Anda di halaman 1dari 31

Laporan kasus

Nurfajrin Hatibie
PEMBIMBING: dr. Muh. Ardi Munir, M.KES, Sp.OT, FICS

LAPORAN KASUS
Osteosarkoma

Identitas Pasien
Nama
: Tn. PS
Umur
: 19 tahun
Pekerjaan
: mahasiswa
Pendidikan terakhir : SMA
Agama
: Hindu
Tanggal pemeriksaan: 21 september 2015
Ruangan
: teratai

Anamnesis

pasien masuk RSUD Undata dengan keluhan nyeri pada lutut kiri,
dialami sejak 3 minggu yang lalu sebelum masuk rumah sakit.
Pasien juga mengeluhkan bengkak pada lutut kirinya sejak 3
minggu sebelum masuk rumah sakit. Sebelumnya pasien
mengalami jatuh dari pohon mangga dan jatuh saat melompat
pagar 3 minggu yang lalu. Saat itu pasien dibawa ke tukang urut
dan diurut. Pasien juga dibawa ke RS Parigi dan dipasangi gips,
namun pasien melepas sendiri gipsnya setelah 1 minggu. Lutut
pasien bertambah bengkak setelah digunakan kembali untuk
berjalan. Riwayat demam (+), pingsan (-), pusing (-), sakit kepala
(-), mual (-), muntah (-).

Riwayat penyakit terdahulu

pasien mulai mengeluhkan nyeri lututnya


sejak 3 bulan yang lalu. Nyeri dirasakan
tiba-tiba dan dirasakan terus-menerus.

Riwayat penyakit keluarga

Riwayat keluarga (-).

Pemeriksaan Fisik

SP: sakit
sedang/kompos
mentis
BB
: 50 kg
TB
: 160 cm

Keadaan Umum

TD : 110/70
mmHg
N :78kali/menit
P : 18 kali/menit
S : 36,5

Tanda Vital

Wajah: bundar
Deformitas: tidak
ada
Bentuk:
normocephal
Mata: konjungtiva
anemis -/-,
sklera ikterik -/ Mulut: lidah kotor
(-), karies (-)

Kepala

Kelenjar GB:
pembengkakan (-)
Tiroid: mengikuti
gerakan menelan,
pembesaran (-)
JVP : R5 +2 H2O
Massa lain: tidak
ada

Leher

Thorax
I: iktus kordis tidak

tampak
P: iktus kordis teraba
di ICS 5 linea
midklavikularis
sinistra
P: pekak, batas-batas
jantung dalam batas
normal
A: bunyi jantung 1 & 2
murni reguler

Jantung

I: pengembangan
dada simetris bilateral
P: vokal fremitus kiri
sama dengan kanan
kesan normal
P: sonor di seluruh
lapangan paru
A: vesikuler +/+ tanpa
bunyi napas
tambahan

Paru

Abdomen
I : datar, lemas, sikatrik (-)
A : peristaltik kesan normal
P : tympani
P : nyeri tekan (-), organomegali (-),
massa (-)

Ekstremitas atas: hangat, oedem (-),


fungsi sensorik normal, tonus normal,
kekuatan otot 5/5.
Ekstremitas bawah: dingin, oedem (-),
fungsi sensorik menurun, tonus normal,
kekuatan otot 5/5.
gerakan aktif-pasif pada sendi lutut
terbatas karena nyeri.

Pemeriksaan Penunjang
RBC
HGB
WBC
PLT
HCT
GDS

:
:
:
:
:
:

5,27 x 106/uL (3,6 6,5)


14,4 g/dl (12 18)
6,2 x 103/uL (5 10)
256 x 103/uL (150 450)
43,2% (35-55)
122 mg/dl (70 200)

Pemeriksaan Penunjang

Sunburst
appereance

RESUME

Pasien laki-laki 19 tahun masuk RSUD dengan


keluhan nyeri pada lutut kiri, dialami sejak 3
minggu yang lalu sebelum masuk rumah sakit.
Pasien juga mengeluhkan bengkak pada lutut
kirinya sejak 3 minggu sebelum masuk rumah
sakit. Sebelumnya pasien mengalami jatuh dari
pohon mangga dan jatuh saat melompat pagar
3 minggu yang lalu. Saat itu pasien dibawa ke
tukang urut dan diurut. Pasien juga dibawa ke RS
Parigi dan dipasangi gips, namun pasien melepas
sendiri gipsnya setelah 1 minggu. Lutut pasien
bertambah bengkak setelah digunakan kembali
untuk berjalan.

Diagnosis

kerja: susp. Osteosarkoma


Penatalaksanaan:
IVFD futrolit 20 tetes/menit
Inj. Sharox 1 gram/12 jam
Inj. Ranitidin 1 ampul/12 jam/IV
Inj. Ketorolac 1 ampul/12 jam/IV

Non-medikamentosa: open biopsi

PEMBAHASAN

Definisi
Osteosarkoma

(osteogenik sarkoma) merupakan neoplasma

sel spindle yang memproduksi osteoid. Osteosarcoma adalah


tumor ganas primer dari tulang yang ditandai dengan
pembentukan tulang yang immatur atau jaringan osteoid oleh
sel-sel tumor. Osteosarkoma disebut juga osteogenik
sarcoma adalah suatu neoplasma ganas yang berasal dari sel
primitif (poorly differentiated cells) di daerah metafise tulang
panjang pada anak-anak

Epidemiologi

Di Amerika Serikat insiden pada usia kurang


dari 20 tahun adalah 4.8 kasus per satu juta
populasi. Insiden dari osteosarkoma
konvensional paling tinggi pada usia 10-20
tahun, Setidaknya 75% dari kasus
osteosarkoma adalah osteosarkoma
konvensional. Observasi ini berhubungan
dengan periode maksimal dari pertumbuhan
skeletal

Faktor Resiko
Pertumbuhan
tulang yang
cepat

Faktor
lingkungan

Faktor genetik

Manifestasi Klinik
Nyeri
Nyeri
pembengkakan
pembengkakan

Osteosarkoma terdapat pada metafisis tulang


panjang dimana lempeng pertumbuhannya
(ephyseal growth plate) yang sangat aktif;
yaitu pada distal femur, proksimal tibia dan
fibula, proksimal humerus dan pelvis.

Klasifikasi
Berdasarkan atas gradasi, lokasi, jumlah
dari lesinya, dan penyebabnya

Osteosarkoma klasik.
Osteosarkoma hemoragi atau telangektasis
Parosteal osteosarkoma.
Periosteal osteosarkoma.
Osteosarkoma sekunder
Osteosarkoma intrameduler derajat rendah.
Osteosarkoma akibat radiasi.
Multifokal osteosarkomaOsteogenik

Staging osteosarcoma

Radiologi

Tampak sunburst appearance dan


codman triangle

Terbentuk spindle shaped cell yang menunjukkan kriteria malignant


pleomorphism, hiperchromasia, mitosis yang abnormal, giant cell.

Penatalaksanaan

kemoterapi

pembedahan

Prognosis
Faktor yang mempengaruhi prognosis
termasuk lokasi dan besar dari tumor,
adanya metastase, reseksi yang adekuat,
dan derajat nekrosis yang dinilai setelah
kemoterapi

TERIMA KASIH