Anda di halaman 1dari 158

HUKUM DAN MASYARAKAT

Hukum selalu membingkai seluruh lni kehidupan


manusia dalam hidup bermasyarakat;
DEFINISI
Adalah rangkaian peraturan dalam hidup
bermasyarakat yang mengatur hubungan antar
individu dan hubungan individu dengan negara
serta
memberikan
sanksi
bagi
yang
melanggarnya.

HUKUM

ABSTRAK

DEFINISI BEBAS

PEMBAGIAN HUKUM
menurut bentuknya
HUKUM TERTULIS
* TELAH TERKODIFIKASI
* BELUM TERKODIFIKASI
HUKUM TIDAK TERTULIS

HUBUNGAN HUKUM PERDATA


DAN HUKUM DAGANG

PASAL 1
KUHD

HUKUM PERDATA

KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA


KUH PERDATA
KUH Pdt
KUH Per
KUHS
BW (Burgerlijk wet boek)

Sumber Hukum Perdata


Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
Undang-Undang
Kebiasaan-kebiasaan
Yurisprudensi

Sistematika BW

Bk I
Bk II
Bk III
Bk IV

- Hukum Orang
- Hukum Benda
- Hukum Perikatan
- Hukum Pembuktian &
Daluwarsa

CAKAP ???

SUBYEK

PASAL 1329 JO 1330 BW


-DEWASA
-TIDAK DIBAWAH PENGAMPUAN
-WANITA BERSUAMI

Badan Hukum
Adalah suatu badan yang bukan berupa
orang tapi mempunyai hak dan kewajiban
seperti orang serta mempunyai harta
kekayaan sendiri yang terpisah dari harta
kekayaan pribadinya.

Contoh :
- Perseroan Terbatas
-

Koperasi
Yayasan

OBYEK
DALAM ARTI SEMPIT
DALAM ARTI LUAS

OBYEK ???

Pembagian Benda menurut UU


Benda yg dapat diganti dan tidak dapat diganti
Benda yg dapat diperdagangkan dan yang tidak
dapat diperdagangkan
Benda yg dapat dibagi dan tidak dapat dibagi
Benda Bergerak dan benda tidak bergerak
PEMBAGIAN BENDA BERGERAK DAN TIDAK
BERGERAK MEMPUNYAI AKIBAT PENTING
DALAM HUKUM

BENDA BERGERAK

BENDA TIDAK BERGERAK


BEDANYA

PERALIHAN HAK MILIK

HAK MILIK BERPINDAH

PENYERAHAN
RIIL

PENYERAHAN YURIDIS

PENYERAHAN RIIL

????

Buku III

HUKUM PERIKATAN
DIATUR MULAI PASAL 1233 1864 BW

Perikatan adalah hubungan hukum


khususnya dalam lapangan harta
kekayaan antara dua pihak dimana pihak
yang satu berhak atas sesuatu dan pihak
yang lain berkewajiban memenuhinya.

SUMBER PERIKATAN
Pasal 1233 BW

PERJANJIAN

PERIKATAN

UNDANG-UNDANG

Asas Dlm Hukum Perjanjian


Asas Kebebasan Berkontrak
Asas Konsensuil
Asas Pacta Sunt Servanda
Asas Itikad Baik

SYARAT SAHNYA KONTRAK


SEPAKAT MENGIKATKAN DIRI
CAKAP UNTUK MEMBUAT PERJANJIAN
SUATU HAL TERTENTU
CAUSA YANG DIPERBOLEHKAN

SYARAT PRESTASI
HARUS MUNGKIN DILAKUKAN
HARUS JELAS
TIDAK DIKECUALIKAN UNDANG-UNDANG

Macam-macam

PRESTASI
(Pasal 1234 BW)
Memberi sesuatu
Berbuat Sesuatu
Tidak Berbuat Sesuatu

Wanprestasi

Hal-hal yang harus dilaksanakan dalam perjanjian


disebut PRESTASI
Bila debitor ingkar janji disebut WANPRESTASI

Bentuk Wanprestasi :
- tidak melaksanakan prestasi sama sekali
- melakukan tetapi terlambat
-

melakukan tetapi tidak sesuai dengan yang


disepakati.

