Anda di halaman 1dari 6

Nama : Anis zaenuwar sabici/1431010049

Nama : Dewi lailatul ulya/1431010050


III/H

SISTEM PERSAMAAN LINIER

1. Metode Gauss Siedel

Metode Gauss-Seidel digunakan untuk menyelesaikan sistem persamaan


linear (SPL) berukuran besar dan proporsi koefisien nolnya besar, seperti sistemsistem yang banyak ditemukan dalam sistem persamaan diferensial. Metode
iterasi Gauss-Seidel dikembangkan dari gagasan metode iterasi pada solusi
persamaan tak linier.
Teknik iterasi jarang digunakan untuk menyelesaikan SPL berukuran kecil
karena metode-metode langsung seperti metode eliminasi Gauss lebih efisien
daripada metode iteratif. Akan tetapi, untuk SPL berukuran besar dengan
persentase elemen nol pada matriks koefisien besar, teknik iterasi lebih efisien
daripada metode langsung dalam hal penggunaan memori komputer maupun
waktu komputasi. Dengan metode iterasi Gauss-Seidel sesatan pembulatan dapat
diperkecil karena dapat meneruskan iterasi sampai solusinya seteliti mungkin
sesuai dengan batas sesatan yang diperbolehkan.
Metode interasi Gauss-Seidel adalah metode yang menggunakan proses
iterasi hingga diperoleh nilai-nilai yang berubah-ubah. Metode iterasi GaussSeidel dikembangkan dari gagasan metode iterasi pada solusi persamaan tak
linier .

Rumus dari metode eliminasi Gauss-Seidel :

2. Gauss jordan
Eliminasi Gauss-Jordan adalah pengembangan dari eliminasi Gauss yang
hasilnya lebih sederhana lagi. Caranya adalah dengan meneruskan operasi baris
dari eliminasi Gauss sehingga menghasilkan matriks yang Eselon-baris. Ini juga
dapat digunakan sebagai salah satu metode penyelesaian persamaan linear dengan
menggunakan matriks. Metode ini digunakan untuk mencari invers dari sebuah
matriks.
Prosedur umum untuk metode eliminasi Gauss-Jordan ini adalah
1. Ubah sistem persamaan linier yang ingin dihitung menjadi matriks augmentasi.
2. Lakukan operasi baris elementer pada matriks augmentasi (A|b) untuk
mengubah matriks A menjadi dalam bentuk baris eselon yang tereduksi.
Pengubahan dilakukan dengan membuat matriks yang elemen-elemennya adalah
koefisien-koefisien dari sistem persamaan linier..
Sedangkan langkah-langkah pada operasi baris elementer yaitu :
1.Menukar posisi dari 2 baris.A i A j
2.Mengalikan baris dengan sebuah bilangan skalar positif. A i = k * A j
3.Menambahkan baris dengan hasil kali skalar dengan baris lainnya

Algoritma Metode Eliminasi Gauss adalah:

1. Masukkan matrik A, dan vektor B beserta ukurannya n


2. Buat augmented matrik [A|B] namakan dengan A
3. Untuk baris ke i dimana i=1 s/d n, perhatikan apakah nilai ai,i =0 :
Bila ya :
pertukarkan baris ke i dan baris ke i+kn, dimana ai+k ,i 0, bila tidak ada
berarti perhitungan tidak bisa dilanjutkan dan proses dihentikan dengan tanpa
penyelesaian. Bila tidak : lanjutkan
4. Untuk baris ke j, dimana j = i+1 s/d n
Kelebihan dan Keuntungan :
Mengubah sistem persamaan linier yang ingin dihitung menjadi matriks
augmentasi. merupakan variasi dari eliminasi gauss dengan kebutuhan dapat
mgenyelesaikan matriks invers.
Contoh soal:
1.

Diketahui persamaan linear

x + 2y + 3z = 3
2x + 3y + 2z = 3
2x + y + 2z = 5
Tentukan Nilai x, y dan z

Jawab:

Bentuk persamaan tersebut ke dalam matriks:


1

-1 -4 -3 Baris ke 2 dikurangi 2 kali baris ke 1

-3 -4 -1

-1 -4 -4

-1

0 -1

Baris ke-3 dikurangi 2 kali baris ke-1

Baris ke-3 dikurangi 3 kali baris ke-2

Baris ke-3 dibagi 8 dan baris ke-2 dibagi -1

Baris ke-2 dikurangi 4 kali baris ke-3

-1

Baris ke-1 dikurangi 3 kali baris ke-3

Baris ke 1 dikurangi 2 kali baris ke


Maka didapatkan nilai dari x = 2 , y = 1 ,dan z = 1
2.

A = 3 1
Tentukan Nilai dari A-1 ?

5 2
Jawab:
A-1 =

(3)(2) (5)(1)

-1

= 1

-1

6-5

-5

-5

2
-5

-1
3

-5

-1
3