Anda di halaman 1dari 7

10.

TRANSFORMASI LINEAR
Definisi 10.1: Jika T: V W adalah sebuah fungsi dari ruang vektor V ke ruang vektor W,
maka T dinamakan transformasi linear jika dipenuhi:
(i) T(u + v) = T(u) + T(v) untuk setiap u dan v anggota V dan
(ii) T(ku) = kT(u)

untuk setiap u anggota V dan setiap skalar k.

Contoh 10.1: T: R2 R3 adalah fungsi yang didefinisikan sebagai T(v) = (x, x + y, x y)


untuk setiap v = (x, y) R2. Tunjukkan bahwa T merupakan transformasi linear.
Tentukan bayangan u = (1, 3) oleh T.
Penyelesaian:
(i) Ambil sembarang u R2 dan v R2 maka u = (x1, y1) dan v = (x2, y2)
u + v = (x1, y1) + (x2, y2) = (x1 + x2, y1 + y2),
sehingga T(u + v) = T(x1 + x2, y1 + y2)
= (x1 + x2, [x1 + x2] + [y1 + y2], [x1 + x2] [y1 + y2])
= (x1 , x1 + y1 , x1 y1) + (x2 , x2 + y2 , x2 y2)
= T(u) + T(v)
(ii) Ambil sembarang u R2 dan k sembarang skalar maka u = (x1, y1)
ku = (kx1, ky1)
sehingga

T(ku) = T(kx1, ky1)


= (kx1 , kx1 + ky1 , kx1 ky1)
= k(x1 , x1 + y1 , x1 y1)
= kT(u)

Dari (i) dan (ii) disimpulkan T merupakan transformasi linear.


T(u) = T(1,3) = (1, 1 + (3), 1 (3)) = (1, 2, 4)
Misalkan T: V W adalah sebuah transformasi linear. Jika u dan v sembarang vektor dalam V,
k dan l sembarang skalar maka:
T(ku + lv) = kT(u) + lT(v).

Lebih umum, misalkan T: V W adalah sebuah transformasi linear. Jika v1, v2, , vn,
vektor-vektor dalam V, k1, k2, , kn skalar-skalar maka:
T(k1v1 + k2v2 + + knvn) = k1T(v1) + k2T(v2) + + knT(vn).

35

Contoh 10.2: Misalkan V dan W sembarang ruang vektor. T: V W adalah fungsi yang
didefinisikan sebagai T(v) = o untuk setiap v V. Tunjukkan bahwa T
merupakan transformasi linear. Selanjutnya T ini disebut transformasi nol.
Penyelesaian:

Contoh 10.3: Misalkan V sembarang ruang vektor. T: V V adalah fungsi yang didefinisikan
sebagai T(v) = v untuk setiap v V. Tunjukkan bahwa T merupakan
transformasi linear. Selanjutnya T ini disebut transformasi identitas.
Penyelesaian:

Contoh 10.4: Misalkan V = C[0, 1] adalah ruang vektor dari fungsi-fungsi kuntinu pada [0, 1].
1

J: V R adalah pemataan yang didefinisikan sebagai J(f) =

f ( x)dx .

Tunjukkan J merupakan transformasi linear.


36

Teorema 10.1: Jika T: V W adalah transformasi linear, maka:


1. T(o) = o
2. T(v) = T(v)

untuk setiap v V.

3. T(u v) = T(u) T(v)

untuk setiap u, v V.

Bukti:

Definisi 10.2: Jika T: V W adalah transformasi linear, maka himpunan vektor di dalam V
yang dipetakan ke o dinamakan kernel T (atau ruang nol dari T). Himpunan ini
dinotasikan dengan ker(T).
Himpunan semua vektor di dalam W yang merupakan bayangan T dari paling
sedikit satu vektor dalam V dinamakan image T (atau jangkauan dari T).
Himpunan ini dinotasikan dengan Im(T).
Jadi, ker(T) = {v V T(v) = o} dan Im(T) = {w W v V, T(v) = w}

Teorema 10.2: Jika T: V W adalah transformasi linear, maka:


1. ker(T) merupakan sub ruang dari V.
2. Im(T) merupakan sub ruang dari W.

37

Bukti:

Misalkan { v1 , v 2 , ..., v n } adalah sebuah basis untuk ruang vektor V, dan T: V W


adalah transformasi linear. Jika kita ketahui bayangan vektor basis, yaitu T(v1), T(v2), , T(vn)
maka kita dapat memperoleh bayangan T(v) dari sembarang vektor v dengan menyatakan
terlebih dahulu v dalam basis tersebut.
Jadi, jika
v = k1v1 + k2v2 + + knvn
maka
T(v)= k1T(v1) + k2T(v2) + + knT(vn).
Dengan demikian sebuah transformasi linear ditentukan secara lengkap oleh nilainya pada
sebuah basis.

Contoh 10.5: Tinjaulah basis S = { v1, v 2 , .v 3 } untuk R3, dengan v1 = (1,1,1), v2 = (1,1,0) dan
v3 = (1,0,0). Misalkan T: R3 R2 adalah suatu transformasi linear sehingga
T(v1) = (1, 0), T(v2) = (2, 1) dan T(v3) = (4, 3), tentukan rumus untuk T.
Carilah T(2, 3, 5)
38

Penyelesaian:

Definisi 10.3:

Jika T: V W adalah transformasi linear, maka dimensi dari Im(T) dinamakan rank dari T dan dimensi dari ker(T) dinamakan nulitas dari T.