SANKSI BAGI DEBITOR


YG DIANGGAP LALAI
- membayar ganti rugi
- pembatalan perjanjian
- Pemenuhan perikatan/
perjanjian dilanjutkan
- Ganti Rugi + Pembatalan Perjanjian
- Ganti Rugi + Pemenuhan perikatan

KERUGIAN
(dalam arti luas)
BIAYA
KERUGIAN (dalam arti sempit)
Bunga
Pasal 1243 BW

GUGATAN

GANTI RUGI

PEMBATALAN KONTRAK
PLUS GANTI RUGI

PELAKSANAAN
KONTRAK
KERUGIAN
BIAYA
BUNGA

PEMBATALAN
KONTRAK

PELAKSANAAN KONTRAK
PLUS GANTI RUGI

PEMBELAAN DEBITOR
- kreditor sendiri juga dianggap lalai
- kreditor dianggap melepaskan haknya
- mengajukan terjadinya keaadaan
memaksa.

Keadaan Memaksa
Keadaan Memaksa (Overmacht)
Suatu keadaan atau peristiwa yang terjadinya tidak
dapat diduga dan tidak disengaja yang mengakibatkan
debitor terhalang melaksanakan prestasinya.

Keadaan Memaksa merupakan salah satu


alasan
dibebaskannya
debitor
dari
wanprestasi
Bila terjadi keadaan memaksa maka debitor harus
membuktikan.

SYARAT OVERMACHT
Harus peristiwa yg tidak terduga oleh para pihak
Peristiwa tersebut tidak dapat
dipertanggungjawabkan kepada pihak debitur
Penyebab peristiwa tersebut diluar kesalahan
pihak debitur
Penyebab peristiwa tersebut bukan disenganja
oleh debitur
Debitur tidak dalam keadaan itikad buruk
Jika terjadi overmacht, kontrak gugur
Para pihak tidak dapat menuntut ganti rugi

SASARAN : - SUBYEKTIF
- OBYEKTIF
KEMUNGKINAN PELAKSANAAN
- ABSOLUT
- RELATIF
JANGKA WAKTU BERLAKUNYA KEADAAN
PENYEBAB OVERMACHT
- PERMANENT
- TEMPORER

Risiko
Bila terjadi keadaan memaksa tentu akan terjadi
suatu kerugian.
Siapa yang harus menanggung kerugian diatur
dalam RISIKO

RISIKO
Adalah kewajiban memikul kerugian akibat salah
satu pihak tidak memenuhi prestasi/terjadinya
peristiwa yang tidak dapat diduga atau disengaja.

Berakhirnya Kontrak

Pembayaran
Penawaran Pembayaran disertai penitipan
Perjumpaan Hutang
Pembaharuan Hutang
Percampuran Hutang
Pembebasan Hutang
Musnahnya Barang
Batal/Pembatalan
Berlakunya Syarat Batal
Daluwarsa

Buku IV

PEMBUKTIAN &
DALUWARSA
Psl 1865 BW
Setiap orang yang mendalilkan bahwa ia
mempunyai
suatu
hak,
atau
guna
meneguhkan haknya sendiri maupun
membantah suatu hak orang lain, menunjuk
suatu peristiwa, diwajinkan membuktikan
adanya hak atau peristiwa tersebut

Macam-Macam Alat Bukti

Psl 1866 BW
- Surat-surat
- Kesaksian
- Persangkaan
- Pengakuan
- Sumpah

DALUWARSA
( Verjaring )
Suatu upaya untuk mendapatkan hak milik
atau dibebaskannya dari suatu tuntutan
hutang karena lewatnya waktu serta syarat
yang ditentukan oleh undang-undang.

