Anda di halaman 1dari 19

Pembimbing: dr. A.Yani Kasim , Sp.

An

LATAR
LATAR BELAKANG
BELAKANG

-Sungkup laring (ILMA, LMA fastrach, LMA North America,


Inc., San Diego, CA, USA) telah dikenal dalam praktisi
klinik sejak lebih dari 10 tahun.

-Peneliti meneliti efek dari conventional tracheal tube


yang berorientasi pada keberhasilan intubasi melalui ILMA
pada pasien dengan Mallampati kelas 3 atau 4

ILMA dengan ukuran 3 dan 7.0 mm ID polyvinyl


chloride

conventional

tracheal

tube

digunakan pada pasien dengan BB < 50 kg.

ILMA dengan ukuran 4 dan 7.5 mm ID polyvinyl


chloride

conventional

tracheal

digunakan pada pasien BB > 50 kg

tube

ILMA dimasukan dengan posisi kepala-leher pada posisi


netral dan cuff dipompakan dengan udara, hingga anka
efektif dicapai atau volume maksimum yang dianjurkan
(20 ml pada ukuran 3 dan 30 ml pada ukuran 4).

Ventilasi yang adekuat dihitung dari pergerakan dinding


dada,

kapnografi,

dan

tidak

adanya

kerusakan

orofaringeal dengan puncak tekanan udara keluar > 20cm


H2O selama ventilasi manual.

Maintenance

dengan

volatil

oksigen 100% selama intubasi

pada

Suatu percobaan intubasi dianggap gagal:

Ujung tracheal tube tidak dapat dinaikan


hingga jarak penuh

Tracheal tube dinaikan hingga jarak penuh


namun pada kapnografi tidak terlihat atau
saturasi pasien <90%

Percobaan intubasi diputus

Suatu percobaan intubasi dianggap


berhasil:
Tracheal tube dapat dinaikan ke jarak penuh
Diperoleh hasil kapnografi positif

200 pasien yang sesuai kriteria


inklusi

Dari
Dari 200
200 pasien,
pasien,
intubasi
intubasi trrakea
trrakea
berhasil
berhasil pada
pada 183
183
pasien
pasien (91,5%)
(91,5%)

TERIMA KASIH