Anda di halaman 1dari 15

Nama

Nim
Prodi
Kelas

: Desy Meutia Sari


: 1220305010
: TMJ
: M4 / Pagi
KONSFIGURASI MIKROTIK SEBAGAI
ROUTER
Disini kita akan mencoba konfigurasi mikrotik sebagai router, setelah itu akan

dikoneksikan ke system operasi linux debian dengan system operasi windows 7,dengan
jaringan yang berbeda, atau kelas ip yang berbeda. Disini kita akan mencoba dengan
menginstall linux pada mesin virtualbox, sedangankan windows 7 sistem operasi laptop saya
sendiri.
1. Tahap pertama yang harus dilakukan adalah kita harus menginstal Linux terlebih
dahulu pada, dan yang kedua pastikan Virtualbox-Host Only Network sudah dalam
keadaan Enable.

2. selanjutnya kita Buka virtualbox, untuk menginstall Mikrotik.

Langkah-langkah mengistall Mikrotik


Mikrotik adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk
menjadikan komputer manjadi router network yang handal.
Menginstall

mikrotik

merupakan

langkah-langkah

router.langkah-langkahnya seperti berikut:

Konsfigurasi

mikrotik

sebagai

1. Download mikrotik,disini saya menggunakan mikrotik versi 5.18.


2. Buka VirtualBox,buat aplikasi baru dengan nama Mikrotik, cara nya klik New. Klik
Next.

3. Beri Nama virtual dengan Mikrotik, pilih linux

4. selanjutnya mengatur memory nya, klik Next.

other linux.

5. Pilih Create.

6. Pilih Next.

7. Pilih Next.

8. Tentukan alokasi untuk harddisk, standarnya 8 Gb, tapi saya tentukan hanya 4 Gb. Klik
Next.

9. Kemudian klik

kanan pada mikrotik dan pilih setting

storange

empty choose a virtual

CD/DVD disk file..

10. Pilih menu Network. Untuk adafter 1. attached to pilih bridged adafter.

11.Untuk adafter 2. Cek lis pada Enable Network Adafter. attached to pilih Host-Only
Adafter. Klik Ok..

3. Jalankan linux Debian,

sebelum Menjalankan linux anda setting terlebih dahulu Network


linux.

Setting Network Host Linux di VirtualBox


Setting network host linux di virtualbox merupakan langkah-langkah konsfigurasi
mikrotik sebagai router, berikut adalah langkah-langkahnya:
1. langkah selanjutnya Install linux di VirtualBox.

2. Setelah diinstall, klik kanan pada linux, pilih Setting

Network

attached to pilih bridged adafter. Klik Ok..

4. Setelah Linux sudah berjalan, selanjutnyakita konsfigurasi ip di Linux.

pada Adafter 1,

5. Konsfifurasi ip dengan perintah nano /etc/network/interfaces kemudian tekan Enter.

Hapus script:
# The primary network interface
Allow-hotplug eth0
Iface eth0 inet dhcp
Ganti dengan:
auto eth0
Iface eth0 inet static
dan tambahkan scrip
dibawah: address (sesuai
ketentuan) netmask (sesuai
ketentuan) network (sesuai
ketentuan) broadcast
(sesuai ketentuan) gateway
(sesuai ketentuan)

Tekan Ctrl+x, untuk menyimpan konsfigursi, dan kemudian tekan y.


6. Restar konsfigurasi denga perintah /etc/init.d/networking restart
7. Kemudian lihat konsfigurasi dengan perintah ifconfig,

8. Setting ip untuk host windows 7, di sini ip windows mengikuti ip yang


seperti ether2 yaitu kelas c, dengan cara klik star
sharing center
Network

change adapter setting

pilih control panel

network and

klik kanan pada Vitualbox-Host Only

pilih properties.

Setelah selesai konsfigurasi klik Ok.


9. Buka cmd, klik star

ketik cmd.Coba ping ke ip 172.22.22.1 dan ip 172.22.22.2.

10. Kembali ke linux, buka lagi linux debian, akan kita tes koneksi dari linux,Coba ping ke ip
192.168.1.3 dan ip 192.168.1.254, jika koneksi berhasil.
11. Buka web browser, seperti Mozila,Explorer,Chrome. Setelah di buka ketikkan ip
172.22.22.2.

Tekan enter maka akan keluar tampilan berikut:

Download winbox dengan cara klik icon winbox. Setelah di download buka
winbox.

Masukkan ip tersebut, dan login dengan nama admin, password isikan sesuai yang telah kita
buat di mikrotik tadi. Kemudia klik connect.

Setelah tampilan berikut keluar,


12. setting routing ke internet gateway.

13. Mengaktifkan NAT pada Gateway Mikrotik agar setiap Client dapat terkoneksi ke
Internet.
a. Buka Jendela Firewall, lalu Klik Tab NAT.

b. Masukkan IP

Address Client dalam aturan NAT agar Client dapat mengakses Internet.

Ulangi langkah di atas untuk Client-02 dan Client-03.


c. Tampilan pada tabel NAT seharusnya akan tampak seperti gambar
dibawah ini

Pada tahapan ini seharusnya semua Client sudah bisa terkoneksi ke Internet.
14. Membatasi penggunaan bandwidth untuk masing-masing Client tidak ada satupun Client
yang akan memonopoli penggunaan bandwidth. Kita akan menggunakan metode Queue
Tree untuk membatasi penggunaan bandwidth pada Client. Karena dengan metode

Queue Tree kita akan lebih leluasa dalam menerapkan aturan-aturan dalam pembatasan
bandwidth, tidak demikian jika kita menggunakan metode Simple Queue.
a. Langkah pertama kita harus membuat aturan di Firewall pada tabel MANGLE, untuk
memberikan tanda mark pada paket-paket yang masuk dan keluar dari Gateway Mikrotik
ke masing-masing Client.

Gambar sebelumnya merupakan langkah untuk membuat Mark Connection atau penanda
koneksi, langkah selajutnya masih merupakan lanjutan dari langkah sebelumnya, namun kali
ini kita akan membuat Mark Packet atau penanda paket, silahkan ikuti langkah-langkah
seperti pada gambar. Langkah pertama diawali dengan meng-klik tanda + pada Tab
Mangle, seperti ditunjukkan pada langkah ke-4 pada gambar sebelumnya.

Ulangi langkah pembuatan Mark Connection dan Mark Packet untuk

Client-02 dan

Client-03, yang berbeda hanya pada bagian : Src. Address, New Connection Mark dan New
Packet Mark yang nantinya disesuaikan dengan Client-02 dan Client-03. Hasil akhirnya
seperti pada gambar di bawah :

b. Konfigurasi Queue Tree, untuk besar bandwidth download dan upload untuk
masing- masing Client

Pengaturan bandwidth download untuk Client-01

Pengaturan bandwidth upload untuk Client-01

Lakukan langkah yang

sama untuk mengatur bandwidth download dan upload untuk Client02 dan Client-03. Bagian yang berbeda hanya pada :
Name, Packet Mark, Limit at dan Max Limit.

Tampilan Akhir pengaturan bandwidth untuk masing-masing Client akan


terlihat seperti pada gambar berikut :

Gambar di atas juga nantinya akan dimanfaatkan untuk memantau penggunaan bandwidth
Download dan Upload pada masing-masing Client.