Anda di halaman 1dari 11

ANALISIS IMPROVISASI

LAGU ST.THOMAS
OLEH SONNY ROLLINS

BERNARD ZULFREDO PURBA

PENDAHULUAN

A. PENEGASAN JUDUL
Untuk memperjelas pengertian dari apa yang dimaksud dari
improvisasi sekaligus membantu pemahaman terhadap judul
penulisan ini, maka ada beberapa penjelasan yang akan
diuraikan dibawah ini :

1. St. Thomas adalah salah satu karya yang paling terkenal


oleh seorang pemain saksofon asal Amerika, yaitu Sonny
Rollins. Lagu St. Thomas menjadi terkenal sejak pertama
kali dirilis dalam albumnya yang berjudul Saxophone
Colossus pada tahun 1956 dan setelah itu masuk dalam
daftar lagu standard jazz.
2. Theodore Walter Sonny Rollins adalah pemain tenor
saxofon dari Amerika. Lahir di New York pada tanggal 7
September 1930 dan meninggal di umurnya yang ke-80.
Pertama sekali belajar saxofon pada umur 13.

3.

Improvisasi adalah seni mengomposisi saat bermain,


tanpa notasi tertulis. Improvisasi telah lama dianggap
sebagai ciri khas yang membedakan jazz dari musik lain,
walaupun banyak kultur musikal dunia juga berimprovisasi
dalam derajat tertentu. Tapi tidak ada musik lain yang
menitikberatkan kreativitas instan dalam permainannya,
tempat musisi diharapkan mencapai taraf kreativitas
tertentu, tapi musisi jazz berbicara dan berlaku seolah
memang

jazz-lah

satu-satunya

jenis

musik

yang

demikian.1 Tetapi, untuk bisa berimprovisasi, musisi harus


mempunyai konsep atau prinsip dalam dirinya dan harus
benar-benar paham akan lagu yang akan dimainkan.
Seperti progresi akor lagu, hamoninya, serta tangga nada
yang relevan dengan akor tersebut.

B. LATAR BELAKANG
Masyarakat Indonesia pada umumnya masih menganggap
bahwa musik jazz adalah musik para kaum elit dan eksklusif
sehingga musik jazz hanya didengar oleh kaum-kaum tertentu.
Untuk benar-benar memahami musik jazz memang diperlukan
waktu untuk belajar. Maka cenderung yang menyukai musik jazz
adalah

orang-orang

dari

latar

belakang

pendidikan,

seperti

mahasiswa dan kalangan akademis lainnya. Tetapi bukan berarti


musik selain jazz hanya dinikmati oleh kaum yang tidak terpelajar.
Setiap orang dapat menikmati musik jazz.
Tetapi untuk saat ini, perkembangan musik jazz di Indonesia
sudah mulai berkembang pesat di kalangan masyarakat terlepas
dari stasiun-stasiun televisi swasta yang ada di Indonesia yang
belum pernah menampilkan atau mempertunjukkan musik jazz.

Perkembangan musik jazz di Indonesia bisa kita lihat dari semakin


banyaknya komunitas jazz di beberapa kota di Indonesia, semakin
banyak musisi jazz yang berkarya di industri musik indie, adanya
beberapa festival jazz tahunan seperti JakJazz di Jakarta, Ngayogjazz di
Yogyakarta, dll, dan juga salah satu festival jazz tahunan yang sudah
berskala international yaitu Java Jazz Festival. Dari hal diatas kita bisa
menyimpulkan bawah musik jazz perlahan sudah mulai bisa diterima
oleh masyakarat Indonesia.

C. RUMUSAN MASALAH
Setelah mengacu pada judul penulisan ini dan uraian yang
telah dijelaskan diatas, maka penulis mempunyai rumusan
masalah sebagai berikut :
1. Bagaimana wujud improvisasi yang dimainkan oleh Sonny
Rollins dalam lagu St. Thomas agar menunjukkan bahwa
kekuatan musik Jazz terletak pada improvisasinya.
2. Bagaimana cara Sonny Rollins mengimprovisasi sesuai
dengan progresi akor lagu (mencakup pengunaan tangga
nada dan ritmis).

D. TUJUAN PENELITIAN DAN MANFAAT PENELITIAN


1. mengetahui

cara

Sonny

Rollins

dalam

berimprovisasi,

hubungan antara akor dan melodi yang dimainkan.


2. mengetahui cara berimprovisasi.
3. lebih dapat mengetahui dan menikmati musik jazz.
4. Menambah literatur dan referensi tentang musik jazz
khususnya dalam studi improvisasi.

E. LANDASAN TEORI
Penulisan

ini

diharapkan

dapat

memperkaya

wacana

keilmuan dari para penikmat musik jazz maupun masyarakat


pada umumnya, sehingga masyarakat tidak lagi menganggap
bahwa musik jazz itu hanya untuk kalangan tertentu. Belajar
improvisasi seharusnya menjadi lebih mudah pada zaman
sekarang yaitu di era globalisasi dan komunikasi modern
dimana informasi dapat dengan mudahnya didapat.
Kajian dan buku tentang musik jazz sebenarnya sudah
pernah dilakukan di Indonesia. Diantaranya buku Improvisasi
Jazz

untuk

Improvisasi
Hariman,Ph.D

Semua
Jazz,

Alat
Siapa

Musik

oleh

Takut?

Bill

oleh

A.R.

Saragih,

Prof.dr.Herman

Prof. Herman Hariman dalam bukunya menjelaskan bahwa Jazz


terbuka bagi semua golongan tanpa memedulikan jenis kelamin,
suku, agama, umur, dan strata sosial. Sebenarnya hanya dua modal
dasar yang dibutuhkan untuk berimprovisasi, yaitu semangat
pantang menyerah dan ambisi untuk terus belajar dan berlatih.
Keterampilan berimprovisasi tidak dapat dicapai dalam semalam.
Dibutuhkan waktu cukup panjang sebelum Anda benar-benar mahir
melakukannya, jadi dalam hal ini Anda perlu bersabar. Selain itu
gunakan kemampuan berpikir Anda semaksimal mungkin untuk
mempercepat proses pembelajaran Anda agar kreatifitas Anda tidak
mandeg.2
Bill A.R. Saragih dalam bukunya menjelaskan, jika berbicara
mengenai improvisasi jazz, maka hal penting yang harus kita ketahui
adalah mengenai hubungan antara tangga nada (scale) dan akor
(chords). Disamping itu kita pun harus mengetahui berbagai pola
irama (rhythm pattern).3

F. SISTEMATIKA PENULISAN
Dalam penyusunan penulisan ini agar lebih terperinci dan terarah
pembahasannya, penyusun memakai sistematika sebagai berikut :
. Bab I, berisi tentang latar belakang dan rumusan masalah yang
menjadi topik pembahasan.
. Bab II, berisi tentang pendeskripsian masalah dan analisis masalah.
. Bab III, berisi tentang kesimpulan.