Anda di halaman 1dari 7

MENIMBANG HARGA

JATIDIRI KOPERASI

Pokok-pokok Pikiran Tentang


Jatidiri Koperasi

Jatidiri
koperasi
merupakan
identitas
yang
membedakan secara jelas dan tegas antara organisasi
koperasi dengan organisasi lain baik organisasi usaha
yang hanya mengejar profit maupun organisasi sosial
yang berbagi charity.
Jatidiri koperasi memberikan penjelasan mengenai
koperasi sebagai member base association atau
perkumpulan orang yang tujuan dan fungsinya adalah
memenuhi kebutuhan-kebutuhan anggotanya sebagai
manusia dalam arti ekonomi, sosial dan budaya.
Landasan yang terangkum dalam Jatidiri koperasi
inilah yang dijadikan pondasi sekaligus guideline bagi
koperasi
di
belahan
dunia
manapun
untuk
menggunakannya
dalam
pembangunan
dan
pengembangan koperasi.

Implementasi Praktis Nilai-nilai Koperasi


Nilai-nilai
Menolong diri
sendiri

Contoh Penerapannya
Kontribusi modal, transaksi bisnis oleh anggota dengan
koperasi mereka

Swa-tanggung Menghadiri rapat-rapat, berpartisipasi aktif dalam proses


pengambilan keputusan, membuktikan keterikatannya pada
jawab
perusahaan dan kepentingan kolektif (bersama)

Demokrasi

Pemilihan secara teratur satu anggota satu suara.

Persamaan

Hak-hak memperoleh informasi, untuk didengar dan


berpartisipasi

Keadilan

Imbalan terbatas pada simpanan pokok, lebih banyak


pembagian sisa hasil usaha dikaitkan dengan transaksi
dengan koperasi

Kesetiakawan
an

Kegiatan-kegiatan untuk kepentingan bersama,


penyelenggaraan kemitraan, atau kerjasama antar koperasi

Kejujuran

Transparansi dalam semua transaksi, audit yang teratur

Sumber : ICA-ROAP

Implementasi Praktis Prinsip-prinsip


Koperasi
Prinsip

Contoh Penerapannya

Keanggotaan
sukarela &
terbuka

Keanggotaan terbuka bagi semua yang membutuhkan


dan dapat memanfaatkan jasa koperasi. Tidak ada
diskriminasi.

Pengendalian
anggota secara
demokratis

Satu anggota satu suara. Semua anggota dapat dipilih


dan memilih. Hak untuk hadir dan berpartisipasi dalam
rapat-rapat.

Partisipasi
ekonomi anggota

Penyertaan modal. Pembagian surplus (SHU) atas dasar


besar kecilnya transaksi. Pembentukan kekayaan
bersama

Otonomi dan
kemerdekaan

Kekuasaan tertinggi pada rapat anggota.

Pendidikan
pelatihan dan
informasi

Pembentukan dana pendidikan. Kontribusi dana


pendidikan pada tingkat lebih atas (sekunder). Hak untuk
memperoleh informasi

Kerjasama antar
koperasi

Integrasi vertikal dengan federasi. Integrasi fungsional


dengan koperasi-koperasi yang lain.

Kepedulian
terhadap

Pembiayaan bagi lingkungan, penyediaan jalan, air


minum dsb.

Nilai-nilai Normatif untuk Memandu


Koperasi

Nilai Etika Koperasi Terhadap Anggota


1.
2.
3.
4.

Kemanfaatan utama yang diperoleh dari transaksaksi koperasi


harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan anggota.
Transaksi dengan bukan anggota hanya diperbolehkan setelah
kepentingan-kepentingan anggota terpenuhi.
Persamaan perlakuan terhadap semua anggota
Transaksi dalam semua kegiatan usaha.

Nilai Etika Terhadap Pelanggan :


1.
2.
3.
4.

Jujur dan terpercaya dalam hal-hal yang mengenai produk dan


jasa termasuk iklan.
Pelayanan yang cepat, tepat dan sopan serta tanggap
terhadap keluhan-keluhan pelanggan.
Memberikan informasi yang jujur terhadap pelanggan.
Pejualan barang dengan mutu dan jumlah yang benar, dan
pelayanan penjualan tepat waktu.

Nilai Etika terhadap Karyawan


1.
2.
3.
4.

Nilai Etika terhadap Pemerintah


1.
2.
3.
4.

Hak akan upah yang layak, untuk hidup yang layak.


Tidak ada diskriminasi upah.
Hak untuk melindungi kepentingan-kepentingan
mereka yang sah
Bertukar pikiran dengan para karyawan
Tanggungjawab manajemen untuk melaksanakan
kegiatan usahanya sesuai dengan ketentuan hukum
Pembayaran pajak kepada pemerintah
Transparansi dalam penghitungan keuangan
Skema-skema pemerintah sebaiknya
diimplementasikan bila dianggap perlu

Nilai Etika terhadap Komunitas


1.
2.
3.

Lingkungan sehat, bebas dari pencemaran.


Menciptakan peluang lapangan pekerjaan
Perlindungan terhadap kepentingan golongan yang
dimarjinalkan, termasuk perempuan

Jatidiri Koperasi menjadi seperangkat


nilai yang tidak semata sebagai
instrumen untuk menolong /
meningkatkatkan kesejahteraan
orang, tetapi juga menjadikannya
sebagai pandangan hidup (way of life)
TERIMA KASIH