Perusahaan
Setiap bentuk usaha yg menjalankan
setiap jenis usaha yg bersifat tetap,
terus menerus & yg didirikan,
bekerja, berkedudukan dalam
wilayah negara RI untuk tujuan
memperoleh keuntungan dan atau
laba

Organisasi usaha atau Badan Usaha yang


menjadi wadah penggerak setiap jenis usaha
In English Company atau Corporation
Pendiriannya bisa di depan Notaris atau Lisan
Bersifat :
- Persekutuan Ex. CV, Fa
- Badan Hukum Ex. PT, Koperasi
- Perseorangan Ex. PD, PO

PERUSAHAAN

PERSEORANGAN

PERSEKUTUAN

BADAN HUKUM
P.DAGANG
Ex. Toko textil,
Toko swalayan
P. JASA
Ex. Biro perjalanan

P. INDUSTRI
Ex. Kerajinan emas

BUKAN
BADAN HUKUM
Ex. CV, Firma

SWASTA
Ex. PT, Koperasi

NEGARA
(BUMN)

PERUM
PERSEROAN
PERJAN

COMMANDITAIRE
VENNOOTSCHAP
(CV)

PENGERTIAN
Badan hukum yg didirikan
berdasarkan perjanjian melakukan
kegiatan usaha dg modal dasar yg
seluruhnya terbagi dalam saham,
dan memenuhi persyaratan yg
ditetapkan dalam UU ini beserta
peaturan pelaksananya

DASAR HUKUM
PT. Tertutup

UU

No. 40

th. 2007

PT. Terbuka

UU No. 40 th. 2007


UU No. 8 th. 1995

PT. PMDN

UU No. 6 th. 1968


UU No. 12 th 1970

jo

PT. PMA

UU No. 1 th. 1967


UU No. 11 th. 1970

jo

PT. PERSERO

UU

PP

No. 9

th. 1969

No. 12 th. 1998

jo

PENDIRIAN
Didirikan oleh 2 orang/lebih dg suatu akta notaris yg
dibuat dalam bahasa Indonesia
ANGGARAN DASAR

Pengajuan permohonan pengesahan ke Dept.


Kehakiman & Ham, melalui SISMINBAKUM (Sistem
Administrasi Badan Hukum )

Pendaftaran ke Instansi terkait

Pengumuman dalam Tambahan Berita Negara

NAMA PERSEROAN
JANGKA WAKTU
PERMODALAN
ORGAN PERSEROAN
PEMBUBARAN

Yayasan adalah badan hukum yang terdiri atas


kekayaan yang dipisahkan
Dan diperuntukkan untuk mencapai tujuan tertentu
di bidang sosial, keagamaan
Dan kemanusiaan, yang tidak mempunyai anggota

SIFAT YAYASAN
SOCIAL (SOSIAL)
RELIGIOUS (KEAGAMAAN)
HUMANITY (KEMANUSIAAN)

Harus tercermin dalam maksud dan tujuan serta kegiatan


yayasan

TAHAP SURAT WASIAT Tidak harus


ada
TAHAP AKTA NOTARIS
TAHAP PENGESAHAN
TAHAP PENGUMUMAN

ORGAN YAYASAN

PEMBINA
PENGURUS
PENGAWAS

Surat Berharga

Latar Belakang
Perkembangan alat pembayaran
Aspek keamanan
Aspek kepraktisan
Mode / Trend

SURAT BERHARGA
Surat / dokumen yang diterbitkan oleh
penerbitnya sebagai pemenuhan suatu
prestasi berupa pembayaran sejumlah
uang, sehingga berfungsi sebagai alat
bayar yang didalamnya berisikan suatu
perintah untuk membayar kepada pihakpihak yang memegang surat tersebut

PENGATURAN
Kitab Undang-Undang Hukum Dagang
(cek, wesel, aksep, promes)
Perundang-undangan lain
(surat-surat berharga lain)

FUNGSI SURAT BERHARGA


Sebagai alat pembayaran (alat tukar)
Sebagai alat pemindahan hak tagih
(negotiable instrument)
Surat bukti hak tagih (alat legitimasi)
Sebagai alat pembawa hak

