Anda di halaman 1dari 5

STATUS KLINIS

A. IDENTITAS KLIEN
1. Nama

: Ny. R

2. Jenis kelamin

: Perempuan

3. Usia

: 24 tahun

4. Alamat

: Jakarta

5. Pekerjaan

: IRT

6. Hobi

: Membuat kue

B. ASESMEN/PEMERIKSAAN
1. Anamnesis
a. Keluhan Utama

: Pasien sulit untuk meluruskan jari tengah kanan dan

menggenggam pada tangan kanan, nyeri saat meluruskan dan menekuk pada jari tengah
kanan.

b. Keluhan Penyerta

:-

c. Riwayat Penyakit Sekarang : Pada bulan Februari 2015 pasien mengeluhkan nyeri pada
pergelangan tangan kanan. Tiga hari kemudian pasien merasakan cenut-cenut saat
menggerakan jari tengah secara lambat. Pasien berobat ke poli saraf, oleh dokter pasien
di diagnosis Trigger finger kemudian dirujuk ke Fisioterapi pada tanggal 12 Maret 2015.

d. Riwayat Penyakit Dahulu

:-

2. Pemeriksaan Umum
Kesadaran

: compos mentis

Tekanan darah

: 120/80 mmHg

Denyut nadi

: 75/menit

Pernafasan

:12/permenit

Kooperatif

: baik

3. Pemeriksaan Khusus/ Pemeriksaan Fisioterapi


a.

Inspeksi
1) Statis

: Pasien tidak menampakan tanda dan gejala

2) Dinamis

b. Tes cepat

: Pasien tidak menampakan tanda dan gejala

: Pasien di instruksikan untuk membuka menutup tangan yang sakit.

c. Pemeriksaan Fungsi Gerak Dasar (PFGD)


1)

Pemeriksaan Fungsi Gerak Dasar Aktif

o Pada gerak fleksi jari III nyeri pada akhir ROM dan bila di ekstensikan bunyi
klik dan nyeri
o Gerak sendi lain normal

2)

Pemeriksaan Fungsi Gerak Dasar Pasif

o Terdapat nyeri saat fleksi jari yang bersangkutan penuh.


o Saat ekstensi jari bunyi klik dan nyeri.

3)

Pemeriksaan Fungsi Gerak Dasar Isometris

o Gerak fleksi jari yang bersangkutan terdapat nyeri


o Gerak lain negatif

d.

Pemeriksaan fungsional
o Memeras handuk
o Menggenggam pulpen

e. Tes Khusus
o Pengukuran Nyeri (Numeric Rating Scale)
Hasil:
6
0 Nilai
1

10

o Pengukuran LGS
T0(S): 76o-0o-20o

MCP III

o Palpasi pada caput metacarpal III teraba benjolan nyeri.


o Bila dalam palpasi bersamaan digerakkan fleksi penuh dan ekstensi teraba
benjolan yang bergerak.

C. DIAGNOSA FISIOTERAPI
1.

Problematik Fisioterapi
a. Activity Limitation

Keterbatasan mencuci dalam jumlah banyak


Keterbatasan memproduksi kue
Keterbatasan melakukan aktivitas rumah tangga

b. Body Function and structure impairment :


-

Adanya nodul pada caput metacarpal ke III

c. Partisipation restriction
2.

Mengganggu aktivitas sebagai Ibu rumah tangga


Menurunnya kegiatan di toko kuenya
Diagnosa Fisioterapi berdasarkan ICF

Gangguan nyeri dan keterbatasan pada caput metacarpal jari ke III yang menyebabkan
gangguan pekerjaan rumah dan membuat kue @causa trigger finger

D. PERENCANAAN FISIOTERAPI
1. Tujuan Jangka Panjang: meningkatkan kemampuan fisik dan aktivitas fungsional pasien
2. Tujuan Jangka Pendek: mengurangi nyeri, dan menambah atau meningkatkan lingkup gerak
sendi

E. INTERVENSI FISIOTERAPI
2. Intervensi Fisioterapi (Uraian)
-

US
Active resisted exercise
Hand exercise

3. Edukasi/ Home Programe


-

Transverse friction

F. EVALUASI
Tanggal: 23 April 2015
S: Setelah dilakukan treatment nyeri berkurang, dari nilai 6 ke nilai 3
0

10

10

O: Pengukuran LGS
MCP III
MCP III

T0(S): 20o-0o-76o
T6(S): 30o-0o-80o

A: Setelah diterapi rasa nyeri pada MCP III pasien perlahan mulai menhilang, LGS
meningkat
P: -