Anda di halaman 1dari 3

Nama

NIM
M. Kuliah

: Mochammad Riza Hari M


: F1314060
: Metode Penelitian
Resume Materi

Elements of research design, Measurement of variables, and measurement : scaling,


validity, reliability
ELEMENTS OF RESEARCH DESIGN
Desain Penelitian
Desain penelitian adalah blueprint untuk pengumpulan, pengukuran, dan analisis data,
berdasarkan pada permasalahan studi penelitian. Kualitas studi penelitian bergantung pada
bagaimana manajer/peneliti secara hati-hati memilih alternatif desain yang sesuai,
mempertimbangkan tujuan spesifik dari penelitian.
Tujuan Penelitian
1. Exploratory Study
Studi exploratory adalah studi yang dilakukan bila tidak banyak yang diketahui mengenai
situasi yang terjadi, atau tidak ada informasi yang tersedia mengenai masalah yang
serupa atau isu-isu penelitian yang telah dipecahkan di masa lalu.
2.

Descriptive Study
Tujuan studi dekriptif adalah untuk menggambarkan (mendeskripsikan). Studi deskriptif
sering didesain untuk mengumpulkan data yang mendiskripsikan karakteristik dari orang,
kejadian, atau situasi.

3.

Causal Study
Dalam studi causal, peneliti tertarik dalam menggambarkan satu atau lebih faktor yang
menyebabkan masalah. Dengan kata lain, niat dari peneliti untuk melaksanakan studi
causal adalah untuk dapat menyatakan bahwa variabel X menyebabkan variabel Y. Jadi,
ketika variabel X dihilangkan atau diubah dalam beberapa cara, masalah Y terselesaikan.

Tingkat Interferensi Peneliti Studi


Tingkat interferensi peneliti memiliki hubungan langsung pada studi yang dilaksanakan
merupakan korelasional atau causal. Studi korelasional dilaksanakan dalam lingkungan yang
alami dengan interferensi minimal oleh peneliti dengan aliran normal kejadian.
Dalam studi yang dilaksanakan untuk membangun hubungan sebab-akibat, peneliti mencoba
untuk memanipulasi variabel-variabel tertentu untuk mempelajari efek dari manipulasi variabel
dependen. Ada tiga contoh yang dapat membedakan tingkat interferensi peneliti, yaitu:
1. Minimal Interference
2. Moderate Interference
3. Excessive Interference
Study Setting : Contrived And Noncontrived

Penelitian dapat dilaksanakan dalam lingkungan yang alami di mana kejadian terjadi secara
normal, penelitian ini menggunakan noncontrived settings. Apabila penelitian dilaksanakan
dalam lingkungan artifisial, maka penelitian tersebut menggunakan contrived settings. Studi
correlational selalu dilaksanakan dalam noncontrived settings, sedangkan kebanyakan studi
causal dilaksanakan dalam contrived lab settings.
Research Strategy
Terdiri dari: Eksperimen, Penelitian survey, Observasi. Studi kasus, Grounded theory, Action
research, Metode campuran
Unit Of Analysis : Individuals, Dyads, Groups, Organizations, Cultures
Unit analisis mengacu pada tingkat agregasi data yang dikumpulkan dalam tahap analisis
data. Pertanyaan penelitian menentukan unit analisis data.
Jika misalnya, pernyataan masalah berfokus pada bagaimana meningkatkan tingkat motivasi
karyawan secara umum, maka kita memperhatikan individu karyawan organisasi dan harus
menemukan apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan motivasi mereka maka ini yang
disebut individu (individual). Jika peneliti berminat mempelajari interaksi dua orang, maka
beberapa kelompok yang terdiri dari dua orang atau dikenal sebagai pasangan (dyads)
menjadi unit analisis. Tetapi jika pernyataan masalah berkaitan dengan efektivitas kelompok,
maka unit analisis adalah pada tingkat kelompok (groups). Bila kita membandingkan
departemen yang berbeda dalam organisasi, maka analisis data akan dilakukan pada tingkat
departemen. Jika kita ingin mempelajari perbedaan budaya antar bangsa, kita harus
mengumpulkan data dari berbagai negara dan mempelajari pola budaya yang berlaku dalam
setiap negara.
MENGUKUR VARIABEL : DEFINISI OPERASIONAL
Aktivitas mengukur adalah menjadikan number atau simbol lain agar bisa menjelaskan
(karakteristik/atribut) suatu objek tertentu. Objek contohnya adalah persons, unit bisnis,
perusahaan, sepeda dll. Karakteristik contohnya kecenderungan, achievement-motivation,
efektivitas organisasi dll.
Definisi Operasional (Operasionalization)
Karena kekurangan hal-hal fisik yang bisa diukur secara jelas, maka karakteristik dari objek
yang abstrak diukur dengan cara mengurangi konsep keabstrakan dengan menentukan halhal yang secara fisik bisa diukur (operationalizing).
MEASUREMENT: SCALING, RELIABILITY, VALIDITY
SKALA
Skala adalah sebuah alat atau mekanisme yang oleh individu digunakan untuk membedakan
satu variabel dengan variabel lainnya pada suatu yang menarik dipelajari. Ada empat tipe
skala dasar yakni : nominal, ordinal, interval, dan rasio.

a.

Skala Nominal

Skala nominal memberikan kemungkinan kepada peneliti untuk menempatkan subjek


pada kategori tertentu sesuai dengan karakteristik dari kategori tersebut. Misalnya,
menggunakan variabel gender maka responden dapat dikelompokkan dalam dua
kategori yaitu laki-laki dan perempuan. Kedua kelompok tersebut dapat ditandai dengan
kode nomor 1 dan 2.

b. Skala Ordinal
Skala ordinal lebih spesifik dari skala nominal karena selain mengkategorikan variabel
juga dilakukan pengurutan kategori ke dalam beberapa cara. Skala ordinal menyedikan
banyak informasi terkait dengan persentase atas variabel yang dipilih. Namun, skala

c.

ordinal tidak memberikan indikasi mengenai besarnya perbedaan antar tiap tingkatan.
Skala Interval
Skala interval memungkinan peneliti dalam melakukan tindakan operasi aritmetika
berdasarkan data yang diperoleh dari responden. Hal ini membantu dalam menghitung
rerata hitung (mean) dan standar deviasi respon terhadap variabel yang digunakan.

d. Skala Rasio
Skala rasio lebih menekankan proporsi dalam perbedaan sehingga tidak hanya
mengukur besaran perbedaan antar titik pada skala. Skala rasio bersifat absloutabsolute. Skala ini mencakup semua komponen skala nominal, ordinal dan interval.
VALIDITAS
Validitas maksudnya adanya pendalaman persoalan otentisitas hubungan sebab dan akibat
dan generalisasinya untuk lingkungan eksternal. Ada beberapa jenis uji validitas yang
digunakan untuk menguji ketepatan yakni:

1.

Validitas isi yaitu memastikan bahwa pengukuran memasukkan sekumpulan item yang

2.

memadai dan mewakili dalam mengungkap konsep;


Validitas berdasarkan kriteria yaitu terpenuhi jika pengukuran membedakan individu

3.

menurut suatu kriteria yang diharapkan diprediksi;


Validitas konsep yaitu menunjukkan seberapa baik hasil yang diperoleh dar
penggunaan ukuran cocok dengan teori yang mendasari desain tes. Hal tersebut dapat
dinilai melalui validitas konvergen dan validitas diskriminan.

KEANDALAN
Keandalan memperlihatkan penelitian bebas dari kesalahan sehingga menjamin pengukuran
yang konsisten lintas waktu dan lintas beragam item dalam instrument.