Anda di halaman 1dari 2

Identitas terletak di kanan

atas, dengan font times


new roman(TNR) 12pt ,
spasi 1,15pt

Nama
: Ni Luh Gede Dina Yunita
Fakultas
: Fakultas Teknologi Pertanian
Gugus/No Absen : 07/008
KARTINIKU INSPIRASIKU

Foto ukuran

Judul tulisan

proporsional,

bebas, baik

ukuran maks

menggambarka

4R, diprint

n isi, atau hal

pada

unik didalam

lembaran

tulisan, font
Tulisan/isi dengan font times
new roman(TNR) 12pt , spasi
1,15pt. Tab Paragraf baru 0,5.
Rata kiri-kanan.

TNR 14pt, bold,


Kapital, spasi
1,15pt.

R.A. Kartini merupakan salah satu tokoh yang sudah tidak asing lagi dikalangan
masyarakat Indonesia. Namanya yang begitu mencuat setelah peran penting yang
diperjuangkan untuk wanita-wanita Indonesia mengenai persamaan hak di berbagai
aspek kehidupan atau dikenal dengan sebutan emansipasi wanita. Emansipasi wanita
yang digerakkan oleh wanita kelahiran Jepara, 21 April 1879 diawali dengan pemikiranpemikiran maju untuk perubahan kehidupan masyarakat Indonesia.
Sekilas mengenai silsilah keluarganya, RA Kartini hidup dilingkungan keluarga
priyayi. Kartini yang memiliki nama lengkap Raden Adjeng Kartini ini ialah anak
perempuan dari seorang patih yang kemudian diangkat menjadi bupati Jepara yaitu
Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat. Ibu dari RA Kartini ialah N.A. Ngasirah yang
berprofesi sebagai guru agama di salah satu sekolah di Telukawur, Jepara. Nah dari
lingkungan keluarganyalah awal arah perjuangan Kartini.
Sejarah perjuangan RA Kartini semasa hidupnya berawal ketika ia berumur 12
tahun dilarang melanjutkan studinya setelah sebelumnya bersekolah di Europese Lagere
School (ELS) dimana juga ia belajar bahasa Belanda. Larangan untuk Kartini mengejar
cita-cita bersekolahnya muncul dari orang yang paling dekat dengannya yaitu ayahnya
sendiri. Saat itu ayahnya bersikeras melarang Kartini untuk melanjutnya sekolahnya,
dengan alasan Kartini telah mencapai usia 12 tahun harus dipingit. Selama Kartini
dipingit, Kartini lebih aktif menulis surat untuk teman-temannya yang kebanyakan
berasal dari Belanda. Salah satu temannya yang bernama Rosa Abendanon selalu
memberi dukungan yang besar terhadap rencana-rencana cemerlang dari Kartini, selain
itu dia juga banyak mendapat wawasan dari berbagai buku-buku serta Koran Eropa
tentang bagaimana wanita Eropa tersebut berfikir lebih maju. Dengan bertambahnya
wawasan Kartini tersebut merupakan tonggak awal bagi Kartini untuk menaikan strata
wanita-wanita Indonesia yang pada saat itu yang amat rendah.
Paragraf awal tulisan/isi berisi
kisah/biografi tokoh inspirasi

Paragraf tengah dan akhir tulisan/isi berisi hal yang


menginspirasi dari tokoh yang akan dibawa ke
kehidupan nyata penulis.

Upaya-upaya Kartini untuk memperjuangkan wanita-wanita Indonesia berawal


dari surat-suratnya, dan salah satu surat yang dibuat oleh Kartini adalah Habis Gelap
Terbitlah Terang. Surat yang satu ini menjadi sangat terkenal dan menjadi banyak
bahasan para ahli. Dalam profil dan biografi RA Kartini disebutkan jika surat tersebut
adalah sebuah simbol jika wanita pribumi harus maju dan bisa menjadi lebih baik. Para
wanita harus mendapatkan pendidikan yang layak dan sama dengan kaum pria. Memang
pada saat itu hanya pria yang banyak mendapatkan pendidikan layak. Sedangkan para
wanita lebih banyak berdiam diri dan menikah pada usia yang muda. Pandangan Kartini
tersebut mendapatkan banyak apresiasi dan sampai sekarang negeri ini selalu
mengenang wanita yang hebat ini.
Dari pemikiran-pemikiran yang maju RA Kartini untuk memperjuangkan wanitawanita Indonesia membuat saya termotivasi untuk bergerak kedepannya untuk menjadi
wanita yang berpendidikan. Diawali dengan menempuh pendidikan di Universitas, saya
ingin meraih cita-cita menjadi dosen. Cita-cita saya sangat mendapat dukungan besar
dari kedua orang tua, meskipun awalnya tidak. Sama halnya dengan RA Kartini, justru
dari adanya dukungan dari orang tua saya seharusnya nanti mampu memberikan yang
lebih baik untuk negeri ini. Oleh karena itu, semasa kuliah saya harus fokus kuliah dan
menghasilkan prestasi-prestasi, sehingga setelah saya lulus sarjana nanti saya bisa
melanjutkannya studi ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Saya ingin menjadi wanita yang
berpendidikan tinggi dan berpengetahuan yang luas, karena dengan itu saya bisa
mengabdikan ilmu saya untuk bangsa dan Negara Indonesia. Saya sangat yakin dengan
bertambahnya insan-insan berpendidikan akan membawa perubahan besar bagi
Indonesia dan masa depan Indonesia.