Dasar mengikat pihak-pihak yang


terlibat dalam penerbitan Surat
Berharga

Adanya perjanjian atau


kontrak yang
menimbulkan perikatan
dasar

KLAUSULA-KLAUSULA DALAM SURAT


BERHARGA
Atas Pembawa / Atas Tunjuk
Atas Pengganti
Tidak Atas Pengganti
Atas Nama

C E K

Definisi
Suatu surat berharga yang tercantum kata
cek yang diterbitkan pada tanggal dan
tempat tertentu, yang merupakan perintah
tanpa syarat kepada bankir untuk
membayar sejumlah uang kepada
pemegang/pembawa di tempat tertentu
Pasal 178 KUHD

Syarat Formal
Terdapat kata cek

Harus berisi perintah tak bersyarat untuk


membayar uang dengan jumlah tertentu

Nama orang yang harus membayar (tertarik)


Penetapan tempat pembayaran
Tanggal dan tempat penerbitan cek
Tanda tangan orang yang menerbitkan

Bentuk-Bentuk Khusus
Surat Cek
Surat cek atas pengganti penerbit
Surat cek atas penerbit sendiri
Surat cek untuk perhitungan orang
ketiga
Surat cek incasso
Surat cek berdomisili

CEK NO..

, 1 MARET 2006
BANK MANDIRI
JAMBI

Atas penyerahan Cek ini bayarlah kepada Tuan Ali Makbul & CO
Atau pengganti uang sejumlah Rp. 500.000.00
(limaratus juta rupiah)
Rp. 500.000.000

BANK MANDIRI
PUSAT JAKARTA

CEK NO..

Surabaya, 1 Maret 2006


BANK MANDIRI
SURABAYA

Atas penyerahan Cek ini bayarlah untukperhitungan Tuan


Ali Makbul kepada ...........atau pengganti di Surabaya uang
Sejumlah ..
Rp. .
(cap/tanda tangan )

CEK NO.

.20
BANK MANDIRI
SURABAYA

ATAS PENYERAHAN Cek ini bayarlah untuk incasso kepada


atau pengganti, uang sejumlah ..
....Rupiah
Rp.
.
(cap/tanda tangan)

bilyet giro

Jenis surat berharga yang tidak diatur dalam


KUHD, karena bilyet giro adalah surat berharga
yang timbul dan tumbuh dalam praktik karena
kebutuhan dalam lalu lintas pembayaran
secara giral
SEBI No. 4/670/UPPB/PBB
tanggal 24 Januari 1972 jo
SK Direktur BI No. 28/32/KEP/DIR
tanggal 4 Juli 1995

Syarat-Syarat Formil
Nama bilyet giro dan nomor bilyet giro
Nama tertarik
Perintah yang jelas tanpa syarat untuk memindahbukukan
dana atas beban rekening penarik
Nama dan nomor rekening pemegang
Nama bank penerima
Jumlah dana yang dipindahbukukan (dalam angka dan
huruf)
Tempat dan tanggal penarikan
Tanda tangan, nama jelas, dan atau dilengkapi dengan
cap/stempel
Dapat dicantumkan tanggal efektif dalam rentang waktu
penawaran

Tenggang Waktu

Tenggang waktu penawaran 70 hari sejak


tanggal penerbitan
Terdapat tanggal efektif

KARTU KREDIT
(Credit Card)

Definisi

FUNGSI
Alat bayar pengganti uang tunai/cek
Mengambil uang/ alat tarik tunai

PIHAK-PIHAK
Pemegang Kartu (Cardholder)
Pengusaha/pedagang (Merchant)
Bank/pihak yg menerbitkan kartu
(Card Issuer)

Keuntungan dari Kartu Kredit

Keamanan
Praktis
Prestige
Penggunaan internasional
Dapat dipergunakan untuk tarik tunai
Mendapat asuransi perjalanan
Pembayaran yg fleksibel
PIN (personal Identification Number)

CIRI UMUM

Logo/Nama penerbit kartu


Nomor kartu
Nama Pemegang kartu
Contoh tanda tangan pemegang kartu
Masa berlaku
Klausula

Hubungan Hukum
Para Pihak
Penerbit/ Bank
Perj.
Jaminan Membayar

Per. Kredit

Perj. Insidental

Pemegang
Kartu Kredit
Barang/Jasa

Penerima
Pembayaran dg
Kartu Kredit

Semi Surat Berharga ???

