Anda di halaman 1dari 9

Etika, Moral dan Hukum

Punya Nadia

ETIKA
Etika adalah studi tentang nilai-nilai manusiawi yang

berhubungan dengan nilai kebaikan dan ketidak


baikan yang didasarkan atas kodrat manusia serta
manifestasinya di dalam kehendak dan perilaku
manusia.
Menurut para ahli, etika adalah aturan perilaku, adat
kebiasaan manusia dalam pergaulan antara
sesamanya dan menegaskan mana yang baik dan
mana yang buruk.
Perkataan etika atau lazim juga disebut etik, yang
berarti norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah dan
ukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia yang baik.

Moral
Moral merupakan kualitas perbuatan

manusia sesuai atau tidak dengan hati


nuraninya. Moral merupakan
pengetahuan yang menyangkut budi
pekerti manusia yang beradab.
Para ahli menyatakan bahwa moral
dikaitkan dengan sejumlah kewajibankewajiban susila, yang meliputi semua
norma untuk kelakuan, perbuatan
tingkah laku yang baik.

Perbedaan antara moral dengan


etika
Etika menyangkut perbuatan manusia
Etika menunjukkan cara yang tepat artinya

cara yang diharapkan serta ditentukan dalam


sebuah kalangan tertentu.

Moral tidak terbatas pada cara melakukan

sebuah perbuatan moral. Memberi norma


tentang perbuatan itu sendiri.
Moral menyangkut masalah apakah sebuah
perbuatan boleh dilakukan atau tidak boleh
dilakukan.

Etika hanya berlaku untuk pergaulan.


Moral selalu berlaku walaupun tidak ada orang

lain.
Etika bersifat relatif.

Yang dianggap tidak sopan dalam sebuah


kebudayaan, dapat saja dianggap sopan dalam
kebudayaan lain.

Moral bersifat absolute .

Perintah seperti jangan berbohong, jangan


mencuri merupakan prinsip moral yang tidak
dapat ditawar - tawar.

Etika dan Hukum

Secara

substansi Etika dan Hukum mempunyai :

Persamaan :
Mempunyai tujuan sosial yang sama yakni
menghendaki agar manusia melakukan perbuatan yang
baik dan benar

Perbedaan

:
Etika ditujukan kepada sikap batin manusia, dan
sanksinya dari kelompok masyarakat profesi itu sendiri.
Hukum ditujukan pada sikap lahir manusia, membebani
manusia dengan hak dan kewajiban, bersifat memaksa,
sanksinya tegas dan konkret yang dilaksanakan melalui
wewenang penguasa/pemerintah

IMPLEMENTASI
PERBEDAAN ETIKA DAN HUKUM
ETIKA
1. Berlaku untuk lingkungan kelompok atau
profesi
2. Disusun berdasarkan kesepakatan anggota
kelompok/ profesi
3. Tidak seluruhnya tertulis dengan pasal-pasal
4. Sanksi terhadap pelanggaran berupa
tuntunan dan sanksi organisasi
5. Pelanggaran diselesaikan oleh Majelis Etka
6. Penyelesaian pelanggaran seringkali tidak
diperlukan
bukti fisik

Implementasi..
HUKUM

1. Berlaku untuk umum


2. Disusun oleh badan pemerintah
3. Tercantum secara rinci di dalam kitab UU
dengan pasal-pasal, termasuk
sanksi terhadap
pelanggaran
4. Sanksi terhadap pelanggaran berupa tuntutan,
baik perdata maupun pidana
5. Pelanggaran diselesaikan melalui pengadilan
atau sanksi administrasi
6. Penyelesaian pelanggaran memerlukan bukti
fisik

Terima kasih