Teorema 10.3: Jika V ruang vektor berdimensi berhingga dan T: V W adalah transformasi
linear, maka:
(rank dari T) + (nulitas dari T) = dim(V).
Bukti:
Misalkan dim(V) = n. Akan ditunjukkan bahwa dim[Im(T)] + dim[ker(T)] = n.
Akan dibuktikan untuk kasus 1 dim[ker(T)] n. Sedangkan kasus dim[ker(T)] = 0 dan
dim[ker(T)] = n dibiarkan sebagai latihan. Anggap dim[ker(T)] = r n dan { v1 , v 2 , ..., v r }
sebuah basis untuk kernel tersebut. Karena { v1 , v 2 , ..., v r } bebas linear, maka ada (n r)
vektor, katakan v r 1 , v r 2 , ..., v n sehingga { v1 , v 2 , ..., v r , v r 1 , v r 2 , ..., v n } adalah basis untuk
V. Untuk melengkapi bukti ini maka harus diperlihatkan bahwa (n r) vektor dalam himpunan
S = { T (v r 1 ), T ( v r 2 ), ...,T ( v n ) } membentuk sebuah basis untuk Im(T).

39

(i) Ditunjukkan bahwa S membangun Im(T). Jika z adalah sebarang vektor anggota Im(T),
maka z = T(v) untuk suatu v V. Karena { v1 , v 2 , ..., v r , v r 1 , v r 2 , ..., v n } basis untuk V, maka
dapat ditulis
v = c1v1 + c2v2 + + crvr + cr+1 v r+1 + c r+2 v r+2 + + cnvn
sehingga T(v) = c1 T(v1) + c2 T(v2) + + cr T(vr) + cr+1 T( v r+1) + c r+2 T(v r+2) + + cn T(vn)
Karena v1 , v 2 , ..., v r terletak dalam Ker(T) maka T(v1) = T(v2) = = T(vr) = o sehingga
z = T(v) = cr+1 T( v r+1) + c r+2 T(v r+2) + + cn T(vn)
Jadi S membangun Im(T).

(ii) Selanjutnya ditunjukkan bahwa S bebas linear.


Dibentuk
kr+1 T( v r+1) + k r+2 T(v r+2) + + kn T(vn) = o

T(kr+1 v r+1 + k r+2 v r+2 + + kn vn) = o

Hal ini menunjukkan bahwa kr+1 v r+1 + k r+2 v r+2 + + kn vn berada dalam Ker(T), sehingga
kr+1 v r+1 + k r+2 v r+2 + + kn vn merupakan kombinasi linear dari v1 , v 2 , ..., v r . Jadi
kr+1 v r+1 + k r+2 v r+2 + + kn vn = k1 v1 k 2 v 2 ... k r v r

k1 v1 k 2 v 2 ... k r v r kr+1 v r+1 k r+2 v r+2 kn vn = o

Karena { v1 , v 2 , ..., v r , v r 1 , v r 2 , ..., v n } basis yang berarti ia bebas linear maka haruslah
k1 = k2 = = kr = kr+1 = k r+2 = = kn = 0
Khususnya kr+1 = k r+2 = = kn = 0
Jadi S bebas linear.

Dari (i) dan (ii) terbukti bahwa S = { T (v r 1 ), T ( v r 2 ), ...,T ( v n ) } sebuah basis untuk Im(T).
Oleh karena itu dim[Im(T)] = n r.
Diperoleh
dim[Im(T)] + dim[ker(T)] = (n r) + r = n.
(Terbukti)

40

SOAL
1. a. Diketahui fungsi T: R3 R3, dirumuskan dengan T(x, y, z) = (x + y, x + z, 0).
Apakah T merupakan transformasi linear? Jelaskan.

a
b. Diketahui fungsi F: M22 R, dirumuskan dengan F
c

b
a
det
d
c

Apakah F merupakan transformasi linear? Jelaskan.

2
2. Misalkan
8

1
adalah matriks transformasi linear dari T: R2 R2 .
4

2 1 x b
:
Apabila
8 4 y c
a. Tentukan nilai x dan y agar ia menjadi anggota Ker(T)
b. Tentukan nilai b dan c agar ia menjadi anggota Im(T)
c. Yang manakah dari vektor-vektor berikut terletak dalam Ker(T) dan mana yang terletak
dalam Im(T).

5
u = , v =
10

5
, w =
0

1
.
4

3. Diketahui T: R3 R2 didefinisikan dengan T(x,y,z) = (2x + y, x + z)


a. Tunjukkan bahwa T suatu transformasi linear.
b. Carilah sebuah basis untuk Ker(T)
c. Tentukan dimensi Ker(T) dan dimensi Im(T).
4. Diketahui T: V W transformasi linear yang injektif (satu-satu) dari ruang vector V ke
ruang vector W. Tunjukkan:
a. Jika {T(v1), T(v2), , T(vn)} bebas linear maka {v1, v2, , vn} juga bebas linear
b. Jika {T(v1), T(v2), , T(vn)} membangun Im(T) maka {v1, v2, , vn} membangun V.

41

Anda mungkin juga menyukai