A---------------------------------B
(PERIKATAN)
WANPRESTASI

KREDITOR

Ps 1131 BW

Ps 1132 BW

KREDITOR
KONKUREN

HAK PRIBADI (PERSOONLIJK)

BUKU III BW
PERJ. OBLIGATOIR
PERJ. POKOK
HAK TAGIH (HP)

PERJ. KREDIT
ALI---------------------------------------------BANK MANDIRI

HAK HIPOTEK (HK)

PERJ. JAMINAN
KEBENDAAN----PERORANGAN
PERJ. ACCESSOIR
KEBENDAAN
PERJ. KEBENDAAN
BUKU II BW
HAK KEBENDAAN

HAK PRIBADI
HAK ITU HANYA DAPAT DITEGAKKAN PADA
PIHAK TERTENTU SAJA

SIAPA TERTENTU ITU?

HANYA
BERPOSISI

KREDITOR
KONKUREN

AGAR LEBIH
KUAT
MEMERLUKAN
DUKUNGAN

BUAT
PERJANJIAN
JAMINAN

KEBENDAAN
PERORANGAN

PERJANJIAN JAMINAN
KEBENDAAN
PERJANJIAN BERTUJUAN UNTUK
MENCIPTA, MENGUBAH, ATAU
MENGHAPUS HAK KEBENDAAN

PERJANJIAN ACCESSOIR
(PERJANJIAN TAMBAHAN)

PERJANJIAN YG EKSISTENSINYA
BERGANTUNG PERJANJIAN POKOK

PERJANJIAN ACCESSOIR
ADALAH SUATU PERJANJIAN YG
EKSISTENSINYA BERGANTUNG PADA
PERJANJIAN POKOK, ARTINYA KALAU
PERJANJIAN POKOK BERAKHIR,
PERJANJIAN ACCESSOIR JUGA
BERAKHIR.
(DAN TIDAK SEBALIKNYA)

MEMILIKI CIRI-CIRI
YANG UNGGUL KALAU
DIBANDING DENGAN
HAK PRIBADI
(PERSOONLIJK)
CONTOH HK:
HM,HGB,HGU,HAK
GADAI, HAK HIPOTEK

CIRI CIRI UNGGUL HAK


KEBENDAAN
MUTLAK
DROIT DE
SUITE

PRIORITAS
PREFERENSI

DAPAT
DITEGAKKAN
TERHADAP
SIAPAPUN

HAK ITU AKAN TETAP


MENGIKUTI BENDANYA
KETANGAN SIAPAPUN
BENDA ITU BERADA

HAK UNTUK
MEMPEROLEH
PELUNASAN TERLEBIH
DAHULU DARI
KREDITOR LAIN
(KREDITOR
PREFEREN)

HAK
KEBENDAAN
YANG LAHIR
LEBIH DAHULU
AKAN
DIUTAMAKAN
DARI PADA
YANG LAHIR
KEMUDIAN

Adalah suatu hak yg diperoleh seorang berpiutang atas suatu


barang bergerak yg diserahkan kepadanya oleh seorang
berhutang atau orang lain atas namanya, dan yg memberikan
kekuasaan kepada si berpiutang untuk mengambil pelunasan
atas barang tersebut secara didahulukan daripada orang
berpiutang lainnya, dg kekecualian biaya untuk melelang barang
tsb dan biaya yg telah dikeluarkan untuk menyelamatkannya,
setelah barang itu digadaikan, biaya-biaya mana harus
didahulukan

PASAL 1150 BW

PERUM PEGADAIAN
Suatu instansi yg diberi
wewenang untuk
menggunakan lembaga
jaminan gadai yg menurut
sejarahnya pada jaman
penjajahan digunakan untuk
menolong masyarakat yg
lemah yg memerlukan uang
tunai yg relatif kecil dan itu
berlaku sampai sekarang.
.

