Anda di halaman 1dari 7

D4 FISIOTERAPI

POLTEKKES KEMENKES JAKARTA III

DE QUERVAINS SYNDROME
Merupakan problem nyeri yang dihasilkan oleh adanya peradangan tendon pada daerah
pergelangan tangan tepatnya pada daerah ibu jari.

STATUS KLINIS FISIOTERAPI


Identitas Pasien
Nama
Alamat
Umur
Pekerjaan
Hobi

: Mawar
: Jl. Bunga, Cimanggis
: 20 tahun
: Kuliah
: bermain gadget, bermain badminton

KU : Nyeri terus menerus didekat pergelangan tangan, tidak bisa menggenggam


KP : bengkak pada sekitar pergelangan tangan
RPS : Nyeri dirasa sudah dari seminggu yang lalu, namun tiga hari belakangan ini nyeri pada ibu
jari semakin bertambah. Saya sulit menggerakan ibu jari, sehingga tidak bisa bermain gadget dan
mengikuti kompetisi badminton
RPD : -

Pemeriksaan Umum
Vital Sign
HR
RR
BP
Body Temperature

: 80 kali/menit
: 18 kali/menit
: 110/80 mmHg
: 36 0C

Inspeksi :

Swelling pada Snuff Box


Pergelangan tangan redness (Terlihat tanda inflamasi)
Raut wajah tampak menahan nyeri

Palpasi :

Nyeri tekan pada prosesus styloideus radial


Bengkak pada pergelangan
Perbedaan suhu pada pergelangan tangan yang bengkak

Pemeriksaan Nyeri
VAS (Visual Analogic Score)
Nyeri diam
0

10

Nyeri Tekan
0

10

Nyeri Gerak
0

10

Pemeriksaan Fungsi Gerak Dasar (PFGD)

Active
Fleksi ekstensi tangan dan jari tangan : nyeri saat fleksi dan tidak full ROM (terbatas)
Adduksi dan Abduksi ibu Jari : Nyeri
Pada pemeriksaan ini pasien diminta untuk melakukan gerak aktif pada ibu jari kanan dan
kiri ke arah fleksi, ekstensi, abduksi, adduksi. Informasi yang didapatkan yaitu ada thumb
kiri pasien mampu melakukan gerak aktif ke semua arah gerakan dengan full ROM tanpa

disertai nyeri. Sedangkan pada thumb kanan pasien mampu menggerakan ke arah
ekstensi dan abduksi tetapi tidak full ROM dan disertai nyeri. Pada gerak fleksi dan
adduksi pasien mampu menggerakkan secara full ROM tanpa disertai nyeri.
Passive
Fleksi ekstensi tangan dan jari tangan : nyeri saat fleksi dan tidak full ROM (terbatas)
Adduksi dan Abduksi ibu Jari : Nyeri dan tidak full ROM (terbatas)
Isometrik
Melawan tahanan ibu jari tangan kearah abduksi : nyeri

Tes Khusus
1. Finkelsteins Test : Positif

DIAGNOSA ICF
Body Structure/ body Function
Swelling pada snuff box
Tendersess pada prosesus styloideus radial
Mobilitas pada CMC digit 1
Inflamasi pada wrist sisi radial
Activity limitation
Gangguan menulis menggunakan tangan, yang sakit
Kesulitan Mencuci menggunakan tangan, yang sakit
Kesulitan mandi menggunakan tangan, yang sakit
Tidak bisa mengenderai motor
Tidak bisa bermain gadget
Tidak bisa bermain badminton

Partisipation Restriction

Kegiatan kuliah terhambat


Tidak bisa mengikuti latihan maupun kompetisi badminton
Kesulitan bersosialisasi di dunia maya

Diagnosa
Keterbatasan menggenggam disebabkan oleh nyeri disekitar prosessus styloid radius akibat
inflamasi selubung tendon dari abductor pollicis brevis dan extensor pollicis brevis sehingga
tidak bisa mengikuti kompetisi badminton.
Tujuan Terapi
Jangka Pendek: Mengurangi nyeri dan meningkatkan LGS
Jangka Panjang: Mengembalikan kemampuan aktifitas fungsional dan aktifitas kerja pasien.

INTERVENSI
Physicaltherapy Management
1) Ice/ heat pack (untuk relaksasi dan memperbaiki inflamasi) : 10 menit
2) Deep Tissue Massage, kearah proximal (menurunkan kekakuan otot thenar)
3) Stretching (relax dan lengthen otot utama extensi dan abduksi thumb, meningkatkan
ROM)
4) Strengthening (meningkatkan kekuatan otot-otot thenar)
5) Thumb splinting/brace (menurunkan swelling) : 3 minggu

Modalitas
1) Ultra Sound Diathermi
Intensitas : 1,5 watt/cm2, lama terapi: 3 menit (luas
area dibagi ERA= 4x3 dibagi 4), intensitas terapi:
3 MHz (dengan arus continues)

HOME PROGRAME