Anda di halaman 1dari 2

Perbandingan Aktivitas Enzim Bromelin dan Papain

Banyak varietas nanas ((Pineapple, Ananas comosus L) yang termasuk dalam family
bromeliaseae mengandung enzim proteolitik yang disebut bromelin (Hui,1992). Enzim ini
menguraikan protein dengan jalan memutuskan ikatan peptida dan menghasilkan protein yang
lebih sederhana (Sumarno,1989). Enzim bromelin terdapat dalam semua jaringan tanaman nanas.
Sekitar setengah dari protein dalam nanas mengandung protease bromelin. Di antara berbagai
jenis buah, nanas merupakan sumber protease dengan konsentrasi tinggi dalam buah yang masak
(Donald, 1997).
Bromelin bonggol nanas memiliki sifat karakteristik (Mantell et. al., 1985; Reed, 1966;
Anonim, 2000) sebagai berikut :
a. Berat molekul: 33 500
b. Titik isoelektrik: pH 9,55
c. Derajad Keasaman (pH) optimum: 6-8
d. Suhu optimum: 50 oC
e. Aktivitas spesifik: 5-10 U/mg protein.
f. Warna: putih sampai kekuning-kuningan dengan bau khas.
Bromelin merupakan unsur pokok dari nanas yang penting dan berguna dalam bidang
farmasi dan ma-kanan (Donald, 1997). Fungsi bromelin mirip dengan papain dan fisin, sebagai
pemecah protein. Pada akhir-akhir ini enzim bromelin lebih banyak digunakan untuk penjernihan
bir (chillpoofing bir) dan pengempukan daging (Anonim, 2000). Selain itu enzim bromelin
sering pula dimanfaatkan sebagai bahan kontrasepsi KB untuk memperjarang kehami-lan. Ibuibu yang sedang mengandung tidak dianjur-kan makan nanas karena dapat mengakibatkan
keguguran (Harianto, 1996).
Kegunaan lain dari bromelin adalah untuk memper-lancar pencernaan protein, menyembuhkan
artritis, sembelit, infeksi saluran pernafasan, luka atletik (pada kaki), angina, dan trauma
(Wirakusumah, 1999)
Enzim bromelin kasar hasil isolasi dari buah nanas mempunyai :
1. Unit aktivitas 5,373 U/mL,
2. Kadar protein 10,299 mg/mL
3. Aktivitas spesifik 0,521 U/mg. (Wuryanti, 2004)

Enzim papain merupakan enzim proteolitik yang mampu menghidrolisis protein menjadi
asamasam amino atau peptida-peptida. Enzim ini terdiri dari 187 residu asam amino dan
memiliki berat molekul 21.000 [6]. Enzim papain memiliki gugus fungsional sulfhidril dan
mampu menghidrolisis ikatan peptida pada asam amino lisin dan glisin. Suhu optimum papain
berkisar antara 50 oC 65 oC, dan pH optimum antara 5 7. Enzim papain hasil pengendapan
aseton dengan kejenuhan 30%-50% memiliki aktivitas terbesar dengan nilai 0,733 U/mL dan
Nilai pH optimum papain adalah pH 6 dengan aktivitas 2,606 U/mL dan suhu optimum adalah
50 oC dengan aktivitas 2,469 U/mL. [7]
Dilihat dari uraian mengenai enzim bromelin dan papain diatas, dapat dicermati bahwa
berdasarkan hasil penelitian, didapati enzim bromelin memiliki aktivitas sebesar 5,373 unit/ml
sedangkan pada enzim papain, aktivitas tertinggi didapat pada saat pH 6, yaitu 2,606 unit/ml.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa enzim bromelin lebih cepat menghidrolisis protein menjadi
asam amino daripada enzim papain.

Kusumadjaja, Aline Puspita dan Rita Puspa Dewi. 2005. Penentuan Kondisi Optimum
Enzim Papain Dari Pepaya Burung Varietas Jawa (Carica papaya ). Diakses dari http://pdmmipa.ugm.ac.id/ojs/index.php/ijc/article/view/203/277.

Wuryanti (2004) ISOLASI DAN PENENTUAN AKTIVIAS SPESIFIK ENZIM


BROMELIN DARI BUAH NANAS (Ananas comosus L.). Jurnal Kimia Sains dan
Aplikasi, 7 (3). ISSN 1410-8917