BENDA GADAI DISERAHKAN


Secara nyata
dikeluarkan dari
penguasaan
debitur
Tidak
menyebabkan
beralihnya hak
milik

SIAPA YG WENANG
MENGGADAIKAN?

LARANGAN UNTUK MEMILIKI


BENDA GADAI SECARA
OTOMATIS OLEH KREDITUR
APABILA DEBITUR
WANPRESTASI
PASAL 1154 BW

HAK-HAK PEMEGANG GADAI


PARATE EKSEKUSI (PASAL 1155 BW)
Lahir karena UU, tidak harus diperjanjikan
PASAL 1155 AYAT (2) BW
Jika berupa surat berharga, penjualan dilakukan di
bursa domisili pemegang gadai, dg syarat dihadiri 2
org makelar
PASAL 1156 BW
- Mohon agar hakim menentukan cara
penjualan barang gadai
- Mohon agar hakim mengizinkan pemegang
gadai membeli sendiri barang gadai dg harga
yg ditentukan oleh hakim

PARATE EKSEKUSI
Hak pemegang gadai untuk menjual sendiri
objek jaminan (tanpa titel eksekutorial)
Seakan akan menjual barangnya sendiri
Tanpa perantara pengadilan
Tanpa perantara juru sita
Tanpa diperjanjikan/dikuasakan

KEWAJIBAN PEMEGANG
GADAI
MERAWAT BENDA GADAI YG ADA DI
TANGANNYA, KARENA IA BERTANGGUNG
JAWAB ATAS KEHILANGAN ATAU
KEMEROSOTAN BENDA GADAI
(PASAL 1157 BW)

BERHAK UNTUK MEMPERHITUNGKAN


ONGKOS-ONGKOS KEPADA PEMILIK BENDA

HAK RETENTIE PEMEGANG


GADAI

HAK UNTUK MENAHAN OBJEK


GADAI SEHUBUNGAN DENGAN
PIUTANG (HUTANG POKOK,
BIAYA, BUNGA)YG BERTALIAN
DG OBJEK TSB

HAK GADAI TIDAK DAPAT


DIBAGI-BAGI
PASAL 1160 BW

HAPUSNYA GADAI
PERIKATAN POKOK HAPUS
TERLEPASNYA BENDA JAMINAN DARI
KEKUASAAN SI PEMEGANG GADAI
MUSNAHNYA OBJEK JAMINAN
DILEPASNYA OBJEK GADAI SECARA
SUKARELA (DIKEMBALIKAN PADA
DEBITUR)
DG PERCAMPURAN (Dalam hal
pemegang gadai menjadi pemilik barang
tersebut)
KALAU ADA PENYALAH GUNAAN BENDA
GADAI

FIDUSIA
PENGALIHAN HAK KEPEMILIKAN SUATU
BENDA ATAS DASAR KEPERCAYAAN
DENGAN KETENTUAN BAHWA BENDA YG
HAK KEPEMILIKANNYA DIALIHKAN
TERSEBUT TETAP DALAM PENGUASAAN
PEMILIK BENDA
PASAL 1 SUB BAB 1 UU NO. 42 TAHUN
1999

JAMINAN FIDUSIA
HAK JAMINANA ATAS BENDA BERGERAK BAIK YG
BERWUJUD MAUPUN TIDAK BERWUJUD DAN BENDA
TIDAK BERGERAK KHUSUSNYA BANGUNAN YG TIDAK
DAPAT DIBEBANI HAK TANGGUNGAN SEBAGAIMANA
DIMAKSUD DALAM UNDANG-UNDANG NO. 4 TAHUN
1996 TENTANG HAK TANGGUNGAN YG TETAP BERADA
DALAM PENGUASAAN PEMBERI FIDUSIA, SEBAGAI
AGUNAN BAGI PELUNASAN UATANG TERTENTU, YG
MEMBERIKAN KEDUDUKAN YG DIUTAMKAN KEPADA
PENERIMA FIDUSIA TERHADAP KREDITOR LAINNYA
PASAL 1 SUB BAB 2 UU NO. 42 TAHUN 1999

HAK JAMINAN FIDUSIA


WAJIB DIDAFTARKAN

KENAPA ???
DEMI MENDAPATKAN GROSSE
SERTIFIKAT JAMINAN FIDUCIA
YG MEMPUNYAI KEKUATAN
EKSEKUTORIAL

SENJATA KREDITUR

SATU OBJEK JAMINAN BISA


MENJAMIN LEBIH DARI
SATU KREDITUR

MUNGKINKAH ?

