Anda di halaman 1dari 2

PENGERTIAN

Modal merupakan salah satu unsur produksi dalam perusahaan.

Beberapa pengertian modal :


a. Prof. Bakker :
barang-barangkonkret yang masih dalam rumah tangga perusahaan yang tercatat dalam
neraca debet.
b. Prof Dr. Meij :
kolektivitas dari barang-barang modal yang tercatat di neraca sebelah debet.
c. Prof. Polak :
kekuasaan untuk menggunakan barang modal yang tercatat di neraca sebelah debet,
Dalam suatu neraca yang tercatat di sebelah debet disebut Modal Kongkret, sedangkan yang
tercatat disebelah kredit dinamakan Modal Abstrak. Neraca juga menggambarkan modal
menurut bentuknya (sebelah debet) yaitu Modal Aktif, serta modal menurut sumbernya (sebelah
kredit) yaitu Modal Pasif.
MODAL AKTIF
Berdasarkan cara dan lamanya perputaran, modal aktif atau kekayaan suatu perusahaan dibagi
menjadi :
Aktiva lancar, yaitu aktiva yang habis dalam satu kali berputar dalam proses produksi
dan proses perputarannya adalah dalam jangka waktu yang pendek (kurang dari satu
tahun).
Unsur aktiva lancar : kas, surat berharga, piutang dan persediaan barang dagangan.
b.
Aktiva tetap, yaitu aktiva yang tahan lama yang tidak secara berangsur-angsur habis
turut serta dalam proses produksi. Misal bangunan pabrik, kendaraan.
a.

MODAL PASIF
Dilihat dari sumbernya modal dibedakan menjadi :
a.
Modal sendiri atau modal badan usaha yang berasal dari pemilik modal atau dari
cadangan / laba.
b.
Modal asing/modal kreditor, modal yang berasal dari kreditor yang merupakan utang
bagi perusahaan.
Modal yang berasal dari internal meliputi :
a.
modal yang berasal dari pemilik/pendiri
b.
modal yang disetor para pemegang saham
c.
modal yang didapat dari keuntungan perusahaan
d.
keuntungan dari penjualan surat berharga

Fungsi modal sendiri pada perusahaan adalah :


a.
membiayai biaya produksi
b.
menutup kerugian yang diderita
c.
memberi kredit pada pihak lain
d.
mempertahankan likuiditas
Modal asing /eksternal meliputi semua pinjaman yang berasal dari luar perusahaan baik dari
lembaga perbankan atau lembaga bukan bank.
Modal yang ada dalam perusahaan diwujudkan dalam Modal Investasi dan Modal Kerja. Modal
investasi yaitu modal yang memberikan jasa untuk proses produksi dalam jangka waktu yang
lama dan terdiri atas alat-alat produksi tahan lama. Contoh gedung, tanah, dan mesin-mesin.
Sedangkan modal kerjaadalah modal yang tertanam dalam aktiva lancar. Modal kerja selalu
dibutuhkan selama perusahaan beroperasi terus menerus berputar di dalam kegiatan usaha.
Modal kerja dapat dibedakan :
a.
Gross Working Capital, yaitu jumlah keseluruhan aktiva lancar
b.
Net Working Capital, yaitu jumlah aktiva lancar di atas jumlah utang lancar atau jumlah
aktiva lancar dikurangi jumlah utang lancar.
Unsur-unsur modal kerja :
a.
uang kas,
b.
piutang dagang,
c.
surat berharga,
d.
persediaan barang dagangan.