledge that can be taught in a
step-by-step fashion. For our purposes here, the model is labeled
the direct instruction model. Maksudnya adalah: Sebuah model
pembelajaran yang bertujuan untuk membantu peserta didik
mempelajari keterampilan dasar dan pengetahuan yang dapat
diajarkan langkah-demi-langkah. Untuk tujuan tersebut, model yang
digunakan dinamakan model pembelajaran langsung.
Jadi model pembelajaran langsung merupakan sebuah model
pembelajaran yang bersifat teacher centered (berpusat pada
pendidik). Saat melaksanakan model pembelajaran ini, pendidik
harus mendemonstrasikan pengetahuan dan keterampilan yang
akan dilatihkan kepada peserta didik, selangkah demi selangkah.
Pendidik sebagai pusat perhatian memiliki peran yang sangat
dominan. Karena itu, pada direct instruction, pendidik harus bisa
menjadi model yang menarik bagi peserta didik. Beberapa pakar
pendidikan

menyebut

direct

instruction

(model

pembelajaran

12

langsung) ini dengan istilah pembelajaran aktif. Atau diistilahkan


sebagai mastery teaching (mengajar tuntas). Sedangkan oleh
Rosenshine dan Stevens (2008) disebut sebagai pembelajaran
eksplisit (explicit instruction).
Ciri-ciri pembelajaran langsung adalah:
1. Adanya tujuan pembelajaran dan prosedur penilaian hasil belajar.
2. Sintak atau pola keseluruhan dan alur kegiatan pembelajaran
3. Sistem pengelolaan dan lingkungan belajar yang mendukung
belangsung dan berhasilnya pembelajaran.
Sintaks model pembelajaran langsung terdiri dari 5 fase (langkah),
yaitu:
1. Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan peserta didik
2. Mempresentasikan dan mendemontrasikan pengetahuan

atau

keterampilan
3. Membimbing pelatihan
4. Memeriksa kembali pemahaman dan umpan balik
5. Memberi kesempatan pelatihan lanjutan dan penerapan
A. Kelebihan dan Kelemahan Model Pembelajaran Langsung
Secara umum setiap model pembelajaran mempunyai kelebihankelebihan yang membuat model pembelajaran tersebut lebih baik
digunakan dibanding dengan model pembelajaran yang lainnya. Tetapi
selain

mempunyai

pembelajaran

juga

kelebihan-kelebihan
ditemukan

pada

setiap

keterbatasan-keterbatasan

model
yang

merupakan kelemahannya.
a. Model

pembelajaran

langsung

mempunyai

beberapa

kelebihan sebagai berikut:


1. Dalam model pembelajaran langsung, pendidik mengendalikan
isi materi dan urutan informasi yang diterima oleh peserta didik
sehingga dapat mempertahankan fokus mengenai apa yang
harus dicapai oleh peserta didik.
2. Merupakan cara yang paling efektif untuk mengajarkan konsep
dan

keterampilan-keterampilan

berprestasi rendah sekalipun.

kepada

peserta

didik

yang

13

3. Model

ini

dapat

digunakan

untuk

membangun

model

pembelajaran dalam bidang studi tertentu. Pendidik dapat


menunjukan bagaimana suatu permasalahan dapat didekati,
bagaimana informasi dianalisis, bagaimana suatu pengetahuan
dihasilkan.
4. Model

pembelajaran

langsung

menekankan

kegiatan

mendengarkan (melalui ceramah) dan kegiatan mengamati


(melalui demonstrasi), sehingga membantu peserta didik yang
cocok belajar dengan cara-cara ini.
5. Model pembelajaran langsung dapat memberikan tantangan
untuk mempertimbangkan kesenjangan antara teori dan fakta.
6. Model pembelajaran langsung dapat diterapkan secara efektif
dalam kelas besar maupun kelas yang kecil.
7. Peserta didik dapat mengetahui tujuan-tujuan pembelajaran
dengan jelas.
8. Waktu untuk berbagi kegiatan pembelajaran dapat dikontrol
dengan ketat.
9. Dalam

model

ini

terdapat

penekanan

pada

pencapaian

akademik.
10.Kinerja peserta didik dapat dipantau secara cermat.
11.Umpan balik bagi peserta didik berorientasi akademik.
12.Model

pembelajaran

langsung

dapat

digunakan

untuk

menekankan butir-butir penting atau kesulitan-kesulitan yang


mungkin dihadapi peserta didik.
13.Model pembelajaran langsung dapat menjadi cara yang efektif
untuk mengajarkan informasi dan pengetahuan faktual dan
terstruktur.
b. Model

pembelajaran

langsung

kelemahan sebagai berikut:

mempunyai

beberapa

14

1. Karena

dalam

kesuksesan

model

ini

pembelajaran

berpusat

pada

bergantung

pendidik,

pada

maka

pendidik.

Jika

pendidik kurang dalam persiapan, pengetahuan, kepercayaan


diri, antusiasme maka peserta didik dapat menjadi bosan,
teralihkan perhatiannya, dan pembelajaran akan terhambat.
2. Model pembelajaran langsung sangat bergantung pada cara
komunikasi pendidik. Jika pendidik tidak dapat berkomunikasi
dengan baik maka akan menjadikan pembelajaran menjadi
kurang baik pula.
3. Jika materi yang disampaikan bersifat kompleks, rinci atau
abstrak, model pembelajaran langsung tidak dapat memberikan
kesempatan pada peserta didik untuk cukup memproses dan
memahami informasi yang disampaikan.
4. Jika terlalu sering menggunakan modelpembelajaran langsung
akan membuat beranggapan bahwa pendidik akan memberitahu
peserta didik semua informasi yang perlu diketahui. Hal ini akan
menghilangkan rasa tanggung jawab mengenai pembelajan
peserta didik itu sendiri.
Demonstrasi sangat bergantung pada keterampilan pengamatan
peserta didik. Kenyataannya,

banyak

peserta

didik

bukanlah

pengamat yang baik sehingga sering melewatkan hal-hal penting


yang seharusnya diketahui. Problem
disingkat

dengan

menggunakan

istilah

PBL

masalah

mengumpulkan

dan

Based

adalah

sebagai

metode

langkah

mengintegrasikan

Learning atau
belajar
awal

yang
dalam

pengetahuan

baru

(Suradijono, 2004). Sedangkan menurut Duch (1995 ) PBL adalah


metode pendidikan yang medorong siswa untuk mengenal cara
belajar

dan

bekerja

sama

dalam

kelompok

untuk

mencari

penyelesaian masalah-masalah di dunia nyata. Simulasi masalah


digunakan untuk mengaktifkan keingintahuan siswa sebelum mulai
mempelajari suatu subyek. Metode ini menyiapkan siswa untuk
berpikir

secara

kritis

dan

analitis,

serta

mampu

untuk

15

mendapatkan dan menggunakan secara tepat sumber-sumber


pembelajaran.
PERTANYAAN-PERTANYAAN PENTING HASIL RESUME
1) Apakah model pembelajaran langsung merupakan

metode

konvensional?
2) Bagaimana ciri khas KD yang dapat diterapkan dengan model DI?
RUJUKAN

Rosenshine, Barak. 2008. Five Meanings of Direct Instruction. www.centerii.org.


Diakses tanggal 16 Juni 2015. USA: Center on Innovation & Improvement
Triyanto, Agus. 2011. Teori-teori Belajar. Yogyakarta: Universitas Negeri
Yogyakarta