HAPUSNYA FIDUCIA
HAPUSNYA UTANG
YG DIJAMIN
DENGAN FIDUSIA
PELEPASAN HAK
ATAS JAMINAN
FIDUSIA OLEH
PENERIMA FIDUSIA
MUSNAHNYA
BENDA YG MENJADI
OBJEK JAMINAN
FIDUSIA

HIPOTEK

ADALAH HAK KEBENDAAN ATAS BENDA


TIDAK BERGERAK GUNA MENGGAMBIL
PENGGANTIAN BAGI PELUNASAN
SUATU HUTANG

PASAL 1162 BW

OBJEK ???
KAPAL LAUT VOLUME < 20M3

PESAWAT UDARA

KAPAN LAHIRNYA HIPOTEK ?

PADA SAAT
DIDAFTARKAN DI
REGISTER UMUM
(AZAS PUBLISITAS)

HIPOTEK TIDAK DAPAT


DIBAGI-BAGI
PASAL 1163 BW

SIAPA YG BOLEH
MEMASANG HIPOTEK?

PEMILIK

SENJATA YG DIMILIKI KREDITUR


JIKA DEBITUR WANPRESTASI
PARATE EKSEKUSI (PASAL 1178 BW)
HARUS DIPERJANJIKAN
GROSSE AKTA HIPOTEKSERTIFIKAT
HIPOTEK
MEMPUNYAI KEKUATAN
EKSEKUTORIAL
PENJUALAN DI BAWAH TANGAN

GROSSE
SALINAN AKTA AUTENTIK, YG BAGIAN
ATASNYA DIBERIKAN JUDUL DEMI
KETUHANAN YANG MAHA ESA YG
DAPAT DIEKSEKUSI SEBAGAIMANA
LAYAKNYA PUTUSAN PENGADILAN YG
TELAH MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM
YG TETAP
HARUS DIMINTAKAN FIAT
PENGADILAN

BERAKHIRNYA HIPOTEK
HAPUSNYA PERJANJIAN
POKOK

HAK TANGGUNGAN
UU NO. 4 TAHUN 1996

OBJEK HAK TANGGUNGAN


HAK ATAS TANAH YG DAPAT DIBEBANI HAK
TANGGUNGAN ADALAH :
* HAK MILIK
* HAK GUNA USAHA
* HAK GUNA BANGUNAN
HAK PAKAI ATAS TANAH NEGARA
HAK ATAS TANAH BERIKUT BANGUNAN, TANAMAN,
DAN HASIL KARYA YG TELAH/AKAN ADA YG
MERUPAKAN SATU KESATUAN DG TANAH &
MERUPAKAN MILIK PEMEGANG HAK ATAS TANAH
YG TERCANTUM DALAM AKTA PEMBERIAN HAK
TANGGUNGAN YBS

HAK TANGGUNGAN TIDAK


DAPAT DIBAGI-BAGI

BISA DISIMPANGI
(PASAL 2 AYAT (1) UU NO. 4
TAHUN 1996)

PERJANJIAN PEMBERIAN HAK


TANGGUNGAN HARUS
DITUANGKAN DALAM AKTA
PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH
AKTA PEMBERIAN HAK
TANGGUNGAN (APHT)

HAK TANGGUNGAN HARUS


DIDAFTARKAN

SERTIFIKAT HAK
TANGGUNGAN

BERAKHIRNYA HAK
TANGGUNGAN
BERAKHIRNYA PERJANJIAN
POKOK