Anda di halaman 1dari 8

Makanan Pencegah Anemia Saat Hamil

Anemia selama kehamilan berkaitan dengan meningkatnya risiko kelahiran prematur dan bayi
lahir dengan berat rendah. Tambahkan makanan kaya vitamin C untuk meningkatkan penyerapan
zat besi dan menghindari anemia. Sebaiknya tidak menyantap makanan yang akan mengurangi
penyerapan zat besi seperti teh dan kopi. Kalsium dalam susu juga akan mengurangi penyerapan
zat besi. Sebaiknya minum di antara waktu makan. Berikut ini delapan makanan bergizi yang
harus Anda masukkan dalam menu makanan untuk mengobati atau mencegah anemia.

Pisang adalah sumber makanan yang kaya zat besi dan mineral. Makan pisang saat
sarapan merupakan pilihan yang ideal untuk mengobati atau mencegah anemia selama
kehamilan.

Kurma mampu meningkatkan produksi hemoglobin yang berguna untuk mengalirkan


oksigen ke janin. Disarankan untuk memakan dua butir kurma saat sarapan dan makan
siang.

Brokoli adalah sayuran berdaun hijau yang tidak boleh dihindari, terutama ketika Anda
sedang hamil. Brokoli kaya akan vitamin, zat besi dan folat.

Memasukan daging merah dalam menu makan akan membantu mendapatkan cukup zat
besi untuk memerangi anemia selama kehamilan. Sumber zat besi yang diserap dari
daging merah lebih efisien daripada sumber zat besi nabati.

Bayam adalah makanan pokok saat sedang hamil. Bayam merupakan sumber penting zat
besi dan folat untuk memerangi anemia selama kehamilan.

Kuning telur mengandung zat besi yang dibutuhkan tubuh. Makan sebutir telur akan
membantu Anda menjaga hemoglobin tetap normal karena zat besinya sangat cukup
dibutuhkan tubuh.

Kerang adalah makanan dalam daftar teratas yang mengandung zat besi. Jika Anda
ngidam makanan laut selama hamil, kerang adalah pilihan tepat. Selain nikmat kerang
juga bisa mengatasi anemia.

Madu. jika Anda mengalami anemia selama kehamilan minumlah madu. Madu adalah
sumber yang kaya zat besi. Madu dapat diminum mentah atau dicampur dengan buahbuahan kering atau kacang-kacangan.

Tips
cara
alami
mengatasi
dan
menyembuhkan anemia pada ibu hamil
Kebanyakan ibu hamil sering mengalami yang namanya kurang darah, yang menyebabkan
kelemahan fisik dan stamina, oleh karena kenalilah dahulu gejala atau tanda tanda dari
remaja/ibu hamil yang mengalami anemia berikut ini:

Muka terlihat lebih pucat dan kering serta mata sayu.

Fisik terasa cepat lelah dan capek.

Detak jantung berdetak lebih cepat di atas interval normal.

Mudah ngos~ngosan.

Malas makan ( nafsu makan rendah ).

Kepala sering pusing dan pening.

Mudah mengantuk.

Mudah terhuyung seperti akan jatuh, mata berkuang kunang khusus ketika

bangun dari duduk lama.

Penyebab gangguan anemia pada wanita hamil.

Sebelum menuju ke inti tips menyembuhakn gejala anemia atau kurang darah pada kehamilan
dan remaja, anda harus tahu apa saja pemicu dan penyebab dari anemia atau darah pada ibu
hamil seperti berikut ini:
1. Karena berubah kebiasaan makan ibu hamil yang di picu perubahan hormon
yang membuat banyak gangguan ibu hamil seperti mual, muntah dan mood
yang turun
2. Menurunnya zat besi dalam darah yang di picu oleh proses haid dan kelahiran
sebelumnya.
3. Kurang seimbangkan asupan zat besi dengan kebutuhan normal ibu hamil
karena harus berbagi dengan sanga janin di dalam rahim.

4. Kekurangan makanan dan sayuran yang miskin kandungan zat besi.


Tips pengobatan dan penyembuhan untuk mengatasi anemia / kurang
darah pada ibu hamil dan remaja.

Jangan terlalu bergantung dengan obat dokter yang justru kurang baik bagi kesehatan ibu hamil,
imbangilah dengan banyak konsumsi bahan bahan herbal makanan penambah darah, beberapa
contoh makanan dan nutrisi herbal tradisional alami seperti berikut ini yang memiliki manfaat
menambah darah dan menyembuhkan anemia:
1.Makan buah pisang.

Buah pisang sangat baik sebagai makanan pendamping ibu hamil karena tinggi kandungan
kalsium dan asam folat, sangat di rekomendasikan untuk di makan secara rutin setiap hari,
khususnya bagi ibu hamil yang mengalami anemia berat atau kurang darah.
2. Menu makanan berbahan daging merah.

Daging berwarna merah segar seperti daging sapi cukup banyak akan kandungan zat besinya,
jadikan daging ini sebagai manu rutin dalam olahan masakan sehari hari, walau sedikit tapi
kontinyu akan lebih baik untuk menghindarkan resiko anemia berat.
3. Perbanyak makan buah dan sayuran organik.

Selain buah berserat tinggi dengan kandungan vitamin seperti jeruk, sayuran berwarna merah
seperti bayam juga wajib menjadi menu makanan sehat sehari hari bagi ibu agar terbebas dari
anemia.
5.

Keajaiban buah kurma.

Jus buah kurma merupakan makanan yang sangat bagu dan rekomendep di konsumsi oleh
wanita dari hamil muda, tua, paska melahirkan dan selama menyusui, glukosa organik pada jus
buah kurma adalah pendongkrak energi terbaik untuk ibu hamil ( maka tak heran khususnya
umat islam di anjurkan makan kurma saat berbuka ). Kurma mampu menyedikan energi spontan
yang luar biasa khusus ibu hamil dengan segudang manfaat lainnya. Secara khusus berikut
adalah beberapa kegunaan buah kurma terspesial untuk kesehatan kehamilan:

Menjadi dopping herbal untuk meningkatkan stamina ibu hamil.

Glukosa pada kurma mampu di olah tubuh menjadi energi hanya dalam
waktu 60 menit, sehingga sangat baik di makan rutin bumil.

Mampu menghentikan pendarahan hebat ( bagus di minum rutin sebelum


melahirkan )

Meningkatkan produksi asi.

Kurma juga sangat cepat meningkatkan jumlah trombosit